• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK DENGAN PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN (Studi pada Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan  di SD dan MI Se-Kecamatan Jatiroto Kabupaten Lumajang)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "HUBUNGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK DENGAN PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN (Studi pada Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan  di SD dan MI Se-Kecamatan Jatiroto Kabupaten Lumajang)"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Nilai Maximal, Minimal, Mean, Standar  Deviasi, dan Persentase Nilai Kompetensi Pedagogik
Tabel 3 Nilai Maximal, Minimal, dan Mean Efektifitas  Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan

Referensi

Dokumen terkait

Hasil yang diperoleh dalam penelitian persepsi siswa terhadap kompetensi pedagogik guru penjasorkes di SMA Negeri 9 Bandar lampung menunjukan bahwa persepsi siswa terhadap

Populasi yang diteliti dalam penelitian ini adalah guru non pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan sekolah dasar di kecamatan brebes dengan jumlah guru non penjasorkes

Dwi Agus Supriyanto, 2009 Persepsi Guru Non Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan terhadap Kinerja Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Sekolah Dasar Daerah Binaan

dan Kesehatan terhadap Kinerja Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Sekolah Dasar Daerah Binaan 5 Kecamatan Semarang Utara Kota Semarang. Permasalahan dalam penelitian

seorang pendidik, 5) indikator akhlak mulia dan dapat menjadi teladan termasuk dalam kategori sangat baik, yang ditunjukkan dalam pernyataan bahwa guru pendidikan jasmani olahraga

Permasalahan penelitian adalah bagaimana persepsi guru non pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan terhadap kinerja guru Pendidikan Jasmani, olahraga dan kesehatan (Penjasorkes)

Tingkat kompetensi Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan adalah pendidik yang profesional, penguasaan materi tersebut meliputi penguasaan guru di SMA Negeri

Dilihat dari kompetensi profesional guru pendidikan jasmani belum sepenuhnya menguasai konsep, materi, teknik-teknik dalam bidang olahraga, selain itu latar belakang pendidikan