Bersaing dengan
Menggunakan
Teknologi Informasi
Teknologi Informasi
Lingkungan Persaingan
Ancaman
Pendatang Baru Daya Tawar Para
Penyalur Persaingan Antar P h Perusahaan Ancaman Barang Daya Tawar Pelanggan Ancaman Barang Pengganti gg
Lingkungan Persaingan
Suatu perusahaan dapat survive (bertahan) dalam jangka panjang jika berhasil mengembangkan strategi untuk
menghadapi lima tekanan persaingan yang umumnya menghadapi lima tekanan persaingan yang umumnya
dihadapi dalam lingkungan bisnis. Seperti digambarkan pada tayangan/slide.
Lima kekuatan tsb meliputi:
Ancaman Pendatang Baru (Threat of New Entrants). Banyak ancaman untuk survival dalam jangka panjang Banyak ancaman untuk survival dalam jangka panjang datang dari perusahaan yang belum ada atau belum hadir dalam industri/pasar. Ancaman dari pendatang baru
memaksa manajemen puncak untuk memonitor memaksa manajemen puncak untuk memonitor
kecenderungan, terutama trend teknologi, yang mungkin akan meningkatkan persaingan.
Lingkungan Persaingan
Persaingan Antar Perusahaan yang Ada (Rivalry
Among Exicting Competitors). Dalam industri yang
sudah matang, pesaing yang ada bukanlah sebagai
k ifik i i
ancaman, karena secara spesifik masing-masing
perusahaan telah menemukan “ceruk”nya (langganan).
Bagaimanapun, perubahan manajemen, kepemilikan, atau aturan main dapat meningkatkan ancaman serius bagi
aturan main dapat meningkatkan ancaman serius bagi kelangsungan hidup perusahaan dalam jangka panjang.
Daya Tawar Para Penyalur (Bargaining Power of
Suppliers) Para penyalur yang memiliki akses untuk Suppliers). Para penyalur yang memiliki akses untuk
membatasi sumber daya, atau siapa yang mendominasi industri mereka, pasti akan menggunakan pengaruh
tersebut. Banyak perusahaan mencoba untuk y p mengurangi ketergantungan mereka pada satu
perusahaan untuk membatasi kekuatan tawar penyalur tersebut.
Lingkungan Persaingan
Daya Tawar Pelanggan (Bargaining Power of
Customers). Pelanggan dapat tumbuh kuat dan
besar sebagai hasil penguasaan pasar oleh
besar sebagai hasil penguasaan pasar oleh
mereka. Sebagai contoh,Wal-Mart adalah
pelanggan paling besar untuk konsumen ‘paket
p
gg
p
g
p
produk’ dan sering juga mendiktekan terminologi
kepada pembuat barang-barang tsb, demikian
juga perusahaan raksasa seperti “Procter&
juga perusahaan raksasa seperti Procter&
Gambler”.
Ancaman Barang Pengganti (Threat of
g
gg
(
Subtitutes). Kemungkinan pelanggan dapat
menggunakan produk yang lain atau berbeda
untuk memenuhi kebutuhannya yang sama hal ini
untuk memenuhi kebutuhannya yang sama, hal ini
menunjukkan adanya ancaman barang pengganti .
Dasar Strategi Persaingan
(Lima Strategi Kompetitif Dasar)
Strategi Kepemimpinan dalam Biaya
Strategi Pembedaan
g p p y
Strategi Inovasi
Strategi Pertumbuhan Strategi Aliansi
Dasar Strategi Persaingan
Keunggulan bersaing dimiliki oleh suatu
perusahaan bila mereka berhasil melakukan
beberapa kegiatan yang mempunyai nilai lebih
beberapa kegiatan yang mempunyai nilai lebih
kepada pelanggannya secara lebih baik daripada
yang dilakukan oleh para pesaingnya. keunggulan
bersaing dapat dikembangkan dengan mengikuti
bersaing dapat dikembangkan dengan mengikuti
satu dari beberapa strategi dibawah ini :
Strategi Kepemimpinan dalam Biaya. Menjadi
g
p
p
y
j
produsen produk dan jasa dengan biaya yang
lebih rendah didalam suatu industri
memungkinkan sebuah perusahaan untuk
g
p
menurunkan harga jual produknya kepada para
pelanggan. Pesaing dengan biaya yang lebih
tinggi tidak bisa bersaing dalam hal harga dengan
tinggi tidak bisa bersaing dalam hal harga dengan
perusahaan yang lebih unggul dalam hal biaya ini.
Dasar Strategi Persaingan
St t i Dif i i (P b d ) M b k
Strategi Diferensiasi (Pembedaan). Mengembangkan berbagai cara untuk melakukan diferensiasi produk dan jasa perusahaan dari para pesaingnya atau mengurangi
dif i i i H l i i d t ki k
diferensiasi para pesaingnnya. Hal ini dapat memungkinkan sebuah perusahaan untuk berfokus pada produk atau jasa agar mendapatkan keunggulan dalam segmen atau ceruk
( i h ) t t t t
(niche) tertentu suatu pasar
Strategi Inovasi. Menemukan berbagai cara baru untukStrategi Inovasi. Menemukan berbagai cara baru untuk melakukan bisnis. Hal ini dapat mengembangkan berbagai produk dan jasa yang unik, atau masuk ke dalam pasar
yang unik. Hal ini juga dapat melibatkan perubahan radikal yang unik. Hal ini juga dapat melibatkan perubahan radikal atas proses bisnis dalam memproduksi atau
mendistribusikan produk dan jasa yang begitu berbeda dari cara bisnis dulu dilakukan, hingga dapat mengubah struktur cara bisnis dulu dilakukan, hingga dapat mengubah struktur dasar industri
Dasar Strategi Persaingan
Strategi Pertumbuhan. Secara signifikan memperluas kemampuan perusahaan untuk memproduksi barang dan jasa, memperluas ke pasar global, melakukan
diversifikasi produk dan jasa baru, atau berintegrasi ke dalam produk dan jasa yang berhubungan.
Contoh : Intel telah meningkatkan kapasitasnya (dan menurunkan biaya-biayanya) seperti yang juga dilakukan pesaingnya, dengan mempertemukan teknologi yang telah dijalankan dengan kegiatan perancangan/disain dan pabrikasi chip yang terintegrasi.
St t i P k t /Ali i M b t h b d
Strategi Persekutuan/Aliansi. Membuat hubungan dan persekutuan bisnis baru dengan para pelanggan,
pemasok, pesaing, konsultan, dan
perusahaan-h l i H b i i d t li ti
perusahaan lainnya. Hubungan ini dapat meliputi merger, akuisisi, joint venture, membentuk “perusahaan virtual”, atau kesepakatan pemasaran, manufaktur, atau distribusi
t t bi i d it d
St t
i K
titif L i
Strategi Kompetitif Lainnya
Mengunci Pelanggan dan Pemasok (Locking-In Customers and
Supplier) : Membangun hubungan yang bernilai dgn pelangan,
pemasok dan mitra bisnis
Membangun Biaya Berpindah (Switching Cost) : Melakukan investasi dalam TI utk meningkatkan operasi atau menyebaran inovasi
Meningkatkan Halangan Masuk (Barriers to Entry) :
Meningkatkan biaya investasi atau kerumitan TI yang dibutuhkan utk bersaing dalam industri atau segmen pasar
Mendorong Investasi dalam TI : Mengembangkan berbagai produk dan jasa baru yang tidak akan mungkin dihasilkan tanpa kemampuan TI yang kuat
Penggunaan TI dalam Mengimplementasikan
Penggunaan TI dalam Mengimplementasikan
5 Strategi Kompetitif dasar
Biaya Yang Lebih rendah :y g
- Gunakan TI untuk mengurangi secara mendasar biaya proses bisnis - Gunakan TI untuk menurunkan biaya pelanggan atau pemasok
Diferensiasi :
- Gunakan berbagai fitur TI untuk memfokuskan diri pada segmen pasar yang dipilih
Inovasi
- Buat produk dan jasa baru yang memasukkan berbagai komponen TI
Mendukung Pertumbuhan
- Gunakan TI untuk mengelola perluasan bisnis secara regional & globalg p g g
Kembangkan Persekutuan
- Gunakan TI untuk membuat Perusahaan Virtual yang terdiri dari para mitra bisnis
Penggunaan Strategis dari Tehnologi Informasi
Meningkatkan Mempromosikan Memikat para Meningkatkan Proses bisnis Mempromosikan Perubahan bisnis Memikat para Pelanggan & penyalur Strategy Menggunakan IT untuk mengurangi bi bi
•IT digunakan utk meningkatkan mutu
•IT digunakan utk
IT digunakan untuk menciptakan Peran IT biaya-biaya dalam bisnis menghubungkan bisnis dengan para pelanggan & penyalur menciptakan produk baru atau jasa Meningkatkan Efisiensi Menciptakan peluang bi i b Memelihara hubungan yg berharga dengan l Hasil
Penggunaan Strategis dari Tehnologi Informasi
Meningkatkan halangan Membangun suatu strategi SO IT Membangun sistem Informasi strategis Strategy masuk SO ITMeningkatkan Meningkatkan IT digunakan
Strategy Peran Meningkatkan investasi IT yg diperlukan utk bersaing IT digunakan untuk menyediakan Informasi d l t t i Meningkatkan investasi di dalam sumber daya SI dari Peran IT dalam strategi persaingan perusahaan penggunaan operasional ke penggunaan strategis strategis Peningkatan penguasaan Menciptakan peluang Meningkatkan kerjasama / Hasil penguasaan pasar peluang bisnis baru kerjasama / kolaborasi
Penggunaan Strategis dari Tehnologi Informasi
Mengembangkan Sistim Informasi
antar perusahaan yang menciptakan
p
y
g
p
kenyamanan dan efisiensi dapat
mengalihkan perhatian dari biaya-
g
p
y
biaya yang terkait dengan pelanggan
atau para penyalur.
p
p
y
Melakukan Investasi dalam aplikasi
IT yang lebih maju (advance) akan
IT yang lebih maju (advance) akan
membangun penghalang bagi
masuknya pesaing baru
Penggunaan Strategis dari Tehnologi Informasi
Mengikut sertakan komponen IT didalam
produk dan jasa akan membuat
produk dan jasa akan membuat
persaingan dari produk atau jasa pengganti
menjadi lebih sukar.
menjadi lebih sukar.
Menyeimbangkan Investasi dalam
orang-orang perangkat keras perangkat lunak
orang, perangkat keras, perangkat lunak,
database, dan jaringan, serta merubah
penggunaan Sistem Informasi dari hanya
penggunaan Sistem Informasi dari hanya
menunjang kegiatan operasional menjadi
penggunaan aplikasi secara strategis
Rantai Nilai dan SI Strategis
Proses Pendukung
Koordinasi administratif & layanan pendukung Intranet Arus Kerja Bersama
Manajemen SDM
Intranet Kompensasi Karyawan Pengembangan Teknologi
Pengembangan Produk melalui ekstranet dgn mitra Perolehan sumber daya
Portal Web e-commerce utk pemasok
Logistik Inbound Operasi C Logistik Outbound Pemasaran & Penjualan Layanan Pelanggan Pengudangan Just-In-Time otomatis Aided Flesible manufakturing Computer Aided Flesible manufakturing Penjualan & Pesanan Scr online Pemasaran bertarget CRM
Rantai Nilai
K R t i Nil i dik b k l h Mi h l P t d
Konsep Rantai Nilai yang dikembangkan oleh Michael Porter memandang suatu perusahaan sebagai rangkaian dari aktivitas dasar (" rantai") yang menambahkan nilai kepada produk dan jasanya untuk mendukung
pencapaian suatu margin keuntungan . Di dalam konsep rantai nilai, beberapa aktivitas bisnis adalah merupakan aktivitas utama sedangkan beberapa aktivitas bisnis adalah merupakan aktivitas utama sedangkan aktivitas yang lain merupakan pendukung. Untuk masing-masing aktifitas, peran dari Sistim Informasi Strategis (SIS) akan memberikan kontribusi yang berarti dalam mendukung kontribusi setiap aktifitas tersebut kepada rantai nilai yang ada :
Sistim Informasi Strategis: adalah Sistim Informasi yang mendukung kegiatan operasi atau Proses Manajemen yang melengkapi perusahaan dengan produk dan jasa strategis, serta kemampuan untuk menciptakan keunggulan dalam bersaing
Proses Pendukung : menciptakan infrastruktur internal untuk menyediakan
dukungan bagi pekerjaan yang khusus dari aktivitas utama:
Manajemen dan Bantuan Layanan Administrasi. Peran Kunci dari SIS
di i i d l h d l t ti i Si t P k t
disini adalah dalam otomatisasi Sistem Perkantoran.
Manajemen Sumber Daya Manusia. peran SIS berupa Database
Rantai Nilai
Pengembangan Teknologi. peran SIS : Merancang/Disain dengan bantuan Komputer.
Pengadaan Sumber daya. peran SIS : Pertukaran data secara g y p elektronik dengan para penyalur.
Proses Utama. Proses ini memberikan kontribusi secara langsung dalam proses perubahan bentuk (transformasi) pada perusahaan dalam proses perubahan bentuk (transformasi) pada perusahaan.
Logistik ke dalam/Pengadaan. peran SIS : Sistem pergudangan
yang diotomatisasikankan, menjaga agar barang selalu tersedia pada saat diperlukan (Just in time).
Operasi/Pengolahan. peran SIS : Sistem Pabrikasi atau produksi dengan bantuan Komputer.
Logistik keluar /Pengeluaran. peran SIS: Pemasukan Data secara Online
Online.
Pemasaran dan Penjualan. peran SIS : Analisis Pasar.
Rantai Nilai dalam Internet
Penelitian & Pemasaran produk Penjualan & distribusi Dukungan & umpan balik pelanggan Kemampuan internetData utk riset Pemasaran, menetapkan •Akses online ke pelanggan •Tanggapan • Biaya rendah distribusi • Jangkau Manfaat bagi menetapkan tanggapan konsumen Tanggapan langsung atas permasalahan pelanggan Jangkau pelanggan baru • Mengalihkan titik kontak perusahaan Meningkatkan penguasaan Menurunkan Meningkatkan kepuasan Kesempatan Utk penguasaan
pasar garis harga
kepuasan pelanggan
Utk
Rantai Nilai dalam Internet
Konsep rantai nilai dapat digunakan oleh
perusahaan yang menggunakan aplikasi
berbasis Internet untuk secara strategis
memposisikan dirinya agar memperoleh
keunggulan dalam bersaing
keunggulan dalam bersaing .
M d l R
t i il i i i
i b
1.
Model Rantai nilai ini secara garis besar
menjelaskan bahwa suatu perusahaan yang
mempunyai hubungan Internet dengan para
mempunyai hubungan Internet dengan para
pelanggannya bisa menyediakan manfaat
Rantai Nilai dalam Internet
Contoh: Perusahaan berbasis Internet mengelola
newsgroups, ruang bercakap-cakap,dan
websites perdagangan secara elektronik
(e-commerce) adalah sarana yang baik untuk riset
pemasaran dan pengembangan produk
pemasaran dan pengembangan produk,
penjualan langsung, dan umpan balik serta
layanan pelanggan.
2.
Perusahaan yang mempunyai hubungan
I t
t d
l
bi
Internet dengan para penyalurnya bisa
menggunakannya untuk menciptakan
keunggulan bersaing
Rantai Nilai dalam Internet
Contoh: Lelang secara online dan transaksi pada
‘e-commerce websites’ dari para penyalur dan pengiriman secara online penjadwalan dan informasi status pada secara online, penjadwalan, dan informasi status pada suatu pintu gerbang (portal) e-commerce yang memberi karyawan akses segera ke informasi terbaru dari berbagai penjual Hal ini pada hakekatnya akan menurunkan penjual. Hal ini pada hakekatnya akan menurunkan biaya-biaya sehingga menjadi lebih rendah, mengurangi lead-time, dan meningkatkan kualitas barang dan jasa.
K i l K R t i Nil i d t b t
Kesimpulan: Konsep Rantai Nilai dapat membantu
perusahaan memutuskan di mana dan bagaimana cara menerapkan kemampuan teknologi informasi secara
t t i R t i il i j kk b b i j i
strategis. Rantai nilai menunjukkan berbagai jenis
teknologi informasi yang boleh jadi diberlakukan bagi proses bisnis tertentu untuk membantu perusahaan
l h f t d i k l b i did l
Penempatan Posisi Strategis dari Teknologi Internet
High Penembusan Pasar Global E-Commerce Website Perubahan Bentuk Produk & JasaE-Business; Extensive
Strategy E Commerce Website
Value-added IT Services
E Business; Extensive Intranets and Extranets
Biaya & Peningkatan
Solution Biaya & Peningkatan Efesiensi g Kinerja dalam Efektifitas Bisnis
E-Mail, Chat Systems Intranets and Extranets
L E-Business Processes Connectivity
Low E-Business Processes Connectivity High
Penempatan Posisi Strategis dari Teknologi Internet
Agar Teknologi Internet dapat digunakan secara
strategis, aplikasinya harus diposisikan dengan
tepat. Matriks posisi strategis yang ditunjukkan
tepat. Matriks posisi strategis yang ditunjukkan
dapat digunakan untuk membantu suatu
perusahaan dalam mengoptimalkan dampak
Teknologi Internet secara strategis
Teknologi Internet secara strategis.
Matriks tersebut memperlihatkan 2 penggerak
utama:
Penggerak Internal. Jumlah konektivas, kerja
sama atau kolaborasi dan penggunaan Teknologi
Informasi di dalam suatu perusahaan.
p
Penggerak Eksternal. Jumlah konektivas,kerja
sama dan penggunaan Teknologi Informasi oleh
pelanggan para penyalur mitra bisnis dan
Penempatan Posisi Strategis dari Teknologi Internet
Biaya dan Peningkatan Efisiensi. Bila tingkat
konektivas, kerja sama atau kolaborasi dan penggunaan Tehnologi Informasi di dalam perusahaan dan pelanggan Tehnologi Informasi di dalam perusahaan dan pelanggan serta pesaing adalah rendah, suatu perusahaan perlu
memusatkan pada perhatian pada upaya meningkatkan efisiensi dan menurunkan biaya-biaya dengan
efisiensi dan menurunkan biaya-biaya dengan
penggunaan Teknologi Internet untuk meningkatkan
komunikasi antar perusahaan dan dengan para penyalur dan pelanggannya
dan pelanggannya.
