• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI"

Copied!
28
0
0

Teks penuh

(1)

9

Landasan teori diperlukan dalam menganalisis sistem, karena sebelum kita memahami sistem itu kita harus mengetahui konsep-konsep yang terlihat didalam suatu sistem tersebut. Tanpa konsep yang jelas dari suatu pengertian sudah pasti kita akan menemukan kesulitan-kesulitan didalam memahami sistem yang sedang berjalan.

Perancangan atau pembangunan sistem informasi yang akan dilaksanakan adalah mengenai sistem informasi Perpustakaan. Untuk lebih jelasnya, secara teori tentang sistem informasi, dibawah ini akan diterangkan mengenai :

A. Konsep Dasar Aplikasi

1. Definisi Aplikasi

Perangkat lunak aplikasi adalah suatu subkelas perangkat lunak komputer yang memanfaakan kemampuan komputer langsung untuk melakukan suatu tugas yang diinginkan pengguna1. Biasanya dibandingkan dengan perangkat lunak sistem yang mengintegrasikan berbagai kemampuan komputer, tapi tidak secara langsung menerapkan kemampuan tersebut untuk mengerjakan suatu tugas yang menguntungkan pengguna. Contoh utama perangkat lunak aplikasi adalah pengolah kata, lembar kerja, dan pemutar media.

1

(2)

Beberapa aplikasi yang digabung bersama menjadi suatu paket kadang disebut sebagai suatu paket atau suite aplikasi (application suite). Contohnya adalah Microsoft Office dan OpenOffice.org, yang menggabungkan suatu aplikasi pengolah kata, lembar kerja, serta beberapa aplikasi lainnya. Aplikasi-aplikasi dalam suatu paket biasanya memiliki antarmuka pengguna yang memiliki kesamaan sehingga memudahkan pengguna untuk mempelajari dan menggunakan tiap aplikasi. Sering kali, mereka memiliki kemampuan untuk saling berinteraksi satu sama lain sehingga menguntungkan pengguna..

2. Klasifikasi Aplikasi

Aplikasi dapat digolongkan menjadi beberapa kelas, antara lain: 1. Perangkat lunak perusahaan (enterprise)

2. Perangkat lunak infrastruktur perusahaan 3. Perangkat lunak informasi kerja

4. Perangkat lunak media dan hiburan 5. Perangkat lunak pendidikan

6. Perangkat lunak pengembangan media 7. Perangkat lunak rekayasa produk

Pada pengertian umumnya, aplikasi adalah alat terapan yang difungsikan secara khusus dan terpadu sesuai kemampuan yang dimilikinya2.

2

(3)

B. Konsep Dasar Data / Pengolahan Data

Data dapat didefinisikan sebagai deskripsi dari suatu dan kejadian yang hadapi. Data dapat berupa catatan-catatan dalam kertas,buku, atau tersimpan sebagai file dalam database. Data akan menjadi suatu bahan dalam suatu proses pengolahan data. Oleh karena itu, suatu data belum dapat berbicara sebelum diolah lebih lanjut3.

Proses pengolahan data terbagi menjadi 3 tahapan, yang disebut siklus pengolahan data (Data Processing Cycle) yaitu:

a. Pada tahapan input

Proses pemasukan data ke dalam komputer lewat media input (input device).

b. Pada tahapan processing

Proses pengolahan data yang sudah dimasukkan, yang dilakukan oleh alat pemroses (process device) yang dapat berupa proses perhitungan, pengendalian, perbandingan, atau pencarian distorage.

c. Pada Tahapan Output

Proses menghasilkan output dari hasil pengolahan data ke alat output (output device) yaitu berupa informasi.

(4)

C. Konsep Dasar Informasi

Informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau mendatang untuk mencapai tujuan tertentu dan analisa dalam pengambilan suatu keputusan.

Pengertian informasi menurut Mc Leod (1995) adalah ” data yang telah diproses, atau data yang memiliki arti4.

D. Konsep Dasar Perpustakaan

Kata dasar Perpustakaan berasal dari kata Pustaka, sedangkan pustaka sendiri berasal dari bahasa sangsekerta yang berarti Buku atau Naskah. Dengan demikian perpustakaan berarti suatu kegiatan atau proses yang berkenaan dengan masalah buku dan naskah.

Tentunya kegiatan tersebut memerlukan tempat untuk menghimpun pustaka dalam kaitannya memberikan pelayanan kegiatan perpustakaan berupa informasi yang dibutuhkan oleh pustakawan.

E. Konsep Dasar Basis Data

Terdapat beberapa kekangan yang harus dipatuhi pada file basis data agar dapat memenuhi kriteria sebagai suatu basis data. Beberapa kekangan itu berhubungan dengan masalah kerangkapan data, inkonsistensi data, data terisolasi, keamanan data, dan integritas data.

4 Hanif Alfatta “Pengertian Sistem Informasi” , Analisis & Perancangan Sistem Informasi Ed1, hal

(5)

1. Data Redudancy, yaitu munculnya data-data yang sama secara berulang-ulang pada file basis data yang semestinya tidak diperlukan.

2. Data Inconsistency, yaitu munculnya data yang tidak konsisten pada medan yang sama untuk beberapa file dengan kunci yang sama. Ketidak-konsistenan data biasanya terjadi akibat kesalahan dalam pemasukan data (data entry) atau update anomaly, yaitu suatu proses untuk update data, tetapi mengakibatkan munculnya data yang tidak konsisten atau kehilangan informasi tentang objek yang ditinjau.

3. Data Terisolasi, disebabkan oleh pemakaian beberapa file basis data. 4. Security Problem, berhubungan dengan masalah keamanan data dalam

sistem basis data. Pada prinsipnya file basis data hanya boleh digunakan oleh pemakai tertentu yang mempunyai wewenang untuk mengaksesnya. 5. Integrity Problem, berhubungan dengan unjuk kerja sistem agar dapat

melakukan Kendali / kontrol pada semua bagian sistem sehingga sistem selalu beroperasi dalam pengendalian yang penuh.

F. Konsep Permodelan Sistem

1. Data Flow Diagram

Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi. DFD ini sering disebut juga dengan nama Bubble chart, Bubble diagram, model

(6)

proses, diagram alur kerja, atau model fungsi.5 Ada 4 elemen yang menyusun suatu data flow diagram :

a. Proses

Digunakan untuk proses pengolahan atau transformasi data. Yang biasanya aktivitas yang dilakukan untuk bisnis spesifik berupa manual maupun terkomputerisasi.

b. Data flow

Menggambarkan aliran data yang berjalan. Satu data tunggal atau kumpulan logis suatu data, selalu diawali atau berakhir pada suatu proses.

c. Data store

Kumpulan data yang disimpan dengan cara tertentu. Data yang mengalir disimpan dalam data store. Aliran data di update atau ditambahkan ke data store dan diarsipkan.

d. External entity

Orang , organisasi atau sistem yang berada di luar sistem tetapi berinteraksi dengan sistem.

5 Hanif AlFatta “Data Flow Diagram “, Analisis & perancangan Sistem informasi Ed 1, hal 106,

(7)

Proses Proses

Data flow

Data store

External entity

Simbol Nama Simbol

Terdapat 3 tingkatan diagram alur data yaitu diagram konteks, diagram nol dan diagram detail. Berikut keterangannya :

a. Diagram Konteks

Diagram Konteks adalah sebuah diagram sederhana yang menggambarkan hubungan antara entity luar, masukan dan keluaran dari sistem.

b. Diagram Nol

Diagram Nol adalah diagram ini dibuat untuk menggambarkan tahapan proses yang ada di dalam diagram konteks, yang penjabarannya lebih terperinci.

Gambar.2.1. Simbol - Simbol

(8)

c. Diagram Detail

Diagram Detail adalah diagram ini dibuat untuk menggambarkan arus data secara lebih mendetail lagi dari tahapan proses yang ada di dalam diagram nol.

2. Entity Relationship Diagram

Pembahasan dibawah ini mengenai Pengertian Entity Relation Diagram (ERD), Notasi ERD, Kardinalitas.

a. Pengertian Entity Relation Diagram (ERD)

Merupakan abstrak dan konseptual representasi data. Entity-Relationship adalah salah satu metode pemodelan basis data yang digunakan untuk menghasilkan skema konseptual untuk jenis/model data semantik sistem. Dimana sistem seringkali memiliki basis data relasional, dan ketentuannya bersifat top-down. Diagram untuk menggambarkan model Relationship ini disebut Entitiy-Relationship diagram, ER diagram, atau ERD.

(9)

Entity Menunjukkan awal dan akhir dari suatu sistem

Atribut Sifat atau karakteristik suatu entity yang menyediakan penjelasan detail tentang entity

Garis penghubung

Hubungan yang terjadi antara entitas satu dengan entitas lain

Relationship Line

Simbol Keterangan

b. Notasi Entity Relationship Diagram (ERD)

Ada sejumlah konvensi mengenai Notasi ERD. Notasi klasik sering digunakan untuk model konseptual. Berbagai notasi lain juga digunakan untuk menggambarkan secara logis dan fisik dari suatu basis data.

Notasi-notasi simbolik yang digunakan dalam Entity Relationship Diagram adalah sebagai berikut :

1) Entitas, Adalah segala sesuatu yang dapat digambarkan oleh data. Entitas juga dapat diartikan sebagai individu yang mewakili sesuatu yang nyata (eksistensinya) dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain. Ada dua macam entitas yaitu entitas kuat dan entitas lemah. Entitas kuat merupakan entitas yang tidak memiliki ketergantungan dengan entitas lainnya.

Gambar.2.2. Simbol - Simbol

(10)

Sedangkan entitas lemah merupakan entitas yang kemunculannya tergantung pada keberadaaan entitas lain dalam suatu relasi.

2) Atribut, Atribut merupakan pendeskripsian karakteristik dari entitas. Atribut digambarkan dalam bentuk lingkaran atau elips. Atribut yang menjadi kunci entitas atau key diberi garis bawah. 3) Relasi atau Hubungan, Relasi menunjukkan adanya hubungan

diantara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda.

4) Penghubung antara himpunan relasi dengan himpunan entitas dan himpunan entitas dengan atribut dinyatakan dalam bentuk garis.

c. Kardinalitas

Menunjukkan jumlah maksimum entitas yang dapat berelasi dengan entitas pada himpunan entitas yang lain. Macam-macam kardinalitas adalah:

1) One to One relationship

Hubungan antara file pertama dengan file kedua adalah satu berbanding satu. Kejadian jenis ini terjadi jika kejadian atau transaksi diantara dua entitas yang berhubungan hanya memungkinkan terjadi sebuah kejadian atau transaksi pada kedua entitas.

(11)

2) One to Many relationship

Hubungan antara file pertama dengan file kedua adalah satu berbanding banyak. Kerelasian jenis ini terjadi jika kejadian atau transaksi diantara dua entitas yang berhubungan hanya memungkinkan terjadi satu kali dalam entitas pertama dan dapat terjadi lebih dari satu kali kejadian atau transaksi pada entitas kedua.

3) Many to many relationship

Hubungan antara file pertama dengan file kedua adalah banyak berbanding banyak. Kerelasian jenis ini terjadi jika kejadian atau transaksi diantara dua entitas yang berhubungan memungkinkan terjadi lebih dari satu kali dalam entitas pertama dan entitas kedua.

