Jama`ah Idul Fithri yang berbahagia. Rasulullah SAW pernah bersabda:

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

Jamaah Iedul Fitri rahimakumullah.

Sejak tadi malam, telah kita dengar kumandang suara takbir, tasbih, tahmid dan tahlil sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kita kepada Allah SWT atas kemenangan besar yang kita peroleh setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan selama sebulan penuh. Sebagaimana firman Allah SWT:

اوُلِمْكُتِلَو

ُرِّػبَكُتِلَو َةَّدِعلْا

او

ْمُكاَدَى اَم ىَلَع َللها

ْمُكَّلَعَلو

َفْوُرُكْشَت

“Dan hendaklah kamu sempurnakan bilangan puasanya dan hendaklah kamu

mengagungkan Allah atas hidayah yang telah Dia berikan kepadamu, dan supaya kamu bersyukur”. (QS Al-Baqarah 185).

Rasulullah SAW bersabda:

ْيِبْكَّتلاِب ْمُكَداَيْعَا اْوُػنِّػيَز

“Hiasilah hari rayamu dengan takbir”. (HR At-Thabrani).

Kalimat takbir kita tanamkan ke dalam lubuk hati sebagai pengakuan atas kebesaran dan keagungan Allah SWT, sementara selain Allah semuanya adalah kecil semata. Kalimat tasbih dan tahmid, kita tujukan untuk mensucikan dan mensyukuri segala nikmat-Nya. Sementara kalimat tahlil kita lantunkan untuk memperkokoh keimanan kita bahwa Dia lah Dzat yang Maha Esa dan Maha Kuasa. Seluruh alam semesta ini tunduk dan patuh kepada perintah-Nya.

دملحا للهو بركأ للها بركأ للها بركأ للها

Jamaah Iedul Fitri rahimakumullah.

Setelah satu bulan penuh kita menunaikan ibadah puasa dan atas karunia-Nya pada hari ini kita dapat berhari raya bersama, maka sudah sepantasnya pada hari yang bahagia ini kita bergembira dan bersyukur, merayakan sebuah momentum kemenangan dan kebahagiaan berkat limpahan rahmat dan maghfirah-Nya sebagaimana yang tersurat dalam sebuah hadis:

:َمَّلَسَو ِوْيَلَع ُوَّللا ىَّلَص ِللها ُؿوُسَر َؿاَق

...

اَذِإَف

ْمِىِديِع ُـْوَػي َفاَك

َـْوَػي ِنِْعَػي

ْمِِبِ ىَىاَب ،ْمِىِرْطِف

ُءاَزَج اَم ِتَِكِئ َلََم اَي :َؿاَقَػف ،ُوَتَكِئ َلََم

َّفََّو ٍيِجَأ

ُهُؤاَزَج اَنَّػبَر :اوُلاَق ؟ُوَلَمَع

َفَّوُي ْفَأ

: َؿاَق ،ُهَرْجَأ

ِتَِكِئ َلََم

يِديِبَع

اْوَضَق يِئاَمِإَو

ِتَِضيِرَف

اوُجَرَخ َُّثُ ،ْمِهْيَلَع

فوُّجِعِي

ِتَِّزِعَو ،ِءاَعُّدلاِب ََّلَِإ ََ

ِلَ َلََجَو

يِمَرَكَو

يِّوُلُعَو

ِعافِتْراَو

َُل ِنِاَكَم

اوُعِجْرا :ُؿوُقَػيَػف ،ْمُهَّػنَػبيِج

ْمُكَل ُتْرَفَغ ْدَقَػف

ُتْلَّدَبَو

ْمَُلَ اًروُفْغَم َفوُعِجْرَػيَػف :َؿاَق ، ٍتاَنَسَح ْمُكِتاَئِّيَس

)ىقهيبلا هاور( .

Ketika orang-orang beriman telah sampai pada hari iedul-Fitri, Allah membanggakan mereka kepada para malaikat seraya berfirman: Wahai para malaikat-Ku, apakah pahala bagi orang yang telah melaksanakan kewajibannya? Para malaikat menjawab: Sudah sewajarnya dia mendapatkan balasan pahala. Allah berfirman lagi: Wahai para

(2)

malaikat-Ku, hamba-hamba-Ku telah melaksanakan kewajiban mereka, sekarang mereka datang pada-Ku dengan doanya. Maka demi kemuliaan-Ku, demi keagungan dan keluhuran-Ku, Aku akan kabulkan doa mereka. Maka Allah berfirman: Kembalilah kalian, Aku telah ampuni kalian dan telah Kuganti kejelekan-kejelekan kalian dengan kebaikan. Rasulullah pun berkata: Maka mereka kembali dalam keadaan diampuni. (HR Al-Baihaqi).

دملحا للهو بركأ للها بركأ للها بركأ للها

Jama`ah Idul Fithri yang berbahagia. Rasulullah SAW pernah bersabda:

ِا َفاضَمَر َـَاص ْنَم

ي ْػ َم

َسِتْحاَو ًانا

ِفُغ ًابا

َر

ْنِم َـَّدقت َام ُول

َذ

ِوبْن

"Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan atas dasar keimanan dan mengharap pahala maka diampuni dosa-dosanya yang telah lewat." (HR Imam Muslim).

Perlu dipahami bahwa dosa-dosa yang diampuni di sini adalah dosa dalam hubungan manusia dengan Allah, sedangkan dosa antarsesama manusia, baru akan terampuni apabila mereka saling memaafkan, saling meridhakan. Oleh sebab itu mari kita buang sifat sombong kita, sifat egois kita untuk senantiasa membuka pintu maaf dan memohon maaf jika kita khilaf. Dan seyogianya kita melakukan hal itu secara langsung ketika kita masih hidup di dunia.

Jika seseorang telah meninggal dunia, maka ahli waris tidak punya hak untuk memaafkan kesalahan orang lain terhadap orang yang telah meninggal dunia tersebut. Misalnya kita bersalah melakukan penganiayaan kepada seseorang. Sebelum kita minta maaf kepada orang tersebut ternyata dia keburu wafat. Terus kita minta maaf aja kepada ahli warisnya. Nah, ahli waris tidak punya hak untuk memaafkan kesalahan kita yang kita lakukan terhadap orang yang wafat tadi. Dan di akhirat nanti tidak ada kesempatan untuk saling memaafkan seperti yang sekarang sering kita lakukan didunia. Lantas, bagaimana cara agar dapat menebus dosa terhadap orang yang telah wafat tadi?. Yang bisa kita lakukan hanyalah memperbanyak amal ibadah, karena di akhirat nanti mereka yang pernah kita aniaya akan menuntut dan meminta keadilan di hadapan Allah, sehingga amal ibadah kita akan diberikan kepada mereka. Makanya jangan coba-coba menganiaya orang.

Sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah dalam Shahih Muslim:

ُسِلْفُمْلا اَم َفوُرْدَتَأ َؿاَق َمَّلَسَو ِوْيَلَع ُوَّللا ىَّلَص ِوَّللا َؿوُسَر َّفَأ َةَرْػيَرُى ِبَِأ ْنَع

