• Tidak ada hasil yang ditemukan

Basis Data Relasional Pengenalan Database Relasional Database Relasional adalah suatu model database yang disajikan dalam bentuk tabel. Model ini dipe

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Basis Data Relasional Pengenalan Database Relasional Database Relasional adalah suatu model database yang disajikan dalam bentuk tabel. Model ini dipe"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Basis Data Relasional Basis Data Relasional

Pengenalan Database Relasional Pengenalan Database Relasional

Database Relasional adalah suatu model database yang disajikan dalam bentuk tabel. Model Database Relasional adalah suatu model database yang disajikan dalam bentuk tabel. Model ini diperkenalkan pertama kali oleh E.F. Codd.

ini diperkenalkan pertama kali oleh E.F. Codd.

Tujuan dari model data relasional adalah Tujuan dari model data relasional adalah

• Untuk menekankan

• Untuk menekankan kemandirian data.kemandirian data.

• Untuk mengatasi ketidak konsiste

• Untuk mengatasi ketidak konsistenan dan duplikasi data dengan menggunakan konsepnan dan duplikasi data dengan menggunakan konsep normalisasiUntuk meningkatkan kemampuan akses data.

normalisasiUntuk meningkatkan kemampuan akses data.

Karakteristik Database Relasional Karakteristik Database Relasional

• Struktur Tabular 

• Struktur Tabular 

• Satu Bahasa digunakan untuk semua

• Satu Bahasa digunakan untuk semua pemakaipemakai

• Data

• Data dihubungkan melalui nilai data dihubungkan melalui nilai data Kelebihan Database Relasional

Kelebihan Database Relasional

• Tabular View

• Tabular View

• Seluruh hasil operasinya berupa table

• Seluruh hasil operasinya berupa table

• Tidak terdapat pointer 

• Tidak terdapat pointer -pointer-pointer

• Memiliki kemampuan operator yang baik 

• Memiliki kemampuan operator yang baik 

• Fleksibel

• Fleksibel

• Mudah digunakan

• Mudah digunakan

Sebuah sistem manajemen basis data relas

Sebuah sistem manajemen basis data relasional atau dalam bahasa Inggrisnya dikenal sebagaiional atau dalam bahasa Inggrisnya dikenal sebagai relational database management system (RDBMS)

relational database management system (RDBMS) adalah sebuah program komputer (atau adalah sebuah program komputer (atau secara lebih tipikal adalah se

secara lebih tipikal adalah seperangkat program komputer) yang dirancang untukperangkat program komputer) yang dirancang untuk mengatur/memanajemen sebuah basis data sebagai se

mengatur/memanajemen sebuah basis data sebagai sekumpulan data yang disimpan secarakumpulan data yang disimpan secara terstruktur, dan melakukan operasi-operasi atas data atas permintaan penggunanya. Contoh terstruktur, dan melakukan operasi-operasi atas data atas permintaan penggunanya. Contoh  penggunaan DBMS ad

 penggunaan DBMS ada banyak sekali dan dalam berbagai bidang kerja, ma banyak sekali dan dalam berbagai bidang kerja, misalnya akuntansi,isalnya akuntansi, manajemen sumber daya manusia, dan lain sebagainya. Meskipun pada awalnya DBMS manajemen sumber daya manusia, dan lain sebagainya. Meskipun pada awalnya DBMS hanya dimiliki oleh perusahaan-perusahaan berskala besar yang memiliki perangkat hanya dimiliki oleh perusahaan-perusahaan berskala besar yang memiliki perangkat

komputer yang sesuai dengan spesifikasi standar yang dibutuhkan (pada saat itu standar yang komputer yang sesuai dengan spesifikasi standar yang dibutuhkan (pada saat itu standar yang diminta dapat dikatakan sangat tinggi) untuk mendukung jumlah data yang besar, saat ini diminta dapat dikatakan sangat tinggi) untuk mendukung jumlah data yang besar, saat ini implementasinya sudah sangat banyak dan adaptatif dengan kebutuhan spesifikasi data yang implementasinya sudah sangat banyak dan adaptatif dengan kebutuhan spesifikasi data yang rasional sehinggal dapat dimiliki dan diimplementasikan oleh segala kalangan sebagai bagian rasional sehinggal dapat dimiliki dan diimplementasikan oleh segala kalangan sebagai bagian dari investasi perusahaan.

dari investasi perusahaan.

