KATA PENGANTAR
KATA PENGANTAR
Segala
Segala puji hanya puji hanya milik milik Allah Allah SWT. SWT. Shalawat dan Shalawat dan salam selalu salam selalu tercurahkantercurahkan kepada
kepada Rasulullah Rasulullah SAW. SAW. Berkat Berkat limpahan limpahan dan dan rahmat-Nya rahmat-Nya penyusun penyusun mampumampu menyelesaikan
menyelesaikan tugas tugas makalah makalah yang yang berjudul berjudul AKREDITAS AKREDITAS SEKOLAH SEKOLAH ini gunaini guna memenuhi tugas
memenuhi tugas mata kuliah mata kuliah Manajemen PeManajemen Pendidikan.ndidikan.
Dalam penyusunan tugas atau materi ini, tidak sedikit
Dalam penyusunan tugas atau materi ini, tidak sedikit hambatan yang penulishambatan yang penulis hadapi. Namun penulis menyadari bahwa kelancaran dalam
hadapi. Namun penulis menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan materi inipenyusunan materi ini tidak lain berkat bantuan, dorongan, dan bimbingan orang tua,
tidak lain berkat bantuan, dorongan, dan bimbingan orang tua, sehingga kendala-sehingga kendala-kendala
kendala yang yang penulis penulis hadapi hadapi teratasi.teratasi.
Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang Akreditasi Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang Akreditasi Sekolah yang penulis sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai
Sekolah yang penulis sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumbersumber informasi, referensi, dan berita. Makalah ini
informasi, referensi, dan berita. Makalah ini di susun oleh penyusun dengandi susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri
berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datangpenyusun maupun yang datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Allah dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Allah akhirnya makalah ini dapat
akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.terselesaikan.
Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan m
Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadienjadi sumbangan pemikiran kepada pembaca khususnya para
sumbangan pemikiran kepada pembaca khususnya para mahasiswa/i Universitasmahasiswa/i Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Saya sadar bahwa makalah ini masih banyak
Ahmad Dahlan Yogyakarta. Saya sadar bahwa makalah ini masih banyak kekurangan
kekurangan dan dan masih masih jauh jauh dari dari kesempurnaan. kesempurnaan. Kepada Kepada dosen dosen pembimbing pembimbing kamikami meminta masukannya
meminta masukannya demi perbaikan demi perbaikan pembuatan pembuatan makalah saya makalah saya di masa di masa yangyang akan
akan datang dan mengdatang dan mengharapkan kritik dan saran daharapkan kritik dan saran dari para pembaca.ri para pembaca.
Yogyakarta 20 April 2012 Yogyakarta 20 April 2012
Penulis Penulis ii
DAFTAR ISI DAFTAR ISI
Halaman Halaman
Kata Pengantar ...i
Kata Pengantar ...i
Daftar Isi ...ii
Daftar Isi ...ii
BAB BAB I I PENDAHULUANPENDAHULUAN 1.1 1.1 Latar Latar Belakang Belakang ...1...1
1.2 1.2 Rumusan Rumusan Masalah Masalah ...1...1
1.3 1.3 Tujuan Tujuan Dan Dan Manfaat Manfaat ...2....2
BAB BAB II II ISIISI 2.1 2.1 Pengertian Pengertian Akreditas Akreditas ...3...3
2.2 2.2 Mekanisme Mekanisme Akreditasi Akreditasi Sekolah Sekolah ...9...9
2.3 Persiapan Sekolah dalam Akreditasi ...11
2.3 Persiapan Sekolah dalam Akreditasi ...11
2.4 Menetapkan hasil Akreditasi ...12
2.4 Menetapkan hasil Akreditasi ...12
BAB BAB III III PENUTUPPENUTUP 3.1 Kesimpulan ...14
3.1 Kesimpulan ...14
3.2 Saran 3.2 Saran ...14...14
Daftar
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang 1.1 Latar Belakang
Akreditasi ialah Suatu kegiatan penilaian kelayakan dan kinerja suatu sekolah Akreditasi ialah Suatu kegiatan penilaian kelayakan dan kinerja suatu sekolah berdasarkan kriteria (standar) yang telah ditetapkan dan dilakukan oleh BAS (Badan berdasarkan kriteria (standar) yang telah ditetapkan dan dilakukan oleh BAS (Badan Akreditasi Sekolah) yang hasilnya diwujudkan dalam bentuk pengkuan peringkat Akreditasi Sekolah) yang hasilnya diwujudkan dalam bentuk pengkuan peringkat kelayakan sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Pendidikan Nasional kelayakan sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Pendidikan Nasional 087/U/2002. Dapat ditarik kesimpulan bahwa tindakan menilai tingkat kelayakan 087/U/2002. Dapat ditarik kesimpulan bahwa tindakan menilai tingkat kelayakan setiap sekolah.Membandingkan keadaan suatu sekolah menurut kenyataan dengan setiap sekolah.Membandingkan keadaan suatu sekolah menurut kenyataan dengan kriteria (standar) yang telah ditetapkan. Jika menurut kenyataan lebih besar atau kriteria (standar) yang telah ditetapkan. Jika menurut kenyataan lebih besar atau sama dengan standar maka dinyatakan terakreditasi.Jika menurut kenyataan lebih sama dengan standar maka dinyatakan terakreditasi.Jika menurut kenyataan lebih kecil daripada standar yang telah ditetapkan dinyatakan tidak terakreditasi. Sekolah kecil daripada standar yang telah ditetapkan dinyatakan tidak terakreditasi. Sekolah yang terakreditasi dapat diperingkatkan menjadi tiga klasifikasi yaitu amat baik, baik, yang terakreditasi dapat diperingkatkan menjadi tiga klasifikasi yaitu amat baik, baik, dan cukup. Akreditasi sangat berguna dalam penilaian mutu pendidikan di setiap dan cukup. Akreditasi sangat berguna dalam penilaian mutu pendidikan di setiap jenjang
jenjang seperti seperti Memberikan Memberikan informasi informasi bahwa bahwa sebuah sebuah sekolah sekolah atau atau program program telahtelah memenuhi standar kelayakan dan kinerja yang telah ditentukan Membantu sekolah memenuhi standar kelayakan dan kinerja yang telah ditentukan Membantu sekolah melakukan evaluasi diri dan
melakukan evaluasi diri dan menentukan kebijakan sendiri dalam upaya peningkatanmenentukan kebijakan sendiri dalam upaya peningkatan mutu. Membimbing calon pesrta didik, orang tua dan masyarakat untuk mutu. Membimbing calon pesrta didik, orang tua dan masyarakat untuk mengidentifikasi sekolah bermutu yang dapat memenuhi kebutuhan individu mengidentifikasi sekolah bermutu yang dapat memenuhi kebutuhan individu terhadap pendidikan termasuk mengidentifikasi sekolah yang memiliki prestasi dala terhadap pendidikan termasuk mengidentifikasi sekolah yang memiliki prestasi dala suatu bidang tertentu .
suatu bidang tertentu .
Untuk lebih jelasnya akan dibahas pada BAB II
Untuk lebih jelasnya akan dibahas pada BAB II pada makalah ini.pada makalah ini.
1.2 Rumusan Masalah 1.2 Rumusan Masalah
1.
1. Apa Apa pengertian pengertian akreditasi akreditasi itu ?itu ? 2.
2. Apa tujuan Apa tujuan dan mandan manfaat dari faat dari akreditas sakreditas sekolah ?ekolah ? 3.
3. Bagaimana Bagaimana Mekanisme Mekanisme akreditasi sakreditasi sekolah ekolah ??
1 1 4.
5.
