PEMBUATAN KERTAS
PEMBUATAN KERTAS
PEMBUATAN KERTAS
PEMBUATAN KERTAS
PEMBUATAN KERTAS
KERJA PERUSAHAAN
KERJA PERUSAHAAN
KERJA PERUSAHAAN
KERJA PERUSAHAAN
KERJA PERUSAHAAN
DAGANG
DAGANG
DAGANG
DAGANG
DAGANG
BAB
BAB
BAB
BAB
BAB
6
6
6
6
6
PETA KONSEP
Prosedur akhir periode
terdiri dari
dilakukan melalui
Penyesuaian Penerapan
Kertas kerja
Setelah ayat jurnal penyesuaian dibuat dan dipindahbukukan ke masing-masing akun maka masing-masing akun menggambarkan posisi keuangan sesungguhnya. Pada tahap ini, laporan keuangan sudah dapat disusun. Meskipun demikian, kertas kerja mungkin dibutuhkan untuk memudahkan dalam pembuatan laporan keuangan. Setelah kertas kerja dibuat, akun-akun nominal perlu ditutup agar akun-akun itu bisa diisi kembali pada periode akuntansi berikutnya. Pada bab ini kita akan membahas pembuatan kertas kerja dan bagaimana ayat jurnal penutup dibuat pada akhir periode akuntansi.
PEMBUATAN KERTAS KERJA PERUSAHAAN
DAGANG
Langkah-langkah pembuatan kertas kerja perusahaan dagang secara mendasar adalah sama dengan pembuatan kertas kerja pada perusahaan jasa. Meskipun demikian, perlu dipahami sifat beberapa akun antara lain:
1. pembelian, beban angkut pembelian, retur pembelian dan pengurangan harga, potongan pembelian;
2. penjualan, retur penjualan dan pengurangan harga, potongan penjualan;
3. persediaan barang dagang.
Semua akun tersebut telah dibahas pada bab-bab sebelumnya, termasuk bagaimana melakukan penyesuaian terhadap akun-akun tersebut. Pada bab ini, kita akan menguraikan secara umum bagaimana langkah-langkah pembuatan kertas kerja perusahaan dagang.
Langkah-langkah Pembuatan Kertas Kerja Perusahaan
Dagang
1. Siapkan kertas kerja sesuai dengan kebutuhan, lalu pindahkan saldo akun buku besar ke neraca saldo pada kertas kerja. 2. Pindahkan ayat jurnal penyesuaian ke lajur penyesuaian kertas
kerja.
3. Sesuaikanlah saldo dengan cara menambah atau mengurangi saldo masing-masing akun pada neraca saldo sesuai dengan ayat jurnal penyesuaian pada akun yang bersangkutan.
4. Pindahkan saldo akun ikhtisar laba rugi pada lajur penyesuaian ke lajur neraca saldo disesuaikan dan lajur laporan laba rugi dengan jumlah dan posisi yang sama, tanpa diselisihkan pada kedua lajur tersebut.
5. Pindahkan saldo akun-akun pada neraca saldo disesuaikan ke: lajur laporan laba rugi bagi akun nominal (pendapatan dan beban), dan lajur neraca bagi akun riil (aktiva, kewajiban, dan modal).
T U J U A N P E M B E L A J A R A N
Setelah mempelajari bab ini kamu diharapkan dapat:
• Menjelaskan langkah-langkah pembuatan kertas kerja perusahaan dagang • Menjelaskan pengertian dan fungsi akun ikhtisar laba rugi
• Mendeskripsikan pengertian jurnal penutup dan cara pembuatannya • Mencatat transaksi yang terjadi ke dalam jurnal umum, neraca saldo, jurnal
penyesuaian, sampai jurnal penutup.
■ KATA KUNCI:
• Langkah-langkah pembuatan kertas
Bab 6 Pembuatan Kertas Kerja Perusahaan Dagang 95
6. Tentukan saldo laba/rugi bersih pada lajur laporan laba rugi. Perusahaan memperoleh laba bersih jika sisi kredit lebih besar dari sisi debet pada lajur laporan laba rugi dan rugi bersih jika sebaliknya. Lalu pindahkan saldo laba/rugi bersih ke lajur neraca. Saldo laba bersih akan dipindahkan ke sisi kredit pada lajur neraca dan saldo rugi bersih akan dipindahkan ke sisi debet pada lajur neraca.
7. Jika lajur-lajur pada kertas kerja telah dijumlahkan dan masing-masing lajur itu telah sama besar, maka tutuplah kertas kerja itu.
AKUN IKHTISAR LABA RUGI
Pada sistem pencatatan persediaan barang dagang dengan metode fisik (periodik), setiap pemasukan dan pengeluaran (mutasi) barang dagang tidak dicatat pada akun persediaan barang dagang. Pada akun persediaan barang dagang, hanya nilai awal dan nilai akhir barang dagang yang dicatat.
Pada suatu periode, perusahaan dagang senantiasa melakukan pembelian dan penjualan barang dagang sehingga jumlah persediaan barang dagang berubah-ubah. Meskipun demikian, pada metode fisik, baik penambahan ataupun pengurangan barang dagang tidak dicatat. Itulah mengapa, pada akhir periode, nilai awal akun persediaan barang dagang tidak lagi mencerminkan nilai persediaan barang dagang sesungguhnya.
Pada akhir periode, untuk memindahkan sebagian jumlah persediaan barang dagang awal dari akun harta ke akun harga pokok penjualan, serta untuk mengakui persediaan barang dagang akhir digunakan akun ikhtisar laba rugi. Dengan demikian, akun ikhtisar laba rugi adalah akun perantara untuk menampung saldo-saldo atau menutup akun-akun pendapatan dan beban serta akun persediaan barang dagang, sebelum akhirnya dipindahkan ke akun modal atau laba ditahan.
Akun ikhtisar laba rugi pada kertas kerja tidak perlu diselisihkan pada lajur penyesuaian, lajur neraca saldo disesuaikan, dan lajur laporan laba rugi, karena:
1. Bila nilai persediaan barang dagang awal telah dipindahkan ke akun ikhtisar laba rugi melalui ayat jurnal penyesuaian, berarti persediaan barang dagang tersebut sudah tidak ada. Nilai persediaan barang dagang berubah dari harta ke beban (berupa harga pokok penjualan). Sebaliknya, pemindahan nilai persediaan barang dagang akhir ke akun ikhtisar laba rugi melalui ayat jurnal penyesuaian merupakan suatu pengakuan atas harta yang nilainya masih mengandung laba. Jika unsur harta masih mengandung laba, maka tidak dapat diselisihkan dengan unsur harga pokok.
2. Pada buku besar, akun ikhtisar laba rugi bersifat menampung seluruh akun nominal dan akun persediaan barang dagang. Jika akun ikhtisar laba rugi telah disesuaikan melalui ayat jurnal penyesuaian, maka akun ikhtisar laba rugi tidak perlu diselisih-kan. Tetapi jika seluruh saldo akun nominal (berupa pendapatan dan beban) telah dipindahkan ke akun ikhtisar laba rugi melalui ayat jurnal penutup maka kita harus mencari selisih debet dan
Contoh:
Pembuatan Kertas Kerja PD Andalas diawali dengan neraca saldo sebagai berikut.
No. Nama Akun Debet Kredit
101 Kas 10 0 0 0 0 0 0 00
104 Asuransi dibayar di muka 8 0 0 0 0 0 00
105 Persediaan barang dagang 6 0 0 0 0 0 00
110 Peralatan kantor 2 0 0 0 0 0 0 00
111 Akumulasi penyusutan peralatan kantor 3 0 0 0 0 0 00
301 Modal Sukardi 7 8 9 5 0 0 0 00
Data penyesuaian per 31 Desember 2005 adalah sebagai berikut.
1. Persediaan barang dagang adalah Rp 1.000.000. 2. Asuransi telah digunakan sebesar Rp 200.000. 3. Peralatan kantor disusutkan 5% per tahun.
4. Beban umum yang masih harus dibayar adalah Rp 20.000.
Diminta:
a. Buatlah ayat jurnal penyesuaian!
b. Susunlah Kertas Kerja PD Andalas per 31 Desember 2005!
Tanggal Nama Akun Buku Besar Ref Debet Kredit
Ayat Jurnal Penyesuaian
Akumulasi penyusutan peralatan 1 0 0 0 0 0 00
Beban umum lain-lain 2 0 0 0 0 00
Beban umum yang masih harus dibayar 2 0 0 0 0 00
1 9 2 0 0 0 0 00 1 9 2 0 0 0 0 00 2005
B
Ayat Jurnal Neraca Saldo
Penyesuaian Disesuaikan Laporan Laba-Rugi Neraca
Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit
101 Kas 10 0 0 0 0 0 0 00 10 0 0 0 0 0 0 00 10 0 0 0 0 0 0 00 402 Retur penjualan dan
pengurangan harga 1 0 0 0 0 0 00 1 0 0 0 0 0 00 1 0 0 0 0 0 00 403 Potongan penjualan 2 0 0 0 0 0 00 2 0 0 0 0 0 00 2 0 0 0 0 0 00 501 Pembelian 12 0 0 0 0 0 0 00 12 0 0 0 0 0 0 00 12 0 0 0 0 0 0 00 502 Retur pembelian dan
JURNAL PENUTUP
Jurnal penutup adalah jurnal yang dibuat untuk menutup akun-akun nominal seperti penjualan dan akun-akun-akun-akun lain yang terkait dengan penjualan, pembelian dan akun-akun lain yang terkait dengan pembelian, pendapatan, dan beban. Selain itu, jurnal penutup juga menutup akun riil seperti prive.
Akun nominal akan ditutup ke akun ikhtisar laba rugi. Sementara itu, akun prive dan akun ikhtisar laba rugi akan ditutup ke akun modal. Berikut adalah jurnal penutup yang harus dibuat:
1. Untuk menutup akun penjualan dan akun-akun lain yang terkait dengan penjualan serta akun pendapatan.
Penjualan XXX
Pendapatan sewa XXX
Retur penjualan dan pengurangan harga XXX
Potongan penjualan XXX
Beban angkut penjualan XXX
Ikhtisar laba-rugi XXX
2. Untuk menutup akun pembelian dan akun-akun lain yang terkait dengan pembelian serta beban-beban lainnya.
Ikhtisar laba-rugi XXX
Retur pembelian dan pengurangan harga XXX
Pembelian XXX
Beban angkut pembelian XXX
Beban gaji XXX
Beban asuransi XXX
Beban penyusutan XXX
Beban listrik dan telepon XXX
3. Untuk menutup akun prive.
Modal XXX
Prive XXX
4. Untuk menutup akun ikhtisar laba rugi.
a. Jika perusahaan mendapatkan laba, maka jurnal penu-tupnya:
Ikhtisar laba-rugi XXX
Modal XXX
b. Jika perusahaan mengalami kerugian, maka jurnal penu-tupnya:
Modal XXX
Ikhtisar laba-rugi XXX
Contoh:
Perhatikan Neraca Saldo PD Hidup Baru sebagaimana telah kita bahas pada Bab 3 halaman 55. Berikut kita tampilkan kembali Neraca Saldo PD Hidup Baru.
■ KATA KUNCI:
Bab 6 Pembuatan Kertas Kerja Perusahaan Dagang 99
PD HIDUP BARU NERACA SALDO 31 Desember 2005
No. Nama Akun Debet Kredit
111 Kas 6 3 1 2 5 0 0 00
Data penyesuaian per 31 Desember 2005 adalah sebagai berikut. 1. Persediaan barang dagang per 31 Desember 2005 adalah sebesar
Rp 3.700.000,00
2. Persediaan perlengkapan per 31 Desember 2005: • Perlengkapan toko adalah sebesar Rp 500.000,00 • Perlengkapan kantor adalah sebesar Rp 150.000,00
3. Premi asuransi dibayar sekali setahun, per tanggal 1 April sebesar Rp 1.800.000,00
4. Dari 12 kali janji pemasangan iklan, telah dipasang iklan sebanyak 9 kali.
5. Peralatan toko dan peralatan kantor disusutkan 10% per tahun, sementara gedung disusutkan 5% per tahun.
6. Perusahaan belum membayar gaji pegawai bagian penjualan sebesar Rp 25.000,00
Diminta:
a. Buatlah ayat jurnal penyesuaian!
b. Susunlah kertas kerja per 31 Desember 2005! c. Buatlah ayat jurnal penutup!
Jawab:
Ayat jurnal penyesuaian.
Hal . . . .
Tanggal Nama Akun Ref Debet Kredit
Ayat Jurnal Penyesuaian
Des. 31 Ikhtisar laba-rugi 2 6 0 0 0 0 0 00
Persediaan barang dagang 2 6 0 0 0 0 0 00
Persediaan barang dagang 3 7 0 0 0 0 0 00
Ikhtisar laba-rugi 3 7 0 0 0 0 0 00
Beban perlengkapan toko 1 1 5 0 0 0 0 00
Perlengkapan toko 1 1 5 0 0 0 0 00
Beban perlengkapan kantor 5 5 0 0 0 0 00
Perlengkapan kantor 5 5 0 0 0 0 00
Beban asuransi 1 3 5 0 0 0 0 00
Asuransi dibayar di muka 1 3 5 0 0 0 0 00
Beban iklan 9 0 0 0 0 0 00
Iklan dibayar di muka 9 0 0 0 0 0 00
Beban penyusutan peralatan toko 8 0 0 0 0 0 00
Akumulasi penyusutan peralatan toko 8 0 0 0 0 0 00
Beban penyusutan peralatan kantor 5 0 0 0 0 0 00
Akumulasi penyusutan peralatan kantor 5 0 0 0 0 0 00
Beban penyusutan gedung 1 2 5 0 0 0 0 00
Akumulasi penyusutan gedung 1 2 5 0 0 0 0 00
Beban gaji bagian penjualan 2 5 0 0 0 00
Utang gaji 2 5 0 0 0 00
Pajak penghasilan 4 2 0 0 0 0 00
Utang pajak penghasilan 4 2 0 0 0 0 00
13 2 4 5 0 0 0 00 13 2 4 5 0 0 0 00
B
Neraca Saldo Ayat Jurnal Neraca Saldo yang Laporan Laba-Rugi Neraca Penyesuaian Disesuaikan
No. Nama Akun
Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit
Jurnal penutup.
Tanggal Nama Akun Ref Debet Kredit
Ayat Jurnal Penutup
1. Kertas kerja merupakan alat bantu untuk mempermudah penyu-sunan laporan keuangan.
2. Cara penyusunan kertas kerja perusahaan dagang pada dasarnya sama dengan cara penyusunan kertas kerja perusahaan jasa. Perbedaannya ialah dalam perusahaan dagang kita harus menyediakan akun-akun sebagai berikut:
• akun pembelian, retur pembelian dan pengurangan harga, beban angkut pembelian, dan potongan pembelian; • akun penjualan, retur penjualan dan pengurangan harga,
potongan penjualan;
• akun persediaan barang dagang.
3. Dalam menyelesaikan kertas kerja perusahaan dagang, jumlah pada akun ikhtisar laba rugi tidak perlu diselisihkan untuk lajur penyesuaian, lajur neraca saldo yang disesuaikan, dan lajur laporan laba rugi.
4. Akun ikhtisar laba-rugi adalah akun perantara untuk menam-pung saldo-saldo atau menutup akun-akun nominal dan akun persediaan barang dagang, yang saldo akhirnya kemudian dipindahkan ke akun modal atau laba ditahan.
Bab 6 Pembuatan Kertas Kerja Perusahaan Dagang 103
No. Nama Akun Debet Kredit
1 Kas 25 0 0 0 0 0 0 00
1. Persediaan barang dagang Rp 2.500.000,00 2. Asuransi telah jatuh tempo Rp 1.200.000,00 3. Peralatan kantor disusutkan 10% per tahun 4. Biaya umum yang harus dibayar Rp 60.000,00
Diminta:
a. Buatlah ayat jurnal penyesuaian.
b. Susunlah kertas kerja untuk PD Teratai Emas per 31 Desember 2005.
c. Buatlah ayat jurnal penutup.
2. Berikut ini disajikan saldo akun pada neraca saldo UD Melita per 30 November 2005.
Nama Akun Saldo
Data penyesuaian per 30 November 2005 adalah: 1. Beban piutang ragu-ragu Rp 26.000,00
2. Persediaan barang dagang Rp 92.000.000,00 3. Persediaan perlengkapan Rp 480.000,00 4. Nilai asuransi dibayar di muka Rp 600.000,00 5. Beban penyusutan peralatan Rp 200.000,00
Diminta
a. Buatlah ayat jurnal penyesuaian.
b. Selesaikan kertas kerja per 31 November 2005. c. Buatlah ayat jurnal penutup.
3. Berikut ini adalah neraca saldo Toko Abadi per 31 Desember 2005. Data penyesuaian per 31 Desember 2005 adalah:
TOKO ABADI TOKO ABADITOKO ABADI TOKO ABADI
510 Beban penyusutan peralatan toko 504 Beban perlengkapan toko
550 0 0 0 0 0 0 00 550 0 0 0 0 0 0 00 Pembelian ... 5.300.000,00 Beban piutang ragu-ragu ... – Beban jamuan ... 296.000,00 Beban penyusutan peralatan ... – Beban asuransi ... – Beban rupa-rupa ... 310.000,00 Beban sewa toko ... 1.000.000,00 Beban gaji ... 1.300.000,00 Beban perlengkapan ... –
1. Persediaan barang dagang Rp 127.500.000,00 2. Persediaan perlengkapan toko Rp 1.250.000,00
3. Sewa dibayar pada tanggal 1 Maret 2005 untuk 4 tahun 4. Penyusutan peralatan toko tahun ini ditetapkan sebesar Rp
1.250.000,00
5. Gaji terhutang Rp 2.250.000,00
Diminta: Buatlah
a. Ayat jurnal penyesuaian.
Bab 6 Pembuatan Kertas Kerja Perusahaan Dagang 105
NERACA SALDO
PD. DARMA JAYA, Jakarta, mempunyai data NERACA SALDO per 31 Desember 2005 sebagai berikut:
402 Retur Penjualan & Pengurangan Harga 1 3 5 0 0 0 0 00
501 Pembelian 38 6 5 0 0 0 0 00 1. Persediaan barang dagang Rp 12.560.000,00
2. Sewa dibayar tanggal 7 Maret 2005 untuk masa 21/ 2 tahun
3. Perlengkapan Kantor yang masih ada Rp 275.000,00 4. Penyusutan Peralatan Kantor ditetapkan 5%
5. Kelebihan membayar pemasangan iklan Rp 125.000,00
Diminta:
Pada lembar jawaban yang tersedia berikut:
a. Buatlah ayat jurnal penyesuaian untuk PD. DARMA JAYA b. Selesaikanlah kertas kerja PD. DARMA JAYA dengan
pendekatan Ikhtisar Laba-Rugi.
PD DARMA JAYA NERACA SALDO 31 Desember 2005
LEMBAR KERJA SISWA
Nilai Paraf MATERI : Pembuatan Kertas Kerja
a. Ayat jurnal penyesuaian
TANGGAL KETERANGAN Ref Debet Kredit
2005 Desember
Ayat Jurnal Penyesuaian
Bab 6 Pembuatan Kertas Kerja Perusahaan Dagang 107
101 Kas 2 7 5 0 0 0 0 00 102 Pers. Barang Dagang 1 0 2 5 0 0 0 0 00 103 Piutang Dagang 6 3 5 0 0 0 0 00 104 Asuransi Dibyr di Muka 3 0 0 0 0 0 0 00 108 Perlengkapan Kantor 9 5 0 0 0 0 00 111 Peralatan Kantor 7 3 0 0 0 0 0 00
112 Ak. Peny. Perlt. Kantor 1 4 6 0 0 0 0 00 201 Utang Dagang 3 8 4 0 0 0 0 00 301 Modal DARMA 15 0 0 0 0 0 0 00 302 Prive DARMA 7 5 0 0 0 0 00
401 Penjualan 53 7 5 0 0 0 0 00 402 Retur Penjualan & PH 1 3 5 0 0 0 0 00
501 Pembelian 38 6 5 0 0 0 0 00
503 Potongan Pembelian 2 2 6 0 0 0 0 00 504 Beban Angkut Pemb. 5 3 0 0 0 0 00
505 Beban Gaji 3 2 4 0 0 0 0 00 506 Beban iklan 7 2 5 0 0 0 00 510 Beban Serba-serbi 4 6 5 0 0 0 00
76 3 1 0 0 0 0 00 76 3 1 0 0 0 0 00 303 Ikhtisar Laba-Rugi
508 Beban Sewa 507 Beban Perlk. Kantor 509 Beban Peny. Perl. Kantor 105 Iklan Dibayar di Muka
Saldo Laba-Rugi
PD DARMA JAYA KERTAS KERJA 31 Desember 2005
No. Akun Neraca Saldo
Ayat Jurnal Penyesuaian
Neraca Saldo Disesuaikan
Laporan Laba-Rugi
Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit
Data Neraca Saldo PD. Erlangga Jaya, Jakarta per 31 Desember 2005 adalah sebagai berikut.
Data Penyesuaian per 31 Desember 2005 adalah:
1. Persediaan barang dagang adalah sebesar Rp 10.125.000,00 2. Asuransi telah jatuh tempo sebesar Rp 1.250.000,00
3. Persediaan perlengkapan kantor sebesar Rp 110.000,00
4. Penyusutan peralatan kantor ditetapkan 5% dari harga perolehan 5. Gaji yang masih harus dibayar sebesar Rp 125.000,00
6. Sewa kantor tahun ini (2005) adalah sebesar Rp 1.250.000,00
Diminta:
Pada lembar jawaban yang tersedia berikut ini :
a. Buatlah Ayat Jurnal Penyesuaian untuk PD. Erlangga Jaya, Jakarta b. Selesaikanlah Kertas Kerja PD. Erlangga Jaya, Jakarta dengan
pendekatan Harga Pokok Penjualan.
PD. ERLANGGA JAYA NERACA SALDO 31 Desember 2005
No. Akun A K U N NERACA SALDO
Debet Kredit
101 Kas 3 6 5 0 0 0 0 00
112 Piutang Dagang 4 6 4 0 0 0 0 00
113 Persediaan Barang Dagang 11 2 5 0 0 0 0 00
114 Asuransi Dibayar di Muka 2 7 5 0 0 0 0 00
119 Perlengkapan Kantor 1 2 6 0 0 0 0 00
121 Peralatan Kantor 14 7 5 0 0 0 0 00
122 Ak. Peny. Peralatan Kantor 1 4 7 5 0 0 0 00
201 Utang Dagang 6 4 2 5 0 0 0 00
301 Modal Sunarto 25 0 0 0 0 0 0 00
302 Prive Sunarto 1 2 5 0 0 0 0 00
401 Penjualan 51 3 2 5 0 0 0 00
403 Potongan Penjualan 2 4 5 0 0 0 0 00
501 Pembelian 32 5 7 5 0 0 0 00
502 Retur Pembelian & PH 8 7 5 0 0 0 00
503 Potongan Pembelian 1 9 2 5 0 0 0 00
504 Beban Gaji 3 7 5 0 0 0 0 00
505 Beban Angkut Pembelian 6 3 5 0 0 0 00
506 Beban Listrik & Telepon 1 3 1 5 0 0 0 00
507 Beban Sewa Kantor 2 7 5 0 0 0 0 00
508 Beban Angkut Penjualan 3 7 5 0 0 0 00
520 Beban Serba serbi 3 6 2 5 0 0 0 00
Bab 6 Pembuatan Kertas Kerja Perusahaan Dagang 109
a. Ayat Jurnal Penyesuaian
TANGGAL KETERANGAN Ref Debet Kredit
2005 Desember
Ayat Jurnal Penyesuaian
111 Kas 3 6 5 0 0 0 0 00 112 Piutang Dagang 4 6 4 0 0 0 0 00 113 Pers. Barang Dagang 11 2 5 0 0 0 0 00 114 Asuransi Dibyr di Muka 2 7 5 0 0 0 0 00 119 Perlengkapan Kantor 1 2 6 0 0 0 0 00 121 Peralatan Kantor 14 7 5 0 0 0 0 00
122 Ak. Peny. Perlt. Kantor 1 4 7 5 0 0 0 00 201 Utang Dagang 6 4 2 5 0 0 0 00
301 Modal Sunarto 25 0 0 0 0 0 0 00 302 Prive Sunarto 1 2 5 0 0 0 0 00
401 Penjualan 51 3 2 5 0 0 0 00 403 Potongan Penjualan 2 4 5 0 0 0 0 00
501 Pembelian 32 5 7 5 0 0 0 00
502 Retur Pembelian & PH 8 7 5 0 0 0 00 503 Potongan Pembelian 1 9 2 5 0 0 0 00 504 Beban Gaji 3 7 5 0 0 0 0 00
505 Beban Angkut Pembelian 6 3 5 0 0 0 00 506 Beban Listrik & Telepon 1 3 1 5 0 0 0 00 507 Beban Sewa Kantor 2 7 5 0 0 0 0 00 508 Beban Angkut Penjualan 3 7 5 0 0 0 00 520 Beban Serba-serbi 3 6 2 5 0 0 0 00
87 0 2 5 0 0 0 00 87 0 2 5 0 0 0 00 511 Beban Asuransi
509 Beban Perleng. Kantor 510 Beban Peny. Pera. Kantor 202 Utang Gaji
115 Sewa Dibayar di Muka
Saldo Laba-Rugi
PD Erlangga Jaya KERTAS KERJA 31 Desember 2005
No. Akun Neraca Saldo
Ayat Jurnal Penyesuaian
Neraca Saldo Disesuaikan
Laporan Laba-Rugi
Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit