• Tidak ada hasil yang ditemukan

ARAH KEBIJAKAN BIDANG PRASARANA PERHUBUNGAN DARAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ARAH KEBIJAKAN BIDANG PRASARANA PERHUBUNGAN DARAT"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT

Direktorat Prasarana Perhubungan Darat

ARAH KEBIJAKAN BIDANG

PRASARANA PERHUBUNGAN DARAT

Oleh:

DIREKTUR PRASARANA PERHUBUNGAN DARAT

Jakarta, Maret 2018

(2)

DIREKTORAT PRASARANA

PERHUBUNGAN DARAT

SUBDIT TERMINAL

ANGKUTAN JALAN

SUBDIT PRASARANA

PENIMBANGAN

KENDARAAN BERMOTOR

SUBDIT PELABUHAN

SUNGAI DAN DANAU

SUBDIT PELABUHAN

PENYEBERANGAN

SUBDIT BIMBINGAN

KEPENGUSAHAAN

SEKSI TERMINAL BARANG SEKSI TERMINAL PENUMPANG SEKSI PENGAWASAN FASILITAS UPPKB SEKSI RANCANG BANGUN UPPKB SEKSI RANCANG BANGUN PELABUHAN SUNGAI DANAU SEKSI PENGAWASAN PENGELOLAAN PELABUHAN SUNGAI DANAU SEKSI RANCANG BANGUN PELABUHAN PENYEBERANGAN SEKSI PENGAWASAN PENGELOLAAN PELABUHAN PENYEBERANGAN SEKSI PROGRAM KEPENGUSAHAAN SEKSI OPERASI KEPENGUSAHAAN

TUPOKSI DIREKTORAT PRASARANA PERHUBUNGAN DARAT

Tugas Pokok:

Melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria, pemberian bimbingan teknis dan supervisi, serta evaluasi dan

pelaporan di bidang prasarana transportasi darat

Fungsi:

a. Penyiapan perumusan kebijakan di bidang pengembangan jaringan prasarana transportasi darat, dan kompetensi SDM bidang prasarana transportasi darat serta

konektivitas dan keterpaduan intra dan antar moda transportasi;

b. Penyiapan pelaksanaan kebijakan di bidang pengembangan jaringan prasarana transportasi darat dan kompetensi SDM bidang prasarana transportasi darat konektivitas

dan keterpaduan intra dan antar moda transportasi serta harmonisasi dan standardisasi regulasi prasarana transportasi darat tingkat nasional, regional, dan internasional;

c. Penyiapan penyusunan NSPK di bidang pengembangan jaringan prasarana transportasi darat dan kompetensi sumber daya manusia bidang prasarana transportasi darat,

konektivitas dan keterpaduan intra dan antar moda transportasi serta harmonisasi dan standardisasi regulasi prasarana transportasi darat tingkat nasional, regional, dan

internasional;

d. Penyiapan pelaksanaan pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang pengembangan jaringan prasarana transportasi darat;

e. penyiapan pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang prasarana transportasi darat; dan

f. pelaksanaan urusan tata usaha, keuangan, kepegawaian dan rumah tangga Direktorat.

STRUKTUR ORGANISASI DAN TUPOKSI

DIREKTORAT PRASARANA PERHUBUNGAN DARAT

(PM. 189 TAHUN 2015 DAN PM 44 TAHUN 2017)

(3)

3

STANDAR LAY OUT TERMINAL PENUMPANG DAN BARANG

LAY OUT

TERMINAL

BARANG

INTERNASIONAL

ENTIKONG

LAY OUT

TERMINAL

PENUMPANG

TIPE A TIDAR

(4)

ROAD MAP PENYELENGGARAAN TERMINAL BARANG DAN PENUMPANG

Pengadaan Lahan, Kodefikasi,

Pembangunan, dan

(5)

ROADMAP PENYELENGGARAAN UPPKB

2014

2015

2016

2017

2018

2019

Pengelolaan UPPKB oleh Dishub Provinsi

Pengelolaan UPPKB oleh Kemenhub

Inventarisasi dan verifikasi P3D

Peningkatan

Fasilitas 25 UPPKB

Pengoperasian 26 UPPKB

Peningkatan Fasilitas 34 UPPKB

Pengoperasian 43 UPPKB (kumulatif)

Pilot Project 9 UPPKB

Penerapan gakum dengan e-tilang secara

berjenjang dengan melibatkan pihak ke-3

Pengoperasian 77 UPPKB (kumulatif)

Dengan sistem E-Tilang

Peningkatan Fasilitas 43 UPPKB

141 UPPKB eksisting

BAST 131 UPPKB

UU No. 23/2014 ttg.

Pemerintahan Daerah

Rehabilitasi Total

3 UPPKB

Rehabilitasi Total 3 UPPKB

Rehabilitasi Total 4 UPPKB

Pembangunan Baru 1 UPPKB

Peningkatan Prasarana UPPKB dan

Pembangunan Sistem Informasi UPPKB

Peningkatan Integritas, Kapasitas dan

Pemenuhan Kebutuhan SDM UPPKB

Penyempurnaan Sistem Penegakan Hukum

Pengoperas

ian UPPKB

oleh

Kemenhub

Peningkatan Prasarana UPPKB Pembangunan Sistem Informasi UPPKB Pilot Project pengelolaan UPPKB Peningkatan Integritas, Kapasitas & Pemenuhan Kebutuhan SDM UPPKB Penyempurnaan Sistem Penegakan Hukum di UPPKB

(6)

Gedung kantor Utama dan

Platform Penimbangan

Gudang

Pos Jaga I

Mess

Pegawai

Ruang

Penindakan

Pelanggaran

(PPNS)

Pos Jaga

II

Pos

Pendataan II

Pos

Pendataan I

Rumah

Genset

: Alur Kendaraan melanggar

: Alur Kendaraan tidak melanggar

: Alur Kendaraan yang diindikasi melanggar

Kantin, Toilet dan

Mushola

WIM

(Weight In Motion)

Area parkir

Lajur

perlambatan

(7)

Pengembangan Koridor Layanan Sungai dan Danau

Penguatan Regulasi, Institusi , Teknologi dan Sumber Daya Manusia

Pembangunan Pelabuhan Sungai dan Danau yang Baru dan lanjutan

Peningkatan dan Rehabilitasi Pelabuhan Sungai dan Danau

Pembangunan Pelabuhan Sungai dan Danau sesuai dengan Amanat

Kawasan Pariwisata Strategis Nasional (KSPN)

Pembangunan dan Pengembangan Pelabuhan Sungai dan Danau sesuai

dengan Agenda Nawacita Prioritas Presiden yang membangun

Indonesia dari Pinggiran, Pulau-pulau terdalam, terluar, terisolir dan

Perbatasan

(8)

RIPN

FS

Pembebasan Lahan

Penetapan Lokasi

RENSTRA

Dokumen Teknis Perencanaan

Pembangunan

-

Lahan bersertifikat (pada elevasi minimum +3 di atas surut terendah)

- Jalan akses

• Rencana Induk Pelabuhan (RIP)

• Dokumen Lingkungan (Amdal/UKL-UPL) s.d. Surat Ijin Lingkungan

• Dokumen Andalalin

• Dokumen Detail Engineering Design

•Studi Kelayakan

•Rencana Induk

(Master Plan)

•Dokumen UKL/UPL

•Studi Andalalin

1. Pra Desain

•Rancangan

Rinci (Detailed

Design/Enginee

ring Design)

2. Desain

•Rencana Kerja

dan

Syarat-syarat (RKS)

3. Konstruksi

•Evaluasi

Hasil/Manfaat

Proyek

4. Pasca

Konstruksi

Penyelesaian Dokumen Perencanaan

pendukung pembangunan sesuai

dengan surat Bappenas nomor:

0256/M.PPN/09/2015 Tanggal 4

September 2015 harus diselesaikan

paling lambat 1-2 tahun sebelum

konstruksi

Usulan Revisi

RIPN

Tidak Sesuai

• Rekomendasi Bupati

• Rekomendasi Gubernur

• Penetapan Lokasi oleh Menteri Perhubungan

Pemerintah Daerah

Dasar Hukum :

PM 3 Tahun 2014 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran

di Lingkungan Kementerian Perhubungan;

PM 112 Tahun 2017 tentang Pedoman dan Proses Perencanaan di Lingkungan

Kementerian Perhubungan;

IM 2 Tahun 2018 tentang Kelengkapan Data Dukung Minimum Usulan

Kegiatan Pagu Kebutuhan RKA Kemenhub Tahun 2019.

