LAMPIRAN
LAMPIRAN 1
SK PENDIRIAN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
LAMPIRAN 2
RENCANA STRATEGIS
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
RENCANA STRATEGIS
2016 - 2020
UNIVERSITAS GAJAYANA MALANG
2016
FAKULTAS
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan jaringan teknologi
informasi yang semakin cepat, telah berdampak signifikan dalam segala aspek tidak
terkecuali pada aspek pendidikan. Pada aspek pendidikan, perkembangan tersebut telah
memberikan peluang sekaligus tantangan yang bersifat global dalam tatanan lingkungan
yang sangat dinamis. Dalam lingkungan pendidikan, perkembangan ilmu pengetahuan
telah mampu menggerakan produktifitas Sumber Daya Manusia (SDM), yamg
selanjutnya dapat meningkatkan produktifitas ekonomi sebuah bangsa. Sehingga,
pengembangan potensi dan kualitas SDM harus dilakukan secara berkelanjutan dan
intensif. Salah satu alat yang efektif dalam pembentukan dan mengubah kualitas serta
pengembangan potensi diri SDM adalah pendidikan dan/ atau proses pembelajaran.
Dengan demikian, pendidikan dan/ atau proses pembelajaran merupakan salah satu
faktor penentu dan memiliki peran yang cukup besar dalam menentukan keberhasilan
seseorang.
Pembangunan pendidikan tinggi sebagaimana yang diamanatkan oleh UUD
1945 merupakan bagian tugas dalam mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia. Tugas
perguruan tinggi adalah melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi yang meliputi
Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat. Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 24,
ayat (2) yang menyatakan bahwa Perguruan Tinggi memiliki otonomi untuk mengelola
sendiri lembaganya sebagai pusat penyelenggaraan pendidikan tinggi, penelitian
ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat. Selanjutnya, pada ayat (3) dijelaskan
bahwa Perguruan Tinggi dapat memperoleh sumber dana dari masyarakat yang
pengelolaannya dilakukan berdasarkan prinsip akuntabilitas publik. Sehingga, sistem
pendidikan dituntut untuk mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan,
peningkatan mutu serta relevansi dan efisiensi manajemen pendidikan untuk
menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan sosial, nasional,
Uraian di atas menjelaskan bahwa setidaknya terdapat 3 (tiga) hal yang harus
diperhatikan oleh pendidikan tinggi untuk berkontribusi terhadap peningkatan daya
saing bangsa. Pertama, pendidikan tinggi harus mampu menghasilkan luaran, yaitu
lulusan dan hasil-hasil penelitian yang inovatif dan kreatif dalam pemanfaatan ilmu
pengetahuan dan teknologi. Kedua, pendidikan tinggi harus mendidik mahasiswanya
agar mampu memilih dan mengadopsi ilmu pengetahuan dan teknologi, yang
selanjutnya dikonversi ke dalam suatu produk yang memiliki daya saing ekonomi.
Ketiga, pendidikan tinggi juga harus mampu membentuk lulusan yang memiliki
karakter kebangsaan yang kuat sebagai wujud dari warga negara yang bertanggung
jawab.
Dengan memperhatikan fenomena yang diuraikan di atas, dapat dinyatakan
bahwa lembaga pendidikan ekonomi dan bisnis merupakan suatu lembaga yang sangat
strategis dalam mendukung program pembangunan ekonomi yang berujung pada
peningkatan daya saing bangsa. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universita Gajayana
sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi ekonomi dan bisnis yang berada di bawah
binaan perguruan tinggi swasta yang unggul, bertekad untuk ikut serta dalam
menciptakan dan membangun masyarakat yang berkarakter dengan basis ilmu
pengetahuan.
Untuk mengelola pengembangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis dalam
menghadapi masa depan yang memberikan peluang dan sekaligus juga penuh tantangan,
maka diperlukan adanya perencanaan strategis. Dinamika perubahan lingkungan yang
terjadi tersebut memaksa dan mendorong Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas
Gajayana (FEB – UNIGA) untuk mampu menjawab tantangan masa depan dengan
melaksanakan tugas, fungsi dan perannya dengan sebaik-baiknya. Rasionalitas
penyusunan Rencana Strategis (RENSTRA) FEB didasarkan pada kebutuhan untuk menjawab perubahan lingkungan yang selalu dinamis, dan adanya suatu keinginan
agar FEB mampu menjadi pusat pendidikan yang berkualitas melalui upaya-upaya
pelaksanaan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian dan
pengabdian kepada masyarakat untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa yang
memiliki kompetensi Ilmu Ekonomi dan Bisnis yang berkarakter, beretika, cerdas, dan
Pada hakekatnya, perencanaan strategis adalah suatu kerangka kerja yang
berorientasi pada penanggulangan isu, sehingga rencana kerja disusun berdasarkan
isu pokok. Isu tersebut dijabarkan dari kondisi internal dan eksternal. Kondisi
internal mengindikasikan adanya kemungkinan kekuatan dan kelemahan, sedangkan
kondisi eksternal mengindikasikan kemungkinan peluang dan tantangan yang akan
dihadapi. Secara kelembagaan, FEB mengalami dinamika yang sangat cepat.
Berbagai dinamika baru di masa depan harus mampu ditangkap oleh FEB.
Aspek-aspek seperti penjaminan mutu yang telah menjadi tekad FEB dan dituangkan dalam
visinya harus mendapat perhatian yang besar. Grand strategy perlu dirumuskan
secara hati-hati dan direncanakan dengan matang dalam menyongsong masa depan
yang penuh dengan kompetisi dan dinamika. Untuk hal ini FEB terdorong untuk
merumuskan dan/ atau memperbarui rencana strategisnya untuk periode 2016–2020
dalam rangka mewujudkan visi dan misi yang sudah ditetapkannya.
1.2 Tujuan
Renstra FEB disusun dengan maksud untuk mencapai keselarasan
perencanaan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di fakultas
diantara lingkungan internal dan eksternal yang ada. Dengan demikian, pelaksanaan
kegiatan bidang pendidikan di FEB diharapkan bisa berjalan secara efektif dan
akuntabel guna menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi dan sinergi diantara
stakeholders.
Renstra FEB disusun dengan tujuan untuk memberikan arah atau pedoman dan
strategi dalam peningkatan mutu lembaga dan layanan pendidikan, penelitian dan
pengabdian kepada masyarakat. Renstra juga akan digunakan untuk memberikan arah
dalam menyusun program dan kegiatan sampai dengan tahun 2016-2017 untuk
mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan.
1.3 Ruang Lingkup
Renstra FEB disusun untuk jangka waktu 5 (lima) tahun, yaitu periode 2016–
1.4 Dasar Hukum
Dasar hukum penyusunan Renstra FEB ini adalah:
a. Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi
b. Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
c. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
d. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendididkan
Tinggi
e. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
f. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2010 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2010 – 2014
g. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2010
tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan Nasional Tahun 2010 – 2014
h. Surat Tugas Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gajayana Nomor
040.B/ST/FEB/II/2016 tentang Tim Penyusun Rencana Strategis Fakultas Ekonomi
dan Bisnis Tahun 2016 – 2020
i. Statuta Universitas Gajayana Malang Tahun 2016.
j. Rencana Induk Pengembangan Universitas Gajayana Malang 2002-2026
k. Surat Keputusan Rektor Universitas Gajayana Malang No
101/SK/UNIGA/VIII/2012 tanggal 16 Agustus 2012 tentang Rencana Strategis
BAB II
PROFIL FAKULTAS EKONOMI dan BISNIS
2.1 Sejarah Singkat Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gajayanan (FEB – UNIGA) adalah
bagian integral dari Universitas Gajayana Malang. Sebagai salah satu Fakultas yang
tertua, FEB memiliki 3 (tiga) Program Studi (Prodi), yaitu: (1). Prodi Akuntansi, (2).
Prodi Manajemen, dan (3) Prodi Ekonomi Pembangunan. Embrio dari FEB adalah
sebuah lembaga pendidikan tinggi Diploma Tiga (D3), yaitu Akademi Manajemen
Perpajakan dan Akuntansi (AMPA) Gajayana yang didirikan pada tahun 1980.
Perkembangan berikutnya, AMPA Gajayana berubah menjadi Sekolah Tinggi Ekonomi
(STE) Gajayana pada tahun 1983. STE Gajayana melaksanakan pendidikan jenjang
Strata Satu (S1). Selanjutnya, STE Gajayana berkembang lagi menjadi sebuah
Universitas, yaitu Universitas Gajayana (UNIGA) pada tahaun 1987 .
