• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bersaing dengan Menggunakan Teknologi Informasi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Bersaing dengan Menggunakan Teknologi Informasi"

Copied!
49
0
0

Teks penuh

(1)

Bersaing dengan

Menggunakan

Teknologi Informasi

Teknologi Informasi

(2)

Lingkungan Persaingan

Ancaman

Pendatang Baru Daya Tawar Para

Penyalur Persaingan Antar P h Perusahaan Ancaman Barang Daya Tawar Pelanggan Ancaman Barang Pengganti gg

(3)

Lingkungan Persaingan

Suatu perusahaan dapat survive (bertahan) dalam jangka panjang jika berhasil mengembangkan strategi untuk

menghadapi lima tekanan persaingan yang umumnya menghadapi lima tekanan persaingan yang umumnya

dihadapi dalam lingkungan bisnis. Seperti digambarkan pada tayangan/slide.

Lima kekuatan tsb meliputi:

„ Ancaman Pendatang Baru (Threat of New Entrants). Banyak ancaman untuk survival dalam jangka panjang Banyak ancaman untuk survival dalam jangka panjang datang dari perusahaan yang belum ada atau belum hadir dalam industri/pasar. Ancaman dari pendatang baru

memaksa manajemen puncak untuk memonitor memaksa manajemen puncak untuk memonitor

kecenderungan, terutama trend teknologi, yang mungkin akan meningkatkan persaingan.

(4)

Lingkungan Persaingan

„ Persaingan Antar Perusahaan yang Ada (Rivalry

Among Exicting Competitors). Dalam industri yang

sudah matang, pesaing yang ada bukanlah sebagai

k ifik i i

ancaman, karena secara spesifik masing-masing

perusahaan telah menemukan “ceruk”nya (langganan).

Bagaimanapun, perubahan manajemen, kepemilikan, atau aturan main dapat meningkatkan ancaman serius bagi

aturan main dapat meningkatkan ancaman serius bagi kelangsungan hidup perusahaan dalam jangka panjang.

„ Daya Tawar Para Penyalur (Bargaining Power of

Suppliers) Para penyalur yang memiliki akses untuk Suppliers). Para penyalur yang memiliki akses untuk

membatasi sumber daya, atau siapa yang mendominasi industri mereka, pasti akan menggunakan pengaruh

tersebut. Banyak perusahaan mencoba untuk y p mengurangi ketergantungan mereka pada satu

perusahaan untuk membatasi kekuatan tawar penyalur tersebut.

(5)

Lingkungan Persaingan

„

Daya Tawar Pelanggan (Bargaining Power of

Customers). Pelanggan dapat tumbuh kuat dan

besar sebagai hasil penguasaan pasar oleh

besar sebagai hasil penguasaan pasar oleh

mereka. Sebagai contoh,Wal-Mart adalah

pelanggan paling besar untuk konsumen ‘paket

p

gg

p

g

p

produk’ dan sering juga mendiktekan terminologi

kepada pembuat barang-barang tsb, demikian

juga perusahaan raksasa seperti “Procter&

juga perusahaan raksasa seperti Procter&

Gambler”.

„

Ancaman Barang Pengganti (Threat of

g

gg

(

Subtitutes). Kemungkinan pelanggan dapat

menggunakan produk yang lain atau berbeda

untuk memenuhi kebutuhannya yang sama hal ini

untuk memenuhi kebutuhannya yang sama, hal ini

menunjukkan adanya ancaman barang pengganti .

(6)

Dasar Strategi Persaingan

(Lima Strategi Kompetitif Dasar)

Strategi Kepemimpinan dalam Biaya

Strategi Pembedaan

g p p y

Strategi Inovasi

Strategi Pertumbuhan Strategi Aliansi

(7)

Dasar Strategi Persaingan

Keunggulan bersaing dimiliki oleh suatu

perusahaan bila mereka berhasil melakukan

beberapa kegiatan yang mempunyai nilai lebih

beberapa kegiatan yang mempunyai nilai lebih

kepada pelanggannya secara lebih baik daripada

yang dilakukan oleh para pesaingnya. keunggulan

bersaing dapat dikembangkan dengan mengikuti

bersaing dapat dikembangkan dengan mengikuti

satu dari beberapa strategi dibawah ini :

„

Strategi Kepemimpinan dalam Biaya. Menjadi

g

p

p

y

j

produsen produk dan jasa dengan biaya yang

lebih rendah didalam suatu industri

memungkinkan sebuah perusahaan untuk

g

p

menurunkan harga jual produknya kepada para

pelanggan. Pesaing dengan biaya yang lebih

tinggi tidak bisa bersaing dalam hal harga dengan

tinggi tidak bisa bersaing dalam hal harga dengan

perusahaan yang lebih unggul dalam hal biaya ini.

(8)

Dasar Strategi Persaingan

St t i Dif i i (P b d ) M b k

„ Strategi Diferensiasi (Pembedaan). Mengembangkan berbagai cara untuk melakukan diferensiasi produk dan jasa perusahaan dari para pesaingnya atau mengurangi

dif i i i H l i i d t ki k

diferensiasi para pesaingnnya. Hal ini dapat memungkinkan sebuah perusahaan untuk berfokus pada produk atau jasa agar mendapatkan keunggulan dalam segmen atau ceruk

( i h ) t t t t

(niche) tertentu suatu pasar

„ Strategi Inovasi. Menemukan berbagai cara baru untukStrategi Inovasi. Menemukan berbagai cara baru untuk melakukan bisnis. Hal ini dapat mengembangkan berbagai produk dan jasa yang unik, atau masuk ke dalam pasar

yang unik. Hal ini juga dapat melibatkan perubahan radikal yang unik. Hal ini juga dapat melibatkan perubahan radikal atas proses bisnis dalam memproduksi atau

mendistribusikan produk dan jasa yang begitu berbeda dari cara bisnis dulu dilakukan, hingga dapat mengubah struktur cara bisnis dulu dilakukan, hingga dapat mengubah struktur dasar industri

(9)

Dasar Strategi Persaingan

„ Strategi Pertumbuhan. Secara signifikan memperluas kemampuan perusahaan untuk memproduksi barang dan jasa, memperluas ke pasar global, melakukan

diversifikasi produk dan jasa baru, atau berintegrasi ke dalam produk dan jasa yang berhubungan.

Contoh : Intel telah meningkatkan kapasitasnya (dan menurunkan biaya-biayanya) seperti yang juga dilakukan pesaingnya, dengan mempertemukan teknologi yang telah dijalankan dengan kegiatan perancangan/disain dan pabrikasi chip yang terintegrasi.

St t i P k t /Ali i M b t h b d

„ Strategi Persekutuan/Aliansi. Membuat hubungan dan persekutuan bisnis baru dengan para pelanggan,

pemasok, pesaing, konsultan, dan

perusahaan-h l i H b i i d t li ti

perusahaan lainnya. Hubungan ini dapat meliputi merger, akuisisi, joint venture, membentuk “perusahaan virtual”, atau kesepakatan pemasaran, manufaktur, atau distribusi

t t bi i d it d

(10)

St t

i K

titif L i

Strategi Kompetitif Lainnya

„ Mengunci Pelanggan dan Pemasok (Locking-In Customers and

Supplier) : Membangun hubungan yang bernilai dgn pelangan,

pemasok dan mitra bisnis

„ Membangun Biaya Berpindah (Switching Cost) : Melakukan investasi dalam TI utk meningkatkan operasi atau menyebaran inovasi

„ Meningkatkan Halangan Masuk (Barriers to Entry) :

Meningkatkan biaya investasi atau kerumitan TI yang dibutuhkan utk bersaing dalam industri atau segmen pasar

„ Mendorong Investasi dalam TI : Mengembangkan berbagai produk dan jasa baru yang tidak akan mungkin dihasilkan tanpa kemampuan TI yang kuat

(11)

Penggunaan TI dalam Mengimplementasikan

Penggunaan TI dalam Mengimplementasikan

5 Strategi Kompetitif dasar

„ Biaya Yang Lebih rendah :y g

- Gunakan TI untuk mengurangi secara mendasar biaya proses bisnis - Gunakan TI untuk menurunkan biaya pelanggan atau pemasok

„ Diferensiasi :

- Gunakan berbagai fitur TI untuk memfokuskan diri pada segmen pasar yang dipilih

„ Inovasi

- Buat produk dan jasa baru yang memasukkan berbagai komponen TI

„ Mendukung Pertumbuhan

- Gunakan TI untuk mengelola perluasan bisnis secara regional & globalg p g g

„ Kembangkan Persekutuan

- Gunakan TI untuk membuat Perusahaan Virtual yang terdiri dari para mitra bisnis

(12)

Penggunaan Strategis dari Tehnologi Informasi

Meningkatkan Mempromosikan Memikat para Meningkatkan Proses bisnis Mempromosikan Perubahan bisnis Memikat para Pelanggan & penyalur Strategy Menggunakan IT untuk mengurangi bi bi

•IT digunakan utk meningkatkan mutu

•IT digunakan utk

IT digunakan untuk menciptakan Peran IT biaya-biaya dalam bisnis menghubungkan bisnis dengan para pelanggan & penyalur menciptakan produk baru atau jasa Meningkatkan Efisiensi Menciptakan peluang bi i b Memelihara hubungan yg berharga dengan l Hasil

(13)

Penggunaan Strategis dari Tehnologi Informasi

Meningkatkan halangan Membangun suatu strategi SO IT Membangun sistem Informasi strategis Strategy masuk SO IT

Meningkatkan Meningkatkan IT digunakan

Strategy Peran Meningkatkan investasi IT yg diperlukan utk bersaing IT digunakan untuk menyediakan Informasi d l t t i Meningkatkan investasi di dalam sumber daya SI dari Peran IT dalam strategi persaingan perusahaan penggunaan operasional ke penggunaan strategis strategis Peningkatan penguasaan Menciptakan peluang Meningkatkan kerjasama / Hasil penguasaan pasar peluang bisnis baru kerjasama / kolaborasi

(14)

Penggunaan Strategis dari Tehnologi Informasi

„

Mengembangkan Sistim Informasi

antar perusahaan yang menciptakan

p

y

g

p

kenyamanan dan efisiensi dapat

mengalihkan perhatian dari biaya-

g

p

y

biaya yang terkait dengan pelanggan

atau para penyalur.

p

p

y

„

Melakukan Investasi dalam aplikasi

IT yang lebih maju (advance) akan

IT yang lebih maju (advance) akan

membangun penghalang bagi

masuknya pesaing baru

(15)

Penggunaan Strategis dari Tehnologi Informasi

„

Mengikut sertakan komponen IT didalam

produk dan jasa akan membuat

produk dan jasa akan membuat

persaingan dari produk atau jasa pengganti

menjadi lebih sukar.

menjadi lebih sukar.

„

Menyeimbangkan Investasi dalam

orang-orang perangkat keras perangkat lunak

orang, perangkat keras, perangkat lunak,

database, dan jaringan, serta merubah

penggunaan Sistem Informasi dari hanya

penggunaan Sistem Informasi dari hanya

menunjang kegiatan operasional menjadi

penggunaan aplikasi secara strategis

(16)

Rantai Nilai dan SI Strategis

Proses Pendukung

Koordinasi administratif & layanan pendukung Intranet Arus Kerja Bersama

Manajemen SDM

Intranet Kompensasi Karyawan Pengembangan Teknologi

Pengembangan Produk melalui ekstranet dgn mitra Perolehan sumber daya

Portal Web e-commerce utk pemasok

Logistik Inbound Operasi C Logistik Outbound Pemasaran & Penjualan Layanan Pelanggan Pengudangan Just-In-Time otomatis Aided Flesible manufakturing Computer Aided Flesible manufakturing Penjualan & Pesanan Scr online Pemasaran bertarget CRM

(17)

Rantai Nilai

K R t i Nil i dik b k l h Mi h l P t d

Konsep Rantai Nilai yang dikembangkan oleh Michael Porter memandang suatu perusahaan sebagai rangkaian dari aktivitas dasar (" rantai") yang menambahkan nilai kepada produk dan jasanya untuk mendukung

pencapaian suatu margin keuntungan . Di dalam konsep rantai nilai, beberapa aktivitas bisnis adalah merupakan aktivitas utama sedangkan beberapa aktivitas bisnis adalah merupakan aktivitas utama sedangkan aktivitas yang lain merupakan pendukung. Untuk masing-masing aktifitas, peran dari Sistim Informasi Strategis (SIS) akan memberikan kontribusi yang berarti dalam mendukung kontribusi setiap aktifitas tersebut kepada rantai nilai yang ada :

Sistim Informasi Strategis: adalah Sistim Informasi yang mendukung kegiatan operasi atau Proses Manajemen yang melengkapi perusahaan dengan produk dan jasa strategis, serta kemampuan untuk menciptakan keunggulan dalam bersaing

Proses Pendukung : menciptakan infrastruktur internal untuk menyediakan

dukungan bagi pekerjaan yang khusus dari aktivitas utama:

„ Manajemen dan Bantuan Layanan Administrasi. Peran Kunci dari SIS

di i i d l h d l t ti i Si t P k t

disini adalah dalam otomatisasi Sistem Perkantoran.

„ Manajemen Sumber Daya Manusia. peran SIS berupa Database

(18)

Rantai Nilai

„ Pengembangan Teknologi. peran SIS : Merancang/Disain dengan bantuan Komputer.

„ Pengadaan Sumber daya. peran SIS : Pertukaran data secara g y p elektronik dengan para penyalur.

Proses Utama. Proses ini memberikan kontribusi secara langsung dalam proses perubahan bentuk (transformasi) pada perusahaan dalam proses perubahan bentuk (transformasi) pada perusahaan.

„ Logistik ke dalam/Pengadaan. peran SIS : Sistem pergudangan

yang diotomatisasikankan, menjaga agar barang selalu tersedia pada saat diperlukan (Just in time).

„ Operasi/Pengolahan. peran SIS : Sistem Pabrikasi atau produksi dengan bantuan Komputer.

„ Logistik keluar /Pengeluaran. peran SIS: Pemasukan Data secara Online

Online.

„ Pemasaran dan Penjualan. peran SIS : Analisis Pasar.

(19)

Rantai Nilai dalam Internet

Penelitian & Pemasaran produk Penjualan & distribusi Dukungan & umpan balik pelanggan Kemampuan internet

Data utk riset Pemasaran, menetapkan •Akses online ke pelanggan •Tanggapan • Biaya rendah distribusi • Jangkau Manfaat bagi menetapkan tanggapan konsumen Tanggapan langsung atas permasalahan pelanggan Jangkau pelanggan baru • Mengalihkan titik kontak perusahaan Meningkatkan penguasaan Menurunkan Meningkatkan kepuasan Kesempatan Utk penguasaan

pasar garis harga

kepuasan pelanggan

Utk

(20)

Rantai Nilai dalam Internet

Konsep rantai nilai dapat digunakan oleh

perusahaan yang menggunakan aplikasi

berbasis Internet untuk secara strategis

memposisikan dirinya agar memperoleh

keunggulan dalam bersaing

keunggulan dalam bersaing .

