• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS RASIO TERHADAP LAPORAN KEUANGAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ANALISIS RASIO TERHADAP LAPORAN KEUANGAN"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS RASIO TERHADAP LAPORAN KEUANGAN

PT MUSTIKA RATU Tbk

PERIODE ANGGARAN 9 BULANAN

30 SEPTEMBER 2015 DAN 31 DESEMBER 2014

A. LIQUIDITY

1. Current Ratio

Current assets : Current liabilities

30 September 2015 pendeknya dengan menggunakan aktiva/asset lancer yang dimilikinya. Dari perhitungan yang telah dilakukan, diketahui bahwa current ratio PT Mustika Ratu Tbk mengalami kenaikan yaitu dari 3,612 menjadi 4,049. Kondisi current ratio yang nilainya semakin besar, berarti semakin baik artinya kemampuan suatu perusahaan dalam membayar kewajiban lancarnya semakin baik. Hal ini diindikasikan dengan jumlah nilai asset lancar yang kian bertambah dan liabilitas lancer yang semakin berkurang pada 30 September 2015.

2. Quick Ratio

(Current assets-Inventory) : Current liabilities

30 September 2015

= (377.923.335.646 – 81.240.077.618) : 93.320.334.241

= 3,179

31 Desember 2014

= (376.694.285.634 – 86.415.542.961) : 104.267.201.912

= 2,783 Analisis:

(2)

ini ditunjukan dengan peningkatan asset lancer, penurunan nilai persediaan, dan penurunan liabilitas lancer selama 9 bulan periode anggaran (30 September 2015).

3. Average Collector Period

Account Receivable : Daily Credit Sales

30 September 2015

= 223.902.778.340 : 319.691.913.221/365 =255,63

31 Desember 2014

= 216.615.051.138 : 293.841.173.005/365 = 269,07

Analisis:

Average collector period digunakan untuk mengukur periode rata-rata yang diperlukan untuk mengumpulkan piutang (dalam satuan hari). Jika menghasilkan nilai yang semakin kecil, maka menunjukan kondisi yang semakin baik. Pada perusahaan PT Mustika Ratu Tbk, menunjukan nilai yang semakin kecil yaitu dari 267,07 menjadi 255,63. Hal ini terjadi karena adanya peningkatan piutang dan peningkatan sales/penjualan selama 9 bulan periode anggaran (30 Spetember 2015).

4. Days to Scale Inventory

365 : Inventory Turn Over

30 September 2015 = 365 : 1,722063 = 211,955

(3)

Analisis:

Referensi

Dokumen terkait

baik jika dibandingkan dengan Gudang Garam. Artinya, PT HM Sampoerna Tbk. dapat membayar kewajiban jangka pendek dengan aset yang lebih likuid di. perusahaannya lebih

(kreditor) dengan pemilik perusahaan, dimana debt to equity ratio semakin besar maka akan baik bagi pertumbuhan laba sebaliknya semakin rendah debt to equity

Rasio lancar atau ( current ratio ) merupakan rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek atau hutang yang segera jatuh tempo

Rasio lancar ( Current Ratio ) merupakan Rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aktiva

Karena current ratio merupakan rasio yang mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya dengan aktiva lancarnya (Brigham dan Houston,

Artinya perusahaan mampu mempergunakan aktiva lancar untuk membayar kewajiban lancar tahun 2009 lebih baik dari pada tahun 2008, walaupun kenaikan rasio

Artinya, kemampuan untuk membayar kewajiban yang sudah waktunya dibayar sesuai jadwal batas waktu yang telah ditetapkan (tanggal atau bulan tertentu). 2) Untuk

lancarnya, maka akan semakin tinggi juga kemampuan sebuah perusahaan saat menutupi kewajiban utang lancarnya Ambardi, 2022 Pengaruh Debt Asset Ratio Terhadap Profitabilitas emiten