JATI DIRI PROGRAM STUDI
Nama Program Studi : Program Studi Pendidikan Dokter
Alamat Program Studi : Jl. Mayjen. Prof. Dr. Moestopo No. 47 Surabaya
No Telepon : (031) 5020251, 5030252
No Fax : (031) 5022472
e-mail : [email protected]
Website : http://www.fk.unair.ac.id
Status Program Studi : Negeri
Nomor dan Tanggal SK Pendirian : Peraturan Pemerintah No. 57 tahun 1954 Akreditasi Program Studi : A dan 223/DIKTI/Kep/98
( Nilai dan No SK) (dapat diakses dalam situs DIKTI dan tercantum pada SE FK Unair 2005)
BAB I
KATA PENGANTAR
Dengan mengucapkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, maka penyusunan buku Evaluasi Diri 2006 Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dapat diselesaikan dengan baik. Evaluasi Diri Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga yang diselesaikan di tahun 2007 ini merupakan Evaluasi Diri yang telah direvisi sesuai format dari Badan Akreditasi Nasional 2006 yang merupakan kelengkapan dari Borang Akreditasi dan Portofolio sebagai bahan re-akreditasi Program Studi S1 Kedokteran Universitas Airlangga.
Buku Evaluasi Diri yang disusun ini merupakan evaluasi Program Studi S1 Kedokteran Universitas Airlangga, meliputi: Analisis SWOT; Jati Diri, Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran; Profil Mahasiswa/Kemahasiswaan; Profil Dosen dan Tenaga Pendukung; Profil Kurikulum; Profil Sarana dan Prasarana; Profil Pendanaan; Profil Tata pamong (Governance); Profil Pengelolaan Program; Profil Proses Pembelajaran; Profil Suasana Akademik; Profil Sistem Informasi; Profil Sistem Penjaminan Mutu; Profil Lulusan; Profil Kegiatan Penelitian, Publikasi, Pengabdian kepada Masyarakat; serta Profil Mutu Program Studi. Semua profil tersebut telah dianalisis dan dilengkapi dengan data pendukung baik dalam bentuk tabel maupun dokumen pendukung lainnya. Diharapkan hasil Evaluasi Diri ini dapat dipergunakan sebagai indikator kinerja Program Studi S1 Kedokteran Universitas Airlangga dalam rangka pengembangan pendidikan sesuai dengan Visi, Misi dan Tujuan Pendidikan di Program Studi S1 Kedokteran Universitas Airlangga umumnya maupun dalam rangka re-akreditasi khususnya.
Bersama ini kami sampaikan penghargaan setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada Tim Penyusun Borang Akreditasi, Tim Evaluasi Diri dan Tim Portofolio di Program Studi S1 Kedokteran Universitas Airlangga dan semua pihak yang telah membantu sampai dengan terselesaikannya buku Evaluasi Diri Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga ini.
Surabaya, 2 April 2007
Tim Penyusun Evaluasi Diri
BAB II
RANGKUMAN EKSEKUTIF
Perjalanan Pendidikan Dokter di Surabaya merupakan satu rangkaian sejarah panjang yang bermula di jaman Belanda. Fakultas Kedokteran Cabang Surabaya merupakan pemisahan dari induknya, Fakulteit Kedokteran Universiteit Indonesia, yang kemudian digabungkan dengan Fakulteit Ekonomi menjadi Universitas Airlangga. Pembukaannya dilakukan Menteri Pendidikan & Kebudayaan RI, Prof. Mr. Muhammad Yamin dan diresmikan oleh Presiden RI Dr. Ir. Soekarno berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 57 tahun 1954 tertanggal 1 Nopember 1954. Peresmiannya dapat dibaca pada Prasasti di Aula Fakultas Kedokteran Unair, dan selanjutnya tanggal 10 Nopember 1954 ditetapkan sebagai hari jadi Fakultas Kedokteran Unair. Sejak awal tahun 1980, kegiatan di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) berkembang, tidak terbatas hanya di bidang pendidikan dokter saja, tetapi juga pendidikan profesi lain, setingkat diploma antara lain pendidikan diploma Analis Medis, Rehabilitasi Medis, Radiologi, Pengobat Tradisional (Battra) diploma keperawatan, dan maupun Magister (strata 2), Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat. Dengan perjalanan waktu, kegiatan pendidikan tersebut dikembangkan lebih lanjut dengan pembentukan fakultas baru, seperti Fakultas Kesehatan Masyarakat pada tahun 1994. Demikian pula dengan sistem pendidikan dokter, yang makin berkembang dan saat ini diterapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dan kerjasama dengan berbagai rumah sakit lain untuk tujuan pendidikan disamping RSU Dr. Soetomo.
Dari area standar eligibilitas, integritas, visi, misi, tujuan dan sasaran, FK Unair eligibilitas, integritas, visi, misi, tujuan dan sasaran yang sangat jelas. Dalam perjalanannya, beberapa prestasi monumental yang telah dicapai oleh FK Unair antara lain: Hasil akreditasi A plus untuk program studi S1 Kedokteran A dan penerima dana kompetitif proyek SP4 tahun 2004-2005. Beberapa program unggulan yang dipunyai FK Unair, yang merupakan keunggulan Program Studi dalam Substansi Keilmuan adalah: Tropical Medicine (Trop-Med), General Emergency Life Support (GELS), Diabetology dan Paternity, sedangkan yang merupakan keunggulan Program Studi dalam Pembelajaran adalah: Problem Based Learning (PBL) in Hybrid Curriculum dan Skill Labs. Berkaitan upaya untuk mewujudkan visi FK Unair untuk menjadi fakultas yang terkemuka di tingkat nasional dan internasional, FK Unair telah menerima mahasiswa dari Malaysia, sedangkan
Understanding (MoU) dengan Universitas manca negara. Berbagai upaya lain yang telah dilaksanakan adalah dalam Pengembangan kurikulum, meningkatkan proses belajar mengajar dalam bidang pendidikan S1 ,S2, S3 dan profesi, bidang penelitian antara lain penelitian molekuler, dan Pengabdian kepada Masyarakat.
Dari area standar mahasiswa/kemahasiswaan, dapat dikemukan sebagai berikut. Sistem penerimaan mahasiswa baru di Fakultas Kedokterran Universitas Airlangga mengikuti pola yang dikembangkan oleh Universitas Airlangga. Ada dua sistem rekruitmen dan seleksi mahasiswa baru yang diterapkan yaitu sistem seleksi melalui Jalur Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) dan melalui jalur Penelusuran Minat Dan Keahlian) Universitas Airlangga. Seleksi mahasiswa melalui jalur SPMB dilakukan setahun sekali sesuai kalender yang ditetapkan oleh DEPDIKNAS, terpusat dan dikoordinir oleh panitia yang dibentuk Universitas Airlangga. Jumlah mahasiswa yang diterima melalui jalur ini sebanyak sekitar 60% daya tampung yang ditetapkan. Sementara itu penerimaan mahasiswa baru melalui jalur PMDK Universitas Airlangga diselenggarakan dua gelombang yaitu sebelum pelaksanaan SPMB dan sesudah SPMB. Jumlah yang diterima melalui jalur PMDK ini sekitar 40%. Jalur SPMB maupun PMDK menunjukkan angka keketatan persaingan untuk masuk FK Unair tinggi. Selanjutnya untuk mahasiswa yang aktif dalam beberapa tahun terakhir ini, peran serta mahasiswa FK Unair dalam kegiatan ilmiah tingkat regional, nasional dan internasional dari tahun ke tahun semakin meningkat. Peringkat nasional yang banyak dicapai oleh mahasiswa FK Unair dalam berbagai bidang lomba ilmiah patut dibanggakan. Layanan kepada mahasiswa yang diberikan oleh FK Unair sangat lengkap, baik layanan bimbingan karier mahasiswa, layanan peningkatan potensi mahasiswa maupun layanan non-akademik (contohnya: poliklinik mahasiswa, poliklinik dokter keluarga, gazebo, lapangan oleh raga tenis, bulu tangkis, bola basket, seni, kantin mahasiswa, bursa buku Fakultas Kedokteran, bus Flash, mushola, bank kampus, tempat foto kopi, kantor pos) diharapkan dapat menunjang keberhasilan studi mahasiswa dengan hasil yang bisa dibanggakan.
Dari area standar sumber daya manusia, dapat dikemukakan sebagai berikut. Sistem rekruitmen staf akademik dan staf pendukung mengacu pada Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara nomor: 22 tahun 2005 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2005. Jumlah staf akademik dan staf pendukung di FK Unair sudah memenuhi kebutuhan mahasiswa, baik dalam kuantitas maupun kualitas, yaitu dengan rasio 362 staf akademik tetap dibandingkan 1625 mahasiswa = 1 : 4,69 (belum diperhitungkan staf afademik tidak tetap yang jumlahnya
sekitar 60% dari staf akademik tetap). Jumlah 216 staf pendukung dibandingkan 1625 mahasiswa = 1: 7,52. (belum diperhitungkan staf pendukung tidak tetap yang jumlahnya sekitar 35% dari staf pendukung tetap). Dari jumlah 362 dosen tetap FK Unair, sejumlah 46 (12,71%) orang tenaga dosen berpendidikan S1, sejumlah 106 (29,28%) orang tenaga dosen bergelar MS/M.Kes atau yang setara S2 (Spesialis 1) dan sejumlah 210 (58,01%) orang tenaga dosen bergelar Doktor dan atau setara S3 (Spesialis 2, konsultan). Dari hitungan tersebut diatas, maka jumlah dosen tetap yang bergelar Doktor dan yang setara S3 58,01%. Jumlah tersebut terdiri dari 90 orang dosen dengan jenjang pendidikan S3 dan 120 orang dengan jenjang pendidikan setara S3 atau spesialis 2 (konsultan). Dari 362 jumlah dosen tetap, sejumlah 77 orang (21,27%) mempunyai jabatan akademik sebagai guru besar. Dalam upaya meningkatkan mutu staf pengajar, di FK Unair juga tersedia peluang untuk mendapatkan pendidikan lanjut dan berbagai pelatihan. Dibidang kesejahteraan, FK Unair antara lain menyediakan layanan poliklinik keluarga, bantuan pendidikan dan koperasi simpan pinjam. Perlu dikemukakan bahwa perpustakaan di kampus A yang berlokasi di tengah-tengah lokasi FK Unair khusus merupakan reperesentasi perpustakaan FK Unair, namun masih dikoordinasi langsung oleh perpustakaan kantor pusat, sehingga secara struktur kepegawaian, hampir seluruh karyawan di perpustakaan kampus A Unair dibawahi langsung oleh perpustakaan pusat Unair. Sesuatu yang luar biasa di bidang perpustakaan ini adalah telah dikembangkan Airlangga Medical E-Library di FK Unair yang merupakan Perpustakaan elektronik tersebut dikelola oleh Unit Pengelola Data Digital (UPeDDi) Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.
