HUBUNGAN ISLAM DAN NEGARA TENTANG STUDI ISIS
Disusun Oleh : ALLAM IZZA NAUFAL
NIM: C100140303 FIRMANSYAH CAKRA ADY
NIM: C100140340 GAVIN AGUNG NUGROHO
NIM: C100140331 WAHYUDI SETI Y AWAN
NIM: C100140360
FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2014/2015
KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT,yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah – Nya serta doa restu dari keluarga dan disertai daya upaya dari penulis,sehingga tersusunlah makalah ini yang berjudul : “HUBUNGAN ISLAM DAN NEGARA TENTANG STUDI ISIS”.
Dalam rangka penulisan makalah ini,penulis telah berusaha
semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan yang ada.Namun
penulis juga menyadari dan tidak menutup kemungkinan masih
adanya kekurangan atau kesalahan dalam penulisan makalah ini,yang
penulis belum tahu atau belum mengetahuinya.Untuk itu kritik dan
saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah
ini,penulis terima dengan hati yang terbuka.
Di dalam penulisan makalah ini,penulis memperoleh banyak
bantuan dari berbagai pihak baik secara moril ataupun
materiil,sehingga makalah yang merupakan salah satu tugas dari
mata kuliah Perkembangan Hukum Islam tentang studi ISIS pada
program Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah
Surakarta dapat terselesaikan.Akhirnya tiada kata terendah yang
dapat penulis ucapkan kecualisebuah harapan,semoga makalah ini
bermanfaat bagi penulis pribadi dan para pembaca pada
umumnya,Amin.
Wassalamualaikum Wr.Wb.
Surakarta, Desember 2014
Penulis
DAFTAR ISI
HALAMAN
JUDUL ... 1
KATA
PENGANTAR ...
... 2
DAFTAR
ISI ...
.. 3
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Masalah ... 4
B. Perumusan
Masalah ... 7
C. Tujuan Penulisan
Masalah ... 7
D. Manfaat Penulisan
Makalah ... 8
BAB II
PEMBAHASAN ...
9
BAB III
SIMPULAN ... 27
DAFTAR PUSTAKA
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Agama merupakan suatu kebutuhan yang pasti dibutuhkan oleh
tiap pribadi manusia dalam menuntut ke arah kebenaran,selain itu
manusia memiliki pemberian dari tuhan berupa akal yang disertai
dengan hawa nasfu serta disertai dengan naluri-naluri yang lainya ,
seperti naluri makan/minum, seks, berkuasa dan rasa aman. Apabila
manusia hanya menggunakan nafsu maka orang tersebut tidak lain
hanyalah orang yang lebih rendah dibandingkan hewan,dan jika
manusia menggunakan nafsu dan akalnya dalam segala hal maka
kelak derajatnya akan ditingkatkan sejajar malaikat bahkan bisa
melebihi malaikat1.potentsi takwa seseorang lemah, karena tidak
terkembangkan (melalui pendidikan),melalui pengajian,dll, maka
prilaku manusia dalam hidupnya tidak akan berbeda dengan hewan
karena didominasi oleh potensi nafsunya yang bersifat instinktif atau
implusif (seperti berzina2, membunuh3, mencuri4, minum-minuman
keras,berjudi5 dan kegiatan yang dapat merusak amalan yang lainya.
Manusia pada hakekatnya memiliki keinginan tanpa batas
(setelah mendapatkan satu pasti ingin yang lain). Agar hawa nafsu /
1 Al-Quran ,surat al-mujadalah ayat 11.
2 Melakukan hubungan intim diluar jalur sah atau bukan pasanganya. 3 Pada zaman nabi orang yang membunuh,hukumanya juga dibunuh. 4 Pada zaman nabi orang yang mencuri,hukumanya adalah potong tangan.
5 Segala kegiatan yang kegiatan tersebut saling mempertaruhkan barang atau jasa yang berharga dari masing masing pihak.
keinginan itu dapat terkendalikan (dalam arti pemenuhannya sesuai
dengan ajaran agama), maka potensi takwa itu harus dikembangkan,
yaitu melalui pendidikan agama dari sejak usia dini. Apabila nilai-nilai
agama telah terinternalisasi dalam diri seseorang maka dia akan
mampu mengembangkan dirinya sebagai manusia yang bertakwa,
yang salah satu karakteristiknya adalah mampu mengendalikan diri
(self contor) dari pemuasan hawa nafsu yang tidak sesuai dengan
ajaran agama.Dan dipastikan “Tidak akan datang suatu zaman
kecuali zaman yang lebih buruk (keadaanya) daripada zaman
sebelumnya”6.”Dan akan datang dimana zaman yang zaman tersebut
akan terjadinya mandul agama atau keadaan yang padam akan
pengetahuan agamanya”7.
Semakin majunya zaman yang diiringi dengan kemajuan pesat pada teknologi informasi dan komunikasi ini merupakan salah satu ujian apakah zaman atau periode generasi ini dapat bertahan atau tidak.maka dari itulah agama islam sangat dibutuhkan.Agama islam disini mempunyai peran sangat penting sebagai pengendali apa yang benar dan apa yang salah,apa yang harus dilakukan dan apa yang seharusnya tidak dilakukan.Oleh karena itu kita sebagai manusia yang diberi akal oleh Tuhan yang Maha Esa dan sekaligus mahluk yang paling sempurna di mata allah kita harus memilih mana ajaran islam yang benar dan sah yang digariskan Tuhan yang Maha Esa beserta rasul nya.
6 Hadist riwayat bukhori 7 Hadist riwayat tirmidzi
Setelah beberapa periode,kini kita dikagetkan dengan munculnya front pembela islam yang menamai diri mereka dengan nama ISIS (islamic state in Irak and Syam).
Dan semua itu bermula dari invasi Amerika Serikat dengan sejumlah negara yang mengikutinya (Sekutu) ke Irak di tahun 2003. Ketika itu Irak masih dibawah kendali Saddam Husain. Tujuan yang digembar gemborkan adalah mencari senjata pemusnah massal, tetapi tentu saja tujuan utamanya adalah penguasaan minyak dan menurunkan Saddam Husain. Terbukti akhirnya senjata pemusnah massal tidak terdapat di Irak karena memang isu ini hanya digunakan untuk pemancing agar AS dapat menginvasi Irak. Hal ini membuat rakyat Irak bangkit dan berjuang membebaskan diri dari penjajahan AS dengan berbagai kelompok pejuang. Yang lebih menyakitkan rakyat Irak adalah selanjutnya AS malah membuat pemerintahan boneka yang di kuasai oleh minoritas di Irak yaitu Syiah. sementara 80% penduduk Irak adalah Sunni. Terlebih pemerintah boneka ini berlaku keras dan kejam terhadap para pejuang yang merupakan rakyat Irak sendiri.
Atas fenomena ini banyak negara yang menentang kebijakan ISIS dan membenci ISIS.tettapi juga adayang terhasut dengan perkataan fraksi ISIS tersebut.Mereka terlalu mengacu pada kata jihad,jika tidak sesuai dengan pendapat atau opini mereka maka orang-orang yang berbeda akan dibasmi.Dan hal tu pun banyak ditentang entah itu dari Palestina ataupun Luar negeri.
Bertitik tolak dari peristiwa kekejian tersebut,maka penulis tertarik untuk membuat makalah dengan judul “HUBUNGAN ISLAM DAN NEGARA TENTANG STUDI ISIS”.
B. Perumusan Masalah
1. Bagaimana hubungan agama dan negara menurut pandagan
secara ideologis ?
2. Bagaimana Hubungan agama dan negara menurut pandangan
secar religius ?
3. Upaya – upaya apa saja yang dapat dilakukan untuk mencegah
kerusakan,kerugian serta terseretnya golongan muda agar tidak
terjerumus oleh agama islam yang salah,terutama ISIS ?
C. Tujuan Penulisan Makalah
a) Untuk mengetahui hubungan agama dan negara menurut
pandagan secara ideologis.
b) Untuk mengetahui Bagaimana Hubungan agama dan negara
menurut pandangan secara religius.
c) Untuk mengetahui Upaya – upaya apa saja yang dapat
dilakukan untuk mencegah kerusakan,kerugian serta
terseretnya golongan muda agar tidak terjerumus oleh
agama islam yang salah,terutama ISIS.
D. Manfaat Pembuatan Makalah
Manfaat yang diharapkan penulis dari makalah ini adalah
sebagai berikut :
a) Manfaat Akademis
1. Untuk mengetahui seberapa jauh hubungan agama dan
negara terhadap Studi kasus ISIS ini.
2. Memberikan ilmu pengetahuan dan menambah literatur dalam bidang ilmu hukum,khususnya dalam materi
HUBUNGAN ISLAM DAN NEGARA TENTANG STUDI ISIS.
b) Manfaat Praktis
1. Untuk lebih mengembangkan pola pikir yang krits dan
dinamis dalam memberikan jawaban atas permasalahan
yang diteliti.
3. Diharapkan hasil makalah ini dapat memberikan masukan
bagi para pihak yang bersangkutan khususnya dalam
proses HUBUNGAN ISLAM DAN NEGARA TENTANG
STUDI ISIS.
BAB II
PEMBAHASAN.
A.Pengertian
1.Pengertian Agama Islam
Orang sering salah paham terhadap Islam. Kadangkala suatu
keyakinan dan perbuatan dianggap sebagai Islam ternyata bukan
Islam dan kadangkala suatu keyakinan dan perbuatan dianggap
bukan Islam ternyata itu adalah Islam. Kenapa ini bisa terjadi? Itu
karena banyak orang tidak paham tentang Islam. Ini tidak hanya
menimpa orang awam saja tetapi juga para intelektualnya. Maka
dirasa sangat perlu untuk dimengerti oleh setiap orang akan
pengertian Islam agar orang tidak salah paham dan itu mesti
diambil dari sumber aslinya yakni Al-Qur’an dan al-hadist.
Agama Islam adalah agama yang dikehendaki oleh Allah untuk
ditetapi oleh hamban-Nya dan satu-satunya agama yang diterima
disisi-Nya.AgamaIslam adalah agama yang haq yang diturunkan
Allah kepada Malaikat diteruskan kepada rasul dan nabi-nabinya
sehingga sampai saat ini agama islam ini bisa sampai ketangan
kita.Jika ada orang yang menetapi agama lain selain agamanya
Allah maka agama itu tidak akan diterima oleh Allah8.
Agama Islam memiliki pedoman dasar yang menjadi ujung
pencerahan ilmu pengetahuan bagi umatnya yaitu Al-Quran9 dan
AL-Hadist10 (sunnah rasul).Jika kita dapat berpegang teguh dan erat pada
Al-Quran dan Al-Hadist maka pasti kita akan selama dari
siksaan-Nya11 dan akan dimasukan ke surga yang surga tersebut mengalir
beberapa sungai12.
8 Surat al-imron 19 Surat al-imron 85
9 Al-Quran adalah sebuah kitab pedoman yang dimiliki umat islam sebagai pembibing ke jalan yang benar.Al-Quran diturunkan langsung kepada Nabi Muhhamad melalui perantara malaikat jibril maupun tidak.
10 Al-Hadist adalah sebuah sunna-sunnah yang dilakukan oleh rasul atau nabi atau sahabat nabi pada zaman dahulu.Al-Hadsit juga sebagai pelengkap keterangan bagi Al-Quran.
11 Hadist riwayat malik 12 Al-Quran Surat an-nissa 13
PEMIMPIN DALAM ISLAM
Allah SWT telah menunjuk dan mempercayakan gelar kholifah
dibumi kepada manusia.Manusia disini adalah manusia yang beriman
dan bertawakal.Setiap manusia di muka bumi ini adalah seorang
bagi mereka (kaum),dan barang siapa yang dijadikan pemimpin atas
ketidakfahamanya ,maka rusak baginya (pemimpin) dan bagi mereka
(kaum)14.Jika pemimpin sudah rusak maka kaumnyapun juga akan
ikut menjadi rusak.Pemimpin dalam Islam harus dapat memberikan
contoh dan nasihat yang baik bagi kaumnya atau yang dipimpin.
2.Pengertian Negara
Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang
kekuasaanya baik politik,militer,ekonomi,sosial maupun budayanya
diatur oleh pemerintahan yang berada diwilayah tersebut15.Negara
juga merupakan suatu wilayah yang memiliki suatu sistem atau
13 Al-Hadist Riwayat Bukhori
14 Perkataan Khaliffah Umar bin Khathab r.a.
15 “Acts Intepretation Act 1901 – Sect 22:meaning of certain words”.Australasian Legal Information Institute.
aturan yang berlaku bagi semua individu di wilayah tersebut,dan
berdiri secara independen.Negara dapat berdiri jika dapat memenuhi
beberapa syarat,berikut persyaratanya:
a.Syarat Primer
1.Sebuah negara harus memiliki rakyat.
2.Sebuah negara harus memiliki wilayah16 yang dikuasai.
3.Sebuah negara harus memiliki pemerintahan yang berdaulat.
b.Syarat Sekunder
1.Sebuah negara harus mendapat pengakuan dari negara lain.
NEGARA INDONESIA ADALAH NEGARA HUKUM
Definisi dan Pengertian
Negara hukum (bahasa Belanda:reschtstaat):negara bertujuan untuk menyelenggarakan ketertiban hukum,yakni tata tertib yang umumnya berdasarkan 16 “Rosenberg,matt.”Geography:Country,State,and Nation”.
hukum yang terdapat pada rakyat.Negara hukum menjaga ketertiban hukum supaya jangan terganggu dan agar semuanya berjalan menurut hukum.17
Dalam buku Ilmu Tata Negara Umum yang dikarang oleh D.Mutiara’s,memberikan definisi berikut ini:
Negara hukum ialah negara yang susunannya diatur dengan sebaik-baiknya dalam undang-undang sehingga segala kekuasaan dari alat-alat pemerintahanya didasarkan hukum.Negara hukum itu bukanlah negara yang diperintahi oleh orang-orang,tetapi oleh undang-undang (State the not governed by men,but by laws).Karena itu,didalam negara hukum,hak-hak rakyat dijamin sepenuhnya oleh negara dan terhadap negara,sebaliknya kewajiban-kewajiban rakyat harus dipenuhi seluruhnya dengan tunduk dan taat kepada segala peraturan pemerintah dan undang-undang negara.18
Prof.Dr.R.Supomo,dalam bukunya Undang-Undang Dasar Sementara Replubik Indonesia,telah mengartikan istilah negara hukum sebagai berikut:
“...bahwa Replubik indonesia dibentuk sebagai negara hukum artinya negara akan tunduk pada hukum,perturan-peraturan hukum berlaku pula bagi segala badan dan alat-alat perlengkapan negara.”19
“Negara hukum ,menjamin adanya tata tertib hukum dalam masyarakat yang artinya memberi perlindungan hukum pada masyarakat:anatar hukum dan kekuasaan ada hubungan timbal balik.”20
17 Negara Hukum,Ensiklopedia Indonesia (N-Z),N.V,W Van Hoeve hal 983. 18 D’Mutiar’as,Ilmu Tata Negara Umum,Pustaka Islam ,Jakarta hal 20. 19 Soepomo,UUD RI,Noordhoff,Jakarta,hal 21.
20 FH dan Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan UI,Indonesia Negara Hukum,Seminar Ketatanegaraan UUD 1945,Seruling Masa Jakarta,1966,Hal.150.
PEMIMPIN SUATU NEGARA
Di setiap negara yang berdaulat pasti memiliki pemerintahan yang berdaulat yang dipimpin oleh seorang pemimpin sebagai ujung tombak.Bentuknya bermacam-macam tetapi untuk Indonesia Pemimpin suatu negara adalah seorang Presiden..Presiden dipilih langsung oleh rakyat melalui Pemilu dan Presiden dapat diberhentikan oleh MPR.
Presiden memegang peran penting dalam sebuah negara,yaitu Memipin rakyat ,mengayomi rakyat,menyelesaikan masalah negara dan lain-lain.Jika Pemimpin negara tidak melakukan tugasnya sesuai kewajibanya dan menelantarkan yang dipimpinya maka rusaklah negara tersebut.
3. Hubungan Islam dan Negara
A. Pengertian Agama Islam dan Negara
Pengertian Agama Islam
Agama Islam adalah agama yang dikehendaki oleh Allah untuk
ditetapi oleh hamban-Nya dan satu-satunya agama yang diterima
disisi-Nya.AgamaIslam adalah agama yang haq yang diturunkan Allah
sampai saat ini agama islam ini bisa sampai ketangan kita.Jika ada
orang yang menetapi agama lain selain agamanya Allah maka agama
itu tidak akan diterima oleh Allah21.
Agama Islam memiliki pedoman dasar yang menjadi ujung
pencerahan ilmu pengetahuan bagi umatnya yaitu Al-Quran22 dan
AL-Hadist23 (sunnah rasul).Jika kita dapat berpegang teguh dan erat pada
Al-Quran dan Al-Hadist maka pasti kita akan selama dari
siksaan-Nya24 dan akan dimasukan ke surga yang surga tersebut mengalir
beberapa sungai25.
Pengertian Negara
Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang
kekuasaanya baik politik,militer,ekonomi,sosial maupun budayanya
diatur oleh pemerintahan yang berada diwilayah tersebut26.Negara
juga merupakan suatu wilayah yang memiliki suatu sistem atau
aturan yang berlaku bagi semua individu di wilayah tersebut,dan
21 Surat al-imron 19 Surat al-imron 85
22 Al-Quran adalah sebuah kitab pedoman yang dimiliki umat islam sebagai pembibing ke jalan yang benar.Al-Quran diturunkan langsung kepada Nabi Muhhamad melalui perantara malaikat jibril maupun tidak.
23 Al-Hadist adalah sebuah sunna-sunnah yang dilakukan oleh rasul atau nabi atau sahabat nabi pada zaman dahulu.Al-Hadsit juga sebagai pelengkap keterangan bagi Al-Quran.
24 Hadist riwayat malik 25 Al-Quran Surat an-nissa 13
26 “Rosenberg,matt.”Geography:Country,State,and Nation”.
berdiri secara independen.Negara dapat berdiri jika dapat memenuhi
beberapa syarat,berikut persyaratanya:
a.Syarat Primer
1.Sebuah negara harus memiliki rakyat.
2.Sebuah negara harus memiliki wilayah27 yang dikuasai.
3.Sebuah negara harus memiliki pemerintahan yang berdaulat.
b.Syarat Sekunder
1.Sebuah negara harus mendapat pengakuan dari negara lain.
B. Hubungan Agama dan Negara Dilihat secara ideologis tentang
Studi ISIS
Hubungan negara dan agama dilihat secara ideologis harus
diletakkan pada proporsinya sebagai pemikiran cabang, bukan
pemikiran mendasar tentang kehidupan. Sebab pemikiran mendasar
tentang kehidupan adalah pemikiran menyeluruh tentang alam
semesta, manusia, dan kehidupan, serta tentang apa yang ada
sebelum kehidupan dunia dan sesudah kehidupan dunia, dan
hubungan antara kehidupan dunia dengan apa yang ada sebelumnya
dan sesudahnya.
27
Ideologi yang ada di dunia ada tiga, yaitu Sosialisme
(Isytirakiyyah), Kapitalisme (Ra`sumaliyyah), dan Islam, maka aqidah
atau pemikiran mendasar tentang kehidupan pun ada tiga macam
pula, yakni aqidah Sosialisme, aqidah Kapitalisme dan aqidah
Islamiyah. Masing-masing aqidah ini merupakan pemikiran mendasar
yang di atasnya dibangun berbagai pemikiran cabang tentang
kehidupan, termasuk di antaranya hubungan agama-negara.
Aqidah Sosialisme adalah Materialisme yang menyatakan
segala sesuatu yang ada hanyalah materi belaka. Tidak ada tuhan,
tidak ada ruh, atau aspek-aspek kegaiban lainnya. Ide materialisme
ini dibangun oleh dua ide pokok dalam Sosialisme yang mendasari
seluruh bangunan ideologi Sosialisme, yaitu Dialektika Materialisme
dan Historis Materialisme.
Agama tidak mempunyai tempat didalam Sosialisme. Sebab
agama berpangkal pada pengakuan akan eksistensi tuhan, yang
jelas-jelas diingkari oleh ide materialism yakni hubungannya dapat
diistilahkan sebagai hubungan yang negatif, dalam arti Sosialisme
telah menafikan secara mutlak eksistensi dan pengaruh agama dalam
kehidupan bernegara dan bermasyarakat. Agama merupakan candu
masyarakat yang harus dibuang dan dienyahkan.
Sejarah ISIS
Salah satu pemimpin dari para pejuang Irak yang paling dikagumi rakyat Irak adalah Abu Mush'ab Al Zarqowi (Ada juga yang menyebut Abu Musa Al Zarqawi) yang merupakan figur dari dari kelompok pejuang Jihad wa tauhid, sampai akhirnya AL Zarqawi meninggal, kemudian kelanjutan dari perjuangan rakyat Irak maka para pejuang Irak membentuk suatu dewan syura.
Yang akhirnya mendeklarasikan Daulah Islam Iraq (DAI). Untuk pemimpinnya dipilih Abu Umar al Baghdady. Sampai disini semua berjalan masih normal tetapi kemudian roh DAI menjadi berbeda ketika Abu Umar terbunuh dan diganti dengan tidak normal oleh Abu Bakar Al Baghdady pada 15 Mei 2010.
Ketika terjadi revolusi Suriah tahun 2011 maka sebagian pejuang asal suriah dari Irak kembali ke Suriah untuk melawan tindakan kejam dari presiden Bashar Assad dengan membentuk Jabhat Al Nusrah (JN) yang merupakan kelompok terbesar dari pejuang Suriah. Sedikit demi sedikit beberapa kota mulai di bebaskan.
Ketika sudah banyak daerah dibebaskan tiba-tiba Abu Bakar Al Baghdady pada tahun 2013 mengatakan bahwa JN dihapus dan dijadikan Daulah Islam Irak dan Syam / DAIS atau ISIS (islamic state in Irak and Syam) dalam bahasa Inggrisnya. (kadang disebut ISIL karena sham diganti oleh kata Levant dalam bahasa Inggris).
Setelah itu beberapa kota direbut oleh ISIS dengan menyerang kelompok-kelompok pejuang Suriah termasuk JN. termasuk dengan menggunakan bom bunuh diri ke beberapa pemimpin kelompok pejuan Suriah. Sehingga terjadi kekacauan dalam
perjuangan rakyat Suriah. Akibat nya para ulama yang netral dari berbagai negara berusaha mendamaikan dengan membentuk mahkamah syariah untuk mengadili orang.
Dan ketika Ayman Al Zawahiri (pemimpin Al Qaidah) juga meminta ISIS untuk kembali ke Irak dan hanya mengakui JN sebagai cabang resmi Al Qaeda di Suriah maka ISIS pun menolak. dan malah menuduh balik Al Qaidah juga para ulama-ulama yang selama ini menjadi rujukan para mujahidin seluruh dunia.
Orang yang bersalah ketika terjadi bentrok antar pejuang di Suriah. Semua kelompok menerima hal ini (pengadilan oleh mahkamah syariah) kecuali ISIS dengan berbagai alasan. Dan ketika Ayman Al Zawahiri (pemimpin Al Qaidah) juga meminta ISIS untuk kembali ke Irak dan hanya mengakui JN sebagai cabang resmi Al Qaeda di Suriah maka ISIS pun menolak. dan malah menuduh balik Al Qaidah juga para ulama-ulama yang selama ini menjadi rujukan para mujahidin seluruh dunia.
Akhirnya ISIS mendapat cap takfiri dan khawarij dari para pejuang di Suriah dengan alasan
1. Menyerang pejuang / mujahidin Suriah dari kelompok lain seperi JN, Ahrarus Syam, Jabhat Al Islamiyah dll (Sehingga memecah konsentrasi para pejuang sunny dalam melawan kekejaman tentara presiden Bassar Assad)
2. Menolak mahkamah syariah yang digagas para ulama netral untuk mengadili yang terlibat bentrokan ketika terjadi perselisihan diatara para pejuang Suriah
3. Menolak perintah Al Qaidah, dan malah menuduh balik Al Qaidah.
4. Sikap mengkafirkan pejuang lain dan berlebih-lebihan seperti dalam menghukum , contohnya memenggal kepala kemudian memamerkan kepala-kepala tersebut , menyalib dan lain-lain yang dilarang dalam manhaj Islam yang lurus.
Respon ISIS atas banyaknya penolakan dari para ulama terutama dari Al Qaidah adalah mendeklarasikan Daulah Islam tanpa kata Irak dan Syam sehingga berarti Khilafah dengan mengangkat Abu Bakar Al Baghdady sebagai Khalifah. Hal ini terksesan untuk berkelit karena sudah terdesak akibat menolak mahkamah syariah dan menolak Al Qaidah (ditolak oleh mayoritas mujahidin Suriah yang dianggap bermanhaj Islam yang lurus). Sehingga deklarasi khilafah ini ditentang para ulama di berbagai dunia karena dilakukan sepihak tanpa musyawarah ahlul hali wal aqdi (domain khilafah adalah seluruh dunia karena itu diperlukan musyawarah para ulama saleh yang sudah dikenal kelurusan manhaj nya oleh para mujahidin selama ini) .
Asal Isis
Kemudian banyak orang bertanya ada apa dengan ISIS sehingga bentrok dengan para mujahidin lainnya ? hasil penelusuran para ulama ternyata kelompok yang asalnya adalah cabang resmi Al Qaidah di Irak (kelompok tauhid wal jihad yang dipimpin oleh abu Mushab Al Zarqawi) menjadi berbeda arah perjuangannya karena diduga disusupi oleh agen-agen partai baath (partai sosialis peninggalan Saddam Husein) sejak ditinggal oleh Abu Mushab Al Zarqawi.
Belum jelas apa tujuannya, yang sudah terbukti sekarang diseluruh dunia umat Islam jihadis terpecah menjadi 2 kelompok besar yaitu: kelompok yang memihak
kepada ISIS serta kelompok yang memihak kepada Al Qaidah (Al Qaeda) . Sungguh sebuah kerugian bagi umat islam karena sekarang terpecah dukungan jihad umat islam dunia.
Kalau dikelompokan , maka umat Islam (Sunny) secara keseluruhan sekarang ini terbagi menjadi 4 kelompok :
1. Islam Jihadis yang mendukung ISIS
2. Islam Jihadis yang mendukung Al Qaidah
3. Islam moderat (Umat Islam yang cukup baik aqidahnya, suka sholat , zakat, Puasa dan Haji . tetapi tidak suka jihad dan tidak punya cita-cita memberlakukan syariah Islam secara keseluruhan termasuk dalam hal politik dan hukum positif)
4. Islam Liberal (Umat Islam yang faham ke islaman-nya sudah tercemari zionisme).
Ideologi dan kepercayaan
ISIS adalah kelompok ekstremis yang mengikuti ideologi garis keras Al-Qaidah dan menyimpang dari prinsip-prinsip jihad. Seperti al-Qaeda dan banyak kelompok jihad modern lainnya, ISIS muncul dari ideologi Ikhwanul Muslimin, kelompok Islam pertama di dunia pada tahun 1920-an di Mesir. ISIS mengikuti ekstrim anti-Barat yang menurutnya sebagai penafsiran Islam, mempromosikan kekerasan agama dan menganggap mereka yang tidak setuju dengan tafsirannya
sebagai kafir dan murtad. Secara bersamaan, ISIS (sekarang IS) bertujuan untuk mendirikan negara Islam Salafi yang berorientasi di Irak, Suriah dan bagian lain dari Syam. Ideologi ISIS berasal dari cabang Islam modern yang bertujuan untuk kembali ke masa-masa awal Islam, menolak "inovasi" dalam agama yang mereka percaya telah "korup" dari semangat aslinya. Mengutuk kekhalifahan terakhir dan kekaisaran Ottoman karena menyimpang dari apa yang mereka sebut sebagai Islam murni dan karenanya telah berusaha untuk membangun kekhalifahan sendiriNamun, ada beberapa komentator Sunni, Zaid Hamid, misalnya, dan bahkan Salafi
dan mufti jihad seperti Adnan al-Aroor dan Abu Basir al-Tartusi, yang
mengatakan bahwa ISIS dan kelompok teroris yang terkait tidak
mempresentasikan Sunni sama sekali, tapi menuduh Khawarij bidah
yang melayani agenda kekaisaran anti-Islam.
Salafi seperti ISIS percaya bahwa hanya otoritas yang sah dapat
melakukan kepemimpinan jihad, dan bahwa prioritas pertama atas
pertempuran di daerah lain, seperti berperang melawan
negara-negara non-Muslim, adalah sebagai pemurnian masyarakat Islam.
Misalnya, ketika memandang konflik Israel-Palestina, karena ISIS
menganggap kelompok SunniPalestina Hamas sebagai murtad yang
tidak memiliki kewenangan yang sah untuk memimpin jihad, mereka
anggap melawan Hamas sebagai langkah pertama sebelum menuju
konfrontasi dengan Israel.
Tujuan
Dari awal sampai pada pembentukan negara Islam murni telah menjadi salah satu tujuan utama dari ISIS.Menurut wartawan Sarah Birke, salah satu "perbedaan yang signifikan" antara Front Al-Nusra dan ISIS adalah bahwa ISIS "cenderung lebih fokus pada membangun pemerintahan sendiri di wilayah yang ditaklukkan".
Sementara kedua kelompok berbagi ambisiuntuk membangun sebuah negara Islam, ISIS dengan "jauh lebih kejam ... melakukan serangan sektarian dan memaksakan hukum syariah secara segera". ISIS akhirnya mencapai tujuannya pada tanggal 29 Juni 2014, ketika itu dihapus "Irak dan Levant" dari namanya, dengan mulai menyebut dirinya sebagai Negara Islam, dan menyatakan wilayah okupasi di Irak dan Suriah sebagai kekhalifahan baru.
Pada tanggal 4 Juli 2014, Persatuan Ulama Muslim
Se-Dunia (IUMS), yang dipimpin oleh Syaikh Yusuf Qaradhawi,
mengeluarkan pernyataan bahwa deklarasi khilafah yang dilakukan
ISIS untuk wilayah di Irak dan Suriah tidak sah secara syariah Islam.
Pada pertengahan 2014, kelompok ini merilis sebuah video
berjudul "The End of Sykes-Picot" berbahasa Inggris kebangsaan Chili
bernama Abu Safiya. Video ini mengumumkan niatan kelompok ini
untuk menghilangkan semua perbatasan modern antara
negara-negara Islam Timur Tengah, khususnya mengacu pada perbatasan
yang ditetapkan oleh Perjanjian Sykes-Picot selama Perang Dunia I.
Wilayah yang diklaim
Pada tanggal 13 Oktober 2006, kelompok ini mengumumkan pembentukan Negara Islam Irak, yang mengklaim otoritas atas kegubernuran Irak di Baghdad, Anbar, Diyala, Kirkuk, Salah al-Din, Ninawa, dan bagian dari Babil.
Setelah 2013 ekspansi kelompok ke Suriah dan pengumuman Negara Islam Irak dan Levant, jumlah wilâyah-provinsi-yang diakui meningkat menjadi 16. Selain tujuh wilâyah Irak, divisi Suriah, sebagian besar berbaring sepanjang batas provinsi yang ada, yaitu Al Barakah, Al Kheir, Al Raqqah, Al Badiya, Halab, Idlib, Hama, Damaskus dan Latakia.
Di Suriah, kursi kekuasaan ISIS berada di Kegubernuran Ar-Raqqah. Pemimpin utama ISIS, termasuk Abu Bakr al-Baghdadi, diketahui telah mengunjungi ibukota provinsi tersebut,Raqqah.
Propaganda dan media sosial
Kelompok ini juga dikenal untuk penggunaan efektif propaganda.Pada bulan November 2006, tak lama setelah pembentukan Negara Islam Irak, kelompok mendirikan Institut Produksi Media al-Furqan, yang memproduksi CD, DVD, poster, pamflet, dan produk propaganda-web terkaitOutlet utama Media ISIS ini adalah I'tisaam Media Foundation,yang dibentuk Maret 2013 dan mendistribusikan melalui Global Islamic Media Front (GIMF).Pada tahun 2014, ISIS mendirikan Al Hayat Media Center, yang menargetkan audiens Barat dan menghasilkan materi dalam bahasa Inggris, Jerman, Rusia dan PerancisPada tahun 2014 juga meluncurkan Ajnad Media Foundation, yang melantunkan nasyid jihad
Penggunaan media sosial oleh ISIS telah dijelaskan oleh seorang pakar sebagai "mungkin lebih mutakhir dari [bahwa] sebagian besar perusahaan AS". Secara teratur
mengambil keuntungan dari media sosial, khususnya Twitter, untuk menyebarkan pesan melalui penyelenggaraan kampanye lewat hashtag, mendorong Tweets pada hashtags populer, dan memanfaatkan aplikasi perangkat lunak yang memungkinkan propaganda ISIS untuk didistribusikan ke akun pendukungnya.[ Komentar lain adalah bahwa "ISIS
lebih menekankan pada media sosial daripada kelompok-kelompok jihad lainnya. ... Mereka memiliki kehadiran di media sosial yang sangat terkoordinasi. Meskipun media sosial ISIS di Twitter secara teratur ditutup, mereka sering membuat kembali, mempertahankan kehadirannya di online yang kuat. Kelompok ini telah berusaha untuk merambah ke cabang situs media sosial alternatif, seperti Quitter, Friendica dan Diaspora; Quitter dan Friendica, bagaimanapun, segera menghapus kehadiran ISIS dari situs mereka.
Upaya – upaya untuk mencegah kerusakan,kerugian serta terseretnya golongan muda agar tidak terjerumus oleh agama islam yang salah
Sebagian golongan agama islam dengan menggunakan dalih
kebebasan mengemukakan pendapat mereka mencoba
mematahakan dan menerobos sendi-sendi islam yang mana bila
ajaran islam tak dipahami betul oleh umat islam akan menjadi mudah
terbawa arus pola piker mereka hingga membenarkan ajaran
golongan islam tersebut. Dalam alquran, geliat kaum seperti ini telah
dijelaskan sebagaimana potongan ayat :”……….dan tiada
hentinya mereka selalu memerangi kalian sehingga kalian murtad
dari agama kalian, jika mereka mampu………” (al baqarah (2) :217)
Saat islam didalam puncaknya, rasulullah SAW telah
memprediksikan tentang nasib umat islam di masa yang akan datang.
Sebagai tanda nubuwwah beliau. Nasib umat islam pada masa itu
digambarkan oleh rasulullah seprti seonggok makanan yang
diperebutkan oleh sekelompok manusia yang lapar lagi rakus.
Sebafgaiman tersebut dalam hadist : “beberapa kelompok manusia
akan memperbutkan kalian seperti halnya orang-orang rakus yang
memperebutkan hidangan”
Kondisi umat islam saat ini, umat islam menjadi bahan
perebutan dari sekian banyak kepentingan yang apabila kita kaji lebih
jauh ternyata tujuan akhirnya adalah sama, kehancuran umat islam.
Ada beberapa kelompok besar manusia yang dalam perrjalannan
sejarah selalu mengibarkan bendera permusuhan kepada umat
muslim. Adapun kelompok-kelompok tersebut adalah:
1. Orang-orang yahudi dan nasharani “orang-orang yahudi dan
nasharani tidak akan pernah rela terhadap kalian sehingga
kalian mengikutin jejak mereka..” (AL BAQARAH (2) :120)
2. Orang-orang musrik “sesungguhnya telah kalian dapati
orang-orang yang paling besar permusuhanya terhadap
orang-orang yang beriman dan orang-orang yahudi dan
orang-orang musrik….” ( almadinah (5) :82 )
3. Orang-orang munafik “apabila orang-orang munafik datang
kepadamu mereka berkata :’kami mengakui bahwa
sesungguhnya kamu benar-benar rasul-Nya’, dan allah
mengetahui bahwa sesungguhnya orang-orang munafik itu
benar-benar orang-orng pendusta” (al munafiqun (63) : 1)
Orang-orang munafik itulah sesungguhnya yang fasik, meskipun
mereka sebagai musuh-musuh islam itu namapaknya berbeda, teapi
sesunguhnya didalam memrangi kaum muslimin mereka bersatu
padu melakukan konspirasi yang berskal internasional. Mereka
berusaha tanpa mengenal lelah dan berputus asa “dan tiada
henti-hentinya mereka selalu memerangi kalian sehingga kalian murtad
dari agama kalian, jika mereka mampu ( albaqarah (2) :217) . ada dua
jenis peperangan yang mereka lancarkan terhadap umat islam, yaitu
perang secara fisik dan non fisik. Metode jitu ketika cahaya islam
mulai menyebar luas meliputi wilayah persi. Syria, palestina, mesir
dan menyebrang ke daratan eropa sampai sepanyol. Dan ISIS
merupakan bagian dari tersebut.
Untuk terhidar dari pengaruh dari kelompok-kelompok tersebut
maka umat muslim harus memiliki kekuataan iman yang kokoh dan
menjadikan al quran dan asunnah sebagai pedoman seluruh tindakan
mereka, sehingga segala perbuatan mereka terdapat dasar dan
bersesuaian dengan ajaran yang telah ajarkan oleh Allah SWT. Selain
itu sesama mukmim seharusnya saling memperkuat mukmim ynag
lain, bukan saling menjatuhkan antara satu kelompok muslim dengan
kelompok muslim lainya
Upaya-upaya untuk menanggulangi pengaruh ISIS di Indonesia
untuk mencegah menyebar luasnya ISIS, maka berikut upaya yang
dapat dilakaukan oleh pemerintah dan masyarakat sendiri :
1. Pemerintah RI harus aktif membantu penyebaran ajaran
islam yang rahmatan lil alamin, terutama dlam
kurikulum-kurikulum pendidikan di Indonesia
2. Para juru dakwah seperti mubaligh, da’I, dan ulama harus
menyamakan persepsi soal ajaran islam seperti apa yang
baik diterapkan bagi bangsa Indonesia
3. Adanya penguatan pada keluarga sebagai unitb masyarakat
terkecil, penguatan tersebut mengenai pemahaman islam
moderat, inklusif dan toleran ( rahmatan lil alamin) serta
memperdayakan ekonomi masyarakat, karena kelompok
paling mudah terpengaruh adalah kelompok-kelompok yang
rentan secara ekonomi
4. Pemerintah RI harus menindak tegas dan menangani secara
cepat munculnya orang atau kelompok di Indonesia yang
terkait dengan beredarnya video ISIS di Indonesia
5. Badan intelijen Negara ( BIN ) dan polri harus mendeteksi
secara dini dan menyusun langkah-langkah nyata untuk
menghadapi rencana gerakan ISIS masuk dan menyusup ke
Indonesia.
BAB III
SIMPULAN
1. Hubungan Negara dan agama dilihat secara ideologis harus diletakan proporsinya sebagai pemikiran cabang, bukan pemikiran mendasar tentang kehidupan sebab pemikiran mendasar tentang kehidupan adalah pemikiran menyeluruh tentang lam semesta, manusia, dan kehidupan serta tentang apa yang ada sebelum kehidupan dunia dan sesudah kehidupan dan hubungan antara kehidupan dunia dengan apa yang ada sebelumnya dan sesudahnya. Agama hanya berlaku dalam hubungan antara manusia. Agam tidak terwujud secara konstitusional dalam konstitusa atau perundangan Negara , namun moral individu-individu pelaku politik.
2. Hubungan Negara dan agama dilihat dari pandangan islamiyah Agama dan Negara adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, saling membutuhkan satu sama lain. Sebab agama mengatur segala aspek
kehidupan, termasuk didalamnya aspek politik dan kenegaraan,dengan kata lain hubungan agama dan Negara adalah hubungan keseluruhan dengan sebagaian dari keseluruhan itu. Namun kedududkan Negara dipanadang sangat penting, karena pelaksanaan ajaran-ajaran islam secara total, bertumpu pada keberadaan institusi Negara, karenanya keberaddan negar merupakan syarat mutlak dan esensial, agar seluruh persturan islam dapat diterapkan secara kafah tanpa mengecualikan yang satu dengan yang lainya.
3. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah kerusakan, kerugian serta terseretnya golongan muda agar tidak
terjerumus oleh agama islam yang salah,terutama ISIS
adalah dengan mengokohkan prinsip dan keimanan pribadi
dan mendekatkan diri kepada seng maha pencipta dan
mlakukan segala aktivitas ghidupnya sesuai dengan al quran
dan asunah selain itu peran pemerintah untuk mengerahkan
seluruh aparat keamanan juga sangat diperlukan karena
masalah seperti ISIS merupakan masalah yang dapat
mengancam masalah keamanaan Negara. Pemerintah dan
masyarakat harus bersinergis dengan baik dan solid.
DAFTAR PUSTAKA
Acts Intepretation Act 1901 – Sect 22:meaning of certain words”.Australasian Legal Information Institute.
Rosenberg,matt.”Geography:Country,State,and Nation”.
Negara Hukum,Ensiklopedia Indonesia (N-Z),N.V,W Van Hoeve
D’Mutiar’as,Ilmu Tata Negara Umum,Pustaka Islam ,Jakarta
Soepomo,UUD RI,Noordhoff,Jakarta
FH dan Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan UI,Indonesia Negara Hukum,Seminar Ketatanegaraan UUD 1945,Seruling Masa Jakarta,1966