،

ْنَم اَنيِف ُسِلْفُمْلا اوُلاَق

َل

ْنِم َسِلْفُمْلا َّفِإ َؿاَقَػف ،َعاَتَم َلَو ُوَل َمَىْرِد

ِتَِّمُأ

ٍةَلََصِب ِةَماَيِقْلا َـْوَػي ِتِْأَي

ـاَيِصَو

ةاَكَزَو ٍَ

ٍَ

َمَتَش ْدَق ِتِْأَيَو

اَذَى

اَذَى َؼَذَقَو

َكَفَسَو اَذَى َؿاَم َلَكَأَو

اَذَى َـَد

اَذَى َبَرَضَو

اَذَى ىَطْعُػيَػف

ِوِتاَنَسَح ْنِم

ِوِتاَنَسَح ْنِم اَذَىَو

،

ُوُتاَنَسَح ْتَيِنَف ْفِإَف

ْمُىاَياَطَخ ْنِم َذِخُأ ِوْيَلَع اَم ىَضْقُػي ْفَأ َلْبَػق

ِراَّنلا ِفِ َحِرُط َُّثُ ِوْيَلَع ْتَحِرُطَف

-ملسم هاور

Dari Abu Hurairah RA, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Tahukah kalian siapakah orang yang muflis atau bangkrut itu?” Para sahabat menjawab, “Orang yang

(3)

punya harta”. Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang bankrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat kelak dengan membawa pahala shalatnya, pahala puasanya dan pahala zakatnya, namun ia juga datang membawa dosa akibat pernah mencela si ini, pernah menuduh si itu, pernah memakan harta seseorang, malah pernah menumpahkan darah si ini serta memukul si itu. Maka kepada para korban tadi akan diberikannya bagian dari pahala-pahala yang dia miliki. Dan jika kebaikannya telah habis sementara korban penganiayaan dia masih banyak yang belum dipenuhi haknya, maka diambillah

keburukan dosa-dosa mereka, lalu dicampakkan padanya dan pada akhirnya dia dilemparkan ke dalam neraka. Na‟udzu billah min dzaalik. (HR Muslim).

دملحا للهو بركأ للها بركأ للها بركأ للها

Jamaah Iedul Fitri rahimakumullah.

Nuansa hari raya seperti sekarang ini, biasanya menjadi saat-saat indah dalam

kebersamaan, berkumpul dengan sanak saudara, kita cium tangan kedua orang tua kita dengan rasa haru, kita meminta maaf atas salah dan khilaf kita. Begitulah tuntunan baginda Rasulullah SAW agar kita selalu berbakti kepada orang tua, menghormati mereka dan mengingat jerih payah mereka. Demikian tinggi derajat kedua orang tua kita sehingga berbuat baik terhadap orang tua adalah ibadah yang sangat di cintai Allah SWT. Suatu ketika sahabat Abdullah RA bertanya kepada Rasulullah SAW tentang amal

apakah yang dicintai Allah:

َس ؿَاق للها ِدبع نَع

َأ ْل

َّبَنلا ُت

َّلَجَو َّزَع للها َلىِإ ُّبَحَأ ِلمَعلا ُّيأ ملسو ويلع للها ىلص

،

َؿاَق

يَأ َُّثُ َؿاَق َاهِتْقَو َىلَع ُةلََّصلا

يَأ َُّثُ َؿاَق ِنْيَدِلاَولا ُّرِب َؿَاق

ثُ ؿاق

ِللها ِلْيِبَس ِفِ ُداَهِلجا

.

Dari Abdulullah RA, dia berkata, saya bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, „Apakah amalan yang paling dicintai Allah?‟ Jawab beliau, „Shalat dalam waktunya.‟ „Kemudian apa lagi?‟ Beliau menjawab: „Berbakti terhadap kedua orang tua.‟ „Kemudian apa lagi ?‟ „Membela di jalan Allah.‟ (HR Imam Bukhari).

Juga ada hadits yang lain:

ِِّبَّنلا َلىِإ ٌلُجَر َءاَج

َمَّلَسَو ِوْيَلَع ُللها ىَّلَص

،ْمَعَػن :َؿاَق ؟َؾاَدِلاَو يَحَأ :َؿاَقَػف ،ِداَهِلجا ِفِ ُوَنَذْأَتْساَف

ْدِىاَجَف اَمِهيِفَف :َؿاَق

.

Artinya, ada seorang laki-laki minta izin kepada Nabi Muhammad SAW untuk ikut berperang jihad. Nabi bertanya, „Apakah ibu bapakmu masih hidup? Laki-laki tersebut menjawab, „Masih.‟ Nabi bersabda, “Berjihadlah menjaga kedua orang tuamu”. (HR Imam Bukhari). Jadi, meramut dan menjaga orangtua itu juga termasuk jihad.

دملحا للهو بركأ للها بركأ للها بركأ للها

Jamaah Iedul Fitri rahimakumullah.

Makna Idul Fitri selanjutnya adalah kita wajib menjaga persatuan dan kesatuan. Diawali dengan saling memaafkan, berkunjung dan bersilaturahim mempererat dan menyambung kembali orang-orang yang terputus dengan kita. Sebagaimana hadits sabda Rasulullah SAW:

(4)

َّبحأ ْنَم

َسبُي ْفا

َط

وَِحَِر ْلِصَيْلَػف ِهِرَثَأ ِفِ ُول َأَسْنُػيَو ِوِقزِر ِفِ ُول

Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan usianya maka hendaknya dia menyambung hubungan kefamiliannya atau silaturrahim. (HR Bukhari dan Muslim)

للها بركأ للها

دملحا للهو بركأ للها بركأ

Jamaah Iedul Fitri rahimakumullah.

Berhubung hari iedul-Fitri kali ini bertepatan dengan hari Jumat maka bagi yang sudah menghadiri shalat iedul-fitri pagi ini, nanti siang tidak wajib menghadiri jumatan, sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh ibnu Abbas:

ؿاق ملسو ويلع للها ىلص للها ؿوسر نع

:

ْجاػ

َت َم

َع

ِع ْي

َد

ِفا

ِْفِ

َػي ْو ِم

ُك

ْم

َى َذ

َف ،ا

َم ْن

َش

َءا

َأ

ْج َز

َأ ُه

ِم

َن

ُْلجا

ْم َع

ِة

َو ،

ِإ َّن

َُم ا

ِّم ُع

ْو َف

ِإ

ْف

َش

َءا

ُللها

هاور( .

بأ

و

دواد

)

Rasulullah SAW bersabda: Telah bergabung hari ini dua hari raya, maksudnya iedul-Fitri dan hari Jumat, maka barangsiapa yang berkehendak untuk tidak jumatan, diperbolehkan, terutama orang-orang yang tinggalnya atau sedang berada jauh dari masjid jami‟.

Rasulullah melanjutkan sabdanya: Namun kami in syaa Alloh tetap akan mengadakan jumatan. (HR Abu Dawud).

دملحا للهو بركأ للها بركأ للها بركأ للها

Jamaah Iedul Fitri rahimakumullah.

Akhirnya semoga Allah SWT menjadikan kita sebagai orang-orang pemaaf, orang-orang yang senang bersilaturahim, pembela agama Allah dan berbakti terhadap kedua orang tua kita, dan semoga kita dipertemukan Allah di akhirat kelak dalam keadaan bersih, bahagia bersama keluarga kita memasuki surga-Nya Allah SWT, selamat dari neraka-Nya. Aamiin Yaa Rabbal „Aalamin. Marilah kita berdoa, memohon kepada Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang untuk kebaikan kita, bangsa dan tanah air kita, serta umat Islam di mana saja berada:

َكْيَلَع ُلَّكَوَػتَػنَو َكِب ُذْوُعَػنَو َكْيِدْهَػتْسَنَو َكُنْػيِعَتْسَنَو َؾُدَمَْنَ اَّنِإ َّمُهَّللَا

َو

َؾُرُكْشَن

.

ُدُبْعَػن َؾاَّيِإ َّمُهَّللا

،

ُدُجْسَنَو ْيِّلَصُن َكَلَو

،

. َكَباَذَع ىَشَْنََو َكَتَْحَِر وُجْرَػن

Ya Allah, kami memuji-Mu, kami memohon pertolongan kepada-Mu, kami memohon petunjuk dari-Mu, kami berlindung dan bertawakal kepada-Mu, dan kami bersyukur atas semua nikmat-Mu. Ya Allah, hanya kepada-Mu kami menyembah, hanya untuk-Mu shalat dan sujud kami, kami sangat mengharapkan rahmat-Mu dan dan kami takut akan adzab-Mu.

ِـَلَْسِلإاِب ُدْمَْلحا َكَل َّمُهَّللَا

،

ِفاِْيِْلإاِب ُدْمَْلحا َكَلَو

،

ِفآْرُقْلاِب ُدْمَْلحا َكَلَو

،

ِرْهَشِب ُدْمَْلحا َكَلَو

َر

َفاَضَم

،

ِةاَفاَعُمْلاَو ِؿاَمْلاَو ِلْىَلاِب ُدْمَْلحا َكَلَو

،

.اَنْػيَلَع اَِبِ َتْمَعْػنَأ ٍةَمْعِن ِّلُكِب ُدْمَْلحا َكَل

(5)

Ya Allah, segala puji hanya bagi-Mu atas nikmat Islam, nikmat Iman, nikmat Al-Qur‟an, nikmat bulan Ramadhan, nikmat keluarga, harta dan kesehatan. Segala puji bagi-Mu atas semua nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepada kami.

َنْيِذَّلِل ًّلَِغ اَنِبْوُلُػق ِْفِ ْلَعَْتَ َلَو ِفاَْيِْلإاِب اَنْوُقَػبَس َنْيِذَّلا اَنِناَوْخِلإَو اَنَل ْرِفْغا اَنَّػبَر

َكَّنِإ اَػنَّبَر اْوُػنَمآ

.ٌمْيِحَر ٌؼْوُؤَر

Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan dosa saudara-saudara kami yang telah mendahului kami dalam keimanan, dan janganlah Engkau jadikan di hati kami

kedengkian terhadap orang-orang yang beriman, ya Tuhan kami sesungguhnya Engkau Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

ٍؿْوَػق ْنِم اَهْػيَلِإ َبَّرَػق اَمَو َةَّنَْلجاَو َؾاَضِر َكُلَأْسَن اَّنِإ َّمُهَّللَا

َأ ْو

ٍلَمَع

ٍؿْوَػق ْنِم اَهْػيَلِإ َبَّرَػق اَمَو ِراَّنلاَو َكِطَخَس ْنِم َكِب ُذْوُعَػنَو

َأ ْو

. ٍلَمَع

Ya Allah, kami memohon kepada-Mu ridha dan surga-Mu serta semua ucapan maupun perbuatan yang dapat mendekatkan kami kepadanya, dan kami berlindung kepada-Mu dari murka dan neraka-Mu serta semua ucapan maupun perbuatan yang dapat

mendekatkan kami kepadanya.

َكِتَداَبِع ِنْسُحَو َؾِرْكُشَو َؾِرْكِذ ىَلَع اَّنِعَأ َّمُهَّللَا

.ِـاَرْكِلإاَو ِؿَلََْلجا اَذ اَي ُـْوّػيَػق اَي ُّيَح اَي

Ya Allah, tolonglah kami agar bisa selalu berdzikir dan bersyukur serta beribadah kepada-Mu dengan baik, wahai Yang Maha Hidup lagi Berdiri Sendiri, Pemilik segala keagungan dan kemuliaan.

اَنْػيِف ٌؿْدَع َكُمْكُح اَنْػيِف ٍضاَم َؾِدَيِب اَنْػيِصاَوَػن َكِئاَمِإ ْوُػنَػب َؾِدْيِبَع ْوُػنَػب َؾُدْيِبَع ُنَْنَ َّمُهَّللَا

َؾُؤاَضَق

ُوَتْمَّلَع ْوَأ َكِباَتِك ِْفِ ُوَتْلَزْػنَأ ْوَأ َكَسْفَػن ِوِب َتْيََّسَ َكَل َوُى ٍمْسا ِّلُكِب َّمُهَّللَا َكُلَأْسَن

َكِقْلَخ ْنِم اًدَحَأ

ُدُص َرْوُػنَو اَنِبْوُلُػق َعْيِبَر َمْيِظَعْلا َفآْرُقْلا َلَعَْتَ ْفَأ َؾَدْنِع ِبْيَغلا ِمْلِع ِْفِ ِوِب َتْرَػثْأَتْسا ِوَأ

َءَلََجَو اَنِرْو

َكِتاَّنَج َلىِإ اَنَدِئاَقَو اَنَقِئاَسَو اَنِمْوُمُغَو اِنِمْوُُهُ َباَىَذَو اَنِناَزْحَأ

.ِمْيِعَّنلا ِتاَّنَج

Ya Allah, kami adalah hamba-hamba-Mu, anak dari hamba-hamba-Mu laki-laki dan perempuan, ubun-ubun kami berada di tangan-Mu, telah berlaku atas kami hukum-Mu, adil pasti atas kami keputusan-Mu, kami memohon kepada-Mu dengan menggunakan semua nama yang menjadi milik-Mu dan Engkau namakan diri-Mu dengannya, atau nama yang Engkau turunkan dalam kitab suci-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada salah satu di antara hamba-Mu, atau dengan nama yang Engkau simpan dalam rahasia ghaib di sisi-Mu, jadikanlah Al-Qur‟an yang agung ini sebagai taman bunga sepanjang musim di hati kami, jadikan ia cahaya di dada kami, pelipur lara dan penghapus kegundahan kami, jadikan pula ia pembimbing kami menuju surga-Mu yang penuh kenikmatan.

اَنْرِّكَذ َّمُهَّللَا

ُوْلَعْجاَو ِراَهَّػنلاَو ِلْيَّللا َءاَنآ ُوَتَوَلَِت اَنْػقُزْراَو اَنْلِهَج اَم ُوْنِم اَنْمِّلَعَو اَنْػيِسَن اَم ُوْنِم

اَنَل

ًةَّجُح

َْيِمَلاَعْلا َّبَر اَي

(6)

Ya Allah, ingatkan kami ayat Al-Qur‟an yang terlupa, ajarkan kami darinya apa yang tidak kami ketahui, berikan rezki kepada kami berupa kenikmatan membacanya

malam dan siang, jadikan ia hujjah yg bermanfaat bagi kami, wahai tuhan seluruh alam.

َْيِِحِاَّرلا َمَحْرَأ اَي َكُتَّصاَخَو َكُلْىَأ ْمُى َنْيِذَّلا ِفآْرُقلا ِلْىَأ ْنِم اَنْلَعْجا َّمُهَّللَا

.

Ya Allah, jadikanlah kami termasuk ahli Al-Qur‟an yang menjadi keluarga-Mu dan hamba-hamba istimewa di sisi-Mu wahai Dzat yang paling penyayang di antara yang penyayang.

َكُلَأْسَن ِـاَرْكِلإاَو ِؿَلََْلجا اَذ اَي ُـْوّػيَػق اَي ُّيَح اَي َّمُهَّللَا

. َنَِغْلاَو َؼاَفَعْلاَو ىَقُّػتلاَو ىَدُْلَا

Ya Allah, Yang Maha Hidup lagi Berdiri Sendiri, Pemilik segala keagungan dan

kemuliaan, kami memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, kesucian diri dan kekayaan.

َكَلَأَس اَم َرْػيَخ َكُلَأْسَن اَّنِإ َّمُهَّللَا

ِم

َكُّيِبَن ُوْن

اَم ِّرَش ْنِم َكِب ُذْوُعَػنَو َمَّلَسَو ِوْيَلَع ُللها ىَّلَص ٌدَّمَُمُ

ُوْنِم َؾَذاَعَػتْسا

َكُّيِبَن

.َمَّلَسَو ِوْيَلَع ُللها ىَّلَص ٌدَّمَُمُ

Ya Allah, kami memohon kepadamu segala kebaikan yang telah diminta nabi-Mu Muhammad SAW dan kami berlindung kepadamu dari segala keburukan yang beliau telah berlindung darinya kepada-Mu.

اَنُشاَعَم اَهْػيِف ِْتَِّلا اَناَيْػنُد اَنَل ْحِلْصَأَو اَنِرْمَأ ُةَمْصِع َوُى ْيِذَّلا اَنَػنْػيِد اَنَل ْحِلْصَأ َّمُهَّللَا

اَنَػتَرِخآ اَنَل ْحِلْصَأَو

ِْتَِّلا

اَنُداَعَم اَهْػيَلَإ

.ٍّرَش ِّلُك ْنِم اَنَل ًةَحاَر َتْوَمْلا ِلَعْجاَو ٍْيَخ ِّلُك ِْفِ اَنَل ًةَداَيِز َةاَيَْلحا ِلَعْجاَو

Ya Allah, perbaikilah agama kami yang merupakan penjaga urusan kami, perbaikilah dunia kami yang menjadi tempat hidup kami, dan perbaikilah akhirat kami karena dialah tempat kembali kami. Jadikan kehidupan ini sebagai penambah segala kebaikan bagi kami, dan jadikan kematian sebagai kebebasan kami dari segala keburukan.

ِؾْرَدَو ِءَلََبْلا ِدْهَج ْنِم َكِب ُذْوُعَػن اَّنِإ َّمُهَّللَا

.ِءاَدْعَلا ِةَتاََشََو ِءاَضَقْلا ِءْوُسَو ِءاَقَّشلا

Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari beratnya cobaan, beratnya penderitaan, buruknya takdir, dan tepuk tangan kegembiraan musuh.

اَنَلاَمْعَأَو ِؽاَفِّػنلا َنِم اَنَػبْوُلُػق ْرِّهَط َّمُهَّللَا

َكَّنِإ ِةَناَيِْلخا َنِم اَنَػنُػيْعَأَو ِبِذَكْلا َنِم اَنَػتَنِسْلَأَو ِءاَيِّرلا َنِم

.ُرْوُدُّصلا يِفُْتُ اَمَو ُِيْعَلا َةَنِئاَخ ُمَلْعَػت

Ya Allah, bersihkanlah hati kami dari kemunafikan, bersihkanlah amal kami dari riya, bersihkanlah lisan kami dari dusta, dan bersihkan mata kami dari khianat. Sesungguhnya Engkau mengetahui pengkhianatan mata dan apa yang disembunyikan dalam dada.

ُّيَح اَي َؾاَوِس ْنَّمَع َكِلْضَفِبَو َكِتَيِصْعَم ْنَع َكِتَعاَطِبَو َكِماَرَح ْنَع َكِلَلََِبِ اَنِفْكا َّمُهَّللَا

ُـْوّػيَػق اَي

.ِـاَرْكِلإاَو ِؿَلََْلجا اَذ اَي

Ya Allah, cukupilah kami dengan yang halal sehingga terhindar dari yang haram, cukupilah kami dengan ketaatan Mu sehingga terjauh dari maksiat kepada-Mu, dan cukupilah kami dengan karunia-Mu sehingga tidak memerlukan selain-kepada-Mu, wahai Yang Maha Hidup lagi Berdiri Sendiri, Pemilik segala keagungan dan kemuliaan.

(7)

َا َّلل

ُه َّم

ْجا

َع ْل

َأ ْو َل

َد َنا

َأ ْو َل

ًد

َص ا

ِلاػ

ِح

َْي

َح

ِفا

ِظ

َْي

ِل ْل ُق ْر

آ ِف

َو

ُّسلا

َّن ِة

ُف

َءاَهَقػ

ِفِ

ِّدلا

ْي ِن

ُم َب

َرا ًك

َح ا

َي ُػتا

ُه ْم

ِفِ

ُّدلا

ْػن َي

َو ا

ِخلآا

َر

ْبِّبػَح َّمهَّللا .ِة

ُمِهْيَلِا

ا

ِْل ْيػ

َم

َفا

َو َز ِّيػ

ْن ُو

ِفِ

ُػق ُل

ْو ِِبِ

ْم

َكو ِّ

ر ْه

ِا َل ْي

ِه

ُم

ْلا

ُك

ْف َر

َو ْلا ُف

ُس ْو

َؽ

َو ْلا ِع

ْص َي

َفا

َو ،

ْجا

َع ْل ُه

ْم

ِم

َن

َّرلا

ِشا

ِد ْي

َن

.

Ya Allah, jadikanlah anak-anak kami sebagai anak-anak yg sholih, penghapal-penghapal Quran dan Sunnah, paham urusan agama, dan diberkahi hidup mereka di dunia maupun di akhirat.

Ya Allah, cintakanlah mereka pada keimanan dan hiaskanlah keimanan itu dalam hati mereka, bencikanlah mereka terhadap kekafiran, kefasikan dan kemaksiatan, dan jadikanlah mereka orang-orang yang benar.

.ُباَّىَوْلا َتْنَأ َكَّنِإ ًةَْحَِر َكْنُدَل ْنِم اَنَل ْبَىَو اَنَػتْػيَدَى ْذِإ َدْعَػب اَنَػبْوُلُػق ْغِزُتَل اَنَّػبَر

Ya Tuhan, janganlah Engkau simpangkan hati kami sesudah Engkau beri petunjuk

kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau lah Maha Pemberi.

َل ٍبْوُلُػق ْنِمَو ُعَفْػنَػي َل ٍمْلِع ْنِم َكِب ُذْوُعَػن اَّنِإ َّمُهَّللَا

َل ٍةَوْعَد ْنِمَو ُعَبْشَت َل ٍسْوُفُػن ْنِمَو ُعَشَْتُ

.اََلَ ُباَجَتْسُي

Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu‟, dari nafsu yang tidak pernah kenyang, dan dari doa yang tidak dikabulkan.

.َنْيِرِساَْلخا َنِم َّنَنْوُكَنَل اَنَْحِْرَػتَو اَنَل ْرِفْغَػت َّْلَّ ْفِإَو اَنَسُفْػنَأ اَنْمَلَظ اَنَّػبَر

Ya Tuhan, kami telah menzhalimi diri sendiri, jika Engkau tidak mengampuni dan merahmati kami pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.

.ِراَّنلا َباَذَع اَنِقَو ًةَنَسَح ِةَرِخلآا ِفَِو ًةَنَسَح اَيْػنُّدلا ِفِ اَنِتآ اَنَّػبَر

Ya Tuhan, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan jagalah kami dari azab neraka.

ُعْيِمَّسلا َتْنَأ َكَّنِإ اَّنِم ْلَّبَقَػت اَنَّػبَر

.ُمْيِحَّرلا ُباَّوَّػتلا َتْنَأ َكَّنِإ اَنْػيَلَع ْبُتَو ُمْيِلَعْلا

Ya Tuhan, terimalah amal dan doa kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui, dan terimalah tobat kami, karena Engkau Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.

ٍدَّمَُمُ ىَلَع ْؾِراَبَو ْمِّلَسَو ِّلَص َّمُهَّللَا

.َْيِعَْجَْأ ِوِباَحْصَأَو ِوِلآ ىَلَعَو

Ya Allah, curahkanlah shalawat, keselamatan dan keberkahan kepada Nabi Muhammad beserta seluruh keluarga dan sahabatnya.

ِةَّزِعْلا ِّبَر َكِّبَر َفاَحْبُس

.َْيِمَلاَعْلا ِّبَر ِوّلِل ُدْمَْلحاَو .َْيِلَسْرُمْلا ىَلَع ٌـَلََسَو .َفْوُفِصَي اَّمَع

وتاكربو للها ةحِرو مكيلع ـلَسلاو

.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :