• Tidak ada hasil yang ditemukan

AKIBAT HUKUM ATAS PELANGGARAN MEREK OLEH PIHAK YANG BUKAN PEMEGANG LISENSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "AKIBAT HUKUM ATAS PELANGGARAN MEREK OLEH PIHAK YANG BUKAN PEMEGANG LISENSI"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Menurut Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek (selanjutnya disebut dengan UU Merek), merek merupakan tanda yang berupa gambar, nama, kata,

dalam Undang-Undang Merek Nomor 15 tahun 2001 dapat dilihat pada Pasal 43 Ayat 1 yang mengatakan bahwa: pemilik merek terdaftar berhak member lisensi kepada pihak lain dengan

Pada Pasal 76 angka 1 Undang-Undang Tahun 2001 Tentang Merek menyebutkan bahwa Pemilik Merek terdaftar dapat mengajukan gugatan terhadap pihak lain yang secara

1) Pemilik Merek terdaftar dan/atau penerima Lisensi Merek terdaftar dapat mengajukan gugatan terhadap pihak lain yang secara tanpa hak menggunakan Merek

Menurut Pasal 42 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis, pemilik merek terdaftar dapat memberikan lisensi kepada pihak lain untuk

Hendaknya dalam perbaikan terhadap Undang Undang Merek dikemudian hari tidak saja mencantumkan akibat hukum bagi parta pihak khususnya bagi penenerima Lisensi yang

Kesimpulan yang dapat ditarik melalui tulisan ini adalah kriteria perjanjian lisensi yang melanggar Pasal 47 ayat 1 Undang-Undang Nomor 15 tahun 2001 Tentang Merek memuat ketentuan yang

Proses Penyelasaian Sengketa Terhadap Pelanggaran Hak Merek Menurut Pasal 85 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, pemilik merek terdaftar dapat