• Tidak ada hasil yang ditemukan

POTENSI PENYEDIAAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) PUBLIK DI KECAMATAN ENGGAL KOTA BANDAR LAMPUNG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "POTENSI PENYEDIAAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) PUBLIK DI KECAMATAN ENGGAL KOTA BANDAR LAMPUNG"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  1.  Ketersediaan  Rth  Publik  Eksisting  Kecamatan Enggal Kota Bandar Lampung
Tabel 3. Proporsi Lahan Potensial  Pengembangan RTH Publik  Guna  Laha n  Tipe Hak Kepemilikan  Luas (Ha)  Rencana Pola Ruang  Luas  Total  Kawa san  Tidak  Hak Guna  Bangunan   0,493  Permukiman  Perkotaan,  5,639 Hak Pakai 0,362  Guna Lahan  Tipe Hak Kep
Gambar 4. Lahan Kosong Potensial
Gambar 5. Kondisi Eksisting Kawasan Sekitar  Sungai Kecamatan Enggal
+3

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian ini adalah membuat aplikasi sistem informasi geografis persebaran ruang terbuka hijau (RTH) publik di kota Tasikmalaya yang berbasis web

Selisih Luasan RTH Publik Kebutuhan dengan Eksisting Kota Balikpapan Setelah dilakukan perhitungan terkait kebutuhan RTH publik di Kota Balikpapan dan dibandingkan dengan

Ruang Terbuka Hijau (RTH) kota adalah bagian dari ruang-ruang terbuka (open spaces) suatu wilayah perkotaan yang diisi oleh tumbuhan, tanaman, dan vegetasi (endemik, introduksi)

Menurunnya kuantitas dan kualitas ruang terbuka publik yang ada di perkotaan, baik berupa ruang terbuka hijau (RTH) dan ruang terbuka non-hijau telah mengakibatkan menurunnya

Tujuan penelitian ini adalah membuat aplikasi sistem informasi geografis persebaran ruang terbuka hijau (RTH) publik di kota Tasikmalaya yang berbasis web dan menyediakan

Berdasarkan hasil penelitian ketersediaan dan optimalisasi ruang terbuka hijau publik kota Pacitan maka ketersediaan RTH publik kota Pacitan masih mengalami

Ruang Terbuka Hijau RTH di wilayah perkotaan merupakan bagian dari penataan ruang kawasan perkotaan yang memilki manfaat kehidupan yang sangat tinggi, tidak saja dapat menjaga dan

Perencanaan ruang terbuka hijau RTH berbasis Adaptasi perubahan iklim pada kawasan Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung dilakukan untuk mengurangi risiko dampak perubahan iklim