• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lampiran Borang Fakultas (sesuai Buku IIIB)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Lampiran Borang Fakultas (sesuai Buku IIIB)"

Copied!
56
0
0

Teks penuh

(1)

LAMPIRAN

(2)

LAMPIRAN 1

SK PENDIRIAN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

(3)
(4)
(5)

LAMPIRAN 2

RENCANA STRATEGIS

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

(6)

RENCANA STRATEGIS

2016 - 2020

UNIVERSITAS GAJAYANA MALANG

2016

FAKULTAS

(7)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan jaringan teknologi

informasi yang semakin cepat, telah berdampak signifikan dalam segala aspek tidak

terkecuali pada aspek pendidikan. Pada aspek pendidikan, perkembangan tersebut telah

memberikan peluang sekaligus tantangan yang bersifat global dalam tatanan lingkungan

yang sangat dinamis. Dalam lingkungan pendidikan, perkembangan ilmu pengetahuan

telah mampu menggerakan produktifitas Sumber Daya Manusia (SDM), yamg

selanjutnya dapat meningkatkan produktifitas ekonomi sebuah bangsa. Sehingga,

pengembangan potensi dan kualitas SDM harus dilakukan secara berkelanjutan dan

intensif. Salah satu alat yang efektif dalam pembentukan dan mengubah kualitas serta

pengembangan potensi diri SDM adalah pendidikan dan/ atau proses pembelajaran.

Dengan demikian, pendidikan dan/ atau proses pembelajaran merupakan salah satu

faktor penentu dan memiliki peran yang cukup besar dalam menentukan keberhasilan

seseorang.

Pembangunan pendidikan tinggi sebagaimana yang diamanatkan oleh UUD

1945 merupakan bagian tugas dalam mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia. Tugas

perguruan tinggi adalah melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi yang meliputi

Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat. Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 24,

ayat (2) yang menyatakan bahwa Perguruan Tinggi memiliki otonomi untuk mengelola

sendiri lembaganya sebagai pusat penyelenggaraan pendidikan tinggi, penelitian

ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat. Selanjutnya, pada ayat (3) dijelaskan

bahwa Perguruan Tinggi dapat memperoleh sumber dana dari masyarakat yang

pengelolaannya dilakukan berdasarkan prinsip akuntabilitas publik. Sehingga, sistem

pendidikan dituntut untuk mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan,

peningkatan mutu serta relevansi dan efisiensi manajemen pendidikan untuk

menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan sosial, nasional,

(8)

Uraian di atas menjelaskan bahwa setidaknya terdapat 3 (tiga) hal yang harus

diperhatikan oleh pendidikan tinggi untuk berkontribusi terhadap peningkatan daya

saing bangsa. Pertama, pendidikan tinggi harus mampu menghasilkan luaran, yaitu

lulusan dan hasil-hasil penelitian yang inovatif dan kreatif dalam pemanfaatan ilmu

pengetahuan dan teknologi. Kedua, pendidikan tinggi harus mendidik mahasiswanya

agar mampu memilih dan mengadopsi ilmu pengetahuan dan teknologi, yang

selanjutnya dikonversi ke dalam suatu produk yang memiliki daya saing ekonomi.

Ketiga, pendidikan tinggi juga harus mampu membentuk lulusan yang memiliki

karakter kebangsaan yang kuat sebagai wujud dari warga negara yang bertanggung

jawab.

Dengan memperhatikan fenomena yang diuraikan di atas, dapat dinyatakan

bahwa lembaga pendidikan ekonomi dan bisnis merupakan suatu lembaga yang sangat

strategis dalam mendukung program pembangunan ekonomi yang berujung pada

peningkatan daya saing bangsa. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universita Gajayana

sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi ekonomi dan bisnis yang berada di bawah

binaan perguruan tinggi swasta yang unggul, bertekad untuk ikut serta dalam

menciptakan dan membangun masyarakat yang berkarakter dengan basis ilmu

pengetahuan.

Untuk mengelola pengembangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis dalam

menghadapi masa depan yang memberikan peluang dan sekaligus juga penuh tantangan,

maka diperlukan adanya perencanaan strategis. Dinamika perubahan lingkungan yang

terjadi tersebut memaksa dan mendorong Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas

Gajayana (FEB – UNIGA) untuk mampu menjawab tantangan masa depan dengan

melaksanakan tugas, fungsi dan perannya dengan sebaik-baiknya. Rasionalitas

penyusunan Rencana Strategis (RENSTRA) FEB didasarkan pada kebutuhan untuk menjawab perubahan lingkungan yang selalu dinamis, dan adanya suatu keinginan

agar FEB mampu menjadi pusat pendidikan yang berkualitas melalui upaya-upaya

pelaksanaan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian dan

pengabdian kepada masyarakat untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa yang

memiliki kompetensi Ilmu Ekonomi dan Bisnis yang berkarakter, beretika, cerdas, dan

(9)

Pada hakekatnya, perencanaan strategis adalah suatu kerangka kerja yang

berorientasi pada penanggulangan isu, sehingga rencana kerja disusun berdasarkan

isu pokok. Isu tersebut dijabarkan dari kondisi internal dan eksternal. Kondisi

internal mengindikasikan adanya kemungkinan kekuatan dan kelemahan, sedangkan

kondisi eksternal mengindikasikan kemungkinan peluang dan tantangan yang akan

dihadapi. Secara kelembagaan, FEB mengalami dinamika yang sangat cepat.

Berbagai dinamika baru di masa depan harus mampu ditangkap oleh FEB.

Aspek-aspek seperti penjaminan mutu yang telah menjadi tekad FEB dan dituangkan dalam

visinya harus mendapat perhatian yang besar. Grand strategy perlu dirumuskan

secara hati-hati dan direncanakan dengan matang dalam menyongsong masa depan

yang penuh dengan kompetisi dan dinamika. Untuk hal ini FEB terdorong untuk

merumuskan dan/ atau memperbarui rencana strategisnya untuk periode 2016–2020

dalam rangka mewujudkan visi dan misi yang sudah ditetapkannya.

1.2 Tujuan

Renstra FEB disusun dengan maksud untuk mencapai keselarasan

perencanaan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di fakultas

diantara lingkungan internal dan eksternal yang ada. Dengan demikian, pelaksanaan

kegiatan bidang pendidikan di FEB diharapkan bisa berjalan secara efektif dan

akuntabel guna menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi dan sinergi diantara

stakeholders.

Renstra FEB disusun dengan tujuan untuk memberikan arah atau pedoman dan

strategi dalam peningkatan mutu lembaga dan layanan pendidikan, penelitian dan

pengabdian kepada masyarakat. Renstra juga akan digunakan untuk memberikan arah

dalam menyusun program dan kegiatan sampai dengan tahun 2016-2017 untuk

mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan.

1.3 Ruang Lingkup

Renstra FEB disusun untuk jangka waktu 5 (lima) tahun, yaitu periode 2016–

(10)

1.4 Dasar Hukum

Dasar hukum penyusunan Renstra FEB ini adalah:

a. Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi

b. Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

c. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen

d. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendididkan

Tinggi

e. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan

f. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2010 tentang Rencana

Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2010 – 2014

g. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2010

tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan Nasional Tahun 2010 – 2014

h. Surat Tugas Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gajayana Nomor

040.B/ST/FEB/II/2016 tentang Tim Penyusun Rencana Strategis Fakultas Ekonomi

dan Bisnis Tahun 2016 – 2020

i. Statuta Universitas Gajayana Malang Tahun 2016.

j. Rencana Induk Pengembangan Universitas Gajayana Malang 2002-2026

k. Surat Keputusan Rektor Universitas Gajayana Malang No

101/SK/UNIGA/VIII/2012 tanggal 16 Agustus 2012 tentang Rencana Strategis

(11)

BAB II

PROFIL FAKULTAS EKONOMI dan BISNIS

2.1 Sejarah Singkat Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gajayanan (FEB – UNIGA) adalah

bagian integral dari Universitas Gajayana Malang. Sebagai salah satu Fakultas yang

tertua, FEB memiliki 3 (tiga) Program Studi (Prodi), yaitu: (1). Prodi Akuntansi, (2).

Prodi Manajemen, dan (3) Prodi Ekonomi Pembangunan. Embrio dari FEB adalah

sebuah lembaga pendidikan tinggi Diploma Tiga (D3), yaitu Akademi Manajemen

Perpajakan dan Akuntansi (AMPA) Gajayana yang didirikan pada tahun 1980.

Perkembangan berikutnya, AMPA Gajayana berubah menjadi Sekolah Tinggi Ekonomi

(STE) Gajayana pada tahun 1983. STE Gajayana melaksanakan pendidikan jenjang

Strata Satu (S1). Selanjutnya, STE Gajayana berkembang lagi menjadi sebuah

Universitas, yaitu Universitas Gajayana (UNIGA) pada tahaun 1987 .