5. Apa sApa saja ruang aja ruang lingkup lingkup akreditasi akreditasi ??
1.3
1.3 Tujuan daTujuan dan Manfaat n Manfaat Penulisan MPenulisan Makalahakalah 1.
1. Memahami Memahami pengertian pengertian dari dari akreditasiakreditasi 2.
2. Memahami tujuan Memahami tujuan dan manfaat dan manfaat dari adanydari adanya akreditasi sa akreditasi sekolahekolah 3.
3. Mengetahui Mengetahui mekanisme mekanisme akreditas akreditas sekolahsekolah 4.
4. Mengetahui Mengetahui persiapan persiapan sekolah sekolah dalam akdalam akreditasireditasi 5.
5. Mengetahui Mengetahui ruang ruang lingkup lingkup akreditasiakreditasi 6.
BAB II
BAB II
ISI
ISI
2.1 Pengertian akreditasi 2.1 Pengertian akreditasiAkreditasi sekolah adalah kegiatan penilaian yang dilakukan oleh pemerintah
Akreditasi sekolah adalah kegiatan penilaian yang dilakukan oleh pemerintah
dan/atau lembaga mandiri yang berwenang. untuk menentukan kelayakan program
dan/atau lembaga mandiri yang berwenang. untuk menentukan kelayakan program
dan/atau satuan pendidikan pada jalur pendidikan formal dan non-formal
dan/atau satuan pendidikan pada jalur pendidikan formal dan non-formal pada setiappada setiap
jenjang
jenjang dan dan jenis jenis pendidikan., pendidikan., berdasarkan berdasarkan kriteria kriteria yang yang telah telah ditetapkan, ditetapkan, sebagaisebagai
bentuk akuntabilitas publik yang dilakukan dilakukan secara obyektif, adil,
bentuk akuntabilitas publik yang dilakukan dilakukan secara obyektif, adil,
transparan, dan komprehensif dengan menggunakan instrumen dan kriteria yang
transparan, dan komprehensif dengan menggunakan instrumen dan kriteria yang
mengacu kepada Standar Nasional Pendidikan.
mengacu kepada Standar Nasional Pendidikan.
Akreditasi sekolah secara sistematis dan
Akreditasi sekolah secara sistematis dan komprehensif melalui kegiatan evaluasi dirikomprehensif melalui kegiatan evaluasi diri
dan evaluasi eksternal (visitasi) untuk menentukan kelayakan dan kinerja sekolah.
dan evaluasi eksternal (visitasi) untuk menentukan kelayakan dan kinerja sekolah.
Yang menjadi rasional atau alasan kebijakan akreditasi sekolah di Indonesia adalah
Yang menjadi rasional atau alasan kebijakan akreditasi sekolah di Indonesia adalah
bahwa setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan yang bermutu. Untuk
bahwa setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan yang bermutu. Untuk
dapat menyelenggarakan pendidikan yang bermutu, maka setiap satuan/program
dapat menyelenggarakan pendidikan yang bermutu, maka setiap satuan/program
pendidikan harus memenuhi atau melampaui standar yang dilakukan melalui
pendidikan harus memenuhi atau melampaui standar yang dilakukan melalui
kegiatan akreditasi terhadap kelayakan setiap satuan/program pendidikan.
kegiatan akreditasi terhadap kelayakan setiap satuan/program pendidikan.
Untuk melaksanakan akreditasi sekolah/ madrasah Pemerintah membentuk Badan
Untuk melaksanakan akreditasi sekolah/ madrasah Pemerintah membentuk Badan
Akreditasi Nasional-Sekolah /Madrasah (BAN S/M).
Akreditasi Nasional-Sekolah /Madrasah (BAN S/M).
Dasar hukum akreditasi sekolah utama adalah :
Dasar hukum akreditasi sekolah utama adalah :
a.
a. Undang Undang Undang Undang No. 20 Tahun No. 20 Tahun 2003 Pasal 60 2003 Pasal 60 yang berbunyyang berbunyi :i :
(1) Akreditasi dilakukan untuk menentukan kelayakan program dan satuan
(1) Akreditasi dilakukan untuk menentukan kelayakan program dan satuan
pendidikan pada jalur pendidikan formal dan nonformal pada setiap jenjang
pendidikan pada jalur pendidikan formal dan nonformal pada setiap jenjang
dan jenis pendidikan.
dan jenis pendidikan.
(2) Akreditasi terhadap program dan satuan pendidikan dilakukan oleh
(2) Akreditasi terhadap program dan satuan pendidikan dilakukan oleh
Pemerintah dan/atau lembaga mandiri yang berwenang sebagai bentuk
Pemerintah dan/atau lembaga mandiri yang berwenang sebagai bentuk
akuntabilitas publik.
akuntabilitas publik.
3
3
(3) Akreditasi dilakukan atas dasar kriteria yang bersifat
(4) Ketentuan mengenai akreditasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1),
(4) Ketentuan mengenai akreditasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1),
ayat (2), dan ayat
ayat (2), dan ayat (3) diatur lebih lanjut (3) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah.dengan peraturan pemerintah.
b.
b. Peraturan PemePeraturan Pemerintah No. rintah No. 19 Tah19 Tahun 2005 un 2005 Pasal 86 Pasal 86 & 87 & 87 yang berbyang berbunyi :unyi :
Pasal 86:
Pasal 86:
(1)
(1) Pemerintah melakukan akreditasi pada setiap jenjang dan satuan pendidikanPemerintah melakukan akreditasi pada setiap jenjang dan satuan pendidikan
untuk menentukan kelayakan program dan /
untuk menentukan kelayakan program dan / atau satuan pendidikanatau satuan pendidikan
(2)
(2)Kewenangan akreditasi sebagaimana yang dimaksud ayat (1) dapat pulaKewenangan akreditasi sebagaimana yang dimaksud ayat (1) dapat pula
dilakukan oleh lembaga mandiri yang diberi kewenangan oleh pemerintah
dilakukan oleh lembaga mandiri yang diberi kewenangan oleh pemerintah
untuk melakukan akreditasi
untuk melakukan akreditasi
(3)
(3)Akreditasi sAkreditasi sebagaimana ebagaimana yang yang dimaksud pdimaksud pada ayada ayat (1) at (1) dan (2) dan (2) sebagaisebagai
bentuk ak
bentuk akuntabilitas publik untabilitas publik dilakukan sedilakukan secara obycara obyektif, adil, transektif, adil, transparan, danparan, dan
komprehensif
komprehensif dengan medengan menggunakan nggunakan instrumen dainstrumen dan kriteria n kriteria yang mengyang mengacuacu
pada
pada standar standar Nasional Nasional PendidikanPendidikan
Pasal 87:
Pasal 87:
(1)
(1) Akreditasi oleh pemAkreditasi oleh pemerintah sebagaimana erintah sebagaimana dimaksud dalam dimaksud dalam pasal 86 ayat (1)pasal 86 ayat (1)
dilaksanakan oleh:
dilaksanakan oleh:
a.
a. BAN-S/M terhadap progBAN-S/M terhadap program dan/atau satuan ram dan/atau satuan pendidikan penpendidikan pendidikan jalurdidikan jalur
formal pada jenjang
formal pada jenjang pendidikan dasar dan menengah;pendidikan dasar dan menengah;
b.
b. BAN-PT BAN-PT terhadap terhadap program program dan/atau dan/atau satuan satuan pendidikan pendidikan jenjangjenjang
pendidikan tinggi; dan
pendidikan tinggi; dan
c.
c. BAN-PNF terhadaBAN-PNF terhadap prograp program dan/atau m dan/atau satuan pesatuan pendidikan jalur ndidikan jalur nonformal.nonformal.
(2)
(2) Dalam melaksaDalam melaksanakan nakan akreditasi sebaakreditasi sebagaimana gaimana yang dimakyang dimaksud pada sud pada ayat (1),ayat (1),
BAN-S/M dibantu oleh badan akreditasi provinsi yang dibentuk oleh
BAN-S/M dibantu oleh badan akreditasi provinsi yang dibentuk oleh
Gubernur.
Gubernur.
(3) Badan akreditasi sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1) berada dibawah
(3) Badan akreditasi sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1) berada dibawah
dan bertanggung jawab kepada Menteri.
dan bertanggung jawab kepada Menteri.
(4) Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya badan akreditasi sebagaimana
(4) Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya badan akreditasi sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) bersifat mandiri.
dimaksud pada ayat (1) bersifat mandiri.
(5) Ketentuan mengenai badan akreditasi sebagaimana dimaksud pada ayat (2)
(5) Ketentuan mengenai badan akreditasi sebagaimana dimaksud pada ayat (2)
diatur lebih lanjut dengan peraturan Menteri.
diatur lebih lanjut dengan peraturan Menteri.
c.
A. Adapun Lingkup
A. Adapun Lingkup Akreditasi sekolah mencakup:Akreditasi sekolah mencakup:
1. Taman Kanak-kanak (TK)/Raudhatul Atfal (RA). 1. Taman Kanak-kanak (TK)/Raudhatul Atfal (RA). 2. Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI). 2. Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI). 3. Sekolah Menengah Pertama
3. Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiy(SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs).ah (MTs). 4. Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA).
4. Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA).
5. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK). 5. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK). 6. Sekolah Luar Biasa (SLB)
6. Sekolah Luar Biasa (SLB) yang terdiri dari Taman Kanak-kanak Luar Biasayang terdiri dari Taman Kanak-kanak Luar Biasa (TKLB), Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (TKLB), Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama LuarLuar Biasa (SLTPLB), dan Sekolah Menengah Luar Biasa (SMLB).
Biasa (SLTPLB), dan Sekolah Menengah Luar Biasa (SMLB). Pelaksana akreditasi sekolah terdiri dari :
Pelaksana akreditasi sekolah terdiri dari :
(a) Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M), (a) Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M), (b) Badan Akreditasi Propinsi Sekolah/Madrasah (BAP-S/M), dan (b) Badan Akreditasi Propinsi Sekolah/Madrasah (BAP-S/M), dan (c) Unit Pelaksana Akreditasi (UPA)
(c) Unit Pelaksana Akreditasi (UPA) Kabupaten/KoKabupaten/Kota .ta .
Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) merupakan: badan non Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) merupakan: badan non struktural yang secara teknis bersifat independen dan profesional yang terdiri atas struktural yang secara teknis bersifat independen dan profesional yang terdiri atas unsur-unsur masyarakat, organisasi penyelenggara pendidikan, perguruan tinggi, unsur-unsur masyarakat, organisasi penyelenggara pendidikan, perguruan tinggi, dan organisasi yang relevan..yang memiliki kewenangan untuk menetapkan dan organisasi yang relevan..yang memiliki kewenangan untuk menetapkan kebijakan, standar, sistem,dan perangkat akreditasi secara nasional. Badan kebijakan, standar, sistem,dan perangkat akreditasi secara nasional. Badan Akreditasi Propinsi Sekolah/Madrasah (BAP-S/M) berkewenangan untuk Akreditasi Propinsi Sekolah/Madrasah (BAP-S/M) berkewenangan untuk melaksanakan kegiatan akreditasi SMP, SMA, SMK dan SLB. Sedangkan, Unit melaksanakan kegiatan akreditasi SMP, SMA, SMK dan SLB. Sedangkan, Unit Pelaksana Akreditasi (UPA) Kabupaten/Kota berkewenangan melaksanakan Pelaksana Akreditasi (UPA) Kabupaten/Kota berkewenangan melaksanakan akreditasi untuk TK dan SD.
akreditasi untuk TK dan SD.
Selama mengikuti pelatihan Asesor Akreditasi SMP-MTs tahun 2009, saya telah Selama mengikuti pelatihan Asesor Akreditasi SMP-MTs tahun 2009, saya telah memperoleh sejumlah pemahaman baru terutama tentang hal-hal yang berkaitan memperoleh sejumlah pemahaman baru terutama tentang hal-hal yang berkaitan dengan teknis pelaksanaan Akreditasi SMP-MTs. tahun
dengan teknis pelaksanaan Akreditasi SMP-MTs. tahun 2009.2009.
Berikut ini beberapa catatan penting saya dari seluruh materi yang disajikan dalam Berikut ini beberapa catatan penting saya dari seluruh materi yang disajikan dalam pelatihan.
1.
1. Instrumen yInstrumen yang digang digunakan unakan dalam kegdalam kegiatan iatan Akreditasi SMP-MTs Akreditasi SMP-MTs tahun 2tahun 2009009 sangat berbeda dengan instrumen yang digunakan pada kegiatan akreditasi sangat berbeda dengan instrumen yang digunakan pada kegiatan akreditasi SMP-MTs sebelumnya. Instrumen akreditasi SMP-MTs tahun 2009 ini terdiri SMP-MTs sebelumnya. Instrumen akreditasi SMP-MTs tahun 2009 ini terdiri dari 8 komponen dan butir-butir pernyatan (item) dikembangkan dengan dari 8 komponen dan butir-butir pernyatan (item) dikembangkan dengan merujuk pada
merujuk pada Standar NasionaStandar Nasional Pendidikan l Pendidikan (Peraturan Pemerintah N(Peraturan Pemerintah No. 19o. 19 tahun 2005). Sedangkan instrumen akreditasi SMP-MTs sebelumnya terdiri tahun 2005). Sedangkan instrumen akreditasi SMP-MTs sebelumnya terdiri dari 9 komponen dan butir-butir pernyatan (item) dikembangkan dengan dari 9 komponen dan butir-butir pernyatan (item) dikembangkan dengan mengacu
mengacu pada pada Standar PelaStandar Pelayanan Myanan Minimal (SPM).inimal (SPM). 2.
2. Instrumen Akreditasi Instrumen Akreditasi SMP-MTs Tahun SMP-MTs Tahun 2009 dirancan2009 dirancang dalam beg dalam bentukntuk skalaskala,, terdiri dari 169 item dengan 5 (lima) opsi jawaban (A=4, B=3, C=2, D=1 dan terdiri dari 169 item dengan 5 (lima) opsi jawaban (A=4, B=3, C=2, D=1 dan E=0). Instrumen Akreditasi SMP-MTs sebelumnya menggunakan opsi E=0). Instrumen Akreditasi SMP-MTs sebelumnya menggunakan opsi jawaban
jawaban dikhotomidikhotomi (YA=1 dan TIDAK=0). Meski dirancang dalam bentuk(YA=1 dan TIDAK=0). Meski dirancang dalam bentuk skala, tetapi instrumen ini tidak sepenuhnya menggunakan pendekatan skala, tetapi instrumen ini tidak sepenuhnya menggunakan pendekatan kuantitatif (objektif). Beberapa butir pernyataan tertentu tampaknya lebih kuantitatif (objektif). Beberapa butir pernyataan tertentu tampaknya lebih cenderung bersifat kualitatif (subyektif), sehingga menuntut
cenderung bersifat kualitatif (subyektif), sehingga menuntut pemahaman danpemahaman dan kecermatan yang mendalam
kecermatan yang mendalam dari pihak sekolah maupun asesor dalamdari pihak sekolah maupun asesor dalam menentukan pilihan j
menentukan pilihan jawabannya.awabannya. 3.