FEB sebagai sebuah lembaga pendidikan tinggi senantiasa berupaya untuk
menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan dan kegiatan Tri Dharma Perguruan
Tinggi lainnya dalam mewujudkan berbagai keunggulan bagi luaran (output) nya.
Untuk hal tersebut, FEB berusaha selalu melakukan inovasi dalam segala aspek
kegiatan dan pengelolaannya, agar produknya siap berkiprah di masyarakat dengan daya
saing yang dimilikinya.
Dalam upayanya untuk meningkatkan mutu lulusan, FEB telah memutuskan untuk melaksanakan sistem pengendalian dan peningkatan mutu yang diwujudkan
melalui monitoring kurikulum, kegiatan ilmiah mahasiswa, jalinan kerja sama
dengan lembaga-lembaga lain. Monitoring kurikulum dilakukan melalui forum dosen
yang bertugas merancang dan memonitor tingkat kesesuaian kurikulum dengan pasar
kerja dan perkembangan ilmu ekonomi dan bisnis. FEB juga melengkapi sarana dan
prasarana dengan pengadaan laboratorium untuk meningkatkan proses
pembelajarannya, yang meliputi: Laboratorium Akuntansi dan Perpajakan,
Laboratorium Manajemen dan Kewirausahaan, dan Laboratorium Perbankan.
Menengah Kejuruan baik negeri maupun swasta, dan lembaga-lembaga swasta lainnya.
Hasil-hasil yang diperoleh melalui kegiatan kerja sama ini adalah laporan-laporan
penelitian, pendidikan/ pelatihan, dan pengabdian kepada masyarakat yang
memberikan manfaat bagi fakultas dan institusi mitra kerjanya. Kegiatan ini
merupakan peluang dan tantangan bagi pengoptimalan sumber daya yang dimiliki
fakultas yang masih memungkinkan untuk terus ditingkatkan.
Sistem pengendalian dan peningkatan mutu dilakukan melalui evaluasi internal
dan eksternal. Kegiatan ini dilakukan dengan cara menjalin komunikasi dengan alumni
dan pihak-pihak lain yang selama ini merupakan pihak pengguna (user) dari lulusan
FEB. Pada kesempatan tertentu, para alumni dan user diundang untuk menghadiri
workshop kurikulum yang diadakan oleh fakultas. Para alumni dan user diminta
pendapatnya dalam workshop tersebut mengenai kurikulum yang selama ini
diberlakukan, serta pengalaman-pengalaman mereka dalam dunia kerja yang
bermanfaat untuk bahan referensi bagi perbaikan kurikulum selanjutnya. Beberapa
kendala yang ada di lapangan dan adanya beberapa perubahan kebijakan, baik yang
berasal dari pihak internal (Universitas dan Yayasan) maupun dari pihak eksternal, bisa
menjadi suatu tantangan sekaligus peluang bagi FEB.
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memberikan dampak yang
cukup nyata bagi FEB. Fakultas ini yang semula menjadi fakultas yang paling diminati
di lingkungan Universitas Gajayana di masa lalu, saat ini mulai terbagi peminatnya. Hal
ini ditandai dengan adanya peningkatan yang tidak signifikan jumlah pendaftar
mahasiswa baru di FEB khususnya untuk beberapa prodi dan terjadi pergeseran
terhadap pendaftar mahasiswa baru di lingkungan Universitas Gajayana.
Perkembangan teknologi informasi, telah mampu merubah pola pikir para
lulusan SMA, MA, dan SMK, dimana ada kecendrungan mereka mempertimbang-timbangkan untuk memilih prodi lain selain prodi yang ada di Fakultas Ekonomi dan
Bisnis. Hal ini mendorong FEB untuk senantiasa melakukan berbagai perubahan atau
inovasi program yang kompetitif. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan daya saing
lulusan di pasar kerja. Program tersebut berupa peningkatan kemampuan analitis yang
lebih bagus di bidang ilmu ekonomi dan bisnis, kemampuan berbahasa Inggris. Hal ini
dilakukan dengan cara bekerja sama dengan user. Hal itu sangat penting untuk
FEB saat ini memiliki dosen sebanyak 41 (empat puluh satu) orang dengan
kualifikasi yang sudah memadai. Dosen tersebut teralokasi ke masing-masing prodi,
yaitu: (a). Prodi Akuntansi, sebanyak 10 (sepuluh) orang, (b) Prodi Manajemen,
sebanyak 23 (dua puluh tiga) orang, dan (c). Prodi Ekonomi Perbankan-Pembangunan
sebanyak 8 (delapan) orang.
Pengelolaan lembaga FEB menggunakan struktur organisasi yang efisien dan
sederhana, sebagaimana dalam gambar 1.
Filosofi
Filosofi yang dianut oleh FEB dalam menyediakan jasa pendidikan tinggi adalah
dijiwai dengan nilai-nilai Agama dan Pancasila, beridentitas kerakyatan dan berakar
pada sosio-budaya Indonesia, serta mengabdi kepada kepentingan dan kemakmuran
2.2 Visi
Fakultas memiliki visi yang mengacu pada visi Universitas, yaitu Menjadi
Fakultas terkemuka yang memiliki keunggulan konpetitif berbasis riset di bidang Ilmu
Ekonomi dan Bisnis hingga tingkat Nasional pada tahun 2026
2.3 Misi
Untuk mencapai visi yang telah ditentukan, Fakultas menetapkan misi yang
jelas. Penetapan misi dimaksudkan agar seluruh sivitas akademika dan stakeholders
lainya dapat mengetahui dan memahami nilai nilai yang dianut, tujuan dan jati diri
fakultas. Rumusan Misi fakultas juga mengacu pada misi Universitas, sebagai berikut:
A. Bidang Pendidikan
Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran yang berbasis riset di bidang
ekonomi dan bisnis untuk menghasilkan sarjana yang memiliki integritas,
kompetensi, kemandirian, kemampuan dalam IPTEK, dan kemampuan untuk
bekerjasama, dan menjunjung tinggi etika, serta adaptif terhadap perubahan
lingkungan dan berdaya saing secara Nasional.
B. Bidang Penelitian
Menjadi agen penelitian untuk mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu
pengetahuan dan praktik di bidang ekonomi dan bisnis melalui kegiatan
penelitian yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
C. Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat
Menjadi mitra bagi Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), lembaga
masyarakat dan pemerintah melalui program pengabdian kepada masyarakat
dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan nyata di bidang ekonomi dan bisnis
berbasis riset dan didasarkan pada kearifan lokal untuk meningkatkan
produktifitas, keberdayaan dan kesejahteraan.
D. Bidang Kelembagaan
Menyelenggarakan fakultas yang mengacu pada prinsip-prinsip good
2.4 Tujuan
Terkait dengan visi, misi, dan tujuan Universitas, serta berdasarkan visi dan
misi yang ada di Fakultas, maka tujuan Fakultas Ekonomi dan Bisnis diarahkan untuk:
1. Menghasilkan sarjana ekonomi yang berkemampuan akademis dan profesional di
bidang ekonomi dan bisnis serta memiliki karakter untuk menjadi lebih baik,
mandiri, dan mampu bersaing.
2. Menghasilkan dan menyebarluaskan penelitian yang bermanfaat bagi
pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik di bidang ekonomi dan bisnis.
3. Meningkatkan kemampuan dan keahlian di bidang ekonomi dan bisnis serta
pemanfaatan keahlian yang ada melalui kegiatan kerjasama dalam pembinaan bagi
masyarakat dan lembaga pemerintah maupun swasta.
4. Melaksanakan tata kelola kelembagaan yang berkualias untuk menjamin
keberlanjutan organisasi dan menjadikan Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang
BAB III
ANALISIS LINGKUNGAN
Dinamika lingkungan yang bersifat lokal, nasional, dan global telah banyak
mewarnai perkembangan di dunia pendidikan. Untuk bisa mengikuti perubahan yang
terjadi, maka diperlukan pengelolaan fakultas yang akuntabel, transparan dan
partisipatif. Hal ini dimaksudkan untuk mewujudkan misi dalam kegiatan pendidikan
Tri Dharma Perguruan Tinggi, mengembangkan dan memperkuat manajemen fakultas
yang mandiri dan mempunyai tata kelola yang baik, serta meningkatkan kesejahteraan
segenap sivitas akademika yang bercirikan profesionalitas.