Ada beberapa ketidaksepahaman terhadap definisi atas "relasional" dari DBMS.

Ada beberapa ketidaksepahaman terhadap definisi atas "relasional" dari DBMS.

Definisi yang paling populer dari sebuah RDBMS seringkali dianggap kurang tepat; beberapa Definisi yang paling populer dari sebuah RDBMS seringkali dianggap kurang tepat; beberapa kalangan berargumentasi bahwa penyajian data sebagai kumpulan baris dan kolom sudah kalangan berargumentasi bahwa penyajian data sebagai kumpulan baris dan kolom sudah cukup memenuhi syarat untuk dikatakan sebagai s

cukup memenuhi syarat untuk dikatakan sebagai sebuah RDBMS. Tipikalnya, sebuah sistemebuah RDBMS. Tipikalnya, sebuah sistem  basisdata dikatakan memenuhi kriteria sebagai RDBMS apabila memenuhi hukum-huku  basisdata dikatakan memenuhi kriteria sebagai RDBMS apabila memenuhi hukum-hukumm

yang ditetapkan dalam 12 hukum Codd, namun pada kenyataannya justru

yang ditetapkan dalam 12 hukum Codd, namun pada kenyataannya justru kebanyakan sistemkebanyakan sistem  basisdata tidak mendukung sepenuhny

 basisdata tidak mendukung sepenuhnya implementasi hukum-hukum Codd tersebut.a implementasi hukum-hukum Codd tersebut.

Kalangan lainnya beranggapan apabila sebuah sistem basisdata tidak mengimplementasikan Kalangan lainnya beranggapan apabila sebuah sistem basisdata tidak mengimplementasikan keseluruhan hukum-hukum Codd tersebut, maka sistem tersebut tidak dapat disebut sebagai keseluruhan hukum-hukum Codd tersebut, maka sistem tersebut tidak dapat disebut sebagai relasional. Pandangan seperti ini, yang banyak diterima oleh para teoritis

relasional. Pandangan seperti ini, yang banyak diterima oleh para teoritis dan kalangan-dan kalangan- kalangan lainnya yang memegang teguh prinsip-prinsip

kalangan lainnya yang memegang teguh prinsip-prinsip Codd, tentunya akanCodd, tentunya akan mendiskualifikasikan banyak sistem basisdata yang ada saat ini

mendiskualifikasikan banyak sistem basisdata yang ada saat ini "tidak murni relasional"."tidak murni relasional".

Dalam kenyataannya, sistem basisdata yang menggunakan SQL (

Dalam kenyataannya, sistem basisdata yang menggunakan SQL (Structured QueryStructured Query  Language

 Language) untuk mengakses dan memodifikasi data tidak bisa dikatakan sebagai RDBMS) untuk mengakses dan memodifikasi data tidak bisa dikatakan sebagai RDBMS menurut definisi ini. Sementara itu, para pendukung atas sistem basis

menurut definisi ini. Sementara itu, para pendukung atas sistem basis data yang adadata yang ada

(2)

menyebutkan sebuah sistem basisdata yang menerapkan hanya beberapa dari hukum-hukum menyebutkan sebuah sistem basisdata yang menerapkan hanya beberapa dari hukum-hukum Codd tersebut disebut sebagai

Codd tersebut disebut sebagai Sistem Manajemen Basisdata Semi-Relasional/Pseudo-Sistem Manajemen Basisdata Semi-Relasional/Pseudo-  Relational Database Manag

 Relational Database Management Systemsement Systems (PRDBMS). Untuk sistem manajemen basis data (PRDBMS). Untuk sistem manajemen basis data yang sepenuhnya menerapkan hukum-hukum Codd tersebut selanjutnya disebut sebagai yang sepenuhnya menerapkan hukum-hukum Codd tersebut selanjutnya disebut sebagai Sistem Manajemen Basisdata Murni-Relasional/Trully-Relational Database Management Sistem Manajemen Basisdata Murni-Relasional/Trully-Relational Database Management Systems

Systems (TRDBMS). (TRDBMS).