APBD

Usulan Revisi

RENSTRA

Tidak Sesuai

TAHAPAN RENCANA TEKNIS PEMBANGUNAN PELABUHAN

SUNGAI DANAU DAN PENYEBERANGAN

(9)

•Usulan layout zonasi •Pelaksanaan sterilisasi pelabuhan penyeberangan Pengelola Pelabuhan Penyeberangan •Pengawasan pelaksanaan sterilisasi OPP/BPTD •Pelanggaran dalam pelaksanaan sterilisasi pelabuhan penyeberangan Direktur Pembinaan Keselamatan, Ditjen Hubdat •Pemberi sanksi administratif Dirjen Perhubungan Darat

STAKEHOLDER DALAM

PELABUHAN

PENYEBERANGAN

CONTOH LAYOUT ZONASI PELABUHAN PENYEBERANGAN BAJOE

ZONASI PELABUHAN SUNGAI DANAU DAN PENYEBERANGAN

(10)

Sewa :

Pemanfaatan BMN oleh pihak lain dalam jangka waktu tertentu dan menerima imbalan uang tunai

Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) :

Pendayagunaan BMN oleh pihak lain dalam jangka waktu tertentu dalam rangka peningkatan penerimaan negara bukan pajak dan sumber pembiayaan lainnya

Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) :

Kerjasama antara Pemerintah dan Badan Usaha dalam Penyediaan Infrastruktur untuk kepentingan umum dengan mengacu pada spesifikasi yang telah ditetapkan

sebelumnya oleh Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Badan Usaha Milik Negara/Badan Usaha Milik Daerah, yang sebagian atau seluruhnya menggunakan sumber daya

Badan Usaha dengan memperhatikan pembagian risiko diantara para pihak

Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) :

Surat berharga negara yang diterbitkan berdasarkan prinsip syariah, sebagai bukti atas bagian penyertaan terhadap Aset SBSN, baik dalam mata uang rupiah maupun

valuta asing.

NO

NAMA TERMINAL

KABUPATEN/

KOTA

PROVINSI

STATUS KSP

1

Terminal Penumpang Tipe A Tirtonadi

Kota Surakarta

Provinsi Jawa Tengah

1 Pembahasan Kontribusi Tetap (KT) dan Pembagian Keuntungan (PK)

2

Terminal Penumpang Tipe A Terpadu

Merak

Kota Cilegon

Provinsi Banten

1 PT. ASDP Indonesia Ferry sedang menyusun proposal pengajuan KSP

3

Terminal Penumpang Tipe A Harjamukti Kota Cirebon

Provinsi Jawa Barat

1 PT. Adhi Karya (Persero) selaku pemrakarsa telah melakukan survey lapangan

4

Terminal Penumpang Tipe A Arjosari

Kota Malang

Provinsi Jawa Timur

5

Terminal Penumpang Tipe A Bawen

Kabupaten Semarang

Provinsi Jawa Tengah

Kerja Sama Pemanfaatan (KSP)

*Posisi 9 Maret 2018

Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)

NO

NAMA PROYEK

KABUPATEN/

KOTA

PROVINSI

STATUS SBSN

1

Pembangunan Terminal Tipe A Anak Air Kota

Padang

Kota Padang

Sumatera Barat

1

Penyampaian data dukung SBSN ke Bappenas

*Posisi 9 Maret 2018

(11)

Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU)

NO

NAMA PROYEK

KABUPATEN/

KOTA

PROVINSI

STATUS KPBU

1 Pengembangan Lintasan Penyeberangan Margagiri (Banten) - Ketapang (Lampung)

Lampung Selatan dan Kota Serang

Lampung dan Banten 1 Screening oleh Asian Development Bank (ADB)

2 Pengembangan Proving Ground Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB)

Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat 1 Penyampaian usulan dari Menteri Perhubungan kepada Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas

*Posisi 9 Maret 2018

SEWA

NO

NAMA TERMINAL /

PELABUHAN

KABUPATEN/

KOTA

PROVINSI

STATUS SEWA

1 Pelabuhan Penyeberangan Gorontalo Gorontalo Gorontalo

1 Surat Persetujuan Sewa dari Kepala KPKNL Gorontalo Nomor : S-MK.6/WKN.16/KNL.02/2017 tanggal 18 Desember 2017

2 Surat Perjanjian Kontrak Sewa Ruangan Nomor : KU.203/01/01/BPTD-GTO/2018 tanggal 05 Januari 2016 3 Surat Perjanjian Kontrak Sewa Ruangan Nomor : KU.203/01/02/BPTD-GTO/2018 tanggal 05 Januari 2017 4 Surat Perjanjian Kontrak Sewa Ruangan Nomor : KU.203/01/03/BPTD-GTO/2018 tanggal 05 Januari 2017 5 Surat Perjanjian Kontrak Sewa Ruangan Nomor : KU.203/01/04/BPTD-GTO/2018 tanggal 05 Januari 2018 2 Terminal Tirtonadi Jawa Tengah Kota Surakarta

1 Penetapan Surat Keputusan Pelaksanaan Sewa dari Sekjen Kemenhub 2 Penyusunan Surat Perjanjian Sewa dari Dirjen Hubdat

3 Terminal Harjamukti Jawa Barat Kota Cirebon 1 Pengusulan Sewa dari BPTD Wilayah IX Jawa Barat Ke KPKNL Kota Cirebon

4 Terminal Arjosari Jawa Timur Kota Malang 1 Dalam proses penyempurnaan prasyarat usulan

5 Terminal Payung Sekaki Riau Kota Pekanbaru 1 Dalam proses penyempurnaan prasyarat usulan

6 Terminal Rajabasa Lampung Kota Bandar Lampung 1 Dalam proses penyempurnaan prasyarat usulan

7 Terminal Betung Sumatera Selatan Kab. Banyuasin 1 Dalam proses penyempurnaan prasyarat usulan

8 Terminal Alam Barajo Jambi Kab. Sarolangun 1 Dalam proses penyempurnaan prasyarat usulan

9 Terminal Induk Lumpue Sulawesi Selatan Kota Pare-Pare 1 Dalam proses penyempurnaan prasyarat usulan

*Posisi 9 Maret 2018

(12)

TERIMA KASIH

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat

Kementerian Perhubungan

www.hubdat. dephub.go.id atau www.dephub.go.id

Telp. 021-3506145 / 3506149

Referensi

Dokumen terkait

1) Merupakan perusahaan pemula berbasis teknologi (PPBT) yang berusia maksimal 3 tahun dan berasal dari mahasiswa, alumni PTN atau PTS (dosen Non PNS).. 3) Produk

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT atas petunjuk ilmu yang telah dikaruniakan-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah (KTI) ini dengan

Hasil dari penelitian ini adalah model pemberdayaan wanita tani di Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali yaitu model integrasi tanaman pertanian dengan peternakan yang

Ketidakhadiran anak pada pasangan dewasa madya memang menjadi dambaan setiap pasangan, namun ketidakhadiran anak tidak selalu memberikan dampak negatif, melainkan dapat

Secara kontras mata (pupil dan retina) bisa mengumpulkan banyak panjang gelombang. Alasan inilah kenapa kita tidak bisa menerima akustik yang benar dari lingkungan kita. Pitch

Informasi tersebut harus dievaluasi karena: (1) belum tentu informasi tersebut sesuai dengan kebutuhan, (2) informasi tersebut dapat saja menyesatkan dan tidak

Persepsi keseriusan yang dirasakan terhadap Osteoporosis Persepsi ancaman penyakit Osteoporosis Persepsi manfaat pencegahan Osteoporosis yang dirasakan Perilaku

Penelitian ini bermaksud menguji pendapatan UKM sebagai variabel terikat sedangkan biaya produksi yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan