• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perubahan Kelembaban dan Kadar Air Teh Selama Penyimpanan pada Suhu dan Kemasan yang Berbeda

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Perubahan Kelembaban dan Kadar Air Teh Selama Penyimpanan pada Suhu dan Kemasan yang Berbeda"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 3. Nilai Permeabilitas Kemasan (plastik bening, karung plastik, paper sack)
Gambar 2. Grafik RH, Tdb ruang penyimpanan dan perubahan kadar air teh hijau kemasan plastik  bening pada penyimpanan suhu 30°C
Gambar 4. Grafik perubahan kadar air teh hitam pada  penyimpanan suhu 30°C

Referensi

Dokumen terkait

Tahap I untuk melihat pengaruh perlakuan jenis kemasan (bagor, plastik, dan karung goni) terhadap kandungan aflatoksin, kadar air, dan pH bungkil selama penyimpanan 5 , 7

Pada suhu dan Rh yang sama terjadi perubahan kadar air yang terus meningkat sampai mencapai kadar air keseimbangan, dimana aktivitas air di dalam kemasan sama

Berdasarkan jenis kemasan yang digunakan, perubahan nilai susut bobot pisang Cavendish yang disimpan pada plastik HDPE perforated (0,17) relatif lebih kecil

Hasil uji lanjut Duncan (α=0,05) menunjukkan bahwa kemasan jala plastik (rerata 0.40N) dan plastik film PP (rerata 0.37N) yang digunakan sebagai wadah

Hasil analisis kadar iodium (K103) pada garam yang dikemas dengan menggunakan kemasan plastik bening, plastik berwarna hitam gelap, gelas bening dan gelas benvarna merah

Selama penyimpanan pada semua jenis kemasan, yaitu aluminium foil, botol kaca, dan plastik PE, serta pada berbagai suhu penyimpanan, yaitu 5⁰C, 15⁰C, dan 30⁰C, bubuk tomat

Keterkaitan suhu dengan konstante laju perubahan waktu larut tabet effervescen sari buah selama penyimpanan dapat dilihat dari nilai koefisien determinasi (R 2 ) sebesar

Hasil uji lanjut Duncan (α=0,05) menunjukkan bahwa kemasan jala plastik (rerata 0.40N) dan plastik film PP (rerata 0.37N) yang digunakan sebagai wadah