Saat ini, hampir sel

Saat ini, hampir seluruh RDBMS yang ada menerapkan SQL sebagai bahasa uruh RDBMS yang ada menerapkan SQL sebagai bahasa query namunquery namun  juga menyediakan dan mengimplementasi beberapa alternatif lainnya. Alpora Dataphor  juga menyediakan dan mengimplementasi beberapa alternatif lainnya. Alpora Dataphor

adalah RDBMS yang tersedia secara komersil

adalah RDBMS yang tersedia secara komersil yang mengikuti secara penuh ke dua belasyang mengikuti secara penuh ke dua belas hukum-hukum Codd tersebut, dan kedua kelompok mengenalnya sebagai RDBMS.

hukum-hukum Codd tersebut, dan kedua kelompok mengenalnya sebagai RDBMS.

Keuntungan dan kerugian menggunakan sistem basis data Keuntungan dan kerugian menggunakan sistem basis data Sistem basis data (DBMS) merupakan salah satu

Sistem basis data (DBMS) merupakan salah satu komponen penting dalam sistem informasi,komponen penting dalam sistem informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi. DBMS juga sebagai penentu kualitas karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi. DBMS juga sebagai penentu kualitas informasi : akurat, tepat pada waktunya dan relevan. Namun demikian, tentu saja Informasi informasi : akurat, tepat pada waktunya dan relevan. Namun demikian, tentu saja Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya untuk dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya untuk mendapatkannya. Sasaran utama DBMS adalah

mendapatkannya. Sasaran utama DBMS adalah menyediakan lingkungan yang nyaman danmenyediakan lingkungan yang nyaman dan efisien dalam menyimpan dan mengambil informasi ke dan dari basis data.

efisien dalam menyimpan dan mengambil informasi ke dan dari basis data.

Lebih jelas, keuntungan dan kerugian dapat dijabarkan sebagai berikut:

Lebih jelas, keuntungan dan kerugian dapat dijabarkan sebagai berikut:

KEUNTUNGAN menggunakan DBMS:

KEUNTUNGAN menggunakan DBMS:

a. Penggunaan Data Bersama (The Data Can Be Shared) a. Penggunaan Data Bersama (The Data Can Be Shared)  b. Mengurangi Kerangkapan Data (Redu

 b. Mengurangi Kerangkapan Data (Redudancy Can Be Reduced)dancy Can Be Reduced)

c. Menghindari Ketidakkonsistenan Data (Inconsistency Can Be Avoided) c. Menghindari Ketidakkonsistenan Data (Inconsistency Can Be Avoided) d. Integritas Data Terpelihara (Integrity Can Be Maintained)

d. Integritas Data Terpelihara (Integrity Can Be Maintained) e. Keamanan Terjamin (Security Can Be Enforced)

e. Keamanan Terjamin (Security Can Be Enforced)

f. Kebutuhan User Yang Kompleks Dapat Teratasi (Balanced conflicting requirements) f. Kebutuhan User Yang Kompleks Dapat Teratasi (Balanced conflicting requirements) g. Pelaksanaan Standarisasi (Standards Can Be Enforced)

g. Pelaksanaan Standarisasi (Standards Can Be Enforced) h. Meningkatkan Produktivitas (Increased productivity) h. Meningkatkan Produktivitas (Increased productivity)

i. Layanan Back up dan Recovery Semakin Baik (Improved backup and recovery services) i. Layanan Back up dan Recovery Semakin Baik (Improved backup and recovery services) KERUGIAN menggunakan DBMS:

KERUGIAN menggunakan DBMS:

a. Rumit (Complexity) a. Rumit (Complexity)

Karena penetapan fungsi dari

Karena penetapan fungsi dari DBMS yang baik, menyebabkan DBMS menjadi software DBMS yang baik, menyebabkan DBMS menjadi software yangyang cukup rumit. Seluruh user harus mengetahui f

cukup rumit. Seluruh user harus mengetahui fungsi-fungsi yang ada dengan baik, sehinggaungsi-fungsi yang ada dengan baik, sehingga dapat memperoleh manfaatnya.

dapat memperoleh manfaatnya.

 b. Ukuran (Size)  b. Ukuran (Size)

Kerumitan dan banyaknya fungsi yang ada menyebabkan DBMS memerlukan ban Kerumitan dan banyaknya fungsi yang ada menyebabkan DBMS memerlukan ban yakyak software pendukung yang mengakibatkan penambahan tempat penyimpanan dan memory.

software pendukung yang mengakibatkan penambahan tempat penyimpanan dan memory.

