STUDI KASUS TENTANG SISWA YANG BERPIKIR NEGATIF DI SMA NEGERI 1 KUALA MANDOR B
Teks penuh
Dokumen terkait
(6) Profil berpikir kritis dari siswa perempuan dengan self-efficacy rendah yaitu siswa tidak mampu berpikir kritis di setiap fase pemecahan masalah yakni pada fase
Hal ini berarti model pembelajaran think pair and share (berpikir, berpasangan, dan berbagi) lebih berpengaruh dari pada teknik pembelajaran yang dilakukan pada kelas
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswa dengan efikasi diri tinggi menggunakan proses berpikir reflektif pada empat langkah pemecahan masalah (Polya) a) tahap
dikerjakan; d) tahap memeriksa kembali tidak menggunakan proses berpikir reflektif.. Ketiga , siswa dengan efikasi diri rendah hanya menggunakan proses berpikir. reflektif
Hal ini nampak pada bimbingan dan perhatian para praktisi sekolah terhadap prestasi siswa, adakalanya sebagian pengajar selalu memperhatikan siswa yang memiliki prestasi
kemampuan berpikir kritis tinggi > sedang > rendah. Hal tersebut disebabkan kemampuan berpikir kritis siswa yang tinggi dapat membantu siswa menganalisis
Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Khadijah (2017: 184) bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi minat siswa untuk melanjutkan studi ke
terdapat dalam berpikir ilmiah diantaranya berupa kegiatan dalam berhipotesis, mengujikan data hingga merefleksikan proses untuk mendapatkan hasil akhir.10 Menurut Zimmerman 2012