3. Dalam bDalam beberapa iteberapa item tertentuem tertentu, untuk , untuk memperoleh memperoleh skor skor maksimum maksimum (A atau (A atau 4)4) tampaknya akan menjadi kesulitan tersendiri bagi sekolah, mengingat tampaknya akan menjadi kesulitan tersendiri bagi sekolah, mengingat rambu-rambunya sudah ditentukan secara jelas, dengan ekspektasi mutu dan rambunya sudah ditentukan secara jelas, dengan ekspektasi mutu dan standar yang tinggi.
standar yang tinggi. 4.
4. Terakhir dan yTerakhir dan yang paling pang paling penting menurut henting menurut hemat saya, baemat saya, bahwa dalam kehwa dalam kegiatangiatan Akreditasi SMP-MTs
Akreditasi SMP-MTs Tahun 2009 Tahun 2009 ini ini tercerminkan sematercerminkan semangat untukngat untuk meningkatkan kelayakan dan mutu pendidikan di
meningkatkan kelayakan dan mutu pendidikan di Indonesia.Indonesia. Kriteria Status Akreditasi
Kriteria Status Akreditasi
Sekolah/madrasah dinyatakan terakreditasi jika memenuhi seluruh kriteria
Sekolah/madrasah dinyatakan terakreditasi jika memenuhi seluruh kriteria berikut:berikut: 1.
Sekolah/Madrasah dinyatakan tidak terakreditasi jika sekolah/madrasah tidak Sekolah/Madrasah dinyatakan tidak terakreditasi jika sekolah/madrasah tidak memenuhi kriteria di atas.
memenuhi kriteria di atas.
Pemeringkatan Hasil akreditasi Pemeringkatan Hasil akreditasi
Pemeringkatan akreditasi dilakukan jika hasil akreditasi memenuhi kriteria status Pemeringkatan akreditasi dilakukan jika hasil akreditasi memenuhi kriteria status akreditasi. Sekolah/Madrasah memperoleh peringkat akreditasi sebagai berikut : akreditasi. Sekolah/Madrasah memperoleh peringkat akreditasi sebagai berikut :
1.
1. Peringkat akreditasi Peringkat akreditasi A (sangat baik) A (sangat baik) jika sekolah/majika sekolah/madrasah memperoleh drasah memperoleh nilainilai akhir akreditasi (NA) sebesar 86 sampai dengan 100 (86 < NA < 100).
akhir akreditasi (NA) sebesar 86 sampai dengan 100 (86 < NA < 100). 2.
2. Peringkat akreditasi B (Baik) jika sekPeringkat akreditasi B (Baik) jika sekolah/madrasah mempeolah/madrasah memperoleh nilai akhirroleh nilai akhir akreditasi sebesar 71 sampai dengan 85 (71 < NA
akreditasi sebesar 71 sampai dengan 85 (71 < NA < 85).< 85). 3.
3. Peringkat akreditasPeringkat akreditasi C (Cukup i C (Cukup Baik) jika sBaik) jika sekolah/madrasah ekolah/madrasah memperoleh nilaimemperoleh nilai akhir akreditasi sebesar 56 sampai dengan 70 (56 <
akhir akreditasi sebesar 56 sampai dengan 70 (56 < NA < 70).NA < 70).
Dari contoh diatas, diperoleh bahwa nilai akhir akreditasi sama dengan 84 dan Dari contoh diatas, diperoleh bahwa nilai akhir akreditasi sama dengan 84 dan seluruh nilai komponen akreditasi skala ratusan pada masing-masing komponen seluruh nilai komponen akreditasi skala ratusan pada masing-masing komponen lebih bes
lebih besar dar dari 56 ari 56 maka maka sekolah/madrasah sekolah/madrasah tersebut tersebut dinyatakan dinyatakan terakreditasiterakreditasi dengan peringkat akreditasi B (baik). Rekapitulasi nilai komponen akreditasi skala dengan peringkat akreditasi B (baik). Rekapitulasi nilai komponen akreditasi skala ratusan.
ratusan.
B. Tujuan Akreditasi Sekolah B. Tujuan Akreditasi Sekolah
1. Memberikan informasi t
1. Memberikan informasi tentang kelayakan Sekolah/Madrasah atau program yangentang kelayakan Sekolah/Madrasah atau program yang dilaksanakanny
dilaksanakannya berdasarkan Standar a berdasarkan Standar Nasional Pendidikan.Nasional Pendidikan.
5 5
2. Memberikan
2. Memberikan pengakuan peringkat kelayakan.pengakuan peringkat kelayakan.
3. Memberikan rekomendasi tentang penjaminan mutu
3. Memberikan rekomendasi tentang penjaminan mutu pendidikan kepada programpendidikan kepada program dan/atau satuan pendidikan yang diakreditasi dan pi
dan/atau satuan pendidikan yang diakreditasi dan pihak terkait.hak terkait.
4. Memberikan informasi bahwa sebuah sekolah atau program telah memenuhi 4. Memberikan informasi bahwa sebuah sekolah atau program telah memenuhi standar kelayakan dan kinerja yang telah ditentukan
standar kelayakan dan kinerja yang telah ditentukan 5. Membimbing calon pesrta didik, orang tua dan
5. Membimbing calon pesrta didik, orang tua dan masyarakat untuk mengidentifikasimasyarakat untuk mengidentifikasi sekolah bermutu yang dapat memenuhi
sekolah bermutu yang dapat memenuhi kebutuhan individu terhadap pendidikankebutuhan individu terhadap pendidikan termasuk mengidentifikasi sekolah yang memiliki prestasi dala suatu bidang tertentu termasuk mengidentifikasi sekolah yang memiliki prestasi dala suatu bidang tertentu 6. Memperoleh gambaran tentang kinerja
6. Memperoleh gambaran tentang kinerja sekolah yang dapat digunakan sebagaisekolah yang dapat digunakan sebagai alat penbinaan, pengembangan dan peningkatan mutu.
alat penbinaan, pengembangan dan peningkatan mutu. 7. Menentukan tingkat kelayakan dan
7. Menentukan tingkat kelayakan dan kinerja suatu sekolah dalam penyelenggaraankinerja suatu sekolah dalam penyelenggaraan pelayanan Pendidikan.
pelayanan Pendidikan.
C. Manfaat Akreditasi Sekolah C. Manfaat Akreditasi Sekolah
1. Dapat dijadikan sebagai acuan dalam upaya peningkatan mutu 1. Dapat dijadikan sebagai acuan dalam upaya peningkatan mutu Sekolah/Madrasah dan rencana
Sekolah/Madrasah dan rencana pengembangpengembangan Sekolah/Madrasah.an Sekolah/Madrasah. 2. Dapat dijadikan
2. Dapat dijadikan sebagai motivator agar sebagai motivator agar Sekolah/Madrasah terus meningkatkanSekolah/Madrasah terus meningkatkan mutu pendidikan secara bertahap, terencana, dan kompetitif baik di tingkat
mutu pendidikan secara bertahap, terencana, dan kompetitif baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi, nasional bahkan regional dan int
kabupaten/kota, provinsi, nasional bahkan regional dan internasional.ernasional.
3. Dapat dijadikan umpan balik dalam usaha pemberdayaan dan pengembangan 3. Dapat dijadikan umpan balik dalam usaha pemberdayaan dan pengembangan kinerja warga Sekolah/Madrasah dalam rangka menerapkan visi, misi, tujuan, kinerja warga Sekolah/Madrasah dalam rangka menerapkan visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, dan pr
sasaran, strategi, dan program Sekolah/Madrasah.ogram Sekolah/Madrasah.
4. Membantu mengidentifikasi Sekolah/Madrasah dan program dalam
4. Membantu mengidentifikasi Sekolah/Madrasah dan program dalam rangkarangka pemberian bantuan pemerintah, investasi dana swasta dan donatur atau bentuk pemberian bantuan pemerintah, investasi dana swasta dan donatur atau bentuk bantuan lainnya.