c. Biaya DBMS (Cost of DBMS) c. Biaya DBMS (Cost of DBMS)

d. Biaya Tambahan Hardware (Additional hardware costs) d. Biaya Tambahan Hardware (Additional hardware costs) e. Biaya Konversi (Cost of conversion)

e. Biaya Konversi (Cost of conversion) f. Performance

f. Performance

Pada dasarnya DBMS dibuat untuk menyediakan banyak aplikasi,

Pada dasarnya DBMS dibuat untuk menyediakan banyak aplikasi, akibatnya mungkinakibatnya mungkin  beberapa aplikasi akan berjalan tidak seperti biasanya.

 beberapa aplikasi akan berjalan tidak seperti biasanya.

g. Resiko Kegagalan (Higher impact of a failure) g. Resiko Kegagalan (Higher impact of a failure)

Karena system yang terpusat, jika seluruh user dan aplikasi

Karena system yang terpusat, jika seluruh user dan aplikasi terakses dari DBMS makaterakses dari DBMS maka kerusakan pada bagian manapun dari system, akan menyebabkan operasi terhenti.

kerusakan pada bagian manapun dari system, akan menyebabkan operasi terhenti.

(3)

Pengertian Relational Database Pengertian Relational Database

Terdapat beberapa cara untuk menangani atau memodelkan data diantaranya adalah:

Terdapat beberapa cara untuk menangani atau memodelkan data diantaranya adalah:

1. Model Hirarkis / Model Pohon 1. Model Hirarkis / Model Pohon 2. Model Jaringan

2. Model Jaringan 3. Model Relasional 3. Model Relasional

Diantara tiga model tersebut model Relas

Diantara tiga model tersebut model Relasional adalah yang paling sering dipakai. Modelional adalah yang paling sering dipakai. Model Relasional merupakan model yang paling sederhana

Relasional merupakan model yang paling sederhana sehingga mudah digunakan dansehingga mudah digunakan dan dipahami oleh pengguna, serta merupakan model yang paling populer saat ini. Model ini dipahami oleh pengguna, serta merupakan model yang paling populer saat ini. Model ini menggunakan sekumpulan tabel berdimensi dua ( yang disebut relasi atau tabel ), dengan menggunakan sekumpulan tabel berdimensi dua ( yang disebut relasi atau tabel ), dengan masing-masing relasi tersusun atas tupel atau baris dan atribut.

masing-masing relasi tersusun atas tupel atau baris dan atribut.

Basis data relational adalah s

Basis data relational adalah sekumpulan tabel-tabel yang memiliki hubungan relasi secaraekumpulan tabel-tabel yang memiliki hubungan relasi secara matematika dan logika. Hubungan relasi antar tabel pada umumnya berupa query, yakni tata matematika dan logika. Hubungan relasi antar tabel pada umumnya berupa query, yakni tata aturan relasi yang sudah disusun berdasarkan desain dan teknik basis data t

aturan relasi yang sudah disusun berdasarkan desain dan teknik basis data t ertentu yangertentu yang digunakan. Query menjelaskan hubungan antar tabel secara matematika dan logika. Query digunakan. Query menjelaskan hubungan antar tabel secara matematika dan logika. Query terdiri dari operasi-operasi matematika dan logika yang diterapkan pada sekumpulan tabel.

terdiri dari operasi-operasi matematika dan logika yang diterapkan pada sekumpulan tabel.

Basis data relational dibangun dari sekumpulan tabel yang memiliki hubungan relasi, dimana Basis data relational dibangun dari sekumpulan tabel yang memiliki hubungan relasi, dimana relasi itu dinyatakan dengan query. Query itu terdiri dari beberapa operasi

relasi itu dinyatakan dengan query. Query itu terdiri dari beberapa operasi -secara-secara matematika- misalkan operasi join dengan beberapa operator

matematika- misalkan operasi join dengan beberapa operator –  – secara logika- seperti ANDsecara logika- seperti AND dan OR. Query-query itu disimpan pada suatu file relasi basis data.

dan OR. Query-query itu disimpan pada suatu file relasi basis data.

Selanjutnya file relasi basis data, file tabel basis data, file field data structure language (DSL) Selanjutnya file relasi basis data, file tabel basis data, file field data structure language (DSL) dan file field data definition language (DDL), disimpan dalam suatu skema basis data pada dan file field data definition language (DDL), disimpan dalam suatu skema basis data pada file basis data project

file basis data project yang bersangkutan. File- file itu harus dibuat terlebih dahulu sebelumyang bersangkutan. File- file itu harus dibuat terlebih dahulu sebelum membangun sebuah file basis data project.

membangun sebuah file basis data project.

