• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN PENGABDIAN MASYARAKAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN PENGABDIAN MASYARAKAT"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN

PENGABDIAN MASYARAKAT

PENGENALAN DAN PEMBEKALAN BERINTERNET SEHAT,

AMAN DAN BERMANFAAT BAGI ANAK ASUH YAYASAN

PENDIDIKAN MATA PENA

ASWAR HANIF, S.Kom, MMSI (201209591) ADE SURYA BUDIMAN, S.T., M.Kom (200909611) MARKUS LILIK MARTANTO, M.Kom (201203233)

YAYAN HENDRIAN, S.T., M.KOM (201003066) SYAMSUL BAKHRI, S.Kom, M.Kom (201909252)

AYU WULANDARI (13180270) RAFLI TRY RAMADHAN (13180407)

TEKNOLOGI KOMPUTER

(2)

HALAMAN PENGESAHAN

1. Judul : Pengenalan dan Pembekalan Berinternet Sehat, Aman dan Bermanfaat Bagi Anak Asuh Yayasan Mata Pena

2. Mitra : Yayasan Pendidikan Mata Pena 3. Ketua Pelaksana

a. Nama Lengkap : Aswar Hanif S.Kom, MMSI b. Jenis Kelamin : Laki-laki

c. NIP : 201209591

d. Jabatan Fungsional : Asisten Ahli

e. Program Studi : Teknologi Komputer (D3) f. Email : [email protected] 4. Jumlah Anggota : 6

Nama Anggota : Ade Surya Budiman S.T., M.Kom Markus Lilik Martanto S.kom, M.kom Syamsul Bakhri M.Kom

Yayan Hendrian S.T., M.Kom Mahasiswa yang terlibat : 2 Orang

5. Biaya yang disetujui :

Rp.4.500.000,-Jakarta, 22 Juli 2020 Mengetahui

Rektor UBSI Ketua Pelaksana

Dr. Mochamad Wahyudi, MM, M.Kom, M.Pd Aswar Hanif S.Kom, MMSI

Menyetujui, Ketua LPPM UBSI

(3)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL... i

HALAMAN PENGESAHAN... ii

DAFTAR ISI... iii

I. PENDAHULUAN ... 1

II. BENTUK KEGIATAN ... 2

III. PELAKSANAAN... 3

IV. PESERTA ... 3

V. HASIL DAN LUARAN YANG DICAPAI ... 4

VI. BIAYA... 5

VII. PENUTUP ... 5

(4)

I.

PENDAHULUAN

Berawal dari Komunitas Peduli Pendidikan Anak Jalanan (KOPPAJA) yang sudah berusia 8 Tahun dan kepedulian para pengurus pusat Komunitas Peduli Pendidikan Anak Jalanan (KOPPAJA) di kota Bogor yang mempunyai kesamaan Visi Misi yaitu ingin membuat badan hukum berbentuk yayasan yang tugasnya menaungi KOPPAJA. Tidak hanya itu, para pengurus ingin mendirikan lembaga pendidikan yang mempunyai kekuatan hukum, ide ini terlahir dari keprihatinan para pengurus tersebut karena banyaknya anak yang putus sekolah dan pada akhirnya turun kejalan. Tujuan sekolompok pemuda yang mendirikan Yayasan Pendidikan Mata Pena yaitu agar anak-anak dhuafa dapat kembali bersekolah dan mendapatkan persamaan hak seperti layak hidup sehat dan layak mendapatkan pendidikan seperti anak-anak yang pada umumnya yang bersekolah.

Pada tanggal 13 Agustus 2014 para pengurus KOPPAJA tersebut mengajukan akte pendirian yayasan kepada Notaris di kota Bogor, Alhamdullilah setelah 1 bulan turunlah Akte pendirian dan pengesahan Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia yang berdomisili di kota Bogor, target Yayasan Pendidikan Mata Pena diantaranya membangun sekolah dari tingkat PAUD s/d Perguruan Tinggi serta mendirikan Lembaga Kursus baik akademik maupun non akademik dan baik formal maupun informal, serta membangun klinik atau rumah sakit yang di gratiskan pada orang Dhuafa.

(5)

Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan tiga pilar utama penyelenggaraan institusi perguruan tinggi. Untuk menunaikan salah satu Tri Dharma tersebut, dengan ini Universitas Bina Sarana Informatika melaksanakan Pengabdian Masyarakat. Hal ini dilaksanakan berkaitan dengan kepedulian setiap lembaga atau institusi yang bergerak di bidang pendidikan sebagai upaya untuk dapat lebih dekat dengan masyarakat, dengan cara saling berbagi ilmu pengetahuan kepada masyarakat.

Saat kondisi dunia yang tengah menghadapi pandemi global yang memaksa semua lapisan masyarakat untuk saling menjaga jarak untuk menghindari penularan, hampir semua kegiatan sosial fisik terhenti. Banyak masyarakat yang merasakan dampaknya. Di sini penggunaan teknologi informasi, terutama penggunaan internet, menjadi sandaran banyak orang untuk meneruskan aktivitas-aktivitas sosialnya, secara virtual.

Untuk membantu dan mengarahkan anak-anak jalanan yang berada di bawah asuhan Yayasan Pendidikan Mata Pena, agar bisa tetap belajar dan mendapatkan pengertian mengenai rambu-rambu penggunaan internet yang sesuai, Universitas Bina Sarana Informatika melalui dosen-dosen prodi Teknologi Komputer mengadakan pengabdian masyarakat melalui kegiatan virtual meeting dengan materi pengenalan dan pembekalan berinternet sehat, aman dan bermanfaat. Diharapkan kegiatan ini bisa memberikan sebuah nilai tambah bagi pendidikan anak-anak jalanan di bawah asuhan Yayasan Pendidikan Mata Pena.

II.

BENTUK KEGIATAN

Kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah memberikan pengenalan dan pembekalan berinternet sehat, aman dan bermanfaat secara daring menggunakan virtual meeting.

(6)

III.

PELAKSANAAN

Pengabdian kepada Masyarakat ini diadakan pada: Hari : Sabtu

Tanggal : 9 Mei 2020 Waktu : 09.00–13.00

Tempat : Yayasan Pendidikan Mata Pena Jl. Baranangsiang 3 Blok E No.1E RT 03/08 Perumahan IPB, Kelurahan Tegallega Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor

Susunan panitia kegiatan pengabdian masyarakat, sebagai berikut: Ketua Pelaksana : Aswar Hanif, S.Kom, MMSI a. Nama Anggota 1 : Ade surya Budiman, S.T., M.Kom b. Nama Anggota 2 : Markus Lilik Martanto, M.Kom c. Nama Anggota 3 : Yayan Hendrian, S.T., M.Kom d. Nama Angoota 4 : Syamsul Bakhri, S.Kom, M.Kom e. Nama Mahasiswa : Ayu Wulandari

f. Nama Mahasiswa : Rafli Try Ramadhan

IV.

PESERTA

Peserta dari kegiatan pengabdian masyarakat berjumlah 38 orang yang terdiri anak-anak asuh Yayasan Pendidikan Mata Pena yang menaungi Komunitas Peduli Pendidikan Anak Jalanan Kelurahan Tegallega Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor. Fasilitas yang akan diberikan oleh Fakultas Teknik dan Informatika Prodi Teknologi Komputer, Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta bagi peserta pelatihan adalah sebagai berikut:

santunan (bingkisan sembako/makanan/uang) kepada peserta 1. Modul Pelatihan

(7)

V.

HASIL LUARAN YANG DICAPAI

Pelaksanaan Pengenalan Dan Pembekalan Berinternet Sehat, Aman Dan Bermanfaat bertujuan untuk menambah pengetahuan mengenai penggunaan internet yang baik di kalangan anak-anak, khususnya para anak jalanan di bawah asuhan Yayasan Pendidikan Mata Pena sehingga kedepannya mereka dapat mandiri menggunakan internet sebagai sumber ilmu, tempat bermain, besosialisasi, dan jika bisa, sarana untuk melakukan usaha dan pekerjaan yang produktif. Luaran yang dihasilkan adalah press release yang dipublikasikan di media massa elektronik dengan harapan akan menginspirasi masyarakat untuk lebih memperhatikan pengetahuan berinternet yang sehat, aman dan bermanfaat, tertama untuk anak-anak.

Berikut tautan hasil luaran berbentuk press release dari Pengabdian Masyarakat di Yayasan Pendidikan Mata Pena:

http://lppm.bsi.ac.id/news/2020/05/11/pengenalan-dan-pembekalan-berinternet-sehat-aman-dan-bermanfaat-bagi-anak/

Tabel 1. Capaian Luaran

No Jenis Luaran Indicator

Capaian 1 Publikasi ilmiah di jurnal/prosiding1) Tidak Ada 2 Publikasi pada media masa (Sudah Terbit/ publish)2)

Sudah Terbit 3 Peningkatan omzet pada mitra yang bergerak dalam bidang

ekonomi3)

Tidak Ada 4 Peningkatan kuantitas dan kualitas produk3) Tidak Ada 5 Peningkatan pemahaman dan ketrampilan masyarakat3) Ada 6 Peningkatan ketentraman /kesehatan masyarakat (mitra

masyarakat umum)3)

Tidak Ada 7 Jasa, model, rekayasa sosial, sistem, produk/barang4) Tidak Ada 8 Hak kekayaan intelektual (paten, paten sederhana, hak cipta,merek dagang, rahasia dagang, desain produk industri,

perlindungan varietas tanaman, perlindungan topografi)5)

Tidak ada

(8)

VI.

BIAYA

Anggaran biaya dalam melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat, sebagai berikut:

1) Akomodasi

Transport panitia Rp.

300.000,-2) Peralatan

Sewa PC Rp.

150.000,-Sewa Projector InFocus Rp.

350.000,-Biaya Antar Jemput Projector Rp.

150.000,-Sewa Speaker Wireless Rp.

450.000,-Kabel Listrik Rp.

100.000,-3) Perlengkapan

Spanduk Rp.

200.000,-4) Biaya Habis Pakai

Pembuatan Modul Rp.

450.000,-Santunan peserta (45 x Rp. 50.000) Rp. 2.250.000 5) Biaya Lain-lain

Paket Data Internet Rp.

100.000,--- +

Total Keseluruhan Rp.

4.500.000,-VII. PENUTUP

Demikian Laporan Pengabdian Masyarakat ini dibuat sebagai bentuk laporan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang dimaksud di atas. Atas perhatian dan kerjasama semua pihak yang turut membantu suksesnya acara ini kami ucapkan terimakasih.

(9)

LAMPIRAN

A. DAFTAR HADIR PANITIA PM YAYASAN PENDIDIKAN MATA PENA

(10)

B. DAFTAR HADIR PESERTA PM YAYASAN PENDIDIKAN MATA PENA

(11)
(12)
(13)

D. FOTO KEGIATAN

Foto 1. Peserta saling berinteraksi

(14)
(15)

Modul

Pengabdian Kepada Masyarakat

Internet Sehat, Internet Aman & Internet Bermanfaat

Mitra: Yayasan Pendidikan Mata Pena (YPMP) - Bogor

Kelompok 3:

Aswar Hanif, S.Kom., MMSI (Ketua)

Ade Surya Budiman, S.T., M.Kom (Tutor)

Markus Lilik Martanto, M.Kom (Anggota)

Yayan Hendrian, S.T., M.Kom (Anggota)

Syamsul Bakhri, M.Kom (Anggota)

Ayu Wulandari (Mahasiswa)

Rafly Try Ramadhan (Mahasiswa)

Teknologi Komputer

Fakultas Teknik dan Informatika

Universitas Bina Sarana Informatika

(16)

MODUL PENGABDIAN MASYARAKAT MEI 2020

Kata Pengantar

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu.

Dengan mengucap syukur kepada Allah SWT, modul pegangan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema “Internet Sehat, Internet Aman dan Internet Bermanfaat” ini telah selesai disusun.

Modul ini merupakan pegangan dan pengantar dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PM) yang diberikan untuk anak asuh di bawah Yayasan Pendidikan Mata Pena (YPMP) Kota Bogor tanggal 9 Mei 2020, melalui Zoom Video Conference.

Didalam modul ini ditampilkan scene yang dicuplik (screen shoot) dari video presentasi animasi yang akan ditampilkan kepada para peserta PM. Dibagian pertama modul, diberikan pengantar mengenai gambaran Internet dan aspek-aspek penting yang harus dipahami dan diingat para pengguna Internet, untuk memastikan pengguna Internet pemula dapat menggunakan Internet secara sehat dan aman. Dibagian kedua, peserta PM diberikan gambaran mengenai beberapa situs yang dapat dieksplorasi oleh peserta PM agar dapat memperoleh manfaat sebesar-besarnya dari teknologi Internet.

Semoga modul ini dapat bermanfaat bagi peserta kegiatan PM ini pada khususnya dan bagi dunia pendidikan pada umumnya. Tim penulis modul menerima kritik dan saran untuk perbaikan modul ini kedepannya.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuhu.

Bogor, Mei 2020 Tim Tutor,

Aswar Hanif, S.Kom., MMSI (Ketua Pelaksana) Ade Surya Budiman, S.T., M.Kom (Tutor) Markus Lilik Martanto, M.Kom (Anggota) Yayan Hendrian, S.T., M.Kom (Anggota) Syamsul Bakhri, M.Kom (Anggota) Ayu Wulandari (Mahasiswa) Rafly Try Ramadhan (Mahasiswa)

(17)

MODUL PENGABDIAN MASYARAKAT MEI 2020

1. Scene 1 (Penggunaan dan Pemanfaatan Internet)

Internet pada anak dan remaja umumnya diakses menggunakan handphone, namun untuk keperluan yang lebih luas, penggunaan komputer akan membuat beragam layanan Internet menjadi lebih leluasa dan banyak.

Internet terbanyak dipergunakan untuk akses layanan chatting (percakapan instan), kemudian juga untuk browsing (membuka situs-situs web di internet), bermaingame online, mengunduh (download) film, lagu dan sebagainya, berbelanjaonline, menyaksikan tayangan film (streaming) hingga mencari bahan atau jawaban untuk tugas sekolah.

(18)

MODUL PENGABDIAN MASYARAKAT MEI 2020

2. Scene 2 (Lingkungan Internet)

Internet digunakan oleh milyaran orang di seluruh dunia, dengan beragam usia (mulai dari anak-anak hingga dewasa), beragam profesi dan pekerjaan, bahkan beragam sifat dan perilaku (ada yang baik maupun yang jahat, ada yang jujur dengan kegiatannya dan aktifitasnya, namun banyak juga yang bertujuan menipu untuk kepentingannya sendiri). Hal inilah yang membuat pengguna Internet (terutama anak-anak dan remaja) perlu untuk memahami apa dan siapa yang ada di Internet, sehingga bisa membentengi diri dari akibat negatif Internet.

Dengan mengenal dan menggunakan Internet secara sehat dan aman, pengguna Internet dapat merasakan manfaat dari layanan Internet itu sendiri.

3. Scene 3 (Internet Sehat)

Menurut pakar kesehatan dan psikologi, terlalu lama menghabiskan waktu di Internet akan berakibat buruk terutama bagi para pengguna Internet di usia anak dan remaja. Sehingga, disarankan untuk melakukan kegiatan akses Internet hanya sekitar 3 jam per hari. Apabila penggunaan Internet terlalu lama, akan menyebabkan beberapa gangguan fisik dan psikis yang merupakan dampak dari ketagihan atau kecanduan Internet (Internet Addicted).

Diantara yang akan dialami oleh pecandu Internet adalah menurunnya semangat belajar, berkurangnya interaksi sosial, bahkan hingga kepada kesulitan untuk tidur (https://www.webroot.com/za/en/resources/tips-articles/internet-addiction-too-much-time-online).

(19)

MODUL PENGABDIAN MASYARAKAT MEI 2020

4. Scene 4a (Internet Aman)

Disamping ekses negatifnya terhadap kesehatan fisik dan psikis pengguna Internet, terdapat pula hal yang harus diwaspadai terutama oleh pengguna Internet yang berada di usia anak dan remaja. Internet merupakan tempat beragam kejahatan terjadi, diantaranya pencurian identitas, hacking, phising dan lain-lain. Namun, jenis kejahatan di Internet yang paling mengkhawatirkan bagi anak dan remaja adalahPedophilia(kejahatan seksual terhadap anak-anak dibawah umur, baik anak laki-laki maupun anak perempuan), Cyber Bullying

(perundungan terhadap anak maupun remaja), dan pornografi.

Oleh sebab itu, anak dan remaja wajib mengetahui apa saja kejahatan yang bisa terjadi ketika mengakses Internet.

(20)

MODUL PENGABDIAN MASYARAKAT MEI 2020

5. Scene 4b (Apa yang mesti diketahui)

Dengan mengetahui apa jenis kejahatan dan ciri-ciri pelakunya, maka Internet tetap dapat digunakan dan diakses dengan aman dan menyenangkan.

6. Scene 5 (Apa yang tidak boleh dilakukan)

Pintu masuk bagi kejahatan-kejahatan tersebut umumnya adalah dari informasi yang disebarkan sendiri oleh calon korbannya, dimana informasi tersebut mestinya tidak boleh dibuka begitu saja di Internet. Hal pribadi yang sering tanpa sengaja disebarluaskan oleh pengguna Internet itu sendiri, diantaranya nama lengkap (bahkan panggilan sewaktu kecil), tanggal lahir, nama gadis ibu kandung (yang umumnya orang tidak mengetahuinya, biasanya dipakai untuk akses di bank), alamat lengkap, lokasi berada dimana, hingga foto-foto pribadi maupun keluarga yang semestinya hanya boleh dilihat oleh orang tua dan keluarga kita saja.

(21)

MODUL PENGABDIAN MASYARAKAT MEI 2020

7. Scene 6a dan Scene 6b (Bagaimana Kalau Ingin Update Status di Internet?)

Dengan Batasan-batasan itu, Internet terasa hambar bagi pengguna Internet di usia anak dan remaja, karena tentunya ingin aktifitas dan keseharian kita dilihat oleh banyak orang. Diantaranya ingin melakukan update status mengenai makanan, rumah, orang tua, perasaan pribadi, dan sebagainya. Dengan mengetahui aktifitas keseharian kita, para penjahat di Internet bisa mendapatkan begitu banyak informasi yang mereka butuhkan untuk melakukan kejahatan terhadap korbannya.

(22)

MODUL PENGABDIAN MASYARAKAT MEI 2020 mempengaruhi kesehatan penggunanya, terutama kesehatan mental. Misalnya mengakses situs pornografi, perjudian online, menjadi pelaku atau korban bullying atau terlalu banyak dan terlalu lama bermaingame online.

Jenis situs dan kegiatan seperti ini, berpotensi membuat seseorang mengalami diantaranya, kecanduan, depresi, kehilangan kepercayaan diri dan tidak semangat belajar. Jadi, jangan dicoba membuka situs-situs atau mencoba hal ini.

9. Scene 8 (Jenis situs berbahaya)

Jebakan bahaya di Internet, seringkali ditempatkan di beberapa jenis situs tertentu di Internet, walaupun hampir semua situs memiliki potensi bahaya yang sama. Situs pornografi, situs judi online dan situs yang menyediakan fasilitas downloadsoftware,game, film dan lagu, umumnya mengandung bahaya dan jebakan bagi siapapun yang mengaksesnya.

Biasanya jebakan berupa malware seperti virus, trojan, worm dan sebagainya hingga pencurian data pribadi sering dialami oleh pengguna situs tersebut. Disamping itu, bagi pengguna Internet di Indonesia, situs pornografi dan perjudian termasuk situs yang dilarang oleh aturan hukum.

(23)

MODUL PENGABDIAN MASYARAKAT MEI 2020

10. Scene 9 (Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik)

Berbicara mengenai aturan hukum, di Indonesia, aturan hukum yang berlaku di Internet dibuat dalam Undang-undang yang diberi nama Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Banyak hal yang diatur didalamnya, termasuk hal yang dilarang untuk dilakukan di Internet. Diantaranya, menyebarkan berita bohong (hoax), mengancam keselamatan orang lain, bullying dan pornografi.

Undang-undang ini dibuat untuk melindungi pengguna Internet itu sendiri dan pengguna Internet yang lain. Hal ini mengingat di Internet banyak orang yang menggunakannya dengan beragam usia dan latar belakangnya.

(24)

MODUL PENGABDIAN MASYARAKAT MEI 2020

11. Scene 10a dan Scene 10b (Yang Harus Diingat)

Yang harus diingat adalah Internet merupakan teknologi yang bisa berbahaya buat pengguna yang baru seperti kamu. Jadi, ketika ingin mengakses Internet, usahakan selalu didampingi oleh orang tua atau gurumu atau orang dewasa yang bisa dipercaya, kemudian jangan mencoba buka situs-situs yang bisa menjebakmu (seperti situs porno dan judi online), dan agar tetap sehat dan bermanfaat, jangan terlalu lama di depan Internet serta jangan lupa dengan aturan hukum yang berlaku. Jika bisa mentaati hal tersebut, maka Internet akan bisa menjadi teknologi yang bermanfaat buat kamu dan orang lain.

(25)

MODUL PENGABDIAN MASYARAKAT MEI 2020

12. Scene 11a, 11b, 11c, 11d dan 11e (Eksplorasi Hal Bermanfaat di Internet)

Sekarang kita coba mengeksplorasi beberapa situs yang sangat bermanfaat, terutama untuk para pelajar SD dan SMP. Internet bisa sangat membantu para pelajar dalam menambah wawasan ilmunya diluar sekolah. Banyak situs yang menyediakan sarana belajar mandiri yang menyenangkan secara gratis dan tanpa batas waktu.

Dalam scene 11b, diperlihatkan situs yang sangat bermanfaat khususnya bagi para pelajar SD dan sekolah menengah untuk mempelajari matematika dan Fisika melalui animasi dan permainan yang menyenangkan.

(26)

MODUL PENGABDIAN MASYARAKAT MEI 2020 Dalam Scene 11c, untuk yang mau belajar dasar pemrograman dan logika pemrograman komputer, bisa membuka situs dibawah ini.

Dalam scene 11c, untuk yang mau belajar bahasa asing secara gratis dan banyak animasinya bisa membuka situs Duolingo. Duolingo juga tersedia dalam versi Android sehingga juga bisa dibuka di smartphone.

(27)

MODUL PENGABDIAN MASYARAKAT MEI 2020 Selain melalui situs tertentu di Internet, Youtubemenyediakan banyak channel yang bisa dibuka oleh penggunanya untuk belajar beragam hal bermanfaat yang bisa menunjang pelajaran sekolah hingga bisa menunjang pelajar yang ingin belajar berwirausaha juga.

13. Scene 12 (Penutup)

Sebagai kesimpulan, Internet merupakan adalah jenis teknologi yang memudahkan manusia dalam berkomunikasi. Lazimnya teknologi, dapat bermanfaat namun juga dapat berbahaya, tergantung siapa dan bagaimana menggunakannya. Internet dapat menjadi teknologi yang menyenangkan dan bermanfaat, jika bisa digunakan secara aman dan sehat.

(28)

Yayasan Pendidikan Mata Pena (YPMP)

“Membangun Generasi yangBerpendidikan,Bermoral dan Berahlak Mulia ”

Jln.Baranangsiang 3 Blok E No 1.E Perumahan IPB Kelurahan Tegallega, Bogor Tengah Kota Bogor.

SURAT KETERANGAN NOMOR : 103/YPMP-PLT/V/2020

Yayasan Pendidikan Mata Pena menerangkan :

Nama Lembaga : Universitas Bina Sarana Informatika Alamat : Jl. Kramat Raya No. 98, Senen.

Jakarta Pusat 19450

Telah melaksanakan Pengabdian Masyarakat berupa pelatihan Pengenalan dan Pembekalan Berinternet Sehat, Aman Dan Bermanfaat Bagi Anak Asuh Yayasan Pendidikan Mata Pena.

Kegiatan telah dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 09 Mei 2020 di Yayasan Pendidikan Mata Pena dengan susunan panitia sebagai berikut:

Penanggungjawab Dr. Mochamad Wahyudi, MM, M.Kom, M.Pd Ketua Pelaksana Aswar Hanif, S.Kom, MMSI

Tutor Ade Surya Budiman, S.T., M.Kom

Anggota

Markus Lilik Martanto, M.Kom Yayan Hendrian, S.T., M.Kom Syamsul Bakhri, S.Kom, M.Kom Ayu Wulandari

Rafli Try Ramadhan

Demikian surat keterangan ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Bogor, 11 Mei 2020

Ketua

Yayasan Pendidikan Mata Pena

(29)

Diberikan Kepada

Ade Surya Budiman, S.T., M.Kom

Sebagai Tutor

Pengabdian Masyarakat yang diadakan di Yayasan Pendidikan Mata Pena dan diselenggarakan oleh Lembaga

Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UBSI pada tanggal 9 Mei 2020 dengan materi Pengenalan dan

Pembekalan Berinternet Sehat, Aman dan Bermanfaat Bagi Anak Asuh Yayasan Mata Pena.

Jakarta,16 Mei 2020

Ketua LPPM

Gambar

Tabel 1. Capaian Luaran
Foto 1. Peserta saling berinteraksi
Foto 3. Komunikasi virtual dan interaktif

Referensi

Dokumen terkait

Diharapkan kepada bunda-bunda Post PAUD Aqila Kids agar dapat mempraktekan kepada anak Post PAUD Aqila Kids untuk sering melakukan kreasi senam ceria ini agar

Demi tercapainya target dari program kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai pengenalan batik dan keris kepada guru TK dan aplikasinya pada anak usia dini sebagai

Pemahaman seluruh peserta mengenai penanganan awal diare pada anak di rumah serta pengenalan tanda bahaya penyakit diare yang harus dibawa ke tempat pelayanan

Pelatihan dokter cilik UKS disekolah memiliki beberapa tujuan, yaitu memiliki pengetahuan tentang isu kesehatan, memiliki nilai dan sikap positif terhadap prinsip hidup

Kegiatan ini akan membekali remaja masjid dengan pengetahuan teknik instalasi listrik dasar yang bermanfaat bagi mereka baik itu untuk dapat menggunakan energi listrik dengan

Selanjutnya target luaran pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada peningkatan daya saing yaitu peningkatan nilai tambah pengetahuan dan keterampilan anak-anak panti

Karena adanya keterbatasan informasi, pengetahuan atau kesadaran masyarakat maka untuk memastikan bahwa Gerakan Indonesia Menabung dapat diterima oleh anak-anak maka

Oleh karenanya, pembekalan keilmuan dirasa sangat diperlukan untuk membekali masyarakat khususnya warga Panti Asuhan Nurul Iman dalam memperkaya keahlian bisnis