Dengan telah disusunnya visi, misi dan tujuan di FEB, maka langkah selanjutnya
adalah menetapkan strategi atau kebijakan organisasi dalam pencapaian tujuan yang
telah ditetapkan. Untuk itu, FEB perlu menganalisis kondisi internal organisasi
(kekuatan dan kelemahan) serta kondisi eksternal (peluang dan ancaman), yang sering
disebut dengan SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, and Threat) analysis
3.1 Analisis Lingkungan Internal Organisasi
Analisis lingkungan internal merupakan analisis tentang kondisi kekuatan dan
kelemahan FEB. Analisis ini diperlukan untuk mengetahui gambaran kondisi dan situasi
atau kemampuan diri yang ada di institusi saat ini. Dengan mengetahui gambaran
tentang kemampuan diri, maka institusi akan dapat menempatkan diri secara “fit”
dengan lingkungan eksternalnya. Pada akhirnya, institusi bisa menentukan strategi
maupun langkah-langkah yang akan dilakukan dalam pencapaian tujuannya.
3.1.1 Sumberdaya Manusia (SDM)
a. Dosen
Dosen yang dimiliki oleh FEB, didasarkan pada Undang-Undang No. 20 tahun
2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Menurut pasal 39 (2) UU No. 20/ 2003
tentang Sisdiknas, dosen merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan
dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan
pembimbingan dan pelatihan serta melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat.
kompetensi yang dimiliki melalui implementasi tri dharma perguruan tinggi.
Sedangkan, menurut Undang-Undang No 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
dinyatakan bahwa Guru dan Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan
tugas utama mentransformasikan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu
pengetahuan dan teknologi dan seni melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian
kepada masyarakat. Demikian juga menurut PermenRistek-Dikti Republik Indonesia
No 44 tahun 2015 dikatakan bahwa dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan
dengan tugas utama mentrasformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan
ilmu pengetahuan, teknologi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada
masyarakat. Berdasarkan hal tersebut dapat dinyatakan bahwa dosen wajib memiliki
keunggulan, kompetensi, sertifikasi pendidik, sehat rohani dan jasmani dan
memenuhi kualifikasi akademik.
Gambaran dosen di FEB yang memenuhi kriteria sampai dengan akhir tahun
akademik 2016/ 2017 sebagaimana dalam tabel 1. Jumlah dosen FEB sebanyak 41
(empat puluh satu) orang dengan rincian dan kualifikasi sebagai berikut:
Tabel 1 : Jumlah Dosen Berdasarkan Jabatan Akademik
No Jab. Akademik Akuntansi Manajemen Ek. Pemb. Jumlah
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Guru Besar - 2 1 3
2 Lektor Kepala 1 4 - 5
3 Lektor 9 4 4 17
4 Asisten Ahli - 3 2 5
5 Tenaga Pengajar* - 10 1 11
Jumlah 10 23 8 41
*Dosen yang belum memiliki jabatan fungsional akademik
Tabel 1 tersebut menunjukkan bahwa 56,76% memiliki kualifikasi akademik
dengan jabatan minimal Lektor. Kualifikasi dosen berdasar jenjang pendidikan
Tabel 2 : Jumlah Dosen Berdasarkan Jenjang Pendidikan
No Program Studi S1 S2 S3 Jumlah
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Akuntansi - 8*) 2 10
2 Manajemen - 17**) 6 23
3 Ekonomi Pembangunan - 6 2 8
Jumlah - 21 10 41
*) 1 (satu) orang diantaranya sedang menyelesaikan studi ke jenjang S3. **) 1 (satu) orang diantaranya sedang menyelesaikan studi lanjut ke jenjang S3
Tabel 2 tersebut menunjukkan bahwa semua dosen FEB sudah berpendidikan
minimal S2 dan 24% diantaranya sudah bergelar S3, dan 5% sedang melaksanakan
studi lanjut S3. Sampai dengan 2016 dosen FEB yang sudah memperoleh sertifikasi
dosen tampak dalam tabel 3 berikut:
Tabel 3: Jumlah Dosen yang Sudah Bersertifikasi Dosen
No. Jenis Tunjangan EP MP AK Total
(1) (2) (3) (4) (5) (7)
1 Tunjangan Serdik 5 9 9 23
2 Tunjangan Kehormatan 0 2 - 3
Selanjutnya pengelompokkan dosen berdasar umur dapat dilihat pada tabel 4
berikut:
Tabel 4: Jumlah Dosen Berdasarkan Umur
No Umur (Tahun) S1 S2 S3 Jumlah
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 25 – 34 - 9 - 9
2 35 – 44 - - - -
3 45 – 54 - 12 3 15
4 55 – 64 - 11 4 15
5 65 – 74 - 1 -
6 ≥ 70 - 1 - 1
Jumlah - 34 7 41
Dari tabel 4 dapat dinyatakan bahwa secara umum (95%) dosen FEB berada
b. Tenga Kependidikan
Untuk membantu kelancaran pelaksanaan semua kegiatan yang ada di fakultas
dan prodi, serta memberikan layanan terbaik bagi siapa saja yang mau belajar di
FEB, maka diperlukan bantuan tenaga kependidikan untuk menanganinya. Tenaga
kependidikan yang diperlukan adalah tenaga yang berkualitas dengan kuantitas yang
memadai. Tabel 5 menunjukkan kondisi tenaga kependidkan di lingkungan FEB
berdasarkan jenjang pendidikan:
Tabel 5: Jumlah Tenaga Kependidikan Berdasarkan Jenjang Pendidikan
No. Jenis Tenaga Kependidikan
Jumlah untuk setiap jenjang PendidikanTerakhir
S3 S2 S1 D4 D3 D2 D1 SLTA
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
1 Pustakawan - 1a 3b - 1 1 - -
2 Laboratorium :
- Akuntansi & Perpajakan
- Manajemen & Kewirausahaan
- Perbankan
- Bagian Tata Usaha
- Bagian Kerumah tanggaan
- Keamanan dan Driver
-
* Hanya yang memiliki pendidikan formal dalam bidang perpustakaan a
- Tenaga Administrasi Perpustakaan yang telah mengikuti pelatihan kepustakaan b
- Satu orang memiliki pendidikan formal dalam bidang perpustakaan (D2 perpustakaan)
3.1.2. Kurikulum
Dalam rangka memenuhi kebutuhan stakeholders yang lebih bermanfaat,
Fakultas merancang dan menetapkan kurikulum dengan mempertimbangkan amanat
UU No. 12 tahun 2012 tentang kurikulum Pendidikan Tinggi yang kemudian
dikembangkan dengan mengacu pada Peraturan Menteri Riset Teknologi dan dan
Pendidikan Tinggi No. 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tiggi
(SN Dikti). Penyusunan struktur kurikulum Program Studi di lingkungan Fakultas
Ekonomi dan Bisnis sampai dengan tahun akademik 2016/2017 dilakukan dengan
mengikuti struktur kurikulum yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Rektor
No. 018/SK/UNIGA/I/2016 tentang Persiapan Pelaksanaan Rekonstruksi Kurikulum.
Prodi diharuskan melakukan rekonstruksi kurikulum menyesuaikan dengan Pedoman
Pengembangan Kurikulum baru yang mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional
Indonesia (KKNI).
Pedoman baru ini dimaksudkan untuk mempersiapkan Prodi dalam
merekonstruksi kurikulum berbasis kompetensi (KBK) menjadi kurikulum yang
mengacu pada KKNI. Upaya Fakultas untuk melakukan konstruksi dan format baru
serta evaluasi dari kurikulum yang ada di prodi dengan menyelenggarakan
pertemuan yang melibatkan sejumlah pihak yang relevan dan memiliki kapabilitas.
Pihak-pihak yang dimaksud antara lain Dekan, para Ketua Program Studi, para dosen
senior serta pihak stakeholders lain yang relevan. Perubahan kurikulum yang dibuat
diterapkan mulai tahun akademik 2017/2018 berdasarkan Surat Keputusan Dekan
No. 124.c/SK/FEB/VII/2017 tanggal 21 Juli 2017, tentang pemberlakuan kurikulum
berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).
Prodi diberikan kebebasan melakukan pengembangan kurikulum dengan tetap
mengacu pada peraturan yang berlaku serta rambu-rambu yang ditetapkan dalam Buku Panduan Pengembangan Kurikulum. Keleluasaan yang diberikan dalam
pengembangan kurikulum ini memberi kesempatan Prodi untuk selalu
memutakhirkan relevansi kurikulum sesuai perkembangan keilmuan, sumberdaya
Prodi serta kebutuhan stakeholders. Kurikulum yang dikembangkan juga menekankan
kedalaman, keleluasan dan derajat integrasi antar Mata Kuliah agar mendukung
Komponen dan komposisi kurikulum masing-masing Program Studi dapat
disajikan pada tabel 6,7 dan 8 berikut ini.
Tabel 6 : Komponen dan Komposisi Kurikulum Program Studi Akuntansi
No
Tabel 7 : Komponen dan Komposisi Kurikulum Program Studi Manajemen
Tabel 8 : Komponen dan Komposisi Kurikulum Program Studi Ekonomi
(SKS) Kompetensi (SKS)
∑
Struktur kurikulum di Fakultas Ekonomi dan Bisnis memberi kesempatan
kepada mahasiswa untuk lulus setelah menempuh minimal 144 sks. Struktur
kurikulum FEB selalu mengalami peninjauan kembali setiap 3 (tiga) tahun sekali
dan penerapannya di tahun ke empat bila ada perobahan. Peninjauan kurikulum
dilaksanakan dengan melibatkan stakeholders, yang meliputi alumni, pengguna
lulusan, dosen, mahasiswa maupun para praktisi.
3.1.3. Kelembagaan
a. Lembaga Penelitian (LEMLIT)
Setiap prodi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis melaksanakan kegiatan Tri
Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada
Masyarakat yang diselaraskan dengan kegiatan yang ada di Universitas. Kegiatan
penelitian yang dilakukan oleh dosen terintegrasi dan mengacu kepada tata aturan
Jumlah penelitian dosen dan sumber pendanaan dalam 3 (tiga) tahun terakhir
sebagaimana dalam tabel 9.
Tabel 9: Jumlah Penelitian Dosen dan Sumber Pendanaan dalam Tiga Tahun Terakhir
Jumlah penelitian yang dilakukan oleh dosen FEB selama 3 (tiga) tahun
terakhir sebanyak 72 (tujuh puluh dua) judul, sehingga rata-rata per tahun per dosen
sebanyak 1.54 (satu koma lima puluh empat) penelitian. Pembiayaan penelitian
berasal dari berbagai sumber, yaitu dari Direktorat Dikti, serta pihak eksternal dan
internal di luar Dikti. Jumlah dana penelitian dalam 3 (tiga) tahun terakhir sebesar
Rp. 1.073.100,- dengan dana penelitian rata-rata per dosen per tahun sebesar Rp.
7.400,000-. Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian, FEB bekerja sama
dengan LEMLIT UNIGA untuk menyelenggarakan workshop dan pelatihan tentang
metode penelitian dan kiat-kiat untuk memperoleh dana hibah bagi para dosen.
b. Lembaga Pengabdian Masyarakat
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh para dosen
maupun mahasiswa FEB terkoordinir di bawah Lembaga Pengabdian kepada
Masyarakat (LPM) UNIGA. Berbagai kegiatan pengabdian masyarakat telah
dilaksanakan oleh dosen maupun mahasiswa berupa penyuluhan, pendidikan,
pelatihan, dan Kuliah Kerja Nyata Profesi (KKNP). FEB telah bekerja sama dengan
beberapa lembaga pemerintah maupun swasta, misal Direktorat Pembinaan SMK,
Kantor Pajak, Pusat Pengembangan dan Penataran Guru-guru Teknologi untuk
menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, serta beberapa
UMKM.
TS-2 TS-1 TS TS-2 TS-1 TS
1 Akuntansi 8 10 9 127 164 93.6
2 Ekonomi Pembangunan 5 3 3 111.5 30 88
3 Manajemen 9 12 13 149.5 153 156.5
TOTAL* 22 25 25 388 347 338.1
Tabel 10: Jumlah Pengabdian pada Masyarakat Dosen dan Sumber Pendanaan dalam Tiga Tahun Terakhir
Jumlah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen FEB
dengan melibatkan mahasiswa selama 3 (tiga) tahun terakhir berjumlah 81 (delapan
puluh satu) pengabdian dan rata-rata per tahun per dosen sekitar 1,88 (satu koma
delapan puluh delapan) kegiatan. Jumlah dana pengabdian kepada masyarakat dalam 3 (tiga) tahun terakhir sebesar Rp. 722.700.000,- dengan dana penelitian rata-rata per
dosen tetap per tahun sekitar Rp. 5,500.000,-.
Pembiayaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berasal dari pihak
internal(Universitas-Yayasan) maupun dari pihak eksternal, seperti Direktorat Dikti,
Direktorat Pembinaan SMK, dan dari institusi eksternal lain di luar pemerintah.
Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan pengabdian masyarakat ini,
FEB bekerja sama dengan LPM UNIGA untuk mengadakan dan menjalin kerja sama
dengan berbagai institusi pemerintah maupun swasta.
c. Lembaga Penerbitan
FEB telah menerbitkan 2 (dua) jurnal ilmiah lokal, dengan status ber ISSN,
yaitu Jurnal Akuntansi Indonesia (JAI) yang diterbitkan oleh Program Studi
Akuntansi dan Jurnal Manajemen Gajayana (JMG) yang diterbitkan oleh Program
Studi Manajemen. JAI terbit 2 (dua) nomor setiap tahun, demikian juga dengan JMG.
Setiap dosen dan/ atau mahasiswa diberi kesempatan untuk dapat mempublikasikan
karya ilmiahnya ke dalam jurnal-jurnal tersebut.
TS-2 TS-1 TS TS-2 TS-1 TS
1 Akuntansi 8 15 9 57 199.5 100.5
2 Ekonomi Pembangunan 6 6 7 40.5 37 38.5
3 Manajemen 7 10 13 64.5 91.2 94
TOTAL * 21 31 29 162 327.7 233
No. Nama Program Studi
Jumlah Judul Kegiatan Pelayanan / Pengabdian Kepada Masyarakat
Total Dana Kegiatan Pelayanan / Pengabdian Kepada Masyarakat
d. Pendidikan Profesional dan Unit Pengembanagn Kompetensi
FEB memiliki unit pengembangan kompetensi yang meliputi Pusat
Pengembangan Akuntansi dan Perpajakan (P2AP) serta Pusat Pengembangan
Kewirausahaan (P2K). P2AP berada dalam naungan Program Studi Akuntansi.
Keberadaan lembaga ini dimaksudkan untuk memberikan nilai tambah kepada para
mahasiswa di bidang akuntansi keuangan, pemeriksaan akuntansi, perpajakan, pasar
modal, pemasaran, perbankan syariah. Lembaga ini juga memfasilitasi dosen dan
mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
P2K berada dalam naungan Program studi Manajemen. Lembaga ini
dimaksudkan untuk memfasilitasi dan mengembangkan kemampuan mahasiswa
dalam berwirausaha. Dengan kegiatan praktik berwirausaha ini, diharapkan dapat
memberikan bekal bagi mahasiswa untuk mampu menciptakan lapangan kerja pada
saat mahasiswa sudah selesai studi dari FEB. Kegiatan ini dilaksanakan dalam
bentuk mengolah suatu bahan menjadi sebuah produk dengan teknologi sederhana
namun tepat guna. Salah satu bentuk kegiatan yang dilaksanakan P2K adalah
menyelenggarakan Entrepreneur Corner sebagai pembelajaran untuk menjadi
seorang marketer dan entrepreneurial yang mandiri bagi setiap mahasiswa. Dengan
demikian, setelah lulus dari FEB, mahasiswa tidak sekedar pandai berteori tetapi juga
mampu mengimplementasikan teori dalam kehidupan se-hari2 misalnya mampu
menjual produk yang dihasilkannnya.
3.1.4. Sarana dan Prasarana
Proses belajar mengajar di FEB dilaksanakan antara pukul 07.00 sampai
dengan pukul 21.00 Wib pada hari Senin sampai dengan Jumat, sedangkan pada hari
Sabtu mulai jam 08.00-16.00. Infrastruktur yang digunakan dalam proses
pembelajaran di FEB adalah aset UNIGA namun penggunaannya teralokasikan untuk masing-masing fakultas. Pelaksanaan perkuliahan dan kegiatan administrasi
sehari-hari sudah terpisah dari fakultas yang lain. Fasilitas yang digunakan oleh FEB
meliputi:
pembelajaran yang lain yang sifatnya belum permanen. Setiap ruangan memiliki luas
yang berbeda, mulai yang berkapasitas 30 (tiga puluh) mahasiswa sampai dengan
100 (seratus) mahasiswa.
b. Ruang Administrasi
Selain ruang kuliah, FEB dilengkapi dengan ruang administrasi untuk
menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan sehari-hari dan layanan terhadap
mahasiswa. Ruang administrasi terletak di Gedung B lantai 1 (satu) dan lantai 2
(dua) dan dilengkapi dengan sarana kerja yang cukup memadai, yaitu beberapa unit
komputer dan printer, jaringan internet, filling cabinet, dan peralatan lainnya.
c. Laboratorium
Untuk menunjang proses belajar mengajar di lingkungan Fakultas Ekonomi
dan Bisnis terdapat 5 (lima) jenis laboratorium, yaitu Laboratorium Komputer,
Laboratorium Bahasa Inggris, Laboratorium Akuntansi dan Perpajakan,
Laboratorium Manajemen dan Kewirausahaan, dan Laboratorium Perbankan.
Laboratorium-laboratorium ini bisa dimanfaatkan secara optimal oleh dosen dan
mahasiswa untuk kegiatan praktikum, akses internet, dan mengambil
artikel-artikel jurnal ilmiah nasional dan internasional untuk kepentingan tugas skripsi,
penelitian, dan lain-lain.
Table 11 dan 12 menunjukkan fasilitas fisik yang dikelola oleh FEB maupun
fasilitas bersama yang ada di lingkungan UNIGA.
d. Perpustakaan
Ketersediaan sumber informasi berupa buku, jurnal, majalah, dan bahan
bacaan lainnya merupakan salah satu syarat penting bagi keberhasilan sebuah
institusi pendidikan. Perpustakaan pusat Universitas Gajayana yang menempati
Tabel 11: Daftar Koleksi Bahan Referensi dan Jurnal Ilmiah
Jenis Pustaka Jumlah Judul Jumlah Copy
(1) (2) (3)
Buku teks 15.000 32.241
Jurnal Ilmiah nasional 34 150
Jurnal internasional 24 85
Prosiding 9 9
Skripsi/ Tesis 1.777 1.777
Disertasi 12 12
Jumlah 16.844 34.253
Tabel 12: Data Prasarana Utama yang Dikelola Fakultas Ekonomi dan Bisnis
No Jenis Prasarana Jml. Unit
Total luas (m2)
Tabel 13: Data Prasarana Penunjang
No Jenis Prasarana Penunjang
Kepemilikan Kondisi Unit Pengelola
manajemen, dan akuntansi , beroperasi setidaknya selama delapan jam setiap hari.
Perpustakaan juga menyediakan jurnal ilmiah internasional (dalam bentuk
hardcopy dan elektronik) yang memiliki judul cukup banyak, yang dapat
dimanfaatkan oleh setiap dosen maupun mahasiswa setiap saat. Pelayanan yang diberikan oleh perpustakaan kepada mahasiswa maupun dosen adalah peminjaman
(baik di lingkungan universitas maupun kerja sama dengan universitas lain), foto
3.1.5. Profil Mahasiswa dan Alumni
Jumlah mahasiswa dan alumni FEB sampai dengan tahun akademik 2016/
2017 disajkan dalam tabel 14 berikut ini:
Tabel 14: Jumlah Mahasiswa dan Alumni
No Program Studi Jumlah
Mahasiswa Alumni
(1) (2) (3) (4)
1 Akuntansi 234 1793
2 Manajemen 676 1863
3 Ekonomi Pembangunan 60 351
Sedang profil lulusan FEB pada 3 (tiga) tahun terakhir sebagaimana dijelaskan
dalam tabel 15.
Tabel 15: Masa Studi dan IPK Lulusan Tahun 2014/2015 – 2016/2017
No. Program Studi Rata-rata MasaStudi (tahun)
Rata-rata IPK ulusan
(1) (2) (3) (4)
1 Akuntansi 4,26 3,28
2 Manajemen 4,00 3,20
3 Ekonomi Pembangunan 4,19 3,40
Rata-rata di Fakultas 2016/2017 4,16 3,29
1 Akuntansi 4,76 3,09
2 Manajemen 4,74 3,15
3 Ekonomi Pembangunan 4,17 3,61
Rata-rata di Fakultas 2015/2016 4,58 3,28
1 Akuntansi 4, 75 3,24
2 Manajemen 4,45 3,15
3.1.6. Pendanaan
Untuk membiayai operasional Fakultas Ekonomi dan Bisnis memperoleh dana
dari berbagai sumber. Sumber pendanaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis selama tiga
tahun terakhir disajikan dalam tabel 16.
Tabel 16: Sumber Pendanaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis dalam Tiga Tahun Terakhir
Sumber Lain Lain-lain/Eksternal/Instansi Luar :
- Penelitian
- Pengabdian Masyarakat - Beasiswa Alumni - Penelitian PT - Pengabdian PT
- Investasi Sarpras SDM, Beasiswa Lain-lain
Diknas Rutin Pemerintah & Hibah DIKTI
- Anggaran Rutin - Penelitian DIKTI - Pengabdian DIKTI - Beasiswa DIKTI - Studi Lanjut & PKM
Sumber Dana Jenis Dana Jumlah Dana (juta rupiah)
PT Sendiri Dana Masyarakat :
- DPP dan Kemahasiswaan
- SPP dan Herregistrasi
- Lab, KKNP, Ujian, Wisuda
Dana Hasil Usaha :
Yayasan Donasi Yayasan :
Dari tabel 16 terlihat bahwa sumber terbesar adalah dana dari masyarakat.
Namun demikian FEB juga mendapatkan sumber dana dari eksternal dalam jumlah
yang signifikan. Demikian juga untuk membiayai kegiatan operasionalnya, FEB
juga memperoleh donasi dari Yayasan.
3.1.7. Kerjasama
Dalam rangka pengembangan program, FEB telah melakukan berbagai macam
kerja sama dengan instansi-instansi pemerintah maupun swasta, baik dalam negeri
maupun luar negeri. Berbagai kerjasama ini dilaksanakan secara langsung oleh FEB
maupun oleh Universitas. Kerjasama yang dilakukan akan memberi manfaat bagi
kedua belah pihak. Kerjasama yang dilakukan umumnya meliputi bidang
pemanfaatan dan pengembangan SDM, penelitian, pengabdian kepada masyarakat,
dan KKNP serta pengembangan institusi.
3.2. Analisis Kekuatan dan Kelemahan
Dari kondisi internal tersebut, maka dapat dipetakan mengenai kekuatan dan
kelemahan yang dimilki oleh FEB.
3.2.1 Kekuatan
a. Memiliki sumber daya Dosen yang kompeten dan memadai.
b. Prasarana yang dimiliki tersedia dalam jumlah dan kualitas yang baik.
c. Fakultas telah berpengalaman dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi di bidang
ilmu Ekonomi dan Bisnis
d. Institusi memiliki sumber daya manusia yang berkualitas sehingga mampu
menyelenggarakan kegiatan dengan baik
e. Terselenggaranya Kuliah Kerja Nyata-Profesi (KKN-P) secara efektif, yang
memberikan pengalaman kerja bagi mahasiswa
f. Tersedianya fasilitas Laboratorium yang mencukupi untuk pencapaian kompetensi
mahasiswa yang diinginkan.
h. Ketersediaan prasarana pengembangan kepribadian, minat dan bakat, olah raga dan
seni yang memadai
i. Ketersediaan lembaga-lembaga yang berfungsi sebagai media pelaksanaan Tri
Dharma Perguruan Tinggi.
j. Biaya pendidikan terjangkau.
k. Memiliki ikatan alumni yang berkomitmen dalam pengembangan Fakultas.
3.2.2 Kelemahan
a. Akreditasi masing-masing prodi belum mencapai hasil yang maksimal (Nilai A).
b. Terbatasnya kerjasama dosen dan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah.
c. Karya ilmiah dosen dan mahasiswa belum banyak yang dipublikasikan di jurnal
ilmiah terakreditasi baik di tingkat Nasional maupun Internasional.
d. Kapasitas teknologi informasi dan penggunaannya untuk proses pembelajaran masih
perlu peningkatan dan belum terbangunnya sistem informasi yang terintegrasi.
e. Peningkatan karir akademik dosen dalam jabatan fungsional dan studi lanjut ke S3
lambat.
f. Sumber pendanaan masih terbatas pada dana masyarakat
3.3 Analisis Lingkungan Eksternal
Merupakan faktor yang ada di luar kendali FEB yang dapat menimbulkan
peluang maupun ancaman. Lingkungan eksternal dapat diidentifikasikan sebagai
berikut:
3.3.1. Lingkungan jauh (remote environment)
a. Faktor Ekonomi
Kondisi perekonomian makro (Nasional) yang masih belum menggembirakan
berimbas kepada perekonomian masing-masing Daerah yang secara tradisional
menjadi “pasar” FEB. Hal ini membawa implikasi kepada berbagai aspek,
diantaranya: terjadinya pergeseran prioritas berdasarkan kemampuan ekonomi,
melemahnya daya beli, berkurangnya sumber-sumber perekonomian, dan
sebagainya. Fenomena ini patut dicermati secara serius, mengingat segmen pasar
b. Faktor sosial
Berubahnya orientasi sosial masyarakat yang didorong oleh pergeseran
prioritas, menempatkan kebutuhan terhadap pendidikan tinggi digantikan oleh
pemenuhan kebutuhan akan pekerjaan (baca: mencari uang). Implikasinya,
bersekolah di Perguruan Tinggi, secara sosial tidak memberi arti lebih baik daripada
mampu memiliki pekerjaan. Gengsi yang dimiliki karena mampu kuliah, saat ini
tidak ada lagi. Fenomena empirik menunjukkan bahwa semakin meningkatnya
jumlah sarjana yang menganggur, membuat kedudukan Perguruan Tinggi kurang
mendapatkan apresiasi baik dari masyarakat.
c. Faktor politik
Faktor politik sehubungan dengan peraturan-peraturan yang dikeluarkan oleh
Pemerintah. Misalnya peraturan tentang Badan Akreditasi Nasional (BAN), yayasan,
penentuan status, pelaksanaan koordinasi oleh kopertis, dan sebagainya. Sering
berubahnya peraturan atau kebijakan pemerintah, membuat FEB harus bekerja ekstra
keras dan cerdas untuk berupaya melaksanakan peraturan-peraturan tersebut.
d. Faktor teknologi
Pesatnya perkembangan teknologi, terutama teknologi informasi dan
komunikasi, membuat akses informasi dari berbagai sumber dapat dimanfaatkan
dengan mudah. Sehingga setiap perubahan teknologi, politik, sosial kemasyarakatan,
baik lokal, regional, nasional, bahkan global, akan selalu dapat dimonitor oleh stake
holders. FEB, juga harus menyadari fenomena tersebutsehingga dibutuhkan kemauan
dan kemampuan untuk tanggap terhadap perubahan teknologi dan memanfaatkannya
secara optimal.
3.3.2. Lingkungan Industri (industrial environment)
a. Munculnya pendatang baru (new entrants)
Berdirinya perguruan tinggi - perguruan tinggi baru di daerah-daerah maupun
di Malang Raya dan memiliki Fakultas dengan Program Studi yang relatif sama,
yaitu: Program Studi Akuntansi, Manajemen, dan Ekonomi Pembangunan,
terus berupaya secara serius dalam mengoptimalkan sumberdaya yang ada guna
memenangkan persaingan merupakan sebuah keniscayaan yang tidak bisa dihindari..
b. Persaingan antar perguruan tinggi (rivalry among existing firms)
Kebijakan pemerintah yang memberikan kelonggaran kepada PTS maupun
PTN untuk membuka berbagai program, menjadikan persaingan antar Perguruan
Tinggi yang ada di Malang Raya maupun di luar Malang Raya, dari waktu ke waktu
semakin tajam. Tidak hanya intensitasnya, bentuk persaingannyapun menjadi
semakin bervariasi.
c. Posisi daya tawar pengguna (bargaining power of users)
Semakin beragamnya kompetensi yang dibutuhkan oleh pengguna lulusan,
membuat perguruan tinggi harus selalu berupaya untuk menyesuaikan dengan
kebutuhan pengguna agar para sarjana yang dihasilkan bisa diterima di tengah
masyarakat pengguna.
d. Posisi tawar pemasok (bargaining power of supplier)
Pendidikan menengah (SMU/SMK) dan masyarakat di luar Malang Raya
selama ini menjadi pemasok input FEB. Lulusan SMU/SMK ini memiliki posisi
tawar yang tinggi karena banyak pilihan yang ditawarkan oleh PTN/PTS baru di
daerah atau di luar Malang Raya yang memiliki tingkat akreditasi yang kurang lebih
sama. Posisi tawar ini semakin tinggi mengingat pada umumnya calon mahasiswa
FEB berasal dari daerah, sehingga secara ekonomis akan cenderung memilih PTS di
daerah yang lebih dekat dengan domisili calon mahasiswa.
3.3.3. Lingkungan operasi (operating environment)
a. Adanya kebijakan pemerintah untuk memberikan kelonggaran pada PTN untuk membuka berbagai program pendidikan dengan berbagai macam jalur, dibukanya
kesempatan bagi perguruan tinggi asing untuk beroperasi di Indonesia, serta persaingan yang kurang sehat antar lembaga pendidikan tinggi.
b. Kondisi konsumen/pemakai jasa pendidikan. Tingkat ekonomi masyarakat yang sulit menyebabkan posisi konsumen akan semakin lemah untuk melanjutkan studi di
3.4. Analisis Peluang dan Ancaman
3.4.1 Peluang (Opportunities)
a. Pertumbuhan ekonomi nasional yang semakin baik, ada kecenderungan peningkatan
kebutuhan pelaku ekonomi atas lulusan fakultas ekonomi dan bisnis.
b. Perkembangan teknologi informasi, memberikan peluang untuk peningkatan
kualitas di berbagai aspek, diantara aspek pendidikan dan pengajaran, penelitian dan
dan pengabdian kepada masyarakat, serta kualitas pelayanan kepada stakeholders.
c. Adanya peningkatan kebutuhan stakeholder terhadap luaran penelitian dan
pengabdian masyarakat sebagai dampak kebijakan otonomi daerah.
d. Terbukanya peluang untuk melakukan kerjasama kemitraan dengan stakeholder baik
dalam bidang akademik maupun non akademik
e. Terbukanya peluang untuk publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada
masyarakat dalam jurnal terakreditasi maupun tidak terakreditasi baik di tingkat
nasional maupun internasional
f. Tersedia berbagai sumber pendanaan dari pemerintah daerah maupun pusat yang
dapat diakses melalui berbagai skema kerjasama
g. Keberadaan alumni yang tersebar di berbagai lembaga dan daerah dapat
dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi dan pencitraan fakultas secara efektif
h. Tersedianya beasiswa untuk pengembangan sumberdaya manusia fakultas dari
berbagai sumber
i. Minat lulusan SMA/SMK untuk melanjutkan pendidikan tinggi semakin
berkembang
j. Adanya otonomi dalam manajemen pendidikan tinggi, sehingga fakultas dapat
mengembangkan kurikulum pendidikan berbasis kompetensi dan kearifan lokal.
3.4.2 Ancaman (Threats)
a. Persaingan yang semakin ketat di antara perguruan tinggi baik negeri maupun
swasta, serta lembaga pendidikan luar sekolah
b. PTN membuka banyak kesempatan penerimaan mahasiswa baru dengan berbagai
jalur
d. Meningkatnya biaya ekonomi dan munculnya perguruan tinggi-perguruan tinggi di daerah asal mempengaruhi minat calon mahasiswa untuk melanjutkan studi ke Malang
e. Tuntutan pihak eksternal atas standar baku mutu yang tinggi dalam proses tata kelola perguruan tinggi
f. Munculnya kebijakan deregulasi pendidikan yang memungkinkan beroperasinya Perguruan Tinggi asing di Indonesia.
g. Cepatnya perkembangan TI sehingga perangkat keras menjadi cepat usang.
h. Pada umumnya pola pandang masyarakat yang lebih mengedepankan status tanpa memperhitungkan biaya, menyebabkan lebih memilih PTN maupun PTS yang ternama.
BAB IV
SASARAN dan STRATEGI
Mengacu pada visi yang telah dikemukakan, yaitu menjadi pusat pendidikan,
pengembangan, dan penyebaran pemanfaatan ilmu ekonomi dan bisnis dengan
menjunjung tinggi nilai-nilai moral, etika serta mampu bersaing secara profesional di tingkat nasional serta dengan mempertimbangkan kekuatan (strengths), kelemahan
(weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threaths), maka dirumuskan
sasaran dan strategi pengembangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebagai berikut:
4.1 Sasaran
4.1.1 Bidang Pendidikan dan Pengajaran
Sasaran pengembangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis di bidang Pendidikan dan
Pengajaran diarahkan pada tercapainya penyelenggaraan pembelajaran di bidang
Ekonomi dan Bisnis yang transparan dalam aspek layanan dan proses belajar mengajar,
sehingga semua stakeholder Fakultas Ekonomi dan Bisnis memiliki komitmen terhadap
peningkatan mutu lulusan. Pengembangan selanjutnya terselenggaranya pendidikan dan
pengajaran di bidang Ekonomi dan Bisnis yang modern, bermutu, dan berbasis Jaringan
Teknologi Informasi pada tahun 2020.
Sasaran yang ingin dicapai oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis dalam 5 (lima)
tahun pada tahun 2016 – 2020, untuk bidang Pendidikan dan Pengajaran adalah:
1. Dosen
a. Jumlah dosen tetap dengan kualifikasi S3 mencapai 50% di tahun 2020.
b. Jumlah dosen dalam jabatan akademik: Guru Besar sekurang-kurangnya 20 %;
Lektor Kepala kurangnya 70 % dan bersertifikasi dosen
sekurang-kurangnya 100 % sampai dengan tahun 2020.
c. Penerapan metode pembelajaran berbasis teknologi informasi oleh setiap dosen
selambat-lambatnya tahun akademik 2017/ 2018.
d. Jumlah dosen bersetifikat profesi sesuai dengan bidang studinya
2. Sarana dan prasarana pembelajaran
a.Kurikulum yang akan ditinjau ulang pada tahun 2017 dapat diimplementasikan
pada tahun akademik 2018/ 2019.
b.Bahan ajar dan bahan praktikum ditelaah ulang oleh tim pengembang mata kuliah
setidaknya sekali dalam setahun.
c.Buku referensi, jurnal ilmiah, dan peralatan pembelajaran yang terkini tersedia
secara proporsional sesuai dengan jumlah mahasiswa dan kebutuhan kurikulum
selambat-lambatnya tahun akademik 2018/2019.
3.Mahasiswa
a. Jumlah mahasiswa baru yang diterima mendukung pencapaian rasio ideal
mahasiswa dan dosen.
b. Mahasiswa baru berasal dari berbagai daerah di wilayah Indonesia.
c. Mahasiswa baru hasil seleksi memiliki nilai ujian nasional SMA/SMK dengan
minimal rata-rata 7.
d. Mahasiswa aktif memiliki indeks prestasi semester minimal dengan rata-rata
3,00.
4.Lulusan
a. IPK rata-rata lulusan 3,50 (tiga koma dua puluh lima) selambat-lambatnya tahun
2020.
b. Masa studi mahasiswa rata-rata 7 (tujuh) semester selambat-lambatnya dapat
dicapai tahun 2019.
c. Masa tunggu pekerjaan pertama rata-rata 3 bulan setelah lulus.
d. Sekurang-kurangnya 90% lulusan bekerja sesuai bidang (in-line).
4.1.2 Bidang Penelitian
Untuk dapat menghasilkan dan menyebarluaskan penelitian yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik di bidang ekonomi dan bisnis,
Fakultas Ekonomi UNIGA menetapkan sasarannya di bidang penelitian untuk 5 (lima)
1. Peningkatan perolehan hibah penelitian mencapai 20% penelitian setiap tahun
2. Keterlibatan mahasiswa dalam penelitian dosen mencapai 40% sampai dengan tahun
2020
3. Jumlah publikasi ilmiah dosen dalam jurnal nasional terakreditasi dan international
yang bereputasi mencapai 50% sampai dengan tahun 2020
4.1.3 Bidang Pengabdian Masyarakat
Peran serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis dalam pembangunan dan pembinaan
masyarakat diwujudkan dalam bentuk berbagai kegiatan pengabdian kepada
masyarakat. Sasaran di bidang pengabdian kepada masyarakat yang ditetapkan dalam 5
(lima) tahun adalah terselenggaranya bentuk-bentuk pengabdian masyarakat sebagai
berikut:
a. Rata- rata 20% proposal pengabdian kepada masyarakat setiap tahun didanai
kemenristek dikti
b. Workshop bagi guru SMK bidang bisnis, manajemen, perbankan, dan
kewirausahaan sekali dalam setahun
c. Praktek Kerja Industri (Prakerin) tematik bagi siswa SMK sebanyak sekali dalam
setahun
d. Pelatihan dan konsultasi di bidang akuntansi, perpajakan, manajemen,
kewirausahaan, dan perbankan bagi pengusaha UMKM dan Koperasi
4.1.4. Bidang Kelembagaan
Untuk menjamin keberlanjutan organisasi dan menjadi sebuah Fakultas Ekonomi
dan Bisnis yang dapat dipercaya oleh masyarakat, maka sasaran di bidang kelembagaan
adalah:
1. Unit-unit organisasi dalam lingkup Fakultas dapat berfungsi secara efektif,
transparan, dan akuntabel, serta dapat bekerja sama secara harmonis
2. Masing-masing program studi mencapai status akreditasi A pada tahun 2019
4.2. Strategi
Pencapaian sasaran yang telah ditetapkan Fakultas Ekonomi dan Bisnis akan
dilakukan dengan beberapa strategi sebagai berikut:
4.2.1. Bidang Pendidikan dan Pengajaran
Untuk mencapai sasaran di bidang untuk bidang Pendidikan dan Pengajaran,
Fakultas Ekonomi dan Bisnis menggunakan strategi sebagai berikut:
1. Dosen
a. Menugaskan dan memfasilitasi 2 orang dosen setiap tahun untuk studi S3 sesuai
bidang studinya
b. Memotivasi, memantau, memfasilitasi dosen untuk meningkatkan kualifikasi
akademik melalui sertifikasi pendidik dan jabatan akademik tenaga pengajar.
c. Menyelenggarakan pelatihan metode mengajar berbasis Teknologi Informasi,
mewajibkan dosen untuk memberikan penugasan berbasis web kepada mahasiswa
d. Memfasilitasi dosen untuk mengikuti pendidikan dan ujian sertifikasi profesi,
maupun kegiatan ilmiah
2. Sarana dan prasarana pembelajaran
a. Melaksanakan workshop peninjauan kurikulum, silabus dan satuan acara
perkuliahan secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan stakeholder
b. Menyelenggarakan dan/atau mengikutsertakan dosen dalam workshop,
penelaahan bahan ajar dan praktikum
c. Menyelenggarakan dan/atau mengikutsertakan dosen dalam acara seminar atau
converence dalam pengembangan wawasan keilmuan di tingkat nasional dan
internasional.
d. Pengadaan buku referensi dan peralatan pembelajaran secara berkelanjutan, dan
berlangganan jurnal ilmiah dalam maupun luar negeri, khususnya yang bersumber dari Open Journal System
3. Mahasiswa
a. Pengembangan metode dan implementasi promosi yang efektif
b. Mengidentifikasi dan melakukan kerjasama dengan SMA/SMK yang alumninya
c. Meningkatkan pencitraan akademik Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIGA.
d. Pelaksanaan proses belajar mengajar sesuai dengan standar mutu.
4. Lulusan
a. Monitoring dan evaluasi implementasi standar mutu proses belajar mengajar. b. Monitoring dan evaluasi perkembangan belajar mahasiswa, mengintesifkan
proses pembimbingan akademik, dan menyusun alur mata kuliah teori yang
dituangkan dalam kurikulum 6 semester efektif.
c. Perbaikan dan penguatan penyelenggaraan Kuliah Kerja Nyata - Profesi (KKN-P) sebagai wahana kerja lapangan (magang) di institusi swasta maupun pemerintah.
d. Menjalin kerjasama dengan stakeholders untuk memperluas jaringan dan memperkenalkan keunggulan lulusan.
e. Memfasilitasi forum komunikasi antar Fakultas, dosen dengan alumni untuk mendapatkan informasi lowongan pekerjaan bagi lulusan serta kompetensi yang
dibutuhkan dunia usaha dan industri.
f. Memonitor terus selera pasar kerja melalui studi penelusuran, pertemuan alumni, kuliah tamu dan sebagainya.
g. Menyelenggarakan pertemuan-pertemuan antara akademisi dan praktisi dalam rangka pengembangan produk/ jasa pelayanan pendidikan dan pengajaran ilmu
ekonomi dan bisnis.
h. Membangun dan mengembangkan Job Placement Centre (JPC). 4.2.2. Bidang Penelitian
a. Menyelenggarakan serta mengikutsertakan dosen dalam pelatihan metodologi
penelitian, penulisan artikel untuk jurnal dan penyusunan buku ajar.
b. Mewajibkan setiap dosen untuk mengirimkan proposal untuk memperoleh hibah
penelitian setiap tahun. Untuk setiap proposal yang diajukan oleh dosen, diwajibkan melibatkan mahasiswa.
c. Untuk setiap penelitian yang disetujui dan diselesaikan, dosen diwajibkan untuk
mempublikasikan dalam jurnal ilmiah nasional atau internasional.
d. Mengefektifkan dan meningkatkan kapasitas manajemen JAI dan JEM.
4.2.3. Bidang Pengabdian Masyarakat
a. Mengembangkan dan mengelola secara efektif program workshop bagi guru
SMK.
b. Meningkatkan hubungan kerja sama dengan SMK dalam penyelenggaraan
PRAKERIN tematik bagi siswa SMK bidang bisnis dan manajemen.
c. Mengembangkan kerja sama dengan Dinas pemerintah terkait dan
asosiasi/organisasi swadaya masyarakat dan bisnis untuk membantu peningkatan
usaha UMKM dan Koperasi.
d. Memberikan pelatihan Kewirausahaan kepada UMKM dan Koperasi untuk
memebntuk jiwa wirausaha yang mandiri.
4.2.4. Bidang Kelembagaan
a. Mengembangkan kemampuan kepemimpinan (leadership) dan integritas
pengelola unit-unit organisasi dalam lingkup Fakultas.
b. Melakukan audit mutu internal secara periodik dan berkesinambungan aktivitas
yang dilakukan
BAB V
PENUTUP
Rencana strategis (RENSTRA) FEB tahun 2016 – 2020 merupakan arahan,
pedoman, dan dasar pijakan bagi penyusunan Kegiatan dan Rencana Anggaran
Tahunan bagi fakultas. Renstra juga merupakan acuan bagi pengembangan dan arah
dari seluruh kegiatan sivitas akademika di fakultas untuk 5 (lima) tahun ke
depan. Dengan Renstra ini diharapkan Pimpinan fakultas akan dapat menentukan
langkah yang berupa kebijakan-kebijakan untuk mencapai tujuan, sehingga semua
program dan kegiatan akan dapat lebih terarah dalam rangka pencapaian visi dan misi
fakultas.
RENSTRA ini menyajikan visi, misi dan tujuan FEB dalam menghadapi
segala tantangan di masa depan maupun untuk memasuki peluang yang ada, sesuai
dengan tugas yang diemban sebagai lembaga pendidikan. RENSTRA ini berada
dalam lingkungan yang sangat dinamis sehingga dimungkinkan untuk dilakukan
perubahan. Perubahan RENSTRA dapat dilakukan jika kondisi lingkungan, baik
internal maupun eksternal, mengalami perubahan dan tidak sesuai lagi dengan
LAMPIRAN 3
RENCANA OPERASIONAL
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
RENCANA OPERASIONAL FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
TAHUN AKADEMIK 2016/2017-2017/2018
No Bidang Strategi Pencapaian Rencana Kegiatan
Periode
2016/2017 2017/2018 JIL NAP JIL NAP
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
I PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN
A. Dosen
1. Menugaskan dan memfasilitasi 2 orang dosen untuk studi S3 sesuai bidang studinya
1. Mempersiapkan Drs Anwar Made, MSi., Ak untuk studi lanjut jenjang S3 di Universitas Brawijaya (UB) Malang
√
2. Mempersiapkan Dra. Sulistiyanti, ME untuk studi lanjut
jenjang S3 di Universitas Brawijaya Malang
√
2. Memotivasi, memantau, memfasilitasi dosen untuk
meningkatkan kualifikasi akademik melalui sertifikasi pendidik dan jabatan akademik tenaga pengajar.
1. Memfasilitasi 5 (lima) orang
No Bidang Strategi Pencapaian Rencana Kegiatan kenaikan jabatan akademik ke : a. Asisten Ahli sebanyak 11
(sebelas) orang: 10 (sepuluh) orang Prodi Manajemen dan 1 (satu) orang Prodi Ekonomi Pembangunan.
b. Lektor sebanyak 5(lima) orang: 3 (tiga) orang Prodi Manajemen dan 2 orang Prodi Ekonomi Pembangunan c. Lektor Kepala sebanyak 11
(sebelas) orang: 6 (enam) orang dosen Prodi Akuntansi, 2 (dua) orang dosen Prodi Manajemen dan 3 (tiga) orang dosen Ekonomi Pembangunan d. Guru besar sebanyak 3 (tiga)
orang: 1 (satu) orang dosen Prodi Akuntansi, 2 (dua) orang dosen Prodi Manajemen
No Bidang Strategi Pencapaian Rencana Kegiatan dan mewajibkan dosen untuk memberikan penugasan berbasis web kepada mahasiswa
Menugaskan semua dosen tetap untuk mengikuti pelatihan penyusunan materi pembelajaran berbasis multimedia: 20 orang di tahun 2016/2017; 21 orang di tahun 2017/2018
4. Memfasilitasi dosen untuk mengikuti pendidikan dan ujian sertifikasi profesi, maupun kegiatan ilmiah
1. Menugaskan 4 (empat) orang dosen untuk mengikuti sertifikasi profesi (CA/ CPA/ CMA/ BKP)
√
2. Menugaskan 1 (satu) orang dosen untuk mengikuti sertifikasi likuidator (CLI) dan sertifikasi perencana keuangan (CFL)
No Bidang Strategi Pencapaian Rencana Kegiatan
1. Melaksanakan workshop peninjauan kurikulum, silabus dan SAP untuk memenuhi kebutuhan stakeholder
Mengadakan temu alumni, pelacakan alumni dan survey
pengguna dalam rangka persiapan peninjauan kurikulum
√ √ √ √
2. Menyelenggarakan dan/atau mengikutsertakan dosen dalam
workshop penelaahan bahan ajar dan praktikum
Mengadakan lokakarya peninjauan bahan ajar dan bahan ajar praktikum
√ √
3. Pengadaan buku referensi dan peralatan pembelajaran secara berkelanjutan, dan berlangganan jurnal ilmiah dalam maupun luar negeri, khususnya yang bersumber dari Open Journal System
1. Pembelian buku buku referensi terbitan terbaru
√ √ √ √
2. Penggantian peralatan
pembelajaran yang rusak / out of date, dan pengadaan peralatan pembelajaran baru
√ √
3. Memperpanjang berlangganan jurnal ilmiah dalam dan luar negeri baik dalam bentuk soft copy maupun hardcopy yang bersumber dari open journal system
No Bidang Strategi Pencapaian Rencana Kegiatan
Periode
2016/2017 2017/2018 JIL NAP JIL NAP
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
C. Mahasiswa
1. Pengembangan metode dan
implementasi promosi yang efektif
1. Melibatkan mahasiswa dan alumni dalam penyebaran informasi penerimaan MABA
√ √ √ √
2. Memfasilitasi HMJ untuk
mengadakan kegiatan lomba yang mendatangkan siswa –siswa SMA/SMK/MA
√ √ √ √
3. Menyelenggarakan program beasiswa bagi calon mahasiswa yang memiliki prestasi akademik, non akademik, dan kurang
mampu
√ √ √ √
2. Melakukan kerjasama dengan SMA/SMK/MA
1. Menjadi fasilitator kegiatan PRAKERIN bagi SMK di Jawa Timur
√ √
No Bidang Strategi Pencapaian Rencana Kegiatan
Periode
2016/2017 2017/2018 JIL NAP JIL NAP
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
3. Meningkatkan pencitraan akademik Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIGA.
1. Melakukan publikasi setiap kegiatan di Fakultas lewat media cetak maupun elektronik
√ √ √ √
2. Berpartisipasi dalam kegiatan eksternal baik yang bersifat akademik dan non akademik dengan melibatkan dosen dan mahasiswa
√ √ √ √
4. Pelaksanaan proses belajar mengajar sesuai dengan standar mutu
1. Melaksanakan semester pendek untuk meningkatkan prestasi akademik mahasiswa
√ √
2. Mengintensifkan bimbingan konseling oleh dosen
pembimbing akademik
√ √ √ √
3. Mengaktifkan study club oleh HMJ dengan melibatkan dosen
No Bidang Strategi Pencapaian Rencana Kegiatan
Periode
2016/2017 2017/2018 JIL NAP JIL NAP
D. LULUSAN
1. Monitoring dan evaluasi
implementasi standar mutu proses belajar mengajar
Koordinasi unit penjaminan mutu fakultas dengan program studi
√ √ √ √
2. Monitoring dan evaluasi
perkembangan belajar mahasiswa, mengintesifkan proses
pembimbingan akademik, dan menyusun alur mata kuliah teori yang dituangkan dalam kurikulum 6 semester efektif
1. Menginformasikan hasil belajar mahasiswa setiap semester kepada dosen pembimbing akademik dan orang tua mahasiswa
√ √ √ √
2. Program Studi menyusun diagram alur mata kuliah dan
menginformasikan kepada mahaiswa dan dosen pembimbing akademik
√ √ √ √
3. Perbaikan dan penguatan
penyelenggaraan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai wahana kerja
lapangan (magang) di institusi swasta maupun pemerintah
1. Pembekalan kemampuan soft skill
dan kompetensi kepada mahasiswa
√ √
4. Menjalin kerjasama dengan
stakeholders untuk memperluas jaringan dan memperkenalkan keunggulan lulusan
1. Melakukan kerjasama dengan stakeholders yang membutuhkan SDM sesuai dengan kompetensi lulusan