HAK ATAS MEREK DALAM USAHA JASA TRANSPORTASIJALAN ONLINE MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2016 TENTANG MEREK DAN INDIKASI GEOGRAFIS - Repository Unja
Teks penuh
Dokumen terkait
Pada Pasal 76 angka 1 Undang-Undang Tahun 2001 Tentang Merek menyebutkan bahwa Pemilik Merek terdaftar dapat mengajukan gugatan terhadap pihak lain yang secara
Setiap Orang yang dengan tanpa hak 76 ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 menggunakan Merek yang sama pada tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi keseluruhannya dengan
Selain merek dagang dan jasa, juga terdapat penjelasan mengenai merek kolektif sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 1 angka 4 Undang-undang Nomor 20 tahun 2016 tentang Hak
Undang-undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek mengatur indikasi geografis pada pasal 56 sampai dengan 58 sebagai bagian substansinya indikasi geografis (IG)
Lisensi seperti yang disebutkan dalam Pasal 1 Angka 13 Undang-Undang Merek adalah izin yang diberikan oleh pemilik Merek terdaftar kepada pihak lain melalui
Penghapusan Merek Terdaftar pada kasus Hengki Arifin melawan PT.. Eka Mulia dalam Perspektif UU MIG tentang Merek dan Indikasi Geografis.
Dalam ketentuan Pasal 21 ayat (1) huruf (a) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis telah memberikan perlindungan, dimana
Beradasarkan penjelasan dalam Pasal 20 sampai Pasal 22 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis, apabila pendaftaran merek yang dilakukan oleh perorangan