• Tidak ada hasil yang ditemukan

Proses Perencanaan Pengembangan Klaster Usaha Mamik R.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Proses Perencanaan Pengembangan Klaster Usaha Mamik R."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Proses Perencanaan Pengembangan Klaster Usaha

Batik Masaran di Kabupaten Sragen

Mamik Riyadi, Holi Bina Wijaya

ABSTRAK 

Proses perencanaan pengembangan klaster merupakan serangkaian kegiatan yang terstruktur,  sistematis, dan berurutan yang bertujuan menghasilkan output berupa rencana pengembangan  sekelompok usaha dan lembaga terkait yang berdekatan secara geografis, memiliki kemiripan  yang mendorong kompetisi, serta bersifat komplementaris. Dalam pengembangan klaster usaha  Batik Masaran, kerjasama antar pelaku dan pendukung kegiatan usaha dilaksanakan melalui  Forum Rembuk Klaster (FRK) dan Dewan Ekonomi Kerakyatan dan Penanggulangan Kemiskinan  (DEKPK). Dalam proses perencanaan pengembangan klaster batik Masaran forum merupakan  ajang dari pelaku usaha untuk merencanakan program secara bersama. Komponen proses  perencanaan klaster batik Masaran terdiri dari lima bagian yaitu rapat forum untuk menangkap  isu‐isu strategis dari pelaku usaha, perumusan program pembangunan, persiapan pelaksanaan  program pengembangan, pelaksanaan program pengembangan, dan evaluasi terhadap kegiatan  program pengembangan. Proses perencanaan yang buruk berdampak pada hasil pengembangan  yang tidak optimal yaitu tidak terjawabnya permasalahan klaster dari pelaku usaha. Sehingga  outcome yang dihasilkan juga kurang optimal., hal ini mengakibatkan klaster batik Masaran  keadaannya stagnan bahkan mengalami penurunan. 

Referensi

Dokumen terkait

Skripsi yang berjudul “Mediasi Penal dalam Penyelesaian Perkara Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) Perspektif Filsafat Hukum” ini merupakan penelitian yang menjawab

Pada penelitian ini jenis penyakit yang dapat dideteksi sebanyak 8 penyakit dan 46 gejala yang mengiringinya.menggunakan metode Dempster-shafer dengan masukan gejala

Negelkerke R-square yang dihasilkan adalah sebesar 0,061 hasil tersebut menunjukan bahwa kemahalan harga saham, likuiditas perusahaan, profitabilitas dan ukuran

Sebelumnya Mohan dan Tiweeri (1999) telah melakukan studi yang mengaitkan antara isu lingkungan, angkutan umum, dan keamanan angkutan tidak bermotor dalam suatu sistem transportasi

Dimana relevansi studi tentang perilaku organisasi tersebut dengan penelitian ini adalah karena pengklasifikasi merupakan bagian dari suatu organisasi dan menjalan proses

Monica Rantih Pertiwi Austime dalam Film Rain Man Metode Penelitian Kualitatif dengan Pendekatan Semiotika John Fiske Perilaku autisme yang dilihat melalui level realitas,

Hasil temuan ini didukung oleh pendapat yang dikemukakan oleh Burns bahwa banyak bekas narapidana sungguh-sungguh mencoba untuk memperbaiki tingkah laku mereka, tetapi

Dari hasil penelitian yang penulis lakukan mengenai Implementasi Pendekatan Saintifik Pada Pembalajaran Tematik Kelas II C di MI Darul Hikmah Bantarsoka