M d l R

t i il i i i

i b

1.

Model Rantai nilai ini secara garis besar

menjelaskan bahwa suatu perusahaan yang

mempunyai hubungan Internet dengan para

mempunyai hubungan Internet dengan para

pelanggannya bisa menyediakan manfaat

(21)

Rantai Nilai dalam Internet

Contoh: Perusahaan berbasis Internet mengelola

newsgroups, ruang bercakap-cakap,dan

websites perdagangan secara elektronik

(e-commerce) adalah sarana yang baik untuk riset

pemasaran dan pengembangan produk

pemasaran dan pengembangan produk,

penjualan langsung, dan umpan balik serta

layanan pelanggan.

2.

Perusahaan yang mempunyai hubungan

I t

t d

l

bi

Internet dengan para penyalurnya bisa

menggunakannya untuk menciptakan

keunggulan bersaing

(22)

Rantai Nilai dalam Internet

Contoh: Lelang secara online dan transaksi pada

‘e-commerce websites’ dari para penyalur dan pengiriman secara online penjadwalan dan informasi status pada secara online, penjadwalan, dan informasi status pada suatu pintu gerbang (portal) e-commerce yang memberi karyawan akses segera ke informasi terbaru dari berbagai penjual Hal ini pada hakekatnya akan menurunkan penjual. Hal ini pada hakekatnya akan menurunkan biaya-biaya sehingga menjadi lebih rendah, mengurangi lead-time, dan meningkatkan kualitas barang dan jasa.

K i l K R t i Nil i d t b t

„ Kesimpulan: Konsep Rantai Nilai dapat membantu

perusahaan memutuskan di mana dan bagaimana cara menerapkan kemampuan teknologi informasi secara

t t i R t i il i j kk b b i j i

strategis. Rantai nilai menunjukkan berbagai jenis

teknologi informasi yang boleh jadi diberlakukan bagi proses bisnis tertentu untuk membantu perusahaan

l h f t d i k l b i did l

(23)

Penempatan Posisi Strategis dari Teknologi Internet

High Penembusan Pasar Global E-Commerce Website Perubahan Bentuk Produk & Jasa

E-Business; Extensive

Strategy E Commerce Website

Value-added IT Services

E Business; Extensive Intranets and Extranets

Biaya & Peningkatan

Solution Biaya & Peningkatan Efesiensi g Kinerja dalam Efektifitas Bisnis

E-Mail, Chat Systems Intranets and Extranets

L E-Business Processes Connectivity

Low E-Business Processes Connectivity High

(24)

Penempatan Posisi Strategis dari Teknologi Internet

Agar Teknologi Internet dapat digunakan secara

strategis, aplikasinya harus diposisikan dengan

tepat. Matriks posisi strategis yang ditunjukkan

tepat. Matriks posisi strategis yang ditunjukkan

dapat digunakan untuk membantu suatu

perusahaan dalam mengoptimalkan dampak

Teknologi Internet secara strategis

Teknologi Internet secara strategis.

Matriks tersebut memperlihatkan 2 penggerak

utama:

„

Penggerak Internal. Jumlah konektivas, kerja

sama atau kolaborasi dan penggunaan Teknologi

Informasi di dalam suatu perusahaan.

p

„

Penggerak Eksternal. Jumlah konektivas,kerja

sama dan penggunaan Teknologi Informasi oleh

pelanggan para penyalur mitra bisnis dan

(25)
(26)
(27)

Penempatan Posisi Strategis dari Teknologi Internet

„ Biaya dan Peningkatan Efisiensi. Bila tingkat

konektivas, kerja sama atau kolaborasi dan penggunaan Tehnologi Informasi di dalam perusahaan dan pelanggan Tehnologi Informasi di dalam perusahaan dan pelanggan serta pesaing adalah rendah, suatu perusahaan perlu

memusatkan pada perhatian pada upaya meningkatkan efisiensi dan menurunkan biaya-biaya dengan

efisiensi dan menurunkan biaya-biaya dengan

penggunaan Teknologi Internet untuk meningkatkan

komunikasi antar perusahaan dan dengan para penyalur dan pelanggannya

dan pelanggannya.

„ Peningkatan Kinerja di dalam Efektivitas Bisnis. Ketika tingkat konektivas internal tinggi, tetapi konektivas

k t l d l d i ih d h

eksternal dengan pelanggan dan pesaing masih rendah, suatu perusahaan perlu memusatkan perhatian pada penggunaan Teknologi Internet seperti intranets dan

t t t k l h i k t f kti it

extranets untuk memperoleh peningkatan efektivitas bisnis.

(28)

Penempatan Posisi Strategis dari Teknologi Internet

„ Penembusan Pasar Global. Ketika tingkat konektivas dengan pelanggan dan pesaing tinggi dan konektivas internal rendah suatu perusahaan perlu memusatkan internal rendah, suatu perusahaan perlu memusatkan

perhatian pada usaha mengembangkan aplikasi berbasis Internet untuk mengoptimalkan interaksi dengan

pelanggan dan membangun atau menciptakan pelanggan dan membangun atau menciptakan penguasaan pasar.

