• Tidak ada hasil yang ditemukan

MATERI KULIAH SAP 3 ORGANISASI PROYEK KONSTRUKSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "MATERI KULIAH SAP 3 ORGANISASI PROYEK KONSTRUKSI"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

SISTEM ADMINISTRASI PROYEK Fakultas Teknik Jurusan Sipil Univesitas Tanjungpura Pontianak 2015

TKS 431

SISTEM

ADMINISTRASI

PROYEK

Modul :

Organisasi Proyek Konstruksi

Sistem Administrasi

(2)

2

Daftar Isi

1. Organisasi proyek Konstruksi

1.1 Organisasi

1.2 Pembentukan organisasi

1.3 Organisasi proyek konstruksi

1.4 Bentuk organisasi proyek konstruksi: Tradisional & Swakelola

(3)

3

1.1 Organisasi

Organisasi adalah

Prinsip-prinsip organisasi:

(4)

4

1.2 Pembentukan Organisasi

Pembentukan organisasi melalui proses

sebagai berikut:

1.

Perencanaan organisasi, meliputi

struktur, lingkup tugas, dan wewenang

2.

Pengisian staf

3.

Pengarahan

(5)

5

1.2 (a) Organisasi Garis

 Sederhana, cocok untuk jumlah staf sedikit  Setiap bagian terhubung langsung

 Wewenang dan tanggung jawab bergerak

(6)

6

1.2 (b) Organisasi Garis dan

Staf

 Terdapat 2 kelompok dalam organisasi:

Orang-orang yang melaksanakan tugas pokok

organisasi  berbentuk garis

Orang yang berdasarkan keahlian yang

dimilikinya bertugas memberi saran kepada unit-unit operasional.  orang-orang ini disebut staf

 Terdapat spesialisasi yang beragam

 Staf memiliki pengaruh yang besar dalam

(7)

7

1.2 (c) Organisasi Matriks

 Pembagian tugas didasarkan pada spesialisasi

(8)

8

1.2 (d) Organisasi Proyek

(9)

9

1.3 Organisasi Proyek

Konstruksi

Organisasi proyek bertujuan untuk membentuk hubungan atau ikatan berbagai pihak yang

terlibat dalam proyek untuk mencapai tujuan yang sama (berkaitan dengan Biaya yang

tersedia, Mutu yang harus dicapai, Waktu yang telah ditetapkan).

Dua jenis hubungan/ikatan dalam organisasi proyek konstruksi, yaitu:

Hubungan fungsional, yaitu hubungan/ikatan

yang terbentuk atas dasar keterkaitan

pekerjaan, baik berdasarkan kontrak maupun tidak.

Contoh: hubungan antara konsultan perencana dengan kontraktor, kontraktor dengan konsultan pengawas, dst.

Hubungan kontraktual, yaitu hubungan/ikatan

yang terbentuk melalui mekanisme kontrak sehingga memiliki kekuatan hukum.

(10)

10

1.4 Bentuk Organisasi:

Tradisional & Swakelola

1. Tradisional

Terdapat 3 hubungan fungsional dan 2

hubungan kontraktual

2. Swakelola

Terdapat 3 hubungan

fungsional dan tidak ada hubungan kontraktual

(11)

11

1.5 Bentuk Organisasi:

Rancang Bangun & Manajemen

Konstruksi

1. Rancang Bangun

Terdapat 1 hubungan fungsional dan 1

hubungan kontraktual

2. Manajemen

Konstruksi

Terdapat 6 hubungan

fungsional dan 3

(12)

Referensi

Dokumen terkait

Perubahan Paradigma oleh seluuh pihak yang lerlibal dalam proyek konstruksi nerupakan jaringan berbagai organisasi yang salitg mempengaruhi dalam berbagai pmses untuk

Dengan mengetahui bentuk waste dan faktor- faktor penyebabnya, pihak- pihak yang berperan dalam pelaksanaan proyek konstruksi diharapkan mampu mengurangi terjadinya

pihak yang terlibat pada suatu proyek pembangunan dalam mengatur pelaksanaan.. berbagai pekerjaan dalam rangka mencapai suatu hasil yang se-efektif dan

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat risiko yang terjadi pada proyek konstruksi jembatan menurut, persepsi pihak–pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek

Umum : Mahasiswa mampu menjelaskan berbagai proses yang terdapat dalam suatu siklus proyek konstruksi secara umum dan mampu mengintegrasikan perencanaan manajemen konstruksi

Pendekatan yang dipergunakan untuk membahas struktur organisasi proyek adalah dengan mengidentifikasi dan menganalisis struktur organisasi diatas yang

Organisasi proyek adalah sistem hubungan kerjasama dari berbagai pihak yang terlibat pada suatu proyek pembangunan dalam mengatur pelaksanaan berbagai pekerjaan

Permasalahan dalam Interfaces Tujuan IM antara lain adalah menghindari gesekan diantara pelaku yang terlibat di dalam proyek, terutama mega proyek, dimana hal ini berhubungan langsung