G. Perangkat Lunak yang digunakan 1. Borland Delphi 7

a. Pengenalan Borland Delphi

Delphi adalah sebuah bahasa pemrogaman dan lingkungan pengembangan perangkat lunak. Produk ini dikembangkan oleh Borland (sebelumnya dikenal sebagai Inprise). Bahasa Delphi, yang sebelumnya dikenal sebagai object pascal (pascal dengan ekstensi pemrogaman berorientasi objek (PBO/OOP) pada mulanya ditujukan hanya untuk Microsoft Windows, namun saat ini telah mampu digunakan untuk mengembangkan aplikasi untuk Linux dan Microsoft .NET framework (lihat di bawah). Dengan

(12)

menggunakan Free Pascal yang merupakan proyek Opensource, bahasa ini dapat pula digunakan untuk membuat program yang berjalan di sistem operasi Mac OS X dan Windows CE.

Khusus untuk pemrogaman database, Borland Delphi menyediakan fasilitas obyek yang kuat dan lengkap yang memudahkan programmer membuat program untuk aplikasi database. Format database yang dimiliki Delphi yaitu format database Paradox, dBase, MS Access, ODBC, SyBASE, Oracle dan lain-lain.

b. Pengembangan Delphi

Umumnya delphi lebih banyak digunakan untuk pengembangan aplikasi desktop dan enterprise berbasis database, tapi sebagai perangkat pengembangan yang bersifat general-purpose ia juga mampu dan digunakan dalam berbagai jenis proyek pengembangan software. Ia juga yang dikenal sebagai salah satu yang membawa istilah RAD tool, kepanjangan dari Rapid Application Development, saat dirilis tahun 1995 untuk windows 16-bit. Delphi 2, dirilis setahun kemudian, mendukung lingkungan windows 32-bit, dan versi c++, C++Builder, dirilis beberapa tahun kemudian. Pada tahun 2001 sebuah versi linux yang dikenal sebagai Kylix tersedia. Dengan satu rilis baru setiap tahunnya, pada tahun 2002 dukungan untuk Linux (melalui Kylix dan CLX component library) ditambahkan dan tahun 2003 .NET mulai

(13)

didukung dengan munculnya Delphi.Net (Delphi 8). Kini sudah keluar juga untuk versi .NET terbaru yaitu RAD Studio 2007 dan Turbo Delphi .NET dengan versi desktopnya yaitu Delphi 2007 for win 32 dan Turbo Delphi.

Delphi 2005 (nama lain dari Delphi 9) mendukung code generation baik untuk win32 maupun .NET, dan seperti yang telah dikenal, fitur-fitur manipulasi data secara live dari database secara design-time. Ia juga membawa banyak pembaruan pada IDE secara signifikan.

Para penganjur delphi mengklaim dengan bahasa pemrograman Delphi, dan component library (VCL / CLX) yang disediakan oleh vendor tunggal memungkinkan satu paket yang lebih konsisten dan mudah dikenali. Produk delphi ini didistribusikan dalam beberapa rancangan: Personal, Professional, Enterprise (sebelumnya Client/Server) dan Architect.

c. Hal Umum Tentang Delphi

Perbedaan fitur yang utama antara Delphi, Kylix dengan IDE-IDE yang lain adalah keberadaan bahasanya (Bahasa pemrograman delphi), VCL/CLX (Visual Component Library), Penekanan konektifitas database yang sangat baik, dan banyaknya komponen-komponen pihak ketiga yang mendukungnya.

Aspek penting yang perlu dicatat tentang Bahasa pemrograman Delphi termasuk:

(14)

1) Penanganan object sebagai reference / pointer secara transparan

2) Properti sebagai bagian dari bahasa tersebut; benar, sebagai getter dan setter (atau accessor and mutator), yang secara transparan mengenkapsulasi akses pada field-field anggota dalam kelas tersebut.

3) Property index dan Default yang menyediakan akses pada data kolektif

4) Pendelegasian (type safe method pointer) yang digunakan untuk memproses event yang dipicu oleh component

5) Pendelegasian implementasi interface pada Field ataupun property dari class.

6) Implementasi penanganan windows message dengan cara membuat method dalam class dengan nomer/nama dari windows message yang akan dihandle.

7) Bersifat sebagai interface yang independen dengan implementasi class sebagai reference counted.

8) Kompilasi yang dapat menghasilkan kode yang berjalan secara native x86 ataupun managed code pada arsitektur framework .NET.

Lingkungan pengembangan terpadu atau Integrated Development Environment (IDE) dalam program Delphi terbagi dalam 6 bagian utama, yaitu Main Window, Toolbar, Component

(15)

Palette, Form Designer, Code Editor dan Object Inspector. Namun dalam pengembangan Delphi, terdapat 1 bagian IDE lagi yaitu Object Tree View.

Gambar 2.3 Borland Delphi 7

2. Microsoft SQL Server

Microsoft SQL Server merupakan produk RDBMS (Relational Database Management System) yang dibuat oleh Microsoft. Orang sering menyebutnya dengan SQL Server saja. Microsoft SQL Server juga mendukung SQL sebagai bahasa untuk memproses query ke dalam database. Microsoft SQL Server banyak digunakan pada dunia bisnis, pendidikan atau juga pemerintahan sebagai solusi database atau penyimpanan data.

(16)

Pada tahun 2000 Microsoft mengeluarkan SQL Server 2000 yang merupakan versi yang banyak digunakan. Berikut ini adalah beberapa fitur yang dari sekian banyak fitur yang ada pada SQL Server 2000 (Rado, 2005):

a. XML Support. Dengan fitur ini, Anda bisa menyimpan dokumen XML dalam suatu tabel, meng-query data ke dalam format XML melalui Transact-SQL dan lain sebagainya.

b. Multi-Instance Support. Fitur ini memungkinkan Anda untuk menjalankan beberapa database engine SQL Server pada mesin yang sama.

c. Data Warehousing and Business Intelligence (BI) Improvements. SQL Server dilengkapi dengan fungsi-fungsi untuk keperluan Business Intelligence melalui Analysis Services. Selain itu, SQL Server 2000 juga ditambahi dengan tools untuk keperluan data mining.

d. Performance and Scalability Improvements. SQL Server menerapkan distributed partitioned views yang memungkinkan untuk membagi workload ke beberapa server sekaligus. Peningkatan lainnya juga dicapai di sisi DBCC, indexed view, dan index reorganization.

(17)

e. Query Analyzer Improvements. Fitur yang dihadirkan antara lain: integrated debugger, object browser, dan fasilitas object search.

f. DTS Enhancement. Fasilitas ini sekarang sudah mampu untuk memperhatikan primary key dan foreign key constraints. Ini berguna pada saat migrasi tabel dari RDBMS lain.

g. Transact-SQL Enhancements. Salah satu peningkatan disini adalah T-SQL sudah mendukung UDF (User-Definable Function). Ini memungkinkan Anda untuk menyimpan rutin-rutin ke dalam database engine.

H. Jaringan Komputer

Suatu jaringan computer merupakan sumber daya yang dapat digunakan secara bersama (shared) oleh sejumlah user untuk berkomunikasi dengan user lain yang jaraknya berjauhan.

1. Local Area Network (LAN)

Suatu LAN (Local Area Network) adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relatif kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti di suatu perkantoran, suatu gedung, atau suatu sekolah. Beberapa model konfigurasi LAN biasanya berupa file server yang digunakan untuk menyimpan perangkat lunak (software yang mengatur aktifitas jaringan), ataupun sebagai perangkat lunak yang dapat digunakan oleh komputer - komputer yang terhubung ke dalam jaringan

(18)

lokal yang biasanya disebut dengan workstation untuk memakai bersama sumber daya yang ada dan saling bertukar informasi.

Untuk menghubungkan dua buah komputer atau menghubungkan dua buah HUB/Switch dengan kabel UTP, dapat menggunakan kabel crossover. Jika mau menghubungkan komputer ke HUB/Switch, gunakan kabel straight.

2. Topologi Jaringan

Topologi secara fisik dari suatu jaringan lokal kepada konfigurasi kabel, komputer, dan perangkat lainnya. Berikut ini adalah topologi fisik yang digunakan dalam jaringan lokal, diantaranya :

a. Linear Bus (Garis Lurus)

Gambar 2.4. Kabel Cross Gambar 2.5. Kabel Straight

(19)

Topologi linear bus terdiri dari satu jalur kabel utama dimana pada masing masing ujungnya diberikan sebuah terminator. Semua nodes pada jaringan (file server, workstation, dan perangkat lainnya) terkoneksi ke sebuah kabel utama (backbone).

1) Kelebihan :

a) Mudah dalam mengkonfigurasi komputer atau perangkat lain ke dalam sebuah kabel utama.

b) Layout kabel sederhana dan hemat. 2) Kekurangan :

a) Seluruh jaringan akan mati apabila ada kerusakan pada kabel utama (backbone)

b) Membutuhkan terminator pada kedua sisi dari kabel utama

c) Kepadatan lalu lintas

d) Sangat sulit mengidentifikasi permasalahan jika jaringan rusak.

b. Star (Bintang)

(20)

Setiap nodes (file server, workstation, dan perangkat lainnya) pada topologi model ini dirancang terkoneksi ke jaringan melewati sebuah concentrator yang mengatur dan mengendalikan keseluruhan fungsi jaringan, dan juga bertindak sebagai repeater (penguat aliran data). Konfigurasi jaringan ini menggunakan kabel Twisted Pair, dan dapat pula kabel coaxial atau kabel fiber optic.

1) Kelebihan :

a) Pemasangan / perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu jaringan lain

b) Kontrol terpusat

c) Mudah mendeteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan d) Mudah dalam pengelolaan jaringan

e) Fleksibel 2) Kekurangan :

a) Membutuhkan lebih banyak kabel dari pada topologi linear Bus.

b) Lebih mahal dibandingkan topologi Linear Bus, karena pengadaan biaya untuk concentrator, dan apabila concentrator rusak maka semua nodes yang terkoneksi tidak dapat terdeteksi.

(21)

c. Ring (Cincin)

Topologi Ring (cincin) menggunakan teknik konfigurasi yang sama dengan topologi star tetapi pada topologi ini terlihat bahwa jalur media transmisi menyerupai suatu lingkaran tertutup menyerupai cincin (lingkaran), sehingga diberi nama topologi bintang dalam lingkaran atau star-wired ring.

Kelebihannya hemat kabel dan kekurangannya peka terhadap kesalahan dan pengembangan jaringan lebih kaku.

d. Tree (Pohon)

Topologi ini merupakan perpaduan topologi Linear Bus dan Star, yang mana terdiri dari kelompok-kelompok workstation dengan konfigurasi star yang terkoneksi ke kabel utama yang menggunakan topologi linear bus, sehingga dapat memungkinkan

Gambar 2.8 Topologi Ring

(22)

pengembangan jaringan yang telah ada, dan memungkinkan untuk mengkonfigurasi jaringan sesuai dengan kebutuhan.

1) Kelebihan :

a) Proses konfigurasi jaringan dilakukan dari titik ke titik pada masing-masing segmen

b) Didukung oleh banyak perangkat keras dan perangkat lunak

2) Kekurangan :

a) Keseluruhan panjang kabel pada tiap-tiap segmen dibatasi oleh tipe kabel yang digunakan

b) Jika jaringan utama (backbone) rusak, maka keseluruhan segmen ikut rusak

c) Sangat relatif sulit untuk di konfigurasi dan proses pengkabelannya dibandingkan topologi jaringan lainnya.

3. Model Hubungan pada Local Area Network (LAN)

Terdapat dua model hubungan dalam local area network yaitu model hubungan peer to peer dan model hubungan client – server. a. Peer to Peer

Model hubungan ini memungkinkan user membagi sumber dayanya yang ada di komputernya baik itu berupa file, layanan printer dan lain-lain serta mengakses sumber daya yang terdapat pada komputer lain. Namun model ini tidak mempunyai

(23)

file server atau sumber daya yang terpusat, di dalam model hubungan peer to peer seluruh komputer adalah sama, mempunyai kemampuan yang sama untuk memakai sumber daya yang tersedia. Di dalam jaringan model ini didesain untuk jaringan berskala kecil dan menengah.

b. Client – Server

1) Pengertian Client - Server

Sistem client - server merupakan suatu sistem client komputer yang melibatkan proses - proses client yang meminta suatu pelayanan data kepada komputer server yang menyediakan layanan data tersebut. Sehingga client maupun server sama-sama melakukan pekerjaan. Dengan adanya kombinasi client (Front-end) dan server (backend) ini maka kumpulan dari modul-modul program tidak dieksekusi dalam memori yang sama namun terbagi dalam komputer client - server. Dengan arsitektur seperti ini modul yang memanggil menjadi client yang meminta suatu layanan data dan modul yang dipanggil menjadi server yang menyediakan layanan data. Hal ini menjadikan konfigurasi bagi komputer client dan komputer server bisa berbeda seperti kapasitas memori, kecepatan prosesor atau alat masukan dan keluaran yang disesuaikan dengan fungsi kerja dari elemen - elemen tersebut. Bagi server yang menjalankan tugas pengelolaan suatu

(24)

database digunakan suatu konfigurasi yang khusus menangani tugasnya tersebut dengan sistem operasi yang dikhususkan bagi server seperti Windows NT server, Windows 2000 server, sedangkan komputer client menggunakan konfigurasi yang umum bagi sebuah komputer desktop yang terhubung ke jaringan dengan sistem operasi seperti Windows 98, Windows ME, WindowsXp dan lain-lain.

2) Cara kerja sistem client - server :

Sistem client - server berjalan seutuhnya pada dua sistem komputer yang berbeda. Biasanya sebuah server melayani beberapa komputer client, walaupun mungkin ada juga yang hanya melayani satu client saja. Client maupun sebuah komputer desktop yang terhubung ke jaringan. Apabila pemakai ingin mengakses informasi bagian aplikasi, client mengeluarkan permintaan yang dikirimkan melalui jaringan kepada server. Server kemudian menjalankan permintaan dan mengirimkan informasi kembali kepada client.

Proses server berperan sebagai aplikasi yang mengelola sumber daya nilai bersama (shared resource) seperti database, printer atau jalur komunikasi selain menjalankan tugasnya sebagai back-end, sistem client - server yaitu pusat pemprosesan data, sedangkan proses client meliputi program-program untuk mengirimkan pesan permintaan pada server

(25)

serta melakukan pengaksesan pada data seperti mengedit, menghapus atau menambah data. Karena itu program pada client adalah aplikasi front-end yang digunakan sebagai antar muka (interface) bagi pemakai untuk berinteraksi dengan server selain itu client menangani pemakaian sumber daya lokal seperti monitor, keyboard dan perangkat lainnya.

4. IP Address

IP (Internet Protocol) adalah mekanisme transmisi yang digunakan oleh TCP / IP yang sifatnya unrealible dan connectionless. Dengan kata lain, IP address adalah suatu alamat yang berfungsi untuk memudahkan komunikasi data dalam internet. IP address dikelompokan ke dalam kelas-kelas. Dasar pertimbangan pembagian IP address ke dalam kelas-kelas ialah untuk memudahkan pendistribusian pendaftaran IP address di suatu area yang diasumsikan pengananan komunitas lokal tersebut lebih baik. IP address ini dikelompokan ke dalam lima kelas yaitu kelas A-E. Perbedaan pada tiap kelas tersebut adalah pada jumlah ukuran dan jumlahnya, yaitu network ID dan host ID. Network ID adalah alamat jaringan dimana komputer berada. Sedangkan host ID adalah alamat identitas komputer dalam jaringan tersebut.

(26)

I. Sejarah Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik adalah Lembaga Pemerintah Non-Departemen yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Sebelumnya, BPS merupakan Biro Pusat Statistik, yang dibentuk berdasarkan UU Nomor 6 Tahun 1960 tentang Sensus dan UU Nomer 7 Tahun 1960 tentang Statistik. Sebagai pengganti kedua UU tersebut ditetapkan UU Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Berdasarkan UU ini yang ditindaklanjuti dengan peraturan perundangan dibawahnya, secara formal nama Biro Pusat Statistik diganti menjadi Badan Pusat Statistik.

J. Struktur Organisasi

STRUKTUR ORGANISASI PERPUSTAKAAN BPS PROVINSI KEPULAUAN RIAU

KEPALA BIDANG NERACA WILAYAH DAN ANALISIS STATISTIK SEKSI DISEMINASI BIDANG INTEGRASI PENGOLAHAN DAN DISEMINASI STATISTIK BIDANG STATISTIK DISTRIBUSI BIDANG STATISTIK PRODUKSI BIDANG STATISTIK SOSIAL :Garis Komando :Garis Koordinasi

Gambar 2.10. Struktur Organisasi Perpustakaan

(27)

1. Deskripsi Pekerjaan

Deskripsi Pekerjaan adalah Uraian tugas yang merupakan suatu rincian yang menunjukkan posisi, tanggung jawab dan wewenang. Fungsinya harus dikerjakan oleh seorang personil di dalam suatu organisasi. Adapun uraian tugas tersebut adalah sebagai berikut : a. Kepala

Bertugas dan bertanggung jawab penuh terhadap pengesahan buku yang diterbitkan oleh Bidang Statistik Sosial, Bidang Statistik Produksi, Bidang Statistik Distribusi, Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik, Bidang Integrasi dan Diseminasi Statistik.

b. Bidang IPDS

Bertugas mengawasi Seksi Diseminasi dan Layanan Statistik.

c. Seksi Diseminasi dan Layanan Statistik

1) Menerima buku yang telah disahkan oleh Kepala.

2) Melakukan pengklasifikasian buku dan memberi kode pada buku.

3) Melakukan pencatatan dan penginventarisasian pada buku. 4) Melakukan pengaturan dan penyusunan buku pada rak buku. 5) Melakukan pemeliharaan koleksi buku rusak.

6) Membuat buku daftar pengunjung yang datang ke perpustakaan.

(28)

7) Mencatat kegiatan yang dilakukan oleh pengunjung yang datang ke perpustakaan.

8) Melayani Pengunjung dalam hal pemberian informasi tentang ketersediaan buku yang ada di perpustakaan.

Referensi

Dokumen terkait

Oleh karena pada pengumpulan data penelitian dalam pendekatan kuantitatif berbeda dengan dalam pendekatan kualitatif, dimana dalam penelitian dengan pendekatan

Ob tem pa upošteva tudi različnost preiskovalnih situacij ter opozarja, da osnovno gradivo ni zadostno za takojšnje sestavljanje verzij, ampak je od uspešnosti prvih, nujnih

Pemegang Izin/Hak Pengelolaan memiliki rencana penebangan pada areal tebangan yang disahkan oleh pejabat yang

Hamdanah, M.Ag, selaku Ketua Prodi Manajemen Pendidikan Islam IAIN Palangka Raya yang telah memberikan arahan kepada peneliti dalam menyelesaikan pendidikan di IAIN

bahwa berdasarkan Peraturan Bupati Bulukumba Nomor 74 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Tugas dan Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja Inspektorat Kabupaten

Setiap perintah eksekusi yang dikeluarkan oleh Ketua Pengadilan harus dalam bentuk tertulis dan memperhatikan tenggang waktu yang cukup sekurang-kurangnya 3 (tiga) hari

Faktor lain yang berpengaruh terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Jakarta dan sekitarnya adalah fenomen ENSO (El Nino Southern Oscilation) dan MJO (Maden

Hal ini diduga karena terkait dengan proses alamiah dari strategi reproduksi ikan, yaitu jumlah ikan jantan lebih banyak dibutuhkan untuk memenuhi kuantitas