• Tidak ada hasil yang ditemukan

siklus-akuntansi.doc

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "siklus-akuntansi.doc"

Copied!
129
0
0

Teks penuh

(1)

DIKTAT AKUNTANSI KEUANGAN-MENENGAH I

BAB I

BAB I

SIKLUS AKUNTANSI

SIKLUS AKUNTANSI

SISTEM

SISTEM AKUNT

AKUNTANSI BERPASANGAN (DOUBLE-

ANSI BERPASANGAN (DOUBLE-ENTR

ENTRY ACCOUNTING

Y ACCOUNTING SYSTEM)

SYSTEM)

Sistem akuntansi berpasangan

mengenal dua istilah, yaitu debit (Dr) dan kredit (Cr). Debit dapat diartikan sebagai kiri dan kredit dapat diartikan sebagai kanan (Kieso, et.al, 2004). Total nilai yang ada disebelah debit (kiri) harus sama (seimbang) dengan total nilai disebelah kredit (kanan). Dalam sistem akuntansi berpasangan, debit harus sama dengan kredit (Dr  Cr).

Sistem akuntansi berpasangan didasarkan pada persamaan dasar akuntansi, yaitu!

Aktiva = hutang + ekuitas

Aktiva = hutang + ekuitas

"kti#a me rupakan harta entitas atau sumberdaya entitas yang digunakan untuk men$alankan operasi usaha. "kti#a bersumber dari pendanaan kreditur (hutang) maupun setoran dari pemegang saham (pemilik) dan hasil usaha periode sebelumnya (ekuitas). "pabila persamaan dasar akuntansi dihubungkan dengan keseimbangan debit dan kredit maka!

Dr

Dr (Aktiva) (Aktiva) = = Cr Cr ( ( Hutang Hutang + + EkuitasEkuitas)

Dari persaaan itu !apat !isipu"kan# Dari persaaan itu !apat !isipu"kan#

%. Saldo normal (letak yang seharusnya) akun akti#a adalah disebelah debit sedangkan akun hutang dan ekuitas memiliki saldo normal kredit. "rtinya pada saat penutupan buku saldo akhir akti#a harus disebelah debit sedangkan hutang dan ekuitas harus disebelah kredit. 2. "kti#a bertambah disebelah debit dan

berkurang disebelah kredit. &utang dan ekuitas bertambah disebelah kredit dan berkurang di sebelah debit.

'. ila dikaitkan dengan pendapatan dan biaya maka!

• endapatan akan menambah

ekuitas*modal, sehingga saldo normal pendapatan sama dengan ekuitas (sebelah kredit). "pabila pendapatan ter$adi di+atat disebelah kredit.

• iayabiaya akan mengurangi

ekuitas*modal, sehingga saldo normal biaya disebelah debit dan apabila biaya ter$adi di+atat disebelah debit.

SIKLUS AKUNTANSI

SIKLUS AKUNTANSI

Siklus akuntansi merupakan tahapan tahapan yang dilalui dalam memproses transaksi akuntansi. "kuntansi merupakan salah satu system in-ormasi yang memproses

data keuangan yang berasal dari transaksi atau peristia peristia (events) men$adi suatu in-ormasi yang berguna untuk membantu pembuatan keputusan. eristia

(2)

DIKTAT AKUNTANSI KEUANGAN-MENENGAH I peristia yang terdapat pada suatu entitas

dapat diklasi/kasi atas!

%. eristia nternal, yaitu

peristiaperistia yang ter$adi didalam suatu entitas tanpa melibatkan pihak di luar entitas. 1isalnya perpindahan bahan baku dari suatu departemen ke

departemen lainnya atau penggunaan akti#a tetap.

2. eristia eksternal, yaitu

peristiaperistia yang ter$adi antara pihakl entitas dengan pihak lain di luar entitas. 1isalnya interaksi entitas dengan pihak pemasok atau pembeli atau dengan

'. pemegang saham. eristia

eksternal ini sering disebut sebagai transaksi, yaitu pertukaran yang ter$adi antara dua pihak (entitas dan pihal luar) dimana salah satu pihak mengorbankan atau menerima suatu nilai.

Tidak semua peristia peristia atau transaksi yang ter$adi dan melibatkan entitas harus di+atat. eristia atau transaksi yang di+atat hanya peristiaperistia atau transaksi yang berpengaruh terhadap posisi harta (akti#a), hutang dan ekuitas.

ntuk menghasilkan in-ormasi yang berman-aat maka diperlukan suatu tahapan tahapan yang sistematis untuk memproses peristiaperistia atau transaksitransaksi. eristiaperistia atau Transaksitransaksi

yang datanya hendak ditangkap (data capturing) dan diproses men$adi in-ormasi keuangan dapat dikategorikan atas!

%. Transaksi enerimaan Kas 2. Transaksi engeluaran Kas '. Transaksi embelian Kredit 4. Transaksi en$ualan Kredit

3. enyesuaian dan perisia lainnya yang tidak bisa dikategorikan pada keempat transaksi sebelumnya. ntuk memproses data yang diperoleh dari transaksi atau peristia tersebut selama satu perioda akuntansi atau tahun pembukuan diperlukan tahapan sistematis atau siklus akuntansi. Siklus itu dapat digambarkan sebagai berikut!

(3)

DIKTAT AKUNTANSI KEUANGAN-MENENGAH I

ntuk memproses data akuntansi men$adi in-ormasi yang berguna untuk pembuatan keputusan, akti#itas berikut dilakukan dalam pemrosesan data!

1. 1eran+ang nomornomor dan

namanama akun yang akan

terpengaruh oleh transaksi. Akun Akun m

meerruuppaakkaan n tteemmppaat t ununttuuk k menampun !ata akt"#a$ %utan menampun !ata akt"#a$ %utan atau m&!a' eku"ta

atau m&!a' eku"ta.

2. 1enangkap data dari

peristiaperistia atau transaksi dalam dokumen sumber.

3. 1elakukan pen+atatan data

transaksi (pen$urnalan) ke $urnal dan ke uku embantu (Subsidiary Ledger).

4. 1engklasi/kasi atau

memosting data ke masingmasing

akun yang terpengaruh di buku besar (General Ledger)

5. 1engumpulkan atau

mengiktisarkan saldo dari masing masing akun di buku besar ke era+a Saldo (Trial Balance).

6. 1enganalisa masingmasing

akun untuk menemukan akun yang perlu disesuaikan dengan membuat $urnal penyesuaian ( Adust!ent). ". 1emosting penyesuaian akun

dan membuat nera+a saldo

disesuaikan ( Adusted trial Balance)

#. 1enyusun laporan keuangan

$. 1enutup akunakun nominal

ke laba ditahan atau modal

1%. 1embuat ayat $urnal

pembalik, $ika perlu

1.

1. MeMencncatatat at dadata ta dadari ri dodokukumemen sn sumumbeber kr ke e jujurnrnal al dadan Bn Bukuku Pu Peembmbanantutu Dokumen sumber (S&urce

'&cu!ent) merupakan dokumen yang digunakan untuk menangkap atau merekam data peristiaperistia atau

transaksi. Dokumen sumber dapat dibedakan dari $enis transaksi. 1isalnya untuk transaksi penerimaan kas dokumen sumbernya adalah ukti

(4)

DIKTAT AKUNTANSI KEUANGAN-MENENGAH I enerimaan Kas. ntuk Transaksi

engeluaran Kas, dokumen sumbernya adalah ukti engeluaran Kas. Transaksi en$ualan ditangkap di 5aktur (pen$ualan), sedangkan transaksi pembelian ditangkap melalui ukti enerimaan arang atau Tagihan emasok atau Konosemen (Bill &( Lading). 1asingmasing bukti tersebut merupakan bukti atas ter$adinya suatu transaksi.

Dokumendokumen sumber

di+atat ke 6urnal. 6urnal merupakan buku atau sarana untuk men+atat seluruh peristiaperistia atau ke$adian

ke$adian yang ter$adi pada suatu entitas dan mempengaruhi posisi akti#a, hutang atau ekuitas*modal. 6urnal merupakan sarana pen+atatan aal (B&& &( *riginal +ntry). 6urnal yang paling sederhana adalah $urnal umum, yaitu +atatan kronologis atas peristiaperistia yang ditun$ukkan dalam kolom debit dan kredit. "pabila ukuran perusahaan semakin besar, maka $urnal umum tidak memadai lagi untuk men+atat seluruh peristiaperistia sehingga diperlukan $enis $urnal yang lain yang disebut sebagai $urnal khusus. 6urnal khusus membagi $urnal atas $enis transaksinya. $en%atatan ke &urna" Uu

$en%atatan ke &urna" Uu 6urnal umum terdiri dari kolom kolom tanggal, "kun dan keterangan,

re-erensi, debit, kredit. 6urnal mum dapat digambarkan sebagai berikut!

Ilustrasi1.1:

Ilustrasi1.1:

(5)

DIKTAT AKUNTANSI KEUANGAN-MENENGAH I

Transaksi tersebut dapat di+atat ke $urnal umum berikut!

(6)

DIKTAT AKUNTANSI KEUANGAN-MENENGAH I

$en%atatan ke Buku $e'antu (Su'si!iar Le!ger) $en%atatan ke Buku $e'antu (Su'si!iar Le!ger)

(7)

DIKTAT AKUNTANSI KEUANGAN-MENENGAH I uku embantu merupakan buku

untuk men+atat rin+ian dari suatu akun di buku besar. uku embantu perlu dibuat untuk merin+i bagianbagian dari akun di buku besar dan sebagai akuntabilitas*pen$elasan akun di buku besar. uku pembantu biasanya dibuat untuk akun piutang dagang, hutang dagang, akti#a tetap ataupun in#estasi. Data yang di+atat di buku besar berasal dari dokumen sumber. Saldo antara akun

di buku besar dengan total saldo masing masing buku pembantu harus sama.

emegang buku pembantu dan buku besar harus dipisahkan untuk men$amin pengendalian dan keandalan data akuntansi. Se+ara berkala, buku pembantu dan akun yang berkaitan

dengan buku pembantu harus

di+o+okkan (rekonsiliasi) dan men+ari penyebab perbedaan.