Model basisdata relasional merupakan model basisdata

Model basisdata relasional merupakan model basisdata yang dirancang agar memilikiyang dirancang agar memiliki konsistensi informasi dalam bentuk normalisasi database. Yang secara implementatif dan konsistensi informasi dalam bentuk normalisasi database. Yang secara implementatif dan operasional dikendalikan oleh mesin Database Managemen System (DBMS).

operasional dikendalikan oleh mesin Database Managemen System (DBMS).

Struktur dasar basisdata relasional : Struktur dasar basisdata relasional :

Relasional Database Management System (RDBMS) beroperasi pada lingkunganRelasional Database Management System (RDBMS) beroperasi pada lingkungan logika manusia.

logika manusia.

Basisdata relasional diasumsikan sebagai sekumpulan tabel-tabel.Basisdata relasional diasumsikan sebagai sekumpulan tabel-tabel.

Setiap tabel terdiri dari serangkaian perSetiap tabel terdiri dari serangkaian per-potongan baris/kolom-potongan baris/kolom

Tabel-tabel (atau relasi) tTabel-tabel (atau relasi) terhubung satu dengan lainnya menggunakan entitas tertentuerhubung satu dengan lainnya menggunakan entitas tertentu yang digunakan secara bersama

yang digunakan secara bersama

Tipe hubungan seringkali ditunjukkan dalam suatu skemaTipe hubungan seringkali ditunjukkan dalam suatu skema

Setiap tabel menghasilkan data yang lengkap dan kebebasan strukturalSetiap tabel menghasilkan data yang lengkap dan kebebasan struktural Keuntungan model data entity relationship :

Keuntungan model data entity relationship :

Secara konseptual sangat sederhanaSecara konseptual sangat sederhana

Gambaran secara visualGambaran secara visual

Alat bantu komunikasi lebih efektifAlat bantu komunikasi lebih efektif

Terintegrasi dengan model basis data relasionalTerintegrasi dengan model basis data relasional Kerugian model entity relationship :

Kerugian model entity relationship :

Gambaran aturan-aturan terbatasGambaran aturan-aturan terbatas

Gambaran relasi terbatasGambaran relasi terbatas

Tidak ada bahasa untuk memanipulasi dataTidak ada bahasa untuk memanipulasi data

Kehilangan isi informasiKehilangan isi informasi

(4)

Contoh produk DBMS terkenal yang mengg

Contoh produk DBMS terkenal yang menggunakan model relasional antara lain adalah :unakan model relasional antara lain adalah : 1. DB2 (IBM)

1. DB2 (IBM)

2. Rdb/VMS (Digital Equipment Corporation) 2. Rdb/VMS (Digital Equipment Corporation) 3. Oracle (Oracle Corporation)

3. Oracle (Oracle Corporation) 4. Informix (Informix Corporation) 4. Informix (Informix Corporation) 5. Ingres (ASK Group Inc)

5. Ingres (ASK Group Inc) 6. Sybase (Sybase Inc) 6. Sybase (Sybase Inc)

Di lingkungan PC, produk-produ

Di lingkungan PC, produk-produk berbasis relasional yang c,ukup terkenal antara lain k berbasis relasional yang c,ukup terkenal antara lain adalahadalah ::

1. Keluarga R:Base (Microrim Corp) antara lain b

1. Keluarga R:Base (Microrim Corp) antara lain b erupa R:Base 5000erupa R:Base 5000

2. Keluarga dBase (Ashton-Tate, sekarang bagian dari Borland International), antara lain 2. Keluarga dBase (Ashton-Tate, sekarang bagian dari Borland International), antara lain dbase III Plus, dBase IV, serta Visual dBase

dbase III Plus, dBase IV, serta Visual dBase 3. Microsoft SQL ( Microsoft Corporation) 3. Microsoft SQL ( Microsoft Corporation) 4. Visual FoxPro (Microsoft Corporation) 4. Visual FoxPro (Microsoft Corporation)

TEMPORAL DATABASE TEMPORAL DATABASE

Pengenalan Database Temporal:

Pengenalan Database Temporal:

Database temporal merupakan database non-relational yang terintegrasi dengan aspek waktu, Database temporal merupakan database non-relational yang terintegrasi dengan aspek waktu, misalnya model data temporal dan versi temporal

misalnya model data temporal dan versi temporal dari bahasa query terstruktur.dari bahasa query terstruktur.