5. Bahan informasi
5. Bahan informasi bagi Sekolah/Madrasah sebagai masyarakat belajar untukbagi Sekolah/Madrasah sebagai masyarakat belajar untuk meningkatkan dukungan dari pemerintah, masy, maupun sektor swasta dalam hal meningkatkan dukungan dari pemerintah, masy, maupun sektor swasta dalam hal profesionalisme, moral, tenaga, dan dana.
profesionalisme, moral, tenaga, dan dana.
6. Membantu Sekolah/Madrasah dalam menentukan dan mempermudah 6. Membantu Sekolah/Madrasah dalam menentukan dan mempermudah
kepindahan peserta didik dari satu sekolah ke sekolah lain, pertukaran guru, dan kepindahan peserta didik dari satu sekolah ke sekolah lain, pertukaran guru, dan kerjasama yang saling
kerjasama yang saling menguntungkan.menguntungkan.
D. Prinsip yang Perlu
D. Prinsip yang Perlu Dipegang dalam Kegiatan Akreditasi SekolahDipegang dalam Kegiatan Akreditasi Sekolah
1. Objektif; akreditasi Sekolah/Madrasah pada hakikatnya merupakan kegiatan 1. Objektif; akreditasi Sekolah/Madrasah pada hakikatnya merupakan kegiatan penilaian tentang kelayakan penyelenggaraan pendidikan yang ditunjukkan oleh penilaian tentang kelayakan penyelenggaraan pendidikan yang ditunjukkan oleh suatu Sekolah/Madrasah. Dalam pelaksanaan penilaian ini berbagai aspek yang suatu Sekolah/Madrasah. Dalam pelaksanaan penilaian ini berbagai aspek yang terkait dengan kelayakan itu diperiksa dengan jelas dan benar untuk memperoleh terkait dengan kelayakan itu diperiksa dengan jelas dan benar untuk memperoleh informasi tentang kebera-daannya. Agar hasil penilaian itu dapat menggambarkan informasi tentang kebera-daannya. Agar hasil penilaian itu dapat menggambarkan kondisi yang sebenarnya untuk dibandingkan dengan kondisi yang diharapkan maka kondisi yang sebenarnya untuk dibandingkan dengan kondisi yang diharapkan maka dalam prosesnya digunakan indikator-indikator terkait dengan kriteria-kriteria yang dalam prosesnya digunakan indikator-indikator terkait dengan kriteria-kriteria yang ditetapkan.
ditetapkan.
2. Komprehensif; dalam pelaksanaan akreditasi Sekolah/Madrasah, fokus penilaian 2. Komprehensif; dalam pelaksanaan akreditasi Sekolah/Madrasah, fokus penilaian tidak hanya terbatas pada aspek-aspek tertentu saja tetapi juga meliputi berbagai tidak hanya terbatas pada aspek-aspek tertentu saja tetapi juga meliputi berbagai komponen pendidikan yang bersifat menyeluruh. Dengan demikian hasil yang komponen pendidikan yang bersifat menyeluruh. Dengan demikian hasil yang diperoleh dapat menggambarkan secara utuh kondisi kelayakan Sekolah/Madrasah diperoleh dapat menggambarkan secara utuh kondisi kelayakan Sekolah/Madrasah tersebut.
tersebut.
3. Adil; dalam melaksanakan akreditasi, semua Sekolah/Madrasah harus 3. Adil; dalam melaksanakan akreditasi, semua Sekolah/Madrasah harus diperlakukan sama dengan tidak membedakan S/M atas dasar kultur, keyakinan, diperlakukan sama dengan tidak membedakan S/M atas dasar kultur, keyakinan, sosial budaya, dan tidak memandang status Sekolah/Madrasah baik negeri ataupun sosial budaya, dan tidak memandang status Sekolah/Madrasah baik negeri ataupun swasta. Sekolah/Madrasah harus dilayani sesuai dengan kriteria dan mekanisme swasta. Sekolah/Madrasah harus dilayani sesuai dengan kriteria dan mekanisme kerja secara adil dan/atau tidak diskriminatif.
kerja secara adil dan/atau tidak diskriminatif.
7 7
4. Transparan; data dan informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan akreditasi 4. Transparan; data dan informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan akreditasi S/M seperti kriteria, mekanisme kerja, jadwal serta sistem penilaian akreditasi dan S/M seperti kriteria, mekanisme kerja, jadwal serta sistem penilaian akreditasi dan lainnya harus disampaikan secara terbuka dan dapat diakses oleh siapa saja yang lainnya harus disampaikan secara terbuka dan dapat diakses oleh siapa saja yang memerlukannya.
memerlukannya.
5. Akuntabel; pelaksanaan akreditasi S/M harus dapat dipertanggungjawabkan baik 5. Akuntabel; pelaksanaan akreditasi S/M harus dapat dipertanggungjawabkan baik dari sisi penilaian maupun keputusannya sesuai aturan dan prosedur yang telah dari sisi penilaian maupun keputusannya sesuai aturan dan prosedur yang telah ditetapkan.
ditetapkan.
6. Memandirikan; sekolah dapat berupaya meningkatkan mutu dengan bercermin 6. Memandirikan; sekolah dapat berupaya meningkatkan mutu dengan bercermin pada evaluasi diri, dan
pada evaluasi diri, dan
7. Keharusan (mandatori); akreditasi dilakukan untuk setiap sekolah sesuai dengan 7. Keharusan (mandatori); akreditasi dilakukan untuk setiap sekolah sesuai dengan kesiapan sekolah.
kesiapan sekolah.
E. Komponen Penilaian
E. Komponen Penilaian Akreditasi SekolahAkreditasi Sekolah
Mencakup penilaian terhadap sembilan komponen sekolah, yaitu: Mencakup penilaian terhadap sembilan komponen sekolah, yaitu: (a) kurikulum dan proses belajar mengajar;
(a) kurikulum dan proses belajar mengajar; [Permendiknas No. 41/2007].[Permendiknas No. 41/2007]. (b) administrasi dan manajemen sekolah;
(b) administrasi dan manajemen sekolah; (c) organisasi dan
(c) organisasi dan kelembagaan sekolah;kelembagaan sekolah; (d) sarana prasarana
(d) sarana prasarana [Permendiknas 24/2007][Permendiknas 24/2007]
(e) Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, [Permendiknas No. 13/2007 (e) Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, [Permendiknas No. 13/2007 tentang Kepala Sekolah, Permendiknas No. 16/2007 tentang Guru, Permendiknas tentang Kepala Sekolah, Permendiknas No. 16/2007 tentang Guru, Permendiknas No. 24/2008 tentang Tenaga Administrasi].
No. 24/2008 tentang Tenaga Administrasi]. (f) pembiay
(f) pembiayaan; aan; [Peraturan [Peraturan Pemerintah. Pemerintah. 48/2008]48/2008] (g) peserta didik;
(i) lingkungan dan kultur sekolah. Masing-masing kompoenen dijabarkan ke dalam (i) lingkungan dan kultur sekolah. Masing-masing kompoenen dijabarkan ke dalam beberapa aspek. Dari masing-aspek dijabarkan lagi kedalam indikator. Berdasarkan beberapa aspek. Dari masing-aspek dijabarkan lagi kedalam indikator. Berdasarkan indikator dibuat item-item yang tersusun dalam Instrumen Evaluasi Diri dan indikator dibuat item-item yang tersusun dalam Instrumen Evaluasi Diri dan Instrumen Visitasi.
Instrumen Visitasi.
2.2
2.2 Mekanisme Mekanisme Akreditasi Akreditasi SekolahSekolah
Mekanisme Akreditasi Sekolah meliputi tahapan-tahapan sebagai
Mekanisme Akreditasi Sekolah meliputi tahapan-tahapan sebagai berikut:berikut:
1. Penyusunan Rencana Jumlah dan Alokasi Sekolah/Madrasah
1. Penyusunan Rencana Jumlah dan Alokasi Sekolah/Madrasah
BAP-S/M menyusun perencanaan jumlah dan alokasi
BAP-S/M menyusun perencanaan jumlah dan alokasi Sekolah/Madrasah yang akanSekolah/Madrasah yang akan
diakreditasi dengan koordinasi Disdik Provinsi dan Kanwil Depag untuk tiap provinsi
diakreditasi dengan koordinasi Disdik Provinsi dan Kanwil Depag untuk tiap provinsi
pada setiap tahunnya dan
pada setiap tahunnya dan jabaran alokasi untuk setiap kabupaten/kotajabaran alokasi untuk setiap kabupaten/kota
2. Pengumuman Secara
2. Pengumuman Secara Terbuka kepada Sekolah/MadrasahTerbuka kepada Sekolah/Madrasah
BAP-S/M mengumumkan secara terbuka kepada Sekolah/Madrasah pada
BAP-S/M mengumumkan secara terbuka kepada Sekolah/Madrasah pada
provinsinya masing-masing untuk menyampaikan usul akreditasi melalui Disdik
provinsinya masing-masing untuk menyampaikan usul akreditasi melalui Disdik
Kabupaten/Kota, Kandepag, UPA, dan media lainnya.
Kabupaten/Kota, Kandepag, UPA, dan media lainnya.
3. Pengusulan Daftar Sekolah/Madrasah
3. Pengusulan Daftar Sekolah/Madrasah
Disdik Provinsi dan
Disdik Provinsi dan Kabupaten/Kota, Kanwil Depag, dan Kandepag mengusulkanKabupaten/Kota, Kanwil Depag, dan Kandepag mengusulkan
daftar nama dan
daftar nama dan alamat Sekolah/Madrasah yang akan diakreditasi mengacu padaalamat Sekolah/Madrasah yang akan diakreditasi mengacu pada
alokasi yang telah ditetapkan pada butir a.
alokasi yang telah ditetapkan pada butir a.
4. Pengiriman Perangkat Akreditasi
4. Pengiriman Perangkat Akreditasi ke Sekolah/Madrasahke Sekolah/Madrasah
BAP-S/M mengirimkan Perangkat Akreditasi ke
BAP-S/M mengirimkan Perangkat Akreditasi ke Sekolah/Madrasah yang akanSekolah/Madrasah yang akan
diakreditasi.
diakreditasi.
5. Pengisian Instrumen Akreditasi
5. Pengisian Instrumen Akreditasi dan Instrumen Pendukungdan Instrumen Pendukung
Sebelum mengajukan permohonan akreditasi, Sekolah/Madrasah
Sebelum mengajukan permohonan akreditasi, Sekolah/Madrasah harus melakukanharus melakukan
evaluasi diri terlebih dahulu. Evaluasi diri
evaluasi diri terlebih dahulu. Evaluasi diri ini dilakukan melalui pengisian Instrumenini dilakukan melalui pengisian Instrumen
Akreditasi dan Instrumen Pendukung yang telah dikirimkan oleh BAP-S/M.
Akreditasi dan Instrumen Pendukung yang telah dikirimkan oleh BAP-S/M.
6. Pengiriman Instrumen Akreditasi
6. Pengiriman Instrumen Akreditasi dan Instrumen Pendukungdan Instrumen Pendukung
Sekolah/Madrasah mengirimkan Instrumen Akreditasi dan Instrumen Pendukung
Sekolah/Madrasah mengirimkan Instrumen Akreditasi dan Instrumen Pendukung
dan mengajukan permohonan untuk diakreditasi kepada BAP-S/M melalui UPA-S/M
dan mengajukan permohonan untuk diakreditasi kepada BAP-S/M melalui UPA-S/M
9
Kab/Kota, atau langsung ke BAP-S/M bagi Kab/Kota
Kab/Kota, atau langsung ke BAP-S/M bagi Kab/Kota yang tidak memiliki UPA-S/M,yang tidak memiliki UPA-S/M,
dengan tembusan ke Dinas Pendidikan K
dengan tembusan ke Dinas Pendidikan Kab/Kota dan Kandepag. Pengajuanab/Kota dan Kandepag. Pengajuan
akreditasi oleh Sekolah/Madrasah harus dilengkapi dengan surat
akreditasi oleh Sekolah/Madrasah harus dilengkapi dengan surat pernyataan Kepalapernyataan Kepala
Sekolah/Madrasah tentang Keabsahan Data dalam Instrumen Akreditasi dan
Sekolah/Madrasah tentang Keabsahan Data dalam Instrumen Akreditasi dan
Instrumen Pendukung.
Instrumen Pendukung.
7. Penentuan Kelayakan Visitasi
7. Penentuan Kelayakan Visitasi
BAP-S/M menentukan kelayakan visitasi berdasarkan hasil evaluasi diri.
BAP-S/M menentukan kelayakan visitasi berdasarkan hasil evaluasi diri. ApabilaApabila
pemeriksaan hasil evaluasi diri dinyatakan layak untuk divisitasi, maka BAP-S/M
pemeriksaan hasil evaluasi diri dinyatakan layak untuk divisitasi, maka BAP-S/M
menugaskan asesor untuk melaksanakan visitasi ke Sekolah/Madrasah. Namun
menugaskan asesor untuk melaksanakan visitasi ke Sekolah/Madrasah. Namun
apabila hasil pemeriksaan tersebut dinyatakan tidak layak, maka BAP-S/M membuat
apabila hasil pemeriksaan tersebut dinyatakan tidak layak, maka BAP-S/M membuat
surat kepada Sekolah/Madrasah yang berisi tentang
surat kepada Sekolah/Madrasah yang berisi tentang penjelasan agarpenjelasan agar
Sekolah/Madrasah yang
Sekolah/Madrasah yang
8. Penugasan Tim Asesor
8. Penugasan Tim Asesor
BAP-S/M menetapkan dan menugaskan tim asesor
BAP-S/M menetapkan dan menugaskan tim asesor untuk melaksanakan visitasi keuntuk melaksanakan visitasi ke
Sekolah/Madrasah.
Sekolah/Madrasah.
9. Pelaksanaan Visitasi
9. Pelaksanaan Visitasi
Asesor melaksanakan visitasi dengan jalan melakukan klarifikasi, verifikasi, dan
Asesor melaksanakan visitasi dengan jalan melakukan klarifikasi, verifikasi, dan
validasi data evaluasi diri
validasi data evaluasi diri Sekolah/Madrasah sesuai dengan kondisi yang ada.Sekolah/Madrasah sesuai dengan kondisi yang ada.
Setelah itu tim asesor melaporkan hasil visitasi
Setelah itu tim asesor melaporkan hasil visitasi tersebut kepada BAP-S/M.tersebut kepada BAP-S/M.
10. Verifikasi Hasil Visitasi Asesor
10. Verifikasi Hasil Visitasi Asesor
BAP-S/M melakukan verifikasi terhadap hasil visitasi asesor terutama untuk butir
BAP-S/M melakukan verifikasi terhadap hasil visitasi asesor terutama untuk butir-
-butir esensial.
butir esensial.
11. Penetapan Hasil Akreditasi
11. Penetapan Hasil Akreditasi Sekolah/MadrasahSekolah/Madrasah
BAP-S/M menetapkan hasil akreditasi Sekolah/Madrasah melalui rapat
BAP-S/M menetapkan hasil akreditasi Sekolah/Madrasah melalui rapat pleno. Rapatpleno. Rapat
pleno penetapan hasil akhir akreditasi harus dihadiri oleh sekurang-kurangnya lebih
pleno penetapan hasil akhir akreditasi harus dihadiri oleh sekurang-kurangnya lebih
dari 50% jumlah anggota BAP-S/M.
dari 50% jumlah anggota BAP-S/M. Keputusan penetapan hasil akreditasi ditetapkanKeputusan penetapan hasil akreditasi ditetapkan
melalui musyawarah untuk mufakat. Hasil rapat pleno BAP
melalui musyawarah untuk mufakat. Hasil rapat pleno BAP-S/M tentang penetapan-S/M tentang penetapan
hasil akreditasi dituangkan dalam bentuk Surat Keputusan BAP-S/M
hasil akreditasi dituangkan dalam bentuk Surat Keputusan BAP-S/M
12. Penerbitan Sertifikat
12. Penerbitan Sertifikat
Berdasarkan hasil akreditasi yang ditetapkan melalui rapat pleno, BAP-S/M
Berdasarkan hasil akreditasi yang ditetapkan melalui rapat pleno, BAP-S/M sesuaisesuai
dengan kewenanganny
13. Pelaporan Hasil Akreditasi
13. Pelaporan Hasil Akreditasi
Hasil akreditasi Sekolah/Madrasah tersebut akan dilaporkan ke berbagai pihak
Hasil akreditasi Sekolah/Madrasah tersebut akan dilaporkan ke berbagai pihak
sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing,
sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing, sebagai berikut.sebagai berikut.
• BAN
• BAN-S/M melaporkan kegiatan akreditasi -S/M melaporkan kegiatan akreditasi Sekolah/Madrasah kepada MendiknasSekolah/Madrasah kepada Mendiknas..
• BAP
• BAP-S/M melaporkan kegiatan akreditasi Sekolah/Madrasah kepada Gubernur-S/M melaporkan kegiatan akreditasi Sekolah/Madrasah kepada Gubernur
dengan tembusan kepada BAN-S/M, Dinas
dengan tembusan kepada BAN-S/M, Dinas Pendidikan Provinsi, Kanwil Depag,Pendidikan Provinsi, Kanwil Depag,
Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Kandepag, dan LPMP.
Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Kandepag, dan LPMP.
• Laporan hasil akred
• Laporan hasil akreditasi Sekolah/Madrasah juga dapat diakses oleh itasi Sekolah/Madrasah juga dapat diakses oleh berbagai pihakberbagai pihak
yang terkait dan
yang terkait dan berkepentingan dengan peningkatan mutu pendidikan. Seluruh hasilberkepentingan dengan peningkatan mutu pendidikan. Seluruh hasil
akreditasi secara nasional diumumkan melalui website BAN-S/M dengan alamat
akreditasi secara nasional diumumkan melalui website BAN-S/M dengan alamat
situs di www.ban-sm.or.id
situs di www.ban-sm.or.id
Depdiknas, Depag, Dinas Pendidikan Provinsi, Kanwil
Depdiknas, Depag, Dinas Pendidikan Provinsi, Kanwil Depag, Dinas PendidikanDepag, Dinas Pendidikan
Kab/Kota, Kandepag, dan
Kab/Kota, Kandepag, dan penyelenggara melakukan pembinaan terhadappenyelenggara melakukan pembinaan terhadap
Sekolah/Madrasah berdasarkan hasil akreditasi sesuai
Sekolah/Madrasah berdasarkan hasil akreditasi sesuai dengan kewenangannya.dengan kewenangannya.
2.3
2.3 Persiapan Persiapan Sekolah Sekolah dalam Adalam Akreditasikreditasi
Dalam mempersiapkan akreditasi, sekolah melakukan langkah-langkah sebagai Dalam mempersiapkan akreditasi, sekolah melakukan langkah-langkah sebagai berikut :
berikut :
(a) Sekolah mengajukan permohonan akreditasi kepada Badan Akreditasi Propinsi (a) Sekolah mengajukan permohonan akreditasi kepada Badan Akreditasi Propinsi (BAP)-S/M untuk SLB, SMA, SMK dan SMP atau kepada Unit Pelaksana Akreditasi (BAP)-S/M untuk SLB, SMA, SMK dan SMP atau kepada Unit Pelaksana Akreditasi (UPA) Kabupaten/Kota untuk TK dan SD Pengajuan akreditasi yang dilakukan oleh (UPA) Kabupaten/Kota untuk TK dan SD Pengajuan akreditasi yang dilakukan oleh sekolah harus mendapat persetujuan atau rekomendasi dari
sekolah harus mendapat persetujuan atau rekomendasi dari Dinas Pendidikan;Dinas Pendidikan;
(b) Setelah menerima instrumen evaluasi diri, sekolah perlu memahami bagaimana (b) Setelah menerima instrumen evaluasi diri, sekolah perlu memahami bagaimana menggunakan instrumen dan melaksanakan evaluasi diri. Apabila belum menggunakan instrumen dan melaksanakan evaluasi diri. Apabila belum memahami, sekolah dapat melakukan konsultasi kepada BAN-SM mengenai memahami, sekolah dapat melakukan konsultasi kepada BAN-SM mengenai pelaksanaan dan penggunaan instrumen tersebut;
pelaksanaan dan penggunaan instrumen tersebut;
(c) Mengingat jumlah data dan informasi yang diperlukan dalam proses evaluasi diri (c) Mengingat jumlah data dan informasi yang diperlukan dalam proses evaluasi diri cukup banyak, maka sebelum pengisian instrumen evaluasi diri, perlu dilakukan
cukup banyak, maka sebelum pengisian instrumen evaluasi diri, perlu dilakukan
11 11
pengumpulan berbagai dokumen yang diperlukan sebagai sumber data dan pengumpulan berbagai dokumen yang diperlukan sebagai sumber data dan informasi.
informasi.
a. Persyaratan Sekolah agar Dapat Mengikuti Akreditasi a. Persyaratan Sekolah agar Dapat Mengikuti Akreditasi Sekolah dapat diikutsertakan aktreditasi apabila :
Sekolah dapat diikutsertakan aktreditasi apabila : (a) memiliki surat
(a) memiliki surat keputusan kelembagakeputusan kelembagaan (UPT);an (UPT); (b) memiliki siswa pada semua t
(b) memiliki siswa pada semua tingkatan;ingkatan; (c) memiliki sarana dan prasarana pendidikan; (c) memiliki sarana dan prasarana pendidikan; (d) memiliki tenaga kependidikan;
(d) memiliki tenaga kependidikan;
(e) melaksanakan kurikulum nasional; dan (e) melaksanakan kurikulum nasional; dan (f) telah menamatkan siswa.
(f) telah menamatkan siswa.
b. Apa Hasil dari Akreditasi ? b. Apa Hasil dari Akreditasi ? Hasil akreditasi berupa :
Hasil akreditasi berupa :
(a) Sertifikat Akreditasi Sekolah, dan (a) Sertifikat Akreditasi Sekolah, dan (b) Profil Sekolah,
(b) Profil Sekolah, kekuatan dan kelemahan, dan rekomendasi.kekuatan dan kelemahan, dan rekomendasi.
Sertifikat Akreditasi Sekolah adalah surat yang menyatakan pengakuan dan Sertifikat Akreditasi Sekolah adalah surat yang menyatakan pengakuan dan penghargaan terhadap sekolah atas status dan kelayakan sekolah melalui proses penghargaan terhadap sekolah atas status dan kelayakan sekolah melalui proses pengukuran dan penilaian kinerja sekolah terhadap komponen-komponen sekolah pengukuran dan penilaian kinerja sekolah terhadap komponen-komponen sekolah berdasarkan standar yang ditetapkan BAN-SM untuk jenjang pendidikan tertentu. berdasarkan standar yang ditetapkan BAN-SM untuk jenjang pendidikan tertentu.
2.4
2.4 Menetapkan Menetapkan Hasil Hasil AkreditasiAkreditasi
Laporan tim asesor yang memuat hasil visitasi, catatan verifikasi, dan rumusan Laporan tim asesor yang memuat hasil visitasi, catatan verifikasi, dan rumusan saran bersama dengan hasil evaluasi diri akan diolah oleh BAN
menetapkan nilai akhir dan peringkat
menetapkan nilai akhir dan peringkat akreditasi sekolah sesuai dengan kondisi nyataakreditasi sekolah sesuai dengan kondisi nyata di sekolah. Penetapan nilai akhir dan peringkat akreditasi dilakukan melalui rapat di sekolah. Penetapan nilai akhir dan peringkat akreditasi dilakukan melalui rapat pleno BAN-SM sesuai dengan kewenangannya. Rapat pleno penetapan hasil akhir pleno BAN-SM sesuai dengan kewenangannya. Rapat pleno penetapan hasil akhir akreditasi harus dihadiri oleh sekurang-kurangnya lima puluh persen ditambah satu akreditasi harus dihadiri oleh sekurang-kurangnya lima puluh persen ditambah satu (50 % + 1) anggota BAN-SM Nilai akhir dan peringkat akreditasi juga dilengkapi (50 % + 1) anggota BAN-SM Nilai akhir dan peringkat akreditasi juga dilengkapi dengan penjelasan tentang kekuatan dan kelemahan masing-masing komponen dan dengan penjelasan tentang kekuatan dan kelemahan masing-masing komponen dan aspek akreditasi, termasuk saran-saran tindak lanjut bagi sekolah, Dinas aspek akreditasi, termasuk saran-saran tindak lanjut bagi sekolah, Dinas Pendidikan, maupun Departemen Pendidikan Nasional dalam rangka peningkatan Pendidikan, maupun Departemen Pendidikan Nasional dalam rangka peningkatan kelayakan dan kinerja sekolah di masa mendatang. Penjelasan kualitatif dan kelayakan dan kinerja sekolah di masa mendatang. Penjelasan kualitatif dan saran-saran harus merujuk pada hasil temuan dan bersifat spesifik agar mempermudah saran harus merujuk pada hasil temuan dan bersifat spesifik agar mempermudah pihak sekolah untuk melakukan pengembangan dan perbaikan internal dan pihak pihak sekolah untuk melakukan pengembangan dan perbaikan internal dan pihak terkait (pemerintah daerah dan dinas pendidikan) melakukan pemberdayaan dan terkait (pemerintah daerah dan dinas pendidikan) melakukan pemberdayaan dan pembinaan lebih lanjut terhadap
pembinaan lebih lanjut terhadap sekolah.sekolah. a.
a. Masa Masa Berlaku Berlaku AkreditasiAkreditasi
Masa berlaku akreditasi selama 4 tahun. Permohonan Akreditasi Ulang 6 bulan Masa berlaku akreditasi selama 4 tahun. Permohonan Akreditasi Ulang 6 bulan sebelum masa berlaku habis. Akreditasi Ulang untuk perbaikan diajukan sebelum masa berlaku habis. Akreditasi Ulang untuk perbaikan diajukan sekurang-kurangnya 2 tahun sejak di
kurangnya 2 tahun sejak ditetapkan.tetapkan. b.
b. Pengaduan Pengaduan atas Haatas Hasil Asil Akreditasikreditasi
Ketidakpuasan terhadap hasil akreditasi dapat disampaikan kepada BAN-S/M Ketidakpuasan terhadap hasil akreditasi dapat disampaikan kepada BAN-S/M dengan tembusan BAP-S/M /UPA Kabupaten/Kota setempat dan BAN-S/M dengan tembusan BAP-S/M /UPA Kabupaten/Kota setempat dan BAN-S/M melakukan verifikasi dan evaluasi, menyampaikan hasilnya kepada BAP-S/M/UPA melakukan verifikasi dan evaluasi, menyampaikan hasilnya kepada BAP-S/M/UPA Kabupaten/Kota untuk ditindaklanjuti
Kabupaten/Kota untuk ditindaklanjuti c.
c. Tindak Tindak Lanjut Lanjut Hasil Hasil AkreditasiAkreditasi
Hasil akreditasi ditindaklanjuti oleh Departemen Pendidikan Nasional, Dinas Hasil akreditasi ditindaklanjuti oleh Departemen Pendidikan Nasional, Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Penyelenggara sekolah Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Penyelenggara sekolah guna kepentingan peningkatan mutu sekolah.
guna kepentingan peningkatan mutu sekolah.
13 13
BAB III
BAB III
PENUTUP
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN 3.1 KESIMPULANDengan adanya akreditasi sekolah akan memacu sekolah untuk terus melakukan Dengan adanya akreditasi sekolah akan memacu sekolah untuk terus melakukan perbaikan terus menerus baik sekolah yang telah terakreditasi baik maupun yang perbaikan terus menerus baik sekolah yang telah terakreditasi baik maupun yang masih rendah, perbaikan tersebuat meliputi semua aspek antara lain kurikulum, masih rendah, perbaikan tersebuat meliputi semua aspek antara lain kurikulum, administrasi, pembiyayaan, sarana dan prasarana, hasil belajar peserta didik dan administrasi, pembiyayaan, sarana dan prasarana, hasil belajar peserta didik dan lain- lain. Dengan demikian apa yang diharapkan olah sekolah dapat terwujud dan lain- lain. Dengan demikian apa yang diharapkan olah sekolah dapat terwujud dan dapat meningkatnya mutu pendidikan disekolah tersebut dan mencapai tujuan dapat meningkatnya mutu pendidikan disekolah tersebut dan mencapai tujuan pendidikan nasional indonesia.
pendidikan nasional indonesia. 3.2 SARAN
3.2 SARAN
Dalam penyusunan makalah ini, penulis menyadari bahwa makalah ini masih Dalam penyusunan makalah ini, penulis menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan- kekurangan yang perlu diperbaiki dan diperlukan saran dan banyak kekurangan- kekurangan yang perlu diperbaiki dan diperlukan saran dan kritiknya, agar makalah ini lebih sempurna dan sangat berguna bagi kita semua. kritiknya, agar makalah ini lebih sempurna dan sangat berguna bagi kita semua. Saran dan kritik yang membangun sangat kami butuhkan demi kesempurnaan Saran dan kritik yang membangun sangat kami butuhkan demi kesempurnaan makalah ini.
DAFTAR PUSTAKA DAFTAR PUSTAKA
Bahan Pelatihan Asesor Akreditasi SMP-MTs Tahun 2009 Bahan Pelatihan Asesor Akreditasi SMP-MTs Tahun 2009
Usman, Husaini.2006. Manajemen Tori, Praktik, dan Riset Pendidikans .
Usman, Husaini.2006. Manajemen Tori, Praktik, dan Riset Pendidikans . Jakarta.Jakarta. Dwi Nugroho. 2007. Pemikiran Kependidikan dari Filsafat ke Ruang Kelas
Dwi Nugroho. 2007. Pemikiran Kependidikan dari Filsafat ke Ruang Kelas .. www.unila.ac.id .
www.unila.ac.id .
Akhmadsudrajat, 2008, Penilaian hasil belajar
Akhmadsudrajat, 2008, Penilaian hasil belajar www.akhmadsudarjar.wwww.akhmadsudarjar.wordpress.com.ordpress.com.
15 15