ASRAMA MAHASISWA
UNIVERSITAS TIDAR MAGELANG
DENGAN PENDEKATAN
LINGKUNGAN YANG MENUNJANG
MAHASISWA UNTUK SIAP TERJUN KE MASYARAKAT
LANDASAN KONSEPTUAL PERANCANGAN
TUGAS AKHIR
Oleh:
Qht+yg. Q/ndak zDia<ruz>iwz>
No. Mhs: 90 340 0076 NIRM : 900061013118120073
JURUSAN TEKNIK ARSITEKTUR
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
YOGYAKARTA
1996
ASKAMAMAHASISWA
UNIVERSITAS TIDAR MAGELANG
DENGAN PENDEKATAN
LINGKUNGAN YANG MENUNJANG
MAHASISWA UNTUK SIAP TERJUN KE MASYARAKAT
LANDASAN KONSEPTUAL PERANCANGAN
Tugas Akhir Diajukan Kepada
Junuan Teknik Arsitektur
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan
Universitas Islam IndonesiaUntuk Memennhi Sebagian Syarat dalam
Mencapai Gdar Sarjana Teknik Anitektnr
TUGAS AKHIR
Oleh
No. Mhs : 90 340 0076 NIRM : 900051013118120073
JURUSAN TEKNIK ARSITEKTUR
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
UNIVERSITAS ISLAM INDONESL4
YOGYAKARTA
1996ASRAiMA MAHASISWA
UNIVERSITAS TIDAR MAGELANG
DENGAN PENDEKATAN
LINGKUNGAN YANG MENUNJANG
MAHASISWA UNTUK SIAP TERJUN KE MASYARAKAT
LANDASAN KONSEPTUAL PERANCANGAN
TUGAS AKHIR
Oleh :<§(i**ya d?kJtW$ke*
No. Mhs : 90 340 076 NIRM : 900051013116120073Yogyakarta,
Februari 1996
Menyetujui:
Pembimbing Pendamping
It. SuparwokoJVfURP
It. Munichy. BJSdrees, M.
$
Mengetahui:
Jurusan Teknik Arsitektur
:as Teknik Sipfl dan Perencanaan
Universitas Islam Indonesia Kehia Jurusan
\ •>•<;',"r.l mill':
us
\ *. ' « i '.'•iltlllf
- ^
"Sifea faimg petit? ]M&a Hem Kjawat
afraid) sifea gang oiterhm old} orany berilmu
gang tibak memamalkm ilwuotga "
(Muqaddama, 27)
"Sesimggui7n$a orawrorang gang mewhena
o\cka\) oram yam. terjmtus oari rdjmat AlUf'
(Al-Kautsar:3)
KATA PKNGANTAR
B isb i J 1 ah i r rohmaan i r rokh in At;sa J atnu "a !a:i kum wr . wb .
t'u,ii syukur kepadfi A LJ;=ij ba'T yang f.eiah memhe r-j kan
;.ugas akiiif ini dapai. penuiia ;>•' lisaika:!.
t'enuiisnn Konsep ba.aa.r Perencaniirin dan Boraneangan
in .1
sebagai
awal dari prose:;; Tngaa Gambar
Akhir,
yang
akan
di.jadikati
iandasan
konaeptuai.
pereii-anaan
dan
peraneangau biaik baaagunan, dengan .iudu'i :
"Asrama
Hahasiswa
Universitas
Tidar
Magelang
dengan
FtmdekaLan Lingknngan yang MenunJang Mahasiswa untuk Sjap
Terjun Ke Masyarakat. "Penuliaan
lugar
Akhir
itii
di Jakcanai-ian
eeiaaga;
syarat dai am rangkah in erape ro Jeh gelar bar.la n a. bi Teknik
Araitektair.
Da J. am penuiiaan
ma
baayak
aeka Ii Kernkda
ean
keterbatasaa yang penuiia hadapj.
Untuk
1tu
dengan
aegaia
kerendahan
hati,
penn.'! 1a
menghaturkan
banyak terimakaaih yang tak.
t.erhingga kepada
a emu a yang keiah in can baa"; r.u proses; pen ye- lea a i. an peaa Ii;:;aa
ini, khuausnya kepada :
1. Bapak Ir. Saaastaaaaan , S!I , at.lake dekaa Kabul tea
Te kn
i
k
S ip iJ
d an
be ren c ars aan
Un Ivers i. tas
La 1a m
Indonesia.
Pemb:i nib ing uLaisa daiaia peiia .1 i.aan irai. .
b. Bapak. Jr. buparwoko. M'JKh, a.
da Jam penulisnia in a.
4. Bapak Ir. Wiryone Bahar.1
duruaan Teknik .Aran, tek
i. ndoneai a .
a. Bapak dr. Achmad bambiro,
Tidar Hageiang.
b. Ibu bra. Harai Mu,i 1 kit am a
n . i u - c h , se.la.ku
iaku K . a . B;i r
>v —4 i. Si » 3: 5 t£ 3 3: 3=
A l . i S T R A K . S I
ASHAMA MAHASISWA UNIVERSITAS TIDAR MAGELANG
Dengan Pendekatan
Lingkungan yang Menunjang
MahaskTwa Untuk Siap Terjun Ke Masyarakat
oleh :
Surya Indah Dianarosa
m :m0 eve / ta-uii
Manusia adaiah harai.1 dari .iingkungan karena manusia
berbentuk da lam pergaulan dan corak pergauian selaiu
berkembang da lam sejarah.
Beugaruh iingkungan dapat ikut menentukan pembantuk ••
an pribadi mahaaiswa. Mahasbawa yang ideal adaiah
mahasiswa yang dapat mengwmbangkan seeara maximai
segi-segi dirinya sebagai mahasiswa, sebagai pemuda, sebagai
inkeiektuai dan sebagai warga negaca..
baiah
satu
penun.iang
keberhas i Ian study
di
perguruan
t.inggi
adaiah
tempat dimana
mahasiswa
dapat
sepenuhnya
berkonsentrasi
untuk
atudi
dan
siap
terjun
menerapkan
iimunya, untuk itu dibutuhkan sarana atau wadali pemukiman
berupa
asrama mahasiswa yang
tidak hanya sekedar
tempat
tinggaJ,
tetapi
lebih dari
itu
berperan
permh
sebagai
wads.li pengembangan mutu kehidupan mahasiswa, baik dalam
bidang
akademik
maupun
per kembangan
kepribadinya
meiaiiri
sekiap
pengalaman
yang mereka
peroleh
aeiama
bertempak
t inggai dida1amnya.
Sehangga sebagai penun.iang pendidakan di perguruan
tinggi,
lewat
kehidupan
di asrama
mahasiswa
diharapkan
dapat di hasilkan sar;i ana -sarji ana yang tidak saaia
berhasil
dari
segi
akademik
tetapi
ainga
ber kepr ibad ian
unggui sebagai dinamisator, motivator dan inovator
r-irHrHrH4Jt/5!W*-(5we
CQ
CQ
2.2. Tinjauan Terhadap Mahasiswa 17 2.2.1. Pengertian Mahasiswa 17 2.2.2. Masalah Mahasiswa 18 2.2.3. Perkembangan Sifat -sifat Mahasiswa 20 2.2.4. Pembinaan 21
2.3. Tinjauan Terhadap Asrama Mahasiswa 23
2.3.1. Sedarah Perkembangan 23
2.3.2. Hacairi Asrama Mahasiswa .... 23
2.3.3. Kond is i 26
2.3.4. Tinjauan Asrama Mahasiswa UGM 26
BAB III. ANALISIS
3.1. Anal,is is Fasilitas Keg i at an 28
3.1.1. Peiaku Kegiatan 28
3.1.2. Maeam Kegiatan 28
3.1.3. Sifat Kegiatan 30
3.1.4. Fasilitas Ruang Kegiatan .. 31
3.2. Anal is is Tata Ruang 32
3.2.1. Zoning Ruang 32
3.2.2. Anal is is pemisah unit hunian 36
3.2.3. Studi Efisiensi Ruang Tidur 39
3.2.4. Tata Ruang Luar 42
3.3. Analisis Penampilan Bangunan 43
3.3.1. Dasar Pertimbangan 43
3.3.2. Faktor-f'aktor yang Mempengaruhi 44
3.4. Kesimpulan 49
BAB IV. PENDEKATAN KONSEP DASAR PERENCANAAN
DAN PERANCANGAN ASRAMA MAHASISWA
4.1. Asrama Mahasiswa Universitas Tidar 52
4.1.1. Pengertian 52
4.1.2. Maksud dan Tujuan 53
4.1.3. Fungsi dan Status 53
4.2. Studi Pendahuluan Ruang 54
4.2.1. Pengelompokan Kegiatan .... 54
4.2.2. Mahasiswa Yang akan diwadahi 55
4.2.3. Kapasitas Asrama Mahasiswa 56
4.2.4. Sitem Bengelompokan Pembinaan 57
4.2.5. Day a Tampung 58
4.2.6. Besaran Ruang 59
4.3. Pendekatan Sistem Sirkulasi 65
4.4. Pendekatan Environment Ruang 66
4.4.1. Pencahayaan 66
4.4.2. Benghawaan 68
4.4.3. Akustikal 69
4.5. Pendekatan Sistim Utilitas 69
4.5.1. Sistem Air Bersih 69
4.5.2. Sistem Draenase 69
4.5.3. Jaringan Bistrik 69
4.5.4. Perlindungan Terhadap
Bahaya Kebakaran 70
4.5.5. Tata Komunikasi Dalam Asrama 70
4.6. Pendekatan Sistem Struktur 70
4.7. Pendekatan Penentuan Lokasi 71
4.7.1. Persyaratan Penentuan Lokasi '71
4.7.2.
Kr11er ia Pem i1ihan
Lokas i/Site
71
BAB V. KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN
ASRAMA MAHASISWA
5.1. Konsep Dasar Perencanaan 73
5.1.1. Penentuan Lokasi 73
5.1.2. Penentuan Site 73
5.1.3. Z on ing 74
5.1.4. Orientasi Bangunan 74
5.2. Konsep Dasar Peraneangan 75
5.2.1. Konsep Tata Ruang Dalam ... 75
1. Pengelotapokan Ruang .... 75
2. Pels. Hubungan Ruang .... 75
5.2.2. Konsep Tata Ruang Luar .... 78
1. PenampiIan Bangunan .... 78
5.2.3.
Konsep
Environment
Ruang
..
78
1 . Penghawaan 78
2. Pencahayaan 79
3. Akustikal 79
5.2.4. Konsep Sistim Utilitas .... 79
5.2.5. Konsep Sistim struktur .... 80
DAFTAR PUSTAKA
81
LAMPIRAN
33
DAFTAR TABEL
Ha laman
Tabel 2.1
: Jumlah mahasiswa th 1990-1995
13
Tabel 2,2 : Jumlah mahasiswa berdasar asal daerah ...
13
Tabel 2.3
: Prasarana dan sarana
14
Tabel 2.4
: Daya tampung asrama di PT
26
Tabel 3.1 : Fasilitas ruang kegiatan
31
Tabel 4.1
: Kriteria penilaian
72
No 1. 1 2. 1 3. 1 3.2 3.3 3.4 3.5 3.6 3.7 3.8 3.9 3. 10 3. 11 3. 12 3. 13 3.14 3. 15 3. 16 3. 17 3. 11 3. 19 4. 1 4.2 5. 1 5.2 5.3 5.4 5.5 D 5 5 5 6 7 9 5. 10 5. 11 DAFTAR GAMBAR Nama Gambar
Diagram pola pikir
Master-plan kampus UTM
Diagram zone kelompok hunian
Diagram tata ruang antara unit
hunian putra dan unit hunian putri
Diagram ruang pengikat mahasiswa
dengan masyarakat
Diagram pola tata ruang
Diagram penzoningan
Diagram ruang pengikat unit hunian
putra dan unit huian putri
Elemen-elemen pembatas ruang
Pengelompokan mahasiswa
Penggunaan pepohonan
Karakter aktif, dinamis
Karakter edukatif, disiplin
Skala manusia Skala akrab Skala normal Skala monumental Tipe memusat Tipe linier Tipe radial Tipe cluster
Alternatif pola sirkulasi
Pengaturan udara cross ventilation
Zoning
Orientasi bangunan
Pola hubungan ruang makro
Diagram hubungan ruang unit hunian
Diagram hubungan ruang pengikat
unit hunian
Diagram hubungan ruang pengelolaan
Diagram hubungan ruang pengikat
asrama dengan masyarakat
Diagram hubungan ruang service
Diagram sistem penyediaan air bersih
Diagram sistem pembuangan air kotor
Diagram penyediaan tenaga listrik
1:
x i n Halaman 14 33 33 34 35 36 37 38 42 43 44 45 45 46 46 46 47 47 48 48 66 68 74 74 75 76 76 77 77 77 79 79 80BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah
Keadaan Kotamadya. Magelang; yang cukup strategis,
serta
ad any a potensi-potensi
yang
mendukung.,
mendorong
P em er inta h
Da erah
T ing kat
II
Kotam ad ya
Mag e1 ang
menggariskan
kebi jaksanaan
fungsi
Kotamadya
Magelang
sebagai :
- Kota Transit
- Kota P end id i kan
- Kota ABRI
Sebagai
kota
Pendidikan,
Kotamadya
Magelang
eukup
memadai
j ika
ditinjau
dari
pelayanan
baik
lokal,
regional,
raaupun nasional.
Demikian pula
jika
ditinjau
dari
tingkat
pendidikan
yang dilayani
baik
tingkat dasar,
menengah,
atas
dan pendidikan
tinggi.
Fasilitas
yang
cliperlukan
sebagai
penunjang
kota
pendidikan
adaiah
sarana hunian berupa asrama-asrama.~
Salah satu penunjang keberhasiian study di perguruan
tinggi
adaiah tempat dimana mahasiswa
dapat
sepenuhnya
berkosentrasi untuk studi, dan siap terjun menerapkan
ilmunya
karena untuk saat
Ini tak mudah menjadi
sarjana
siap
pakai.
Sarjana yang
tidak
akrab dengan
Iingkungan.,
1. Rencana Umum Tata Ruang Kota, Rencana Detail Tata
Ruang Kota, Kotamadya Magelang.
dan
bidang
pendidikan yang tidak
menghasilkan
manusia
yang
"siap
pakai".°
Beium
adanya
fasilitas papan yang
disediakan
oleh
pemerintah
Daerah/pihak
akademik,
mendcrong
pihak
swasta/masyarakat
umum
membuka usaha
pemondokan.
Dari
sekedar mendapatkan
penghasilan
sampingan,
lama
keiamaan
usaha pemondokan
ini menjadi
"bisnis" yang menggairahkan.
Suatu
kenyataan
bahwa umumnya usaha pemondokan
yang
dike tola
pihak
swasta/masyarakat didirikan
atas
dasar
pertimbangan
ekonomis/materi
semata.
Terdapat
suatu
kekurang
pengertian
pihak
pengelola
pondokan,
bahwa
sebagai
individu
dan
anggota
masyarakat
mahasiswa
bagaimanapun
tetapiah memerlukan bimbingan/pengarahan dan
kontrol sosiai dari unsur "Orang Tua".
Untuk
menghindarkan
hal-hal
tersebut
perlu
dikembangkan
suatu
fasilitas
pemukiman
akademik
bagi
mahasiswa
pendatang./asal
luar
daerah,
yang
sekaligus juga
berperan sebagai pembinaan pribadi.
Banyaknya
mahasiswa diperguruan
tinggi
Universitas
Tidar
Magelang yang
berasal
dari
luar
daerah
atau
kota
tempat
mereka
menyelesaikan
study,
yang
membutuhkan
tempat
tinggal
sekitar
76,25
% dari
seluruh
total
jumlah
, - 4
mahasiswa.
3. Nursyafitri E, Tak mudah jadi sarjana siap pakai, Artikel majalah
Femina, edisi 6-12 Okt.1994 .
4. Universita Tidar Magelang, Biro Administrasi akademik
Sal ah satu dalam pengentasan hunian mahasiswa ini
adaiah dengan dibangunnya asrama mahasiswa Universitas
Tidar
Magelang yang dapat
menampung
mahasiswa dari
luar
Kotamadya
Mage 1a.ng dan
juga berperan
sebagai
1ingkungan
p e m b in a a n p r ib ad i m a h a s Is w a .