Dari area standar kurikulum, dapat dikemukakan sebagai berikut. Kurikulum FK Unair telah dirancang sesuai dengan visi, misi, tujuan dan sasaran FK Unair serta mempunyai relevansi dengan kebutuhan masyarakat dan tuntutan pembangunan. Pada tahun 1954, berlaku kurikulum 1954 dengan lama pendidikan 7 tahun, kurikulum 1960 dengan lama pendidikan 6 tahun, kurikulum 1969 dengan lama pendidikan 7 tahun, kurikulum 1982 dengan lama pendidikan 6 tahun. Terdapat perubahan-perubahan kurikulum di FK Unair dalam periode 5 tahun ini, era sebelum 2000, era 2000-2005 dan era pasca 2005 (kurikulum 2006 dengan lama pendidikan 5,5 tahun terjadi pula perubahan kurikulum. Perubahan kurikulum dari periode ke periode adalah penyesuaian terhadap kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja serta mengikuti tren pengembangan ilmu. Kurikulum ini dirancang berbasis kompetensi (competency based) untuk memberikan pengalaman dan kesempatan belajar bagi mahasiswa yang diperlukan untuk mencapai
Pendidikan Kedokteran Dasar difokuskan pada 7 area kompetensi yang merupakan 80% kompetensi Pendidikan Kedokteran Dasar, yang berlaku secara nasional. Kurikulum baru telah disusun dijabarkan dalam Buku Pedoman Akademik Pendidikan Dokter 2005/2006. Perbaikan isi kurikulum secara berkesinambungan meliputi aspek: pendekatan pembelajaran, desain pembelajaran, relevansi isi, media pembelajaran, evaluasi proses dan hasil pembelajaran serta mempertimbangakan umpan balik dari stakeholders. Kurikulum FK Unair mempunyai keunikan dengan diterapkannya “system Hybrid”, dimana metoda pembelajaran adalah kombinasi pendekatan terintegrasi antar bidang ilmu yang horisontal maupun vertikal disamping pendekatan berdasarkan bidang ilmu. Area kompetensi yang ditambahkan untuk Kurikulum lokal sebanyak 20% adalah Kegawatdaruratan-PPGD, Kedokteran Tropis dan Penelitian.
Dari area standar prasarana dan sarana, dapat dikemukakan bahwa Prasarana FK Unair berlokasi di Kampus A Unair Jl. Mayjen. Prof. Dr. Moestopo 47 Surabaya dengan luas lahan/tanah 52.213 m2 dan luas bangunan 24.844,07 m2. Lahan dan bangunan tersebut adalah milik sendiri, kecuali yang berada di RSU Dr. Soetomo. Semua sarana/ perabot/peralatan yang didalamnya juga milik sendiri (milik institusi). Luas ruang kuliah/diskusi/tutorial adalah 4920,10 m2 untuk 1625 mahasiswa, berarti 3.028 m2/mahasiswa. Angka ini telah melebihi standar UNESCO yaitu 0,7 m2/mahasiswa. Luas ruang dosen adalah 2400 m2 untuk dosen tetap Bagian 362 dosen yang berkantor di Praklinik dan Klinik FK Unair dan berarti 6.62 m2/dosen. Angka ini telah melebihi standar yaitu 3.23 m2/dosen. Luas bangunan tersebut terdiri dari ruang pimpinan, perkantoran/ administrasi akademik, ruang kuliah, ruang diskusi/seminar/rapat, ruang kerja dosen, ruang laboratorium, ruang baca, berbagai ruang poli dan rawat inap di Rumah sakit, Pusat Kegiatan Mahasiswa, gudang dan beberapa gazebo. Dilihat dari potensi fasilitas fisik yang dimilik, FK Unair cukup potensial dikembangkan dalam mendukung proses pembelajaran. Prasarana yang dimiliki sangat mencukupi untuk penyelenggaraan seluruh kegiatan pendidikan Fakultas Kedokteran Unair dan memenuhi seluruh standar kualitas pendidikan dokter dengan rincian luas per jenis prasarana. Seluruh prasarana mudah dicapai atau memiliki aksesabilitas yang tinggi karena tiap fasilitas gedung dan ruang saling terkait dan berada dalam satu area Kampus A Unair dan berseberangan dengan RSU Dokter Soetomo Surabaya sebagai rumah sakit pendidikan. Penunjuk arah (sign board) juga tersebar di banyak lokasi (terutama di setiap persimpangan) sebagai pelengkap papan peta lokasi (map board) dan peta digital yang dapat diakses melalui internet/intranet termasuk dari beberapa layar sentuh (kiosk) yang disediakan di beberapa lokasi. Untuk gedung yang memiliki lebih
dari 3 lantaipun telah dilengkapi dengan elevator, termasuk juga sejumlah gedung yang berada di RSU Dokter Soetomo. Pendayagunaan kapasitas fasilitas sarana dan prasarana FK Unair dapat memenuhi tingkat kebutuhan aktivitas akademik dansangat efisien dan semuanya terpelihara dengan baik. Luas ruang baca FK Unair yang berada di Kampus A Unair adalah 600 m2 pada 30 Bagian Pra-klinik, Klinik dan Ruang e-Library. Ruang baca merupakan pendukung Perpustakaan Unair Kampus A dengan luas 4046 m2. Perpustakaan Unair Kampus A merupakan Pusat Pelayanan Disiplin Ilmu (Pusyandi) Kedokteran & Kesehatan di tingkat nasional yang ditunjuk oleh Ditjen Pendidikan Tinggi Depdikbud (1988) yang koleksinya memang diprioritaskan pada bidang ilmu kedokteran dan kesehatan. Sehingga luas keseluruhan perpustakaan pendukung pendidikan kedokteran menjadi 4710m2, berarti 2,9 m2/mahasiswa.
Dari area standar keuangan, dapat dikemukakan sebagai berikut. Jumlah dana FK Unair dari berbagai sumber dana, ditinjau dari kecukupan dana dapat dikatakan sangat cukup. Sebagai contoh pada tahun anggaran 2006 jumlah keseluruhan dana adalah sebesar Rp. 50.168.852.197,00 (lima puluh milyar seratus enam puluh delapan juta delapan ratus lima puluh dua ribu seratus sembilan puluh tujuh rupiah). Jumlah mahasiswa tahun 2006 sebanyak 1625 orang, sehingga rata-rata per mahasiswa mendapat alokasi dana sejumlah Rp. 30.873.139,81 (tiga puluh juta delapan ratus tujuh puluh tiga ribu seratus tiga puluh sembilan 81/100 rupiah). Nilai tersebut melebihi nilai maksimal standar BAN-PT, yaitu Rp. 18.000.000,00.(delapan belas juta rupiah) per mahasiswa per tahun. Jumlah dana dari mahasiswa tahun 2006 sejumlah Rp. 12.016.765.000,00 (dua belas milyar enam belas juta tujuh ratus enam puluh lima ribu rupiah). Sedangkan jumlah dana keseluruhan yang dihimpun dalam tahun 2006 sejumlah Rp. 50.168.852.197,00 (lima puluh milyar seratus enam puluh delapan juta delapan ratus lima puluh dua ribu seratus sembilan puluh tujuh rupiah), berarti prosentasi dana dari mahasiswa dibanding dana keseluruhan yang dihimpun pada tahun 2006 adalah 23,95 %, sedangkan batas maksimal kurang dari 30%. Kenaikan dana dalam 5 tahun terakhir sejumlah Rp. 26.526.820.423,00 (dua puluh enam milyar lima ratus dua puluh enam juta delapan ratus dua puluh ribu empat ratus dua puluh tiga rupiah), berarti tingkat kenaikan sebesar 112,20%, sedangkan kenaikan dana signifikan dalam 5 tahun terakhir ≥ 50%. Sistim keuangan di audit secara internal maupun eksternal setiap tahun oleh Irjen Diknas (Audit Internal); dan BPK dan BPKP (Audit Eksternal).
Dari area standar tata pamong, dapat dikemukakan sebagai berikut. Sejak tahun 2000, di FK Unair berlaku OTK FK Unair, yang mengatur tentang organisasi dan Tata
Pimpinan Fakultas (Dekan dan Pembantu Dekan: I, II, III, serta Staf Khusus); 2. Senat Fakultas; 3. Unsur Pelaksana Akademik (Bagian, Kelompok Dosen dan Laboratorium); 4. Unsur Pelaksana Administratif: Bagian Tata-Usaha dan 5. Unit-unit fungsional terkait penyelenggaraan kegiatan di FK Unair. Staf Khusus adalah unsur Pimpinan Fakultas yang membantu Dekan dalam hal pelaksanaan kegiatan pengembangan Fakultas dan kerjasama antara Fakultas dengan pihak luar. Disamping itu, FK Unair mempunyai 3 (tiga) Tim Koordinasi, yaitu: Tim Koordinasi Pelaksanaan Program Pendidikan (TKPPP), antara lain: TKPP Pendidikan Dokter Spesialis 1 (TKPPPDS1); TKPP Pendidikan Diploma (TKPPP-D); Tim Koordinasi Pelaksanaan Program Penelitian (TKPP-Lit) dan Tim Koordinasi Pelaksanaan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (TKPP-Penmas). Para koordinator tim tersebut bukan organ struktural namun sebagai organ fungsional yang mengkoordinasi para KPS pada prodi yang sejenis dan bertanggungjawab kepada Dekan cq. FK Unair juga mempunyai Senat Fakultas merupakan badan normatif dan perwakilan tertinggi di lingkungan Fakultas yang memiliki wewenang untuk menjabarkan kebijakan dan peraturan Universitas Airlangga untuk Fakultas Kedokteran, yang anggotanya terdiri atas Guru Besar, Pimpinan Fakultas dan Ketua Bagian. Unsur Pelaksana Administratif (Bagian Tata-Usaha) dalam melaksanakan tugasnya dibagi menjadi beberapa sub bagian, yaitu sub bagian: Pendidikan, Umum dan Perlengkapan, Keuangan dan Kepegawaian dan Kemahasiswaan. Unit-unit terkait penyelenggaraan kegiatan di FK Unair adalah: Rumah Sakit Umum Dr. Soetomo Surabaya, Unit-unit fungsional di dalam FK Unair: Medical Education, Research and Staff Development Unit (MERSDU), Medical Reseach Unit (MRU), Unit Pengelola Data Digital (UPeDDi) dan Unit Bioetik yang masing-masing unit diatas mempunyai tugas, serta dilengkapi dengan fasilitas yang memadai. FK Unair mempunyai kebijakan tertulis mengenai pengembangan program Kegiatan Akademik dapat dilihat pada Kebijakan Akademik Fakultas Kedokteran Unair di bidang akademik, sejalan dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Universitas Airlangga yang meliputi: Peningkatan mutu mahasiswa yang diterima, Peningkatan mutu staf akademik dan staf pendukung, Peningkatan mutu proses pendidikan, Peningkatan mutu managemen pendidikan, Peningkatan mutu lulusan, dan Penjaminan mutu akademik dan manajemen serta mempunyai Sistem monitoring dan evaluasi mengenai pelaksanan kebijakan tersebut di atas dan tindak lanjut hasil evaluasi berbagai kegiatan telah terlaksana dengan baik di FK Unair.
Dari area standar sistem pengelolaan, dapat dikemukakan sebagai berikut. Pengelolaan program di FK Unair berpijak pada Tri Dharma Perguruan Tinggi. Struktur
organisasi dalam seperti halnya tata pamong, sistem pengelolaan di FK Unair terdiri dari: Pimpinan (Dekan dan para PD), Senat Fakultas, Pelaksana Akademik (Bagian dan Sub-Program), Pelaksana administrasi (Bagian Tata Usaha = BTU), Unit Penunjang dan Satuan Penjaminan Mutu. Kepemimpinan pada Fakultas Kedokteran Unair dilaksanakan dengan tujuan untuk mengembangkan suatu Good University Governance sehingga dapat dicapai suatu model kepemimpinan yang efektif dan efisien dalam upaya melaksanakan serta mencapai visi serta misi fakultas. Aspek kepemimpinan yang dikembangkan antara lain meliputi aspek pengambilan keputusan, kemampuan meningkatkan mutu dan produktivitas institusi, kemampuan meningkatkan anggaran perguruan tinggi, akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan. FK Unair terdiri dari 30 bagian yang masing-masing diketuai oleh Ketua Bagian. Sub-Program berfungsi mengkoordinasi proses pembelajaran pada jenjang pendidikan tertentu, terdiri dari: Sub-Program 1 mengelola pendidikan semester 1-4, Sub-Program 2 mengelola pendidikan semester 5-6, Sub-Program 3: mengelola pendidikan semester 6-7, Sub-Program 4 : mengelola pendidikan kepaniteraan-I dan Sub-program 5: mengelola pendidikan kepaniteraan-II. Bagian Tata Usaha (BTU) terdiri dari 4 Sub-Bagian: Pendidikan, Umum dan Perlengkapan, Keuangan dan Kepegawaian, serta Kemahasiswaan Unit penunjang di FK Unair ada 8 yaitu: Medical Education, Research and Staff Development Unit (MERSDU), Medical Research Unit (MRU), Unit Pengelola Data Digital (UPeDDi), Graha Masyarakat Ilmiah Kedokteran, GrahaBIK IPTEKDOK, Koperasi Pegawai Negeri Fakultas Kedokteran Unair, Ikatan Orang Tua Mahasiswa FK Unair dan Klinik Dokter Keluarga FK Unair. Satuan Penjaminan Mutu di FK Unair didirikan tahun 2005. Susunan kepengurusan Satuan Penjaminan Mutu FK Unair periode 2006 terdiri dari Ketua dan kepengurusan lainnya dan susunan kepengurusan Satuan Penjaminan Mutu FK Unair terakhir disusun di tahun 2007 ini. Dalam Sistem perencanaan dan pengembangan di FK Unair terdiri dari perencanaan. Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga mempunyai visi sebagai salah satu fakultas kedokteran terkemuka di kawasan regional ASEAN dan menjadi pemuka dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk itu, dalam mencapai visi, misi dan tujuannya, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga mengacu pada Rencana Strategis (Renstra) Universitas Airlangga. Renstra Universitas Airlangga merupakan garis besar haluan pengembangan universitas selama satu dasawarsa mendatang yang menggambarkan skenario pengembangan universitas dalam sepuluh tahun mendatang (tahun 2003-2012).
Tahapan pengembangan yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga meliputi peningkatan kapasitas dan modernisasi, peningkatan pelayanan dan peningkatan daya saing lokal, nasional dan internasional.
Dalam upaya mendukung proses pendidikan di FK Unair diperlukan dana yang cukup besar. Adapun anggaran pendapatan FK Unair tersebut antara lain diperoleh dari : Dana dari pemerintah berupa dana DIK (daftar isian kegiatan), dana DIP, Dana dari masyarakat atau dana dari Masyarakat (mahasiswa dan sumbangan orang tua mahasiswa) dan Dana dari sumber lain yang berupa: dana dari Yayasan, Hibah, PPDS dan Kerja Sama. Pengeluaran dana FK Unair berupa pengeluaran untuk: Pengajaran, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Pengelolaan dan Pengembangan.
Arah dan kebijakan pengembangan sistem dan sistem informasi FK Unair mengacu pada arah dan kebijakan Unair. Unit Pengelola Data Digital FK Unair menjadi unit pengelola data digital yang handal dan efisien dalam mendukung mutu sistem informasi manajemen dan mutu akademik FK Unair. Tahap awal FK Unair memfokuskan pada pengolahan data konvensional menjadi data digital secara profesional melalui layanan evaluasi ujian dan layanan analisis butir soal ujian, dengan indikator kinerja unit mengacu pada misi tersebut. Pada tahap selanjutnya selain perluasan layanan untuk data manajerial (seperti data personalia, peralatan, kepuasan mahasiswa, dan kepuasan staf pengajar), misi kedua pun dikembangkan bentuk pelaksanaannya. Pengembangan lanjutan sistem informasi FK Unair sesuai rencana strategi dengan ujung tombak pengembangannya adalah Unit Pengelola Data Digital (UPeDDi) FK Unair. UPeDDi FK Unair mempunyai visi menjadi unit pengelola data digital yang handal dan efisien dalam mendukung mutu sistem informasi manajemen dan mutu akademik FK Unair dan mempunyai misi mengolah data konvensional menjadi data digital secara profesional, menyimpan dan menyediakan data serta informasi digital untuk mendukung mutu manajemen internal FK Unair dan mengembangkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi penunjang mutu akademik FK Unair. Sistem Informasi FK Unair ini dikembangkan untuk mendukung kegiatan akademik (tugas dan fungsi bidang I) dan kegiatan Non-akademik (tugas dan fungsi bidang II dan bidang III).
Pelaksanaan program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di FK Unair berpedoman pada kebijakan dasar penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang sesuai dengan Visi, Misi dan Kebijakan FK Unair. Jumlah proposal penelitian dan karya akademik dari staf dosen FK Unair yang bersifat nasional dan internasional secara kualitatif semakin meningkat setiap tahunnya. Hal ini ditunjukkan dengan semakin
banyaknya proposal penelitian yang diterima dengan dana kompetitif nasional, baik oleh DIKTI (Hibah Bersaing, Hibah Pekerti, hibah pasca, penelitian dasar, dosen muda) maupun RisbinIptekDok serta sumber dana penelitian kerja sama dari luar negeri yang masuk melalui Tropical Disease Center Unair. Saat ini FK Unair telah memiliki media terakreditasi yang terbit secara rutin setiap tiga bulan dengan nama “Folia Medica Indonesiana” (Akreditasi No.02/DIKTI/Kep/2002) yang disajikan dalam bahasa Inggris, serta dimanfaatkan untuk menampung hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dari staf dosen atau peneliti baik FK Unair maupun diluar FK Unair. Secara tidak langsung, hal ini juga mengangkat nama baik FK Unair baik dikalangan nasional maupun internasional. Terlebih lagi, hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan bagi proses pembelajaran, pengabdian kepada masyarakat serta produk penelitian unggulan sesuai dengan payung penelitian FK Unair.
Berdasarkan data evaluasi diri FK Unair selama 3 (tiga) tahun terakhir memiliki lulusan berturut-turut sebanyak 76,05%; 80,49% dan 96,39%; dimana lulusan dapat menyelesaikan masa studinya dalam waktu 6-6,5 tahun. Secara keseluruhan, 83,72% lulusan tiga tahun terakhir lulus dalam waktu antara 6-6,5 tahun. IPK lulusan tampak meningkat dari tahun ke tahun kelulusan. Rerata IPK lulusan tahun 2004/2005, 2005/2006 dan 2006/2007 berurut-turut adalah 2,89; 2,95 dan 3,1. Sedangkan secara keseluruhan rerata IPK seluruh lulusan tiga tahun terakhir adalah 2,97. Sebanyak 74,14 % IPK lulusan tiga tahun terakhir berada di antara 2,75 dan 3,50. Masa tunggu lulusan tiga tahun terakhir untuk mendapatkan / menciptakan lapangan kerja adalah 3,62 bulan. Studi pelacakan adalah kebijakan baru FK Unair. Pada tahun 2006 telah dilakukan tracer study. Hasil dari tracer study ini menunjukkan bahwa profil pekerjaan pertama lulusan: 57,5% bekerja di poliklinik swasta, 16,8% bekerja di rumah sakit, 6,2% bekerja di Pusat Kesehatan Masyarakat dan sisanya bekerja di institusi pendidikan, Program Pendidikan Dokter Spesialis, wirausaha bidang kesehatan, wirausaha bidang non-kesehatan, praktek pribadi, pendidikan Program Pasca sarjana, institusi penelitian, laboratorium dan kepolisian. Meskipun SK formal pengurus ikatan alumni belum terbit, berbagai kegiatan komunikasi antara alumni dan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga seperti pertemuan alumni, pemasangan prasasti dan perbincangan dalam forum alumni di website www.fk.unair.ac.id telah dilakukan.
BAB III
TIM PENYUSUN EVALUASI DIRI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS AIRLANGGA 2006/2007 SK.Dekan No. 021A/ JO3.1.17/ TU/2007, 9 Januari 2007
PENANGGUNG JAWAB : Prof. Dr. H.M.S. Wiyadi, dr., Sp.THT(K) Dekan Fakultas Kedokteran Unair (ex officio)
PENGARAH : 1. Prof. Dr. Suharto, dr., MSc., DTM&H, Sp.PD-KTI Pembantu Dekan I FK Unair (ex officio)
2. H. Prapto Sutjipto, dr., Sp.BK
Pembantu Dekan II FK Unair (ex officio) 3. H. Bambang Subagjo, dr., MS., Sp.PK(K) Pembantu Dekan III FK Unair (ex officio) 4. Prof. H.M. Sajid Darmadipura, Sp.S., Sp.BS Staf Khusus FK Unair (ex officio)
NARASUMBER : 1. Prof. Soetjipto, dr., MS., Ph.D Ketua Pusat Penjaminan Mutu Unair 2. Prof. Dr. Bambang Prijambodo, dr., Sp.OT Ketua MERSDU FK Unair
KETUA : Prof. Retno Handajani, dr., MS., Ph.D
WAKIL KETUA : Prof. Dr. Nancy Margarita Rehatta, dr., Sp.AnKIC.
SEKRETARIS : Dripa Sjabana, dr., M.Kes
ANGGOTA : Prof. Dr. Suhartono Taat Putra, dr., MS Dr. Harjanto JM, dr., AIF
Dr. Rina Yudiwati, dr., MS Dr. Abdurachman, dr., M.Kes Suwandito, dr., MS
Gadis Meinar Sari, dr., M.Kes Lilik Herawati, dr., M.Kes Maftuchah Rochmanti, dr. Sudjarwo, S.IP (Kabid TU)
Sri Rostiyanti Y., SH (Kasubbag Umum & Perlengkapan) Hj. Endang Susilowati, SE (Kasubbag Keuangan & Kepegawaian)
Ibnoe Pribadi R., SH (Kasubbag Pendidikan)
Hj. Endang Soekapti, S.IP (Kasubbag Kemahasiswaan & Alumni)
TIM TEKNIS : Sri Purwati Tiwik Mairawati Achmad Fadilah, ST. Soddy Hertanto
BAB IV
IV.A. RINGKASAN DAFTAR ISI
Halaman
JATI DIRI PROGRAM STUDI 1
BAB I KATA PENGANTAR 2
BAB II EXECUTIVE SUMMARY 3 BAB III TIM PENYUSUN EVALUASI DIRI 12
BAB IV DAFTAR ISI 13
BAB V RINGKASAN SWOT, PROBLEM, STRATEGI, AKTIVITAS, 33
PERFORMANCE INDICATOR BAB VI KOMPONEN EVALUASI DIRI DAN DOKUMEN PENDUKUNGNYA 53 VI.1. Eligibilitas, Integritas, Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran 53
VI.2. Kemahasiswaan 69
VI.3. Sumber Daya Manusia 82
VI.4 Kurikulum 102
VI.5. Prasarana dan Sarana 116
VI.6. Keuangan 151
VI.7. Tata Pamong 161
VI.8. Pengelolaan 205
VI.9. Sistem Pembelajaran 240
VI.10. Suasana Akademik 257
VI.11. Sistem Informasi 267
VI.12. Sistem Penjaminan Mutu 291
VI.13. Lulusan 305
VI.14. Penelitian, Publikasi, Karya inovatif lainnya dan Pengabdian kepada 314
Masyarakat VI.15. Mutu Program Studi 370
IV.B. RINCIAN DAFTAR ISI
Halaman BAB V RINGKASAN SWOT, PROBLEM, STRATEGI, AKTIVITAS,
PERFORMANCE INDICATOR 33 V. A. RINGKASAN SWOT 33 V. A. 1. Faktor Internal 33 V. A. 1. 1. Kekuatan (Strength) 33 V. A. 1. 2. Kelemahan (Weakness) 35 V. A. 2. Faktor Eksternal 36 V. A. 2. 1. Kesempatan (Opportunity) 36 V. A. 2. 2. Tantangan (Threat) 37
V.A.3. Tabulasi SWOT: 37
V.A.3.1. Kekuatan (Strength) dan Kelemahan (Weakness) 38
V.A.3.1.1. Kemahasiswaan 38
V.A.3.1.2. Sunber Daya manusia 38
V.A.3.1.3. Kurikulum 38
V.A.3.1.4. Prasarana dan Sarana 39
V.A.3.1.5. Keuangan 39
V.A.3.1.6. Sistem Pengelolaan 39
V.A.3.1.7. Kurikulum 40
V.A.3.1.8. Suasana Akademik 40
V.A.3.1.9. Lulusan 40
V.A.3.1.10. Program Hibah Kompetisi 40
V.A.3.2. Kesempatan (Opportunity) dan Tantangan (Threat) 41
. V.A.3.2.1. Lingkungan Eksternal 41
V.A.3.2.2. Kerjasama 41
V.A.3.2.3. International Recognition 42
Karakteristik khusus FK Unair 43
Bukti keunggulan Fakultas Kedokteran 43
V. B. PROBLEM 44
Sumberdaya Manusia 44
Sistim Perpustakaan 44
Pembenahan Kurikulum dalam Masa Transisi ke BHMN 44
Keterbatasan sumber daya manusia 45
Sarana dan prasana pendukung pembelajaran 45
Alumni FKUNAIR 45
Masih diperlukan banyak tenaga dokter untuk mencukupi kebutuhan nasional. 45
V. C. STRATEGI 45
V. D. AKTIVITAS 46
Manajemen Akademik 46
Manajemen SDM 47
Manajemen Keuangan 47
Penerapan sistem informasi manejemen (SIM) 47
Resource sharing staf akademik 47
Resource sharing fasilitas fisik 47
Penataan Organisasi 48
Lain lain 48
BAB V. E. PERFORMANCE INDICATOR 49
Kegiatan dan indikatornya 49
Manajemen Akademik 49
Manajemen SDM 50
Manajemen Keuangan 50
Penerapan sistem informasi manejemen (SIM) 50
Resource sharing staf akademik 51
Resource sharing fasilitas fisik 51
Penataan Organisasi 52
Lain lain 52
BAB VI KOMPONEN EVALUASI DIRI DAN DOKUMEN PENDUKUNGNYA VI.1.A. Standar 1. Eligibilitas, Integritas, Visi, Misi, Tujuan dan Sasara 53
1.1. Eligibilitas 53
1.2. Integritas 55
1.2.1. Penyusunan rencana dan program kerja 56
1.2.2. Penerimaan pegawai 56
1.2.3. Pembukaan program studi 56
1.2.4. Penerimaan mahasiswa baru 56
1.2.5. Penyusunan anggaran 57
1.2.6. Iklan mengenai peringkat akreditasi program studi 57
1.2.7. Hubungan dengan masyarakat 57
1.2.7.1 Penerbitan berkala Warta Unair (DP 01.13: Salah satu koran berkala Warta Unair)
57
1.2.7.2. Berbicara didepan seminar untuk awam (DP 01.14: Salah satu Kumpulan makalah seminar untuk awam).
57
1.2.7.3. Talk show melalui media TV, radio Suara Surabaya (SS) (DP 01.15: Salah satu narasi yang
57
1.2.7.4. Tulisan oleh warga FK Unair yang dimuat di Surat Kabar/ Majalah (DP01.16: Salah satu tulisan oleh warga FK Unair yang dimuat di Surat Kabar/ Majalah)
57
1.2.7.5. Website FK Unair http://www.fk.unair.ac.id. yang dapat diakses oleh masyarakat awam (DP 01.17: Salah satu print-out Website FK Unair http://www.fk.unair.ac.id. yang dapat diakses oleh masyarakat awam).
57
1.2.7.6. Bakti sosial yang dilakukan warga Civitas Academica Unair (DP 01.18: Salah satu SK Bakti sosial yang dilakukan warga Civitas Academica Unair).
57
1.2.7.7. Aktifitas Kuliah Verja Nyata (KKN) (DP 01.19: Salah satu SK dan laporan KKN).
58
1.2.7.8. Dll 58
1.2.8. Pengambilan keputusan yang adil 58
1.2.8.1. Sistem penerimaan mahasiswa baru : melalui pengumuman dimedia masa, diuji, diumumkan hasilnya secara terbuka (DP 58
01.10: Pedoman Prosedur Penerimaan Mahasiswa Baru). 1.2.8.2. Sistem penerimaan tenaga pegawai negeri sipil baru :
melalui pengumuman dimedia masa, diuji, diumumkan hasilnya secara terbuka (DP 01.08: Pedoman Prosedur Penerimaan pegawai FK Unair).
58
1.2.8.3. Sistem karier dan kenaikan pangkat (DP 01.20: Kumpulan SK Kenaikan Pangkat)
58
1.2.8.4. Sistem reward dan punishment (DP 01.21: Peraturan Akademik FK Unair 2006; DP 01.22: Ketetapan DP3 beserta DP 01.23: Form DP3).
58
1.3. Visi 58
1.4. Misi 60
1.4.1. Menyelenggarakan pendidikan akademik, vokasional dan profesi berbasis teknologi pembelajaran modern.
61
1.4.1.1.Akademik S1: Program Studi Pendidikan Dokter Sarjana Kedokteran, Program Studi Ilmu Keperawatan ( PSIK )
61
1.4.1.2.Akademik S2: Program Magister Ilmu Kedokteran Dasar, Imunologi. Kesehatan Reproduksi, Kedokteran Tropis, Kedokteran Keluarga.
61
1.4.1.3.Akademik S3: Kedokteran 61
1.4.1.4.Vokasional: Program Diploma D3 Rehabilitasi Medik, Radiologi minat radiodiagnostik, Analis Medik, Pengobat Tradisional (Batra)
61
1.4.1.5.Profesi: Pendidikan Dokter , Pendidikan NERS, Program Pendidikan Spesialis
61
1.4.2. Menyelenggarakan penelitian dasar, terapan dan penelitian kebijakan yang inovatif untuk menunjang pengembangan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.
61
1.4.3. Mendharmabaktikan keahlian dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, humaniora, dan seni kepada masyarakat.
62
1.4.4. Mengupayakan pengembangan kelembagaan manajemen modern yang berorientasi pada mutu dan kemampuan bersaing secara internasional.
1.5. Tujuan 62
1.5.1. Tujuan Fakultas Kedokteran Unair dalam bidang pendidikan 62 1.5.2. Tujuan Fakultas Kedokteran Unair dalam bidang penelitian 63 1.5.3. Tujuan Fakultas Kedokteran Unair dalam bidang pengabdian
kepada masyarakat dalam bidang kesehatan dan kedokteran
63
1.6. Sasaran 64
VI.1.B. Daftar Dokumen Pendukung Standar 1
(DP Eligibilitas, Integritas, Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran)
67
VI.2.A. Standar 2. Mahasiswa / Kemahasiswaan 69
2.1. Kebijakan rekrutmen dan seleksi calon mahasiswa 70
2.1.1. Rekrutmen (Penjaringan), data tiga tahun terakhir 70
2.1.2. Keketatan Seleksi (Penyaringan) 71
2.2. Penerapan Prinsip Pemerataan Daerah Asal Mahasiswa 73
2.3. Partisipasi dan prestasi dalam kegiatan ilmiah Nasional ( 5 th terahkir ) 73
2.4. Program Pembinaan Sikap Mahasiswa 76
2.5. Dukungan institusi terhadap organisasi kemahasiswaan. 76
2.6. Layanan Mahasiswa 77
2.6.1. Layanan bimbingan karier 77
2.6.2. Layanan non - akademik 77
2.6.3. Kepuasan mahasiswa 78
2.7. Umpan balik dari mahasiswa 78
2.8. Kode Etik Mahasiswa 78
VI.2.B. Daftar Dokumen Pendukung Standar 2. (Mahasiswa / Kemahasiswaan)
79
VI.3.A. Standar 3. Sumber Daya Manusia 82
3.1.1. Sistem rekruitmen dan seleksi untuk pengangkatan dosen 82
3.1.2. Kecukupan dosen (rasio dosen tetap:mahasiswa). 84
3.1.3. Kualifikasi (pendidikan) dan jabatan akademik dosen tetap 84
3.1.4. Program pembinaan, pengembangan, dan jaminan kesejahteraan
90
3.1.4.1. Pembinaan dan pengembangan, meliputi aspek 90
3.1.4.1.a. Pendidikan lanjut 90
3.1.4.1.b. Pelatihan 91
3.1.4.1.c. Sabbatical Leave ( Cuti panjang/bepergian) 92
3.1.4.1.d. Partisipasi dalam kegiatan ilmiah 92
3.1.4.1.e. Berbagai bentuk magang 93
3.1.4.2. Jaminan Kesejahteraan 93
3.1.4.2.a. Layanan kesehatan 93
3.1.4.2.b. Bantuan pendidikan untuk keluarga 94
3.1.4.2.c. Tunjangan pendidikan 94
3.1.4.2.d. Pola pinjaman 94
3.1.4.2.e. Asuransi 94
3.2. Tenaga Kependidikan (Tenaga Pendukung/Penunjang Akademik) 95
3.2.1. Kecukupan dan kualifikasi petugas perpustakaan 96
3.2.2. Program pembinaan, pengembangan dan jaminan kesejahteraan 98
3.3. Kode etik atau pedoman disiplin kerja dosen dan tenaga kependidikan yang lengkap dan jelas, serta implementasinya
98
3.3.1. Kode Etik Dosen 98
VI.3.B. Daftar Dokumen Pendukung Standar 3.
(Sumber Daya Manusia)
VI.4.A. Standar 4. Kurikulum 102
4.1. Kurikulum FK Unair 102
4.2. Kriteria Kurikulum 104
4.2.1. Kesesuaian dengan Visi dan Misi 104
4.2.2. Relevansi dengan kebutuhan masyarakat dan tuntutan pembangunan
105
4.2.3. Derajat integrasi. 106
4.2.4. Kompetensi inti 106
4.2.5. Kurikulum lokal 107
4.2.6. Ketersediaan mata kuliah pilihan 108
4.2.7. Persyaratan penyusunan skripsi / tesis / disertasi / tugas akhir lainnya
108
4.2.8. Peluang bagi mahasiswa untuk pengembangan pribadi dengan Program yang terkait Pembinaan Sikap Mahasiswa
108
4.2.9. Ketersediaan dokumentasi dari keseluruhan tersebut di atas. 109
4.3. Perbaikan Kurikulum
4.3.1. Program MERSDU dalam rangka mendorong dan memfasilitasi Program Studi untuk perbaikan kurikulum secara
berkesinambungan
110 110
4.3.2. Umpan balik dari stake holders 111
VI.1.B. Daftar Dokumen Pendukung Standar 4. (Kurikulum)
113
VI.5.A. Standar 5. Prasarana dan Sarana 116
5.1. Prasarana 116
bangunan)
5.1.2 Kecukupan, Kualitas, Kesesuaian, dan Kenyamanan Prasarana 118
5.1.3. Aksesabilitas Prasarana (kemudahan akses/pencapaiannya) 120
5.1.4. Penggunaan Prasarana 120
5.1.5. Pemeliharaan dan Pengembangan Prasarana 122
5.2. Sarana 124
5.2.1 Status Kepemilikan Sarana 124
5.2.2 Kecukupan, kualitas dan kesesuaian sarana akademik 124
5.2.3. Sistem pengaturan penggunaan sarana 140
5.2.4. Pemeliharaan dan Pengembangan (Upaya yang telah, sedang, dan akan dilakukan untuk meningkatkan kuantitas, kualitas dan relevansi perabotan dan peralatan, beserta hasilnya
142
5.3. Perpustakaan dan Bahan Pustaka 143
5.3.1. Ukuran Ruangan, Kondisi, kenyamanan dan Peralatan yang Tersedia
143
5.3.2. Jenis dan jumlah bahan pustaka yang tersedia 144
5.3.3. Ketersediaan bahan pustaka (rasio ketersediaan) 145
5.3.4. Tahun terbitan bahan pustaka yang tersedia 146
5.3.5. Penggunaan perpustakaan 146
5.3.6. Layanan antar Perpustakaan 146
5.3.7. Layanan e-library 147
5.3.8. Dokumentasi disertasi, tesis, skripsi dan tugas akhir mahasiswa 147
5.3.9. Anggaran Perpustakaan 147
VI.5.B. Daftar Dokumen Pendukung Standar 5. (Prasarana dan Sarana)
150
VI.6.A. Standar 6. Keuangan 151
6.1.1. Kecukupan Dana. 152
6.1.2. Prosentasi Sumber Dana dari Mahasiswa 152
6.1.3. Kenaikan Dana Dalam 5 Tahun Terakhir 152
6.2. Sistim Pengelolaan Keuangan 153
VI.6.B. Daftar Dokumen Pendukung Standar 6. (Keuangan)
160
VI.7.A. Standar 7. Tata Pamong (governance) 161
7.1. Lembaga Tata Pamong, Fungsi dan Wewenang Masing-Masing 161
7.1.1. Unsur Pimpinan Fakultas 164
7.1.1.1. Dekan 164
7.1.1.2. Pembantu Dekan 165
7.1.1.2.1. Pembantu Dekan I 166
7.1.1.2.2. Pembantu Dekan II 167
7.1.1.2.3. Pembantu Dekan III 168
7.1.1.2.4. Staf Khusus 169
7.1.2. Senat Fakultas 169
7.1.3. Unsur Pelaksana Akademik 171
7.1.3.1. Bagian 171
7.1.3.2. Dosen/Kelompok Dosen 173
7.1.3.3. Laboratorium 173
7.1.4. Unsur Pelaksana Administratif 174
7.1.4. 1. Bagian Tata Usaha. 174
7.1.4. 2. Sub Bagian Pendidikan. 175
7.1.4. 3. Sub Bagian Umum dan Perlengkapan 176
7.1.4. 4. Sub Bagian Keuangan dan Kepegawaian. 176
7.1.4. 5. Sub Bagian Kemahasiswaan 177
7.1.5. Unit-unit terkait penyelenggaraan kegiatan di FK Unair. 178
7.1.5.1. Rumah Sakit Umum Dr. Soetomo Surabaya 178
7.1.5.2. Unit-unit fungsional didalam FK Unair. 178
7.2. Fakultas Kedokteran Unair Memiliki Rencana Strategis 179 7.3. Fakultas Kedokteran Unair memiliki Aspek Kebijakan dan Pedoman 180
7.3.1. Kebijakan tertulis mengenai pengembangan dan penyelenggaraan program/kegiatan akademik
180
7.3.1.1. Kebijakan Fakultas Kedokteran Unair dalam upaya peningkatan mutu mahasiswa yang diterima
181
7.3.1.2. Kebijakan Fakultas Kedokteran Unair dalam upaya peningkatan mutu staf akademik dan staf pendukung
181
7.3.1.3. Kebijakan Fakultas Kedokteran Unair dalam upaya peningkatan mutu proses pendidikan
182
7.3.1.4. Kebijakan Fakultas Kedokteran Unair dalam upaya peningkatan mutu managemen pendidikan
184
7.3.1.5. Kebijakan Fakultas Kedokteran Unair dalam upaya peningkatan mutu lulusan
184
7.3.1.6. Kebijakan Fakultas Kedokteran Unair dalam upaya peningkatan mutu akademik dan manajemen akademik
185
7.3.2. Sistem tata nilai dan tolok ukur penyelenggaraan pendidikan. 185
7.3.2.1. Sistem Kredit Semester 185
7.3.2.2. Tujuan 186
7.3.2.3. Ciri Sistem Kredit Semester 187
7.3.2.4. Nilai Kredit dalam Satuan Kredit Semester 187 7.3.3. Kebijakan tentang pengusulan jabatan akademik, penilaian
prestasi akademik dan kecakapan, serta penilaian kepribadian sivitas akademika dan pegawai.
