Pembuatan Dan Karakterisasi Edible Film Dari Variasi Pati Sukun (Artocarpus Altilis) Dan Kitosan Menggunakan Plastisizer Gliserol
Teks penuh
Dokumen terkait
semakin tebal produk maka daya serapnya terhadap air semakin besar tapi dalam penelitian ini, nilai ketebalan edible film yang digunakan memiliki ketebalan yang
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan edible coating dari pati sukun ( Artocarpus altilis ) dengan berbagai variasi gliserol terhadap sifat
Kemasan makanan dan edible film (film plastik yang terbuat dari bahan yang dapat dimakan) adalah dua aplikasi utama dari polimer biodegradable berbasis pati dalam
Semakin rendah konsentrasi gliserol yang ditambahkan pada formulasi edible film maka semakin sedikit jumlah amilosa yang berikatan dengan gliserol pada edible
namun dalam pembuatan edible film ini dengan kadar air pati sukun yang cukup tinggi tersebut bukan menjadi masalah yang besar karena dalam pembuatan edible film,
Sifat mekanik menentukan kualitas dari kemasan, semakin kecil nilai WVTR dan O2TR yang dihasilkan oleh suatu edible film maka kualitas edible film tersebut akan semakin
Semakin besar konsentrasi pati yang terkandung dalam edible film maka daya larut edible film terhadap air semakin rendah, hal tersebut disebabkan pati yang
Edible film yang dibuat dari komposit pati-kitosan dengan pemlastis gliserol diharapkan dapat memiliki karakteristik yang sesuai dengan standar kemasan yaitu memiliki sifat mekanik yang