FEB sebagai sebuah lembaga pendidikan tinggi senantiasa berupaya untuk

menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan dan kegiatan Tri Dharma Perguruan

Tinggi lainnya dalam mewujudkan berbagai keunggulan bagi luaran (output) nya.

Untuk hal tersebut, FEB berusaha selalu melakukan inovasi dalam segala aspek

kegiatan dan pengelolaannya, agar produknya siap berkiprah di masyarakat dengan daya

saing yang dimilikinya.

Dalam upayanya untuk meningkatkan mutu lulusan, FEB telah memutuskan untuk melaksanakan sistem pengendalian dan peningkatan mutu yang diwujudkan

melalui monitoring kurikulum, kegiatan ilmiah mahasiswa, jalinan kerja sama

dengan lembaga-lembaga lain. Monitoring kurikulum dilakukan melalui forum dosen

yang bertugas merancang dan memonitor tingkat kesesuaian kurikulum dengan pasar

kerja dan perkembangan ilmu ekonomi dan bisnis. FEB juga melengkapi sarana dan

prasarana dengan pengadaan laboratorium untuk meningkatkan proses

pembelajarannya, yang meliputi: Laboratorium Akuntansi dan Perpajakan,

Laboratorium Manajemen dan Kewirausahaan, dan Laboratorium Perbankan.

(12)

Menengah Kejuruan baik negeri maupun swasta, dan lembaga-lembaga swasta lainnya.

Hasil-hasil yang diperoleh melalui kegiatan kerja sama ini adalah laporan-laporan

penelitian, pendidikan/ pelatihan, dan pengabdian kepada masyarakat yang

memberikan manfaat bagi fakultas dan institusi mitra kerjanya. Kegiatan ini

merupakan peluang dan tantangan bagi pengoptimalan sumber daya yang dimiliki

fakultas yang masih memungkinkan untuk terus ditingkatkan.

Sistem pengendalian dan peningkatan mutu dilakukan melalui evaluasi internal

dan eksternal. Kegiatan ini dilakukan dengan cara menjalin komunikasi dengan alumni

dan pihak-pihak lain yang selama ini merupakan pihak pengguna (user) dari lulusan

FEB. Pada kesempatan tertentu, para alumni dan user diundang untuk menghadiri

workshop kurikulum yang diadakan oleh fakultas. Para alumni dan user diminta

pendapatnya dalam workshop tersebut mengenai kurikulum yang selama ini

diberlakukan, serta pengalaman-pengalaman mereka dalam dunia kerja yang

bermanfaat untuk bahan referensi bagi perbaikan kurikulum selanjutnya. Beberapa

kendala yang ada di lapangan dan adanya beberapa perubahan kebijakan, baik yang

berasal dari pihak internal (Universitas dan Yayasan) maupun dari pihak eksternal, bisa

menjadi suatu tantangan sekaligus peluang bagi FEB.

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memberikan dampak yang

cukup nyata bagi FEB. Fakultas ini yang semula menjadi fakultas yang paling diminati

di lingkungan Universitas Gajayana di masa lalu, saat ini mulai terbagi peminatnya. Hal

ini ditandai dengan adanya peningkatan yang tidak signifikan jumlah pendaftar

mahasiswa baru di FEB khususnya untuk beberapa prodi dan terjadi pergeseran

terhadap pendaftar mahasiswa baru di lingkungan Universitas Gajayana.

Perkembangan teknologi informasi, telah mampu merubah pola pikir para

lulusan SMA, MA, dan SMK, dimana ada kecendrungan mereka mempertimbang-timbangkan untuk memilih prodi lain selain prodi yang ada di Fakultas Ekonomi dan

Bisnis. Hal ini mendorong FEB untuk senantiasa melakukan berbagai perubahan atau

inovasi program yang kompetitif. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan daya saing

lulusan di pasar kerja. Program tersebut berupa peningkatan kemampuan analitis yang

lebih bagus di bidang ilmu ekonomi dan bisnis, kemampuan berbahasa Inggris. Hal ini

dilakukan dengan cara bekerja sama dengan user. Hal itu sangat penting untuk

(13)

FEB saat ini memiliki dosen sebanyak 41 (empat puluh satu) orang dengan

kualifikasi yang sudah memadai. Dosen tersebut teralokasi ke masing-masing prodi,

yaitu: (a). Prodi Akuntansi, sebanyak 10 (sepuluh) orang, (b) Prodi Manajemen,

sebanyak 23 (dua puluh tiga) orang, dan (c). Prodi Ekonomi Perbankan-Pembangunan

sebanyak 8 (delapan) orang.

Pengelolaan lembaga FEB menggunakan struktur organisasi yang efisien dan

sederhana, sebagaimana dalam gambar 1.

Filosofi

Filosofi yang dianut oleh FEB dalam menyediakan jasa pendidikan tinggi adalah

dijiwai dengan nilai-nilai Agama dan Pancasila, beridentitas kerakyatan dan berakar

pada sosio-budaya Indonesia, serta mengabdi kepada kepentingan dan kemakmuran

(14)

2.2 Visi

Fakultas memiliki visi yang mengacu pada visi Universitas, yaitu Menjadi

Fakultas terkemuka yang memiliki keunggulan konpetitif berbasis riset di bidang Ilmu

Ekonomi dan Bisnis hingga tingkat Nasional pada tahun 2026

2.3 Misi

Untuk mencapai visi yang telah ditentukan, Fakultas menetapkan misi yang

jelas. Penetapan misi dimaksudkan agar seluruh sivitas akademika dan stakeholders

lainya dapat mengetahui dan memahami nilai nilai yang dianut, tujuan dan jati diri

fakultas. Rumusan Misi fakultas juga mengacu pada misi Universitas, sebagai berikut:

A. Bidang Pendidikan

Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran yang berbasis riset di bidang

ekonomi dan bisnis untuk menghasilkan sarjana yang memiliki integritas,

kompetensi, kemandirian, kemampuan dalam IPTEK, dan kemampuan untuk

bekerjasama, dan menjunjung tinggi etika, serta adaptif terhadap perubahan

lingkungan dan berdaya saing secara Nasional.

B. Bidang Penelitian

Menjadi agen penelitian untuk mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu

pengetahuan dan praktik di bidang ekonomi dan bisnis melalui kegiatan

penelitian yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

C. Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat

Menjadi mitra bagi Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), lembaga

masyarakat dan pemerintah melalui program pengabdian kepada masyarakat

dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan nyata di bidang ekonomi dan bisnis

berbasis riset dan didasarkan pada kearifan lokal untuk meningkatkan

produktifitas, keberdayaan dan kesejahteraan.

D. Bidang Kelembagaan

Menyelenggarakan fakultas yang mengacu pada prinsip-prinsip good

(15)

2.4 Tujuan

Terkait dengan visi, misi, dan tujuan Universitas, serta berdasarkan visi dan

misi yang ada di Fakultas, maka tujuan Fakultas Ekonomi dan Bisnis diarahkan untuk:

1. Menghasilkan sarjana ekonomi yang berkemampuan akademis dan profesional di

bidang ekonomi dan bisnis serta memiliki karakter untuk menjadi lebih baik,

mandiri, dan mampu bersaing.

2. Menghasilkan dan menyebarluaskan penelitian yang bermanfaat bagi

pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik di bidang ekonomi dan bisnis.

3. Meningkatkan kemampuan dan keahlian di bidang ekonomi dan bisnis serta

pemanfaatan keahlian yang ada melalui kegiatan kerjasama dalam pembinaan bagi

masyarakat dan lembaga pemerintah maupun swasta.

4. Melaksanakan tata kelola kelembagaan yang berkualias untuk menjamin

keberlanjutan organisasi dan menjadikan Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang

(16)

BAB III

ANALISIS LINGKUNGAN

Dinamika lingkungan yang bersifat lokal, nasional, dan global telah banyak

mewarnai perkembangan di dunia pendidikan. Untuk bisa mengikuti perubahan yang

terjadi, maka diperlukan pengelolaan fakultas yang akuntabel, transparan dan

partisipatif. Hal ini dimaksudkan untuk mewujudkan misi dalam kegiatan pendidikan

Tri Dharma Perguruan Tinggi, mengembangkan dan memperkuat manajemen fakultas

yang mandiri dan mempunyai tata kelola yang baik, serta meningkatkan kesejahteraan

segenap sivitas akademika yang bercirikan profesionalitas.

Dengan telah disusunnya visi, misi dan tujuan di FEB, maka langkah selanjutnya

adalah menetapkan strategi atau kebijakan organisasi dalam pencapaian tujuan yang

telah ditetapkan. Untuk itu, FEB perlu menganalisis kondisi internal organisasi

(kekuatan dan kelemahan) serta kondisi eksternal (peluang dan ancaman), yang sering

disebut dengan SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, and Threat) analysis

3.1 Analisis Lingkungan Internal Organisasi

Analisis lingkungan internal merupakan analisis tentang kondisi kekuatan dan

kelemahan FEB. Analisis ini diperlukan untuk mengetahui gambaran kondisi dan situasi

atau kemampuan diri yang ada di institusi saat ini. Dengan mengetahui gambaran

tentang kemampuan diri, maka institusi akan dapat menempatkan diri secara “fit

dengan lingkungan eksternalnya. Pada akhirnya, institusi bisa menentukan strategi

maupun langkah-langkah yang akan dilakukan dalam pencapaian tujuannya.