196
7.3.4. Peraturan pelaksanaan kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, dan otonomi keilmuan.
200
7.3.5. Prosedur pengambilan keputusan termasuk perencanaan 201 7.3.6. Sistem monitoring dan evaluasi mengenai pelaksanana
kebijakan tersebuit di atas dan tindak lanjut hasil evaluasi.
202
7.4. Upaya FK Unair untuk Meningkatkan Kinerja 203
VI.7.B. Daftar Dokumen Pendukung Standar 7. [Tata Pamong (governance)]
204
8.1. Struktur organisasi dengan kelengkapan komponen organisasi 206 8.1.1. Pimpinan FK Unair 206 8.1.2. Senat Fakultas 207 8.1.3. Pelaksana Akademik 207 8.1.3. 1. Bagian 207 8.1.3. 2. Sub-Program 208 8.1.4. Pelaksana administrasi 208 8.1.5. Unit Penunjang. 209
8.1.6. Satuan Penjaminan Mutu 209
8.2. Kepemimpinan 209
8.2.1. Pengambilan keputusan. 210
8.2.2. Peningkatan mutu dan produktivitas institusi 210
8.2.2.1. Pengembangan sarana dan prasarana 210
8.2.2.2. Pengembangan sistem pembelajaran. 211
8.2.2.3. Sistem seleksi mahasiswa 211
8.2.2.4. Pengembangan sumber daya manusia 211
8.2.2.5. Pengembangan kerjasama 211
8.2.3. Kemampuan meningkatkan anggaran pendidikan tinggi 211
8.2.4. Akuntabilitas 212
8.2.5. Transparansi dalam pengelolaan 212
8.3. Sistem perencanaan dan garis besar rencana 212
8.3.1. Periode Perencanaan 212
8.3.2. Tahap Pengembangan 214
8.3.2.1. Peningkatan Kapasitas dan Modernisasi 214
8.3.2.2. Peningkatan pelayanan dan daya saing lokal, nasional dan internasional
214
8.4. Pelaksanaan pengelolaan 216
8.4.1. Pengelolaan administrasi umum 216
8.4.1.1. Administrasi Perlengkapan 216
8.4.1.2. Administrasi kepegawaian 217
8.4.1.3. Administrasi keuangan 219
8.4.1.4. Administrasi ketatausahaan, ketatalaksanaan dan hukum 220
8.5. Kerjasama dan kemitraan institusi 223 8.5.1. Bidang Pendidikan 223 8.5.1.1. Kerjasama lokal 223 8.5.1.2. Kerjasama nasional 224 8.5.1.3. Kerjasama internasional 227 8.5.2. Bidang Penelitian 228 8.5.2.1. Kerjasama lokal 228 8.5.2.2. Kerjasama nasional 228 8.5.2.3. Kerjasama internasional 230
8.5.3. Bidang Pengabdian Masyarakat 230
8.5.3.1. Kerjasama lokal 230
8.5.3.2. Kerjasama nasional 231
8.5.3.3. Kerjasama internasional 232
8.6. Sistem monitoring dan evaluasi 232
8.7. Ketersediaan direktori dan panduan berisikan informasi 233
VI.8.B. Daftar Dokumen Pendukung Standar 8. (Pengelolaan)
234
VI.9.A. Standar 9. Sistem Pembelajaran 240
9.1. Sistem pembelajaran mahasiswa 241
9.1.1. Persyaratan kelulusan dan penyelesaian studi 241
9.1.2. Mutu Sistem Pembelajaran 241
9.1.3. Proses Belajar Mengajar 241
9.1.4. Peluang Mahasiswa untuk Belajar Mandiri 242
9.2. Sistem pembelajaran harus memfasilitasi keterlibatan aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran.
242
9.3. Sistem pembelajaran meliputi penilaian kemajuan dan hasil belajar mahasiswa.
245
9.4. Rancangan pembelajaran mahasiswa 246
9.4.1. Rancangan pembelajaran mahasiswa 246
9.4.1.1. Pedoman pengembangan rancangan pembelajaran 246
9.4.1.3 Monitoring / Pelaporan pelaksanaan pedoman 247 9.4.2. Pedoman bimbingan akademik, bimbingan penelitian dan
penulisan tugas akhir/skripsi/tesis/disertasi dan karya ilmiah lainnya
248
9.4.2.1. Pedoman Bimbingan Akademik 248
9.4.2.2. Pedoman Bimbingan Penelitian serta Penulisan skripsi / tesis / disertasi
248
9.4.2.3. Pedoman Bimbingan karya tulis lainnya 249
9.5. Fakultas Kedokteran Unair Menjamin terselenggaranya proses kegiatan belajar-mengajar
250
9.5.1. Kesesuaian kegiatan dengan rencana 250
9.5.2. Pemutakhiran bahan ajar 250
9.5.3. Kelengkapan sarana pembelajaran 250
9.5.4. Kemutakhiran sarana pembelajaran 251
9.5.5. Efektivitas pembelajaran 251
9.5.6. Pencapaian indeks prestasi yang tinggi (secara wajar) 251 9.5.7. Keterlibatan aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran 252
9.5.8. Penyelesaian pada waktunya 252
VI.9.B. Daftar Dokumen Pendukung Standar 9. (Sistem Pembelajaran)
253
VI.10.A. Standar 10. Suasana Akademik 257
10.1. Unsur-unsur Penciptaan Suasana Akademik 258
10.1.1 Kebijakan Institusi Mengenai Suasana Akademik 258 10.1.2 Tersedianya prasarana dan sarana yang memungkinkan
terciptanya interaksi akademik antara sivitas akademika
259
10.1.3 Dukungan Suasana Lingkungan 260
10.1.4. Terselenggaranya berbagai kegiatan akademik yang diikuti bersama oleh dosen dan mahasiswa, seperti seminar, lokakarya, simposium, keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam penelitian tim, keikutsertaan dalam seminar nasional/ internasional
260
10.1.5. Interaksi Akademik Dosen dan Mahasiswa 260
10.2. Upaya dan Kegiatan untuk Menciptakan Suasana Akademik 263 10.2.1. Kebijakan mengenai kegiatan akademik di dalam perkuliahan 263 10.2.2 Kebijakan akademik di luar perkuliahan intrernal, nasional
dan internasional: seminar, lokakarya, simposium, diskusi, perlombaan, pameran, demonstrasi karya ilmiah, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (Pengmas); penyediaan sarana dan prasarana untuk perwujudan suasana akademik
264
10.2.3. Pelaksanaan kebijakan kegiatan akademik 265
10.2.4. Kebijakan pengembangan perilaku kecendekiawanan (kesujanaan)
265
VI.10.B. Daftar Dokumen Pendukung Standar 10. (Suasana Akademik)
266
VI.11.A. Standar 11. Sistem Informasi 267
11.1. Sistem informasi untuk mendukung kegiatan Akademik dan Non akademik
270
11.1.1. Pengelolaan Sistem Informasi 270
11.1.2 Ketersediaan dan kemutakhiran piranti keras dan piranti lunak, dan keberadaan sumber daya manusia.
274
11.1.3. Keberadaan dan pemanfaatan jaringan lokal (Local Area Network) dan WAN (Wide Area Network)
277
11.2. Jenis informasi yang disediakan 280
11.3. Kemudahan penggunaan fasilitas informasi 283
11.4. Pemanfaatan sistem informasi oleh pimpinan institusi, dosen, mahasiswa dan masyarakat.
284
11.5. Kecukupan dan kesesuaian sarana informasi dengan kebutuhan 285
11.5.1. Rasio mahasiswa/terminal 285
11.5.2. Rasio dosen / terminal PC 286
11.5.3. Bandwidth 286
11.6 Pelatihan penggunaan piranti 287
(Sistem Informasi)
VI.12.A. Standar 12. Sistem Penjaminan Mutu 291
12.1. Sistem Penjaminan Mutu 292
12.2. Hasil Audit Internal 2005 dari PPM Unair 296
12.3. Hasil Audit Internal 2006 dari PPM Unair 297
12.4. Analisis SWOT : Satuan Penjaminan Mutu di FK Unair 302
VI.12.B. Daftar Dokumen Pendukung Standar 12. (Sistem Penjaminan Mutu)
303
VI.13.A. Standar 13. Lulusan 305
13.1. Produktivitas institusi perguruan tinggi (khusus lulusan) dalam tiga tahun terakhir
306
13.2. Rata-rata lama masa studi mahasiswa untuk setiap jenjang pendidikan 308
13.3. IPK lulusan ( minimum, maksimum dan rata-rata) 308
13.4. Rata-rata mahasiswa drop-out dalam tiga tahun terakhir 309 13.5. Masa tunggu lulusan untuk mendapatkan/menciptakan kerja 309
13.6. Program pelacakan alumni 310
13.6.1. Kebijakan 310
13.6.2. Pelaksanaan (persentase jurusan/departemen yang melaksanakan pelacakan alumni)
310
13.6.3. Tingkat respons pelacakan alumni, 310
13.6.4. Hasil yang diperoleh 310
13.7. Kelembagaan alumni 311
13.8 Komunikasi institusi dengan alumni 311
13.9 Pemanfaatan program pelacakan alumni 312
VI.13.B. Daftar Dokumen Pendukung Standar 13. (Lulusan)
313
VI.14.A.Standar 14. Penelitian, Publikasi, Karya inovatif lainnya dan Pengabdian kepada Masyarakat
14.1. Pendahuluan 314
14.2. Pedoman Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat 316
14.3. Etika Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat 319
14.4. Implementasi Pedoman Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 321
14.5. Agenda Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 322
14.6. Pelaksanaan Agenda Penelitian 322
14.7. Publikasi dan Karya Inovatif Lainnya 323
14.8. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat 324
VI.14.B. Daftar Dokumen Pendukung Standar 14.
(Penelitian, Publikasi, Karya inovatif lainnya dan Pengabdian kepada Masyarakat)
369
VI.15.A. Standar 15. Mutu Program Studi 370
15.1. Jumlah program studi, jumlah yang telah terakreditasi dengan peringkatnya, dan jumlah yang belum diakreditasi, untuk semua jenjang dan jenis.
370
15.2. Prosedur pembukaan program studi baru. 371
15.2.1. Studi kelayakan pembukaan program studi baru (kebutuhan masyarakat, relevansi kurikulum, minat calon mahasiswa, dukungan SDM, dukungan sarana dan prasarana, dukungan dana, keberlanjutan).
371
15.2.2. Prosedur persetujuan senat. 374
15.2.3. Prosedur perizinan dari departemen/instansi terkait. 375 15.3. Pedoman Prosedur penutupan program studi (Alasan penutupan, tindak
lanjut pemanfaatan SDM, tindak lanjut pemanfaatan sarana dan prasarana, tindak lanjut tentang mahasiswa)
375
VI.15.B. Daftar Dokumen Pendukung Standar 15. (Mutu Program Studi)
376
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1.a. Jumlah mahasiswa yang diterima (SPMB dan PMDK) 71
Tabel 2.1.b. Jumlah calon mahasiswa dan mahasiswa yang diterima (SPMB dan PMDK)
72
Tabel 2.2 Prestasi mahasiswa bidang penalaran dan keilmuan FK Unair tingkat nasional
73
Tabel 2.3 Partisipasi dan prestasi mahasiswa dalam kegiatan ilmiah dan lain-lain tingkat nasional dan internasional
75
Tabel 3.01. Profil Staf Akademik Tetap Berdasarkan Umur dan Tingkat Pendidikan dan Jabatan Fungsional Terakhir
85
Tabel 3.02. Profil Staf Akademik Tetap Berdasarkan Jenis Kelamin, Umur, Tingkat Pendidikan
86
Tabel 3.03. Profil Staf Akademik Tetap Berdasarkan Umur dan Tingkat Pendidikan
87
Tabel 3.04. Profil Staf Akademik Tetap Berdasarkan Umur, Tingkat Pendidikan dan Golongan Terakhir
88
Tabel 3.05. Profil Dosen Tidak Tetap berdasarkan umur, tingkat pendidikan dan Golongan terakhir
89
Tabel 3.06. Profil Staf Akademik yang Sedang Studi Lanjut (Degree) 90 Tabel 3.07. Profil Golongan Kepangkatan dan Jabatan Akademik yang telah
mengikuti pelatihan Akta V, AA/ Pekerti ( Data dari P4UA)
91
Tabel 3.08. Profil Golongan Kepangkatan Staf Pendukung Tetap 95
Tabel 3.09 Profil Golongan Kepangkatan Staf Pendukung Tidak Tetap 95 Tabel 3.10 Profil Golongan Kepangkatan Staf Pendukung Tetap Th. 2006 96 Tabel 5.1 Lokasi, Status, Penggunaan, dan Luas Lahan FK Unair 117 Tabel 5.2 Luas, Kondisi, dan Status Kepemilikan Bangunan FK Unair 118
Tabel 5.3 Penggunaan Ruang Kuliah/Tutorial/Diskusi 121
Tabel 5.4. Pelaksana Kegiatan Pemeliharaan, Perbaikan, Penggantian, dan Pemutakhiran Prasarana FK Unair
123
Tabel 5.5. Peralatan Perkuliahan/Rapat/Diskusi/Tutorial 124
Tabel 5.6. Peralatan Perkantoran / Sekretariat 125
Tabel 5.7. Peralatan Penunjang 126
Tabel 5.9a. Peralatan PBL / Keterampilan Medis (Pendidikan) 131
Tabel 5.9b. Peralatan PBL / Keterampilan Medis (Manekin) 134
Tabel 5.10. Peralatan Laboratorium Bahasa 136
Tabel 5.11. Peralatan ICT 136
Tabel 5.12. Penggunaan Ruang Laboratorium & Praktikum 141
Tabel 5.13. Pelaksana Kegiatan Pemeliharaan, Perbaikan, Penggantian dan Pemutakhiran Sarana FK Unair
142
Tabel 5.14. Gedung (Ruang Baca) Perpustakaan Pendukung FK Unair 143 Tabel 5.15. Jenis dan jumlah bahan pustaka yang tersedia di ruang baca FK
Unair
144
Tabel 5.16. Bahan Pustaka elektronik ProQuest (per 3 Januari 2007) 145 Tabel 5.17. Jenis dan jumlah bahan pustaka yang tersedia di ruang baca FK
Unair
145
Tabel 5.18. Jenis dan jumlah bahan pustaka yang tersedia di ruang baca FK Unair 1 tahun terakhir
146
Tabel 5.19. Sumber Dana Perpustakaan 148
Tabel 5.20. Pengeluaran Perpustakaan 149
Tabel 6.1. Sumber Dana Perguruan Tinggi 154
Tabel 6.2. Alokasi Dana 156
Tabel 6.3. Alokasi Dana dari Mahasiswa ( Tabel Penunjang ) 157
Tabel 10.1. Partisipasi Mahasiswa bersama Dosen dalam Berbagai Kegiatan Akademik (rata-rata per tahun dalam tiga tahun terakhir) (Tahun 2004,2005,2006)
261
Tabel 11.1. Perangkat server dan jaringan di Ruang Server, Ruang Personalia, dan Studio UPeDDi FK Unair.
271
Tabel 11.2. Perangkat Jaringan pada Client (di Ruang Biokimia, Ruang Anatomi, dan Ruang e-Library FK Unair)
272
Tabel 11.3. Data dan Informasi Termuat dalam Aplikasi 273
Tabe111.4. Riwayat perkembangan internet bandwidth FK Unair 287
Tabel 11.5. Jumlah Terminal Komputer yang Tersedia di FK Unair 289 Tabel 13.1. Jumlah Mahasiswa Menurut Angkatan (tahun masuk) dan Jumlah
Lulusan Setiap Angkatan (siapkan untuk setiap jenjang pendidikan yang ada)
Tabel 13.2. Jumlah Lulusan setiap Jenjang Pendidikan dalam 3 Tahun Terakhir 307 Tabel 13.3. IPK lulusan dan Lama Penyelesaian Studi (untuk setiap jenjang
pendidikan yang ada)
309
Tabel 14.1. Agenda Penelitian Perguruan Tinggi (lima tahun terakhir) 325 Tabel 14.2. Jumlah Hasil Penelitian dari Berbagai Sumber Dana (tiga tahun
terakhir)
326
Tabel 14.3. Besarnya Biaya (Dana) Penelitian dari Berbagai Sumber (tiga tahun terakhir)
327
Tabel 14.4. Pemanfaatan Hasil Penelitian (lima tahun terakhir) 328 Tabel 14.5. Publikasi Hasil Penelitian di dalam Jurnal Ilmiah Lokal, Nasional
dan Internasional, dalam tiga tahun terakhir
333
Tabel 14.6. Buku dan Karya Inovasi Lainnya ( tiga tahun terakhir) 333 Tabel 14.7. Jenis Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dari berbagai
Sumber Pembiayaan
334
Tabel 14.8. Jumlah dana dan Sumber Dana Pengabdian kepada Masyarakat 347 Tabel 14.9. Dampak Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (tiga tahun
terakhir)
356
Tabel 14.10. Keterlibatan Dosen dan Mahasiswa dalam Pengabdian kepada Masyarakat
363
DAFTAR GAMBAR
Bagan 7.1 Struktur Organisasi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga 163 Bagan 7.2. Prosedur pengambilan keputusan termasuk perencanaan 202
BAB V
RINGKASAN SWOT, PROBLEM, STRATEGI, AKTIVITAS, PERFORMANCE INDICATOR
Fakultas Kedokteran Unair merupakan salah satu dari tiga Fakultas Kedokteran dI Indonesia yang mendapat pengakuan internasional dengan misi utama sebagai menyelenggarakan pendidikan akademik, vokasional dan profesi berbasis teknologi pembelajaran modern sehingga mampu bersaing di era global.
V.A. RINGKASAN SWOT
Analisis situasi dilakukan dengan mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan internal, serta peluang dan ancaman faktor eksternal dari hasil Evaluasi Diri yang telah dilakukan. Karena Fakultas Kedokteran merupakan bagian dari Universitas Airlangga, secara umum kekuatan dan kelemahan, peluang dan ancaman yang ada tak lepas dari kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancaman pada Universitas Airlangga sendiri, disamping ada kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancaman yang khusus untuk Fakultas Kedokteran Unair. SWOT analisis dari SE tahun 2005 secara umum masih berlaku, dengan menambahkan hal hal yang lebih teridentifikasi dari SE 2006.
