Gangguan Haid pada masa reproduksi Gangguan Haid pada masa reproduksi
Menoragia / Hipermenore Menoragia / Hipermenore
Perdarahan haid dengan jumlah darah yang lebih banyak
Perdarahan haid dengan jumlah darah yang lebih banyak dan durasi lebihdan durasi lebih panjang dari haid normal.Secara klinis total jumlah darah yang keluar > 80 panjang dari haid normal.Secara klinis total jumlah darah yang keluar > 80 ml/siklus,
ml/siklus, durasinya > 7 durasinya > 7 hari, secara awam dapat hari, secara awam dapat dipastikan dengandipastikan dengan mengkonrmasi ganti pembalut > !"/hari.
mengkonrmasi ganti pembalut > !"/hari. #enoragi/hipermenore biasanya#enoragi/hipermenore biasanya terjadi karena gangguan hemostasis pada endometrium secara
terjadi karena gangguan hemostasis pada endometrium secara khususnyakhususnya adalah platelet dan brin.Pada $on wille brand dapat
adalah platelet dan brin.Pada $on wille brand dapat terjadi menoragia,terjadi menoragia,
gangguan anatomi juga bisa terjadi menoragia seperti mioma,polis,hiperplasi gangguan anatomi juga bisa terjadi menoragia seperti mioma,polis,hiperplasi endometerium. #ioma menyebabkan menoragia karena permukaan
endometerium. #ioma menyebabkan menoragia karena permukaan endometrium menjadi lebih l
endometrium menjadi lebih luas menyebabkan kelainan $askuler danuas menyebabkan kelainan $askuler dan hemostasis.
hemostasis. Hipomenore Hipomenore
Perdarahan haid dengan jumlah lebih sedikit dan durasi lebih pendek dari haid Perdarahan haid dengan jumlah lebih sedikit dan durasi lebih pendek dari haid normal. Penyebabnya adalah gangguan organik misalnya uterus pasca op normal. Penyebabnya adalah gangguan organik misalnya uterus pasca op miomektomi dan gangguan endokrin.
miomektomi dan gangguan endokrin. Pada hipomenore endometrium menjadiPada hipomenore endometrium menjadi lebih tipis.%ipomenore bisa karena stress sik,emosi,penyakit kronis, dan
lebih tipis.%ipomenore bisa karena stress sik,emosi,penyakit kronis, dan gangguan nutrisi.
gangguan nutrisi. Polimenore
Polimenore
Perdarahan haid dengan siklus haid pendek, jika siklusnya & '( hari
Perdarahan haid dengan siklus haid pendek, jika siklusnya & '( hari.Sering.Sering susah dibedakan dengan metroragi. Penyebabnya adalah gangguan endokrin susah dibedakan dengan metroragi. Penyebabnya adalah gangguan endokrin yang akhirnya gangguan o$ulasi, )ase luteal memendek
yang akhirnya gangguan o$ulasi, )ase luteal memendek dan kongesti o$ariumdan kongesti o$arium karena peradangan.
karena peradangan. Metroragia
Metroragia
Perdarahan diantara dua siklus haid. Perdarahan diantara dua siklus haid. Oligomenore Oligomenore *angguan lain *angguan lain yang berhubungan yang berhubungan dengan haid dengan haid ++ iissmmeennoorree ++ SSiinnddrroommaa prahaid prahaid *angguan *angguan perdarahan di perdarahan di luar siklus haid luar siklus haid menometroragi menometroragi a a *angguan siklus *angguan siklus haid haid ++ PPoolliimmeennoorreeaa ++ --lliiggoommeennoorree a a ++ mmeennoorreeaa *angguan lama *angguan lama dan jumlah haid dan jumlah haid
++ %%iippeerrmmeennoorree menoragia menoragia ++ %%iippoommeennoorree
Perdarahan haid sedikit karena siklus haid memanjang, jika siklusnya >12 Perdarahan haid sedikit karena siklus haid memanjang, jika siklusnya >12 hari.3iasanya sering terjadi pada sindrom o$arium polikisti
hari.3iasanya sering terjadi pada sindrom o$arium polikisti yang disebabkanyang disebabkan karena peningkatan hormon androgensehingga terjadi gangguan o$ulasi.Perlu karena peningkatan hormon androgensehingga terjadi gangguan o$ulasi.Perlu diberi perhatian khusus jika disertai dengan obesitas dan
diberi perhatian khusus jika disertai dengan obesitas dan in)ertilitas karenain)ertilitas karena mungkin berhubungan dengan sindrom metabolik.
mungkin berhubungan dengan sindrom metabolik. Penyebab gangguan haid
Penyebab gangguan haid 4eadaan patologi panggul 4eadaan patologi panggul
(.
(. 5e5esi persi permukmukaan paaan pada trada traktuktus gens genitaitall a.
a. #io#ioma ma uteuteri, ri, adeadenomnomiosiosisis b.
b. PPololip ip enendodometmetriuriumm c.
c. %i%iperperplplasasia enia endodometmetriuriumm d.
d. ddenoenokarkarsinsinoma endooma endometmetriumrium, , sarsarkokomama e.
e. 6n)eks6n)eksi pai pada sda ser$ikser$iks, en, endometrdometrium dium dan uan uterusterus )).. a a sserer$$i"i", , popolilipp
g
g.. rarauumama '
'.. 55eessi di daallaamm a.
a. dendenomiosiomiosis di)us di)us, mis, mioma uteoma uteri, hiri, hipertrpertro mioo miometriumetriumm b.
b. 9n9ndodomemetrtrioiosisiss c.
c. #al#al)or)ormasmasi $ai $asa psa pada ada endendomeometritriumum 1.
1. PePenyanyakit kit medmedis is sissistemtemikik a.
a. *angg*angguan hemouan hemostasistasis : penyaks : penyakit $on willit $on willebrandebrand, ganggu, gangguan )aktor 6an )aktor 66,6, ;, ;66, ;666, 6<, <666, trombositopenia, gangguan platelet
;, ;66, ;666, 6<, <666, trombositopenia, gangguan platelet b.
b. PenPenyakit tiyakit tiroidroid, hepar, g, hepar, gagal ginagal ginjal, disjal, dis)ungs)ungsi adreni adrenal, S59al, S59 c.
c. *angg*angguan hipuan hipotalamotalamus hipous hiposis : asis : adenoma denoma prolaprolaktinomktinoma, stra, stress,ess, olahraga berlebih.
olahraga berlebih.
Disfungsional Uterine Bleeding (DUB/PUD) Disfungsional Uterine Bleeding (DUB/PUD)
Perdarahan uterus dis)ungsi adalah perdarahan abnormal di uterus Perdarahan uterus dis)ungsi adalah perdarahan abnormal di uterus jumlah,)rekuensi,lama yang terjadi baik didalam maupun diluar
jumlah,)rekuensi,lama yang terjadi baik didalam maupun diluar siklus haid dansiklus haid dan merupakan gejala klinis yang sematamata
merupakan gejala klinis yang sematamata karena suatu gangguan )ungsionalkarena suatu gangguan )ungsional mekanisme kerja poros hipothalamus,hipois,o$arium, endometrium.
mekanisme kerja poros hipothalamus,hipois,o$arium, endometrium. iklus Menstruasi !ormal
iklus Menstruasi !ormal
#enstruasi normal terjadi akibat turunnya kadar progesteron dari endometrium #enstruasi normal terjadi akibat turunnya kadar progesteron dari endometrium yang kaya esterogen. Siklus menstruasi yang menimbulkan o$ulasi disebabkan yang kaya esterogen. Siklus menstruasi yang menimbulkan o$ulasi disebabkan int
interakeraksi si kokomplmpleks eks antantara ara berberbagbagai ai orgorgan. an. isis)un)ungsi gsi padpada a tintingkagkat t manamanapunpun dapat mengganggu o$ulasi dan
dapat mengganggu o$ulasi dan siklus menstruasiklus menstruasi.' si.' SikluSiklus s menstmenstruasi normalruasi normal terjadi setiap '(+12 hari dan berlangsung sekitar '+7 hari. Pada saat menstruasi, terjadi setiap '(+12 hari dan berlangsung sekitar '+7 hari. Pada saat menstruasi, jumlah
jumlah darah darah yang yang hilang hilang diperkirakan diperkirakan 12+(20 12+(20 ml, ml, biasanya biasanya berjumlah berjumlah banyakbanyak hingga hari kedua dan
hingga hari kedua dan selanjutnya berkurang sampai menstruasi berakhir.selanjutnya berkurang sampai menstruasi berakhir. "#$O%OG$
Perdarahan haid sedikit karena siklus haid memanjang, jika siklusnya >12 Perdarahan haid sedikit karena siklus haid memanjang, jika siklusnya >12 hari.3iasanya sering terjadi pada sindrom o$arium polikisti
hari.3iasanya sering terjadi pada sindrom o$arium polikisti yang disebabkanyang disebabkan karena peningkatan hormon androgensehingga terjadi gangguan o$ulasi.Perlu karena peningkatan hormon androgensehingga terjadi gangguan o$ulasi.Perlu diberi perhatian khusus jika disertai dengan obesitas dan
diberi perhatian khusus jika disertai dengan obesitas dan in)ertilitas karenain)ertilitas karena mungkin berhubungan dengan sindrom metabolik.
mungkin berhubungan dengan sindrom metabolik. Penyebab gangguan haid
Penyebab gangguan haid 4eadaan patologi panggul 4eadaan patologi panggul
(.
(. 5e5esi persi permukmukaan paaan pada trada traktuktus gens genitaitall a.
a. #io#ioma ma uteuteri, ri, adeadenomnomiosiosisis b.
b. PPololip ip enendodometmetriuriumm c.
c. %i%iperperplplasasia enia endodometmetriuriumm d.
d. ddenoenokarkarsinsinoma endooma endometmetriumrium, , sarsarkokomama e.
e. 6n)eks6n)eksi pai pada sda ser$ikser$iks, en, endometrdometrium dium dan uan uterusterus )).. a a sserer$$i"i", , popolilipp
g
g.. rarauumama '
'.. 55eessi di daallaamm a.
a. dendenomiosiomiosis di)us di)us, mis, mioma uteoma uteri, hiri, hipertrpertro mioo miometriumetriumm b.
b. 9n9ndodomemetrtrioiosisiss c.
c. #al#al)or)ormasmasi $ai $asa psa pada ada endendomeometritriumum 1.
1. PePenyanyakit kit medmedis is sissistemtemikik a.
a. *angg*angguan hemouan hemostasistasis : penyaks : penyakit $on willit $on willebrandebrand, ganggu, gangguan )aktor 6an )aktor 66,6, ;, ;66, ;666, 6<, <666, trombositopenia, gangguan platelet
;, ;66, ;666, 6<, <666, trombositopenia, gangguan platelet b.
b. PenPenyakit tiyakit tiroidroid, hepar, g, hepar, gagal ginagal ginjal, disjal, dis)ungs)ungsi adreni adrenal, S59al, S59 c.
c. *angg*angguan hipuan hipotalamotalamus hipous hiposis : asis : adenoma denoma prolaprolaktinomktinoma, stra, stress,ess, olahraga berlebih.
olahraga berlebih.
Disfungsional Uterine Bleeding (DUB/PUD) Disfungsional Uterine Bleeding (DUB/PUD)
Perdarahan uterus dis)ungsi adalah perdarahan abnormal di uterus Perdarahan uterus dis)ungsi adalah perdarahan abnormal di uterus jumlah,)rekuensi,lama yang terjadi baik didalam maupun diluar
jumlah,)rekuensi,lama yang terjadi baik didalam maupun diluar siklus haid dansiklus haid dan merupakan gejala klinis yang sematamata
merupakan gejala klinis yang sematamata karena suatu gangguan )ungsionalkarena suatu gangguan )ungsional mekanisme kerja poros hipothalamus,hipois,o$arium, endometrium.
mekanisme kerja poros hipothalamus,hipois,o$arium, endometrium. iklus Menstruasi !ormal
iklus Menstruasi !ormal
#enstruasi normal terjadi akibat turunnya kadar progesteron dari endometrium #enstruasi normal terjadi akibat turunnya kadar progesteron dari endometrium yang kaya esterogen. Siklus menstruasi yang menimbulkan o$ulasi disebabkan yang kaya esterogen. Siklus menstruasi yang menimbulkan o$ulasi disebabkan int
interakeraksi si kokomplmpleks eks antantara ara berberbagbagai ai orgorgan. an. isis)un)ungsi gsi padpada a tintingkagkat t manamanapunpun dapat mengganggu o$ulasi dan
dapat mengganggu o$ulasi dan siklus menstruasiklus menstruasi.' si.' SikluSiklus s menstmenstruasi normalruasi normal terjadi setiap '(+12 hari dan berlangsung sekitar '+7 hari. Pada saat menstruasi, terjadi setiap '(+12 hari dan berlangsung sekitar '+7 hari. Pada saat menstruasi, jumlah
jumlah darah darah yang yang hilang hilang diperkirakan diperkirakan 12+(20 12+(20 ml, ml, biasanya biasanya berjumlah berjumlah banyakbanyak hingga hari kedua dan
hingga hari kedua dan selanjutnya berkurang sampai menstruasi berakhir.selanjutnya berkurang sampai menstruasi berakhir. "#$O%OG$
%in
%ingga gga saasaat t ini ini penpenyebyebab ab paspasti ti perperdardarahaahan n rahrahim im disdis)ung)ungsiosional nal ==33 belum diketahu
belum diketahui i secasecara ra pastpasti. i. 3ebera3eberapa pa konkondisi yang disi yang dikaidikaitkan dengantkan dengan perdarahan rahim dis)ungsional, antara lain :
perdarahan rahim dis)ungsional, antara lain :
4egemuka4egemukan n obesitasobesitas
aktor kejiwaanaktor kejiwaan
lat kontrasepsi hormonal lat kontrasepsi hormonal
lat kontrasepsi dalam rahim intra uterine lat kontrasepsi dalam rahim intra uterine de$icesde$ices
3eberapa penyakit dihubungkan dengan perdarahan rahim =3,3eberapa penyakit dihubungkan dengan perdarahan rahim =3, mi
misasalnylnya: a: trtromombobosisitotopenpenia ia kkekekururanangagan n trtromombobosisit t atatau au )a)aktktoror pembekuan darah, 4encing #anis diabetus mellitus, dan lain+lain pembekuan darah, 4encing #anis diabetus mellitus, dan lain+lain
??alaupualaupun n jarang, perdarajarang, perdarahan han rahim dapat rahim dapat terjadterjadi i karkarena: ena: tumortumor organ reproduksi, kista o$arium polycystic o$ary disease, in)eksi organ reproduksi, kista o$arium polycystic o$ary disease, in)eksi $agina, dan lain lain.
$agina, dan lain lain.
abel abel (. (. 5atar 5atar belakang belakang kelainaankelainaan perdarahan uterus dis)ungsional P= dan perdarahan uterus dis)ungsional P= dan bentuk kelainannya. bentuk kelainannya. asar kelainan asar kelainan 3entuk klinis 3entuk klinis -$ulasi
-$ulasi P= P= o$ulatoriko$ulatorik P= ano$ulatorik P= ano$ulatorik Siklus #etroragia Siklus #etroragia Polimenorea Polimenorea -ligomenorea -ligomenorea menorea menorea @umlah perdarahan
@umlah perdarahan #enoragia#enoragia P
Pererdadararahahan n bebercrcakak prahaid
prahaid P
Pererdadararahahan n bebercrcakak paskahaid
paskahaid nemia
nemia P= P= ringanringan
P= sedang P= sedang P= berat P= berat
•
• Sebab+sebab -rganikSebab+sebab -rganik
Perdarahan dari uterus , tuba, dan o$arium disebabkan kelainan pada: Perdarahan dari uterus , tuba, dan o$arium disebabkan kelainan pada:
ser$iks uteriser$iks uteri polip ser$isis uteri, erosi porsionis uteri, ulkus polip ser$isis uteri, erosi porsionis uteri, ulkus pada porsio uteri, a ser$isis uteri
pada porsio uteri, a ser$isis uteri
korpus uterikorpus uteri polip endometrium, abortus imminens,abortus polip endometrium, abortus imminens,abortus sedan
sedang g berlanberlangsunggsung, , abortuabortus s inkoinkompletusmpletus, , molahidmolahidatidoatidosa,sa, koriokarsinoma, subin$olusio uteri, a korporis uteri,
koriokarsinoma, subin$olusio uteri, a korporis uteri, sarkomasarkoma uteri, mioma uteri.
uteri, mioma uteri.
tuba )allopituba )allopi 49, radang tuba, tumor tuba. 49, radang tuba, tumor tuba.
o$ariumo$arium radang o$arium, tumor o$arium radang o$arium, tumor o$arium
•
• Sebab+sebab Sebab+sebab ungsionalungsional
Perdarahan ano$ulatoar
*angguan dianggap bersumber pada gangguan endokrin. Sumber:Ilmu Kandungan,Yayasan Bian Pustaka Sarwono Prawirohardjo
P= dapat terjadi pada siklus o$ulasi maupun siklus ano$ulasi. a. P= pada siklus o$ulatorik
Pada siklus o$ulasi, sekresi progesteron yang berlebihan akan menyebabkan irregular shedding dari endometrium. Produksi estrogen yang rendah akan berhubungan dengan timbulnya perdarahan.
egenerasi dari sebagian endometrium akan menimbulkan perdarahan bercak spotting. Progesteron juga menyebabkan terjadinya perubahan dari estradiol menjadi estron yang merupakan estrogen yang kuran poten.
Perdarahan pada siklus o$ulatorik dibagi menjadi 1 jenis, yaitu: + Perdarahan pada Pertengahan Siklus
Perdarahan yg terjadi biasanya sedikit, singkat, dan dijumpai pd pertengahan siklus. Penyebabnya adalah rendahnya kadar estradiol 9'.
+ Perdarahan akibat gangguan pelepasan endometrium
Perdarahan yg terjadi banyak dan memanjang. 4eadaan ini disebabkan karna adanya korpus luteum persisten dan kadar estrogen rendah
progesteron terus terbentuk.
+ Perdarahan bercak spotting pra haid dan pasca haid
Pada pra haid perdarahan disebabkan oleh insusiensi korpus luteum, sedangkan masa pasca haid disebabkan oleh desiensi estrogen
regenerasi endometrium terganggu. b. P= siklus no$ulasi
erjadinya perdarahan pada keadaan ini adalah tidak adanya o$ulasi karena tidak terbentuk korpus luteum yang menyebabkan berkurangnya sekresi progesteron, sedangkan produksi estradiol
berlebihan akan menimbulkan rangsangan pada endometrium secara terus menerus. anpa diproduksinya progesteron, maka endometrium
akan berproli)erasi dan endometrium menjadi sangat banyak mengandung pembuluh darah, tanpa ditunjang stroma yang cukup dan menjadi rapuh sehingga menyebabkan perdarahan endometrium. Sementara satu daerah mulai menyembuh daerah lain mulai mengelupas dan menghasilkan
perdarahan uterus yang tidak teratur dan memanjang.
Proli)erasi jaringan endometrium yang abnormal tidak saja oleh regulasi hormon estrogen tetapi diregulasi oleh suatu growth )actor yg spesik. *rowth )actor merupakan suatu polipeptida yang merangsang proli)erasi dan di)erensiasi sel yang bersama dengan beberapa sitokin
ternyata memiliki respon terhadap hormon steroid o$arium yg berdampak juga pada rangsangan stimulasi terhadap jaringan endometrium.
ampak dari sistem imun yang terganggu akibat suatu pengaruh hormon steroid o$arium akan mengakibatkan akti$asi dari A+B dan 65+8, dimana ' sitokin ini termasuk di dalam ;9* ;ascular 9ndothelial *rowth actor yg memegang peranan terjadinya angiogenesis dan diteruskan dengan proli)erasi yg abnormal sehingga menimbulkan P=. #engacu pada hubungan endokrino+imunologi, dengan kenaikan estradiol dari
o$arium diduga akan memberikan sinyal kenaikan akti)itas A+B dan 65+8 yang memiliki reseptor di jaringan endometrium.
Pato&siologi Perdarahan Uterus Disfungsi
Estrogen Breakthrough Bleeding, perdarahan yang terjadi dapat berupa perdarahan bercak intermitten spotting bila kadar estrogen rendah. etapi bila kadar estrogen tinggi dan dalam waktu lama akan merangsang endometrium untuk proli)erasi terus menerus sehingga dapat terjadi hiperplasia endometrium dan akibatnya timbul
perdarahan yang cukup banyak. Sebagai contoh dari perdarahan jenis ini adalah akibat ano$ulasi kronis atau pemberian terapi estrogen tanpa disertai pemberian progesteron.
Estrogen withdrawl bleeding, perdarahan yang terjadi setelah dilakukan oo)eroktomi bilateral, radiasi pada )olikel yg matur, atau setelah penghentian terapi estrogen. Perdarahan jenis ini terjadi pada pertengahan siklus, akibat penurunan estrogen menjelang o$ulasi, atau dihubungkan dengan perdarahan pada usia perimenopause karena )ungsi o$arium yang mulai menurun.
Progestin breakthrough bleeding, perdarahan terjadi akibat rasio progesteron dan estrogen yg tinggi. 4ekurangan estrogen dan
pemberian terapi progesteron akan menimbulkan perdarahan bercak dengan durasi yg ber$ariasi. ipe perdarahan ini dihubungkan dengan pemakaian pil kontrasepsi progestin dalam waktu lama.
Progestin withdrawl bleeding, iawali oleh proli)erasi endometrium. 3iasanya terjadi jika korpus luteum menghilang.
Hubungan Obesitas dengan PUD
• 4olesterol merupakan bahan terpenting untuk produksi hormon
seks.Proses sintesis bergantung pada )ase siklus haid wanita.
• ase )olikuler, progesteron terbentuk merupakan hasil sintesis
androgen.-$arium tidak secara khusus memproduksi progesteron, tetapi dihasilkan saat o$arium mensintesis hormon androgen.
• -$arium secara khusus melakukan sintesis estrogen
• 3ahan yang diperlukan untuk sintesis estrogen : hormon andostenedion
dan testosteron.4eduanya merupakan prekorsor untuk produksi estrogen.
• Proses sintesis terjadi melalui ' cara :
+ 9stradiol dihasilkan dari androsteron melalui testosteron + 9stron dihasilkan dari andostenedion
• ndrogen estrogen
9nCim aromatase Kasus Obesitas
#erdapat hubungan antara obes dan PUD
• -besitas menyebabkab jaringan adiposa meningkat.Peningkatan ini
menyebabkan : (. abnormalitas pada poros %ipothalamus D hiposis adrenal dan peningkatan kadar bioa$ailable estrogen, '. Penurunan se" hormone binding globulin. Eang keduanya akan menyebabkan peningkatan kadar estrogen dan akan menimbulkan rangsangan terhadap
endometrium proli)erasi endometrium.
+ Peningkatan kadar estrogen : kon$ersi dari jaringan adiposa yang akan diubah oleh aromatisasi dari andostenedion menjadi estrogen.
• eori peripheral insulin resistance : kerusakan post reseptor yang
berhubungan dengan phosponisasi serine dan tyrosine asam amino
internal.kerusakan ini akan menyebabkan penurunan sensittas reseptor insulin hiperinsulinemia reakti).4eadaan ini akan menyebabkan
stimulasi reseptor insulin * 6*, insulin berikatan dengan 6*+( reseptor sama dengan reseptor insulin, dan bersama 5% akan merangsang sel teka untuk produksi hormon androgen.
• %iperkolesterolemia : kadar *S tinggi 55 tinggi 55 merupakan molekul
pembawa kolesterol ke sel teka kolesterol dibawa untuk bahan pembuat androgen, sehingga terjadi peningkatan kadar androgen estrogen meningkat
• 9strogen meningkat dapat menyebabkan umpan balik + dan umpan balik
=mpan balik + : S% protein inhibin menghambat hipose anterior
64 S94G9S6 S% proli)erasi )olikel terganggu tidak terbentuk )olikel matang amenore
=mpan balik F : 5% peningkatan 5% peningkatan 5% peningkatan androgen dan peningkatan androstenedion diubah oleh jaringan lemak / otot estrogen di peri)er.
' Mioma uteri
• 5engkapnya disebut leiomioma uteri broid, neoplasma jinak yang
berasal dari otot uterus dan jaringan ikat yg menumpanginya, tidak pernah terjadi pada masa sblm menarche.
• umor ini berpotensi cepat membesar, dapat pula beregenerasi ganas,
komplikasi yg sering diakibatkan oleh pembesaranya yang dapat
menyebabkan perdarahan uterus abnormal dan pendesakan ke organ sekitar ;= atau rectum
• #enurut tempatya di uterus dan menurut arah pertumbuhannya, maka
mioma uteri di bagi H jenis antar lain:
a. #ioma submukosa berada di lapisanendometrium, tumor ini
dapat tumbuh bertangkai, masuk kedalam lumen $agina sbg mioma geburt.
b. #ioma intramural berada di lapisan miometrium, tumor ini dapat mendesak kearah endometrium dan para metrium.
c. #ioma subserosum berada di laisan tunika serosa / parametrium, bertangkai masuk kerongga pel$is/ abdomen dan dpat terlepas
menmpel pada omentum/ mesenterium disebut mioma parasit
• Parogenesis
+ 4arena miomauteri banyak ditemukan pada usia reprodukti) dan angka kejadianya rendaah pada usia menopause belum pernah
terjadi sebelum menarke maka diduga timbulnya mioma uteri paling banyak oleh stimulasi hormon estrogen.
+ Geseptor estrogen pada mioma uteri lebih banyak dibandingkan dengan miometrium normal.
• *ambaran klinis dn diagnosis
Geala linis
4eluhan sangat tergantung dari lokasi, arah pertumbuhan, jenis, besar, dan jumlah mioma.
Eang sering dikeluhkan adalah
• perdarahan uterus akut,
• nyeri striktura kanalis ser$iks, dubmukosum dikelurkan ,
• tanda penekanan akibat pebesaran masa, terjadi penekanan pada
organ sekitar pada traktus urinarius ganguan miksi, pada traktus digesti)us gangguan bab.
• *angguan )ertilitas terjadi akibat obstruksi mekanis tuba )alopi IJ
in)ertilitas
• bortus spontan juga dapat terjadi bila mioma menghalangi
pembesaran uterus menyebabkan kontraksi uterus yg abnormal dan mencegah terlepas atau tertahanya uterus dalam panggul. Diagnosis
Pemeriksaan &sik
• Palpasi teraba masa tumor supra simsis pubis, konsistensi kenal,
lokasi median.
• ; : corpus uteri membesar,kenyal, benjol', untuk yg subserosum
teraba masa tumor terpiah dari uterus, traba masa di lumen $agina untuk mioma geburt.
• P" sondase uterus membesar > (0cm
Pemeriksaan penunang
=S* trans$aginal berman)aat pada uterus yg keil. =S* tranabdominal untuk uterus dan masa yang paling besar.#ioma uteri secara khas
menghasilkan gabaran ussg yang mendemonstrasikan iregularitas kontur maupu pembesaran uterus.
%isteroskopi
engan ini dapat dilihat adanya mioma uteri submukosa, jika tumornya kecil serta bertangkai. umor tersebut sekaligus dapat diangkat.
• #G6
Sangat akurat dlm menggambarkan jumlah , ukuran, dan lokasi mioma.
Penatalaksanaan
%ormonal untuk yg masih menginginkang hamil dan masa tumor tidk besar. Pemberian *nG% agonist 1+! bulan.
-perati) laparotomi/ laparoskopi
#iomektomi jenis subserosum
%isterektomi jenis tumor yg besar
*adioterpi untuk penderita yg ada kontraindikasi dilakukan tindakan
operati).
Mioma uteri
M$OM+ ,) De&nisi
Aeoplasma jinak yang berasal dari otot uterus dan jiringan ikat ,disebut juga leimioma,bromioma,,atau broid.
Kapita Selekta Kedokteran.K!I."ilid # ,Edisi $ -) "tiopatogenesis
Penyebabnya tidak diketahui, tapi tampaknya dipengaruhi oleh kadar estrogen.
ibroid seringkali bertambah besar selama kehamilan dan mengecil setelah menopause. Selama penderita masih mengalami siklus menstruasi, kemungkinan broid akan terus tumbuh meskipun pertumbuhannya sangat lambat.
3isa hanya ditemukan ( broid, tetapi bisa juga tumbuh beberapa buah broid.
www.medicastore.com
Patogenesis
#eyer dan e Snoo mengajukan teori ell nest atau teori genitoblast. Percobaan 5ipschutC yang memberikan estrogen kepada kelinci percobaan ternyata
menimbulkan tumor bromatosa baik pada permukaan maupun pada tempat lain dalam abdomen. 9)ek bromatosa ini dapat dicegah dengan pemberian preparat progesteron atau testosteron. Puukka dan kawan+kawan menyatakan bahwa reseptor estrogen pada mioma lebih banyak didapati dari pada miometrium normal. #enurut #eyer asal mioma adalah sel imatur, bukan dari selaput otot yang matur.
Patologi
a0 +tro&
etelah menopause dan rangsangan estrogen hilang0 b0 Degenerasi hialin
merupakan perubahan degeneratif yang paling umum ditemukan
1aringan ikat bertambah Ber2arna putih dan keras Disebut 3mioma durum4 50 Degenerasi kistik
Bagian tengah dengan degenerasi hialin men5air
Menadi poket kistik
d0 Degenerasi membatu (5al5areous degeneration) #erdapat timbunan kalsium pada mioma uteri0
Padat dan keras Ber2arna putih
e0 *ed degeneration (5arneous degeneration) #eradi palings sering pada masa kehamilan0
"strogen merangsang tumbuh kembang mioma0
+liran darah tidak seimbang (edema sekitar tungkai dan tekanan hamil)0
darah menimbulkan nekrosis6 pembentukan trombus6 bendungan darah dalam mioma6 2arna merah (hemosiderosis/hemofusin)0
Proses ini biasanya disertai nyeri6 tetapi dapat hilang sendiri0 omplikasi lain yang arang ditemukan meliputi kelahiran preterm6 ruptur tumor dengan perdarahan peritoneal6 sho5k dan bahkan men5etuskan D$70
f0 Degenerasi Mukoid
Daerah hyaline digantikan oleh bahan gelatinosa yang lembut0 Biasanya teradi pada tumor yang besar6 dengan aliran arterial yang terganggu0
g0 Degenerasi %emak
%emak ditemukan di dalam serat otot polos0 h0 Degenerasi sarkomatous (transformasi maligna) #eradi kekurangan
#eradi pada kurang dari ,8 mioma0 ontro9ersi yang ada saat ini adalah apakah hal ini me2akili sebuah perubahan degeneratif ataukah sebuah neoplasma spontan0
:) lasi&kasi
,0 Mioma submukosa 3erada di bawah endometrium dan menonjol ke dalam rongga uterus. @enis ini dijumpai !,(K dari seluruh kasus mioma.@enis ini sering memberikan keluhan gangguan perdarahan. #ioma jenis lain meskipun besar mungkin belum memberikan keluhan perdarahan, tetapi mioma submukosa, walaupun kecil sering memberikan keluhan gangguan perdarahan.#ioma submukosa umumnya dapat diketahui dari tindakan kuretase,dengan adanya benjolan waktu kuret, dikenal sebagai currete bump dan dengan pemeriksaan histeroskopi dapat diketahui posisi tangkai tumor.umor jenis ini sering mengalami in)eksi, terutama pada mioma submukosa pedinkulata. #ioma submukosa pedinkulata adalah jenis mioma submukosa yang mempunyai tangkai. umor ini dapat keluar dari rongga rahim ke $agina, dikenal dengan nama mioma geburt atau mioma yang dilahirkan, yang mudah mengalami in)eksi, ulserasi dan in)ark. Pada beberapa kasus, penderita akan mengalami anemia dan sepsis karena proses di atas.
-0 Mioma intramural erdapat di dinding uterus di antara serabut miometrium.4arena pertumbuhan tumor, jaringan otot sekitarnya akan terdesak dan terbentuk simpai yang mengelilingi tumor. 3ila di dalam dinding rahim dijumpai banyak mioma, maka uterus akan mempunyai bentuk yang berbenjol+ benjol dengan konsistensi yang padat. #ioma yang terletak pada dinding depan uterus, dalam pertumbuhannya akan menekan dan mendorong kandung kemih ke atas, sehingga dapat menimbulkan keluhan miksi.
1. Mioma subserosa pabila mioma tumbuh keluar dinding uterus sehingga menonjol pada permukaan uterus diliputi oleh serosa. #ioma subserosa dapat tumbuh di antara kedua lapisan ligamentum latum menjadi mioma intraligamenter.
:0 Mioma intraligamenter #ioma subserosa yang tumbuh menempel pada jaringan lain, misalnya ke ligamentum atau omentum kemudian membebaskan
diri dari uterus sehingga disebut wondering parasitis broid. @arang sekali ditemukan satu macam mioma saja dalam satu uterus. #ioma pada ser$ik dapat menonjol ke dalam satu saluran ser$ik sehingga ostium uteri eksternum berbentuk bulan sabit.pabila mioma dibelah maka tampak bahwa mioma terdiri dari bekas otot polos dan jaringan ikat yang tersusun seperti kumparan whorie like pattern dengan pseudokapsul yang terdiri dari jaringan ikat longgar yang terdesak karena pertumbuhan.
4apita Selekta 4edokteran.4=6.@ilid ( ,9disi 1 www.medi%astore.%om
;) Manifestasi klinis
4asus ini biasanya ditemukan scr kebetulan pd p" ginekologis krn tumor ini tdk mengganggu. *ejala yg ditimbulkan sangat tergantung pd tempat sarang myoma , besar tumor, perubahan dan komplikasi yg terjadi.
*ejalanya yaitu:
(. perdarahan abnormal
ggn perdarahan yg terjadi umumnya: hipermenore, menoragia, dan dpt terjd metroragia. aktor yg menyebabkan perdarahan tsb:
- pengaruh o$arium shg terjd hiperplasia endometrium sampai adenokarsinoma endometrium
- permukaan endometrium yg lebih luas
- atro endometrium diatas myoma submukosum
- miometrium tdk dapat berkontraksi optimal krn ada sarang mioma diantara serabut miometrium tidak dapat menjepit pembuluh darah yang melaluinya.
'. rasa nyeri
bukan gejala yg khas. apat timbul karena gangguan sirkulasi darah pd sarang mioma, yg disertai nekrosis setempat dan peradangan. Pd mioma submukosum yg akan dilahirkan, pertumbuhannya yg menyempitkan kanalis ser$ikalis dapat menyebabkan dismenore
1. gejala dan tanda penekanan
ggn ini tergantung dr besar dan tmpt mioma uteri. Penekanan ;=
poliuri, pd uretra retensi urin, pd ureter hidroureter dan hidrone)rosis, pd rektum obstipasi dan tenesmia, pd pmblh darah dan lim)e di panggul
oedem tungkai dan nyeri panggul
6n)ertilitas dapat terjadi bila sarang mioma menutup menekan pars interstitial tuba, sedangkan mioma submukosa
memudahkan tjdnya abortus ok torsi rongga uterus.Kapita Selekta Kedokteran.K!I."ilid # ,Edisi $ ;)0 Diagnosis
,0 Pemeriksaan &sik
#ioma uteri mudah ditemukan melalui pemeriksaan bimanual rutin uterus.iagnosis mioma uteri menjadi jelas bila dijumpai gangguan kontur uterus oleh satu atau lebih massa yang lebih licin, tetapi sering sulit untuk memastikan bahwa massa seperti ini adalah bagian dari uterus.
-0 #emuan laboratorium
nemia merupakan akibat paling sering dari mioma. %al ini disebabkan perdarahan uterus yang banyak dan habisnya cadangan Cat besi. 4adang+ kadang mioma menghasilkan eritropoeitin yang pada beberapa kasus menyebabkan polisitemia. danya hubungan antara polisitemia dengan penyakit ginjal diduga akibat penekanan mioam terhadap ureter yang menyebabkan peninggian tekanan balik ureter dan kemudian menginduksi pembentukan eritropoetin ginjal.
.0 Pemeriksaan penunang
a. =ltrasonogra =ltrasonogra transabdominal dan trans$aginal berman)aat dalam menetapkan adanyamioma uteri. =ltrasonogra trans$aginal terutama berman)aat pada uterus yang kecil. =terus atau massa yang paling besar baik diobser$asi melalui ultrasonogra transabdominal.mioma uteri secara khas menghasilkan gambaran ultrasonogra yang mendemonstrasikan irregularitas kontur maupun pembesaran uterus. danya kalsikasi ditandai oleh )okus+)okus hiperekoik dengan bayangan akustik. egenerasi kistik ditandai adanya daerah yang hipoekoik.
b. %iteroskopi engan pemeriksaan ini dapat dilihat adanya mioma uteri submukosa, jika tumornya kecil serta bertangkai. umor tersebut sekaligus dapat diangkat.
c. #G6 #agnetic Gesonance 6maging Sangat akurat dalam menggambarkan jumlah, ukuran, dan lokasi mioma tetapi jarang diperlukan. Pada #G6,mioma tampak sebagai massa gelap berbatas tegas dan dapat dibedakan dari miometrium normal. #G6 dapat mendeteksi lesi sekecil 1 mm yang dapat dilokalisasi dengan jelas, termasuk mioma submukosa. #G6 dapat menjadi alternati) ultrasonogra pada kasus+kasus yang tidak dapat disimpulkan.
Ilmu Kandungan .Pro&.dr.'ani&a (iknjosastro,)S*+. Edisi ke $.#,
iagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan sik. Pada pemeriksaan panggul, rahim teraba membesar atau teraba adanya massa padat dengan bentuk yang tidak beraturan.
Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan adalah:
• Biopsi jaringan endometrium • 'isteroskopi
• =S* trans$agina atau =S* panggul • -aparoskopi panggul.
www.medi%astore.%om
<)0 omplikasi ( egenerasi ganas
4ejadiannya 0,1'+0,!K dr slrh myoma dan 20+72K dr slrh sarkoma uterus. itemukan umumnya pada p" histologi uterus yg telah diangkat. 4ecurigaan akan keganasan uterus apabila myoma uteri cpt membesar dan apabila terjd pembesaran sarang myoma dlm menopause.
' orsi
Sarang myoma yg bertangkai dpt mengalami torsi ggn sirkulasi
nekrosis syndrom abdomen akut. Sarang myoma dpt mengalami in)eksi dan nekrosis yg disebabkan oleh ggn sirkulasi darahnya.
Ilmu Kandungan .Pro&.dr.'ani&a (iknjosastro,)S*+. Edisi ke $.#, =)0 Penatalaksanaan
. 4onser$ati)
Penderita dengan mioma kecil dan tanpa gejala tidak memerlukan pengobatan, tetapi harus diawasi perkembangan tumornya. @ika mioma lebih besar dari kehamilan (0+(' minggu, tumor yang berkembang cepat, terjadi torsi pada tangkai, perlu diambil tindakan operasi.
3. erapi medikamentosa
erapi yang dapat memperkecil $olume atau menghentikan pertumbuhan mioma uterus secara menetap belum tersedia padasaat ini. erapi medikamentosa masih merupakan terapi tambahan atau terapi pengganti sementara dari operati). Preparat yang selalu digunakan untuk terapi medikamentosa adalah analog *nG%, progesteron, danaCol, gestrinon, tamoksi)en, goserelin, antiprostaglandin, agen+agen lain gossipol,amantadine.
(. *nG% analog
Penelitian multisenter yang dilakukan pada ((H penderita dengan mioma uteri yang diberikan *nG%a leuprorelin asetat selam ! bulan, ditemukan pengurangan $olume uterus rata+rata !7K pada I0 wanita didapatkan pengecilan $olume uterus sebesar '0K dan pada 12 wanita ditemukan pengurangan $olume mioma
sebanyak 80K.9)ek maksimal dari *nG%a baru terlihat setelah 1 bulan dimana cara kerjanya menekan produksi estrogen dengan sangat kuat, sehingga kadarnya dalam darah menyerupai kadar estrogen wanita usia menopause. Setiap mioma uteri memberikan hasil yang berbeda+beda terhadap pemberian *nG%a.
#ioma submukosa dan mioma intramural merupakan mioma uteri yang paling rensponsi) terhadap pemberian *nG% ini. 4euntungan pemberian pengobatan medikamentosa dengan *nG%a adalah:
(. #engurangi $olume uterus dan $olume mioma uteri '. #engurangi anemia akibat perdarahan.
1. #engurangi perdarahan pada saat operasi.
H. idak diperlukan insisi yang luas pada uterus saat pengangkatan mioma 2. #empermudah tindakan histerektomi $aginal.
!. #empermudah pengangkatan mioma submukosa dengan histeroskopi. '. Progesteron
*oldhieCer, melaporkan adanya perubahan degenerati) mioma uteri pada pemberian progesteron dosis besar. engan pemberian medrogestone '2 mg perhari selama '( hari dan tiga pasien lagi diberi tablet '00 mg, dan pengobatan ini tidak mempengaruhi ukuranmioma uteri, hal ini belum terbukti saat ini.
1. anaCol
#erupakan progesteron sintetik yang berasal dari testosteron. osis substansial didapatkan hanya menyebabkan pengurangan $olume uterus sebesar '0+'2K dimana diperoleh )akta bahwa danaCol memiliki substansi androgenik. amaya, dkk melaporkan reseptor androgen pada mioma terjadi peningkatan aktitas 2+reduktase pada miometrium dibandingkan endometrium normal. #ioma uteri memiliki aktitas aromatase yang tinggi dapat membentuk estrogen dari androgen.
H. *estrinon
#erupakan suatu trienik (I+nonsteroid sintetik, juga dikenal dengan G '1'1 yang terbukti e)ekti) dalam mengobati endometriosis.
2. amoksi)en
#erupakan turunan tri)eniletilen yang mempunyai khasiat estrgenik maupun antiestrogenik, dan dikenal sebagai Lsele%tie estrogen re%eptor modulator M
!. *oserelin
#erupakan suatu *nG% agonis, dimana ikatan reseptornya terhadap jaringan sangat kuat, sehingga kadarnya dalam darah berada cukup lama. Pada pemberian goserelin dapat mengurangi setengah ukuran mioma uteri dan dapat menghilangkan gejala menoragia dan nyeri pel$is. Pada wanita premenopause dengan mioma uteri, pengobatan jangka panjang dapat menjadi alternati) tindakan histerektomi terutama menjelang menopause. Pemberian goserelin H00 mikrogram 1 kali sehari semprot hidung sama e)ekti)nya dengan pemberian 200 mikrogram sehari sekali dengan cara pemberian injeksi subkutan.
=ntuk pengobatanmioma uteri, dimana kadar estradiol kurang signikan disupresi selama pemberian goserelin dan pasien sedikit mengeluh e)ek samping berupa keringat dingin. Pemberian dosis yang sesuai, agar dapat menstimulasi estrogen tanpa tumbuh mioma kembali atau berulangnya peredaran abnormal sulit diterima. Peneliti menge$aluasi e)ek pengobatan dengan )ormulasi depot bulanan goserelin dikombinasi dengan %G estrogen konjugasi 0,1 mg dan medroksiprogesteron asetat 2 mg pada pasien mioma uteri parameter yang diteliti adalah $olumemioma uteri, keluhan pasien, corak perdarahan kandungan mineral, dan )raksi kolesterol. 4adar %5 kolesterol meningkat selama pengobatan, sedangkan plasma trigliserid meningkat selama pemberian terapi. 7. ntiprostaglandin
apat mengurangi perdarahan yang berlebihan pada wanita dengan menoragia, dan hal ini beralasan untuk diterima atau mungkin e)ekti) untuk menoragia yang diinduksi oleh mioma uteri.
www.medi%astore.%om
4ebanyakan kasus broid tidak memerlukan pengobatan, tetapi penderita harus menjalani pemeriksaan rutin setiap !+(' bulan. Pengobatan yang dilakukan tergantung kepada beratnya gejala, usia penderita, status kehamilan, rencana kehamilan pada masa yang akan datang, kesehatan menyeluruh dan karakteristik broid.
-bat anti peradangan non+steroid misalnya ibupro)en atau napro"en diberikan untuk mengatasi kram perut bagian bawah atau nyeri selama menstruasi.
Pada penderita yang mengalami perdarahan menstruasi yang hebat bisa diberikan Cat besi untuk membantu mencegah terjadinya anemia. ara tersebut biasanya diterapkan pada wanita yang belum masuk masa menopause.
/iomektomi pengangkatan mioma biasanya merupakan pilihan bagi penderita yang belum mengalami menopause dan memiliki rencana untuk hamil lagi karena biasanya kesuburan tetap terjaga. #iomektomi dilakukan jika ukurannya terus membesar atau menyebabkan gejala yang tidak dapat
ditolerir oleh penderita.
4euntungan lain dari miomektomi adalah bisa mengurangi nyeri atau perdarahan hebat. 3eberapa bulan sebelum menjalani pembedahan, diberikan hormon untuk memperkecil ukuran broid. Pembedahan tidak boleh dilakukan selama kehamilan karena bisa menyebabkan keguguran dan
kehilangan darah yang banyak.
'isterektomi pengangkatan seluruh rahim dilakukan jika: + perdarahan menstruasi sangat berat
+ nyeri hebat
+ pertumbuhan broid sangat cepat
+ broid yang besar mengalami in)eksi atau terpuntir.
Embolisasi arteri rahim merupakan prosedur baru, dimana sebuah selang kecil dimasukkan melalui $ena di selangkangan lalu ke dalam arteri yang menuju ke rahim. #elalui selang ini disuntikkan Cat untuk menyumbat arteri secara permanen. 3erkurangnya aliran darah ke rahim diharapkan bisa mencegah pertumbuhan tumor lebih lanjut dan akhirnya tumor mengecil. 9)ek jangka panjang dan keamanan kehamilan setelah prosedur ini masih belum diketahui.
Ilmu Kandungan .Pro&.dr.'ani&a (iknjosastro,)S*+. Edisi ke $.#, >)0 Prognosis
Gekurensi setelah miomektomi terdapat pada (2+H0K penderita dan '/1 nya memerlukan pembedahan lagi.
a S9G;64S
D"?$!$$
4anker ser$iks adalah penyakit akibat tumor ganas pada daerah mulut rahim sebagai akibat dari adanya pertumbuhan jaringan yang tidak terkontrol dan merusak jaringan normal di sekitarnya.
"#$O%OG$
Penyebab langsung a ser$iks belum diketahui. aktor ekstrinsik yang diduga berhubungan dengan a ser$iks adalah smegma, in)eksi %P;, dan spermatoCoa.
Penyebab kanker ser$iks belum jelas diketahui namun ada beberapa )aktor resiko dan predisposisi yang menonjol, antara lain :
(. =mur pertama kali melakukan hubungan seksual
Penelitian menunjukkan bahwa semakin muda wanita melakukan hubungan seksual semakin besar mendapat kanker ser$iks. 4awin pada usia '0 tahun dianggap masih terlalu muda
'. @umlah kehamilan dan partus
4anker ser$iks terbanyak dijumpai pada wanita yang sering partus. Semakin sering partus semakin besar kemungkinan resiko mendapat karsinoma ser$iks.
1. @umlah perkawinan
?anita yang sering melakukan hubungan seksual dan berganti+ganti pasangan mempunyai )aktor resiko yang besar terhadap kankers ser$iks ini.
H. 6n)eksi $irus
6n)eksi $irus herpes simpleks %S;+' dan $irus papiloma atau $irus kondiloma akuminata diduga sebagai )actor penyebab kanker ser$iks 2. Sosial 9konomi
4arsinoma ser$iks banyak dijumpai pada golongan sosial ekonomi rendah mungkin )aktor sosial ekonomi erat kaitannya dengan giCi, imunitas dan kebersihan perseorangan. Pada golongan sosial ekonomi rendah umumnya kuantitas dan kualitas makanan kurang hal ini
mempengaruhi imunitas tubuh. !. %ygiene dan sirkumsisi
iduga adanya pengaruh mudah terjadinya kankers ser$iks pada
wanita yang pasangannya belum disirkumsisi. %al ini karena pada pria non sirkum hygiene penis tidak terawat sehingga banyak kumpulan+ kumpulan smegma.
7. #erokok dan 4G alat kontrasepsi dalam rahim
#erokok akan merangsang terbentuknya sel kanker, sedangkan pemakaian 4G akan berpengaruh terhadap ser$iks yaitu bermula dari adanya erosi diser$iks yang kemudian menjadi in)eksi yang berupa radang yang terus menerus, hal ini dapat sebagai pencetus
terbentuknya kanker ser$iks. ?+#O* *"$O
• =sia dini saat mulai berhubungan kelamin • #emiliki bnyak pasangan seksual
• Pasangan laki+laki memiliki riwayat banyak memiliki pasangan • 6n)eksi persisten oleh %P; Lresiko tinggiM
• #erokok
• 6munodesiensi aksogen atau endogen
#enurut 6*- (I78 #ingka
t
riteria
@ 4arsinoma insitu atai karsinoma intraepitel
$ Proses terbatas pada ser$iks perluasan ke korpus uteri tidak dinilai
$a 4arsinoma ser$iks preklinis, hanya dapat didiagnosis secara mikroskopik, lesi tidak lebih dari 1 mm, atau secara mikroskopik kedalamannya > 1+2 mm dari epitel basal dan memanjang tidak lebih dari 7 mm
$b 5esi in$asi) > 2 mm, dibagi atas lesi N H cm dan > H cm
$$ Proses keganasan telah keluar dari ser$iks dan menjalar ke '/1 bagian atas $agina dan atau ke parametrium tetapi tidak sampai dinding panggul
$$a Penyebaran hanya ke $agina, parametrium masih bebas dan inltrat tumor
$$b Penyebaran parametrium, uni+ atau bilateral, tetapi belum sampai dinding panggul
$$$ Penyebaran sampai (/1 distal $agina atau ke parametrium sampai dinding panggul
$$$a Penyebaran sampai (/1 distal $agina, namun tidak sampai dinding panggul
$$$b Penyebaran sampai dinding panggul, tidak ditemukan daerah bebas inltrat antara tumor dengan dinding panggul atau proses pada tingkat 6 atau 66, tetapi sudah ada gangguan )aal
ginjal/hidrone)rosis
$A Proses keganasan telah keluar dari panggul kecil dan melibatkan mukosa rektum dan atau ;= dibuktikan secara histologi atau telah bermetastasis keluar panggul atau ke tempat yang jauh $Aa elah bermetastasis ke organ sekitar
$Ab elah bermetastasis jauh P+#OG"!"$
P+#O?$$O%OG$
4anker ser$iks terjadi jika sel+sel ser$iks menjadi abnormal dan membelah secara tak terkendali. I0K dari kanker ser$iks berasal dari sel skuaomosa yang melapisi ser$iks dan (0K sisanya berasal dari sel kelenjar penghasil lendir pada saluran ser$ikal yang menuju kedalam rahim. Perubahan
prekanker pada ser$iks biasanya tidak meminimalkan gejala dan perubahan ini tidak terdeteksi kecuali jika wanita tersebut menjalani pemeriksaan panggul dan pap smear.
M+!$?"#+$ %$!$
• #etroragi
• 4eputihan warna putih atau mukopurulen, berbau dan tidak gatal. • Perdarahan pascakoitus
• Perdarahan spontan • 3au busuk yang khas • epat lelah
• 4ehilangan berat badan • nemia
*ejala yang sering muncul
• 4eputihan: makin lama, makin berbau busuk, diakibatkan in)eksi dan
• Perdarahan 4ontak: perdarahan yang dialami setelah senggama,
merupakan gejala a ser$iks 72+80K
• Perdarahan spontan: perdarahan yang timbul akibat terbukanya
pembuluh darah dan makin lama makin sering terjadi, terutama pada tumor yang bersi)at eksotik.
• nemia: terjadi akibat perdarahan per$aginam yang berulang. • Ayeri : ditimbulkan oleh inltrasi sel tumor ke serabut sara).
• *agal ginjal: inltrasi sel tumor ke ureter yang menyebabkan obstruksi
total. D$+G!O$
namnesis
• #etroragi
• 4eputihan warna putih atau mukopurulen, berbau dan tidak gatal. • Perdarahan pascakoitus
• Perdarahan spontan • 3au busuk yang khas
• apat juga ditemukan gejala karena metastasis seperti obstruksi total
$esica urinaria.
• Pada yang lanjut ditemukan keluhan cepat lelah, kehilangan berat
badan, anemia. Pemeriksaan sik
• Ser$iks teraba membesar, irreguler, dan lunak.
• 3ila tumor tumbuh eksotik maka terlihat lesi pada porsio atau sudah
sampai $agina.
Sitologi/Pap Smear
4euntungan, murah dapat memeriksa bagian+bagian yang tidak terlihat.
4elemahan, tidak dapat menentukan dengan tepat lokalisasi.
Schillentest
9pitel karsinoma ser$iks tidak mengandung glycogen karena tidak mengikat yodium. 4alau porsio diberi yodium maka epitel karsinoma yang normal akan berwarna coklat tua, sedang yang terkena
karsinoma tidak berwarna.
4oloskopi
#emeriksa dengan menggunakan alat untuk melihat ser$iks dengan lampu dan dibesarkan (0+H0 kali.
4euntungan O dapat melihat jelas daerah yang bersangkutan sehingga mudah untuk melakukan biopsy.
4elemahan O hanya dapat memeiksa daerah yang terlihat saja yaitu porsio, sedang kelianan pada skuamosa columnar junction dan intra ser$ikal tidak terlihat.
4olpomikroskopi
#elihat hapusan $agina Pap Smear dengan pembesaran sampai '00 kali
3iopsi
engan biopsi dapat ditemukan atau ditentukan jenis karsinomanya.
4onisasi
engan cara mengangkat jaringan yang berisi selaput lendir ser$iks dan epitel gepeng dan kelenjarnya. 4onisasi dilakukan bila hasil sitologi
meragukan dan pada ser$iks tidak tampak kelainan+kelainan yang jelas.
P"!+#+%++!++!
• Pd tingkat klinik 46S tdk dibenarkan dilakukan
elektrokoagulasi/elektro)ulgerasi, bedah krio 0%ryosurgery1 atau dgn sinar laser, kecuali bila yg menangani seorang ahli dlm kolposkopi
penderitanya msh muda blm mempunyai anak. gn biopsi kerucut 0%onebiopsy1 meskipun utk diagnostik bs mjd terapeutik. -=6 tdk blh sampai rusak. 3ila penderita tlh cukup tua, atau sdh mempunyai cukup anak, uterus tdk perlu ditinggalkan, agar penyakit tdk kambuh relapse dpt dilakukan histerektomi sederhana 0simple aginal hystere%tomy1.
• Pd kasus tertentu di mana operasi merupakan suatu kontraindikasi,
aplikasi radium dgn dosis !200+7000 rads/c*y di titik tanpa penambahan penyinaran luar dpt dilakukan.
• Pd tingkat klinik 6a, umumnya dianggap ditangani sbg kanker yg in$asii.
3ilamana kedalaman in$asi kurang dr atau hanya ( mm tdk meliputi area yg luas serta tdk melibatkan pembuluh lim)a atau pembuluh darah, penanganannya dilakukan seperti pd 46S di atas.
• Pd klinik 6b, 6b occ. 66a dilakukan histerektomi radikal dgn lim)adenektomi
panggul. Pasca bedah biasanya dilanjutkan dgn penyinaran, tergantung ada/tdk adanya sel tumor dlm kelenjar lim)a regional yg diangkat.
• Pd tingkat 66b, 666, 6; tdk dibenarkan melakukan tindakan bedah, utk ini
primer adalah radioterapi. 3ilamana diperlukan penyinaran pasca bedah, maka dilakukan radiasi luar dgn obalt +!0 dosis 2000 rads )raksi '00 rads/hari selama '2 hari 2 minggu disusul ' minggu kemudian dgn radiasi dalam dgn aplikasi radium ' kali inter$al (+' minggu Q 720 G + Goentgen di titik R setinggi ' cm dari oue dan sejauh ' cm dari sumbu uterus dan titik 3 R setinggi titik sejauh 1 cm ke lateral di daerah
obturator, atau menggunakan metoda letchner dengan a&terloading memakai bola+bola dari esium+(17 0bra%hythe2rapy1.
• Pd tingkat klinik 6;a 6;b penyinaran hanya bersi)at paliati). Pemberian
khemoterapi dpt dipertimbangkan. Pd penyakit yg kambuh satu thn
sesudah penanganan lengkap, dpt dilakukan operasi jika terapi terdahulu adalah radiasi prosesnya msh terbatas pd panggul. 3ilamana proses sdh jauh atau operasi tak mungkin dilakukan, hrs dipilih khemoterapi bila
syarat+syaratnya terpenuhi. @ika terapi terdahulu adalah operasi, sebaiknya dilakukan penyinaran bila prosesnya masih terbatas dlm panggul 0lokoregtonal1, sedangkan kalau penyinaran tak mungkin dikerjakan atau prosesnya sdh lanjut penyebarannya, maka dipilih polikhemoterapi bila syarat+syaratnya terpenuhi.
4arsinoma ser$iks uterus dlm kehamilan
umor ganas di ser$iks tdk menghalangi utk adanya kehamilan. =tk penanganan primer dipilih pembedahan, krn penyinaran, mempunyai e)ek samping yg
merugikan penderita yg berusia muda.
Penanganan didasarkan atas tingkat klinik penyakit umur kehamilan. Pd
tingkat 0 kehamilan diteruskan sampai partus berlangsung spontan, bila 1 bln pasca persalinan msh tetap ada, maka ditangani seperti kondisi tdk hamil dgn memperhatikan tingkatan klinik yg ada saat itu.
(. rimester+6 awal trimester+66 : histerektomi radikal dgn lim)adenektomi panggul dgn janin in utero.
'. rimester+66 lanjut : ditunggu sampai janin iable dpt hidup diluar rahim kehamilan > 1H minggu. ikerjakan seksio sesarea klasik/korporal, diteruskan dgn histerektomi radikal lim)adenektomi panggul.
1. rimester+666 : seksio sesarea klasik/korporal dilanjutkan dgn histerektomi radikal lim)adenektomi panggul.
H. Pasca persalinan : histerektomi radikal dgn lim)adenektomi panggul. Pengamatan lanjut
iap 1 bln selama ' thn pertama kemudian tiap ! bln, tergantung dr keadaan. @gn dilupakan meraba kelenjar inguinal suprakla$ikular, perabaan abdomen,
perabaan abdomino+$aginal abdomino+rektal, pemeriksaan sitologik puncak $agina )oto rontgen toraks setiap ! bln. 4olposkopi sangat penting utk meneliti puncak $agina, utk menemukan bentuk pramaligna. Gektoskopi,
sistoskopi, pemeriksaan lain seperti renogram, 6;P 0Intraenous Pyelograpby1, +scan panggul atau lim)ogra dilakukan menurut indikasi. ewasa mi #G6 dpt pula digunakan.
OMP%$+$ P*OG!O$
a ser$iks yang tidak diobati atau tidak memberikan respons terhadap pengobatan, I2K akan mengalami kematian dalam ' tahun setelah timbul gejala. Pasien yang menjalani histerektomi dan memiliki resiko tinggi
terjadinya rekurensi harus terus diawasi karena lewat deteksi dini dapat diobati dengan radioterapi. Setelah histerektomi radikal, terjadi 80K rekurensi dalam ' tahun.
9A-#9G6-S6S enisi
9ndometriosis adalah suatu penyakit dimana bercak+bercak jaringan endometrium tumbuh di luar rahim, padahal dalam keadaan normal endometrium hanya ditemukan di dalam lapisan rahim.
9tiologi
Penyebab endometriosis secara pasti belum diketahui, tapi ada beberapa teori yang diajukan selama ini, yaitu :
#enstruasi retrograd, di mana sebagian aliran darah menstruasi dari rahim keluar ke rongga perut melalui tuba
*angguan sistem kekebalan yang memungkinkan sel+sel endometrium melekat dan berkembang
4elainan genetis
@aringan endometrium menyebar melalui sistem kelenjar getah bening dan aliran darah
aktor lingkungan, misalnya paparan terhadap dio"in
Patogenesis
a. eori regurgitasi
danya aliran balik darah haid melalui tuba kemudian berimplantasi
b. eori metaplastik
9pitel coelum mengalami di)erensiasi endometrial c. eori penyebaran $ascular / lim)e
3=4= @G P-5-*6 G-336AS ;-5.'
Patosiologi Patosiologi
eori histogenesis menerangkan bahwa endometriosis terjadi akibat adanya regurgitasi tuba epitel menstruasi + implantasi jaringan endometrium pada tempat abnormal tersebut. aktor determinasi yang diperkirakan abnormal adalah regurgitasi darah haid / menstruasi retrograd darah haid yang tidak keluar melalui ser$iks mengalir ke tuba + o$arium dan keluar ke rongga peritoneum kemudian tumbuh berkembang karena organ yang ditempati tidak mengadakan reaksi penolakan karena
bukan benda asing / antigen.
eori histogenesis : transplantasi, metastasis lim)atik / $askuler. aktor determinasi adalah respon imunologik yang rendah, )aktor genetik, status
hormon steroid dan hormon pertumbuhan.
eori metaplasia coelomik : menerangkan pertumbuhan endometrium di $agina padahal tidak ada hubungan $askularisasi antara keduanya. iperkirakan primer berasal dari sisa jaringan yang terdapat sejak perkembangan embrionik saluran #uller. emikian juga pada organ+
organ yang berasal dari saluran #uller lainnya.
eori induksi : lanjutan dari teori metaplasia, diperkirakan )aktor biokimia endogen menginduksi perkembangan sel peritoneal yang tidak berdi)erensiasi menjadi jaringan endometrium.
@aringan endometrium yang melekat pada usus besar atau kandung kemih bisa menyebabkan pembengkakan perut, nyeri ketika buang air besar, perdarahan melalui rektum selama menstruasi atau nyeri perut bagian
bawah ketika berkemih.
@aringan endometrium yang melekat pada o$arium atau struktur di sekitar o$arium bisa membentuk massa yang terisi darah endometrioma. 4adang endometrioma pecah dan menyebabkan nyeri perut tajam yang
timbul secara tiba+tiba.
4adang tidak ditemukan gejala sama sekali.
@ika o$arium terkena kista berisi darah Lkista coklatM akibat penuaan darah, ini bisa menyebabkan :
a. ibrosis yang luas b. Perlekatan panggul
c. ertutupnya mbria tuba
3=4= @G P-5-*6 G-336AS ;-5.'
#ani)estasi 4linis
Ayeri, hebatnya nyeri ditentukan oleh lokasi endometriosis
• nyeri pada saat menstruasi
• nyeri selama dan sesudah hubungan intim
• nyeri o$ulasinyeri pada pemeriksaan dalam oleh dokter
Perdarahan
• perdarahan banyak dan lama pada saat menstruasi • spotting sebelum menstruasi
• menstruasi yang tidak teratur
• darah menstruasi yang berwarna gelap yang keluar sebelum
menstruasi atau di akhir menstruasi
4eluhan buang air besar dan kecil
• nyeri pada saat buang air besar • darah pada )eces
• diare, konstipasi dan kolik
• nyeri sebelum, pada saat dan sesudah buang air kecil
*ambaran mikroskopis dan makroskopis :
a.
#engandung sel endometrium )ungsionale, dan mengalami perdarahan berkalab.
danya nodus merah+biru / kuning coklat (+' cm, terletak di atas atau dibawah permukaan serosa
iagnosis
Seorang wanita dengan gejala yang khas atau in)ertilitas yang tidak bisa dijelaskan biasanya diduga menderita endometriosis. Sebagai tambahan pemeriksaan laboratorium tertentu bisa membantu seperti kadar a + ('2 dalam darah dan akti$itas endometrial aromatase. api alat diagnosa yang paling dapat dipercaya adalah dengan laparoskopi, yang dilakukan dengan memasukkan alat laparoskop melalui sayatan kecil di bawah pusar. engan alat ini dokter dapat melihat organ+organ panggul, kista dan jaringan endometriosis secara langsung.
Penatalaksanaan
Pengobatan yang diberikan tergantung pada gejala, rencana mempunyai anak, usia dan luasnya daerah yang terkena. Pengelolaan endometriosis dengan obat+obatan tidak menyembuhkan, endeometriosis akan kambuh setelah pengobatan dihentikan. Pada wanita dengan endometriosis ringan sampai berat, terutama dengan kasus in)ertilitas, maka diperlukan pembedahan untuk membuang sebanyak mungkin jaringan endometriosis dan mengembalikan )ungsi reproduksi.
( . Pengobatan %ormonal Pengobatan hormonal dimaksudkan untuk menghentikan o$ulasi, sehingga jaringan endometriosis akan mengalami regresi dan mati. -bat+obatan ini bersi)at pseudo+pregnancy atau pseudo+ menopause. Eang digunakan adalah :
( eri$at testosteron ' anaCol 1 *estrinone imetriose ' Progestogen ( #edro"yprogesterone Pro$era ' Aorethisterone Primolut 1 ydrogesterone uphaston
1 *nG% *onadotropin+Geleasing %ormon analog ( 5euprorelin Prostap
' *oserelin Tolade" 1 Aa)arelin Synarel H 3userelin Suprecur H Pil kontrasepsi kombinasi
Semua pengobatan hormonal ini melalui uji klinis terbukti mempunyai e)ekti$itas yang kira+kira sama. 9)ek samping obat+ obatan ini berbeda dari satu orang ke orang yang lain. 9)ek Samping Pengobatan %ormonal ProgestogenPerdarahan di antara menstruasi, mood yang berubah+ubah, depresi, $aginitis atropik anaCol Penambahan berat, jerawat, suara menjadi lebih berat, pertumbuhan rambut, aliran panas, kekeringan $agina, pembengkakan pergelangan kaki, kram otot, perdarahan diantara menstruasi, ukuran payudara mengecil, mood berubah+ubah, gangguan )ungsi hati, gangguan metabolisme lemak, carpal tunnel syndrome. *nG% analog liran panas, kekeringan $agina, kehilangan kalsium dari tulang, mood berubah+ubah.Pil 4ontrasepsi Pembengkakan perut, pembengkakan payudara, peningkatan kombinasi na)su makan,pembengkakan pergelangan kaki, mual, perdarahan di antara menstruasi, trombosis $ena dalam.
B0 Pembedahan Pembedahan bisa dilakukan secara laparoskopi atau laparatomi, tergantung luasnya in$asi endometriosis. Pada penderita dengan endometriosis yang hebat pengobatan hormonal disertai dengan pembedahan. Seringkali sebelum pembedahan diberi pengobatan untuk mengurangi jumlah dan ukuran jaringan endometriosis. Pada saat pembedahan semua jaringan endometriosis yang terlihat dan dapat dijangkau harus dihilangkan, dengan sayatan atau pun pembakaran oleh sinar laser. Setelah pembedahan diberikan pengobatan hormon untuk mengurangi peradangan dan membersihkan jaringan endometriosis yang tersisa.
70 Pembedahan Gadikal Pembedahan dilakukan dengan mengangkat rahim dan o$arium di samping membersihkan jaringan endometriosisnya. %al ini hanya dilakukan pada wanita dengan endometriosis hebat yang tidak mengalami perbaikan dengan pengobatan lain dan tidak lagi mengharapkan kehamilan. Setelah dilakukan pembedahan
diberikan terapi pengganti estrogen, karena pengangkatan rahim dan o$arium menimbulkan akibat yang sama dengan menopause. erapi pengganti ini diberikan H+! bulan setelah pembedahan agar semua jaringan endometriosis yang tersisa sudah habis dan tidak terbentuk kembali di bawah pengaruh estrogen.
Penatalksanaan
-bat+obatan yang biasa digunakan untuk mengobati endometriosis
-bat 9)ek samping
Pil 43 kombinasi estrogen+ progestin
Pembengkakan perut, nyeri payudara, peningkatan na)su makan, pembengkakan pergelangan kaki, mual,
perdarahan diantara ' siklus menstruasi, trombosis $ena dalam
Progestin Perdarahan diantara ' siklus menstruasi, perubahan suasana hati, depresi, $aginitis atroka
anaCole
Penambahan berat badan, suara lebih berat, pertumbuhan rambut, hot Uashes, $agina kering,
pembengkakan pergelangan kaki, kram otot, perdarahan diantara ' siklus, payudara mengecil, perubahan
suasana hati, kelainan )ungsi hati, sindroma terowongan karpal
gonis *nG%
%ot Uashes, $agina kering, pengeroposan tulang, perubahan suasana hati
erapi dapat dilakukan menggunakan:
• Aonsteroidal antiinUammatory drugs AS6/obat antiinUamasi nonsteroid.
AS6 tidak hanya mengurangi nyeri, namun dapat mengurangi perdarahan yang terjadi. Pada kasus yang berat, diperkenankan penggunaan morn.
• Progesterone atau progestin
terjadinya penebalan pada endometrium. Progestin merupakan Cat kimia turunan progesterone.
• #enghindari segala bentuk bahan yang bersi)at estrogenik. • 4ontrasepsi oral
erapi kontrasepsi oral dapat mengurangi nyeri yang berhubungan dengan endometriosis. 4ontrasepsi oral akan menekan 5% dan S% untuk
mencegah terjadinya o$ulasi sehingga endometrium tidak menebal. 4ontrasepsi oral Pil 43 dapat menekan keluhan nyeri hingga 72K pada penderita endometriosis.
o Pil 43 ini dapat diminum secara kontinyu atau sesuai siklus
menstruasi dan dapat dihentikan setelah ! sampai (' siklus.
o 9)ek samping yang mungkin muncul adalah nyeri kepala, mual dan
hipertensi.
o Pil ini diminum sesuai dengan aturan, dengan tidak meminum pil
placebonya.
• anaCole steroid yang bekerja dengan menciptakan suasana androgenik, dapat menekan pertumbuhan endometriosis. Aamun ada e)ek samping yang muncul seperti hirsutisme pertumbuhan rambut berlebih pada wanita dengan distribusi seperti laki+laki, a%ne, dll.
• 5upron *nG% agonis bekerja dengan meningkatkan kadar *nG% di darah, seingga kadar 5% dan S% turun, namun e)ek samping yang mungkin
muncul adalah munculnya osteoporosis. apat digunakan hanya ! bulan saja. osis yang diberikan ((,'2 mg untuk 1 bulan, kemudian dilanjutkan sebukan sekali selama ! bulan 1,72 mg.
• romatase inhibitor merupakan pengobatan yang memblok peroduksi dari estrogen.
Pembedahan :
Pengobatan dengan pembedahan dibagi menjadi 1 kelompok
• Pembedahan konser$ati), dilakukan jika organ reproduksi masih
diperlukan, tindakan ini dilakukan dengan jalan mengeksisi, mengangkat jaringan endometriosisnya saja, dan menjaga organ panggul tetap dalam
keadaan baik.
• Semi konser$ati) , jika )ungsi o$arium masih dibutuhkan.
• Pembedahan radikal, jika rahim indung telur dan o$arium diangkat total, ini dilakukan pada pasien yang mengalami nyeri hebat dan sudah resisten dengan medikamentosa obat+obatan, serta sudah tidak menginginkan keturunan lagi. etapi tindakan radikal ini juga tidak menjamin pasien akan terbebas dari masalah nyeri.
medicastore.com
9tiologi
3iasanya disebabkan oleh peradangan. B!K! 3"34 P35*-*+I 4*BBI6S 7*-.8
Patogenesis
Peradangan metaplasia dibungkus oleh sel epitel silindris
menghasilkan mucus membentuk rongga kistik an kadang muncul ulserasi.
B!K! 3"34 P35*-*+I 4*BBI6S 7*-.8
Patosiologi
Penyebaran : melalui 4*3, biasanya dia akan menuju ke )orni" terlebih dahulu kemudian ke corpus uteri, kemudian ke parametium dan menyebabkan uterus ter"asi ke struktur panggul, dapat terjadi perdarahan di ca$um ouglass, lalu bisa menyebar ke ;= dan rectum. @uga dapat bermetastasis jauh, contohnya adalah ke para aorta.
B!K! 3"34 P35*-*+I 4*BBI6S 7*-.8
#ani)estasi 4linis
Seringkali tidak ada gejala, tetapi beberapa gejala dapat diidentikasi terkait dengan pembentukannya.
idak teratur atau perdarahan menstruasi yang berkepanjangan
Perdarahan haid yang terlalu berat
*ambaran mikroskopis dan makroskopis :
berada di Cona trans)ormasi
adanya 3arrel er$iks ser$iks seperti tong : tumor mengelilingi ser$iks dan menembus stroma di bawahnya.
a. leiomyoma
b. leiomyosarcoma
iagnosis
Polip endometrium dapat dideteksi melalui pelebaran dan kuretase, +scan, #G6, ultrasound atau histeroskopi. %isteroskopi adalah prosedur dimana lingkup kecil dimasukkan melalui leher rahim ke dalam rongga rahim untuk mencari polip atau kelainan rahim lainnya.
Penatalaksanaan
Polip endometrium dapat dihapus dan diobati melalui operasi dengan menggunakan kuretase atau histerektomi. @ika kuretase
dilakukan, polip dapat terjawab tapi untuk mengurangi risiko ini, rahim biasanya dieksplorasi oleh histeroskopi pada awal proses bedah. Sebuah polip besar dapat dipotong menjadi bagian+bagian sebelum sepenuhnya disingkirkan. @ika ditemukan polip menjadi kanker, histerektomi harus dilakukan. da probabilitas tinggi kekambuhan polip bahkan dengan perawatan di atas
4omplikasi
Polip endometrium biasanya sel jinak. #ereka dapat menjadi prakanker atau kanker. Sekitar 0,2 persen dari polip endometrium mengandung sel+sel adenokarsinoma. Sel+sel ini akhirnya akan berkembang menjadi kanker. Polip dapat meningkatkan risiko keguguran pada wanita yang menjalani )ertilisasi in $itro dalam perawatan. @ika mereka mengembangkan dekat saluran telur, mereka dapat menjadi penyebab kesulitan dalam menjadi hamil.
+D"!OM$O$
(. enisi
@aringan endometrium yg tdpt di dlm miometrium. '. 9tiologi
da dugaan bahwa tersebarnya endometrium dlm miometrium adalah akibat perubahan' yg tjd di dlm uterus krn kehamilan persalinan yg berulang. #ungkin jg kerokan yg berlebihan dpt mjd )aktor etiologi.
1. aktor resiko
5ebih sering ditemukan pd multipara dlm masa premenopause. H. Patosiologi
Patologi
• Pembesaran uterus pd adenomiosis umumnya di)us. idapat
penebalan dinding uterus dgn dinding posterior biasanya lbh tebal. =terus umumnya berbentuk simetrik dgn konsistensi padat, tdk mjd lbh bsr dr uterus gra$idus (' minggu.
• *ambaran mikroskopis yg khas adalah adanya pulau' jaringan
endometrium di tengah otot uterus. @aringan ini menunjukkan perubahan siklik. pt ditemukan kista' kecil berisi darah tua di tengah jaringan adenomiosis. 4adang kelenjar dr endometrium menunjukkan
hiperplasia kistik, bahkan ditemukan sel' atipik.
• @aringan otot di sekitar pulau' endometrium mengalami hiperplasia
hipertro serta memberi gambaran seperti anyaman dgn bintik hitam di dlmnya tanpa adanya kapsul.
2. #ani)estasi klinik
• *ejala yg sering adalah menoragia, dismenorea sekunder, uterus
yg makin membesar.
• 4adang tdpt dispareunia rasa berat pd perut bawah terutama
dlm masa prahaid.
• #enoragia makin lama makin byk krn $askularitas jaringan
bertambah jg krn otot' uterus tdk dpt berkontraksi dgn sempurna krn adanya jaringan endometrium di tengah', mungkin jg krn dis)ungsi o$arium.
• ismenorea yg makin mengeras disebabkan oleh kontraksi tdk
teratur dr miometrium, krn pembengkakan endometrium yg disebabkan oleh perubahan pd wkt haid.
!. iagnosis
• iagnosis dpt diduga bila pd wanita usia sekitar H0 thn dgn byk anak,
keluhan menoragia dismenorea makin menjadi, ditemukan uterus yg membesar simetrik berkonsistensi padat.
• api diagnosis yg pasti br bs dibuat stlh p" uterus pd wkt operasi atau
sesudah diangkatnya pd operasi tsb. 7. Penatalaksanaan
• Pd wanita yg beusia lanjut, dgn keluhan menoragia dismenorea yg
bertambah berat, histerektomi merupakan pengobatan yg tepat.
• Pd wanita yg masih muda masih ingin punya anak, terapi lbh sulit
dilakukan, terapi hormonal tdk byk kegunaannya.
• Pd wanita menjelang menopause yg tdk blh dioperasi, bs dilakukan terapi
dgn penyinaran sinar Gontgent.
• %ani)a ?.'007.6lmu 4andungan.@akarta:E3P+SP
Pato&siologi menometrorrhagie dan disminorrhea
• Schroder pada tahun (I(2 ,setelah penelitian histopatologi pada uterus
dan o$arium pada waktu yang sama,menarik kesimpulan bahwa gangguan perdarahan yang dinamakan metropatia hemoragika terjadi karena persistensi )olikel yang tidak pecah sehingga tidak terjadi o$ulasi dan pembentukan korpus luteum akibatnya terjadi hyperplasia endometrium karena stimulasi estrogen yang berlebihan dan terus menerus.Penjelasan ini masih dapat diterima untuk sebagian besar kasus+ kasus perdarahan dis)ungsional.kan tetapi penelitian lain menunjukkan pula bahwa perdarahan dis)ungsional dapat ditemukan bersamaan dengan