3.1.1 Sumberdaya Manusia (SDM)

a. Dosen

Dosen yang dimiliki oleh FEB, didasarkan pada Undang-Undang No. 20 tahun

2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Menurut pasal 39 (2) UU No. 20/ 2003

tentang Sisdiknas, dosen merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan

dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan

pembimbingan dan pelatihan serta melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat.

(17)

kompetensi yang dimiliki melalui implementasi tri dharma perguruan tinggi.

Sedangkan, menurut Undang-Undang No 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen

dinyatakan bahwa Guru dan Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan

tugas utama mentransformasikan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu

pengetahuan dan teknologi dan seni melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian

kepada masyarakat. Demikian juga menurut PermenRistek-Dikti Republik Indonesia

No 44 tahun 2015 dikatakan bahwa dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan

dengan tugas utama mentrasformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan

ilmu pengetahuan, teknologi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada

masyarakat. Berdasarkan hal tersebut dapat dinyatakan bahwa dosen wajib memiliki

keunggulan, kompetensi, sertifikasi pendidik, sehat rohani dan jasmani dan

memenuhi kualifikasi akademik.

Gambaran dosen di FEB yang memenuhi kriteria sampai dengan akhir tahun

akademik 2016/ 2017 sebagaimana dalam tabel 1. Jumlah dosen FEB sebanyak 41

(empat puluh satu) orang dengan rincian dan kualifikasi sebagai berikut:

Tabel 1 : Jumlah Dosen Berdasarkan Jabatan Akademik

No Jab. Akademik Akuntansi Manajemen Ek. Pemb. Jumlah

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1 Guru Besar - 2 1 3

2 Lektor Kepala 1 4 - 5

3 Lektor 9 4 4 17

4 Asisten Ahli - 3 2 5

5 Tenaga Pengajar* - 10 1 11

Jumlah 10 23 8 41

*Dosen yang belum memiliki jabatan fungsional akademik

Tabel 1 tersebut menunjukkan bahwa 56,76% memiliki kualifikasi akademik

dengan jabatan minimal Lektor. Kualifikasi dosen berdasar jenjang pendidikan

(18)

Tabel 2 : Jumlah Dosen Berdasarkan Jenjang Pendidikan

No Program Studi S1 S2 S3 Jumlah

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1 Akuntansi - 8*) 2 10

2 Manajemen - 17**) 6 23

3 Ekonomi Pembangunan - 6 2 8

Jumlah - 21 10 41

*) 1 (satu) orang diantaranya sedang menyelesaikan studi ke jenjang S3. **) 1 (satu) orang diantaranya sedang menyelesaikan studi lanjut ke jenjang S3

Tabel 2 tersebut menunjukkan bahwa semua dosen FEB sudah berpendidikan

minimal S2 dan 24% diantaranya sudah bergelar S3, dan 5% sedang melaksanakan

studi lanjut S3. Sampai dengan 2016 dosen FEB yang sudah memperoleh sertifikasi

dosen tampak dalam tabel 3 berikut:

Tabel 3: Jumlah Dosen yang Sudah Bersertifikasi Dosen

No. Jenis Tunjangan EP MP AK Total

(1) (2) (3) (4) (5) (7)

1 Tunjangan Serdik 5 9 9 23

2 Tunjangan Kehormatan 0 2 - 3

Selanjutnya pengelompokkan dosen berdasar umur dapat dilihat pada tabel 4

berikut:

Tabel 4: Jumlah Dosen Berdasarkan Umur

No Umur (Tahun) S1 S2 S3 Jumlah

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1 25 – 34 - 9 - 9

2 35 – 44 - - - -

3 45 – 54 - 12 3 15

4 55 – 64 - 11 4 15

5 65 – 74 - 1 -

6 ≥ 70 - 1 - 1

Jumlah - 34 7 41

Dari tabel 4 dapat dinyatakan bahwa secara umum (95%) dosen FEB berada

(19)

b. Tenga Kependidikan

Untuk membantu kelancaran pelaksanaan semua kegiatan yang ada di fakultas

dan prodi, serta memberikan layanan terbaik bagi siapa saja yang mau belajar di

FEB, maka diperlukan bantuan tenaga kependidikan untuk menanganinya. Tenaga

kependidikan yang diperlukan adalah tenaga yang berkualitas dengan kuantitas yang

memadai. Tabel 5 menunjukkan kondisi tenaga kependidkan di lingkungan FEB

berdasarkan jenjang pendidikan:

Tabel 5: Jumlah Tenaga Kependidikan Berdasarkan Jenjang Pendidikan

No. Jenis Tenaga Kependidikan

Jumlah untuk setiap jenjang PendidikanTerakhir

S3 S2 S1 D4 D3 D2 D1 SLTA

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

1 Pustakawan - 1a 3b - 1 1 - -

2 Laboratorium :

- Akuntansi & Perpajakan

- Manajemen & Kewirausahaan

- Perbankan

- Bagian Tata Usaha

- Bagian Kerumah tanggaan

- Keamanan dan Driver

-

* Hanya yang memiliki pendidikan formal dalam bidang perpustakaan a

- Tenaga Administrasi Perpustakaan yang telah mengikuti pelatihan kepustakaan b

- Satu orang memiliki pendidikan formal dalam bidang perpustakaan (D2 perpustakaan)

(20)

3.1.2. Kurikulum

Dalam rangka memenuhi kebutuhan stakeholders yang lebih bermanfaat,

Fakultas merancang dan menetapkan kurikulum dengan mempertimbangkan amanat

UU No. 12 tahun 2012 tentang kurikulum Pendidikan Tinggi yang kemudian

dikembangkan dengan mengacu pada Peraturan Menteri Riset Teknologi dan dan

Pendidikan Tinggi No. 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tiggi

(SN Dikti). Penyusunan struktur kurikulum Program Studi di lingkungan Fakultas

Ekonomi dan Bisnis sampai dengan tahun akademik 2016/2017 dilakukan dengan

mengikuti struktur kurikulum yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Rektor

No. 018/SK/UNIGA/I/2016 tentang Persiapan Pelaksanaan Rekonstruksi Kurikulum.

Prodi diharuskan melakukan rekonstruksi kurikulum menyesuaikan dengan Pedoman

Pengembangan Kurikulum baru yang mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional

Indonesia (KKNI).

Pedoman baru ini dimaksudkan untuk mempersiapkan Prodi dalam

merekonstruksi kurikulum berbasis kompetensi (KBK) menjadi kurikulum yang

mengacu pada KKNI. Upaya Fakultas untuk melakukan konstruksi dan format baru

serta evaluasi dari kurikulum yang ada di prodi dengan menyelenggarakan

pertemuan yang melibatkan sejumlah pihak yang relevan dan memiliki kapabilitas.

Pihak-pihak yang dimaksud antara lain Dekan, para Ketua Program Studi, para dosen

senior serta pihak stakeholders lain yang relevan. Perubahan kurikulum yang dibuat

diterapkan mulai tahun akademik 2017/2018 berdasarkan Surat Keputusan Dekan

No. 124.c/SK/FEB/VII/2017 tanggal 21 Juli 2017, tentang pemberlakuan kurikulum

berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Prodi diberikan kebebasan melakukan pengembangan kurikulum dengan tetap

mengacu pada peraturan yang berlaku serta rambu-rambu yang ditetapkan dalam Buku Panduan Pengembangan Kurikulum. Keleluasaan yang diberikan dalam

pengembangan kurikulum ini memberi kesempatan Prodi untuk selalu

memutakhirkan relevansi kurikulum sesuai perkembangan keilmuan, sumberdaya

Prodi serta kebutuhan stakeholders. Kurikulum yang dikembangkan juga menekankan

kedalaman, keleluasan dan derajat integrasi antar Mata Kuliah agar mendukung

(21)

Komponen dan komposisi kurikulum masing-masing Program Studi dapat

disajikan pada tabel 6,7 dan 8 berikut ini.

Tabel 6 : Komponen dan Komposisi Kurikulum Program Studi Akuntansi

No

Tabel 7 : Komponen dan Komposisi Kurikulum Program Studi Manajemen

(22)

Tabel 8 : Komponen dan Komposisi Kurikulum Program Studi Ekonomi

(SKS) Kompetensi (SKS)

Struktur kurikulum di Fakultas Ekonomi dan Bisnis memberi kesempatan

kepada mahasiswa untuk lulus setelah menempuh minimal 144 sks. Struktur

kurikulum FEB selalu mengalami peninjauan kembali setiap 3 (tiga) tahun sekali

dan penerapannya di tahun ke empat bila ada perobahan. Peninjauan kurikulum

dilaksanakan dengan melibatkan stakeholders, yang meliputi alumni, pengguna

lulusan, dosen, mahasiswa maupun para praktisi.

3.1.3. Kelembagaan

a. Lembaga Penelitian (LEMLIT)

Setiap prodi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis melaksanakan kegiatan Tri

Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada

Masyarakat yang diselaraskan dengan kegiatan yang ada di Universitas. Kegiatan

penelitian yang dilakukan oleh dosen terintegrasi dan mengacu kepada tata aturan

(23)

Jumlah penelitian dosen dan sumber pendanaan dalam 3 (tiga) tahun terakhir

sebagaimana dalam tabel 9.

Tabel 9: Jumlah Penelitian Dosen dan Sumber Pendanaan dalam Tiga Tahun Terakhir

Jumlah penelitian yang dilakukan oleh dosen FEB selama 3 (tiga) tahun

terakhir sebanyak 72 (tujuh puluh dua) judul, sehingga rata-rata per tahun per dosen

sebanyak 1.54 (satu koma lima puluh empat) penelitian. Pembiayaan penelitian

berasal dari berbagai sumber, yaitu dari Direktorat Dikti, serta pihak eksternal dan

internal di luar Dikti. Jumlah dana penelitian dalam 3 (tiga) tahun terakhir sebesar

Rp. 1.073.100,- dengan dana penelitian rata-rata per dosen per tahun sebesar Rp.

7.400,000-. Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian, FEB bekerja sama

dengan LEMLIT UNIGA untuk menyelenggarakan workshop dan pelatihan tentang

metode penelitian dan kiat-kiat untuk memperoleh dana hibah bagi para dosen.

b. Lembaga Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh para dosen

maupun mahasiswa FEB terkoordinir di bawah Lembaga Pengabdian kepada

Masyarakat (LPM) UNIGA. Berbagai kegiatan pengabdian masyarakat telah

dilaksanakan oleh dosen maupun mahasiswa berupa penyuluhan, pendidikan,

pelatihan, dan Kuliah Kerja Nyata Profesi (KKNP). FEB telah bekerja sama dengan

beberapa lembaga pemerintah maupun swasta, misal Direktorat Pembinaan SMK,

Kantor Pajak, Pusat Pengembangan dan Penataran Guru-guru Teknologi untuk

menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, serta beberapa

UMKM.

TS-2 TS-1 TS TS-2 TS-1 TS

1 Akuntansi 8 10 9 127 164 93.6

2 Ekonomi Pembangunan 5 3 3 111.5 30 88

3 Manajemen 9 12 13 149.5 153 156.5

TOTAL* 22 25 25 388 347 338.1

(24)

Tabel 10: Jumlah Pengabdian pada Masyarakat Dosen dan Sumber Pendanaan dalam Tiga Tahun Terakhir

Jumlah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen FEB

dengan melibatkan mahasiswa selama 3 (tiga) tahun terakhir berjumlah 81 (delapan

puluh satu) pengabdian dan rata-rata per tahun per dosen sekitar 1,88 (satu koma

delapan puluh delapan) kegiatan. Jumlah dana pengabdian kepada masyarakat dalam 3 (tiga) tahun terakhir sebesar Rp. 722.700.000,- dengan dana penelitian rata-rata per

dosen tetap per tahun sekitar Rp. 5,500.000,-.

Pembiayaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berasal dari pihak

internal(Universitas-Yayasan) maupun dari pihak eksternal, seperti Direktorat Dikti,

Direktorat Pembinaan SMK, dan dari institusi eksternal lain di luar pemerintah.

Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan pengabdian masyarakat ini,

FEB bekerja sama dengan LPM UNIGA untuk mengadakan dan menjalin kerja sama

dengan berbagai institusi pemerintah maupun swasta.

c. Lembaga Penerbitan

FEB telah menerbitkan 2 (dua) jurnal ilmiah lokal, dengan status ber ISSN,

yaitu Jurnal Akuntansi Indonesia (JAI) yang diterbitkan oleh Program Studi

Akuntansi dan Jurnal Manajemen Gajayana (JMG) yang diterbitkan oleh Program

Studi Manajemen. JAI terbit 2 (dua) nomor setiap tahun, demikian juga dengan JMG.

Setiap dosen dan/ atau mahasiswa diberi kesempatan untuk dapat mempublikasikan

karya ilmiahnya ke dalam jurnal-jurnal tersebut.

TS-2 TS-1 TS TS-2 TS-1 TS

1 Akuntansi 8 15 9 57 199.5 100.5

2 Ekonomi Pembangunan 6 6 7 40.5 37 38.5

3 Manajemen 7 10 13 64.5 91.2 94

TOTAL * 21 31 29 162 327.7 233

No. Nama Program Studi

Jumlah Judul Kegiatan Pelayanan / Pengabdian Kepada Masyarakat

Total Dana Kegiatan Pelayanan / Pengabdian Kepada Masyarakat

(25)

d. Pendidikan Profesional dan Unit Pengembanagn Kompetensi

FEB memiliki unit pengembangan kompetensi yang meliputi Pusat

Pengembangan Akuntansi dan Perpajakan (P2AP) serta Pusat Pengembangan

Kewirausahaan (P2K). P2AP berada dalam naungan Program Studi Akuntansi.

Keberadaan lembaga ini dimaksudkan untuk memberikan nilai tambah kepada para

mahasiswa di bidang akuntansi keuangan, pemeriksaan akuntansi, perpajakan, pasar

modal, pemasaran, perbankan syariah. Lembaga ini juga memfasilitasi dosen dan

mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

P2K berada dalam naungan Program studi Manajemen. Lembaga ini

dimaksudkan untuk memfasilitasi dan mengembangkan kemampuan mahasiswa

dalam berwirausaha. Dengan kegiatan praktik berwirausaha ini, diharapkan dapat

memberikan bekal bagi mahasiswa untuk mampu menciptakan lapangan kerja pada

saat mahasiswa sudah selesai studi dari FEB. Kegiatan ini dilaksanakan dalam

bentuk mengolah suatu bahan menjadi sebuah produk dengan teknologi sederhana

namun tepat guna. Salah satu bentuk kegiatan yang dilaksanakan P2K adalah

menyelenggarakan Entrepreneur Corner sebagai pembelajaran untuk menjadi

seorang marketer dan entrepreneurial yang mandiri bagi setiap mahasiswa. Dengan

demikian, setelah lulus dari FEB, mahasiswa tidak sekedar pandai berteori tetapi juga

mampu mengimplementasikan teori dalam kehidupan se-hari2 misalnya mampu

menjual produk yang dihasilkannnya.

3.1.4. Sarana dan Prasarana

Proses belajar mengajar di FEB dilaksanakan antara pukul 07.00 sampai

dengan pukul 21.00 Wib pada hari Senin sampai dengan Jumat, sedangkan pada hari

Sabtu mulai jam 08.00-16.00. Infrastruktur yang digunakan dalam proses

pembelajaran di FEB adalah aset UNIGA namun penggunaannya teralokasikan untuk masing-masing fakultas. Pelaksanaan perkuliahan dan kegiatan administrasi

sehari-hari sudah terpisah dari fakultas yang lain. Fasilitas yang digunakan oleh FEB

meliputi:

(26)

pembelajaran yang lain yang sifatnya belum permanen. Setiap ruangan memiliki luas

yang berbeda, mulai yang berkapasitas 30 (tiga puluh) mahasiswa sampai dengan

100 (seratus) mahasiswa.

b. Ruang Administrasi

Selain ruang kuliah, FEB dilengkapi dengan ruang administrasi untuk

menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan sehari-hari dan layanan terhadap

mahasiswa. Ruang administrasi terletak di Gedung B lantai 1 (satu) dan lantai 2

(dua) dan dilengkapi dengan sarana kerja yang cukup memadai, yaitu beberapa unit

komputer dan printer, jaringan internet, filling cabinet, dan peralatan lainnya.

c. Laboratorium

Untuk menunjang proses belajar mengajar di lingkungan Fakultas Ekonomi

dan Bisnis terdapat 5 (lima) jenis laboratorium, yaitu Laboratorium Komputer,

Laboratorium Bahasa Inggris, Laboratorium Akuntansi dan Perpajakan,

Laboratorium Manajemen dan Kewirausahaan, dan Laboratorium Perbankan.

Laboratorium-laboratorium ini bisa dimanfaatkan secara optimal oleh dosen dan

mahasiswa untuk kegiatan praktikum, akses internet, dan mengambil

artikel-artikel jurnal ilmiah nasional dan internasional untuk kepentingan tugas skripsi,

penelitian, dan lain-lain.

Table 11 dan 12 menunjukkan fasilitas fisik yang dikelola oleh FEB maupun

fasilitas bersama yang ada di lingkungan UNIGA.

d. Perpustakaan

Ketersediaan sumber informasi berupa buku, jurnal, majalah, dan bahan

bacaan lainnya merupakan salah satu syarat penting bagi keberhasilan sebuah

institusi pendidikan. Perpustakaan pusat Universitas Gajayana yang menempati

(27)

Tabel 11: Daftar Koleksi Bahan Referensi dan Jurnal Ilmiah

Jenis Pustaka Jumlah Judul Jumlah Copy

(1) (2) (3)

Buku teks 15.000 32.241

Jurnal Ilmiah nasional 34 150

Jurnal internasional 24 85

Prosiding 9 9

Skripsi/ Tesis 1.777 1.777

Disertasi 12 12

Jumlah 16.844 34.253

Tabel 12: Data Prasarana Utama yang Dikelola Fakultas Ekonomi dan Bisnis

No Jenis Prasarana Jml. Unit

Total luas (m2)

(28)

Tabel 13: Data Prasarana Penunjang

No Jenis Prasarana Penunjang

Kepemilikan Kondisi Unit Pengelola

manajemen, dan akuntansi , beroperasi setidaknya selama delapan jam setiap hari.

Perpustakaan juga menyediakan jurnal ilmiah internasional (dalam bentuk

hardcopy dan elektronik) yang memiliki judul cukup banyak, yang dapat

dimanfaatkan oleh setiap dosen maupun mahasiswa setiap saat. Pelayanan yang diberikan oleh perpustakaan kepada mahasiswa maupun dosen adalah peminjaman

(baik di lingkungan universitas maupun kerja sama dengan universitas lain), foto

(29)

3.1.5. Profil Mahasiswa dan Alumni

Jumlah mahasiswa dan alumni FEB sampai dengan tahun akademik 2016/

2017 disajkan dalam tabel 14 berikut ini:

Tabel 14: Jumlah Mahasiswa dan Alumni

No Program Studi Jumlah

Mahasiswa Alumni

(1) (2) (3) (4)

1 Akuntansi 234 1793

2 Manajemen 676 1863

3 Ekonomi Pembangunan 60 351

Sedang profil lulusan FEB pada 3 (tiga) tahun terakhir sebagaimana dijelaskan

dalam tabel 15.

Tabel 15: Masa Studi dan IPK Lulusan Tahun 2014/2015 – 2016/2017

No. Program Studi Rata-rata MasaStudi (tahun)

Rata-rata IPK ulusan

(1) (2) (3) (4)

1 Akuntansi 4,26 3,28

2 Manajemen 4,00 3,20

3 Ekonomi Pembangunan 4,19 3,40

Rata-rata di Fakultas 2016/2017 4,16 3,29

1 Akuntansi 4,76 3,09

2 Manajemen 4,74 3,15

3 Ekonomi Pembangunan 4,17 3,61

Rata-rata di Fakultas 2015/2016 4,58 3,28

1 Akuntansi 4, 75 3,24

2 Manajemen 4,45 3,15

(30)

3.1.6. Pendanaan

Untuk membiayai operasional Fakultas Ekonomi dan Bisnis memperoleh dana

dari berbagai sumber. Sumber pendanaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis selama tiga

tahun terakhir disajikan dalam tabel 16.

Tabel 16: Sumber Pendanaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis dalam Tiga Tahun Terakhir

Sumber Lain Lain-lain/Eksternal/Instansi Luar :

- Penelitian

- Pengabdian Masyarakat - Beasiswa Alumni - Penelitian PT - Pengabdian PT

- Investasi Sarpras SDM, Beasiswa Lain-lain

Diknas Rutin Pemerintah & Hibah DIKTI

- Anggaran Rutin - Penelitian DIKTI - Pengabdian DIKTI - Beasiswa DIKTI - Studi Lanjut & PKM

Sumber Dana Jenis Dana Jumlah Dana (juta rupiah)

PT Sendiri Dana Masyarakat :

- DPP dan Kemahasiswaan

- SPP dan Herregistrasi

- Lab, KKNP, Ujian, Wisuda

Dana Hasil Usaha :

Yayasan Donasi Yayasan :

(31)

Dari tabel 16 terlihat bahwa sumber terbesar adalah dana dari masyarakat.

Namun demikian FEB juga mendapatkan sumber dana dari eksternal dalam jumlah

yang signifikan. Demikian juga untuk membiayai kegiatan operasionalnya, FEB

juga memperoleh donasi dari Yayasan.

3.1.7. Kerjasama

Dalam rangka pengembangan program, FEB telah melakukan berbagai macam

kerja sama dengan instansi-instansi pemerintah maupun swasta, baik dalam negeri

maupun luar negeri. Berbagai kerjasama ini dilaksanakan secara langsung oleh FEB

maupun oleh Universitas. Kerjasama yang dilakukan akan memberi manfaat bagi

kedua belah pihak. Kerjasama yang dilakukan umumnya meliputi bidang

pemanfaatan dan pengembangan SDM, penelitian, pengabdian kepada masyarakat,

dan KKNP serta pengembangan institusi.

3.2. Analisis Kekuatan dan Kelemahan

Dari kondisi internal tersebut, maka dapat dipetakan mengenai kekuatan dan

kelemahan yang dimilki oleh FEB.

3.2.1 Kekuatan

a. Memiliki sumber daya Dosen yang kompeten dan memadai.

b. Prasarana yang dimiliki tersedia dalam jumlah dan kualitas yang baik.

c. Fakultas telah berpengalaman dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi di bidang

ilmu Ekonomi dan Bisnis

d. Institusi memiliki sumber daya manusia yang berkualitas sehingga mampu

menyelenggarakan kegiatan dengan baik

e. Terselenggaranya Kuliah Kerja Nyata-Profesi (KKN-P) secara efektif, yang

memberikan pengalaman kerja bagi mahasiswa

f. Tersedianya fasilitas Laboratorium yang mencukupi untuk pencapaian kompetensi

mahasiswa yang diinginkan.

(32)

h. Ketersediaan prasarana pengembangan kepribadian, minat dan bakat, olah raga dan

seni yang memadai

i. Ketersediaan lembaga-lembaga yang berfungsi sebagai media pelaksanaan Tri

Dharma Perguruan Tinggi.

j. Biaya pendidikan terjangkau.

k. Memiliki ikatan alumni yang berkomitmen dalam pengembangan Fakultas.

3.2.2 Kelemahan

a. Akreditasi masing-masing prodi belum mencapai hasil yang maksimal (Nilai A).

b. Terbatasnya kerjasama dosen dan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah.

c. Karya ilmiah dosen dan mahasiswa belum banyak yang dipublikasikan di jurnal

ilmiah terakreditasi baik di tingkat Nasional maupun Internasional.

d. Kapasitas teknologi informasi dan penggunaannya untuk proses pembelajaran masih

perlu peningkatan dan belum terbangunnya sistem informasi yang terintegrasi.

e. Peningkatan karir akademik dosen dalam jabatan fungsional dan studi lanjut ke S3

lambat.

f. Sumber pendanaan masih terbatas pada dana masyarakat

3.3 Analisis Lingkungan Eksternal

Merupakan faktor yang ada di luar kendali FEB yang dapat menimbulkan

peluang maupun ancaman. Lingkungan eksternal dapat diidentifikasikan sebagai

berikut:

3.3.1. Lingkungan jauh (remote environment)

a. Faktor Ekonomi

Kondisi perekonomian makro (Nasional) yang masih belum menggembirakan

berimbas kepada perekonomian masing-masing Daerah yang secara tradisional

menjadi “pasar” FEB. Hal ini membawa implikasi kepada berbagai aspek,

diantaranya: terjadinya pergeseran prioritas berdasarkan kemampuan ekonomi,

melemahnya daya beli, berkurangnya sumber-sumber perekonomian, dan

sebagainya. Fenomena ini patut dicermati secara serius, mengingat segmen pasar

(33)

b. Faktor sosial

Berubahnya orientasi sosial masyarakat yang didorong oleh pergeseran

prioritas, menempatkan kebutuhan terhadap pendidikan tinggi digantikan oleh

pemenuhan kebutuhan akan pekerjaan (baca: mencari uang). Implikasinya,

bersekolah di Perguruan Tinggi, secara sosial tidak memberi arti lebih baik daripada

mampu memiliki pekerjaan. Gengsi yang dimiliki karena mampu kuliah, saat ini

tidak ada lagi. Fenomena empirik menunjukkan bahwa semakin meningkatnya

jumlah sarjana yang menganggur, membuat kedudukan Perguruan Tinggi kurang

mendapatkan apresiasi baik dari masyarakat.

c. Faktor politik

Faktor politik sehubungan dengan peraturan-peraturan yang dikeluarkan oleh

Pemerintah. Misalnya peraturan tentang Badan Akreditasi Nasional (BAN), yayasan,

penentuan status, pelaksanaan koordinasi oleh kopertis, dan sebagainya. Sering

berubahnya peraturan atau kebijakan pemerintah, membuat FEB harus bekerja ekstra

keras dan cerdas untuk berupaya melaksanakan peraturan-peraturan tersebut.

d. Faktor teknologi

Pesatnya perkembangan teknologi, terutama teknologi informasi dan

komunikasi, membuat akses informasi dari berbagai sumber dapat dimanfaatkan

dengan mudah. Sehingga setiap perubahan teknologi, politik, sosial kemasyarakatan,

baik lokal, regional, nasional, bahkan global, akan selalu dapat dimonitor oleh stake

holders. FEB, juga harus menyadari fenomena tersebutsehingga dibutuhkan kemauan

dan kemampuan untuk tanggap terhadap perubahan teknologi dan memanfaatkannya

secara optimal.

3.3.2. Lingkungan Industri (industrial environment)

a. Munculnya pendatang baru (new entrants)

Berdirinya perguruan tinggi - perguruan tinggi baru di daerah-daerah maupun

di Malang Raya dan memiliki Fakultas dengan Program Studi yang relatif sama,

yaitu: Program Studi Akuntansi, Manajemen, dan Ekonomi Pembangunan,

(34)

terus berupaya secara serius dalam mengoptimalkan sumberdaya yang ada guna

memenangkan persaingan merupakan sebuah keniscayaan yang tidak bisa dihindari..

b. Persaingan antar perguruan tinggi (rivalry among existing firms)

Kebijakan pemerintah yang memberikan kelonggaran kepada PTS maupun

PTN untuk membuka berbagai program, menjadikan persaingan antar Perguruan

Tinggi yang ada di Malang Raya maupun di luar Malang Raya, dari waktu ke waktu

semakin tajam. Tidak hanya intensitasnya, bentuk persaingannyapun menjadi

semakin bervariasi.

c. Posisi daya tawar pengguna (bargaining power of users)

Semakin beragamnya kompetensi yang dibutuhkan oleh pengguna lulusan,

membuat perguruan tinggi harus selalu berupaya untuk menyesuaikan dengan

kebutuhan pengguna agar para sarjana yang dihasilkan bisa diterima di tengah

masyarakat pengguna.

d. Posisi tawar pemasok (bargaining power of supplier)

Pendidikan menengah (SMU/SMK) dan masyarakat di luar Malang Raya

selama ini menjadi pemasok input FEB. Lulusan SMU/SMK ini memiliki posisi

tawar yang tinggi karena banyak pilihan yang ditawarkan oleh PTN/PTS baru di

daerah atau di luar Malang Raya yang memiliki tingkat akreditasi yang kurang lebih

sama. Posisi tawar ini semakin tinggi mengingat pada umumnya calon mahasiswa

FEB berasal dari daerah, sehingga secara ekonomis akan cenderung memilih PTS di

daerah yang lebih dekat dengan domisili calon mahasiswa.

3.3.3. Lingkungan operasi (operating environment)

a. Adanya kebijakan pemerintah untuk memberikan kelonggaran pada PTN untuk membuka berbagai program pendidikan dengan berbagai macam jalur, dibukanya

kesempatan bagi perguruan tinggi asing untuk beroperasi di Indonesia, serta persaingan yang kurang sehat antar lembaga pendidikan tinggi.

b. Kondisi konsumen/pemakai jasa pendidikan. Tingkat ekonomi masyarakat yang sulit menyebabkan posisi konsumen akan semakin lemah untuk melanjutkan studi di

(35)

3.4. Analisis Peluang dan Ancaman

3.4.1 Peluang (Opportunities)

a. Pertumbuhan ekonomi nasional yang semakin baik, ada kecenderungan peningkatan

kebutuhan pelaku ekonomi atas lulusan fakultas ekonomi dan bisnis.

b. Perkembangan teknologi informasi, memberikan peluang untuk peningkatan

kualitas di berbagai aspek, diantara aspek pendidikan dan pengajaran, penelitian dan

dan pengabdian kepada masyarakat, serta kualitas pelayanan kepada stakeholders.

c. Adanya peningkatan kebutuhan stakeholder terhadap luaran penelitian dan

pengabdian masyarakat sebagai dampak kebijakan otonomi daerah.

d. Terbukanya peluang untuk melakukan kerjasama kemitraan dengan stakeholder baik

dalam bidang akademik maupun non akademik

e. Terbukanya peluang untuk publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada

masyarakat dalam jurnal terakreditasi maupun tidak terakreditasi baik di tingkat

nasional maupun internasional

f. Tersedia berbagai sumber pendanaan dari pemerintah daerah maupun pusat yang

dapat diakses melalui berbagai skema kerjasama

g. Keberadaan alumni yang tersebar di berbagai lembaga dan daerah dapat

dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi dan pencitraan fakultas secara efektif

h. Tersedianya beasiswa untuk pengembangan sumberdaya manusia fakultas dari

berbagai sumber

i. Minat lulusan SMA/SMK untuk melanjutkan pendidikan tinggi semakin

berkembang

j. Adanya otonomi dalam manajemen pendidikan tinggi, sehingga fakultas dapat

mengembangkan kurikulum pendidikan berbasis kompetensi dan kearifan lokal.

3.4.2 Ancaman (Threats)

a. Persaingan yang semakin ketat di antara perguruan tinggi baik negeri maupun

swasta, serta lembaga pendidikan luar sekolah

b. PTN membuka banyak kesempatan penerimaan mahasiswa baru dengan berbagai

jalur

(36)

d. Meningkatnya biaya ekonomi dan munculnya perguruan tinggi-perguruan tinggi di daerah asal mempengaruhi minat calon mahasiswa untuk melanjutkan studi ke Malang

e. Tuntutan pihak eksternal atas standar baku mutu yang tinggi dalam proses tata kelola perguruan tinggi

f. Munculnya kebijakan deregulasi pendidikan yang memungkinkan beroperasinya Perguruan Tinggi asing di Indonesia.

g. Cepatnya perkembangan TI sehingga perangkat keras menjadi cepat usang.

h. Pada umumnya pola pandang masyarakat yang lebih mengedepankan status tanpa memperhitungkan biaya, menyebabkan lebih memilih PTN maupun PTS yang ternama.

(37)

BAB IV

SASARAN dan STRATEGI

Mengacu pada visi yang telah dikemukakan, yaitu menjadi pusat pendidikan,

pengembangan, dan penyebaran pemanfaatan ilmu ekonomi dan bisnis dengan

menjunjung tinggi nilai-nilai moral, etika serta mampu bersaing secara profesional di tingkat nasional serta dengan mempertimbangkan kekuatan (strengths), kelemahan

(weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threaths), maka dirumuskan

sasaran dan strategi pengembangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebagai berikut:

4.1 Sasaran

4.1.1 Bidang Pendidikan dan Pengajaran

Sasaran pengembangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis di bidang Pendidikan dan

Pengajaran diarahkan pada tercapainya penyelenggaraan pembelajaran di bidang

Ekonomi dan Bisnis yang transparan dalam aspek layanan dan proses belajar mengajar,

sehingga semua stakeholder Fakultas Ekonomi dan Bisnis memiliki komitmen terhadap

peningkatan mutu lulusan. Pengembangan selanjutnya terselenggaranya pendidikan dan

pengajaran di bidang Ekonomi dan Bisnis yang modern, bermutu, dan berbasis Jaringan

Teknologi Informasi pada tahun 2020.

Sasaran yang ingin dicapai oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis dalam 5 (lima)

tahun pada tahun 2016 – 2020, untuk bidang Pendidikan dan Pengajaran adalah:

1. Dosen

a. Jumlah dosen tetap dengan kualifikasi S3 mencapai 50% di tahun 2020.

b. Jumlah dosen dalam jabatan akademik: Guru Besar sekurang-kurangnya 20 %;

Lektor Kepala kurangnya 70 % dan bersertifikasi dosen

sekurang-kurangnya 100 % sampai dengan tahun 2020.

c. Penerapan metode pembelajaran berbasis teknologi informasi oleh setiap dosen

selambat-lambatnya tahun akademik 2017/ 2018.

d. Jumlah dosen bersetifikat profesi sesuai dengan bidang studinya

(38)

2. Sarana dan prasarana pembelajaran

a.Kurikulum yang akan ditinjau ulang pada tahun 2017 dapat diimplementasikan

pada tahun akademik 2018/ 2019.

b.Bahan ajar dan bahan praktikum ditelaah ulang oleh tim pengembang mata kuliah

setidaknya sekali dalam setahun.

c.Buku referensi, jurnal ilmiah, dan peralatan pembelajaran yang terkini tersedia

secara proporsional sesuai dengan jumlah mahasiswa dan kebutuhan kurikulum

selambat-lambatnya tahun akademik 2018/2019.

3.Mahasiswa

a. Jumlah mahasiswa baru yang diterima mendukung pencapaian rasio ideal

mahasiswa dan dosen.

b. Mahasiswa baru berasal dari berbagai daerah di wilayah Indonesia.

c. Mahasiswa baru hasil seleksi memiliki nilai ujian nasional SMA/SMK dengan

minimal rata-rata 7.

d. Mahasiswa aktif memiliki indeks prestasi semester minimal dengan rata-rata

3,00.

4.Lulusan

a. IPK rata-rata lulusan 3,50 (tiga koma dua puluh lima) selambat-lambatnya tahun

2020.

b. Masa studi mahasiswa rata-rata 7 (tujuh) semester selambat-lambatnya dapat

dicapai tahun 2019.

c. Masa tunggu pekerjaan pertama rata-rata 3 bulan setelah lulus.

d. Sekurang-kurangnya 90% lulusan bekerja sesuai bidang (in-line).

4.1.2 Bidang Penelitian

Untuk dapat menghasilkan dan menyebarluaskan penelitian yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik di bidang ekonomi dan bisnis,

Fakultas Ekonomi UNIGA menetapkan sasarannya di bidang penelitian untuk 5 (lima)

(39)

1. Peningkatan perolehan hibah penelitian mencapai 20% penelitian setiap tahun

2. Keterlibatan mahasiswa dalam penelitian dosen mencapai 40% sampai dengan tahun

2020

3. Jumlah publikasi ilmiah dosen dalam jurnal nasional terakreditasi dan international

yang bereputasi mencapai 50% sampai dengan tahun 2020

4.1.3 Bidang Pengabdian Masyarakat

Peran serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis dalam pembangunan dan pembinaan

masyarakat diwujudkan dalam bentuk berbagai kegiatan pengabdian kepada

masyarakat. Sasaran di bidang pengabdian kepada masyarakat yang ditetapkan dalam 5

(lima) tahun adalah terselenggaranya bentuk-bentuk pengabdian masyarakat sebagai

berikut:

a. Rata- rata 20% proposal pengabdian kepada masyarakat setiap tahun didanai

kemenristek dikti

b. Workshop bagi guru SMK bidang bisnis, manajemen, perbankan, dan

kewirausahaan sekali dalam setahun

c. Praktek Kerja Industri (Prakerin) tematik bagi siswa SMK sebanyak sekali dalam

setahun

d. Pelatihan dan konsultasi di bidang akuntansi, perpajakan, manajemen,

kewirausahaan, dan perbankan bagi pengusaha UMKM dan Koperasi

4.1.4. Bidang Kelembagaan

Untuk menjamin keberlanjutan organisasi dan menjadi sebuah Fakultas Ekonomi

dan Bisnis yang dapat dipercaya oleh masyarakat, maka sasaran di bidang kelembagaan

adalah:

1. Unit-unit organisasi dalam lingkup Fakultas dapat berfungsi secara efektif,

transparan, dan akuntabel, serta dapat bekerja sama secara harmonis

2. Masing-masing program studi mencapai status akreditasi A pada tahun 2019

(40)

4.2. Strategi

Pencapaian sasaran yang telah ditetapkan Fakultas Ekonomi dan Bisnis akan

dilakukan dengan beberapa strategi sebagai berikut:

4.2.1. Bidang Pendidikan dan Pengajaran

Untuk mencapai sasaran di bidang untuk bidang Pendidikan dan Pengajaran,

Fakultas Ekonomi dan Bisnis menggunakan strategi sebagai berikut:

1. Dosen

a. Menugaskan dan memfasilitasi 2 orang dosen setiap tahun untuk studi S3 sesuai

bidang studinya

b. Memotivasi, memantau, memfasilitasi dosen untuk meningkatkan kualifikasi

akademik melalui sertifikasi pendidik dan jabatan akademik tenaga pengajar.

c. Menyelenggarakan pelatihan metode mengajar berbasis Teknologi Informasi,

mewajibkan dosen untuk memberikan penugasan berbasis web kepada mahasiswa

d. Memfasilitasi dosen untuk mengikuti pendidikan dan ujian sertifikasi profesi,

maupun kegiatan ilmiah

2. Sarana dan prasarana pembelajaran

a. Melaksanakan workshop peninjauan kurikulum, silabus dan satuan acara

perkuliahan secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan stakeholder

b. Menyelenggarakan dan/atau mengikutsertakan dosen dalam workshop,

penelaahan bahan ajar dan praktikum

c. Menyelenggarakan dan/atau mengikutsertakan dosen dalam acara seminar atau

converence dalam pengembangan wawasan keilmuan di tingkat nasional dan

internasional.

d. Pengadaan buku referensi dan peralatan pembelajaran secara berkelanjutan, dan

berlangganan jurnal ilmiah dalam maupun luar negeri, khususnya yang bersumber dari Open Journal System

3. Mahasiswa

a. Pengembangan metode dan implementasi promosi yang efektif

b. Mengidentifikasi dan melakukan kerjasama dengan SMA/SMK yang alumninya

(41)

c. Meningkatkan pencitraan akademik Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIGA.

d. Pelaksanaan proses belajar mengajar sesuai dengan standar mutu.

4. Lulusan

a. Monitoring dan evaluasi implementasi standar mutu proses belajar mengajar. b. Monitoring dan evaluasi perkembangan belajar mahasiswa, mengintesifkan

proses pembimbingan akademik, dan menyusun alur mata kuliah teori yang

dituangkan dalam kurikulum 6 semester efektif.

c. Perbaikan dan penguatan penyelenggaraan Kuliah Kerja Nyata - Profesi (KKN-P) sebagai wahana kerja lapangan (magang) di institusi swasta maupun pemerintah.

d. Menjalin kerjasama dengan stakeholders untuk memperluas jaringan dan memperkenalkan keunggulan lulusan.

e. Memfasilitasi forum komunikasi antar Fakultas, dosen dengan alumni untuk mendapatkan informasi lowongan pekerjaan bagi lulusan serta kompetensi yang

dibutuhkan dunia usaha dan industri.

f. Memonitor terus selera pasar kerja melalui studi penelusuran, pertemuan alumni, kuliah tamu dan sebagainya.

g. Menyelenggarakan pertemuan-pertemuan antara akademisi dan praktisi dalam rangka pengembangan produk/ jasa pelayanan pendidikan dan pengajaran ilmu

ekonomi dan bisnis.

h. Membangun dan mengembangkan Job Placement Centre (JPC). 4.2.2. Bidang Penelitian

a. Menyelenggarakan serta mengikutsertakan dosen dalam pelatihan metodologi

penelitian, penulisan artikel untuk jurnal dan penyusunan buku ajar.

b. Mewajibkan setiap dosen untuk mengirimkan proposal untuk memperoleh hibah

penelitian setiap tahun. Untuk setiap proposal yang diajukan oleh dosen, diwajibkan melibatkan mahasiswa.

c. Untuk setiap penelitian yang disetujui dan diselesaikan, dosen diwajibkan untuk

mempublikasikan dalam jurnal ilmiah nasional atau internasional.

d. Mengefektifkan dan meningkatkan kapasitas manajemen JAI dan JEM.

(42)

4.2.3. Bidang Pengabdian Masyarakat

a. Mengembangkan dan mengelola secara efektif program workshop bagi guru

SMK.

b. Meningkatkan hubungan kerja sama dengan SMK dalam penyelenggaraan

PRAKERIN tematik bagi siswa SMK bidang bisnis dan manajemen.

c. Mengembangkan kerja sama dengan Dinas pemerintah terkait dan

asosiasi/organisasi swadaya masyarakat dan bisnis untuk membantu peningkatan

usaha UMKM dan Koperasi.

d. Memberikan pelatihan Kewirausahaan kepada UMKM dan Koperasi untuk

memebntuk jiwa wirausaha yang mandiri.

4.2.4. Bidang Kelembagaan

a. Mengembangkan kemampuan kepemimpinan (leadership) dan integritas

pengelola unit-unit organisasi dalam lingkup Fakultas.

b. Melakukan audit mutu internal secara periodik dan berkesinambungan aktivitas

yang dilakukan

(43)

BAB V

PENUTUP

Rencana strategis (RENSTRA) FEB tahun 2016 – 2020 merupakan arahan,

pedoman, dan dasar pijakan bagi penyusunan Kegiatan dan Rencana Anggaran

Tahunan bagi fakultas. Renstra juga merupakan acuan bagi pengembangan dan arah

dari seluruh kegiatan sivitas akademika di fakultas untuk 5 (lima) tahun ke

depan. Dengan Renstra ini diharapkan Pimpinan fakultas akan dapat menentukan

langkah yang berupa kebijakan-kebijakan untuk mencapai tujuan, sehingga semua

program dan kegiatan akan dapat lebih terarah dalam rangka pencapaian visi dan misi

fakultas.

RENSTRA ini menyajikan visi, misi dan tujuan FEB dalam menghadapi

segala tantangan di masa depan maupun untuk memasuki peluang yang ada, sesuai

dengan tugas yang diemban sebagai lembaga pendidikan. RENSTRA ini berada

dalam lingkungan yang sangat dinamis sehingga dimungkinkan untuk dilakukan

perubahan. Perubahan RENSTRA dapat dilakukan jika kondisi lingkungan, baik

internal maupun eksternal, mengalami perubahan dan tidak sesuai lagi dengan

(44)

LAMPIRAN 3

RENCANA OPERASIONAL

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

(45)

RENCANA OPERASIONAL FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

TAHUN AKADEMIK 2016/2017-2017/2018

No Bidang Strategi Pencapaian Rencana Kegiatan

Periode

2016/2017 2017/2018 JIL NAP JIL NAP

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

I PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN

A. Dosen

1. Menugaskan dan memfasilitasi 2 orang dosen untuk studi S3 sesuai bidang studinya

1. Mempersiapkan Drs Anwar Made, MSi., Ak untuk studi lanjut jenjang S3 di Universitas Brawijaya (UB) Malang

2. Mempersiapkan Dra. Sulistiyanti, ME untuk studi lanjut

jenjang S3 di Universitas Brawijaya Malang

2. Memotivasi, memantau, memfasilitasi dosen untuk

meningkatkan kualifikasi akademik melalui sertifikasi pendidik dan jabatan akademik tenaga pengajar.

1. Memfasilitasi 5 (lima) orang

(46)

No Bidang Strategi Pencapaian Rencana Kegiatan kenaikan jabatan akademik ke : a. Asisten Ahli sebanyak 11

(sebelas) orang: 10 (sepuluh) orang Prodi Manajemen dan 1 (satu) orang Prodi Ekonomi Pembangunan.

b. Lektor sebanyak 5(lima) orang: 3 (tiga) orang Prodi Manajemen dan 2 orang Prodi Ekonomi Pembangunan c. Lektor Kepala sebanyak 11

(sebelas) orang: 6 (enam) orang dosen Prodi Akuntansi, 2 (dua) orang dosen Prodi Manajemen dan 3 (tiga) orang dosen Ekonomi Pembangunan d. Guru besar sebanyak 3 (tiga)

orang: 1 (satu) orang dosen Prodi Akuntansi, 2 (dua) orang dosen Prodi Manajemen

(47)

No Bidang Strategi Pencapaian Rencana Kegiatan dan mewajibkan dosen untuk memberikan penugasan berbasis web kepada mahasiswa

Menugaskan semua dosen tetap untuk mengikuti pelatihan penyusunan materi pembelajaran berbasis multimedia: 20 orang di tahun 2016/2017; 21 orang di tahun 2017/2018

4. Memfasilitasi dosen untuk mengikuti pendidikan dan ujian sertifikasi profesi, maupun kegiatan ilmiah

1. Menugaskan 4 (empat) orang dosen untuk mengikuti sertifikasi profesi (CA/ CPA/ CMA/ BKP)

2. Menugaskan 1 (satu) orang dosen untuk mengikuti sertifikasi likuidator (CLI) dan sertifikasi perencana keuangan (CFL)

(48)

No Bidang Strategi Pencapaian Rencana Kegiatan

1. Melaksanakan workshop peninjauan kurikulum, silabus dan SAP untuk memenuhi kebutuhan stakeholder

Mengadakan temu alumni, pelacakan alumni dan survey

pengguna dalam rangka persiapan peninjauan kurikulum

√ √ √ √

2. Menyelenggarakan dan/atau mengikutsertakan dosen dalam

workshop penelaahan bahan ajar dan praktikum

Mengadakan lokakarya peninjauan bahan ajar dan bahan ajar praktikum

√ √

3. Pengadaan buku referensi dan peralatan pembelajaran secara berkelanjutan, dan berlangganan jurnal ilmiah dalam maupun luar negeri, khususnya yang bersumber dari Open Journal System

1. Pembelian buku buku referensi terbitan terbaru

√ √ √ √

2. Penggantian peralatan

pembelajaran yang rusak / out of date, dan pengadaan peralatan pembelajaran baru

√ √

3. Memperpanjang berlangganan jurnal ilmiah dalam dan luar negeri baik dalam bentuk soft copy maupun hardcopy yang bersumber dari open journal system

(49)

No Bidang Strategi Pencapaian Rencana Kegiatan

Periode

2016/2017 2017/2018 JIL NAP JIL NAP

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

C. Mahasiswa

1. Pengembangan metode dan

implementasi promosi yang efektif

1. Melibatkan mahasiswa dan alumni dalam penyebaran informasi penerimaan MABA

√ √ √ √

2. Memfasilitasi HMJ untuk

mengadakan kegiatan lomba yang mendatangkan siswa –siswa SMA/SMK/MA

√ √ √ √

3. Menyelenggarakan program beasiswa bagi calon mahasiswa yang memiliki prestasi akademik, non akademik, dan kurang

mampu

√ √ √ √

2. Melakukan kerjasama dengan SMA/SMK/MA

1. Menjadi fasilitator kegiatan PRAKERIN bagi SMK di Jawa Timur

√ √

(50)

No Bidang Strategi Pencapaian Rencana Kegiatan

Periode

2016/2017 2017/2018 JIL NAP JIL NAP

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

3. Meningkatkan pencitraan akademik Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIGA.

1. Melakukan publikasi setiap kegiatan di Fakultas lewat media cetak maupun elektronik

√ √ √ √

2. Berpartisipasi dalam kegiatan eksternal baik yang bersifat akademik dan non akademik dengan melibatkan dosen dan mahasiswa

√ √ √ √

4. Pelaksanaan proses belajar mengajar sesuai dengan standar mutu

1. Melaksanakan semester pendek untuk meningkatkan prestasi akademik mahasiswa

√ √

2. Mengintensifkan bimbingan konseling oleh dosen

pembimbing akademik

√ √ √ √

3. Mengaktifkan study club oleh HMJ dengan melibatkan dosen

(51)

No Bidang Strategi Pencapaian Rencana Kegiatan

Periode

2016/2017 2017/2018 JIL NAP JIL NAP

D. LULUSAN

1. Monitoring dan evaluasi

implementasi standar mutu proses belajar mengajar

Koordinasi unit penjaminan mutu fakultas dengan program studi

√ √ √ √

2. Monitoring dan evaluasi

perkembangan belajar mahasiswa, mengintesifkan proses

pembimbingan akademik, dan menyusun alur mata kuliah teori yang dituangkan dalam kurikulum 6 semester efektif

1. Menginformasikan hasil belajar mahasiswa setiap semester kepada dosen pembimbing akademik dan orang tua mahasiswa

√ √ √ √

2. Program Studi menyusun diagram alur mata kuliah dan

menginformasikan kepada mahaiswa dan dosen pembimbing akademik

√ √ √ √

3. Perbaikan dan penguatan

penyelenggaraan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai wahana kerja

lapangan (magang) di institusi swasta maupun pemerintah

1. Pembekalan kemampuan soft skill

dan kompetensi kepada mahasiswa

√ √

4. Menjalin kerjasama dengan

stakeholders untuk memperluas jaringan dan memperkenalkan keunggulan lulusan

1. Melakukan kerjasama dengan stakeholders yang membutuhkan SDM sesuai dengan kompetensi lulusan

Gambar

Tabel 1 : Jumlah Dosen Berdasarkan Jabatan Akademik
Tabel 2 : Jumlah Dosen Berdasarkan Jenjang Pendidikan
Tabel  5:  Jumlah Tenaga Kependidikan Berdasarkan Jenjang Pendidikan
Tabel 6 : Komponen dan Komposisi Kurikulum Program Studi Akuntansi
+7

Referensi

Dokumen terkait

Judul : Dampak sertifikasi guru terhadap kinerja guru di Provinsi Jawa Tengah Program : Kerjasama Unnes dengan Dinas Pendidikan Prov Jateng Tahun : 2012 Status : Ketua. Tim :

Selain data kuantitatif maka peneliti melengkapi data awal dengan hasil kualitatif dengan wawancara yakni diperoleh hasil bentuk perundungan yang terjadi di sekolah

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui apakah sarana prasarana sekolah berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa pemasaran di SMK Negeri 1 Sukoharjo (2)

Recovery Cu (II) dengan Teknik Ekstraksi Fasa Padat Menggunakan Adsorben Silika dari Abu Sekam Padi – Kitosan.. Nanang Tri Widodo 1)* , Ani Mulyasuryani 1) , Akhmad

Terkait dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi aktivitas tutor dan motivasi kerja kepala desa terhadap kinerja pengelola

Lubang ventilasi pada sisi luar terhadap perbandingan luas dindingnya yang seharusnya 10,8 m2 hanya didapatkan seluas 2,25 m2, sehingga hanya mempunyai ventilasi

Berdasarkan pemahaman struktur pengendalian internal penggajian pada Rumah Sakit Panti Nugroho, hasil kuesioner, dan wawancara telah sesuai dengan teori, maka hal

Izin Penyelenggaraan Pelelangan Ikan yang selanjutnya disebut Izin adalah surat izin menyelenggarakan pelelangan ikan di TPI yang diberikan kepada organisasi