V.A.1. FAKTOR INTERNAL
V.A.1. 1. KEKUATAN (STRENGTH)
Secara umum, kekuatan yang dipunyai oleh Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga didukung oleh kekuatan yang dipunyai oleh Universitas Airlangga ditambah kekuatan khusus Fakultas Kedokteran.
a. Kedudukan Universitas Airlangga diakui sebagai universitas pembina di Indonesia Bagian Timur dan Jawa Timur sebagai salah satu pilihan terbaik bagi calon mahasiswa. Fakultas Kedokteran juga merupakan salah satu fakultas favorit di Indonesia Timur, telah menjadi fakultas yang telah diakui sebagai fakultas pembina dan terakreditasi;
b. Adanya struktur organisasi tatalaksana yang sudah jelas, mengacu pada pedoman/peraturan/arahan Dirjen DIKTI, Universitas Airlangga, Dunia
Pendidikan Kedokteran secara umum serta tata pamong Fakultas Kedokteran Unair yang tertuang dalam buku Pedoman Pendidikan FK Unair;
c. Memiliki jenjang dan jalur pendidikan yang lengkap yaitu program akademik-profesi, program vokasional, program spesialis. Fakultas Kedokteran mempunyai Program Akademik-Profesi jenjang S1 (PS Pendidikan Dokter dan PSIK), Jenjang S2 (5 PS Magíster S2); Jenjang S3 (PS S3 Kedokteran yang dikelola bersama dengan Program Pasca Sarjana); Program Vokasional (berupa 4 PS D3 dan 1 PS D4 Perawat Pendidik), serta Program Pendidikan Dokter Spesialis I (sebanyak 24 PS Spesialis);
d. Tersedianya tempat kuliah, laboratorium, diskusi kelompok serta sarana penunjang lain. Antara lain: Ruang baca di Bagian-bagian FK disamping Perpustakaan pusat yang memadai. Multi media yang siap dipakai dalam proses pembelajaran;
e. Kurikulum pendidikan telah berhasil mendidik sarjana-profesi yang mumpuni, dengan angka drop out rendah. Proses pembelajaran mengikuti proses pembelajaran yang sesuai dengan kemajuan dunia kedokteran. Pada Kurikulum Tahun 2000 telah dimasukkan Metode pembelajaran PBL;
f. Sistim informasi/komunikasi elektronik yang sudah mulai dibenahi, menghasilkan program program terapan yang membantu pemrosesan data akademik, kepegawaian, sarana dan prasarana serta keuangan. Adanya Website Fakultas Kedokteran : http://www.fk.unair.ac.id serta email yang dipunyai oleh staf Fakultas Kedokteran memudahkan komunikasi horizontal dan vertikal; g. Kuantitas dan kualitas dosen relatif cukup memadai berdasarkan rasio dosen
terhadap mahasiswa dan jumlah dosen yang berpendidikan pasca sarjana, termasuk jumlah dosen S1, S2, dan S3. Dosen selalu mengikuti peningkatan keprofesiannya dengan aktif di pertemuan nasional maupun internsional;
h. Memiliki jumlah alumni yang cukup besar dan tersebar di seluruh Indonesia. Jumlah lulusan dokter pertahun sekitar 200, dokter spesialis 100, disamping lulusan D3 dan D4;
i. Kualitas calon mahasiswa relatif cukup baik karena dijaring melalui kompetisi seleksi nasional berbasis kemampuan;
j. Hasil penelitian yang diajukan pada berbagai majalah dan pertemuan Internasional cukup banyak;
V.A.1. 2. KELEMAHAN (WEAKNESS)
Disamping kelemahan khusus yang dijumpai di Fakultas Kedokteran, kelemahan Universitas dapat merupakan kelemahan fakultas pula. Kelemahan Universitas dapat pula dianggap sebagai ancaman - faktor eksternal terhadap Fakultas Kedokteran:
a. Citra universitas di masyarakat yang kurang menunjang eksistensi universitas. b. Sistem pengelolaan internal yang kurang terpadu untuk menunjang eksistensi
program studi-fakultas-universitas.
c. Perilaku warga universitas yang kurang menunjang terbentuknya rasa kebersamaan yang diperlukan untuk membangun citra universitas.
d. Resource sharing universitas masih lemah, baik dalam pemanfaatan sumber daya manusia, sarana dan prasarana belum dapat terbangun sinergi yang baik. e. Pola pengelolaan universitas yang kurang mampu membangun partisipasi dan
motivasi kerja dalam rangka peningkatan kinerja dan etos kerja.
f. Hambatan dana pengembangan infra struktur kampus dan kompetensi SDM masih belum dapat diatasi baik.
g. Potensi-potensi sumber dana dan sumber daya lainnya belum mampu mengeksplorasi secara optimal untuk pengembangan universitas.
h. Penataan dan pengembangan kampus belum terencana baik dan terintegrasi dengan baik.
i. Distribusi usia sumber daya manusia yang telah bergeser kekanan (kelompok usia muda lebih sedikit dibanding kelompok usia tua)
j. Sebagian staf pengajar terdiri dari staf pengajar tidak tetap, sehingga berpotensi untuk lepas. Penggantian sumber daya baru memerlukan peningkatan kemampuan belajar mengajar
k. Beban SKS staf pengajar tidak merata; terdapat dosen dengan beban SKS tinggi; yang lain rendah sehingga dapat menimbulkan kecemburuan akademik. Tidak meratanya beban SKS staf pengajar dibidang pendidikan, peneltian dan pengabdian masayarakat
l. Sistim reward dan punishment yang belum tertata baik
m. Sistim keuangan terpusat menyebabkan keluwesan pemakaian dana tidak optimal; misalnya adanya tenggang waktu antara pengajuan dan penerimaan dana yang mengakibatkan kurang cepatnya respons tanggap fakultas
n. Fasilitas gedung dan perlengkapannya sebagian besar perlu ditingkatkan kualitasnya
o. Material pembelajaran: buku, majalah terbatas, sehingga perlu diseimbangkan antara jumlah, jenis serta ke up to date nya. Buku terkumpul di bagian/dosen, tidak dapat diakses oleh dosen lain/mahasiswa secara cepat
p. Sistim adimistrasi akademik dan kepegawaian belum tertata baik: menyangkut kurikulum, kemahasiswaan, proses belajar mengajar serta dosen, mahasiswa q. Kelemahan pencacatan-retrieval mengenai data pribadi staf pengajar/
mahasiswa, kehadiran dalam pertemuan ilmiah, karya tulis
r. Koordinasi yang lemah terkadang menyebabkan kericuhan pemakaian ruangan yang ada.
V.A.2. FAKTOR EKSTERNAL
V.A.2. 1. KESEMPATAN (OPPORTUNITY)
a. Pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia profesional yang berkualitas dan bermoral dalam rangka mengisi pembangunan baik lokal maupun nasional. Pasar tenaga kesehatan didalam dan luar negeri dapat dimanfaatkan
b. Potensi hasil-hasil penelitian dan kajian ilmiah yang bersifat terapan yang diperlukan pembangunan baik nasional maupun internasional.
c. Mengembangkan program yang sinergis dengan program pemerintah daerah dalam rangka otonomi daerah. Terdapat MoU dengan berbagai pemerintah daerah
d. Kredibilitas dan kompetensi universitas secara historis masih diperhitungkan masyarakat. Lulusan FK Unair masíh dianggap mempunyai nilai “lebih” e. Terbukanya era globalisasi dan reformasi pendidikan tinggi memberi peluang
untuk melakukan kompetisi dalam mendapatkan dana, bantuan kerjasama dan peluang kerja bagi lulusan. Banyak Proyek Hibah yang telah ditawarkan. f. Kesempatan untuk memperoleh calon mahaiswa terbaik karena Fakultas
Kedokteran sangat diminati oleh calon mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia
g. Peluang peningkatan sumber daya manusia, peningkatan sumber dana serta peralatan dan pertukaran mahasiswa karena terdapat MOU dengan institusi pendidikan internasional -kerjasama internasional yang telah terbina
s. Terjalinnya kerjasama dengan berbagai instansi swasta ataupun negeri, domestik maupun regional dan internasioal, akan dapat dimanfaatkan untuk peng upgrade diri dan peningkatan mutu lulusan
t. Terdapat peluang berupa tawaran peningkatan kwalitas dosen dengan pengiriman dosen keluar negeri
u. Banyak organisasi yang bersedia bekerjasama dalam bentuk memberi beasiswa v. Terdapat kesempatan kerja yang luas bagi lulusan Program Studi Pendidikan
Dokter serta Program Studi yang lain, baik dari sektor swasta maupun negeri
V.A.2. 2. TANTANGAN (THREAT)
a. Kurang mampu membangun akses ke masyarakat menyebabkan peranan masyarakat sangat kecil untuk ikut membangun universitas.
b. Jumlah Fakultas Kedokteran meningkat yang berarti persaingan dokter lulusan Fakultas Kedokteran Unair menjadi lebih ketat
b. Persaingan kualitas lulusan yang makin tinggi dengan universitas lain, baik dari dalam maupun dari luar negeri.
c. Perkembangan teknologi informasi yang makin pesat dapat mengubah pola pendidikan dan kompetensi kualitas lulusan.
d. Kurang mampu dalam pengembangan program studi yang relevant dengan tuntutan kebutuhan masyarakat.
e. Globalisasi berdampak kemungkinan persaingan dengan dokter luar negeri yang bekerja di Indonesia
f. Tingginya kesadaran masyarakat mengenai dunia pengobatan yang mengharuskan anak didik lebih menghayati kepekaan konsumen.
V. A.3. TABULASI SWOT
Berdasarkan ítem yang berhubungan, dibuat tabulasi SWOT seperti terlihat pada tabel dibawah:
V. A.3.1. KEKUATAN (STRENGTH) DAN KELEMAHAN (WEAKNESS)
Berdasarkan ítem yang berhubungan, dibuat tabulasi SWOT seperti terlihat pada tabel dibawah :
Item Concern Kekuatan (Strength) Kelemahan (Weakness)
1. Kemahasiswaan 1. Mahasiswa baru berasal dari seluruh penjuru Nusantara,
dapat menggalang ke-Bhineka Tunggal Ika-an.
2. Prestasi akademik mahasiswa baru yang terpilih berdasar nilai ujian masuk, jadi mahasiswa baru terpilih berdasar prestasi Sumbangan orang tua membantu pengembangan fasilitas
1. Jumlah mahasiswa baru banyak yang melampaui daya tampung fasilitas pendidikan
2. Beraneka asal tempat dan budaya, sehingga banyak mahasiswa baru mengalami culture shock
3. Asal sosio ekonomi tak merata dapat menimbulkan kesenjangan
2. Sumber Daya Manusia a. Staf Akademik
1. Pendidikan tinggi majoritas diatas S1 2. Berprestasi
3. Jumlah banyak
4. Rekruting staf muda yang berdedikasi
1. Regenerasi lambat 2. Banyak yang pensiun
3. Staf muda memerlukan peningkatan kemampuan dalam pembelajaran yang memerlukan perencanaan yang didukung oleh dana yang cukup.
b. Staf Pendukung 1. Jumlah besar
2. Komputerisasi sudah dirintis
3. Kegiatan pengembangan kemampuan
1. Yang berpendidikan sarjana terbatas
2. Keterbatasan insentif / dana untuk pengembangan staf pendukung
3. Kurikulum 1. Mengikuti trend internasional
2. Unit pendukung kurikulum kuat 3. Dukungan kuat dari pimpinan
1. Penyesuaian dalam hardware, soft ware, brainware 2. Anggaran pendukung untuk maintenance dan