Sebagai.
tempat
tinggal
akademik.
tempat
mahasiswa
tinggal
selama menempnh study di UTM
ten tunya
memiliki
Pr
osen tasI
keg iatan be 1aj ar (sec ara mand iri) ya ng
besar,
ju stru
fung s inya
sebag a i
fas iIitas
p en unj ang
d ida 1am
pelaksanaan
pendidikan
akademis
inilah, yang menjadi
ciri
khas asrama mahasiswa yang membedakannya dengan pola
kegiatan pada bentuk-bentuk pemukiman lainnya. Karenanya
asrama mahasiswa se layaknyalah merupakan wadah pemukiman
yang memberi
kondisi dan
kemungkinan
yang
seluasnya
bagi
mahasiswa penghuni, melakukan kegiatan belajar seoara
mandiri guna meningkatkan prestasi belajarnya.
Berdasarkan kenyataan dan uraian diatas, dapatlah
disimpulkan adanya kebutuhan sarana atau wadah pemukiman
berupa asrama mahasiswa yang tidak saja harry a. sekedar
tempat tinggal, tetapi lebih dari itu berperan penuh
sebagai wadah pengembangan mutu kehidupan mahasiwa, balk
dalam bidang akademik maupun perkembangan kepribadiannya,
melalui setiap pengalaman yang mereka peroleh selama
b e r t emp a t t in g g a 1 d id a. 1am ny a . S e h in g g a s e b ag a i p en un j an g
pendidikan di perguruan tinggi, lewat kehidupan di asrama
mahasiswa, dapat dihasilkan sarjana-sarjana yang tidak
b e rke p r i. b ad Ian
unggu 1 sebagai
d In. am isa to r , mo t iv a tor
d an
inova t or d id a 1 a. m p e m b a n g u n a. n b a n g s a I n d o nesia.
Sedangkan pengadaan asrama mahasiswa di 'perguruan
t ingg i
in i ad a 1a. h sud ah me ru p a kan
sa 1a h
satu
p emen u han
k e b u t u la a n ma. h a s i s w a d i b id a n g k e s e j a h t e r a a n n y a .
1.2. Permasalahan
1.2.1. Umum
Bagaimana keberadaan asrama mahasiswa dapat men
jadi fasilitas yang dapat membantu meningkatkan
kua 1 i t a s , un tu k mendu kung mahas iswa memi 1 iki.
kesiapan untuk terjun kemasyarakat dengan
pembinaan
mahasiswa,
melalui
interaksi
sosial
antara sesama mahasiswa penghuni dan masyarakat
d i 1 i n g k u n g a n s e k i t a r n y a .
1.2.2. Khusus
1. Bagaimana bentuk pola tata ruang pads asrama
mahasiswa, sehingga dapat membantu meningkatkan
t e r1a k s an anya pr o s e s b e1 aj a r mahasiswa p eng hu ni
d a n h id u p b e r m a s y a r a k a t.
2. Bagaimana mengungkapkan bentuk fisik bangunan
asrama mahasiswa yang dapat memberi kesan
akrab dengan masyarakat dan 1 ingkunga.n sekitar .
1.3. Tujuan dan Sasaran 1.3.1. Tujuan Pembahasan
Asrama Mahasiswa yang berfungsi sebagai tempat
tingga 1 ,
tempat
be 1aj ar
dan
tempat
pembInaan
kep r Ib ad ian , s erta h idup b ermasyarakat .
1.3.2. Sasaran Pembahasan
Secara umum sasaran, adaiah merumuskan konsep
dasar perencanaan dan perancangan
asrama mahasiswa
UTM,
yang
merupakan
patokan
dasar
dalam
pengungkapan rancangan fisik bangunan.
Secara khusus, adaiah menyelesaikan
masalah-masalah yang diungkapkan
/ ditekan-kan,yaitu
:
- Fasilitas dan kegiatan
- Bentuk pola tata ruang
- Ungkapan visual/penampilan bangunan
1.4. Batasan dan Lingkup Pembahasan
Batasan pembahasan ditekankan pada konteks
arsitektur dan hal lain diluar konteks arsitektur apabila
dianggap
tnendasari
dan
menentukan
serta berkaitan
dengan
materi pemba.hasan.
Sedangkan
lingkup
pembahasan
diutamakan
dan
ditekankan pada :
a. Penataan massa bangunan, penampilan tata ruang luar,
serta tata ruang dalam yang mendukung kegiatan asrama
mahasiswa..
b.
Obyek dari
pengetrapan pembahasan
adaiah
sesuai dengan
perataran
dan
kondisi
Iingkungan Kotamadya
Magelang.
ma ha s i s wa y ang m e1iput! :
Kegiatan
bertempat
tinggal
- K e g i a t a n b e 1aj a. r
- Kegi atan sos ia 1 mahasiswa (interaksi)
d. Pewilayahan
Meliputi
aspek Iingkungan sekitar
Universitas
Tidar
Magelang.
1.5. Metodologi
1.5.1. Memperoleh Data :
a. Survey 1apan g an
Survey
lapangan
dilakukan
untuk
mendapatkan
data-data secara langsung (primer), melalui
- Pengamatan langsung
- Wawancara
b. Su rvey in s t i t u s ion aI
Survey
ini
untuk
mendapatkan
data-data
sekunder yaitu :
- Peraturan bangunan dan tata ruang kota
- Rencana. kawasan Kotamadya Magelang
- Rencana Induk Pengembangan UTM
• D a t a k e m a h as i s w a a n
c. Studi literatur
Dilakukan untuk mendapatkan data sekunder yang
telah diteliti oieh orang lain melalui studi
1.5.2. Pembahasan
Merupakan suatu pembahasan untuk memecahkan
permasalahan-permasalahan yang ada sesuai dengan
tujuan dan sasaran, lingkup pembahasan, ditunjang
d eng an studi 1 ite r a tu r u nt u k k e mu d ian m en g an aIi s a
var iabe 1 - var iabe 1 masa. 1 ah , dan d i 1 3kukan pende
katan - pendekatan untuk mendapatkan pemecahannya
sehingga menghasilkan kesimpulan yang merupakan
k o n s e p d a s a r p e m e c a h a n p e rm a s a 1 a h a n .
1.5.3. Diagram Pola Piklr
O X A G R A M P O L A I- X FLX R
Latar Belakang
- Kebutuhan sarana pemukiman
mahasiswa yang tidak hanya sebagai tempat tinggal
- Memperluas pengetahuan,
memperdalarii ilmu,
mematang-kan kedewasaan berfikir
mahasiswa, memberikan
moti-fasi kerja.
- Memupuk rasa sosial dan
so1idar itas mahas iswa.
Data - Survey lapangan - Survey Institusional * RIP * Data kemahasiswaan - jml. mahasiswa - asal mahasiswa tinj.kondisi tinj.masalah mahasiswa tinj.asrama mahasiswa pemilihan lokasi UNTID 1 1 i
j—
Analisa- kegiatan dan fasilitas yang dibutuhkan
- pola tata ruang
- ungkapan visual bangunan
Pendekatan konsep
Konsep
perenc. & peranc.
1.6.
BAB
BAB
Sistematika
;aevay,a1 peuu .-j.isu j. u ou i , u ±muj._i .* i a....<_.. j. \->•-• j.oiiui.h ,
permasalahan
umum
dan
khusus,
tujuan
dan
s
as a ran ,
1ing ku p
pem b a. hasan ,
m e tod o 1og i ,
sistematika pembahasan, serta keaslian
penu1i san.
1.
Tinjauan
umum
tentang asrama mahasiswa,
kondisi
Universitas Tidar Magelang, tinjauan sarana dan
o r a. s a r an a. y an g a. d a , r en c an a p en g e m b an g a. n , ,j ug a
tinjauan
mahasiswa,
masalah
mahasiswa,
serta
m a c a m - m a c a m a s r a m a m a h a s i s w a .
Ana lis is. mengungkapkan berdasarkan permasa
lahan-permasalahan yang ada tentang asrama
mahasiswa UTM, dan berisi intisari dari analisa
dan sebagai rangkuman hasii dari pemecahan
untuk membuat dasar khusus bagi konsep
perencanaan dan perancangan.
Pendekatan konsep yang berisi dasar
P ert imb a. ng an
ra au pun d asar p erh itu ng an
seb ag a i
dasar awa. 1 untuk perumusan konsep.
Konsep dasar perencanaan dan perancangan yang
mengemukakan hasil akhir tahapan pemecahan
masalah berupa rumusan keputusan-keputusan
konsep dasar perencanaan dan perancangan
sebagai langkah awal untuk menuju kearah
transformas1 desaign.
BAB III.
BAB IV
10
1.7. Keaslian Penulisan
1 . Adhy Nugroho , Asrama mahasiswa. UGM sebagai
Iingkungan pribacii mahasiswa, Tugas Akhir
F a k.T e k.J u r. A r site k t u r U G M, 1936.
Per ma s aIahan
1. Sebagai sebuah Iingkungan hunian "kelompok
masyarakat ilmiah" asrama dengan segaia
perikehiduparmya selayaknya dapat menjadi
contoh dan teladan bagi masyarakat Iingkungan
s e k i t a. r .
2 . S e b a g a i p e m u k im a n a k a d e m i k , a s r a m a ha r u s d a p a t
mewadahi aecara optimal kegiatan belajar
man d I r i m a h a. s i s w a p e n g h u n i n y a .
2. Fausi J, Asrama mahasiswa Universitas Islam
Indonesia, Tugas Akhir Fak.Tek.Jur. Arsitektur
UII, 1992.
Permasalahan
1. Bagaimana keberadaan mahasiswa di asrama dapat
menjaga kontak sosial, antara mahasiswa dengan
masyarakat.
2. Bagaimana asrama mahasiswa dapat menjadi
fasilitas yang dapat membantu meningkatkan,
kelancaran, efektifitas dan pembinaan
mahas iswa.
3. Bagaimana keberadaan asrama mahasiswa terhadap
tujuan belajar di UII, sehingga dapat mening
11
3.
Surya
Indah
Dianarosa,
Asrama
Mahasiswa
Universitas
Tidar
Magelang
Dengan
Pendekatan
t ^n,-m,.^,rtW
Vonf?
Mftiuniari^ Mahasiswa
untuk
Siap
t e rj u n k e in asy a r a kat .
£_e_r. majia I.ahan
1 . Umum
Bagaimana.
keberadaan asrama
mahasiswa
dapat
menjadi
fasilitas
yang
dapat
membantu
meningkatkan
kualitas,
untuk
mendukung
mahasiswa
memiliki
kesiapan
untuk
terjun
kemasyarakat
dengan
pembinaan
mahasiswa
melalui interaksi. sosial antara sesama
mahasiswa penghuni clan masyarakat d iIingkungan
s e k 11 a r n y a .
2. Khusus
2.1.
Bagaimana bentuk pola tata ruang pada
asrama
mahasiswa,
sehingga
dapat
membantu
meningkatkan
terlaksananya
proses
belajar
mandiri
mahasiswa
penghuni
dan
hidup
b e r m a s y a r a k a t .
2.2.
Bagaimana
mengungkapkan
bentuk
fisik
bangunan asrama mahasiswa yang dapat memberi
kesan
akrab dengan
masyarakat
dan
Iingkungan
BAB 11
TINJAUN UMUM ASRAMA MAHASISWA
2.J. Kondisi Universitas Tidar Magelang
2.1.1. Tujuan Pendid ikan
Sesuai dengan peraturan pemerintah, bahwa setiap
perguruan
tinggi
harus
raempunyai Statuta
yang
disahkan
oieh Menkeri Pendidikan dan Kebudayaan RI. Oieh karena
itu tujuan UTM telah tercantum dalam Statuta yang
berbunyi, Azas dan tujuan Universitas Tidar Magelang :
Membentuk. manusia Indonesia seutuhnya, sehat jasmani
dan rokhani, memiliki pengetahuan dan ketrampilan
tinggi, kreatif dan bertanggung jawab, bersifat
demokratis dan penuh tenggang rasa, berkecerdasan
tinggi disertai budi pekerti yang iuhur, menointai
bangsanya dan sesama manusia sesuai dengan
kebijaksanaan pemerintah dan berdasarkan peraturan
perundangan yang berlaku.
2.1.2. Peranan Kampus
Peranan kampus Universitas Tidar Magelang adaiah
sarana untuk menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran
diatas pendidikan tingkat menengah yang memberikan pen
didikan dan pengajaran berdasarkan kebudayaan kebangsaan
Indonesia dengan earn ilmiah yang meliputi pendidikan dan
pengajaran,
peneiitian
dan
peugabdian
pada
masyarakat
sesuai. dengan peraturan perundang-unciangan yang berlaku
dan peraturan Yayasan Perguruan Tinggi Tidar.
i'\Tflii HV-.VJ'
. 3 . T i n j a u a n S a r a n a d a n P r a s a r an a y a n g a d a
a J u m 1 a h Ma h a s i s w a
a r, i s i . : i K . i urn i . a u laa . ' i '1 :H I .::-1 .-....i M)) ..)fc'. t-; j, •-• .- ).-. ; . ,-.•.-j i !;.-,
. r . i ':.a n u n 19 9 4 / 1 a t p a c i a
kabe I d ibawa h iij
Jumlah mahasiswa th 1990 - J99b
Jumlah 1 Keto rangan
a n u n I 1989-1990 ! 1 192 I 1990-1991 13 1k 199 1 - 199 2 19 92 - J 9 9 3 1993 -1 9aid 1 9 9 4 - 1.9 yb 13 54 j 2016 1 n.aik 3, 3 lab . b t a k i s 11 k 1 4 '•'. O 123 1 134 8
number : Biro Adm.Akad.b Keitiahas iswaar
600
a h a r a a s a r
Jumisn mana.siswa laeraiasar
i
Dae r a h As a I
I k, kenoma jbK1 ia I !•' aa
i Kody . 11 age iang
I Kab. Mage iang
j aaia.
Burwore.iu
I Kab . kbanosobo
j Kab. Kebumon
' Kab . I'emangrJauag ! i / ! 20 !
j baluar wiJ. Koduj
14 1. 14 1 1 9 12 11 Adm. Abaci. b K
b. Prasarana dan Sarana
. f M' H b a n a l i i a a . a a a a c a n 1914 \ t u r ii n .j , i 2087 i naik 9,04b L, 1 t i'/ !81 r . u r u n 9 , o J 322 1-1. >4 | 4 6' :• i '; 12 .1/14
Tabel 2.3 Prasarana dan Sarana
14
No. Macam Jumlah Luas (M2)
1 Ruang Laboratorium 10 787
2 Ruang Perpustakaan 1 648
3 Ruang Kegiatan mahasiswa 5 60
•4 Ruang Administrasi 6 245
5 Ruang Kuliah 6 1.800
6 Ruang Serba Guna 1 521
7 Ruang Dosen 5 211
8 Ruang Iain-lain 6 200
9 Luas tanah 23.740
10 Luas lantai 33.845
11 Luas tanah untuk :
a. Bangunan 6.384,5
b. Pertamanan 1.043
c. Kebun percobaan 7,34
d. Lain-lain 17.972,5
12 Kendaraan roda 4 6 buah
13 Kursi kuliah 1390 buah
14 Meja Kuliah 351 buah
Sumber : RIP 1989/1990-1993/1994
Penataan
kampus
di
kembangkan
dengan
mengarah
terwujudnya
kampus
terpadu,
sehingga
diarahkan
setiap
fakultas
mempunyai
gedung
tersendiri
yang
ukurannya
menyesuaikan daya tampungnya.
Untuk lebih jelasnya
dapat
dilihat
pada gambar master
pain
UTM
dibawah
ini.
R E N C A M A w- f A P.'JANG KAMp-jS
U.T.M
T5X . il.?"*:-?! II
2.Tar4ui« & Tras-.!t h.Up. OlAk Sati
• - !j*jt.t
3.L-iLartt»r *a, S.irJl;.fiil
a^bV UNIVE3S!TA5
noAS m..\o.";l.--c
. 4 .. Henear!a \''e11gembarigari
• . . f I ':, h •i n ' 1 !!i •-< !••"' ! -I •
p-ngcmbangaia Pendidiknu Tinggi -bang!-: a Panjang ( bbk'
1.33b Hgib) ina k a skruktu r program yang pecked-; daiam a
pecbaikau kea.elaan penc! i •! i 1, an la inggx -n kknvaaagas
a . PFNINbKATAN PRODUKT 1 V 1.TA2
2. Pen a ngk.aar.aaa afiaienaa eksterna.! pend.idi kan
3 . be a ba i k a 11 a k I a m !:< e 1. a.j a.r- d a n men ga j a r
b. PBNi.NGKATAN KUAL1TAS
1. Optima si dan pen ingka tan penggunaan
sumber oaya
bengenibar;gar; e:ara me tcdo I og.i pendidikan in
Pengomb£inga.n mutu da a j urn Lab. konaga penga.i
NGKATAN PuTENS! PKN
PKNB'AY AGUNAAN DAN PI
1 . P e >a a n g k a t a n p. o m a •ik a a t a n
tensod ia
ua 2. em
] uu pi •< H'.j-ap-V Kfijti'-.it> ! ri'IX ] '-I'-t'
vat.
a r
•:':. PEMANTAPAN k'EUGAi. bi Aft PAP/A MA/-'
-•-• • 0 nngembaaag an Perguruan
panata.; ang pemban;aaaai;
3. bc-uab-Uidaanga ta ••--1 k a •-. ep.-i p ,-,.-..,-:,, .,,,,., .... ,;,.
o. PKMANTAPAM PKMB1NAAN MAHAMAbJ :1k1 A
Program
pembinaan
dan
pengembangan
ko
didasarkan
pada
kend ana
,bya-k tab mahasiswa
'
•bkandaim sebagai oby
pengombangan . Ben kU k b reet U ngsa a 1 -v n ,-i a a j i h.;a. i , c! .ii 'w a a n
. aopjaean yang a j aa-j a-ngga r a:/
naaetkan
dalam
rangka
pengombaa
am rangka aeagombangan dan t
h
o.111„ e: r a a n m a h a ::•: i a; w a . meiip u t a.
lay a nan keseha. tan van a a p a t , ran r a n
nyuluhan dan
i a a n maain
r. u in
-ni'.i c a u
pol-WJ
D ;• i-'e .1 ayanan bianbingan dan
a: ) Koperas i
di Peiayanan dan kemuda li/n ax rama ma has i /••• s.,3
JlAblbllAN UNTUK bKbbEMBANG
Pen a ugkatan si a; torn dan
I einb aga i omi ;aga 9 a ia u n ,i t -an
2.2. Tinjauan Terhadap Mahasiswa
2.2.1. Pongert.iau Mahasiswa
a n :"•• a ra;
:'-: i s w a a c i a ± a 2
yatig memporo lob a t a kua:ny;"
pergoaian tinggi. Soo'rang ciiaiebnt ma ha a: i own hany
iaoor angP'ian yang diunmakai
t. c i: i k a k, pada. salah nata
bongertian yang hampir nama tentang ma ha ai a;w;
d i.kearuka.kan oloh bra. Ariina Onnarye (bcoaon psikolog
aesial UNPAK Bainaung ) , ma h a.an. a;w a adaiah orang van;
mema.ii.ki koaaamp-atan bo r: i n to aa ka a ahemaau orang--orang .1. air
a! acl a lam kcn'aaks Bo.La j a r data men g on yam pendidikan d.
(••: c: a napea,-; o a j a m masya l a i n r 1a i am i k ai t a n a y a cieiagan ka iau [•/• '•• s'j-.'! i .1/ u a i i a i n a/aa a. a a r r g u r u a n t i n g e O I'M i I r
daiugga oobaaaa. :i man a. a a a asma d
h.uev a a; a a; as. ma ha a: in wa. me: mi
G 1 p i
j atrnipn i han hanwa dan ia niahat; i:
e n g a n c a p
:2a . , - - a ri 1 i. e. 'A' i ia a w a Ii 2- a
pi e m i rnp a n d at n a. k 11.•' i t a a
mail. a 3 i3 W 3 , Bu .1 an Bin "/nig
d a l a m i a j n p a n a ;g.g .1 . a a o i lap a t as i a a n i u g a a) o n g a n a: e m 11 a ' a c l 3 a s u i t
3E
at
'of
K. 1 !
k< h icU.ipaann va .
bar j ha.! ha"! to race bat
•a t nog a i i. k oop-e rt il •
a an i
, n;-, I -.
cang kuraug irc-rmT rani n Kan a'ab.ua dan keck
g i am i...! a r i masyarakat ba a s .
raPachi yang kurang mma coo rmi n kan aaikap dari
manusia indoneaia yang bet morn! , herkepr iBadian
tramp; 1 dan oukup tinggi tingkat kceerdaaaaiiya .
A k i ia a t. - a k i iaa t n <•g a t i k t ft r a:o ia>11 d i. s a;h y!;, k a n
rapa kaktor ankara ;ai.n"J : Secara langr-aing :
a. Ketidak pnasan terhadap koiidis; yang ada.
b. Si.tuu.ai. dan kondraoi perguruan tinggi yang
b r a ! 1 ) • in o n g 11 n t n n g k; u IB k u a t ..u a c a d a n . o r a n g m e a n t i k dan a; 1 k a p i 1 ingkcmgan temp: k o g ai i r a h a i1 b c- i.a. ekonomi ko in a rga igga.1 yang peaik ] naan i.1 . h o n u i a; i , t ,| ;:.:• L a
men gnu arm a; Kan .
2). Secara Tidak langsung
a. Tingkat in te legenoi a yang ronbah
b a n u r 3 Arc: j ko r e i u u K r m a i a r j - i.i' r M . i '9 i ma n a n a. n g i u r
I- r1 • t - / i n n - Development". New York. Mo draw
A c i i i i a K m a n
Read a an pen
o a o a r u t
mam i yang. t 1 o a k it a i n
2.2.3. Perkembangan Sifat -sifat Mahasiswa
Madias rswa da.'am pear tumbu ban dan
prikad ifiya cl ip'engarnhi oieh takkor -faktor antaara Lai
.1 . Pa k tor bbcl. ogjs dan pm i ko .bag i s yang merupakan i
pengaruli vang timbul dari 'dalam (ptinada mahasiswa '.', . Pa k tor sos i o 1 tag a a; yang merupakan faktor eengaruh ;
k i mb u 1. >I n r i i u a r ( i. i n g k 11 n g a n in a s y a r a k a t ) . E a k k. o r
ikut motion tu kan dalam pemben tu kan sikap cian priba;
ma. h a s i s w a iaa i k d i <. i a 1 a m I i n g k a n g a a k e i u a r g a ma u p i
ci :i d a I am 1 i n g k u n pan mas y a r a k a t .
Mahasiswa. da.iam pengembangan pribadinya, terukai
mauasia i swa r.ahun -banun pertoma, beium smponuhnya be
ciari kekiia.saa.n hebi asaan kekika masih oerada di s
menongah akas (LIMA), ciiammping be Jam t.epenuiiiiya
untuk meughadap.'i pier sea lam pet a
t. u g a s -1 u gas d a.n >; t a. kn s n y a s e b atg a i ma h a.s a s wa .
Pets- ei Ian terse.a i an yang
ma ha a-: i a; wa. an t a r a bis. n :
1. Kes japan d i r i kerba-dap dunaa dan masyarakat yang barn
baik dalaaii [ i np> kungan k amp Ufa maupun dalaai lingkungaoa
tempat tinggal laadiaoi i aaaa .
s e n u o n n g a n a . s a i i v a o i n a o a t 20 K t ] i • "i iep 3 s mil aii s :i.a p a n g a n e I e h y a i t u sa r.u c a n wa k t u
--i !•
-s k •,-• • .• i a ;a> a m ha; lap I a i a i n o a n i • a i. a m
KO J omp...'K ai u u i. u k
I.: e p a t ia e r naa i'i a .; am iae i a . i a i" , o a i a in o
amsiai terhadap masyarska t .
i) o r i g a n m e n g ok a iaa i. pea r k e mbam
t a- r sebu t , per !.u
pertmnbuban dan
i mo r a m a n o a n r m n . e a>•:, h a n f e
>-if.; r i-. eii'ii m u ;a am r iti a i "i a s i s w a
ire u a: a h a p e mb 1 n a a n p e n d 1 ei | k a n y a n g ia -a r s i f a
in a u sau n ta e i a I u j p e inL• i n a a n n o i
2 . 2 . 4 . Peiub inaan
a. Pengertian Pembinaon
" i • i 3_|U Ur,3\l3 yang dlJakukan fa
, dan t e r a i ah s e r t a . bertarn
mengembaugka.n kept ibad I at
r ia a. i. a ,i i n a.
aa.dap
r a d a r
jaw a b ia a. s i as-? a yanj
s e s u a i ci e t i g a n
pariea s i a. I i .a so.iati merman m:asyarakat ad i
Tianciakau p-emb .5 nana tersebut dapat ia
e i ' . : 3 - o :, r i i s a a u . y a n g
p t • m:.' o i- i a n m a r ; :
akikan penpLemaai iau
a t i m e n a .na r a h ; +- a P m,:.,, keiiiatnpu an un tu P r c f . km ma nam: i aw: 1 m'/p; i m t P o r luka: r u e a o i t t i P i r i P . a u yang piad a i n a i u r i yarn akeka taiva a m m P e m i on a oin i d a an a , raa ;. a p mi i
b . U sa h a P emb i n aa n d a n Pe rguriiaiii T i rsggi
Pengembangan Mafias ijjwh d
t pi a y a iUp. ...! t t u sag
pemukiman unkok tiia.haa.iawa
i n a r d a e r a t P e r a p a
mtuan kmaya study melalui, bear,:
swa k-e rpoapafcas i yang kuraag jiia.mpm
;tril") i n a a; i kcse.i edit eraau mental ah
P .m. m a it: p i in ia i Pom! • i na an s i km - Aspiak. ma raj Asp ok bodik; t a a a p p a r a jp. i i i r , e -! P a r a n ana a pcti-.l i 9 lie; j a i i.i .•ragama, k e r s o po L.'prsiu P m i p a l a i ; a n a P i t a . u c a r pj J a as i t.ie r
hemb i naan ma.ha
ii a s i s oa i t b a o a n g
aiiiip r i a n
2.3. Tinjauan Terhadap Asrama Mahasiswa .-. - o . t ma h a s mem i a -m ma v e r s i k d a s a. r n v.-1 Un i ve r a i ma ha s j sw S o j a r a h 1:' o r k o mB a 11 g a n . n c m t m n m u a O a j
sa i k a an pe-r k mil it) a i n i
am a ;a '
p e r ke asbang.at
Ha ! i h a t dengan adanva a:
, •.-,• i..' c r i.. i
2.3.2. Ma.ea.ai As raffia Malta:-; i ;;wa
a. lJcrdtir.it r Macam Pengimn i nya :; a i' m a o a it.
a . a a / p
b. Menu rut Tingkat Stud.
i a - o o a m a e k a n
i i i : c ; i a w j
Menurnk Jen is Peiaka tuvti
- w a pi i i
a: eg CO a £ < aJ . H —r
'1!
BAB I I I
A N A L I S I S
3.1. Anali.sis Fasilitas Kegiatan
3.1.1. Pelaku Kegiatan
Menu rut pelaku kegiatannva, ada 3 pelaku kegiatan
d 1 d a 1 a m 11 n g k u n g a n a s r a. ;ti a , y a i ku :
1. Pelaku Utama
tna has is wa putra dan putri Universitas Tidar Magelang
d a r i b e r b a g a i dis ip i. in i 1. m u d a n t in g k a t s t u d i , y a n g
b e r a s a 1 d a r i 1u a r k o t a. m a d y a M a g e 1 a n g .
2 . P e 1 a k u P e n u n j a n g
pengelola, p e 1 a k s a n a t e k n I s a d m ini s t r a t i f , p e m b in a. dan
karyawan lainnya yang membantu lanoarnya
kegiatan-k e g i a t a n d i d a 1 a m a s r a. m a..
3 . T a. m u As r a m a
ta mu m a ha s is w a / pe n g h u n i a s r am a, m a s y a r a k at, t amu
k e g i a t a n a s r a m a .
3.1.2. Maeam Kegiatan
Mahasiswa yang sedang dalam proses belajar manpun
pengembangan pribadinya, dlmana untuk mempermudah
=t k t i v i t a s
--akt ivitas sosial.
Aktivitas / kegiatan yang ada did a lam asrama
mahasiswa dapat dike 1ompokkan menjadi empat, yaitu :
Kelompok
kegiatan bertempat tinggal
Asrama
mahasiswa
merupakan
wadah bagi
kegiatan
yang
terjadi
dalam Iingkungan kehidupan
mahasiswa,
yaitu
kegiatan bertempat tinggal.
Kegiatan-d-tegiatan tersebut
an taral.ai n :
Istirahat,
tidur,
makan,
minum,
mandi,
ibadah,
did.
K e1o mp o k k eg ia tan b o Iaj a r
Asrama
mahasiswa
merupakan
wadah
tempat
tinggal
yang
mampu
menampung
kegiatan
mahasiswa
yang
berslfat
akademis /
kegiatan
study
ilmiah diIingkungan
asrama,
kegiatan t e rs eb u t antara Ia In :
Belajar,
diskusi,
studi
pustaka,
seminar,
kegitan
keagamaan,
informasi
hernia,
kegiatan
pembinaan.
Ke1ompok keg itan sos ia 1 mahas iswa
Asrama mahasiswa merupakan wadah bagi
aktifitas-aktifitas
sosial
yang
dapat
dikelompokkan
sebagai
berikut :
a. Aktivitas keluar/extern, antara lain :
- Hubungan
mahasiswa / penghuni
dengan
mahasiswa
1 a i n cl a r i 1 u a r a s r a. m a .
- Hubungan
mahasiswa
/
penghuni
dengan
bukan
m a h a s i s w a / m a s y a r a k a t .
b. Aktivttas didalam/intern, antara Iain :
- Hubungan antara mahasiswa di dalam asrama
1. K eg1 at an p e ngeloI a an
Kegiatan pengelolaan adminisbrasi yang dilakukan
oieh
pihak
pengelola dilakukan pada jam-jam kantor
reomi,
sedangkan
kegiatan
pengeiolan
teknis
mellputi
pelayanan
makan
sampai
pelayanan
keamanan
untuk
mahasiswa
berlangsung
24 jam setiap
hari.
Kegiatan
administrasi
dipusatkan
dikantor
asrama,
sedangkan
kegiatan
pengelolaan
teknis
dikelompokkan
menurut
j e n I. s p e I a y a n a n n y a..
Kegiatan
pengelolaan
yang dilakukan
oieh
mahasiswa
(dengan
blmbingan
pembina)
adaiah
kegiatan
dalam
mend idik mahasiswa untuk bertanggung jawab dan latihan
clalam
kepemimpinan ,
berlangsung
sehari-hari
dalam
waktu-waktn tertentu, yang ciibatasi lam any a agar tidak
terlalu menyita waktu belajar mahasiswa.
3.1.3. Sifat Kegiatan
1). Kegiatan yang sifatnya prifat
Merupakan
kegiatan-kegiatan
yang
sif'atnya
individual
antara lain : tidur, belajar seeara individu, mandi,
cuei, jemnr, setrika ,sImpair barang.
2). Kegiatan yang semi privat
Merupakan
kegiatan-kegiatan
yang
dapat
dilakukan
s e c a. r a b e rs ain a -s am a , m e s k i t e r b a ta s u n t u k p e n g hu n I
asrama saja, antara lain :
makan
bersaia,
belajar
bersama,
diskusi,
rekreasi,
tip .01 U> PC -m i~l 00 „*J 'ri sa OS i UC M 01]
t _ _ -^ 3 •3
38
divuiirV} Penye^at
Gambar 3.7. Elemen-elemen pembatas
b. Pengawasan non fisik
Pengawasan
non
fisik
dilakukan
melalui
program
kegiatan
pembinaan
pribadi
mahasiswa,
yaitu
melalui
bimbingan
dan
konseling
yang
diberikan
oieh
pembina
a s r a m a :
1). Tujuan bimbingan dan konseling
a. Membantu mahasiswa dalam mengatasi persoalan
pribadi yang menyangkut
psikologis mahasiswa.
b. Agar
mahasiswa menjadi dewasa baik dalam
berpikir
dan bertingkah laku didalam dan diluar asrama,
11 f a . a t ! a r a i a u g s u m ilka a n a. el i s i n r t e a p e r a n alilaii a ia j' d i Taenia 1-: MtiU t e s k ' j , horn:-- i n u p . o ; m eng. a n ongan e a r a i a n g s m
3.2.3.
Studi
Efisiensi
Ruang tidur dan belajar
! • . at.Ui.il a, i i. siaansi pen go 1 ompo kan tipihasiaawa
iin kaniipoo i s i penge 1 o
i p o k a n p e
danya persamaaan lrngkun
u y ;-j.i;p a;a. ; itip m e n g a a:i
a
tp
a£
42
Unit
Terdiri
atas
beberapa sub unit,
yang
merupakan
semua
penghuni dengan jenis kalamin yang sama. Jadi terdapat
2
unit tiap asrama, yaitu unit putra dan unit putri.
Gambar 3.8
Pengelompokan mahasiswa
3.2.3.
Tata Ruang Luar
Arahan
tata ruang luar
:
- Penggunaan
taman
dan
pepohonan
untuk
mempertegas
penggunaan ruang luar lahan, pembentuk ruang eksterior,
penunjang penampilan bangunan, pengarah bagi pengunjung
dan
mempertegas
kegiatan di
ruang
luar,
penghalang
43
peneduh dan
estetika,
menegaskan
kehadiran
banngunan.
Massa bangunan merupakan pusat
orientasi
ruang
luar.
Pohoti S^beyai Perc4AtVA SM^rct
ba^i p<n<?uvvjimj /ft Mobutu
Gambar 3.9. Penggunaan pepohonan
3.3. Analisis Penampilan Bangunan 3.3.1. Dasar pertimbangan
a. Berdasarkan pertimbangan efisiensi pembinan dimana
penghuni
terbagi dalam blok-blok
hunian
yang
kecil,
maka asrama mahasiswa UTM ini terdiri dari banyak
bangunan.
b.
Asrama mahasiswa sebagai
fasilitas
tempat
tinggal
dan
tempat
belajar
mahasiswa
secara
non
formal
tetap
menuntut kedisiplinan dan ketertiban yang diwujudkan
44
c.
Untuk
mendukung proses
integrasi
dengan
masyarakat,
diungkapkan melalui bentuk-bentuk yang memperhatikan
kesesuaian dengan Iingkungan dan adanya space yang
bersifat menerima.
3.3.2. Faktor-faktor yang nenpengaruhi a. Karakter bangunan
- Faktor internal
• Karakter pelaku kegiatan
Mahasiswa sebagai pelaku utama yang akan diwadahi
mempunyai karakter yang aktif, dinamis, yang
diungkapkan melalui garis-garis geometris.
• Karakter kegiatan
Karakter fungsi kegiatan yang mendasari bentuk
fisik bangunann ;
- sebagai tempat tinggal mahasiswa, mempunyai
karakter yang tenang.
- sebagai tempat belajar dan tempat pembinaan
mempunyai karakter yang bersifat edukatif,
disiplin.
Karakter aktif dinamis dicapai dengan ungkapan
garis yang patah-patah.
45
Karakter
edukatif,
disiplin
dicapai
dengan
ungkapan
kolom-kolom.
Bidang yang
lurus,
memberi
kesan
keteraturan,
ketegasan.
Gambar 3.11. Karakter edukatif, disiplin
Faktor external
• Sebagai
usana integrasi dengan masyarakat
dengan
mempertimbangkan
skala
manusia
dan
kesesuain
dengan
Iingkungan
dalam
bentuk
dan
penampilan
bangunanya. - Skala manusia
Ukuran
sebuah unsur bangunan atau ruang
secara
relatif
terhadap dimensi-dimensi
dan
proporsi
tubuh manusia.
Gambar 3.12. Skala manusia
Tinggi ruang lebih mempengaruhi skala
dibanding
Macam skala bangunan
1. Skala akrab memberi kesan tertekan,
meruang sangat kuat.
t
150
46
kesan
Gambar 3.13. Skala Akrab
2.
Skala
normal,
memberi kesan formal,
wajar,
s k a l a manusia.
•J£
300
if-Gambar 3.14. Skala Normal
3.
Skala
monumental,
memberi
kesan
kontras,
mengabaikan skala manusia, berkesan
megah/eksklusif.
T
550
•*-Gambar 3.15. Skala Monumental
Skala
normal
digunakan pada
bangunan
asrama
agar kehadirannya terasa dilingkungannya.
47
b.
Gubahan
nassa bangunan
Massa-massa
bangunan
disusun
/
digubah
dengan
pertimbangan :
- Mendukung kegiatan interaksi
- Mendukung kegiatan pengawasan
Dengan
adanya
pertimbangan
tersebut
diatas
maka
bentuk
gubahan massa
harus memenuhi
tuntutan
tersebut.
Ada beberapa tipe gubahan massa,
yaitu1 :
a. Tipe memusat
Gambar 3.16. Tipe memusat
Suatu
pusat,
dimana
terdapat
ruang
dominan
yang
dikelilingi
ruang-ruang dominan.
Pola
sirkulasi
yang terjadi berbentuk
spiral,
loop
atau radial yang kesemuanya berakhir pada pusat ruang.
b. Tipe linier _
Gambar 3.17. Tipe linier
1. Ching,Francis
Dk,1979,
From, Space
and
Order,
48
Karakter
tipe ini adaiah memanjang menunjukkan
suatu
arah
dan
menggambarkan
gerak
perkembangan
dan
pertumbuhan. c. Tipe radial
D
a
a
Ov
a
^
aGambar 3.18. Tipe radial
Suatu penggabungan unsur-unsur terpusat maupun linier,
terdiri
dari ruang pusat yang dominan dan
berkembang
membentuk seperti jari-jari.'
d. Tipe Cluster
Gambar 3.19. Tipe cluster
Menggunakan pola menyebar dengan tetap
mengelompokkan
bangunan yang berfungsi sama dalam satu unit, dengan
Gubahan massa dalam bentuk yang tidak memberi
kesan
45)
a i i a i. a Ii p
k !!P Oil
i n a
t ' p p a a t i
'Pace yang bora: i b
p i n j g n -,
3.4.
KesimpuIan
[JflPi anali
-1 -• >•- •;
•'••' • ca;-i.-;iaisa J. a lis n yaup' •.->.
a. s r ama ya tip da p. a t me nd u kn ng
bastion
bemasypraak
l a t i V t a n u r a a a mertoi-ima terdaht.Iu a a t . p aaagun a n k r a l;]iUj- ^aiitsisoa iitnaik a,ap
ruang.
ban
bentuk
ipiaar k
a a p a t -a r r k :eg v e r s : ) f ia e r i k u t ;
3-4.1.
Fas 1 iU.a
yang
dapat
mendukung
meningkatkan
J-alttas mahasiswa untuk .etnmlikr kesiapan untuk
to r.-.i mi kon-iasya raka t .
tinggi
adaiah t em par. .;
berkemsemtxam " ilmmiya. Kebutuhan sa hanv. •ana ma.has k ti !•; s t u d i. , d a OV o i id a. p a kjiia. p om u !•; i ma n b e r u p a asp a •.-. a
•:a, he: i;ar Pempat t -:r-,p- a ..-., i < .. t _•Seb:i-"!J
^^'l' cmngetubangan mutn inehie!
b3'" k
'i::' [am
blda'"' b akad emjy
tria ap, a
P r aI
•~'- i *.'.<..!!Li a m
apenuhnva
'in menerapkan
e a f i p a n
enuorong
k^ latar,
triabasisv
tang moitiaaiai. g!jr
-tudv mliimab, see
•i a p to r s a ia a , s k s o in i n a r . yang bor menaiiipung borbagab h,-p u s t a k a s a r a n a
.1- ft.: --3 i-
individn, beta
P :a T c' ' ' > i t o a pan d i asrama d i hi
sa r.i ana yang siap. terr
f- i ;!P
ponga la(uan
yang
it] l til; gp 11 n K e e tu a s v a.; •a; me to k a perna. aiihasi 1ban a t in e 1 a eki a:e i. a ma
3.4.2.
Pola Tata Huang
a. T a t a r u ang dalam 1 • i i ii ' u n , i - I ti ' 1[ I I r )' • ' t i l U I I * I i 1 I ii „ I • < j ! 1 I l a I , i I ! i 4 U I • I V i r i I -a 1 p ii t -, i i 1 i p e 11 g i i u n i n v a m 1 1, T oi aim, , a i tinman da ri atepi car on em a . segi pp- i
ahabaga i bagian dari ma di 1 iupkuiman asrama I.
u '-'••'p. a iJ bi.ngKnngan mas
Catlap, ruang t idup ada. I ah
r>agi. Psyohmbaapi aal ...a f e
fey dar, kon sent nasi t, i a r .
:va rak a t
I-: c: h pi iipa n
ma h.a s i s wa
m a m m a d a p a
raka a d i ra:
a n a s r a m a
• " j. 11 t; e g r a s t
z:
<:i
BAB i V
PHNHKKATAN KONSKP
PKHlbNCANAAN
DAN FKRANCANGAN
4.1. Asrana Mahasiswa UnivorsUas Tidar Magelang
4 . ] . .] . Pengertian
rinv
r r ma trna kamus ,
ian borml tora
o a a n a
lap at
diark. ikan
smpp:
iabiaiii pengertian baiaaa aawiyatan, yang me pupa1 ;-. t-.ii-v. f a s i • •- c p i p r. , p e a g a mad as a r kan i n i i i a wa , a s i"
adah
tempat
tlnggaj
bersam
a Jam
kurun waktu
tertentu
a s r a Hi a
.'Ogr sakumpu Ian i nd J
ra),ean uoitijkian asrania siiahasiswa sehaa-a -: •->i : -.- p.
tus
yang disodi.akan oieh sebuah perguruan
tain
u n a
Vr:U:fildc'k°
B~
"Asrama
mahasiswa
dengan
pmnekanm,
V1^h';li#\ili y*u£ ai.inun.iang pembinaan mahasiswa,
Thesi-Jur.
Arsitektur FT-UGM,
JbSb.
'
i! f; m
"Pemukim
19a?.
m ip.i.1 n ;
m a p 1
ma hasiswa
naarup ak ngkii nman
m man
4.1.;!.
Maksrud dan Tainan
se lam .a moniin t a a ] i „.-.-, ,\ : r ,
"• ••' !- mm. PC rear; e ] ngg
Kemberj ^nosana tinggai bagi maha.srama \
s a r i luar Puta ei a e< >
4 . 1 . 3 . Fungroi dan Statu:
1- - Fungs i
i P: a i i
a a .i i-; ( t i l a.m ;a ;. d any
a t i p
d o t
•aar.ej ,. p
r i u p a i ;
mi k maufiju r — >••• 9-,.a- .-,,-. -...
nanti nya mahasi
at iingkungan yang metmn.iang mah
e r j u n k c- ma s y a r a ka. i:
ei,,p at;
9 n, -s,.
K a m a; n ad or pone ] j p. \ dan
bong
iipU
pengi
biuati yang o.akaoti a ma no i r i
u) pombi na
informa] maupun pongaJaman
p e r o j lit: p.; .a i a s r a m a '- P r i s j s ) g o m y a n g
i ~ m-' i ie UVy. V
A.2.7..
Mahaspsswa
yang akan diwadahi
at a n a S i S O 111; k . i o u p a n k r i p e r t. a luar kotamadya \ u I'U ia id i a ip j in i j ire • i am a.n ; in a hs i a: w :'i i ' • a o t.i . o e r o r C'l 1. !•:. , p s a r 1 , raDei 2 _jmen oh ; k r i ke, mi a terst-.-bt. '
borhitungan jurn]ah mahasiswa
bereneamiaan untuk ,;iaugka panjaug, di.ba.kasi unkak
perkemkatigan selama lb kahun, yai.tn saiiip.ai tahun
Berdasarkan data, kahun 1.094
autraah mahasiswa !JT
ues.a;
1..-:...•,- , uengan
Kana tkan
rata -rata pprt.ahun
dutniah mahasiswa UTM sampai tahun
i t t a k a map tata-rata, d a n taab ' >': O ;'. . j Li. o ia r i a i o m i a 11 m a 1a k it; -.: u •
a
s
CI
fc*
>
s-a:
jx
PC
66
- jalur distribusi
- jalur service
c.
Bentuk prasarana sirkulasi
- jalan aspal
- jalan pedestrian
- jalan selasar/koridor
4.3.2. Sirkulasi pada unit hunian (ruang tidur)
terdiri
atas :
- sirkulasi horisontal
- sirkulasi vertikal
Potfl L'mter
Cross
A
P0L4 Ci«cin
Ptnj£*viUiH<jaH
4h v VY^
\ ,
-fc
V. A«
^
Gambar 4.1. Altematif pola sirkulasi
4.4. Pendekatan environnent Ruang
4.4.1.
Pencahayaan
Masalah pencahayaan merupakan hal yang penting
bagi
67
kegiatan
bertempat
tinggal dan belajar.
Ada
dua kemungkinan penggunaan sumber cahaya
untuk
penerengarp,
yaitu
cahaya alami
dengan
sinar
matahari
pada slang hari dan pencahayaan buatan sebagai penerangan
tambahan untuk malam hari atau siang hari bila mendung.
1. Pencahayaan alami
Pada
prinsipnya sistim ini memanfaatkan cahaya
alami
semaksimal
mungkin,
sehingga tereapai
kondisi
yang
diinginkan.
Untuk mencapai tujuan efisiensi / ekonomis
penerangan
alam
ini,
sebagai
patokan
umum
luas
perlubangan
pada dinding waktu
sinar matahari
adaiah
minimal
1/8
luas
lantai untuk
ruang
yang
dipakai
membaca dan menu lis.^
Dalam hal ini yang harus diperhatikan dalam penggunaan
pencahayaan alami adaiah :
- Menghindari sinar langsung dan siIau terhadap
sinar
pantul.
- Dihindari
adanya sinar langsung yang
masuk
jangan
terlalu
banyak,
terutama
pada
ruang-ruang
yang
membutuhkan kenyamanan.
2. Pencahayaan Buatan
Prinsipnya
cahaya
buatan
merupakan
penunjang.
Digunakan
apabila keadaan sinar alami
tidak
efektif
dan pada malam hari.
Untuk asrama jenis lampu yang dapat digunakan
sebagai
9.
YB.
Mangun
wijaya,
pasal-pasal.
pengantar
bangun,p240
68
sumber penerangan ada dua, yaitu jenis lampu TL dan
lampu pijar. Untuk ruang-ruang yang membutuhkan
penerangan menerus dalam waktu yang relatif lama dapat
menggunakan jenis lampu TL, karena bersifat dingin dan
ekonomis dibanding dengan lampu pijar. Lampu pijar
dapat digunakan untuk ruang-ruang yang tidak
membutuhkan penerangan menerus, seperti ruang tidur,
km/wc, gudang dan sebagainya.
4.4.2. Penghawaan
Pada prinsipnya mengutamakan penghawaan alami,
dengan metode penghawaan "Cross ventilation". Keberha
siian sistim sangat tergantung dari luas ruang yang
diskondisikan serta adnya arah angin, udara bersih dan
suhu udara disekitar bangunan.
Pengaturan aliran udara kadalam ruang dapat dibantu
secara mekanis seperti exhauser system. Pengaliran udara
ruang secara makanis ini terutama digunakan pada
ruan-ruang besar untuk umum, seperti ruang makan bersama,
ruang belajar bersama, dan ruang serba guna.
•^Gambar 4.2. Pengaturan udara Crossventilation
69
4.4.3. Akustikal.
Sebagai
bangunan
hunian
yang
membutuhkan
suatu
ketenangan tidak terlepas dari gangguan suara yang
tidak
diinginkan
(noise
control), seperti
lalulintas
jalan,
ataupun aktivitas penghuni asrama sendiri.
Pengendalian
kebisingan
perlu
dilakukan
agar
kenyamanan
dan
ketenangan
berhuni
dan
belajar
dapat
terjaga.
Pengendalian kebisingan
tersebut dapat dilakukan
dengan
pengaturan
jarak bangunan,
penggunaan
material
yang
kedap
suara/raasif,
pemakaian
sistem
barrier
;
tumbuhan,
perbedaan
ketinggian
tanah.
4.5. Pendekatan sistim Utilitas
4.5.1. Sistim Air Bersih
Sumber
air
bersih di dapat
dari
sumber
setempat
(sumur).
Altematif lainnya adaiah dengan menggunakan
sa-luran PAM.
Pendistribusian menggunakan sistem down-feed.
4.5.2. Sistem Draenase
Ada dua macam cara yaitu :
- Dibuang
keriol
kota setelah melalui
bak kontrol
- Dialirkan
kesumur
peresapan
setelah
ditampung
di
septictank.
4.5.3. Jaringan Listrik