Raindly Putri Kumala Djatmiko
1505 100 024
Analisa Cemaran Mikroba
Pada Minuman Squash
Mangrove Apple
Sesuai SNI 01-2984-1992
Oleh:
Dosen Pembimbing:
Nengah Dwianita Kuswytasari, S.Si, M.Si. Ir. Sri Nurhatika, M.P.
1
LATAR BELAKANG
Minuman squash Mangrove Apple siap minum diproduksi untuk meningkatkan Nilai komersial produkPengujian mutu secara mikrobiologis berdasar pada Standard Nasional Indonesia (SNI) 01-2984-1992
Pemenuhan syarat kelayakan
konsumsi sebagai jaminan mutu suatu produk kepada konsumen
RUMUSAN MASALAH
Pengujian
kelayakan
konsumsi
perlu
dilakukan pada penyajian dalam bentuk lain dari
sirup, yaitu squash Mangrove Apple yang siap
minum dalam bentuk kemasan gelas plastik
sebagai jaminan mutu suatu produk.
2
1. Squash Mangrove Apple, dengan variasi usia produk
antara 0 sampai 4 minggu
2. Parameter cemaran mikroba berdasar SNI
01-2894-1992 (ALT, Coliform, E.coli, Kapang dan Khamir,
Salmonella).
TUJUAN PENELITIAN
Mengetahui
jumlah
cemaran
mikroba
pada
minuman squash Mangrove Apple dalam kemasan
gelas plastik berdasar SNI 01-2984-1992.
3
memberikan
informasi
kelayakan
konsumsi
kepada masyarakat khususnya kepada konsumen
minuman squash Mangrove Apple siap minum,
hal
ini
dilakukan
dalam
upaya
perlindungan
terhadap kesehatan masyarakat.
METODOLOGI
4
TEMPAT PENELITIAN September-Nopember 2009 WAKTU PENELITIAN Laboratorium Mikrobiologi-Bioteknologi BIOLOGI ITSTEMPAT PENGAMBILAN
LOKASI PENGAMBILAN SAMPEL
4
BPOM (2002), yang menyebutkan bahwa dalam industri pangan, letak pintu kamar mandi tidak diperkenankan berhadapan langsung dengan ruang pengolahan.
Nomor Ijin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT): 109357812976,
METODOLOGI
5
Sampel Minuman Squash
Mangrove
Apple
ALT KAPANG KHAMIR Kualitatif Koliform E. coliAnalisa Mikrobiologi
Kuantitatif ALT BAKTERI Salmonella Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) SurabayaRANCANGAN PENELITIAN
6
ANALISA DATAmetode deskriptif kuantitatif dan kualitatif dibandingkan dengan
SNI 01-2984-1992, baku mutu mikrobiologis minuman squash
METODOLOGI
5
Sampel Minuman Squash
Mangrove Apple
ALT KAPANG KHAMIR Kualitatif Koliform E. coliAnalisa Mikrobiologi
Kuantitatif ALT BAKTERI Salmonella Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) SurabayaALT BAKTERI
7
Bakteri mulai mengkontaminasi sampel pada penyimpanan :
minggu ke-3 (17,7 x 102 koloni/ml )
minggu ke-4 (454,5 x 102 koloni/ml),
Standar SNI 01-2984-1992, < 4 x 102 koloni/ml.
METODOLOGI
5
Sampel Minuman Squash
Mangrove Apple
ALT KAPANG KHAMIR Kualitatif Koliform E. coliAnalisa Mikrobiologi
Kuantitatif ALT BAKTERI Salmonella Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) SurabayaALT KAPANG DAN KHAMIR
8
Perubahan mutu bagi produk pada
minggu ke-4, yang diindikasikan
oleh adanya pertumbuhan
1. kapang (1,125 x 102 koloni / ml)
2. khamir (13,6 x 102koloni/ ml)
Standar SNI 01-2984-1992, ≤ 50 koloni/ml.
METODOLOGI
5
Sampel Minuman Squash
Mangrove Apple
ALT KAPANG KHAMIR Kualitatif Koliform E. coliAnalisa Mikrobiologi
Kuantitatif ALT BAKTERI Salmonella Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) SurabayaKoliform dan E.coli
9
10-1 10-2 10-3 10-1 10-2 10-3 Negatif Negatif-
+
h tt p :/ /w w w .n e o g e n .co m /a cu m e d ia /p d f/ P rod In fo /7 1 1 9 _ P I. p d f LITERATUR Tabel APMKoliform dan E. coli
10
Lama Penyimpanan (Minggu) Indeks APM/ml A B m 0 < 3.0 APM/ml < 3.0 APM/ml m 1 < 3.0 APM/ml < 3.0 APM/ml m 2 < 3.0 APM/ml < 3.0 APM/ml m 3 < 3.0 APM/ml < 3.0 APM/ml m 4 < 3.0 APM/ml < 3.0 APM/mlHasil Analisa Koliform pada Sampel
Sesuai batas aman jumlah Koliform, SNI 01-2984-1992,
yaitu kurang dari 20 APM/ml
Salmonella
11
Sampel minuman squash Mangrove Apple menunjukkan hasil yang negatif
ditunjukkan dengan tidak ada koloni yang
tumbuh pada media SSA
Sampel minuman squash Mangrove Apple
tidak terkontaminasi oleh bakteri Salmonella
selama 4 minggu masa penyimpanan. Hal
tersebut memenuhi baku mutu minuman
squash
(SNI 01-2984.1992),
yaitu Negatif Salmonella setiap 25 ml sampel
Karena proses pengolahan, faktor lingkungan dan sanitasi telah memenuhi standar BPOM.
JUMLAH MIKROBA PADA MINUMAN SQUASH Mangrove Apple
6
Parameter Cemaran
Mikroba
Lama Penyimpanan (Minggu)
Standar SNI 0 1 2 3 4 A B A B A B A B A B ALT - - - 22.7 x 102 12.7 x 102 40 x 10 3 a ≤ 4x102 (koloni/ml) Coliform (APM/ml) < 3.0 < 3.0 < 3.0 < 3.0 < 3.0 < 3.0 < 3.0 < 3.0 < 3.0 < 3.0 ≤ 20 E.coli ( koloni/ml) - - - 3 Kapang (koloni/ml) - - - 180 45 ≤ 50 Khamir (koloni/ml) - - - -13,6 x 102 ≤ 50 Salmonella (positif/ negatif) - - - Negatif / 25 ml Kelayakan Berdasar SNI 01-2984-1992 L L L L L L TL TL TL TL
KESIMPULAN DAN SARAN
13
SIMPULAN• Batas umur simpan produk minuman squash Mangrove
Apple adalah selama 2 minggu masa penyimpanan di suhu
ruang.
• Minggu ke-3 dan ke-4 pada produk tersebut telah
tercemar bakteri sebanyak 17,7 x 10
2koloni/ml dan 454,5 x
10
2koloni/ml pada minggu ke-4
• Minggu ke-4; kapang sebanyak 1,125 x 10
2koloni
KESIMPULAN DAN SARAN
14
SARAN• Perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan
parameter tambahan, seperti suhu penyimpanan,
metode pengemasan, pengaruh konsentrasi
pemberian
250 mg/l ≥ (Na-Benzoate)≤600 mg/l
(batas aman dalam sari buah)
• Penelitian lanjutan untuk mengetahui jenis bakteri,
kapang dan khamir beserta pengaruhnya terhadap
minuman squash Mangrove Apple.
Pengujian Angka Lempeng Total
15
Perhitungan dilakukan pada cawan petri 30-300 koloni.
Keterangan :
∑C : Jumlah koloni pada cawan yang dihitung pada seluruh cawan petri
n1 : jumlah cawan yang dihitung koloninya pada pengenceran pertama
n2 : jumlah cawan yang dihitung koloninya pada pengenceran ke dua
d : faktor pengenceran yang dipakai pada pengenceran pertama.
7
BAGAN SKEMATIS PEMERIKSAAN
COLIFORM DAN E.coli
10-1 BGLB Inkubasi 48±2 jam; 35±1 oC Hitung Coliform MPN/ml LEMB Agar Inkubasi 18-24 jam, 35±10C Inkubasi 48±2 jam, 35±10C Tabung- tabung LTB yang positif
EC Broth Inkubasi 48±2jam; 45±0.5oC;
Hitung faecal Coliform MPN/ml
Uji Biokimia (Reaksi IMVIC)
Hitung E.coli
MPN/ml
PCA miring
Inkubasi 18-24 jam, 35±10C
Koloni terduga E.coli (hitam pada bagian tengah dengan atau tanpa hijau metalik)
MRVP
TB SITRAT
PRODUKSI GAS DARI LAKTOSA UJI MORFOLOGI : GRAM (-), bentuk batang pendek, tidak berspora
Sampel 1 ml 1 ml 1 ml 9 ml AS 9 ml AS 9 ml AS 10-2 10-3 @ 1 ml @ 1 ml @ 1 ml @ 9 ml LTB @ 9 ml LTB @ 9 ml LTB Confirmed E.coli Confirmed coliform
Pengujian cemaran
kapang/khamir
15
ISO 7954:1987.
Perhitungan dilakukan pada cawan petri ≤150 koloni.
Keterangan :
∑C : Jumlah koloni pada cawan yang dihitung pada seluruh cawan petri
n1 : jumlah cawan yang dihitung koloninya pada pengenceran pertama
n2 : jumlah cawan yang dihitung koloninya pada pengenceran ke dua
d : faktor pengenceran yang dipakai pada pengenceran pertama.
18
METODE APM
• Metode hitungan Most Probable Number (MPN) atau
Angka Paling Memungkinkan (APM), hanya mikroorganisme
yang hidup yang dapat dihitung
•Menghitung jumlah mikroba dengan menggunakan medium
cair dalam tabung reaksi yang menggunakan seri
pengenceran 3 atau 5 tabung.
•Perhitungan yang dilakukan merupakan tahap pendekatan
secara statistik dengan tingkat kepercayaan 95%.
•Tabung positif ditunjukkan oleh adanya pertumbuhan bakteri
dan gas.
18
METODE APM
• Nilai APM ini diperoleh dengan asumsi:
1. Bakteri dalam sampel menyebar secara random
2. Bakteri dalam sampel tidak berkelompok
3. Organisme dalam sampel dapat tumbuh dalam
medium selama waktu inkubasi
4. Kondisi yang sesuai untuk pertumbuhan, seperti
media dan waktu inkubasi
18
SSA
Negatif Salmonella (Media SSA)
Gambar Literatur (Positif Salmonella)
18
YEAST, MOLD, AND BACTERIA
MOLD
YEAST, MOLD, AND BACTERIA BACTERIA
18
PLATE COUNT AGAR (PCA)
Komposisi:
Bahan (Gram / Liter )
Casein enzymic hydrolysate
5,0
Yeast extract
2,5
Dextrose
1,0
Agar
15,0
Plate-Count-Agar dianjurkan untuk piring hitungan
microrganisms dalam makanan, produk susu, air dan limbah
recommended by APHA, FDA and ISO
asam amino dan substansi nitrogen komplek lainnya
supplies Vitamin B complexes
PCA digunakan sebagai medium untuk mikroba aerobik dengan inokulasi di atas permukaan
18
LAURYL TRYPTOSE BROTH (LTB)
KOLIFORM-E.coli
Formula / Liter Formula / Liter
Tryptose... 20 g Lactose ... 5 g Sodium Chloride ... 5 g Monopotassium Phosphate... 2,75 g Disodium Phosphate... 2,75 g Sodium Lauryl Sulfate... 0,1 g
menyediakan nitrogen, vitamin, mineral, dan asam amino
fermentable carbohydrate for coliforms menjaga keseimbangan osmotik medium
agen buffering agen selektif
18
BGLBB
Media Tes Konfirmasi KOLIFORM
Gelatin peptone menyediakan nitrogen, vitamin, mineral dan asam amino
esensial untuk pertumbuhan.
Laktosa adalah fermentable carbohydrate menyediakan karbon dan energi.
Ox bile and Brilliant green inhibit positive bacteria dan most
Gram-negative bacteria except coliforms.
Bile salt merupakan komponen yang hanya terdapat di dalam pencernaan manusia dan hewan berdarah panas lainnya (Cappuccino, et al., 1987). Sedangkan ox Bile digunakan sebagai penghambat pertumbuhan bakteri non-koliform(Chessbrough(1992) dalam
18
SALMONELLA SHIGELLA AGAR (SSA)
Media Selektif untuk SALMONELLA•Sodium thiosulfate and Ferric citrate allow the detection of the H2S producing bacteria such as Proteus and some strains of Salmonella, as they produce colonies with black centers and a clear halo.
•Non-lactose fermenting bacteria (supposed pathogens) produce clear colonies, transparent or colorless, while Coliforms are sufficiently inhibited, and form small colonies that vary from pink to red in color.
18
Na-Benzoate Sebagai Anti-Microbial-Agent
Pengawet (Preservatif)agen statik
untuk menghambat pertumbuhan mikroba. Na-benzoat Termasuk asam lemah dan non-polar dan mudah masuk ke dalam sel mikroba
Mikroba berusaha mempertahankan nilai
pH internal dengan memompa keluar
proton, sehingga alih-alih tumbuh, mikroba berusaha bertahan hidup dari serangan asam. Pengawet asam lemah ini efektif pada nilai pH 3 atu lebih rendah.
Senyawa pengawet harus aman bagi saluran pencernaan dan peredaran darah. Berperan dalam meningkatkan konsentrasi
proton di sitoplasma.
18
FERMENTASI
PIRUVATE Pyruvate format lyase
Asetat+ Format
Fortmat hidrogen lyase
H2O + CO2 Piruvat decarboxylase Asetaldehid+ CO2 Etanol Alkohol dehydrogenase Lactat -Lactate dehydrogenase