• Tidak ada hasil yang ditemukan

S PEK 1006164 Abstract

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S PEK 1006164 Abstract"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Silvia Sely Murthy, 2014

Analisis rantai nilai dan strategi pengembangan industri kreatif di kota bandung dan cimahi.

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |perpustakaan.upi.edu

ABSTRAK

“ANALISIS RANTAI NILAI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN

INDUSTRI KREATIF DI KOTA BANDUNG DAN CIMAHI”

Di bawah bimbingan Prof. Dr. H. Eeng Ahman, M.Si

Oleh

Silvia Sely Murthy

1006164

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rantai nilai dan stategi pengembangan industri kreatif yang mampu mendorong daya saing. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara dan observasi. Pengolahan data dengan analisis SWOT (Strengths Weaknesses Opportunities Threats). Populasi penelitian ini adalah pelaku industri kreatif yang tergabung Bandung Creative City Forum (BCCF) dan Cimahi Creative Association (CCA). Hasil Penelitian menunjukan bahwa: 1) Gambaran umum industri kreatif di kota Bandung dan Cimahi berdasarkan substansi dominannya dibagi kedalam empat substansi yaitu substansi media, seni budaya, desain dan ilmu pengetahuan dan teknologi. 2) Rantai nilai industri kreatif di kota Bandung dan Cimahi diciptakan melalui empat proses rantai nilai, yaitu kreasi, produksi, distribusi, dan komersialisasi. 3) Dengan menggunakan analisis SWOT, industri kreatif di kota Bandung dan Cimahi yang termasuk dalam tiga subtansi dominan yaitu, media, seni budaya, dan desain berada pada kuadran satu, sedangkan substansi dominan ilmu pengetahuan dan teknologi berada pada kuadran tiga. 4) Strategi yang dapat digunakan untuk pengembangan industri kreatif di kota Bandung dan Cimahi untuk substansi dominan media, seni budaya dan desain adalah strategi agresif, sedangkan untuk substansi dominan ilmu pengetahuan dan teknologi menggunakan strategi turnaround.

(2)

Silvia Sely Murthy, 2014

Analisis rantai nilai dan strategi pengembangan industri kreatif di kota bandung dan cimahi.

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |perpustakaan.upi.edu

ABSTRACT

“VALUE CHAIN ANALYSIS AND DEVELOPMENT STRATEGY OF CREATIVE INDUSTRY IN BANDUNG AND CIMAHI”

Under the guidance of Prof. Dr. H. Eeng Ahman, M.Si

By

Silvia Sely Murthy

1006164

This study aims to analyze the value chain and development strategy of a creative industry that capable of boosting competitiveness. This study used descriptive method, with the technique of data collection through questionnaires, interviews and observations. Data processing with SWOT analysis (Strengths Weaknesses Opportunities Threats). The population of this study is the performers in the creative industry which joined in the Bandung Creative City Forum (BCCF) and Cimahi Creative Association (CCA). Research’s results show that: 1) General description of the creative industries in Bandung and Cimahi based on its dominant substance is divided into four substances, i.e. substance of the media, art and culture, design, and science and technology. 2) The value chain of creative industries in Bandung and Cimahi is created through four processes of the value chain, i.e. creation, production, distribution, and commercialization. 3) By using the SWOT analysis, the creative industries in Bandung and Cimahi that included in the three dominant substances, i.e. media, art and culture, and design are in quadrant one, while the dominant substance of the science and technology is in quadrant three. 4) A strategy that can be used for the development of creative industries in Bandung and Cimahi for the dominant substance of the media, art and culture, and design is aggresive strategy, while for the dominant substance of the science and technology is using turnaround strategy.

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui latar belakang, proses sosialisasi dan dampak yang dilakukan oleh Bandung Creative City Forum dalam membangun kampung kreatif

Menurut Wijaya (2013), populasi adalah seluruh kumpulan elemen (orang, kejadian, produksi) yang dapat digunakan untuk membuat beberapa kesimpulan. Populasi dalam

Populasi yang digunakandalampenelitianiniadalahseluruhsiswakelas X IPA 5 SMA Negeri 2 Cimahi, maka jumlah sampel yang diambil adalah 20 orang.Pengumpulan data dilakukan

Dalam penelitian kuantitatif sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut, bila populasi besar dan peneliti tidak

dalam wilayah penelitian, maka penelitiannya populasi”. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI program IPS SMA/MA di Kabupaten.. Berikut ini adalah

Penelitian survei adalah penelitian yang dilakukan pada populasi besar atau kecil, tetapi data yang dipelajari adalah data dari sampel yang diambil dari populasi tersebut,

Permasalahan dalam penelitian ini adalah banyaknya kosmetik yang mengandung bahan-bahan kimia berbahaya sehingga dalam penelitian ini di fokuskan untuk meneliti

Pola komunikasi yang dibangun Pemkot Cimahi kepada dua target audiens yaitu pelaku UMKM dan masyarakat dalam kampanye perubahan merek Kota Cimahi sebagai Creative City terbagi