• Tidak ada hasil yang ditemukan

Contoh Kutipan Langsung dan tidak

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Contoh Kutipan Langsung dan tidak "

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Contoh Kutipan Langsung

1. Menurut Azahari (dalam Alam, 2005:38) “Kutipan merupakan bagian dari pernyataan, pendapat, buah pikiran, definisi, rumusan atau penelitian dari penulis lain, atau penulis sendiri yang telah (menurut penulis kata telah harus dihilangkan) terdokumentasi, serta dikutip untuk dibahas dan ditelaah berkaitan dengan materi penulisan”.

2. Menurut salah satu historiografi tradisional, penyerahan kekuasaan kerajaan Pajajaran kepada Kerajaan

Sumedanglarang berlangsung melalui penyerahan mahkota emas raja Kerajaan Sunda Pajajaran kepada Prabu Geusan Ulun. Penyerahan mahkota secarasibolisbereti bahwa

Sumedanglarang menjadi penerus Kerajaan Sunda (Suryaningrat, 1983: 20—21 dan 30).

Referensi

Dokumen terkait

Kutipan adalah cara pengambilan informasi, data, pendapat atau rumusan yang telah didokumentasikan atau dipublikasikan ke dalam sebuah karya ilmiah

 Sesudah kutipan selesai, langsung ditulis di belakang yang dikutip dalam tanda kurung ditulis sumber dari mana kutipan itu diambil, dengan menulis nama singkat atau nama

Penulis menyimpulkan dari pembahasan ini kai’i moji dan keisei moji cara pembentukannya sama atau berhubungan yaitu dengan menggabungkan dua kanji atau lebih namun

Kutipan tidak langsung dari suatu sumber tertulis yang menyajikan hasil pemikiran atau pendapat orang lain (bukan pendapat penulis) maka kutipan diketik dengan jarak satu spasi

Dari pendapat-pendapat diatas dapat dikataan bahwa menulis merupakan suatu keterampilan yang ada pada diri seseorang dalam mengembangkan ide/gagasan, pikiran atau

Bachtiar (1978:76) berpendapat, “Para anggota birokrasi itu sesungguhnya diatur oleh lebih dari satu sistem budaya”. 2) Kutipan langsung yang terdiri dari lima baris atau

Kutipan Tak Langsung  Menuliskan pernyataan, pendapat, ide atau gagasan dari sumber lain dengan kata-kata sendiri  terintegrasi dengan teks, jadi tidak diapit tanda petik atau

Sahya Anggara 2018 menjelaskan bahwa untuk mencapai tujuan negara, diperlukan lembaga negara dan kewenangan yang diatur oleh hukum administrasi negara, yang merupakan bagian dari hukum