Peningkatan Kinerja di dalam Efektivitas Bisnis. Ketika tingkat konektivas internal tinggi, tetapi konektivas
k t l d l d i ih d h
eksternal dengan pelanggan dan pesaing masih rendah, suatu perusahaan perlu memusatkan perhatian pada penggunaan Teknologi Internet seperti intranets dan
t t t k l h i k t f kti it
extranets untuk memperoleh peningkatan efektivitas bisnis.
Penempatan Posisi Strategis dari Teknologi Internet
Penembusan Pasar Global. Ketika tingkat konektivas dengan pelanggan dan pesaing tinggi dan konektivas internal rendah suatu perusahaan perlu memusatkan internal rendah, suatu perusahaan perlu memusatkan
perhatian pada usaha mengembangkan aplikasi berbasis Internet untuk mengoptimalkan interaksi dengan
pelanggan dan membangun atau menciptakan pelanggan dan membangun atau menciptakan penguasaan pasar.
Perubahan Bentuk Produk Dan Jasa.Ketika suatu
h d l l
perusahaan dengan para pelanggannya, para penyalur, dan pesaing membentuk jaringan kerja secara ekstensif , Teknologi Internet harus digunakan untuk
b k d b k d k d j
mengembangkan dan menyebarkan produk dan jasa sehingga secara strategis memposisikan kembali
Bisnis secara elektronis dengan fokus pelanggan
B d t b Biarkan pelanggan membuat pesanan secara langsung Biarkan pelanggan membuat pesanan Bangun database pelanggan yang ditempatkan berdasarkanPreferensi & Profitabilitas
p
melalui para mitra distribusi Membangun komunitas web untuk pelanggan, karyawan dan Database Transaksi Database pelanggan y mitra bisnis Menghubungkan karyawan, mitra distribusi
dan para pelanggan ke database
Beri karyawan pandangan
lengkap atas tiap pelanggan
Bisnis secara elektronis dengan fokus pelanggan
Ada strategi penting lain yang mungkin dapat dilakukan dengan penggunaan IT yang memungkinkan suatu bisnis untuk berhasil dan mempertahankan keberhasilan ptersebut. Hal ini dibahas pada tayangan berikut :
Suatu strategi kunci untuk menjadikan suatu e business
Suatu strategi kunci untuk menjadikan suatu e-business berhasil adalah dengan memaksimalkan nilai bagi
pelanggan. Fokus strategi pada nilai bagi pelanggan ini menem kan bah a m t lebih tama daripada harga menemukan bahwa mutu lebih utama daripada harga, dan merupakan faktor penentu dalam persepsi
pelanggan. Suatu e-business yang berpusat pada
l di t d l h d
pelanggan, diantaranya adalah dengan penggunaan teknologi Internet untuk memelihara pelanggan yang setia dengan mengantisipasi kebutuhan masa depan
k k i i d di k
Bisnis secara elektronis dengan fokus pelanggan
Seperti diperlihatkan dalam tayangan ini, adanya teknologi seperti intranets, Internet, dan extranet
menciptakan saluran komunikasi baru yang interaktip di menciptakan saluran komunikasi baru yang interaktip di dalam suatu perusahaan, dengan pelanggan, dengan para penyalur, mitra bisnis, dan pihak lain didalam
lingkungan eksternal bisnis Demikian pula diberikan lingkungan eksternal bisnis . Demikian pula, diberikan dorongan kerja sama/kolaborasi lintas fungsi dengan pelanggan dalam pengembangan produk, pemasaran, penyerahan layanan dan dukungan teknis
penyerahan, layanan dan dukungan teknis.
Suatu perusahaan e-business yang berpusat kepada pelanggan mencoba untuk mendapatkan pengalaman
bi i d i l l l i d k t
bisnis dari pelanggannya melalui pendekatan : Pelanggan dapat melakukan order atau pesanan secara
Bisnis secara elektronis dengan fokus pelanggan
Membangun suatu database pelanggan yang
merekam data profitabilitas dan pilihan
l
d
ki k
pelanggan,dan memungkinkan semua
karyawan mengakses dan mempunyai
pandangan yang lengkap tentang pelanggan
pandangan yang lengkap tentang pelanggan.
Pelanggan dapat melihat status order atau
pesanan, riwayat dan status pengiriman
pesanan, riwayat dan status pengiriman
barangnya.
Memelihara suatu komunitas pelanggan
Memelihara suatu komunitas pelanggan,
Business Process Reengeniring
dan Total Quality Management
dan Total Quality Management
Salah satu strategi persaingan yang penting saat ini adalah
Rekayasa ulang Proses Bisnis (BPR) sering disebut rekayasa ulang Rekayasa ulang lebih dari sekedar mengotomatiskan proses ulang. Rekayasa ulang lebih dari sekedar mengotomatiskan proses bisnis untuk mendapatkan peningkatan efisiensi kegiatan bisnis. Rekayasa ulang adalah suatu kegiatan memikirkan ulang dan
merancang perubahan proses bisnis secara radikal untuk tercapainya peningkatan yang dramatis dalam hal biaya mutu kecepatan dan peningkatan yang dramatis dalam hal biaya, mutu, kecepatan, dan layanan. BPR mengkombinasikan berbagai strategi dengan
melakukan inovasi bisnis yang membuat peningkatan kinerja proses bisnis sedemikian rupa sehingga suatu perusahaan dapat menjadi lebih sukses dan lebih kuat dalam suatu pasar yang banyak
lebih sukses dan lebih kuat dalam suatu pasar yang banyak pesaingnya.
Bagaimanapun, selagi banyak perusahaan melaporkan keuntungan yang mengesankan, banyak perusahaan lain yang gagal untuk
mencapai peningkatan melalui proyek rekayasa kembali mencapai peningkatan melalui proyek rekayasa kembali.
Peningkatan Kualitas Bisnis adalah suatu pendekatan yang kurang dramatis dalam meningkatkan keberhasilan suatu bisnis. Satu daya dorong strategis yang penting dalam area ini disebut Manajemen K lit T t l (TQM)
Business Process Reengeniring
dan Total Quality Management
dan Total Quality Management
TQM menekankan pada peningkatan kualitas yang berpusat pada kebutuhan dan harapan pelanggan
terhadap produk dan jasa Hal ini melibatkan banyak ciri terhadap produk dan jasa. Hal ini melibatkan banyak ciri dan tampilan, seperti pencapaian, keandalan, ketahanan, kemampuan bereaksi dan sebagainya.
TQM menggunakan berbagai peralatan dan metoda untuk
TQM menggunakan berbagai peralatan dan metoda untuk menyajikan :
barang atau jasa yang lebih menarik dan sedikit variasi mutu
variasi mutu.
Perubahan yang lebih cepat dari tahap disain ke produksi dan distribusi.
Lebih fleksibel dalam menyesuaikan dengan pilihan
Lebih fleksibel dalam menyesuaikan dengan pilihan dan kebiasaan membeli pelanggan.
Menurunkan biaya-biaya dengan mengurangi
pekerjaan berulang dan menghapuskan kegiatan yang pekerjaan berulang dan menghapuskan kegiatan yang tidak punya nilai tambah
Business process Reengeniring
d
T t l Q
lit M
t
dan Total Quality Management
Perbaikan Bisnis Perekayasaan Ulang
P Bi i
Proses Bisnis Tingkat Perubahan Sedikit demi sedikit Radikal
Perubahan Proses Proses versi baru Proses yang sama sekali yang telah diperbaiki baru
Point awal Proses yang telah ada Lembar baru Frekuensi Perubahan terus menerus perubahan periodik
sekaligus Horizon dulu & sekarang Masa depan Lingkup umum sempit, dalam luas, lintas fungsi
berbagi fungsi
Jalur ke pelaksanaan budaya budaya, struktur Pelaksana Utama Pengendalian Teknologi Informasig g
Menjadi Perusahaan Yang Lincah
Antisipasi
kebutuhan masa depan K bi
Bekerjasama dgn mitra bisnis &
pesaing
Kebiasaan Penyesuaian diri
Memberi pelanggan
solusi Organize toOrganize toMaster
Dampak
ke permasalahan ChangeMaster
p
pengaruh orang2 & sumber daya SIFO
Menjadi Perusahaan yang Lincah
Model ‘Free.Perfect.Now’ yang telah dikembangkan oleh “AVNET Marshall” mewujudkan tiga dimensi ini kedalam suatu model yang singkat tetapi jelas untuk melayani pelanggannya secara matang dan cepat dalam memberikan tanggapan
cepat dalam memberikan tanggapan .
Dimensi kebebasan. Menekankan bahwa kebanyakan pelanggan ingin biaya yang lebih rendah untuk nilai/manfaat yang diterimanya, tetapi bersedia membayar lebih untuk suatu jasa yang memberi nilai tambah
tambah.
Dimensi Kesempurnaan. Menekankan bahwa produk dan jasa seharusnya tidak hanya bebas dari cacat, tetapi juga harus
meningkatkan kesesuaian dengan pelanggan (customisasi),
penambahan corak dan perlu mengantisipasi lebih lanjut kebutuhan pelanggan dimasa depan
Dimensi Kekinian. Menekankan bahwa pelanggan ingin layanan 24 jam terhadap produk dan jasa, waktu penyerahan yang
ja te adap p odu da jasa, a tu pe ye a a ya g
pendek/singkat dan mempertimbangan waktu untuk pemasaran produk mereka sendiri.
M i k l bih d l ki j b i d l h k
Menjadi Perusahaan yang Lincah
Mempunyai kelebihan dalam kinerja bersaing adalah kemampuan suatu perusahaan untuk berhasil secara cepat melakukan
perubahan, secara terus menerus membagi pasar global dalam kualitas tinggi, kinerja tinggi, serta produk dan jasa yang sesuai
k i i l P h d h t t
keinginan pelanggan. Perusahaan yang sudah matang sangat tergantung pada teknologi informasi untuk mendukung dan mengendalikan proses bisnisnya.
Empat strategi pokok dalam persaingan adalah:
1. Memperkaya Pelanggan. Perusahaan yang mapan akan
k l d b ik l i t k
memperkaya para pelanggannya dengan memberikan solusi untuk membantu mengatasi permasalahan pelanggannya. Mereka akan berhasil mendapatkan nilai tambah dalam jangka panjang dari Produk dan jasanya, jika mereka mau membantu memecahkan
l h b d k d k b t h l K tik permasalahan berdasarkan pada kebutuhan pelanggan. Ketika suatu kondisi berubah, maka pesaing yang tangkas akan
menjalankan hubungan bisnis berdasarkan pada kesediaan dan kemampuan mereka untuk berubah agar dapat mengatasi masalah b dih d i l
2 Bekerja sama Perusahaan yang mapan melakukan kerja
Menjadi Perusahaan yang Lincah
2. Bekerja sama. Perusahaan yang mapan melakukan kerja sama untuk meningkatkan daya saingnya. Hal ini dapat berupa kerjasama secara internal dan, jika dianggap perlu, dilakukan juga kerjasama dengan pesaing dalam
p j g j g p g
rangka mempercepat penyampaian produk dan jasa ke pasar .
3. Mengorganisasikan. Perusahaan yang mapan
i ik d b ik l l h d
mengorganisasikan dengan baik pengelolaan terhadap perubahan dan kesiapan dalam menghadapi
ketidakpastian. Ini adalah suatu komponen pokok dari
persaingan karena harus mengembangkan antisipasi dan persaingan, karena harus mengembangkan antisipasi dan tanggapan yang cepat terhadap perubahan kondisi, bukan hanya perubahan dalam diri sendiri.
4 Keseimbangan Orang dan Informasi Perusahaan yang 4. Keseimbangan Orang dan Informasi. Perusahaan yang
mapan dapat menjaga keseimbangan antara orang dan informasi dengan memelihara suatu jiwa
usahawan/wiraswasta dan menyediakan perangsang bagi y p g g g karyawan agar lebih bertanggung jawab, meningkatkan kemampuan beradaptasi, dan melakukan inovasi.
Perusahaan Virtual
Suatu Perusahaan adalah suatu organisasi yang
menggunakan teknologi informasi untuk menghubungkan orang-orang, asset, dan gagasan. Orang-Orang dan
Korporasi membentuk suatu perusahaan dalam rangka mengambil keuntungan dari peluang strategis yang
memerlukan waktu, kemampuan orang-orang dan sumber daya teknologi informasi yang tidak boleh ada di dalam perusahaan tunggal. Dengan membuat persekutuan strategis dengan perusahaan lain dan dengan cepat g g g
membentuk suatu perusahaan baru dengan mitra terpilih, perusahaan terbaik mampu memasang komponen yang diperlukan untuk menyediakan suatu solusi tingkat dunia p y g (world-class) untuk pelanggannya dan menangkap
kesempatan. Untuk berhasil perusahaan harus menguasai enam karakteristik: g
Perusahaan Virtual
Kemampuan Beradaptasi
Tanpa Batas Keunggulan
p Six Characteristics of Virtual B d k Companies Teknologi Berdasarkan Kepercayaan Oportunisme Oportunisme
6 Karakteristik dalam Perusahaan Virtual
1. Kemampuan beradaptasi: Mampu menyesuaikan diri
ter-hadap suatu perubahan yang cepat sesuai dengan
lingkungan bisnis. Selanjutnya Perusahaan maya harus meng rangi proses ang bersamaan akt (concept to mengurangi proses yang bersamaan waktu (concept-to-cash) melalui kegiatan berbagi (sharing).
2. Oportunisme: Menciptakan, mengoperasikan dan
menghancurkannya setelah memanfaatkan peluang bisnis menghancurkannya setelah memanfaatkan peluang bisnis yang nampak tersebut. Mereka harus memperoleh akses ke pasar yang baru dan pasar bersama atau ke pelanggan
yang setia serta meningkatkan fasilitas dan pemenuhan yang setia, serta meningkatkan fasilitas dan pemenuhan pasar.
3. Keunggulan: Memiliki keunggulan kelas dunia dalam
kemampuan inti yang diperlukan Kemampuan ini harus kemampuan inti yang diperlukan. Kemampuan ini harus secara terus menerus terhubung melalui penggunaan Teknologi Internet .
Perusahaan dalam dunia Maya
4. Teknologi: Menyediakan teknologi informasi
kelas dunia dan teknologi lain yang diperlukan
untuk semua bentuk solusi bagi pelanggan
untuk semua bentuk solusi bagi pelanggan.
Mereka harus beralih dari menjual produk
menjadi menjual solusi.
5 T
B t
D
d h
t k
5. Tanpa Batas: Dengan mudah menyatukan
seluruh sumber daya dan kemampuan mitra
bisnis secara terbuka kedalam suatu solusi bagi
g
pelanggan yang terintegrasi.
6.
Berdasarkan kepercayaan: Sesama anggota
saling percaya mempercayai dan menampilkan
saling percaya mempercayai dan menampilkan
kepercayaan secara timbal balik dalam hubungan
bisnisnya. Mereka harus berkeinginan berbagi
infrastruktur dan resiko
infrastruktur dan resiko.
Sistem Manajemen Pengetahuan
Solution Knowledge Technical Support Staff Customers Development Engineers Customers The Internet Intranet Product M Other Internet Managers Vendor sSistem Pengelolaan Pengetahuan
Manajemen Pengetahuan telah menjadi salah satu dari Manajemen Pengetahuan telah menjadi salah satu dari
penggunaan teknologi informasi strategis yang utama.
Sistem Manajemen Pengetahuan
(KMS-Knowledge Management System) adalah sistem yang (KMS-Knowledge Management System) adalah sistem yang
digunakan untuk mengatur/mengelola bisnis dan organisasi pembelajaran. Tujuan dari Sistem Manajemen Pengetahuan adalah untuk membantu para pekerja pengetahuan dalam
i t k i i d b t t t h
menciptakan, mengorganisir, dan membuat suatu pengetahuan yang penting tentang bisnis, dapat tersedia, kapan saja, dan di mana saja bila diperlukan.
Pengetahuan tersebut meliputi pengetahuan yang bersifat
Pengetahuan tersebut meliputi pengetahuan yang bersifat eksplisit seperti acuan kerja, rumusan, proses, atau
pengetahuan tersembunyi seperti “praktek terbaik”. Teknologi Internet dan Intranet, bersama dengan teknologi lain seperti G W P li D t (D t Mi i ) d k l k GroupWare, Penggalian Data (Data Mining), dan kelompok diskusi secara online dapat digunakan oleh Manajemen
Pengetahuan (KM) untuk mengumpulkan, mengedit,
mengevaluasi dan mendistribusikan pengetahuan di dalam g p g organisasi tersebut.
Sistem Pengelolaan Pengetahuan
Sistem Manajemen Pengetahuan kadang-kadang
disebut sistem belajar secara adaptip, karena
mereka menciptakan siklus dari organisasi
mereka menciptakan siklus dari organisasi
pembelajaran, yang disebut proses belajar
adaptip yang berulang, yang memungkinkan
t h
d l
h
t k
pengetahuan dalam perusahaan untuk secara
terus menerus membangun dan
mengintegrasikan pengetahuan ke dalam proses
mengintegrasikan pengetahuan ke dalam proses
bisnis, produk, dan jasa. Dengan demikian, akan
membantu perusahaan tersebut untuk menjadi
t
di j
d
b
b
suatu penyedia jasa dan barang-barang yang
tangkas dan lebih inovatif.
Ringkasan
Sistim informasi dapat memainkan beberapa
Sistim informasi dapat memainkan beberapa
peran strategis di dalam bisnis.
Internet intranets extranets dan teknologi lain
Internet, intranets, extranets, dan teknologi lain
yang berbasiskan Internet dapat digunakan
secara strategis untuk business dan
e-secara strategis untuk e business dan e
commerce dan memberikan keunggulan
bersaing bagi perusahaan.
Suatu kunci penggunaan Teknologi Internet yang
strategis adalah membangun suatu perusahaan
e-business yang dapat meningkatkan nilai
bisnisnya dengan strategi yang terpusat pada
pemberian nilai tambah kepada pelanggannya
pemberian nilai tambah kepada pelanggannya .
Ringkasan
IT adalah suatu ramuan utama dalam rekayasa
ulang proses bisnis, dengan melakukan
b h
dik l
bi
i
perubahan secara radikal proses bisnis, yang
secara dramatis dapat meningkatkan daya guna
dan tepat guna perusahaan
dan tepat guna perusahaan.
IT dapat secara strategis digunakan untuk
meningkatkan kinerja bisnis.
meningkatkan kinerja bisnis.
Suatu perusahaan dapat menggunakan IT untuk
membantu mereka menjadi suatu perusahaan
j
p
yang tangkas, yang dapat menjawab dengan
cepat perubahan dalam lingkungannya .
Ringkasan
Pembentukan suatu perusahaan maya
telah menjadi strategi bersaing yang
penting dalam pasar global yang dinamis
saat ini.