Lebih spesifik lagi aspek temporalnya biasa sudah termasuk waktu

Lebih spesifik lagi aspek temporalnya biasa sudah termasuk waktu yang valid dan waktuyang valid dan waktu transaksi. Atribut-atribut ini muncul bersamaan pada form data bitemporal.

transaksi. Atribut-atribut ini muncul bersamaan pada form data bitemporal.

Waktu yang valid ditunjukkan dengan periode waktu kejadian Waktu yang valid ditunjukkan dengan periode waktu kejadian yang sama denganyang sama dengan waktu pada dunia sebenarnya

waktu pada dunia sebenarnya

Waktu transaksi adalah periode waktu saat menyimpan suatu kejadian ke databaseWaktu transaksi adalah periode waktu saat menyimpan suatu kejadian ke database

Data bitemporal mengkombinasikan waktu valid dan waktu transaksiData bitemporal mengkombinasikan waktu valid dan waktu transaksi

Keterangan: kedua periode waktu tidak harus sama untuk suatu kejadian yang sama.

Keterangan: kedua periode waktu tidak harus sama untuk suatu kejadian yang sama.

Misalkan kita menyimpan databse pada database temporal pada abad ke 18. W

Misalkan kita menyimpan databse pada database temporal pada abad ke 18. W aktu yangaktu yang valid adalah diantara 1701 dan 1800. Sedangkan waktu transaksi dihitung pada saat kita valid adalah diantara 1701 dan 1800. Sedangkan waktu transaksi dihitung pada saat kita memasukan suatu kejadian ke dalam databse, contoh 21 Januari 1998.

memasukan suatu kejadian ke dalam databse, contoh 21 Januari 1998.

Mengapa Kita Butuh Database Temporal:

Mengapa Kita Butuh Database Temporal:

Sejak dua decade terakhir, model data relational sudah menjadi sangat popular karena simpel Sejak dua decade terakhir, model data relational sudah menjadi sangat popular karena simpel dan memiliki fondasi matematis yang solid. Namun, model data relational seperti

dan memiliki fondasi matematis yang solid. Namun, model data relational seperti yangyang dikatakan Codd[Cod70] tidak menyimpan address dari dimensi temporal suatu data. Data dikatakan Codd[Cod70] tidak menyimpan address dari dimensi temporal suatu data. Data yang seharusnya dibedakan dari waktunya tetap diperlakukan sama dengan data lainnya. Hal yang seharusnya dibedakan dari waktunya tetap diperlakukan sama dengan data lainnya. Hal ini tidak memenuhi aplikasi yang harus membedakan nilai data pada waktu lampau, saat ini, ini tidak memenuhi aplikasi yang harus membedakan nilai data pada waktu lampau, saat ini, dan/atau data pada masa depan

dan/atau data pada masa depan —  —  padahal dikehidupan nyata kita akan sering b padahal dikehidupan nyata kita akan sering berurusanerurusan dengan data seperti ini. Kenyataannya, kebanyakan aplikasi membutuhkan data temporal dengan data seperti ini. Kenyataannya, kebanyakan aplikasi membutuhkan data temporal untuk keperluan tertentu.

untuk keperluan tertentu.

Tujuan Utama dari Database Temporal:

Tujuan Utama dari Database Temporal:

Mengidentifikasi tipe data yang cocok dengan waktuMengidentifikasi tipe data yang cocok dengan waktu

Mencegah hilang/berubahnya deskripsi suatu objek tertentuMencegah hilang/berubahnya deskripsi suatu objek tertentu

Menyediakan aljabar query untuk mengatasi data temporalMenyediakan aljabar query untuk mengatasi data temporal

Tetap compatible dengan database lama yang tidak menggunakan data temporalTetap compatible dengan database lama yang tidak menggunakan data temporal Apa yang Dapat Kita Lakukan dengan Database Temporal:

Apa yang Dapat Kita Lakukan dengan Database Temporal:

(5)

Mudah dalam mengerjakan data temporalMudah dalam mengerjakan data temporal

Merecord setiap perubahan data dengan baik sekaliMerecord setiap perubahan data dengan baik sekali

Setiap pendeskripsian objek dapat didefinisikan tanpa ada perubahan yang tidakSetiap pendeskripsian objek dapat didefinisikan tanpa ada perubahan yang tidak diinginkan

diinginkan

Memiliki model relational untuk mendeskripsikan data temporalMemiliki model relational untuk mendeskripsikan data temporal

Memiliki aljabar query untuk mengatasi data temporalMemiliki aljabar query untuk mengatasi data temporal

Tetap mampu mengatasi data static (tanpa dimensi waktu) pada Tetap mampu mengatasi data static (tanpa dimensi waktu) pada database temporaldatabase temporal

Aljabar database yang lama tetap dapat berjalan di database temporalAljabar database yang lama tetap dapat berjalan di database temporal

Aljabar query yang baru untuk mengkontrol dimensi waktu mirip dengan aljabarAljabar query yang baru untuk mengkontrol dimensi waktu mirip dengan aljabar database yang lama

database yang lama

Solusi lain tentang Database Temporal:

Solusi lain tentang Database Temporal:

Menambahkan waktu validMenambahkan waktu valid

Menambahkan waktu transaksiMenambahkan waktu transaksi

Menambahkan kedua hal di atasMenambahkan kedua hal di atas

Pendekatan lainnyaPendekatan lainnya

SPATIAL DATABASE SPATIAL DATABASE

Enam Pengertian dan definisi Basis Data Spasial Enam Pengertian dan definisi Basis Data Spasial

1. Sistem basis data spasial adalah system basis data spasial yang 1. Sistem basis data spasial adalah system basis data spasial yang  bertujuan untuk mengatasi masalah seperti menyediakan informasi  bertujuan untuk mengatasi masalah seperti menyediakan informasi  baru yang ingin diketahui dan

 baru yang ingin diketahui dan menyediakan penyimpanan informasimenyediakan penyimpanan informasi yang dapat dimanipulasi, dikombinasi, reorganisasi dan dapat di- yang dapat dimanipulasi, dikombinasi, reorganisasi dan dapat di- retrieve dengan efisien, (Valavanis, 2002 ).

retrieve dengan efisien, (Valavanis, 2002 ).

2. Basisdata spasial adalah suatu kumpulan data

2. Basisdata spasial adalah suatu kumpulan data yang tidak berulang yang dapat digunakanyang tidak berulang yang dapat digunakan secara bersama-sama oleh aplikasi yang berbeda-beda. Basisdata spasial perlu ada karena secara bersama-sama oleh aplikasi yang berbeda-beda. Basisdata spasial perlu ada karena data geografis mempunyai aneka tipe data, seperti

data geografis mempunyai aneka tipe data, seperti gambar, kata-kata, koordinat dan obyek-gambar, kata-kata, koordinat dan obyek- obyek yang kompleks, (Sulaeman, 2005)

obyek yang kompleks, (Sulaeman, 2005)

3. Basisdata spasial merupakan salah satu item dari informasi, dimana 3. Basisdata spasial merupakan salah satu item dari informasi, dimana didalamnya terdapat informasi mengenai bumi termasuk permukaan bumi, didalamnya terdapat informasi mengenai bumi termasuk permukaan bumi, dibawah permukaan bumi, perairan, kelautan dan bawah atmosfir.

dibawah permukaan bumi, perairan, kelautan dan bawah atmosfir.

Rajabidfard dan Wiliamson menerangkan bahwa terdapat

Rajabidfard dan Wiliamson menerangkan bahwa terdapat dua pendorongdua pendorong utama dalam pembangunan data spasial. Pertama adalah pertumbuhan utama dalam pembangunan data spasial. Pertama adalah pertumbuhan kebutuhan suatu pemerintahan dan dunia bisnis dalam memperbaiki kebutuhan suatu pemerintahan dan dunia bisnis dalam memperbaiki

keputusan yang berhubungan dengan keruangan dan meningkatkan efisiensi keputusan yang berhubungan dengan keruangan dan meningkatkan efisiensi dengan bantuan data spasial, (Rajabidfard dan Williamson, 2000).

dengan bantuan data spasial, (Rajabidfard dan Williamson, 2000).

4. Database spasial mendeskripsikan sekumpulan entity yang memilki lokassi ata

4. Database spasial mendeskripsikan sekumpulan entity yang memilki lokassi ata u posisiu posisi yang tetap maupun yang tidak tetap.

yang tetap maupun yang tidak tetap. TipeTipe –  –  tipe entity spasial ini memiliki properties tipe entity spasial ini memiliki properties topografi dasar meliputi lokasi dimensi, dan bentuk (shape), (Eddy prahasta, 2005).

topografi dasar meliputi lokasi dimensi, dan bentuk (shape), (Eddy prahasta, 2005).

5. Sistem basis data spasial adalah system basisdata yang menggunakan 5. Sistem basis data spasial adalah system basisdata yang menggunakan tipe data spasial sebagai

tipe data spasial sebagai model datanya, bahasa query dan supportmodel datanya, bahasa query dan support tipe data spasial untuk implementasinya, ( Guting, 1994).

tipe data spasial untuk implementasinya, ( Guting, 1994).

6. Spasial

6. Spasial database adalah ddatabase adalah database yang atabase yang dioptimalkan untudioptimalkan untuk menyk menyimpan impan dan permintaandan permintaan data yang

data yang terkait dengan obyterkait dengan obyek dalam ruangek dalam ruang, termasuk , termasuk poin, dan poin, dan baris polygons. baris polygons. SementaraSementara khas database

khas database dapat memahami dapat memahami numerik dnumerik dan karakter ban karakter berbagai jenis erbagai jenis data, fungsi data, fungsi tambahantambahan  perlu

 perlu ditambahkan ke database untuk memditambahkan ke database untuk memproses data spasial jenis. Ini proses data spasial jenis. Ini biasanyabiasanya disebutgeometri ataufitur. (Wikipedia)

disebutgeometri ataufitur. (Wikipedia)

(6)

OBJECT ORIENTED BATABASE OBJECT ORIENTED BATABASE

Pengertian Object Oriented DataBase Pengertian Object Oriented DataBase Object-oriented d

Object-oriented database adalah atabase adalah salah satu salah satu jenis database jenis database dimana dimana data direpresentasikandata direpresentasikan dalam bentuk

dalam bentuk object. Object object. Object Oriented Oriented Database merupakan Database merupakan sebuah sistem dsebuah sistem data base yata base yangang menggabungkan

menggabungkan semua semua konsep konsep penting penting dari odari object object oriented.riented.

Pendekatan ini sangat

Pendekatan ini sangat dipengaruhi oleh bahasa pemrogdipengaruhi oleh bahasa pemrograman object- raman object- oriented dan dapatoriented dan dapat dipahami sebag

dipahami sebagai usaha ai usaha untuk untuk menambah menambah fungsionalitas DBMS fungsionalitas DBMS pada lingkupada lingkup bahasap bahasa  pemrograman.

 pemrograman.

Referensi

Dokumen terkait

34 Dalam epistemologi atau filsafat ilmu yang berdasarkan ajaran Islam terdapat prinsip tauhid yang artinya bukan terbatas pada mengesakan Tuhan dalam hati sanubari, melainkan

Hal ini sebagai akibat dari rendahnya populasi vektor yang menghinggapi tanaman pepaya, disamping itu vektor kutudaun yang berhasil masuk ke pertanaman pepaya adalah

Terdapat gangguan pertumbuhan tulang kaki yang menyebabkan pergeseran sumbu mekanik ( garis lurus yang ditarik dari dari pusat kepala femoralis ke pusat mata kaki;

Dari hasil penelitian diketahui bahwa usia, masa kerja dan sikap berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam melakukan dokumentasi reassessment nyeri dengan p value =

Reviu adalah kegiatan penelaahan atas penyelenggaraan tugas pokok dan fungi-fungsi Rumah Sakit, dilakukan oleh Pemeriksa SPI yang kompeten untuk memberikan keyakinan terbatas

Agenda kebijakan perlu terfokus pada penyediaan baik pendidikan dan layanan kesehatan seksual dan reproduksi untuk semua penduduk dewasa lajang untuk memastikan bahwa

Untuk menunjang keberhasilan operasional sebuah lembaga keuangan/perbankan seperti bank, sudah pasti diperlukan sistem informasi yang handal yang dapat diakses dengan mudah

Dengan demikian, mikrooganisme tanah bermanfaat yaitu bakteri pelarut fosfat dan bakteri penambat nitrogen non-simbiotik yang ditemukan pada rizosfer tanaman umbi di bawah