Perubahan Kelembaban dan Kadar Air Teh Selama Penyimpanan pada Suhu dan Kemasan yang Berbeda
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Tahap I untuk melihat pengaruh perlakuan jenis kemasan (bagor, plastik, dan karung goni) terhadap kandungan aflatoksin, kadar air, dan pH bungkil selama penyimpanan 5 , 7
Pada suhu dan Rh yang sama terjadi perubahan kadar air yang terus meningkat sampai mencapai kadar air keseimbangan, dimana aktivitas air di dalam kemasan sama
Berdasarkan jenis kemasan yang digunakan, perubahan nilai susut bobot pisang Cavendish yang disimpan pada plastik HDPE perforated (0,17) relatif lebih kecil
Hasil uji lanjut Duncan (α=0,05) menunjukkan bahwa kemasan jala plastik (rerata 0.40N) dan plastik film PP (rerata 0.37N) yang digunakan sebagai wadah
Hasil analisis kadar iodium (K103) pada garam yang dikemas dengan menggunakan kemasan plastik bening, plastik berwarna hitam gelap, gelas bening dan gelas benvarna merah
Selama penyimpanan pada semua jenis kemasan, yaitu aluminium foil, botol kaca, dan plastik PE, serta pada berbagai suhu penyimpanan, yaitu 5⁰C, 15⁰C, dan 30⁰C, bubuk tomat
Keterkaitan suhu dengan konstante laju perubahan waktu larut tabet effervescen sari buah selama penyimpanan dapat dilihat dari nilai koefisien determinasi (R 2 ) sebesar
Hasil uji lanjut Duncan (α=0,05) menunjukkan bahwa kemasan jala plastik (rerata 0.40N) dan plastik film PP (rerata 0.37N) yang digunakan sebagai wadah