I"ustrasi *# I"ustrasi *#

T. " memiliki data piutang dagang dan data &utang Dagang per '% Desember 2004 sebagai berikut!

Data $iutang Dagang Data $iutang Dagang

Data Hutang Dagang Data Hutang Dagang

Da-tar piutang tersebut dibuat berdasarkan saldo yang ada di buku pembantu piutang dagang dan hutang dagang. erhatikan, total saldo piutang masingmasing pelanggan dan total saldo hutang dagang masingmasing pemasok harus sama dengan total saldo akun piutang dagang dan hutang dagang di uku esar. "pabila kita akan menangkap data transaksi diilustrasi %.%

ke masingmasing buku pembantu piutang dagang dan hutang dagang, maka kita perlu membuat terlebih dahulu buku pembantu untuk masingmasing pelanggan dan pemasok dan memosting data dari bukti. erikut disa$ikan buku pembantu piutang dagang dan hutang dagang T. " dan pen+atatan dari bukti transaksi!

(8)

DIKTAT AKUNTANSI KEUANGAN-MENENGAH I

2.

2. MeMemomoststining (g (memengngelelomompopokkkkanan) d) debebet et dadan kn kreredidit t di di jujurnrnal al ke ke masmasining-g-mamasisingng akun di Buku Besar

akun di Buku Besar

1emosting merupakan akti#itas mengelompokkan nilainilai transaksi ke masingmasing akun di buku besar. Sumber untuk melakukan pemostingan adalah buku $urnal. emostingan dapat dilakukan setiap hari ataupun se+ara periodik. "kun di buku besar memiliki

kolomkolom tanggal, omor bukti, keterangan, re-erensi, debit, kredit dan saldo. entuk akun yang pa ling sederhana adalah akun berbentuk T (T Acc&unt).

(9)

DIKTAT AKUNTANSI KEUANGAN-MENENGAH I emostingan data transaksi T. " di

ilustrasi %.% ke masingmasing saldo akun di buku besar dapat dilakukan sebagai

berikut (disa$ikan hanya akunakun yang terpengaruh transaksi)!

(10)

DIKTAT AKUNTANSI KEUANGAN-MENENGAH I

3.

3.

Mengiktisarkan saldo akir masing-masing akun ke dalam !eraca "aldo

Mengiktisarkan saldo akir masing-masing akun ke dalam !eraca "aldo

(#rial Balance)

(#rial Balance)

ntuk melihat keseimbangan debit dan kredit maka seluruh saldo akun diiktisarkan dalam era+a Saldo. era+a saldo $uga diperlukan untuk melihat

akunakun yang perlu dikoreksi atau disesuaikan atau direklasi/kasi. ,lustrasi 1.4

era+a saldo T. " per '% 6anuari 2003 setelah dilakukan pemostingan adalah!

(11)

DIKTAT AKUNTANSI KEUANGAN-MENENGAH I

$.

$.

Melakukan

Melakukan pencatatan k

pencatatan ke j

e jurnal

urnal atas p

atas pen%esuaian-pen%esuaian %ang

en%esuaian-pen%esuaian %ang

diperlukan ole suatu akun

diperlukan ole suatu akun

Setelah era+a saldo selesai dilakukan, tugas berikutnya adalah memeriksa akunakun yang perlu disesuaikan. enyesuaian dilakukan agar endapatan dan iaya men+erminkan pendapatan dan biaya pada periode penyusunan laporan Keuangan (landasan untuk melakukan penyesuaian adalah

prinsip pemadanan* -atcing/ yaitu

memadankan*menandingkan antara

pendapatan periode penyusunan laporan keuangan dengan kos yang ter$adi pada periode penyusunan laporan keuangan, dan rinsip engakuan endapatan). enyesuaian hanya dilakukan pada saat laporan keuangan akan disusun. $EN,ESUAIAN ,AN- $E.LU DIBUAT

$EN,ESUAIAN ,AN- $E.LU DIBUAT enyesuaian biasa dbuat untuk akunakun yang dibayar atau diterima terlebih dahulu (0repay!ents) dan akun

akun yang akan diterima atau yang akan dibayar ("krual ( Accruals).

A* $EN,ESUAIAN UNTUK AKUN/AKUN ,AN- DIBA,A. ATAU DITE.I0A A* $EN,ESUAIAN UNTUK AKUN/AKUN ,AN- DIBA,A. ATAU DITE.I0A

TE.LEBIH DAHULU TE.LEBIH DAHULU *

*

B"a*a-+"a*a *an !"+a*ar !"muka(Prepa"! E,pene)

B"a*a-+"a*a *an !"+a*ar !"muka(Prepa"! E,pene)

iayabiaya ini dibayar sebelum

suatu entitas mengkonsumsi man-aat dari pembayaran tersebut atau sebelum

periode aktu biaya tersebut habis. iayabiaya yang dibayar terlebih dahulu biasanya terkait dengan pembelian

(12)

DIKTAT AKUNTANSI KEUANGAN-MENENGAH I perlengkapan (misalnya alat tulis kantor),

pembayaran premi asuransi,

pembayaran sea, akti#a tetap, dan lain lain. iayabiaya ini seharusnya di+atat sebagai akti#a sebelum konsumsi

dilakukan atau sebelum periode aktu berakhir. amun, dalam praktik, terkadang ditemui $uga biayabiaya ini di+atat sebagai biaya periode ber$alan.

a* $er"engkapan (

a* $er"engkapan (

Supp'"e)

Supp'"e)

erlengkapan merupakan akti#a perusahaan yang digunakan untuk mendukung operasi seharihari perusahaan. iasanya perlengkapan merupakan barang yang habis pakai dalam satu periode akuntansi atau periode pembukuan. Contohnya adalah perlengkapan kantor (alat tulis kantor). "pabila entitas membeli perlengkapan, sudah seharusnya perlengkapan diakui sebagai akti#a sampai perlengkapan tersebut digunakan oleh entitas. Setiap perlengkapan yang habis digunakan

harus di+atat sebagai biaya

perlengkapan. amun, sangat tidak

e/sien apabila setiap penggunaan perlengkapan dilakukan pen+atatan ke $urnal. ntuk penghematan aktu, maka

penyesuaian atas pemakaian

perlengkapan hanya dilakukan pada saat penyusunan laporan keuangan. ada kasus T. " di il ustrasi %.%, di beli perlengkapan pada tanggal %0 $anuari 2003 7p.300, dan apabila per '% Desember 2003 perlengkapan yang tersisa 7p.30, maka perlengkapan yang terpakai (biaya perlengkapan) sebesar 7p. 430. Kronologis masingmasing peristia dapat di+atat sebagai berikut!

• Apa'i"a $TApa'i"a $T* A * A pa!a saat pe'e"ian en%atat se'agai pa!a saat pe'e"ian en%atat se'agai aktivaaktiva

• Apa'i"a $TApa'i"a $T* A * A pa!a saat pe'e"ian en%atat se'agai pa!a saat pe'e"ian en%atat se'agai 'iaa#'iaa#

B* Asuransi (

B* Asuransi (Inurane)

Inurane)

(13)

DIKTAT AKUNTANSI KEUANGAN-MENENGAH I iasanya entitas melindungi

akti#a dari bahaya kebakaran dan pen+urian. remi asuransi didasarkan

pada kontrak asuransi dan

pertanggungan yang disepakati. embayaran premi biasanya dilakukan tidak selalu pada aal tahun. ada saat

penyusunan laporan keuangan bisa $adi premi asuransi belum $atuh tempo. 1isalkan pada tanggal % o#ember 2003 dibayar premi asuransi 7p.800 untuk masa satu tahun (%2 bulan), maka pen+atatan penyesuaian dilakukan sebagai berikut!

• "pabila pada saat pembayaran men+atat sebagai akti#a

• "pabila pada saat pembelian di+atat sebagai biaya!

%* Biaa Se1a !i'aar !iuka (

%* Biaa Se1a !i'aar !iuka (

Prepa"! Rent)

Prepa"! Rent)

iaya sea dibayar dimuka

merupakan pembayaran yang

diberikan kepada pihak lain sementara $asa dari pihak diluar entitas belum dinikmati. "kun ini dikategorikan sebagai akti#a lan+ar di nera+a apabila masa sea kurang dari % tahun. 6asa atau barang yang telah dikonsumsi selama periode ber$alan harus di+atat sebagai biaya. ntuk men+erminkan hal itu perlu dibuat penyesuaian pada

saat akan menyusun laporan keuangan.

Dari kasus T. " diilustrasi %.%, pada tanggal 9*%02003 T. " membayar sea peralatan untuk masa % tahun 7p. %30. "da dua +ara untuk menyesuaikan!

*

* ApApa'a'i"i"a a papa!a !a tatangnggaga" " 232344//44445 5 !i!i%a%atatat t sese'a'agagai i 'i'iaaa a sese1a1a6 6 aakaka penesuaian ang per"u !i"akukan a!a"ah#

penesuaian ang per"u !i"akukan a!a"ah#

(14)

DIKTAT AKUNTANSI KEUANGAN-MENENGAH I

*

* Apa'iApa'i"a pa!a tan"a pa!a tangga" 234gga" 234/445 !i%a/445 !i%atat se'agtat se'agai se1a !i'aai se1a !i'aar !iukar !iukaa ((Prepa"! Rent)$Prepa"! Rent)$aka penesuaian ang per"u aka penesuaian ang per"u !i"akukan a!a"ah#!i"akukan a!a"ah#

e* Se!iaan 'arang !agang (

e* Se!iaan 'arang !agang (

Mer%an!"e In#ent&r*)

Mer%an!"e In#ent&r*)

"da dua sistem pen+atatan

sediaan, yaitu sistem perpetual dan periodik. Sistem pen+atatan perpetual men+atat pembelian barang dagang dengan mendebit akun sediaan (bukan akun pembelian) dan mengkredit akun sediaan apabila ter$adi pen$ualan. Dengan demikian sistem sediaan perpetual pada akhir periode akan men+erminkan nilai sediaan yang ada digudang. erbeda dengan sistem periodik, pembelian barang (dagang) di+atat dengan mendebit akun sediaan dan setiap pen$ualan tidak dilakukan pengkreditan atas akun sediaan (barang dagang). ilai sediaan sebenarnya bisa diketahui apabila

dilakukan perhitungan sediaan yang

ada di gudang St&c

&pna!e,nvent&ry Taing).

"gar laporan keuangan men+erminkan nilai sediaan yang sebenarnya pada akhir periode maka, apabila menggunakan sistem periodik, perlu dibuat pen+atatan penyesuaian sediaan. Sistem sediaan perpetual tidak perlu menyesuaikan sediaan ke+uali ada kekurangan sediaan. enyesuaian sediaan dibuat dengan mengkredit akun sediaan (aal) dan mendebit akun Kos dari arang Ter$ual (&st &( G&&ds S&ld)∗ serta mendebit

ntuk men+erminkan makna kos (c&st) yang sebenarnya dan menun$ukkan kos harus dikaitkan

(15)

DIKTAT AKUNTANSI KEUANGAN-MENENGAH I akun sediaan (akhir) dan mengkredit

akun kos dari barang ter$ual.

C7nt7h# C7nt7h#

T. " menggunakan sistem sediaan eriodik sehingga penyesuaian untuk akun sediaan dibuat sebagai berikut!

dengan suatu obyek, maka pemakaian istilah &s dari barang terual lebih tepat untuk men+erminkan &st *( G&&ds S&ld alihalih arga 0&& 0enualan. Dalam buku ini, &st diter$emahkan sebagai K &s dan +pense diter$emahkan sebagai biaya bukan Beban. emakaian istilah Kos untuk menun$ukkan &st $uga telah dipakai " dala m Standar 0r&(esi&nal Auntan 0ubli S0A0).ntuk diskusi lebih lan$ut tentang makna&st , maka dapat dilihat di Suard&n&/ Te&ri Auntansi/ B07+/2%%5

(16)

DIKTAT AKUNTANSI KEUANGAN-MENENGAH I

e* Akti

e* Aktiva Tva Tetap*etap*

"kti#a Tetap merupakan akti#a beru$ud perusahaan yang dipakai dalam operasi dalam rangka memperoleh pendapatan dan memiliki umur lebih dari satu periode akuntansi atau lebih dari % tahun. "kti#a tetap merupakan kategori biaya :biaya yang dibayar terlebih dahulu ber$angka pan$ang dan dibebankan ke rugi laba melalui biaya penyusutan. "da berbagai metode untuk membebankan kos pemerolehan akti#a tetap ke masamasa pemakaian akti#a tetap yang akan menghasilkan biaya penyusutan yang berbedabeda. Topik ini akan dibahas se+ara khusus pada topi+ akti#a tetap.

ada saat akan menyusun laporan

keuangan maka akuntan perlu

memperhitungkan pembebanan biaya penyusutan akti#a tetap sehingga bisa

diketahui laba rugi yang sebenarnya diperoleh oleh entitas. iaya penyusutan ('epreciati&n +penses) terakumulasi (terkumpul) dalam akun akumulasi penyusutan akti#a tetap ( Accu!ulated depreciati&n &( 7ied Asset). "kun akumulasi penyusutan akti#a tetap ( Accu!ulated depreciati&n &( 7ied Asset) disa$ikan di nera+a sebagai

pengurang (&ntra Acc&unt) dari akti#a tetap untuk mengetahui nilai buku atau nilai terbaa (B&&k B&&k ..a'uea'ueCarr*"nCarr*"n Am&unt)

Am&unt) dari akti#a tetap**

C&nt&%/ C&nt&%/

$T* A

$T* A 1emiliki ;edung yang dibeli senilai 7p.'00 dan disusutkan selama '0 tahun dengan metode penyusutan ;aris lurus. iaya enyusutan per tahun 7p. %0 (7p.'00*7p'0). en+atatan yang dibuat untuk penyesuaian tersebut adalah!

01

01 Pe

Pen!

n!ap

apat

atan

an-p

-pen

en!a

!apa

pata

tan

n *a

*an

n !"

!"te

ter"

r"ma

ma !"

!"mu

muka

ka (U

(Une

near

arne

ne!

!

Re#enue)

Re#enue)

"dakalanya entitas menerima terlebih dahulu kas atas $asa atau barang yang pada saat itu belum diberikan kepada pelanggan. enerimaan ini sebenarnya belum bisa diakui atau di+atat sebagai pendapatan sebelum $asa atau barang tersebut diberikan kepada

pelanggan*pembeli. endapatan

pendapatan yang diterima dimuka adalah hutang atau keharusan entitas untuk memberikan barang atau $asa. Di masa mendatang. Contoh transaksi pendapatanpendapatan diterima dimuka adalah uang muka pen$ualan, sea

(17)

DIKTAT AKUNTANSI KEUANGAN-MENENGAH I diterima dimuka, dan lainlain. ntuk

menyesuaikan akun ini perlu

diperhatikan periode aktu $asa yang telah terpakai atau $umlah barang yang

telah diberikan untuk memenuhi kea$iban ini.

C&nt&%/ C&nt&%/

Tanggal 3*%%2003 T. " menerima sea gudang untuk % tahun 7p. 2.400.

*

* ApApa'a'i"i"a a aakukunntatan n $T$T* * A A papa!a sa!a sa at peat pe nnereriiaaan ean e nn%%atatat traat tra nnsasaksksii terse'ut se'agai pen!apatan se1a#

terse'ut se'agai pen!apatan se1a#

en+atatan itu sebenarnya salah karena penerimaan seluruhnya diakui sebagai pendapatan, padahal sampai '% Desember 2003 (tanggal laporan keuangan) dari seluruh penerimaan, yang men$adi pendapatan hanya 2 bulan

(bulan no#ember dan desember), yaitu sebesar 2*%2 < 7p.2.400  7p. 400, sedangkan sisanya masih berupa

kea$iban. ntuk mengoreksi

pen+atatan itu dibuat pen+atatan penyesuaian berikut ini!

en+atatan ini men$adikan saldo akun pendapatan sea (8ent ,nc&!e) 7p.400 dan sea diterima dimuka (9nearned

8ent) 7p.2.000, seperti terliha t dalam akun dibaah ini!

(18)

DIKTAT AKUNTANSI KEUANGAN-MENENGAH I

*

* AAppaa''ii""a a aakkuunnttaan n $$TT* * A A ppaa!!a a ssaaaat t eenneerriia a eenn%%aattaat t ttrarannssaakkssii terse'

terse'ut se'agaut se'agai se1a !iti se1a !iteria !ieria !iuka (uka (Unearne! Rent)Unearne! Rent)

"pabila laporan keuangan disusun per '% Desember 2003, maka masa sea yang telah di$alani dan telah men$adi pendapatan adalah 2 bulan (o#ember dan desember), sedangkan %0 bulan sisanya masih kea$iban T. ". ntuk

menyesuaikan akun9nearned 8ent agar menya$ikan nilai hutang yang sebenarnya (%0*%2 < 7p.2.400  7p.2.000) dilakukan pen+atatan penyesuaian berikut ini!

en+atatan ini men$adikan saldo akun pendapatan sea (8ent ,nc&!e) 7p.400 dan sea diterima dimuka (9nearned

8ent) 7p.2.000, seperti terliha t dalam akun dibaah ini!

B* $EN,ESUAIAN UNTUK AKUN/AKUN AK.UAL (,AN- AKAN DIBA,A. ATAU B* $EN,ESUAIAN UNTUK AKUN/AKUN AK.UAL (,AN- AKAN DIBA,A. ATAU AKAN DITE.I0A)

AKAN DITE.I0A)

"kun akun akrual merupakan akunakun yang timbul dan belum pernah

di+atat selama pen+atatan harian. "kun akun ini merupakan!

(19)

DIKTAT AKUNTANSI KEUANGAN-MENENGAH I

%. endapatanpendapatan yang

telah men$adi hak entitas pada periode itu namun sampai laporan keuangan disusun belum diterima ( Accrued ,nc&!e).ada akhir tahun pendapatan ini men$adi tagihan (8eceivable) entitas kepada pihak lain diluar perusahaan.

2. iayabiaya yang telah ter$adi namun sampai penyusunan laporan

keuangan belum dibayarkan

(

Accrued +pense). iayabiaya ini men$adi kea$iban atau hutang yang harus dibayarkan oleh entitas ke pihak lain pada periode setelah laporan keuangan.

B* $en!apatan/pen!apatan ang te"ah en&a!i hak entitas naun sapai B* $en!apatan/pen!apatan ang te"ah en&a!i hak entitas naun sapai "ap7ran keuangan !isusun 'e"u !iteria (

"ap7ran keuangan !isusun 'e"u !iteria ( Arue! In Arue! In&me)&me)

Tanggal '% Desember 2003, T. " menerima pengumuman di#iden 7p.23 yang akan dibayarkan pada aal tahun

2008. en+atatan dilakukan sebagai berikut!

B*

B* BiaBiaa/a/'ia'iaa a anang g te"ate"ah h ter&ter&a!i a!i nanaun un sasapai pai penpenususunaunan n "ap"ap7ra7rann keuangan 'e"u !i'aarkan (

keuangan 'e"u !i'aarkan ( Arue! E,pene)1 Arue! E,pene)1

er '% Desember 2003, T. " memiliki tagihan telepon bulan desember 7p. 80 yang akan dibayarkan bulan $anuari 2008

B8* Biaa atas $iutang ang !itaksir

B8* Biaa atas $iutang ang !itaksir ti!ak !apat !itagih (Ba! !e'tti!ak !apat !itagih (Ba! !e't E9pense)*

E9pense)*

Terdapat dua metode dalam men+atat piutang usaha yang ditaksir tidak dapat ditagih, yaitu metode langsung dan metode penyisihan. "pabila digunakan metode penyisihan (

All&ance !et&d)maka akuntan perlu membuat penyesuaian atas piutang yang ditaksir tidak tertagih. enaksiran dapat

didasarkan pada umur piutang atau persentase pen$ualan. en+atatan penyesuaian dibuat dengan mendebet akun Bad debt +pense  iaya piutang tak tertagih) dan mengkredit akun enyisihan untuk piutang tak tertagih ( All&ance (&r d&ubt(ul acc&unt). "kun enyisihan untuk piutang tak tertagih

(20)

DIKTAT AKUNTANSI KEUANGAN-MENENGAH I (

All&ance (&r d&ubt(ul acc&unt) merupakan akun kontra (&ntra Acc&unt )

dari iutang Dagang ( Acc&unt 8eceivable).

C&nt&% !ar" kau PT1 A/

C&nt&% !ar" kau PT1 A/Ditaksir % = dari pen$ualan akan sulit ditagih

Dalam kasus T. " diilustrasi %.% dan ditambah in-ormasi penyesuaian, maka

pen+atatan penyesuaian untuk T. " diiktisarkan sebagai berikut!

&

&.. MMenengigikktitisasarkrkaan n ssalaldodo-s-salaldo do akakun un kke e !!ereraacca a ""alaldo do "e"etetelala  didissesesuauaikikaann

(Adjusted Trial Balance)

(Adjusted Trial Balance)

Setelah melakukan pen+atatan atas penyesuaian yang diperlukan, maka tugas berikutnya adalah memosting ke masingmasing akun dan mengiktisarkan

ke era+a Saldo Setelah enyesuaian. Dari Contoh T. ", era+a Saldo setelah penyesuaian dapat dilihat dibaah ini!

(21)

DIKTAT AKUNTANSI KEUANGAN-MENENGAH I

'.

'. MeMen%n%ususun lun lapoaporaran ken keuauangngan bean berdrdasasar dar darari !ei !eraraca "ca "alaldo sdo setetelela dia disesesusuaikaikanan >aporan Keuangan yang lengkap

terdiri dari!

%. era+a ( Balance seet)

2. >aporan

enghasilan*>aporan rugi laba (,nc&!e State!ent)

'. >aporan " rus K as ( as 7l& State!ent)

4. >aporan erubahan ?kuitas (State!ent &( St&c&lders: e;uity)

3. Catatan +atatan atas

laporan keuangan (<&tes t& 7inancial State!ent)

era+a dan laporan rugi laba merupakan laporan keuangan pokok, sedangkan sisa tiga laporan lagi adalah pen$elasan atas laporan keuangan pokok karena disusun berdasarkan nera+a dan laporan rugi laba. eberapa laporan keuangan akan dibahas pada babbab berikutnya.

Dari era+a saldo setelah penyesuaian T. " maka dapat disusun era+a, >aporan laba rugi, dan laporan laba ditahan (laporan ini merupakan bagian dari laporan perubahan ekuitas) sebagai berikut!

(22)

DIKTAT AKUNTANSI KEUANGAN-MENENGAH I

(23)

DIKTAT AKUNTANSI KEUANGAN-MENENGAH I

.

.

Menutup aku

Menutup akun-akun nomin

n-akun nominal ke akun Riil

al ke akun Riil

roses berikutnya dari siklus akuntansi adalah menutup akunakun nominal (akunakun di laporan rugi laba) ke akun laba ditahan. en+atatan ini

dibuat untuk memindahkan akunakun di rugi laba ke akunakun di nera+a. roses penutupan dilakukan sebagai berikut!

• 0enutup akun pen&ua"an ke "a'a !it0enutup akun pen&ua"an ke "a'a !itahanahan

roses ini dilakukan dengan mendebit seluruh akun pendapatan (karena saldo akhir pendapatan di sisi kredit maka ditutup dengan mendebitkan akun ini) dan mengkredit laba ditahan. ada kasus T. ", penutupan di+atat sebagai berikut!

• 0enutup se"uruh akun 'iaa : k7s !ari 'arang ter&ua" kea kun0enutup se"uruh akun 'iaa : k7s !ari 'arang ter&ua" kea kun "a'a !itahan

"a'a !itahan

roses ini dilakukan dengan mendebit akun laba ditahan dan mengkredit seluruh akun biaya dan kos

dari barang ter$ual. ada kasus T. ", penutupan di+atat sebagai berikut!

Dari proses penutupan, maka akun laba ditahan akan menun$ukkan mutasi kredit sebesar 7p.'@'.90 ( 7p. A%8.' (Db)  7p.%'00 (Cr)). 6umlah itu sama dengan laba neto T. " di laporan rugi laba.

Setelah diposting ke masingmasing akun, maka era+a saldo setelah penutupan dapat disusun sebagai berikut!

(24)

DIKTAT AKUNTANSI KEUANGAN-MENENGAH I

.

.

Membuat pen

Membuat pencatatan pembalik

catatan pembalikan (Reversing

an (Reversing Entries)

Entries)

en+atatan pembalikan dilakukan untuk menyederhanakan pen+atatan transaksi pada periode akuntansi berikutnya. embalikan t"t"!a!ak k %a%aruru !"'akukan

!"'akukan karena tidak mengubah $umlah yang dilaporkan di laporan

keuangan. embalikan dibuat pada aal periode berikutnya dan bukan pada akhir periode ber$alan. "kunakun yang dibalikkan bersumber dari pen+atatan $urnal penyesuaian untuk pospos yang dibayar dimuka(0repay!ents) dan pos pos akrual ( Accrual), yaitu!

%. iayabiaya dibayar

dimuka yang pada saat

pembayaran di+atat pada akun biaya.

2. endapatan diterima

dimuka yang pada saat penerimaan di+atat pada akun pendapatan.

'. endapatan yang masih

harus diterima ( Accrued ,nc&!e)

4. iayabiaya yang masih

harus dibayar ( Accrued +pense) embalikan keempat pospos penyesuaian ini dilakukan agar konsistensi pen+atatan ke suatu akun tetap ter$adi pada periode berikutnya. amun, pembalikan ini bukan sesuatu yang harus dilakukan. "pabila diterapkan pada T. ", maka pembalikan di+atat sebagai berikut!

(25)

DIKTAT AKUNTANSI KEUANGAN-MENENGAH I

(26)

MENGGUNAKAN 2URNAL K3USUS

MENGGUNAKAN 2URNAL K3USUS

"pabila ukuran suatu entitas semakin besar dan $umlah transaksi yang akan diolah semakin banyak maka penggunaan $urnal umum untuk men+atat seluruh transaksi tidak memadai. ntuk mengatasi ini dibuat $urnal khusus yang membagi $urnal atas $enis transaksinya!

%. Transaksi p enerimaan k as

di+atat ke 6urnalenerimaan Kas

2. Transaksi pengeluaran Kas

di+atat ke 6urnal engeluaran Kas

'. Transaksi en$ualan Kredit di+atat ke 6urnal en$ualan

4. Transaksi embelian Kredit

di+atat ke 6urnal embelian

Transaksi diluar keempat transaksi diatas di+atat ke 6urnal mum atau lembar $urnal (=&urnal >&cer). Dengan

demikian, terdapat empat $urnal khusus yang dapat digunakan untuk men+atat data transaksi dari dokumen sumbernya. entuk masingmasing $urnal dapat ditun$ukkan dalam tabel dibaah ini!

"pabila diterapkan pada T. ", maka pen+atatan ke $urnal khusus dilakukan sebagai berikut!

(27)

emostingan ke masingmasing akun tidak dilakukan untuk setiap transaksi, namun dilakukan se+ara periodik (biasanya tiap bulan) dan yang diposting adalah total $umlah dari masingmasing akun. "pabila pemostingan dilakukan, maka kolom re(diisi dengan tanda +eklis (B) untuk akun pada kolom 'a"n-'a"n1'a"n-'a"n1

ntuk akun yang sering ter$adi dibuatkan kolom khusus dan diberi tanda +eklis (B)

dibaah total $umlah apabila dilakukan pemostingan. emostingan ini disebut pemrosesan tumpuk (Batc 0r&cessing) dalam sistem in-ormasi akuntansi manual. Sarana untuk melakukan pemostingan adalah lembar $urnal ( ?ural >&ucer). Dalam kasus T." (,lustrasi 1.1), pemostingan melalui lembar $urnal dapat disa$ikan sebagai berikut!

(28)

enggunaan lembar $urnal sebagai ahana pemostingan lebih baik dilihat dari sisi pengendalian karena sebelum diposting ke masingmasing akun setiap

pihak (pembuat, pemeriksa dan pemosting) harus membubuhkan tanda tangan sebagai tanda pemeriksaaan kebenaran data. Selan$utnya pemegang

(29)

buku besar memosting total masing masing akun ke akunnya masingmasing.

S7a" Latihan#

S7a" Latihan#

(30)
(31)
(32)

BAB II

BAB II

LA$;.AN .U-I LABA (

LA$;.AN .U-I LABA (

INCOME STATEMENT)DAN

INCOME STATEMENT)DAN

NERACA (BALANCE S3EET)

NERACA (BALANCE S3EET)

LA$;.AN .U-I LABA

LA$;.AN .U-I LABA

KEGUNAAN DAN KELEMA3AN LAPORAN RUGI LABA

KEGUNAAN DAN KELEMA3AN LAPORAN RUGI LABA

>aporan rugi laba adalah laporan yang menun$ukkan kiner$a atau prestasi operasi perusahaan selama satu periode operasi. >aporan rugi laba digunakan oleh pengguna untuk!

%. 1enge#aluasi kiner$a*prestasi periode lalu suatu entitas dan membandingkannya dengan kiner$a perusahaan lain yang se$enis. 2. >aporan rugi laba dapat

digunakan sebagai dasar

memprediksi kiner$a perusahaan di masa yang akan dating.

'. 1enaksir risiko dan ketidakpastian pen+apaian arus kas masa depan.

Dengan in-ormasi tentang

pendapatan dan biaya pengguna

dapat mnaksir risiko

ketidakter+apaian arus kas masa depan perusahaan.

alaupun man-aat yang diberikan laporan rugi laba +ukup banyak, namun pengguna harus menyadari baha beberapa pos dalam laporan labarugi disusun berdasarkan asumsi dan estimasi. eberapa kelemahan lain adalah!

%. Suatu peristia atau transaksi yang tidak bisa diukur dengan andal tidak akan dilaporkan dalam laporan rugi laba meskipun mungkin mempengaruhi operasi perusahaan. 2. 6umlah laba atau penghasilan sangat dipengaruhi oleh metode akuntansi yang digunakan. '. engukuran laba*penghasilan

banyak melibatkan pertimbangan. >aporan rugi laba sering digunakan sebagai dasar untuk

menge#aluasi kiner$a*prestasi

perusahaan atau prestasi mana$ernya. n-ormasi laba atau rugi dalam laporan ini $uga bisa mempengaruhi harga saham perusahaan yang ter+atat di bursa e-ek. "gar prestasi suatu perusahaan atau mana$ernya tampak baik, maka sering terdapat dorongan atau moti#asi untuk menyesuaikan laba agar sesuai atau melebihi target atau membuat laba terlihat kurang berisiko. erilaku ini membuat kualitas in-ormasi dalam laporan rugi laba men$adi berkurang keandalannya. Tindakan ini disebut

M

Maannaa44eemmeen n ''aa++a a ((EEaarrnn""nn M

(33)

pengakuan pendapatan, biaya, keuntungan atau kerugian dengan maksud meratakan laba. Tindakan ini dilakukan dengan meningkatkan

pendapatan dengan mengakui

pendapatan masa yang akan dating pada periode sekarang atau menunda

pengakuan pendapatan periode ini untuk diakui di periode yang akan dating. Tindakan yang serupa dapat dilakukan

untuk akunakun biaya, keuntungan dan kerugian. MaManana4e4ememen n 'a'a+a +a eer"r"nn 4ua

4ua !"e+ut !"e+ut Perataan Perataan 'a+a 'a+a (In&me(In&me Sm&&t%"n)1

Sm&&t%"n)1

BENTUK LAPORAN RUGI LABA

BENTUK LAPORAN RUGI LABA

ELE0EN/ELE0E

ELE0EN/ELE0EN LA$;.AN .U-I

N LA$;.AN .U-I LABA

LABA

P

Peenn%%aa""''aan n ((''aa++aa) ) nneett&& en

ent"t"tata  !"!"%a%a""'k'kan an !a!ar" r" trtrananaakk"- "-tr

traannaakk" " ppeenn!!aappaattaann$ $ ++""aa*a*a$$ keu

keuntunntunan an atau atau kerukeru"an"an. Seluruh transaksitransaksi yang berhubungan dengan pospos tersebut diiktisarkan dalam laporan rugi laba. De-enisi masing masing elemen laporan rugi laba adalah!

%. PenPen!apa!apatan tan (R(Re#enue#enue)e)! Aru Aru mauk akt"#a

mauk akt"#a atau pen"nkaatau pen"nkatantan ''aa""nnnn**a a !!aarr" " aakktt""##aa atauatau pe'unaan

pe'unaan %utan %utan (atau(atau k&m+"na" !ar" ke!uan*a) k&m+"na" !ar" ke!uan*a) selama suatu periode, yang +era+eraa' a' !ar" !ar" pen*era%an

pen*era%an +aran +aran atauatau

menghasilkan barang, penyerahan

4aa

4aa,atau akt"#"ta 'a"nn*a *anatau akt"#"ta 'a"nn*a *an mer

merupaupakan kan &pe&perara" " utautamama atau operasi pusat yang berlan$ut dari suatu entitas.

2. B"a*a (E,peneB"a*a (E,pene )! Aru Aru ke'uar ke'uar at

atau au pepennuunanaan an 'a'a"n"nn*n*a a !a!ar" r" a

akktt""##a a attaaau u kkeetteerr44aa!!""aann k

kee55aa44""++aan n ((aattaau u kk&&mm++""nnaa" " k

ke!e!uauan*n*a)a) selama suatu periode

dari penyerahan atau produksi barang, penyerahan $asa, atau melakukan akti#itas lainnya yang merupakan &pe&perara" " utautamama atau operasi pusat yang berlan$ut suatu entitas.

'. UntunUntun  (Ga"(Ga"nn )! Pen"nkatanPen"nkatan !a'am eku"ta (akt"#a net&) *an !a'am eku"ta (akt"#a net&) *an +era

+eraa' a' !ar" !ar" akt"#"akt"#"ta ta "n"!"n"!enta' enta' (ka!an-ka!an)

(ka!an-ka!an) atau tambahan (peripheral) suatu entitas dan dari seluruh transaksi lainnya dan peristia lainnya dan keadaan yang mempengaruhi entitas selama suatu periode ke+uali yang dihasilkan dari pendapatan atau in#estasi pemilik. 4. RRuu" " ((L&L&ee )! PenurunanPenurunan

!a'am eku"ta (akt"#a net&) !ar" !a'am eku"ta (akt"#a net&) !ar" ak

akt"#t"#"t"ta a "n"n""!e!entnta' a' (k(ka!a!anan- -ka!an) atau akt"#"ta tam+a%an ka!an) atau akt"#"ta tam+a%an (per"p%era')

(per"p%era') suatu entitas dan dari seluruh transaksi dan peristia

lainnya dan keadaan yang

(34)

periode ke+uali yang dihasilkan dari biaya atau distribusi kepada pemilik.

<;.0AT LA$;.AN .U-I LABA

<;.0AT LA$;.AN .U-I LABA

$ENDEKAT

$ENDEKATAN

AN LA$;.AN .U-I

LA$;.AN .U-I LABA

LABA LAN-KAH TUN--AL

LAN-KAH TUN--AL

((

SINGLE-STE

SINGLE-STEP INCOME

P INCOME ST

STA

ATEMENT)

TEMENT)

elaporan rugi laba dengan menggunakan pendekatan ini dilakukan dengan menyatukan semua sumber

pendapatan atas dua bagian,

pendapatan dan biaya. Seluruh pendapatan yang berasal dari operasi

ataupun non operasi disatukan pelaporannya dan seluruh biaya $uga disatukan baik yang bersumber dari operasi maupun dari non operasi. entuk laporan labarugi dengan menggunakan pendekatan ini adalah!

entuk ini merupakan bentuk sederhana dari laporan rugi laba. enggunaan pendekatan ini untuk menghindari kesalahan pengklasi/kasian itemitem pendapatan dan biaya.

endekatan ini $arang digunakan untuk laporan rugi laba yang diperuntukkan bagi pengguna diluar perusahaan (kreditur, in#estor, pemerintah,dll).

(35)

$ENDEKAT

$ENDEKATAN LA$;.AN

AN LA$;.AN .U-I LABA

.U-I LABA LAN-KAH -ANDA

LAN-KAH -ANDA

((

MULTIPLE-STEP INCOME STATEMENT)

MULTIPLE-STEP INCOME STATEMENT)

Dengan pendekatan ini, laporan labarugi disusun dengan memisahkan pendapatan yang diperoleh dari operasi, biayabiaya operasi, pendapatan pendapatan non operasi, dan biayabiaya non operasi. embagian ini membuat laporan rugi laba lebih berman-aat bagi pengguna. engklasi/kasian pendapatan dan biaya didasarkan kepada $enis perusahaan dan -ungsi-ungsi yang terlibat dalam perusahaan.

engklasi/kasian yang biasa dilakukan untuk perusahaan manu-aktur dan industri adalah!

61

61 BagBagian ian 7pe7perasrasii, yaitu bagian yang melaporkan pendapatan dan biaya yang ter$adi dari operasi utama usaha!

• PenPen4ua'a4ua'an n atau atau +a"a+a"ann

pen!apatan

pen!apatan &pera" &pera" ** agian ini menun$ukkan pendapatan, diskun pen$ualan, penyisihan pen$ualan, pengembalian pen$ualan (retur) dan in-ormasi lainnya yang berkaitan dengan pendapatan operasi. Setiap subseksi itu di$umlahkan untuk memperoleh pen$ualan neto.

• K& !ar" K& !ar" Baran TBaran Ter4ua' er4ua'

(C

(C&&t t &7 &7 GG&&&&!!  SS&'&'!)!)$$ yaitu yang menun$ukkan $umlah kos dari barang yang di$ual pada periode tersebut.

• BB""aa*a *a PPenen44uuaa''aann

((SSee''''""nn  E,E,ppeennee))$$ yaitu

yang meun$ukkan da-tar biaya biaya yang dikeluarkan untuk

menghasilkan pen$ualan,

misalnya biaya promosi, ga$i bagian pen$ualan,dll.

• B"a*a A!m"n"tra" !an B"a*a A!m"n"tra" !an

Um

Umum um (A(A!m!m"n"n""trtratat"#"#e e &r &r G

Geenneerraa' ' EE,,ppeennee))$$ yaitu yang melaporkan biayabiaya administrasi atau biaya umum.

01

01 BaBagigian an N7N7n n ;p;pereraasisi, yaitu laporan pendapatan dan biaya yang dihasilkan dari akti#itas tambahan atau bukan utama perusahaan. Keuntungan atau kerugian yang $arang ter$adi atau yang tidak biasa umumnya dilaporkan di bagian ini. agian ini dibai atas dua bagian!

• Pen!apatan 'a"nn*a !anPen!apatan 'a"nn*a !an

keuntunan

keuntunan, yaitu suatu da-tar pendapatan yang diperoleh atau keuntungan yang ter$adi dari trnsaksi diluar operasi (non operasi).

• BB""aa**a a LLaa""nnnn**a a !!aann

k

kereruu"a"an$n$ yaitu suatu da-tar biaya atau kerugian yang berasal dari transaksi diluar operasi (non operasi).

81

81 $a&ak $enghasi"an$a&ak $enghasi"an, yaitu pa$ak penghasilan badan yang dikutip oleh merintah dari operasi yang berlan$ut.

91

91 ;;ppeerraassii//77ppeerraassi i ttii!!aak k '

(36)

&perat"&n)$

&perat"&n)$yaitu keuntungan atau kerugian yang material yang dihasilkan dari pen$ualan suatu segmen usaha

:1

:1 $$77ss//pp77s s aanng g ttii!!aak k ''iiaassaa ((+tra&rdinary ,te!s) yaitu keuntungan atau kerugian yang tidak biasa dan $arang ter$adi

;1

;1 $$eennggaarruuh h kkuuuu""aattii  !!aarrii peru'ahan !a"a $rinsip/$rinsip peru'ahan !a"a $rinsip/$rinsip

Akuntansi

Akuntansi, yaitu pengaruh perubahan prinsip akuntansi yang telah digunakan beberapa period eke prinsip kuntansi yang baru.

<1

<1 La'a La'a per per sahasaha ( (Earn"n per Earn"n per %are)1

%are)1

Contoh laporan rugi laba yang disa$ikan menggunakan bentuk !ultiple step adalah!

(37)

$ELA$;.AN

$ELA$;.AN T.ANSAKSI/

T.ANSAKSI/T.ANSAKSI

T.ANSAKSI ,

,AN- >A.AN-

AN- >A.AN- TE.>ADI

TE.>ADI

(I..E-ULA. ITE0S)

(I..E-ULA. ITE0S)

Transaksitransaksi yang $arang ter$adi dapat dibagi atas beberapa kategori!

1. ;p;peraerasisi/7/7peperarasi si aang ng titi!a!ak k '

'eerr""aann&&uutt (D"&nt"nue! (D"&nt"nue! &perat"&n)

&perat"&n)@

perasioperasi yang tidak berlan$ut ter$adi karena ter$adinya arus kas negati- at au ru gi yang t erus menerus dari salah satu segmen bisnis sehingga segmen atau di#isi itu harus dihentikan atau di$ual. Setelah segmen bisnis dilepas, maka tidak ada keterlibatan perusahaan induk pada segmen atau di#isi itu. Keuntungan atau Kerugian yang disebabkan operasi yang tidak berlan$ut dilaporkan di laporan rugi laba setelah bagian ELaLa+a +a !a!ar" r" &pera" +er'an4ut=

&pera" +er'an4ut=na!un sebelu! p&sp&s luar biasa

2. $$77ss//pp77s s ""uuaar r ''iiaassaa ((E,tra&rE,tra&r!"nar* !"nar* Item)Item) merupakan pospos yang $umlahnya relati- besar (material) namun bukan peristia yang berulang dan peristia itu sangat $auh menyimpang dari akti#itas utama perusahaan dan tidak bisa diramalkan (diprediksi) ter$adi. 1isalnya! kerugian karena ter$adi ben+ana alam. Suatu pos dikatakan etra&rdinary apabila kedua kriteria berikut dipenuhi!

• Siatna ti!ak 'iasaSiatna ti!ak 'iasaF

• SaSangngat at &a&ararang ng teter&r&a!a!ii a

attaau u &&aarraanng g sseekkaa""ii 'eru"ang

'eru"ang

3. KKeuntueuntunannan-keu-keuntunntunan an !an!an k

kereruu"a"an-n-kekeruru""an an *a*an n t"!t"!ak ak +

+""aaa a ((UUnnuuuuaa' ' GaGa""nn  aann! ! L&e)$

L&e)$ !isalnya pengapusan piutang usaa/ pengapusan

sediaan/ euntungan atau erugian arena Cutuasi urs/euntungan atau erugian arena arga &ntra/ euntungan atau erugian dari penualan ativa tetap@

4. erubahanperubahan dalam

prinsip "kuntansi, misalnya perubahan dari penggunaan metode >5 menu$u 55 dalam akuntansi sediaan, atau perubahan metode penyusutan akti#a tetap.

5. erubahanperubahan dalam

estimasi akuntansi, misalnya perubahan umur ekonomis akti#a tetap.

Terdapat tiga +ara pelaporan pos pos yang tidak teratur!

61

61 $e$enn!e!ekakatatan n eeaasusukkkakann se

se"u"ururuh h p7p7s/s/p7p7s s titi!a!ak k teteraratuturr (( A''- A''- In'u"#e In'u"#e appr&a%)appr&a%)@ *a"tu*a"tu me

memamauukkkkan an ee'u'ururu% % p&p&--p&p& *an

*an  t"!t"!ak ak terteratuatur r *an*an  terter4a!4a!" " pa!a

pa!a per"&!e per"&!e "tu "tu ke ke 'ap&ran'ap&ran 'a+a-ru"1

'a+a-ru"1 Kesalahankesalahan pengukuran atau pelaporan laba dan perubahanperubahan estimasi dan

(38)

pemakaian metode akuntansi pada periode yang lalu tidak dimasukkan dalam laporan labarugi periode ini, namun disesuaikan ke laba ditahan.

01

01 $e$en!n!ekekatatan an kinkinerer&a &a 7p7pererasasii p

peerrii77!!e e 'e'err&&aa""aan n ((Current Current &

&ppeerraatt""nn  ppeerr77&&rrmmaannee a

apppprr&&aa%%))> > DDeennaann men

menuunanakan kan penpen!ek!ekataatan n "n""n"$$ 'ap

'ap&ra&ran n ruru" " 'a+'a+a a %an%an*a *a +er+er"" "" "n7&rm

"n7&rma" a" pen!apen!apatan patan !an !an +"a+"a*a*a !

!aarr" " &&ppeerraa" " **aann  tteerraattuurr11 P

Penen!a!apapatatan n !a!an n +"+"aa*a *a **anan !"p

!"per&er&'e% 'e% eeara ara t"!at"!ak k terteratuatur r tt""!!aak k !!""aannttuummkkaan n !!aa''aamm 'ap&ran ru" 'a+a namun !a'am 'ap&ran ru" 'a+a namun !a'am 'ap&ran peru+a%an eku"ta 'ap&ran peru+a%an eku"ta 81

81 $en!e$en!ekatan ekatan e7!i?7!i?kasikasi a''- a''-"n'u"#e &nept>

"n'u"#e &nept>

endekatan ini hampir sama dengan pendekatan allinclusive c&ncept/ namun untuk pospos yang tidak teratur harus tampak $elas (igligted) di laporan keuangan

sehingga pengguna laporan

keuangan dapat menilai dengan $elas kemampuan perusahaan men+apai laba di masa depan. endekatan ini

$uga memasukkan pengaruh

kumulati- perubahan prinsip

akuntansi periodeperiode

sebelumnya ke laporan labarugi periode sekarang. endekatan ini sekarang banyak digunakan dalam praktik.

NE.ACA

NE.ACA

era+a merupakan salah satu laporan keuangan pokok yang sering $uga disebut sebagai >aporan osisi Keuangan atau >aporan "kti#a,

Kea$iban dan ?kuitas emegang Saham suatu perusahaan bisnis pada suatu tanggal tertentu.

MAN?

MAN?AAT NER

AAT NERACA

ACA

Dengan memberikan in-ormasi tentang akti#a, kea$iban*hutang dan ekuitas pemegang saham maka nera+a memberikan dasar untuik!

%. enghitungan rates &( return dan penge#aluasian struktur modal perusahaan

2. 1enaksir risiko perusahaan dan arus kas masa depan dengan menghitung rasiorasio likuiditas,

sol#ensi dan Geksibilitas keuangan.

'. 1enaksir kesulitan keuangan perusahaan. era+a dapat digunakan untuk menaksir kebangkrutan perusahaan. Salah satu model prediksi kebangkrutan perusahaan adalah model yang dikembangkan oleh "ltman (%AA') yang mengembangkan ukuran H

(39)

S+ore, yaitu kombinasi ukuran nera+a dan laporan rugi laba untuk memprediksi kebangkrutan

perusahaan. 7umus yang

dikembangkannya adalah! H  1od al ker$a < %,2 I laba ditah an < %,4 I ? T < ',' I en$ual an < 0,AA I ilai asar ?kuitas < 0,80 akti# a total "kti# a Total "se t Tota l "kti#a Total Kea$ib an Total "ltman menemukan baha

perusahaan yang memiliki nilai skor H diatas ' +enderung tidak

akan bangkrut sedangkan skor H dibaah %.@% +enderung akan bangkrut.

KETERBATASAN NERACA

KETERBATASAN NERACA

%. &ampir seluruhnya akti#a dan hutang (kea$iban) disa$ikan pada

K7s Hist7rika" (

K7s Hist7rika" (&s berdasaran buti transasi) ** "kibatnya pos pos akti#a dan nera+a sangat tinggi keandalannya, namun tidak men+erminkan nilai saat ini (

K7

K7s s seksekaraarang3 ng3 CurCurrenrent t C7sC7st)t)

dari akti#a dan kea$iban.

2. Dalam penya$ian pospos di nera+a, banyak melibatkan pertimbangan ( ?udge!ent) dan estimasi akuntansi.

'. anyak pospos yang memiliki kontribusi ke perusahaan diabaikan dan tidak di+atat di nera+a (misalnya kos sumberdaya manusia).

KLASI?IKASI DALAM NERACA

KLASI?IKASI DALAM NERACA

"kunakun riil (permanent) harus diklasi/kasikan di era+a. emisahan dilakukan antara akunakun akti#a dan akunakun kea$iban dan ekuitas pemegang saham. emisahan ini

dilakukan untuk memudahkan

menganalisa sumberdaya yang dimiliki perusahaan dan struktur modal. ntuk

setiap kelompok akti#a, kea$iban dan ekuitas, pemisahan $uga dilakukan untuk setiap akun yang memiliki karakteristik yang mirip dan memiliki pengaruh yang berbeda terhadap Geksibilitas dan likuiditas keuangan perusahaan.

Klasi/kasi dalam era+a dapat digambarkan sebagai berikut!

A

ASSSSEETTSS LLIIAABBIILLIITTIIEESS

C

Cuurrrreennt t AAsssseettss CCuurrrreennt t LLiiaabbiilliittiieess

(40)

Sh(, $, !%"$s$% U%$a,%$. /$"$%$ A''(% /$'$!"a+#$ A'',$. E$%s$

A'',$. /$"$%$ C,,$% Ma,!!$s ( #(% $, !a+!#!!$s I%"$%(,!$s

),$a!. E$%s$s Long TeLong Term Liabrm Liabilitiesilities Long Ter

Long Term Im Investmentnvestment (%. )a*a+#$

Fixed Assets

Fixed Assets M(,a$ )a*a+#$

!#.!% (% $, N($s )a*a+#$

A''#a$. D$,$'!a!(% ( !#.!%s STOCKHOLDERS E!"IT#STOCKHOLDERS E!"IT#

Intangible Assets

Intangible Assets Ca!a# S('

)a$% C(*,!h$' A..!!(%a# )a!.-!% Ca!a#

Ot$er Assets

Ot$er Assets /$a!%$. Ea,%!%s

%en&elasan %os'(os )era*a+ %en&elasan %os'(os )era*a+

1. CuCurrrrenent t AAeett ("kti#aakti#a >an+ar), yaitu akti#a yang akan dikon#ersi men$adi kas, di$ual atau dikonsumsi dalam satu tahun atau satu siklus operasi, mana yang lebih pan$ang. "kti#a lan+ar disa$ikan atau diurutkan di nera+a berdasarkan likuiditas. 6ika suatu asset dapat dikon#ersi men$adi kas atau akan digunakan untuk membayar hutang lan+ar dalam aktu satu tahun atau satu siklus operasi, mana yang lebih pan$ang, dikategorikan sebagai akti#a lan+ar.

2. LL&&nn  TTeerrm m IInn##eettmmeennt t

(n#estasi 6angka an$ang), yaitu in#estasi dalam sekuritas $angka pan$ang, in#estasi dalam akti#a tetap yang tidak digunakan dalam operasi, in#estasi dalam danadana khusus, dan in#estasi dalam anak perusahaan yang tidak dikonsolidasi atau perusahaan a/liasi. n#estasi $angka pan$ang merupakan in#estasi

yang dimaksudkan untuk tidak dikon#ersi atau di$ual dalam beberapa tahun

3. ??"",,ee! ! AAeett  ( ( "kti#a Tetap), yaitu akti#a yang diperoleh perusahaan untuk dipakai dalam operasi normal perusahaan dan memiliki umur ekonomis $angka pan$ang (lebih dari satu tahun). "kti#a tetap biasanya disa$iakn bersma dengan akun kontra (&ntra Acc&unt) "kumulasi enyusutan

(

Accu!ulated 'epreciati&n). 4. Intan"+'e Aet ( Intan"+'e Aet ( "kti#a"kti#a

Tak eru$ud), yaitu akti#a yang tidak atau kurang memiliki substansi /sik dan bukan merupakan instrument keuangan. Dalam $angka pan$ang, akti#a beru$ud diharapkan dapat menambah arus kas masuk melalui peningkatan pendapatan pada perusahaan. Contoh dari akti#a ini adalah! aten, ;oodill, hak +ipta (&pyrigt).

(41)

5. OOtt%%eer r AAeett ("kti#aakti#a >ainnya), yaitu akti#aakti#a yang tidak dapat dikategorikan pada akti#aakti#a yang lain.

6. CuCurrrrenent t L"L"a+a+"'"'"t"t"e"e ( &utang hutang lan+ar), yaitu hutang yang akan dilunasi dalam $angka aktu satu tahun atau satu siklus operasi, mana yang lebih pan$ang. &utang lan+ar diharapkan akan dibayar dengan menggunakan akti#a lan+ar. Termasuk dalam kategori hutang lan+ar adalah! hutang dagang ( Acc&unt 0ayable)/iaya yang masih terhutang ( Accrued +pense)/ endapatan diterima dimuka (9nearned 8evenue) dan hutang $angka pan$ang yang akan $atuh

tempo dalam satu tahun (urrent -aturities & L&ng Ter! Liabilities). &utang >an+ar diurutkan

berdasarkan urutan $atuh tempo dari hutang.

". L&nL&n- - TTerm erm L"a+"L"a+"'"t"e '"t"e ( ( &utang 6angka an$ang), yaitu hutang yang tidak akan dilunasi dalam siklus operasi atau satu tahun. &utang ini $atuh tempo pada suatu tanggal

beberapa tahun kemudian. Contoh $enis hutang ini adalah hutang

obligasi (B&nd 0ayable)

#. StSt&&k%k%&'&'!e!er@ r@ EEu"u"t*t* (?kuitas emegang Saham), sering $uga disebut sebagai akti#a neto (<et asset)/ yaitu sisa akti#a setelah dikurangi seluruh kea$iban kepada kreditur apabila diasumsikan perusahaan dilikuidasi. Termasuk dalam kelompok ini adalah! modal saham (saham biasa atau saham pre-eren), tambahan modal disetor (0aid in apital), dan laba ditahan (8etained +arnings).

(42)

S&a' Lat"%an/

S&a' Lat"%an/

erikut ini merupakan data yang disarikan dari nera+a saldo T. Tri C Sukses untuk periode yang berakhir '% desember 200A. Seluruh data dalam ribuan (000). Susunlah laporan rugi laba dalam -ormat langkah tunggal (single step)

dan langkah ganda (!ultiple step) serta sa$ikan $uga nera+a. "sumsikan! Sediaan akhir barang dagang 7p. '90.000 dan pa$ak '0=.

Cash and bank

7p

203.000 7etained earnings

7p%.0%8.4 @0

Short term in#estment

7p %%3.000 Sales 7p8.900.0 00 "++ount 7e+ei#able 7p

438.000 Sales return and alloan+e 7p 23.000 "lloan+e -or doubt-ul a++ount

7p

A.%20 Sales dis+ount

7p 89.000 repaid insuran+e 7p %2'.000 ur+hase 7p2.'00.0 00 1er+hadise in#entory 7p [email protected] ur+hase dis+ount 7p 23.000

>ong term in#estment

7p%.230.0 00

ur+hase return and alloan+e 7p 8.900 >and 7p2.'00.0 00 5reight in 7p 9.@00 uilding 7p3.800.0

00 Sales +ommisions e<pense 7p 38.000 "++umulated depre+iation o-buildings 7p [email protected]

Tra#el and entertainment e<pense 7p A0.000 ther assets 7p %20.000

"++ounting and legal ser#i+es 7p %20.000 "++ount payable 7p 430.000 nsuran+e e<pense 7p '4.000 Ta< ayable 7p

A9.000 Supplies ?<pense

7p 48.000 nterest payable

7p

%2'.900 ad debt e<pense

7p 8.900 Current maturities o- long term

debt 7p 23.000 "d#ertising e<pense 7p 289.000 ond payable 7p 2'%.000 Depre+iation e<pense 7p 4.300 otes payable 7p 200.000 Telephonesales e<pense 7p %'2.000 Common sto+k 7p4.300.0 00 7ental re#enue 7p 224.000 "dditional paid in Capital 7p ?<traordinary loss 7p

(43)

383.000 380.000 nterest e<pense

7p A0.000

(44)

BAB III

BAB III

AKUNTANSI KAS

AKUNTANSI KAS

PENGERTIAN KAS DAN SETARA KAS

PENGERTIAN KAS DAN SETARA KAS

Kas merupakan akti#a atau sumberdaya ekonomi perusahaan yang paling +epat dapat ditukarkan (likuid) dengan sumberdaya atau akti#a lainnya dan tidak dibatasi penggunaannya. Jang termasuk kas adalah uang koin, uang kertas, +ek, uang yang disimpan di bank yang penggunaannya tidak dibatasi. "kti#a yang setara dengan kas (atau!

s

seettaarra a kkaass) ) aa!!aa""aahh akti#a lan+ar

perusahaan yang segera dapat dikon#ersikan men$adi kas. Jang termasuk akti#a setara kas adalah deposito berumur kurang dari ' bulan, in#estasi dalam surat hutang (obligasi) atau surat berharga ekuitas (saham) yang dimaksudkan untuk spekulasi dan seaktuaktu dapat di$ual (!aretable securitiesavailable &n sale securities).

MASALA3-MASALA3 DALAM PELAPORAN KAS/

MASALA3-MASALA3 DALAM PELAPORAN KAS/

%. Kas yang dibatasi

penggunaannya untuk tu$uan tertentu (dana). Termasuk dalam pengertian dana adalah!

• Kas ke+il (0etty as) yaitu dana yang disisihkan untuk

membayar pengeluaran

pengeluaran rutin perusahaan yang $umlahnya tidak terlampau besar (material) atau tidak memerlukan +ek. iasanya $umlah kas ke+il tidak terlampau besar atau material, sehingga dana kas ke+il digabungkan pelaporannya dengan kas.

• enyisihan kas untuk

membayar obligasi (sining (und)

atau untuk membayar

pembangunan, pembelian atau

reno#asi akti#a tetap. Kas yang di+adangkan untuk halhal tertentu apabila $umlahnya tidak material tetap dilaporkan sebagai kas namun harus di+antumkan atau di$elaskan dalam CatatanCatatan Atas Lap7ran Keuangan (N7tes Atas Lap7ran Keuangan (N7tes tt7 7 <iin<naann%%iiaa" " SSttaatteeeenntt))**

"pabila $umlahnya material, maka dana ini harus dipisahkan pelaporannya dengan kas, apakah sebagai akti#a lan+ar lainnya atau sebagai in#estasi.

• enyisihan kas yang

dia$ibkan bank sebagai syarat pin$aman. Kas ini diklasi/kasi sebagai in#estasi $angka pan$ang atau akti#a lainlain.

(45)

2. Bank O#er!ra7t Bank O#er!ra7t (+erukan)

Cerukan

Cerukanter$adi karena saldo kas di bank tidak men+ukupi membayar +ek yang ditulis perusahaan tetapi bank tetap membayarkannya dan akibatnya saldo di bank men$adi

minus. Cerukan atau Ban

*verdra(t harus direklasi/kasi

(dipindahkan) men$adi hutang lan+ar.

&nt& Sald& ban 0T. A per 31122%%5 !enunuan sald& 5%%). 0T. A arus !e!buat relasiDasi as 5%% Ban *verdra(t 5%%

PENGENDALIAN

PENGENDALIAN A

AT

TAS KAS

AS KAS

Karena Kas memiliki risiko kehilangan dan ke+urangan yang tinggi, maka perusahaan sebaiknya menetapkan pengendalian internal yang baik untuk kas. eberapa pengendalian internal yang dapat diterapkan terhadap akun kas adalah!

%. 1emisahkan -ungsi penyimpan, pen+atat dan otorisasi kas untuk menghindari penyalahgunaan kas. Ke+urangan kas potensial ter$adi apabila -ungsi-ungsi itu disatukan.

2. 1enggunakan sistem ,!prest

dana tetap) untuk dana kas ke+il.

Sistem ,!prest menghasilkan

pengendalian internal yang lebih baik daripada sistem dana berGuktuasi.

'. 1elakukan p erhitungan kas (as *pna!e) se+ara mendadak pada aktu tertentu

4. 1enyetorkan penerimaan kas ke bank setiap hari.

3. 1enyimpan kas yang belum sempat disetorkan ke bank di adah penyimpanan yang aman dari pen+urian dan kebakaran (1isalnya! menyediakan brankas).

8. 1elakukan 7ekonsiliasi ank

DANA KAS KECIL (Pett* Ca%)

DANA KAS KECIL (Pett* Ca%)

Dana kas ke+il adalah kas yang disisihkan untuk pengeluaranpengeluaran harian yang relati- ke+il yang tidak memerlukan +ek. Dalam mengoperasikan system dana kas ke+il, dilakukan pemisahan antara kasir pemegang kas ke+il dengan kasir utama. Se+ara periodik kasir utama atau bendahara mengisi kas di kasir kas ke+il. "da dua pendekatan atau kebi$akan dalam system dana kas ke+il!

• Sistem Dana erGuktuasi

(7luctuating syste!), yaitu sistem kas ke+il dimana pengisian kas ke+il dilakukan dalam $umlah yang tidak teratur dan tidak didasarkan bukti kas keluar. Setiap pengeluaran kas ke+il yang ter$adi

langsung di+atat dengan

mengkreditkan akun kas ke+il. Dalam sistem ini tidak ada

(46)

pertanggung$aaban terhadap pengeluaran kas ke+il.

• Sistem Dana Tetap ,!prest Syste!)/ yaitu sistem kas ke+il dimana pengisian kas ke+il

didasarkan pada $umlah

pengeluaran di bukti kas keluar kas ke+il. ada saat transaksi ter$adi tidak dilakukan pen+atatan

atas buktibukti transaksi. Kasir kas ke+il hanya mengumpulkan bukti bukti pengeluaran kas. en+atatan transaksi pengeluaran dilakukan setelah dilakukan pengisian kas ke+il. Kas ke+il diisi hanya se$umlah pengeluaran yang ter$adi sehingga dana kas ke+il tetap, ke+uali dilakukan kebi$akan perubahan saldo kas ke+il.

Contoh!

ada tanggal 3*%2008 T. " membentuk dana kas ke+il sebesar 7p.400.000 dan diisi setiap minggu. engeluaran yang ter$adi selama satu minggu adalah!

8*%2008 Dibayar biaya per$alanan dinas 7p.%23.000

9*%2008 Dibayar biaya bensin 7p.20.000

A*%2008 embelian alat tulis kantor 7p.30.000 %0*%2008 Dibayar pembelian materai 7p.%@.000

%%*%2008 Dibayar biaya bnsin 7p.%3.000

Tanggal %2*%2008 kas ke+il diisi. Catat transaksi diatas dengan menggunakan! ". Sistem imprest, dimana seaktu penghitungan ditemukan $umlah kas ke+il

tersisa 7p.%8A.300

. Sistem berG uktuasi. engisian kas ke+il 7p. '30.000. erapa sisa kas ke+il seharusnya

>a1a'an# >a1a'an# T

Trraannssaakkssii IIpprreesstt <<""uu%%ttuuaattiinngg

Dibentuk dana kas ke+il 7p. 400.000 etty Cash 400.000 Cash 400.000 etty Cash 400.000 Cash 400.000 8*%08 iaya per$alanan dinas

Tidak di+atat Tra#eling e<pense %23.000

etty Cash %23.000

9*%08 iaya ensin 7p. 200.000

Tidak di+atat 5uel L il ?<pense

20.000

etty Cash 20.000

A*%08 embelian alat tulis 7p.30.000

Tidak di+atat Supplies ?<pense 30.000

etty Cash 30.000

(47)

%0*%08 embelian 1aterai Tidak di+atat Supplies ?<pense %@.000 etty Cash %@.000 %%*%08 embelian ensin 7p. %3.000

Tidak di+atat 5uel L il ?<pense

%3.000

etty Cash %3.000

%2*%08 engisian kas ke+il Tra#elling ?<pense %23.000

5uel L il ?<pense '3.000

Supplies ?<pense

[email protected]

Cash sort L #er

2.300 Cash 2'0.300 etty Cash '30.000 Cash '30.000

Saldo kas ke+il setelah pengisian 7p.%8A.300I 7p. 2'0.300  7p.400.000 7p. %92.0 00I'30.000  7p. 322.000

REKONSILIASI BANK

REKONSILIASI BANK

7ekonsiliasi bank dibuat untuk menyesuaikan akun kas di bank menurut +atatan perusahaan dan menurut +atatan bank (rekening Koran). "pabila perusahaan memiliki rekening giro di bank, maka bank mengeluarkan rekening Koran bank se+ara teratur setiap bulan. 7ekening Koran tersebut biasanya berbeda dengan akun kas di bank

menurut +atatan perusahaan.

7ekonsiliasi bank dibuat untuk mengetahui penyebab perbedaan itu. erbedaan ini biasanya disebabkan oleh!

61

61 erusahaan telah men+atat

penerimaan kas dalam akun kas

dibank, namun sampai rekening Koran diterima, penerimaan kas tersebut belum ter+antum. Contoh!

S

Seett&&rraan n !!aa''aam m ppeerr44aa''aannaann (Dep&

(Dep&"t "t "n tran"t)$"n tran"t)$ aitu saitu setoran yang sudah di+atat menambah saldo aun as di ban di buku bes ar perusahaan namun sampai rekening Koran diterbitkan belum ter+antum di 7ekening Koran.

01

01 erusahaan telah men+atat

pengeluaran +ek (pengeluaran kas) di register +ek, namun sampai rekening Koran diterima perusahaan, +ek+ek (pengeluaran kas) itu belum

Referensi

Dokumen terkait

10.2 Penganjur, HQ Int3tree, para pengarah, pegawai, kakitangan, ejen, penaja dan/atau wakilnya tidak boleh dipertanggungjawabkan ke atas mana-mana Peserta berhubung dengan

Kopi dari Sidikalang sangat terkenal karena rasa yang khas dan rasa pahitnya yang cukup kental, dimana kopi ini juga menjadi salah satu komiditi ekspor yang paling besar

Pada pemberian mulsa serbuk gergaji dosis 350 g/ polybag dengan urin sapi yang telah difermentasi konsentrasi 30% cenderung menunjukkan berat kering bibit yang lebih

Ada banyak cara untuk terkoneksi dengan ISP, jika ISP tersebut adalah badan atau lembaga tempat bekerja, dan komputer yang akan terhubung berada pada lokasi

Mengapa jiwaku mesti bergetar sedang musikpun manis kudengar mungkin karena kulihat lagi lentik bulu matamu, data yang ke-16 ini merupakan gambaran seseorang yang

Tabel III-1 Spesifikasi turbin gas ... III-2 Tabel III-2 Data hasil simulasi turbin gas pada kondisi standar ... III-2 Tabel III-3 Data kondisi klimatologis ... III-3 Tabel

Selanjutnya yang menyebabkan turunnya motivasi kerja pegawai Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Siak adalah kebijakan organisasi terutama

Valensi sekunder di rangkaian senyawa Co adalah 6, Seperti kamu lihat, Datanya Werner terpenuhi kalau total angka dari ligan yang tersisa untuk masing-masing senyawa