• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teknik Mulsa Vertikal Pada Budidaya Tebu (Saccharum Officinarum.L) Ratoon Satu

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Teknik Mulsa Vertikal Pada Budidaya Tebu (Saccharum Officinarum.L) Ratoon Satu"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

Lampiran 1. Rata-rata Kandungan C-organik, N-total, Ratio C/N dan pH (H2O) Tanah pada berbagai perlakuan

Lampiran 2. Sidik Ragam Kandungan C-organik, N-total, Ratio C/N dan pH (H2O) Tanah pada berbagai perlakuan

SK d F.hit F.0,05

C-organik N-Total C/N pH(H2O

Ulangan 3 11,21371** 3,21398t 0,490196t 2,043 tn 3,86 Perlakuan 3 10,830645* 5,31915 25,22745* 0,76893t 3,86

Galat 9

Total 1

Keterangan :

KK C –organic = 8,62 % KK N Total = 13,84% KK C/N = 1, 94% KK pH(H2O) = 9,64 %

Perlakuan

Kandungan Unsur

C-organik N-Total C/N pH(H2O)

M1 1,62 0,13 12,46 5,81

M2 1,69 0,15 11,58 6,1

M3 1,8 0,16 11,27 5,73

(2)

ampiran 3. Rata-rata Tinggi Tanaman Tebu Ratoon Satu, Umur 2 , 4 dan 6 BST pada berbagai perlakuan

Perlakuan

Tinggi Tanman (cm)

2 BST 4 BST 6 BST

M1 84,35 131,5 161,3

M2 84,65 139,5 166,9

M3 85,075 150,5 180,6

M4 85,85 165 196,65

Lampiran 4 Sidik Ragam Tinggi Tanaman Tebu Ratoon Satu, Umur 2 , 4 dan 6 BST pada berbagai perlkuan

SK d Tinggi Tanaman (cm) F.0,05 2 BST 4 BST 6 BST

Ulangan 3 0,340274 tn 7,4677** 2,664945tn 3,86 Perlakuan 3 1,899005 tn 94,400** 23,19621** 3,86

Galat 9

Total 1

Keterangan :

(3)

Lampiran 5. Rata-rata Jumlah Daun Tanaman Tebu Ratoon Satu, Umur 2 , 4 dan 6 BST pada berbagai perlakuan

Perlakuan

Jumlah Daun (hela

2 BST 4 BST 6 BST

M1 7,40 12,65 20,15

M2 7,45 14,20 21,25

M3 7,50 14,95 22,40

M4 7,70 16,40 24,25

Lampiran 6 Sidik Ragam Jumlah DaunTebu Ratoon satu pada berbagai perlakuan

SK d Jumlah Daun (helai) F.0,05

2 BST 4 BST 6 BST

Ulangan 3 0,000586 t 3,068267tn 3,800081tn 3,86 Perlakuan 3 0,517964 t 2,879883tn 3,852828tn 3,86

Galat 9

Total 1

Keterangan :

(4)

Lampiran 7. Rata-rata Lingkar Batang Tanaman Tebu Ratoon Satu, Umur 2 , 4 dan 6 BST pada berbagai perlakuan

Perlakuan

Lingkar batang Tanaman (cm)

2 BST 4 BST 6 BST

M1 3,28 4,91 7,26

M2 3,30 4,94 7,27

M3 3,31 5,02 7,33

M4 3,32 5,12 7,36

Lampiran 8 Sidik Ragam Lingkar BatangTanamanTebu Ratoon satu Umur 2, 4 dan 6 BST pada berbagai perlkuan

SK d Lingkar Batang(cm) F.0,05

2 BST 4 BST 6 BST

Ulangan 3 2,166667 tn 0,278932tn 0,0196 18 tn 3,86 Perlakuan 3 1,91803 tn 1,047478tn 0,048012 tn 3,86

Galat 9

Total 1

Keterangan :

KK 2 BST = 0,23 % KK 4 BST = 3,67% KK 6 BST = 6,03 %

(5)

Perlakuan

Jumlah anakan per rumpun (btg)

2 BST 4 BST 6 BST

M1 7,32 8,35 11,05

M2 7,40 9,55 11,15

M3 7,47 10,05 11,40

M4 7,62 10,15 11,80

Lampiran 10 Sidik Ragam Jumlah anakan per rumpunTanamanTebu Ratoon satu Umur 2, 4 dan 6 BST pada bebaagai perlakuan

SK db Lingkar Batang(cm) F.0,05

2 BST 4 BST 6 BST

Ulangan 3 0,0021 tn 3,767177tn 35,18462** 3,86 Perlakuan 3 0,0015 tn 51,08151** 68,70769** 3,86

Galat 9

Total 15

Keterangan :

KK 2 BST = 0,88 % KK 4 BST = 2,42% KK 6 BST = 0.71 %

Lampiran 11.Rata-rata Jumlah Tanaman per meter Juring, Bobot Basah ,Bobot Kering Tebu Ratoon Satu, Umur 2 , 4 dan 6 BST pada berbagai perlakuan

Perlakuan

(6)

Jumlah tanaman per meter Juring

Bobot Basah Tanaman

Bobot Kerin Tanaman

M1 28 264,0 33,60

M2 35 359,5 45,40

M3 40 418,4 46,30

M4 42 442,6 47,70

Lampiran 12 Sidik Ragam Jumlah Tanaman per meter Juring, Bobot Basah , BobotKering Tebu Ratoon satu Umur 2, 4 dan 6 BST pada bebaagai perlakuan

SK D Lingkar Batang (cm) F.0,05

Jumlah Tanamanper meter juring

Bobot Basah Tanaman

BobotKering Tanaman

Ulangan 3 2,923976 tn 6,98630 ** 1,88744 tn 3,86 Perlakuan 3 11,82255** 5457,9730* 246,51011* 3,86

Galat 9

Total 1

Keterangan :

KK Jumlah tan.per meter juring = 11 % KK Bobot Basah Tanaman = 1,56% KK Bobot Kering Tanaman = 1,92 %

Lampiran 13 Data Analisis laboratorium tanah percobaan sebelum dilakukan Penelitian

No. Keterangan Satuan Kadar

1 2

Fraksi Pasir Fraksi Debu

% %

(7)

3

Referensi

Dokumen terkait

Tabel 6, Hasil uji homogenitas pengaruh sistem olah tanah dan aplikasi mulsa bagas terhadap respirasi tanah (mg jam -1 m -2 ) pada saat tanaman tebu berumur 7

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan sistem olah tanah dan aplikasi mulsa bagas tidak berpengaruh nyata terhadap respirasi tanah baik pada umur 7 bulan setelah ratoon

Tabel 2 menunjukkan bahwa jumlah daun tebu pada perlakuan tanpa pupuk organik lebih sedikit dibandingkan dengan perlakuan yang diberi pupuk organik.. Hal ini diduga tanaman

Dari Tabel 5 dapat diketahui bahwa penerapan teknik mulsa vertikal yang ditambah dengan pupuk kandang (M4) menghasilkan bobot basah tanaman tebu tertinggi (442,6 g)

Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Sistem olah tanah tidak berpengaruh terhadap populasi dan biomassa cacing tanah pada pertanaman tebu; (2) pengaplikasian mulsa bagas

Hal ini dimungkinkan bahwa pengolahan tanah dapat mempercepat kumulatif laju infiltrasi tanah pada sistem olah tanah intensif dengan aplikasi mulsa bagas 80 t ha -1 dibandingkan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Kapasitas dan kecepatan laju infiltrasi pada sistem OTI lebih tinggi dibandingkan dengan sistem TOT; (2) Perlakuan sistem OTI maupun TOT

Rata-rata pH tanah, suhu tanah, C-organik dan Jumlah karbon di Lahan Rawa Lebak Parameter Lahan Rawa Lebak Kriteria pH tanah 5,27-5,29 Masam Suhu tanah °C 25,4-39,8 Optimum