• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANCANGAN ULANG KOMUNIKASI VISUAL KEMASAN TEH WALINI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERANCANGAN ULANG KOMUNIKASI VISUAL KEMASAN TEH WALINI"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

PERANCANGAN ULANG KOMUNIKASI

VISUAL KEMASAN TEH WALINI

Riby Awal Ramadhan

Jl.Flamboyan Blok D11 no.8 PSI, Jurang Mangu Barat, Pondok Aren 14223, 085695608030, [email protected]

Riby Awal Ramadhan, Tobias Warbung, S. Sn, M. Sn

ABSTRACT

Packaging is one of the important things in the sale of a product. So from that package design should be able to attract the eyes of the consumer, with the presence of packaging visual identity can differentiate among a product with other products. In order to create a keterbiasaan on the product. The main reason a writer interested in discussing about the redesign of packaging visual identity is Walini because Walini is a State-Owned Enterprise that produces a tea that has a standard Sustainable Agriculture (Rainforest Alliance and UTZ Certificate) that the international standards of organic farming certification. And according to the author, Walini packaging visual identity does not have the values contained in the brand and sintaktik in any packaging. The author did a redesign of packaging using the method of design. The visual result of the creativity of the author give some inspiration that creates consumer appeal in the product Walini. The visual results also help consumers to better know the products Walini and understand more about the visual identity of the package. So people's interest to figure out and consume the product Walini.

Keywords: Visual identity, packaging, Walini

ABSTRAK

Kemasan merupakan salah satu hal penting dalam penjualan suatu produk. Maka dari itu desain kemasan harus dapat menarik mata konsumen, dengan adanya identitas visual kemasan dapat membedakan atara satu produk dengan produk lainnya. Agar terciptanya keterbiasaan pada produk tersebut. Alasan utama penulis tertarik membahas tentang perancangan ulang identitas visual kemasan Walini adalah karena Walini merupakan BUMN yang memproduksi teh yang memiliki standar Sustainable Agriculture (Rainforest Alliance dan UTZ Certificate) yaitu sertifikasi standar pertanian organik internasional. Dan menurut penulis, identitas visual kemasan Walini tidak memiliki nilai-nilai yang terkandung pada merek tersebut dan sintaktik di setiap kemasannya. Penulis melakukan perancangan ulang kemasan mengunakan metode perancangan. Hasil visual dari kreatifitas penulis memberikan beberapa inspirasi yang menciptakan daya tarik konsumen pada produk Walini. Hasil visual tersebut juga membantu konsumen untuk lebih mengenal produk Walini dan lebih memahami tentang identitas visual kemasan. Dengan begitu minat masyarakat untuk mencari tahu dan mengkonsumsi produk Walini.

Kata kunci : Visual identitas, Kemasan, Walini

PENDAHULUAN

Latar Belakang

(2)

Indonesia berada tepat pada garis lintang khatulistiwa sehingga Indonesia hanya memiliki dua musim yakni musim hujan dan musim kemarau. Indonesia negara yang kaya dengan sumber daya alam yang melimpah, salah satunya adalah tanaman teh, teh ditemukan secara tidak sengaja oleh Kaisar Shen Nung di negeri Cina kurang lebih sekitar tahun 2737 sebelum Masehi silam. Sejak saat itu teh dikenal memiliki banyak khasiat.

Tanaman teh pertama kali masuk ke Indonesia tahun 1684, berupa biji teh dari Jepang yang dibawa oleh seorang Jerman bernama Andreas Cleyer, dan ditanam sebagai tanaman hias di Jakarta. Pada tahun 1694, seorang pendeta bernama F. Valentijn melaporkan melihat perdu teh muda berasal dari Cina tumbuh di Taman Istana Gubernur Jenderal Champuys di Jakarta. Pada tahun 1826 tanaman teh berhasil ditanam melengkapi Kebun Raya Bogor, dan pada tahun 1827 di Kebun Percobaan Cisurupan, Garut, Jawa Barat. Berhasilnya penanaman percobaan skala besar di Wanayasa (Purwakarta) dan di Raung (Banyuwangi) membuka jalan bagi Jacobus Isidorus Loudewijk Levian Jacobson, seorang ahli teh, menaruh landasan bagi usaha perkebunan teh di Jawa. Setelah Indonesia merdeka perkebunan milik belanda di ambil alih oleh pemerintah.

Walini merupakan salah satu merek teh yang diproduksi oleh PT. Perkebunan Nusantara VIII (persero). PT. Perkebunan Nusantara VIII atau disingkat PTPN VIII, dibentuk berdasarkan PP No. 13 Tahun 1996, tanggal 14 Februari 1996. Perusahaan yang berstatus sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini merupakan penggabungan kebun-kebun di Wilayah Jawa Barat dari eks PTP XI, PTP XII dan PTP XIII. Perusahaan ini didirikan dengan maksud dan tujuan untuk menyelenggarakan usaha di bidang agro bisnis dan agro industri, serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya Perseroan untuk menghasilkan barang atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat. Teh Walini diperkenalkan di Jawa Barat sejak tahun 2003 dan memenuhi standar Sustainable Agriculture (Rainforest Alliance dan UTZ Certificate) yaitu sertifikasi standar pertanian organik internasional. Teh walini dibuat dari bahan baku teh pilihan yang diolah tanpa campuran apapun, dengan kombinasi campuran beberapa jenis kualitas ekspor, dan dikemas secara profesional. Kemasan teh dibuat sedemikian rupa yang membuat keutuhan mutu teh terjaga. Keunggulan Teh Walini dibanding teh lainnya yang sejenis, diantaranya adalah terbuat dari bahan baku yang berkualitas ekspor dari hasil perpaduan atau kombinasi dari beberapa jenis hasil kreativitas olahan para pakar teh di Indonesia.

Banyaknya produk teh yang ditawarkan oleh produsen pesaing membuat PTPN VIII harus melakukan kegiatan perbaharuan agar tidak kalah bersaing dengan produsen lainnya, mencapai tujuan perusahaan dapat tercapai apalagi pada tahun 2009 PTPN VIII memiliki agenda untuk memperluas pasarnya secara nasional. Dan desain kemasan yang tidak mengambarkan karakter dan nilai-nilai dari Teh Walini.

Oleh karena perlu dikembangkan suatu strategi agar perluasan pasar dapat di capai dengan merancang ulang identitas visual. Karena fungsi identitas visual pada suatu perusahaan adalah untuk memperkenalkan suatu perusahaan yang sesuai dengan citra perusahaan, karakter dan nilai-nilai perusahaan tersebut.

Rumusan Masalah

Bagaimana membuat redesain identitas visual dan kemasan Teh Walini yang sesuai dengan karakter dan juga dapat meyakinkan masyarakat bahawa Teh Walini memiliki kualitas yang baik untuk dijadikan produk utama bagi masyarakat nasional.

Tujuan dan Manfaat

Tujuan perancangan ulang desain adalah menciptakan identitas visual dan kemasan yang menarik agar tercitranya nilai-nilai dan tujuan dari Teh Walini.

Manfaat dari perancangan ulang kemasan adalah membuat masyarakat tersadarkan adanya produk dari Teh Walini.

(3)

METODE PENELITIAN

Penulis melakukan survei langsung keprusahaan teh Walini.

HASIL DAN BAHASAN

Konsep Visual

konsep dasar mood garis. Mood garis yang terdiri dari kumpulan garis yang membentuk mood untuk menggambarkan karakter dari setiap varian rasa. Dan dapat menciptakan identitas baru yang membedaka dengan produk pesaing. Target market teh Walini 20 – 27 tahun yang senang mengkonsumsi teh. Maka konsep mood garis mengambarkan mood target market yang ingin mengenang masa-masa yang mereka inginkan.

Tipografi

Walini menggunakan 2 font diluar tipografi untuk logo. Futura digunakan untuk jenis varian rasa untuk menunjukan karakter setiap varian rasa dan Helvatica Neue dipakai pada body text.

Gambar 1. Futura dan Helvetica Typeface

Sumber: Riby Awal Ramadhan Warna

Gambar 2. Warna yang digunakan pada logo

Sumber: Riby Awal Ramadhan

Warna hitam mewakili bahwa Walini serius dalam melakukan tugasnya, warna hijau pada logo bermakna bahwa Walini menggunakan bahan organik yang berkualitas, warna abu-abu bermakna

(4)

modern karena perusahaan Walini berusaha untuk membuat suatu inofasi yang baru, warna merah bermakna Walini dapat memimpin pasar karena menggunakan bahan baku berkualitas dan memenuhi standar Sustainable Agriculture (Rainforest Alliance dan UTZ Certificate), warna kuning berarti Walini akan senang dalam memenuhi kebutuhan pasar.

Gambar 3. Warna yang di gunakan pada kemasan

Sumber : Riby Awal Ramadhan

Elemen Grafis

Elemen grafis dibuat berdasarkan varian rasa, yang menggambarkan mood dari setiap varian rasa. Elemen grafis ini memiliki bentuk sederhana berupa garis tipis, garis tebal, dan garis putus-putus. Elemen garis merupakan elemen dasar yang dinamis, karena dapat menunjukan bentuk apapun, termasuk menciptakan mood.

Gambar 4. Elemen Garis yang Membentuk Mood

Sumber : Riby Awal Ramadhan

Media

Logo

(5)

Sumber : Riby Awal Ramadhan

Logogram Walini penggabungan antara inisial huruf W dari kata Walini dan bentuk urat daun. Logotype dibuat mengikuti karakter logogram yang memiliki bentuk yang sintaktik. Kemiringan logotype memiliki arti “maju kemasa depan”.

Kemasan

Kemasan teh celup Walini 25 kantung kembar menggunakan ilustrasi berupa elemen garis yang menggambarkan mood pada setiap varian rasa serta visual warna yang mendukung mood. Kemasan teh celup memiliki ukuran 14,5cm x 7,3cm. Dan menggunakan kertas Fancy.

Gambar 14. Kemasan Teh Celup

Sumber : Riby Awal Ramadhan

Kemasan teh seduh Walini 100gr menggunakan ilustrasi berupa elemen garis yang menggambarkan mood pada setiap varian rasa serta visual warna yang mendukung mood. Kemasan teh seduh memiliki ukuran 14,5cm x 8cm. Dan menggunakan kertas Fancy

(6)

Sumber : Riby Awal Ramadhan

Kemasan teh siap saji Walini 300ml menggunakan ilustrasi berupa elemen garis yang menggambarkan mood pada setiap varian rasa serta visual warna yang mendukung mood. Kemasan teh siap saji memiliki ukuran 17,5cm x 6cm. Dan menggunakan kertas Fancy

Gambar 16. Kemasan Teh Siap Saji

Gambar

Gambar 4. Elemen Garis yang Membentuk Mood
Gambar 15. Kemasan Teh Seduh
Gambar 16. Kemasan Teh Siap Saji

Referensi

Dokumen terkait

Judul Tugas Akhir : Penerapan Strategi Penetration Pricing Pada Produk Teh Kemasan Sosro Varian S-tee.. Menyatakan dengan sebenar benarnya, bahwa Tugas Akhir yang

Secara warna, desain kemasan Pocky Indonesia termasuk Sintaktik karena adanya keselarasan antara warna kemasan dengan warna dari varian rasa itu sendiri, yaitu: warna kemasan pink

Tujuan yang ingin dicapai dalam perancangan ulang kemasan Maicih adalah Menggambarkan keunggulan produk, yaitu kealamiannya secara visual pada konsumen, Dapat

Grafik Nilai IC 50 Teh Daun Jeruju jeruju (A. ilicifolius) dalam kemasan siap minum dengan tiga varian rasa berdasarkan lama penyimpanan Selain lama waktu penyimpanan, bahan

Bagaimana hasil rancangan kemasan usulan akhir dari susu kedelai Yun Yi berdasarkan hasil evaluasi terhadap rancangan kemasan usulan awal, dengan menggunakan metode Visual

Dengan mengucapkan syukur kehadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, penulis mampu menyelesaikan skripsi yang berjudul “Perancangan Pabrik Minuman Teh Hijau Kemasan Botol

Oleh karena itu warna tersebut dapat diterapkan dalam berbagai media seperti filter foto, supergrafis, dan warna pada elemen visualnya untuk menunjukan identitas

Pengaruh Desain Kemasan, Cita Rasa, Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Teh Botol Sosro 111 Berdasarkan data pada table diatas, dapat dimaknai persamaan regresi sebagai berikut: