• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II DATA & PRINSIP PERANCANGAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB II DATA & PRINSIP PERANCANGAN"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

10 BAB II

DATA & PRINSIP PERANCANGAN

1.1 Informasi Perkerjaan a. Studi Literatur

Dokumentasi dalam perancangan ini dilakukan untuk memperoleh informasi melalui benda-benda tertulis maupun gambar dan foto, seperti catatan dokumen yang sudah ada dari pihak terkait. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif menjadi kesimpulan kunci dalam Perancangan Artbook Sebagai Ide Dasar Visual Untuk Game Belajar Perawatan dan Kesehatan Bagi Anak Dasar

Kajian teori adalah kajian untuk mempelajari konsep-konsep atau teori-teori yang berkenaan dengan produk yang akan dirancang berdasarkan buku atau literatur yang sudah tersedia (Sutopo, 2002: 67). Pada langkah ini yang dilakukan adalah mengumpulkan data kepustakaan tentang definisi buku, definisi artbook, dan beberapa teori pendukung seperti media, layout, ilustrasi, desain karakter, dan serta buku.

Sumber : https://www.kompasiana.com/sigit_s/5af0eb59f133443e18176652/beda- istilah-murid-siswa-dan-mahasiswa

b. Wawancara

Wawancara adalah teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti untuk mendapatkan keterangan-keterangan lisan melalui bercakap-cakap dan berhadapan muka dengan orang yang dapat memberikan keterangan pada sipeneliti. (Mardalis, 1995).

Wawancara dilakukan dengan cara menentukan topik wawancara, mencari informasi mengenai data dan narasumber menentukan serta menghubungi narasumber, menyusun daftar pertanyaan, melakukan wawancara dengan narasumber dan terakhir merangkum hasil wawancara. Dari hasil wawancara ini dimaksudkan untuk meningkatkan minat anak- anak SD usia 6 – 7 tahun tentang perawatan dan kesehatan sehingga minat anak-anak meningkat.

Wawancara dilakukan pada sasaran anak-anak atau orang tuanya untuk mengetahui ketertarikan apa yang cocok untuk dimainkannya serta menarik bagi para anak-anak SD

(2)

11

tersebut. Wawancara juga akan dilakukan kepada pihak sekolah SD Dewi Sartika yang terdiri dari Guru dan murid anak SD Dewi Sartika.

Gambar 2 1Kelas Guru dan murid anak-anak

Gambar 2 2 Guru belajarin sama anak-anak

(3)

12

Gambar 2 3 Anak senyum dan belajar

c. Observasi

Observasi dilakukan terhadap para anak-anak SD untuk mengetahui ketertarikan terhadap Artbook game sesuai target anak SD berserta umur 6-7 tahun, serta jenis kelamin Laki-laki dan Perempuan.

Gambar 2 4 Kepala Sekolah

(4)

13

Gambar 2 5 Kepala Sekolah SD Dewi Sartika untuk observasi

1.2 Teori dan Prinsip Perancangan a. Artbook

Artbook merupakan konsep-konsep gambar dari karakter, properti, lingkungan dan latar belakang dari sebuah karya seni. Saat ini Artbook seringkali disertakan dalam video, game dan film, karena fungsinya yang sangat cocok untuk game, video juga untuk film.

Artbook menjelaskan secara detail tentang karakter, properti, alur cerita, bahkan skestsa awal yang dapat membuat pembaca ataupun anak SD ingin membeli dan membaca buku Artbook game tersebut.

Artbook menurut Adisasmito memiliki makna sebagai “buku seni” pada intinya adalah buku sebagai media ungkap ekspresi dari seniman. Buku yang dibuat sebagai penciptaan karya seni, dimana di dalamnya terkandung unsur-unsur keunikan dan keindahan estetik, (Adisasmito, 2002 : 1-2). Karya-karya dalam sebuah artbookbisa berupa hasil karya perorangan maupun kolektif dari karya sejumlah artisttertentu. (http://milpedras.com).

Menurut Adisasmito (2002 : 3) buku seni atau “artbook” berbeda dengan buku pada umumnya buku ini unik dan dianggap sebagai objek seni karena dirancang oleh seorang seniman yang menciptakan “keindahan”nya, baik dari isi, tata letak (layout), bentuk huruf,

(5)

14

teknik pembuatanilustrasi, material yang digunakan perancangan sampul muka, hingga ke teknik penjilidan

b. Manfaat Buku Bergambar/Artbook

Manfaat artbook adalah untuk mengenalkan kebiasaan baik kepada anak SD tentang kesehatan dan perawatan, Memberikan masukan bahasa kepada anak-anak, Memberikan masukan visual bagi anak-anak, dan Menstimulasi kemampuan visual dan verbal anak- anak.

c. Fungsi Artbook

Fungsinya untuk menjadi inspirasi bagi anak SD khususnya dalam kesehatan dan perawatan, selain itu artbook memiliki fungsi untuk memberikan kesenangan dan pemahaman cerita pada pembacanya serta memegang peranan penting bagi pembelajaran sastra anak-anak karena adanya gambar dan kata-kata yang saling bersisian (Fang, 1996:130).

d. Jenis Artbook 1. Tutorial artbook

Merupakan jenis artbook yang berisi kompilasi tutorial Teknik membuat suatu karya, berisi langkah-langkah pengerjaan dari proses awal hingga tahap finishing.

Umumnya tentang dasar menggambar seperti anatomi, perspektif, proporsi, pemahaman warna, cara membentuk suasana, dan senagainya.

2. Conceptual artbook

Merupakan jenis artbook yang bersifat pelengkap dari suatu proyek yang lebih besar seperti film atau game, umumnya menampilkan kumpulan gambar konsep yang dibuat sebelum proses produksi, visualisasi awal dari proyek yang dikejakan secara keseluruhan atau secara mendetail.

3. Ilustrastion artbook

Merupakan jenis artbook yang berisi kumpulan gambar/ilustrasi dari satu ada beberapa artist, umumnya bisa berupa kompilasi keseluruhan karya dari artist tersebut, memiliki tem spesifik atau bebas, berwarna atau monokrom tergantung dari keinginan ilustratornya.

(6)

15 e. Teori perancangan

Menurut Al-Bahra Bin Ladjamudin dalam bukunya yang berjudul Analisis dan Desain Sistem Informasi (2005:39), menyebutkan bahwa : “Perancangan adalah suatu kegiatan yang memiliki tujuan untuk mendesain system baru yang dapat menyelesaikan masalah- masalah yang dihadapi perusahaan yang diperoleh dari pemilihan alternatif sistem yang terbaik”

Adapun menurut My Earth dalam makalahnya yang berjudul perancangan sistem dan Analisis, menyebutkan bahwa :”Perancangan adalah suatu kegiatan membuat desain teknis berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan pada kegiatan analisis.”

Berdasarkan definisi di atas, penulis menarik kesimpulan bahwa perancangan merupakan suatu pola yang dibuat untuk mengatasi masalah yang dihadapi perusahaan atau organisasi setelah melakukan analisis terlebih dahulu.

1) Teori Ilustrasi

Ilustrasi adalah suatu yang bersifat menerangan, penghiasan dengan gambar- gambar yang membantu menerangkan sebuah buku, artikel, majalah dan lain-lain.

Dalam istilah lain, Ilustrasi merupakan hasil visualisasi dari suatu tulisan dengan Teknik drawing,lukisan,corelDraw, fotografi, atau Teknik seni rupa lainnya yang lebih menekankan hubungan subjek dengan tulisan yang dimaksud daripada bentuk. Menurut Jim Aitchison (Cutting Edge of Advertising) ilustrasi yang baik harus dapat menguraikan masalah dan mampu bercerita dan mendeskripsikan ide yang diwakiinya sehingga dapat memeproleh informasi untuk memecahkan masalah.

Berdasarkan KBBI, ilustrasi merupakan gambar (foto, lukisan) untuk membantu memperjelas isi buku, karangan, dan sebagainya. Suatu gambar, desain, atau diagram untuk penghias (ornamental), tambahan berupa contoh; bandingan, dan sebagainya untuk menjelaskan suatu paparan (tulisan dan sebagainya).

Dalam penerapannya, menurut Marshaal Lee (2004) terdapat empat jenis ilustrasi, yaitu (a) Ilustrasi Informatif, (b) Ilustrasi Sugestif, (c) Ilustrasi Dekoratif, (d) Ilustrasi Representatif.

(7)

16 a) Ilustrasi Informatif

Ilustrasi jenis ini bertujuan untuk menjelaskan atau merepresentasikan fakta, situasi/kondisi, karakter, benda, atau empat. Contohnya adalah gambar dengar style realis yang bisa digunakan dalam fiksi remaja, dan foto-foto, gambar, diagram, dan lain-lain biasa ditemukan dalam buku-buku nonfiksi, buku teknis, dan lainnya.

b) Ilustrasi Sugestif

Elemen grafis yang digunakan dirancang untuk membangun atau meningkatkan mood atau suasana.

c) Ilustrasi Dekoratif

Elemen grafis yang hanya berfungsi untuk mendekorasi halaman (bersifat ornamental/sekunder).

d) Ilustrasi Representatif

Gambar yang ditampilkan sebagai representasi terdekat dari suatu karya seni asli yang umumnya digunakan dalam reproduksi karya seni tersebut ke dalm media lain (artbook)- memiliki fungsi yang nyaris serupa dengan ilustrasi informatif.

Ilustrasi Menurut Fariz (2009:14) adalah sebagai suatu ekspektasi dari ketidak mungkinan dan tak berbeda jauh dengan angan-angan, bersifat maya atau virtual.

Ilustrasi bekerja hadir dalam berbagai diverikasi.

1) Fungsi Ilustrasi

Ilustrasi sebagai sebuah seni rupa yang memiliki peran atau tujuan dalam menyamaikan suatu maksud tertentu untuk menerangkan peristiwa. Demikian pula bahwa ilustrasi memiliki fungsi yang penting dalam berkembangan dunia ilustrasi sampai sekarang. Fungsi ilustrasi inilah yang menjadi peerjalanan sejarah dan akan semakin berkembang demi sebuah perkembangan seni. Adapum fungsi ilustrasi sebagai berikut: (1) Menarik perhatian orang. Sebuah buku ataupun majalah yang tidak disertai dengan gambar ataupun gambar yang kurang menarik, akan hambar dan kurang mengundang minat pembaca. Namun jika disertai dengan sebuah ilustrasi, maka akan semakin mengundang minat baca. (2) Memudahkan untuk

(8)

17

memahami suatu kterangan atau penjelasan sebuah tulisan. Dengan adanya ilustrasi tersebut, memudahkan setiap orang ataupun pembaca dalam memahami bacaan atau sesuatu itu. Tidak sedikit, dari berbagai hal yang tertuliskan dapat kita pahami secara menyeluruh, dan terkadang ilustrasi menempatkan posisi sebagai bentuk pemahaman dan penjelasan serta sebuah persitiwa dalam contoh yang sederhana.

(3) Sebagai saranan dalam mengungkapkan pengalaman terhadap suatu kejadian yang diekspresikan dalam sebuah gambar. (4) Memberikan gambaran yang singkat terkait isi sebuah tulisan ataupun cerita yang disampaikan. (5) Sebagai nilai keindahan dalam perwajahan.

Selain itu, menurut (Arifin dan kusrianto, 2009: 70-71) terdapt beberapa fungsi ilustrasi secara umum. Adapun fungsi-fungsi dari ilustrasi adalah sebagai berikut: (1) Fungsi Deskriptif dari ilustrasi adalah menggantikan uraian mengenai sesuatu secara verbal dan naratif dengan menggunakan kalimat Panjang. Ilustrasi dapat dimanfaatkan untuk melukiskan sehingga dapat lebih cepat dan lebih mudah dipahami. (2) Fungsi Ekspresif. Fungsi ilustrasi dalam memperlihatkan dan menyatakan sesuatu gagasan, perasaan, maksud, situasi ataupun konsep yang abstrak menjadi yang nyata sehingga mudah dipahami. (3) Fungsi Analitis atau Struktura. Ilustrasi dapat menunjukan rincian bagian demi bagian dari suatu benda ataupun sistem atau proses secara detail, agar lebih mudah dipahami. (4) Fungsi Kualitatif. Fungsi ini sering digunakan untuk membuat daftar, tabel, grafik, kartun, foto, gambar, sketsa, dan symbol.

2) Tujuan Ilustrasi

Tidak hanya fingsi ilustrasi, ilustrasi juga memiliki tujuan dalam penting hingga dewasa ini. Menurut Putra dan Lakoro (2012:2) ilustrasi bertujuan untuk menerangkan atau menghiasi suatu cerita, puisi, tulisan ataupun informasi lainnya.

Adapun tujuan ilustrasi adalah (1) Ilustrasi bertujuan memperjelas pesan atau informasi yang disampaikan. (2) Ilustrasi bertujuan memberi variasi bahan ajar sehingga lebih menarik, memotivasi, komunikatif, dan juga dapat memudahkan pembaca memahami pesan. (3) Ilustrasi bertujuan memudahkan pembaca untuk mengingat konsep dan juga gagasan yang disampaikan melalui ilustrasi (Arifin dan Kusrianto, 2009:70).

(9)

18 3) Jenis-jenis Ilustrasi

Dalam perjalan ilustrasi saat ini, telah membawa perkembangan yang sangat besar hingga Ilustrasi terdiri atas macam-macam jenis saat ini. Apapun jenis- jenis ilustrasi adalah sebagai berikut: (1) Gambar Ilustrasi Naturalis adalah gambar ilustrasi yang mempunyai bentuk dan warna yang sama dengan wujud nyata yang ada pada alam tanpa terdapat pengurangan ataupun penambahan. (2) Gambar Ilustrasi Dekoratif adalah gambar yang fungsinya untuk menghiasi sesuatu dengan bentuk yang disederhanakan atau dilebihkan dengan gaya tertentu. (3) Gambar Kartun adalah gambar yang mempunyai bentuk lucu ataupun mempunyai ciri khas tertentu. Seringkali gambar kartun lebih banyak menghiasi majalah anak-anak, komik dan juga certa bergambar. (4) Gambar Karikatur adalah gambar kritikan atau sindiran yang dalam perwujudtannya sudah terjadi penyimpanan proporsi tubuh.

Gambar ini bisa ditemukan di majalah atau koran. (5) Cerita Bergambar (Cergam) adalah sejenis komik atau gambar yang diberi teks. Teknik gambar yang dibuat berdasarkan cerita dengan sudut pandang yang menarik. (6) Ilustrasi buku pelajaran fungsinya untuk menjelaskan teks ataupun suatu kejadian baik yang ilmiah ataupun berupa gambar bagian. Dapat berupa foto, gambar natural, dan juga dapat berbentuk bagan. (7) Ilustrasi Khayalan adalah gambar hasil olahan daya cipta dengan imajinatif (khayal). Cara menyatakannya seperti yang bisa ditemukan pada ilustrasi cerita, novel, komik dan juga roman.

Tujuan ilustrasi adalah untuk menerangkan atau menghiasi suatu certia, tulisan, puisi, atau informasi tertulis lainnya. Diharapkan dengan bantuan visual tulisan tersebut lebih mudah dicerna. Fungsi ilustrasi pada Artbook :

a.) Sebagai penjelas bodycopy, ilustrasi ditampilkan untuk memperjelas maksud dari makna yang tercantum. Dengan adanya ilustrasi pembaca akan lebih cepat menangkap apa maksud dari Artbook tersebut.

b.) Sebagai daya tarik, dengan adanya ilustrasi yang ditampilkan untuk memperjelas arti dan makna yang tercantum. Dengan adanya ilustrasi pembaca akan lebih cepat menangkap apa maksud dari Artbook tersebut. Dalam menarik anak SD, penulis akan menggunakan Teknik desain yang untuk sebagian besar

(10)

19

Artbook Game perawatan dan kesehatan bertema Doctor Kids yang dikerjakan dengan aplikasi CorelDraw x7.

2) Teori layout

Layout merupakan system penyusun dari elemen-elemen desain yang berhubungan kedalam sebuah bidang sehingga memberntuk sususan artistic. Hal ini bisa juga disebut managemen bentuk dan bidang. “Desain dan layout yang dapat dilihat di masa sekarang sebenarnya merupakan hasil proses eksplorasi kreatif manusia yang tidak ada hentinya di masa lalu.” (Layout dasar & penerapannya;

Surianto Rustan, 2009). Membuat sebuah layout berarti kita membuat sebuah rancangan yang pada akhirnya berguna untuk mengkomunkasikan karya atau perancangan yang dibuat kepada pembaca atau audience.

Elemen-elemen yang digunkakan dalam pembuatan layout, diantaranya: Initial caps, artwork, running head, bodycopy, indent, nomor halaman, signature, informational, dan point. Semua elemen-elemen tersebut mencakup elemen visual dan text.

Layout adalah penyusunan dari elemen-elemen desain yang berhubungan kedalam sebuah bidang sehingga membentuk susunan artistik. Hal ini bisa juga disebut manajemen bentuk dan bidang. Tujuan utama layout adalah menampilkan elemen gambar dan teks agar menjadi 15 komunikatif dalam sebuah cara yang dapat memudahkan pembaca menerima informasi yang disajikan.

Yang harus diperhatikan dalam pembuatan layout adalah : a) Grid system

Sebuah grid diciptakan sebagai solusi terhadap permasalahan penataan elemen- elemen visual ssebuah ruang. Grid system digunakan sebagai perangkat untuk mempermudah menciptakan sebuah komposisi visual. Melalui grid system, seorang perancang grafis dapat membuat sebuah sistematika guna menjaga konsistensi dalam melakukan repetisi dari sebuah komposisi yang sudah diciptakan. Tujuan utama dari penggunaan grid system dalam desain grafis adalah untuk menciptakan suatu ruang rancangan yang komunikatif dan memuaskan secara estetik.

(11)

20 b) The Golden Section

Sebelum kita bisa membuat grid, kita memerlukan sebuah halaman untuk meletakkanya. Di bidang seni grafis, proporsi agung menjadi dasar pembuatan ukuran kertas dan prinsip tersebut dapat digunakan untuk menyusun keseimbangan sebuah desain.Proporsi agung sudah ditemukan sejak jaman kuno untuk mengahdirkan proporsi yang sangat sempurna dan indah.

Sumber :http://www.satriamultimedia.com/artikel_teori_tentang_l ayout_desain.html

Berdasarkan Anggraini dan Natalia (2004), terdapat beberapa patokan dasar layout dalam merancang sebuah buku:

i. Keseimbangan (balance): pembagian sama berat, baik secara visual maupun optik. Komposisi desain dapat dikatakan seimbang apabila objek di bagian kiri dan kanan terkesan sama berat. Ada dua pendekatan untuk menciptakan balance yaitu dengan membagi sama berat kiri-kanan atau atas-bawah secara simetris atau setara, disebut keseimbangan formal. Keseimbangan yang kedua adalah keseimbangan asimetris (informal), yaitu dengan penyusunan elemen desain yang tidak sama antara sisi kanan dengan kiri, atau atas dengan bawah, perbedaan warna, dan sebagainya.

ii. Tekanan (emphasis): Penekanan atau penonjolan objek ini bisa dilakukan dengan beberapa cara seperti dengan menggunakan warna mencolok, ukuran foto / ilustrasi dibuat paling besar, menggunakan huruf sans serif ukuran besar, arah diagonal, dan dibuat berbeda dengan elemen-elemen desain lain.

iii. Irama (rhytm): Irama adalah pola layout yang dibuat dengan cara menyusun elemen-elemen visual secara berulang-ulang yang berupa repetisi dan variasi.

iv. Kesatuan (unity): Desain dikatakan menyatu apabila secara keseluruhan tampak harmonis, ada kesatuan antara tipografi, ilustrasi, warna dan unsur- unsur desain lainnya.

(12)

21 3) Teori Tipografi

Tipografi sebagai perangkat komunikasi visual memilikiperpaduan nilai fungsional dan nilai esteti. Hadirnya tipografi dalam sebuah media terapan visual merupakan faktor yang membedakan anatara desain grafis dan media ekspresi visual lain seperti lukisan.Lewat kandungan nilai fungsional dan nilai estetiknya, huruf memiliki potensi untuk menerjemahkan atmosfir-atmosfir yang tersirat dalam sebuah 16 komunikasi verbal yang dituangkan melalui abstraksi bentuk-bentuk visual.

Pada dasarnya huruf memiliki energi yang dapat mengaktifkan gerak mata.Energi ini dapat dimanfaatkan secara positif apabila dalam penggunaannya senantisa diperhatikan kaidah-kaidah estetika, kenyamana keterbacaannya, serta interaksi huruf terhadap ruang dan elemen-elemen visual di sekitarnya. Kemajuan teknologi selanjutnya terjadi pada tahun 1984 ketika Adobe System merilis PostScript Font dan di tahun 1991 Apple Computer dan Microsoft Corporation mengeluarkan TrueType Font. Huruf digital sesungguhnya berupa bahasa komputer yang berfungsi menerjmahkan kode-kode untuk menghasilkan tampilan bentuk huruf yang semourna baik di layer monitor maupun pada saat percetakan.

Saat ini dapat ditemukan beragam jenis huruf dig\ital yang digunakan dalam program komputer. Danton Sihombing (2001: 9)

“Tipografi dapat memiliki arti luas, yang meliputi penataan dan pola halaman, atau cetakan atau dalam arti yang lebih sempit hanya mencakup pemilihan, pengaturan, dan berbagai hal yang berkaitan dengan pengaturan jalur pengaturan huruf (set), tidak termasuk ilustrasi dan elemen lainnya, bukan surat di halaman dicetak”. (sudiaana,2001:2)

4) Teori Warna

Warna dapat mempengaruhi citra orang yang melihat. Setiap warna dapat memberikan respons secara psikologis. Menurut Molly E.Holzschlag dalam tulisannya :Creating Colour Shceme” masing-masing warna dapat memeberikan respons secara psikologis kepada mereka yang melihat.

(13)

22

Ada beberapa karakteristik warna dan respons psikologis yang mamapu ditimbulkan: kekuatan, seksualitas, kemewahan, kematian, misteri, ketakutan, ketidak-bahagiaan, keanggunan.

Pada dasarnya warna adalah suatu mutu cahaya yang dipantulkan dari suatu objek ke mata manusia. Hal ini menyebabkan kerucut-kerucut warna pada retina bereaksi, yang memungkinkan timbulnya gejala warna pada objek yang dilihat sehingga dapat mengubah persepsi manusia (Junaedi, 20013:14). Warna bersifat subjektif karena warna memiliki hubungan yang sangat kuat dengan setiap individu yang melihatnya. Dalam hubungannya dengan logo, waran merupakan elemen 19 yang sangat penting dalam peranannya sebagai media pengingat (Adams, 2011).

Warna juga merupakan unsure yang sangat tajam untuk menyentuh kepekaan penglihatan sehingga mampu menstimuli perasaan, perhatian dan minat seseorang (Adi Kusrianto, 2007:46).

Menurut Sir David Brewster Warna dikelompokkan menjadi 3 kelomok, diantaranta sebagai berikut (Adi kusrianto, 2007:48):

a) Warna primer yaitu warna yang menjadi pdoman setiap orang untuk menggunakannya. Contoh warna primer yaitu merah, kuning, dan biru.

b) Warna sekunder merupakan warna percampuran antara warna primer.

1. Merah + biru = ungu 2. Merah + kuning = jingga 3. Kuning + biru = hijau

c) Warna tersier merupakan percampuran antara warna sekunder denagan warna primer.

Menurut Edith Anderson Feisner (Hosana, 2006), setiap warna memiliki 4 (empat) diensi, yaitu :

a) Hue, istilah untuk menunjukkan nama dari suatu warna seperti merah, biru, hijau, dan wana lainnya

b) Value, dimensi kedua dari suatu warna yang berkaitan dengan terang – gelapnya warna. Contohnya tingkatan warna putih ke hitam

(14)

23

c) Intersity, sering disebut chroa, yaitu dimensi yang berhubungan dengan cerah atau suaramnya warna

d) Temperature, dimensi yang berhubungan dengan pana dinginnya suatu warna Saat ini teerdapat beberapa warna yaitu CMYK atau Process Colour system, Ostwald Colour System, Schopenhauer/Goethe Weighted.

Colour system, substractive colour system serta additive colour/RGB colour system. Diantara bermacam system warna yang telah disebutkan, kini yang banyak dipergunakan dalam industri media visual cetak adalah CMYK yang membagi warna dasarnya menjadi Cyan, Magenta, Yellow dan Key (Black).

Junaedi (2003) menjelaskan bahwa sifat warna dapat digolongkan menjadi dua golonganm diantaranya:

a) Warna panas, yang termasuk warna panas adalah keluarga merah atau jingga yang memiliki sifat dan pengaruh hangat segar atau menyegarkan, merangsang dan bergairah.

b) Warna dingin, yang termasuk warna dingin adalah kelompok biru atau hijau yang memiliki sifat dan pengaruh sunyi. Makin tua makin gelap arahnya makin tenggelam dan depresi.

Gambar 2 6 Warna dingin dan Warna panas

(15)

24

Menurut (Sean Adams, 2011), beberapa sifat yang ditimbulkan oleh warna adalah sebagai berikut:

a) Merah : Hasrat, amarah, perhentian, perkelahian, cinta, dan darah b) Kunin : Kegembiraan, kecerdasan, peringatan, pengecut, dan muda c) Hijau : Kesuburan, uang, keseatan, kesuksesan, pertumbuhan d) Putih : Kesempurnaan, kesucian, pernikahan, bersih, kebaikan, e) Biru : Pengetahuan, nyaman, tenang, damai, dan dingin

f) Hitam : Ketakukan, negative, kematian, kejahatan, elegan, dan Kerhasiaan g) Ungu : Mewah, kebijaksanaan, kerohanian, imajinasi

h) Jingga : Kreatifitas, kehidupan, unik, energik

i) Abu-abu: Netral, tidak berpihak, bimbanh, ragu-ragu, dan samar 1.3 Kajian Proyek Sejenis

Kajian Proyek yang sejenis dengan perancang adalah Artbook game. My Body English Learning With Mom & Dad, yang ditulis dan diedit oleh Tim Savior Creative.

Artbook ini terdiri dari 22 halaman dengan ukuran buku 16 cm x 16 cm yang terbit pada tahun 2019. Buku ini berisi beberapa bagian atau penjelasan, yaitu:

1. Buku Artbook Interaktif My Body English Learning With Mom & Dad.

Gambar 2 7 Contoh Buku Artbook My Body English Learning With Mom & Dad

(16)

25

Manfaat seri buku kamus bergambar My Body English Learning Books untuk mengenal kosakata dalam bahasa inggris mengenai anggota tubuh. English Learning Books ini dapat digunakan sebagai sarana pengganti gadget agar buah hati kita terhindar dari bahaya radiasi sinar layar, dapat juga menjadi sarana mempererat ikatan atau bonding Moms & Dads dengan si buah hati. Buku ini memiliki koleksi 6 judul seri buku English Learning books ini Moms & Dads.

2. Buku Artbook Interaktif Things That Move

Gambar 2 8 Contoh buku artbook

3. Doctor kids

Dalam permainan game doctor kids ini terdapat berbagai macam luka atau penyakit dan berbagai macam dokter dan perawatan, dengan banyak obyek warna-warni yang menyamakan karakteristik para pasien. Dalam tiap ruangan dokter terdapat sebuah permainan mini yang unik untuk membuat penyembuhan semakin menyenangkan. Dan jangan lupa tentang mobil ambulans yang selalu buru-buru.

(17)

26

Gambar 2 9 Aplikasi Game Doctor kids

4. Diagram Alur Kerja a. Penentuan Judul b. Preview Proposal c. Proses Pembimbingan d. Preview Pra Sidang e. Pencetakan Rancangan f. Penulisan Laporan g. Sidang Akhir

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan dasar bermain bola voli siswa kelas V SD Negeri Caturtunggal 7 Depok Sleman Yogyakarta Tahun Pelajaran

Dari keseluruhan kinerja rantai pasok pisang Mas, dapat dilihat bahwa pelaku bisnis yang paling besar keuntungannya yaitu distributor PT SSN, sedang- kan pelaku bisnis yang

Selain itu, adanya pelatihan yang berkaitan dengan keahlian teknik adalah usaha untuk lebih meningkatkan kemampuan tenaga kerja trampil dalam pekerjaan perawatan pada

Sebagai dokumen perencanaan jangka menengah Perangkat Daerah yang memuat indicator sasaran dan atau indicator Kinerja Utama Perangkat Daerah yang diimplementasikan

terhadap produk atau jasa juga adalah hal terpenting yang harus dilakukan7. oleh usahawan agar kekurangan pada produk atau jasa yang

sekitar sanggup ber%erai apabila masing'masing tidak dapat bertolak ansur. dapat bertolak ansur. $asyarakat yang cinta akan alam sekitar  $asyarakat yang cinta akan alam

Akuntansi 1 atau disebut dengan Pengantar Akuntansi telah berkembang dengan cukup pesat selama lima belas tahun terakhir. Selain itu, dalam mata kuliah ini juga akan

(edisiplinann para pega)ai #arus di tingkatkan dan seluru# !?S #arus mengumpulkan data untuk pemuta#iran data di inas kese#atan ka$upaten dan B( *iamis paling lam$at tanggal