„ Perubahan Bentuk Produk Dan Jasa.Ketika suatu

h d l l

perusahaan dengan para pelanggannya, para penyalur, dan pesaing membentuk jaringan kerja secara ekstensif , Teknologi Internet harus digunakan untuk

b k d b k d k d j

mengembangkan dan menyebarkan produk dan jasa sehingga secara strategis memposisikan kembali

(29)

Bisnis secara elektronis dengan fokus pelanggan

B d t b Biarkan pelanggan membuat pesanan secara langsung Biarkan pelanggan membuat pesanan Bangun database pelanggan yang ditempatkan berdasarkan

Preferensi & Profitabilitas

p

melalui para mitra distribusi Membangun komunitas web untuk pelanggan, karyawan dan Database Transaksi Database pelanggan y mitra bisnis Menghubungkan karyawan, mitra distribusi

dan para pelanggan ke database

Beri karyawan pandangan

lengkap atas tiap pelanggan

(30)

Bisnis secara elektronis dengan fokus pelanggan

Ada strategi penting lain yang mungkin dapat dilakukan dengan penggunaan IT yang memungkinkan suatu bisnis untuk berhasil dan mempertahankan keberhasilan p

tersebut. Hal ini dibahas pada tayangan berikut :

Suatu strategi kunci untuk menjadikan suatu e business

„ Suatu strategi kunci untuk menjadikan suatu e-business berhasil adalah dengan memaksimalkan nilai bagi

pelanggan. Fokus strategi pada nilai bagi pelanggan ini menem kan bah a m t lebih tama daripada harga menemukan bahwa mutu lebih utama daripada harga, dan merupakan faktor penentu dalam persepsi

pelanggan. Suatu e-business yang berpusat pada

l di t d l h d

pelanggan, diantaranya adalah dengan penggunaan teknologi Internet untuk memelihara pelanggan yang setia dengan mengantisipasi kebutuhan masa depan

k k i i d di k

(31)

Bisnis secara elektronis dengan fokus pelanggan

„ Seperti diperlihatkan dalam tayangan ini, adanya teknologi seperti intranets, Internet, dan extranet

menciptakan saluran komunikasi baru yang interaktip di menciptakan saluran komunikasi baru yang interaktip di dalam suatu perusahaan, dengan pelanggan, dengan para penyalur, mitra bisnis, dan pihak lain didalam

lingkungan eksternal bisnis Demikian pula diberikan lingkungan eksternal bisnis . Demikian pula, diberikan dorongan kerja sama/kolaborasi lintas fungsi dengan pelanggan dalam pengembangan produk, pemasaran, penyerahan layanan dan dukungan teknis

penyerahan, layanan dan dukungan teknis.

„ Suatu perusahaan e-business yang berpusat kepada pelanggan mencoba untuk mendapatkan pengalaman

bi i d i l l l i d k t

bisnis dari pelanggannya melalui pendekatan : … Pelanggan dapat melakukan order atau pesanan secara

(32)

Bisnis secara elektronis dengan fokus pelanggan

…

Membangun suatu database pelanggan yang

merekam data profitabilitas dan pilihan

l

d

ki k

pelanggan,dan memungkinkan semua

karyawan mengakses dan mempunyai

pandangan yang lengkap tentang pelanggan

pandangan yang lengkap tentang pelanggan.

…

Pelanggan dapat melihat status order atau

pesanan, riwayat dan status pengiriman

pesanan, riwayat dan status pengiriman

barangnya.

„

Memelihara suatu komunitas pelanggan

„

Memelihara suatu komunitas pelanggan,

(33)

Business Process Reengeniring

dan Total Quality Management

dan Total Quality Management

Salah satu strategi persaingan yang penting saat ini adalah

Rekayasa ulang Proses Bisnis (BPR) sering disebut rekayasa ulang Rekayasa ulang lebih dari sekedar mengotomatiskan proses ulang. Rekayasa ulang lebih dari sekedar mengotomatiskan proses bisnis untuk mendapatkan peningkatan efisiensi kegiatan bisnis. Rekayasa ulang adalah suatu kegiatan memikirkan ulang dan

merancang perubahan proses bisnis secara radikal untuk tercapainya peningkatan yang dramatis dalam hal biaya mutu kecepatan dan peningkatan yang dramatis dalam hal biaya, mutu, kecepatan, dan layanan. BPR mengkombinasikan berbagai strategi dengan

melakukan inovasi bisnis yang membuat peningkatan kinerja proses bisnis sedemikian rupa sehingga suatu perusahaan dapat menjadi lebih sukses dan lebih kuat dalam suatu pasar yang banyak

lebih sukses dan lebih kuat dalam suatu pasar yang banyak pesaingnya.

„ Bagaimanapun, selagi banyak perusahaan melaporkan keuntungan yang mengesankan, banyak perusahaan lain yang gagal untuk

mencapai peningkatan melalui proyek rekayasa kembali mencapai peningkatan melalui proyek rekayasa kembali.

„ Peningkatan Kualitas Bisnis adalah suatu pendekatan yang kurang dramatis dalam meningkatkan keberhasilan suatu bisnis. Satu daya dorong strategis yang penting dalam area ini disebut Manajemen K lit T t l (TQM)

(34)

Business Process Reengeniring

dan Total Quality Management

dan Total Quality Management

TQM menekankan pada peningkatan kualitas yang berpusat pada kebutuhan dan harapan pelanggan

terhadap produk dan jasa Hal ini melibatkan banyak ciri terhadap produk dan jasa. Hal ini melibatkan banyak ciri dan tampilan, seperti pencapaian, keandalan, ketahanan, kemampuan bereaksi dan sebagainya.

„ TQM menggunakan berbagai peralatan dan metoda untuk

„ TQM menggunakan berbagai peralatan dan metoda untuk menyajikan :

… barang atau jasa yang lebih menarik dan sedikit variasi mutu

variasi mutu.

… Perubahan yang lebih cepat dari tahap disain ke produksi dan distribusi.

… Lebih fleksibel dalam menyesuaikan dengan pilihan

… Lebih fleksibel dalam menyesuaikan dengan pilihan dan kebiasaan membeli pelanggan.

… Menurunkan biaya-biaya dengan mengurangi

pekerjaan berulang dan menghapuskan kegiatan yang pekerjaan berulang dan menghapuskan kegiatan yang tidak punya nilai tambah

(35)

Business process Reengeniring

d

T t l Q

lit M

t

dan Total Quality Management

Perbaikan Bisnis Perekayasaan Ulang

P Bi i

Proses Bisnis Tingkat Perubahan Sedikit demi sedikit Radikal

Perubahan Proses Proses versi baru Proses yang sama sekali yang telah diperbaiki baru

Point awal Proses yang telah ada Lembar baru Frekuensi Perubahan terus menerus perubahan periodik

sekaligus Horizon dulu & sekarang Masa depan Lingkup umum sempit, dalam luas, lintas fungsi

berbagi fungsi

Jalur ke pelaksanaan budaya budaya, struktur Pelaksana Utama Pengendalian Teknologi Informasig g

(36)

Menjadi Perusahaan Yang Lincah

Antisipasi

kebutuhan masa depan K bi

Bekerjasama dgn mitra bisnis &

pesaing

Kebiasaan Penyesuaian diri

Memberi pelanggan

solusi Organize toOrganize toMaster

Dampak

ke permasalahan ChangeMaster

p

pengaruh orang2 & sumber daya SIFO

(37)

Menjadi Perusahaan yang Lincah

Model ‘Free.Perfect.Now’ yang telah dikembangkan oleh “AVNET Marshall” mewujudkan tiga dimensi ini kedalam suatu model yang singkat tetapi jelas untuk melayani pelanggannya secara matang dan cepat dalam memberikan tanggapan

cepat dalam memberikan tanggapan .

„ Dimensi kebebasan. Menekankan bahwa kebanyakan pelanggan ingin biaya yang lebih rendah untuk nilai/manfaat yang diterimanya, tetapi bersedia membayar lebih untuk suatu jasa yang memberi nilai tambah

tambah.

„ Dimensi Kesempurnaan. Menekankan bahwa produk dan jasa seharusnya tidak hanya bebas dari cacat, tetapi juga harus

meningkatkan kesesuaian dengan pelanggan (customisasi),

penambahan corak dan perlu mengantisipasi lebih lanjut kebutuhan pelanggan dimasa depan

„ Dimensi Kekinian. Menekankan bahwa pelanggan ingin layanan 24 jam terhadap produk dan jasa, waktu penyerahan yang

ja te adap p odu da jasa, a tu pe ye a a ya g

pendek/singkat dan mempertimbangan waktu untuk pemasaran produk mereka sendiri.

(38)

M i k l bih d l ki j b i d l h k

Menjadi Perusahaan yang Lincah

Mempunyai kelebihan dalam kinerja bersaing adalah kemampuan suatu perusahaan untuk berhasil secara cepat melakukan

perubahan, secara terus menerus membagi pasar global dalam kualitas tinggi, kinerja tinggi, serta produk dan jasa yang sesuai

k i i l P h d h t t

keinginan pelanggan. Perusahaan yang sudah matang sangat tergantung pada teknologi informasi untuk mendukung dan mengendalikan proses bisnisnya.

Empat strategi pokok dalam persaingan adalah:

1. Memperkaya Pelanggan. Perusahaan yang mapan akan

k l d b ik l i t k

memperkaya para pelanggannya dengan memberikan solusi untuk membantu mengatasi permasalahan pelanggannya. Mereka akan berhasil mendapatkan nilai tambah dalam jangka panjang dari Produk dan jasanya, jika mereka mau membantu memecahkan

l h b d k d k b t h l K tik permasalahan berdasarkan pada kebutuhan pelanggan. Ketika suatu kondisi berubah, maka pesaing yang tangkas akan

menjalankan hubungan bisnis berdasarkan pada kesediaan dan kemampuan mereka untuk berubah agar dapat mengatasi masalah b dih d i l

(39)

2 Bekerja sama Perusahaan yang mapan melakukan kerja

Menjadi Perusahaan yang Lincah

2. Bekerja sama. Perusahaan yang mapan melakukan kerja sama untuk meningkatkan daya saingnya. Hal ini dapat berupa kerjasama secara internal dan, jika dianggap perlu, dilakukan juga kerjasama dengan pesaing dalam

p j g j g p g

rangka mempercepat penyampaian produk dan jasa ke pasar .

3. Mengorganisasikan. Perusahaan yang mapan

i ik d b ik l l h d

mengorganisasikan dengan baik pengelolaan terhadap perubahan dan kesiapan dalam menghadapi

ketidakpastian. Ini adalah suatu komponen pokok dari

persaingan karena harus mengembangkan antisipasi dan persaingan, karena harus mengembangkan antisipasi dan tanggapan yang cepat terhadap perubahan kondisi, bukan hanya perubahan dalam diri sendiri.

4 Keseimbangan Orang dan Informasi Perusahaan yang 4. Keseimbangan Orang dan Informasi. Perusahaan yang

mapan dapat menjaga keseimbangan antara orang dan informasi dengan memelihara suatu jiwa

usahawan/wiraswasta dan menyediakan perangsang bagi y p g g g karyawan agar lebih bertanggung jawab, meningkatkan kemampuan beradaptasi, dan melakukan inovasi.

(40)

Perusahaan Virtual

Suatu Perusahaan adalah suatu organisasi yang

menggunakan teknologi informasi untuk menghubungkan orang-orang, asset, dan gagasan. Orang-Orang dan

Korporasi membentuk suatu perusahaan dalam rangka mengambil keuntungan dari peluang strategis yang

memerlukan waktu, kemampuan orang-orang dan sumber daya teknologi informasi yang tidak boleh ada di dalam perusahaan tunggal. Dengan membuat persekutuan strategis dengan perusahaan lain dan dengan cepat g g g

membentuk suatu perusahaan baru dengan mitra terpilih, perusahaan terbaik mampu memasang komponen yang diperlukan untuk menyediakan suatu solusi tingkat dunia p y g (world-class) untuk pelanggannya dan menangkap

kesempatan. Untuk berhasil perusahaan harus menguasai enam karakteristik: g

(41)

Perusahaan Virtual

Kemampuan Beradaptasi

Tanpa Batas Keunggulan

p Six Characteristics of Virtual B d k Companies Teknologi Berdasarkan Kepercayaan Oportunisme Oportunisme

(42)

6 Karakteristik dalam Perusahaan Virtual

1. Kemampuan beradaptasi: Mampu menyesuaikan diri

ter-hadap suatu perubahan yang cepat sesuai dengan

lingkungan bisnis. Selanjutnya Perusahaan maya harus meng rangi proses ang bersamaan akt (concept to mengurangi proses yang bersamaan waktu (concept-to-cash) melalui kegiatan berbagi (sharing).

2. Oportunisme: Menciptakan, mengoperasikan dan

menghancurkannya setelah memanfaatkan peluang bisnis menghancurkannya setelah memanfaatkan peluang bisnis yang nampak tersebut. Mereka harus memperoleh akses ke pasar yang baru dan pasar bersama atau ke pelanggan

yang setia serta meningkatkan fasilitas dan pemenuhan yang setia, serta meningkatkan fasilitas dan pemenuhan pasar.

3. Keunggulan: Memiliki keunggulan kelas dunia dalam

kemampuan inti yang diperlukan Kemampuan ini harus kemampuan inti yang diperlukan. Kemampuan ini harus secara terus menerus terhubung melalui penggunaan Teknologi Internet .

(43)

Perusahaan dalam dunia Maya

4. Teknologi: Menyediakan teknologi informasi

kelas dunia dan teknologi lain yang diperlukan

untuk semua bentuk solusi bagi pelanggan

untuk semua bentuk solusi bagi pelanggan.

Mereka harus beralih dari menjual produk

menjadi menjual solusi.

5 T

B t

D

d h

t k

5. Tanpa Batas: Dengan mudah menyatukan

seluruh sumber daya dan kemampuan mitra

bisnis secara terbuka kedalam suatu solusi bagi

g

pelanggan yang terintegrasi.

6.

Berdasarkan kepercayaan: Sesama anggota

saling percaya mempercayai dan menampilkan

saling percaya mempercayai dan menampilkan

kepercayaan secara timbal balik dalam hubungan

bisnisnya. Mereka harus berkeinginan berbagi

infrastruktur dan resiko

infrastruktur dan resiko.

(44)

Sistem Manajemen Pengetahuan

Solution Knowledge Technical Support Staff Customers Development Engineers Customers The Internet Intranet Product M Other Internet Managers Vendor s

(45)

Sistem Pengelolaan Pengetahuan

Manajemen Pengetahuan telah menjadi salah satu dari Manajemen Pengetahuan telah menjadi salah satu dari

penggunaan teknologi informasi strategis yang utama.

Sistem Manajemen Pengetahuan

(KMS-Knowledge Management System) adalah sistem yang (KMS-Knowledge Management System) adalah sistem yang

digunakan untuk mengatur/mengelola bisnis dan organisasi pembelajaran. Tujuan dari Sistem Manajemen Pengetahuan adalah untuk membantu para pekerja pengetahuan dalam

i t k i i d b t t t h

menciptakan, mengorganisir, dan membuat suatu pengetahuan yang penting tentang bisnis, dapat tersedia, kapan saja, dan di mana saja bila diperlukan.

„ Pengetahuan tersebut meliputi pengetahuan yang bersifat

„ Pengetahuan tersebut meliputi pengetahuan yang bersifat eksplisit seperti acuan kerja, rumusan, proses, atau

pengetahuan tersembunyi seperti “praktek terbaik”. Teknologi Internet dan Intranet, bersama dengan teknologi lain seperti G W P li D t (D t Mi i ) d k l k GroupWare, Penggalian Data (Data Mining), dan kelompok diskusi secara online dapat digunakan oleh Manajemen

Pengetahuan (KM) untuk mengumpulkan, mengedit,

mengevaluasi dan mendistribusikan pengetahuan di dalam g p g organisasi tersebut.

(46)

Sistem Pengelolaan Pengetahuan

Sistem Manajemen Pengetahuan kadang-kadang

disebut sistem belajar secara adaptip, karena

mereka menciptakan siklus dari organisasi

mereka menciptakan siklus dari organisasi

pembelajaran, yang disebut proses belajar

adaptip yang berulang, yang memungkinkan

t h

d l

h

t k

pengetahuan dalam perusahaan untuk secara

terus menerus membangun dan

mengintegrasikan pengetahuan ke dalam proses

mengintegrasikan pengetahuan ke dalam proses

bisnis, produk, dan jasa. Dengan demikian, akan

membantu perusahaan tersebut untuk menjadi

t

di j

d

b

b

suatu penyedia jasa dan barang-barang yang

tangkas dan lebih inovatif.

(47)

Ringkasan

Sistim informasi dapat memainkan beberapa

„

Sistim informasi dapat memainkan beberapa

peran strategis di dalam bisnis.

„

Internet intranets extranets dan teknologi lain

„

Internet, intranets, extranets, dan teknologi lain

yang berbasiskan Internet dapat digunakan

secara strategis untuk business dan

e-secara strategis untuk e business dan e

commerce dan memberikan keunggulan

bersaing bagi perusahaan.

„

Suatu kunci penggunaan Teknologi Internet yang

strategis adalah membangun suatu perusahaan

e-business yang dapat meningkatkan nilai

bisnisnya dengan strategi yang terpusat pada

pemberian nilai tambah kepada pelanggannya

pemberian nilai tambah kepada pelanggannya .

(48)

Ringkasan

„

IT adalah suatu ramuan utama dalam rekayasa

ulang proses bisnis, dengan melakukan

b h

dik l

bi

i

perubahan secara radikal proses bisnis, yang

secara dramatis dapat meningkatkan daya guna

dan tepat guna perusahaan

dan tepat guna perusahaan.

„

IT dapat secara strategis digunakan untuk

meningkatkan kinerja bisnis.

meningkatkan kinerja bisnis.

„

Suatu perusahaan dapat menggunakan IT untuk

membantu mereka menjadi suatu perusahaan

j

p

yang tangkas, yang dapat menjawab dengan

cepat perubahan dalam lingkungannya .

(49)

Ringkasan

„

Pembentukan suatu perusahaan maya

telah menjadi strategi bersaing yang

penting dalam pasar global yang dinamis

saat ini.

„

Keunggulan bersaing yang kekal saat ini

hanya dapat muncul dari penggunaan

y

p

p

gg

yang inovatif dan manajemen

pengetahuan yang terorganisasi baik oleh

p

g

y

g

g

Referensi

Dokumen terkait

29. Terkait sumber matapencaharian rumah tangga, maka perlu peningkatan kapasitas produksi pertanian, pencetakan lahan sawah, peningkatan intensifikasi padi, jagung

Dalam upaya mengoptimalkan pemanfaatan koleksi Minangkabau di Pusat Dokumentasi Informasi Kebudayaaan Minangkabau (PDIKM) Padang Panjang oleh pengunjung atau peneliti perlu

Parameter kinerja tarik traktor yang akan diuji adalah gaya tarik traktor (drawbar pull) dan daya tarik traktor (drawbar power). Disampig itu juga dilakukan

Menurut penuturan salah satu anggota kelompok nelayan, Slamet Alpuri, semenjak banyak digencarkan tentang penggunaan rumpon dapat meningkatkan hasil tangkapan

menemukan seperangkat tema-tema pokok dari sebuah film terkhusus web series, yang selanjutnya akan dikaji dari aspek pertanda dan penanda pesan dakwah, makna denotasi dan

LP4M UNAIR juga telah menyusun dan mengembangkan peraturan, panduan, dan sistem penjaminan mutu internal kegiatan PPM; memfasilitasi pelaksanaan kegiatan PPM untuk

Jenis Kelamin Ras Kadar Homosistein Kadar C Reactive Protein Viskositas Plasma Kadar Fibrinogen Status Chronic Renal Insufficiency Minum Obat:  DM  Dislipidemia

perikanan merupakan mata rantai penting dalam pencegahan IUU fishing, tanpa pengawasan dan pengendalian di lapangan sebagai unsur MCS (Monitoring,