Geologi Indonesia Geologi Indonesia
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Ini adalah rangkuman lengkap "
Ini adalah rangkuman lengkap " geologi indonesia" geologi indonesia" .. Daftar isi Daftar isi [[sembunyikansembunyikan]] • • 1Tektonik 1Tektonik •
• 2Geologi struktur 2Geologi struktur
•
• !tratigrai!tratigrai
•
• #$eerensi#$eerensi
•
• %&ranala luar %&ranala luar Tektonik[
Tektonik[suntingsunting ' ' sunting sumber sunting sumber ]] Tektonik
Tektonik IndonesiaIndonesia sangat kompleks, karena merupakan titik pertemuan dari sangat kompleks, karena merupakan titik pertemuan dari beberapa
beberapa lempeng tektonik lempeng tektonik . Indonesia terletak di antara dua lempeng benua(. Indonesia terletak di antara dua lempeng benua()empeng)empeng *urasia
*urasia + +)empeng !unda)empeng !unda dan dan lempeng -ustralialempeng -ustralia++&aparan sahul&aparan sahul dan /uga terletak di antara dan /uga terletak di antara dua lempeng samudera(
dua lempeng samudera( )empeng laut ilipina)empeng laut ilipina dan dan )empeng &asiik )empeng &asiik .. !ubduksi!ubduksi lempeng lempeng samudera 0india di baah lempeng benua *urasia membentuk
bagian barat, yang merupakan salah satu daerah
bagian barat, yang merupakan salah satu daerah paling akti paling akti se3ara seismik di planet inise3ara seismik di planet ini dengan se/arah pan/ang letusan kuat dan gempa bumi. rantai gunung berapi akti
dengan se/arah pan/ang letusan kuat dan gempa bumi. rantai gunung berapi akti membentuk
membentuk !umatera!umatera,, 4aa4aa,,5ali5ali, dan pulau6pulau, dan pulau6pulau 7usa Te 7usa Tenggaranggara, yang sebagian besar,, yang sebagian besar, terutama 4aa dan 5ali, mun3ul se/ak 26 /uta tahun lalu. &ergerakan lempeng -ustralia dan terutama 4aa dan 5ali, mun3ul se/ak 26 /uta tahun lalu. &ergerakan lempeng -ustralia dan lempeng &asiik
lempeng &asiik mengontrol tektomengontrol tektonik nik bagian timur bagian timur Indonesia.Indonesia.
&eta sederhana gambaran struktur geologi di Indonesia &eta sederhana gambaran struktur geologi di Indonesia Geologi struktur[
Geologi struktur[suntingsunting ' ' sunting sumber sunting sumber ]]
&roses6proses tektonik di Indonesia membentuk struktur6struktur utama di &roses6proses tektonik di Indonesia membentuk struktur6struktur utama di Indonesia.
Indonesia. !esar !esar paling menon/ol di Indonesia bagian barat adalah !esar !emangko atau paling menon/ol di Indonesia bagian barat adalah !esar !emangko atau !esar
!esar !umatra!umatra $aya, yang merupakan sesar $aya, yang merupakan sesar strike-slip strike-slip dekstral sepan/ang pulau sumatra dekstral sepan/ang pulau sumatra +sekitar 1899 km. &embentukan :ona sesar ini terkait dengan :ona subduksi di bagian barat +sekitar 1899 km. &embentukan :ona sesar ini terkait dengan :ona subduksi di bagian barat !umatra.
!umatra.
!esar &alu6koro merupakan struktur utama lainnya yang berada di bagian tengah Indonesia. !esar &alu6koro merupakan struktur utama lainnya yang berada di bagian tengah Indonesia. !esar ini berada di sepan/ang bagian tengah &ulau
!esar ini berada di sepan/ang bagian tengah &ulau !ulaesi!ulaesi dan meluas ke lepas pantai di dan meluas ke lepas pantai di bagian barat meleati !elat ;akassar dan berakhir di !emenan/ung ;angkalihat
bagian barat meleati !elat ;akassar dan berakhir di !emenan/ung ;angkalihat di
di <alimantan<alimantan. . !esar ini dinamakan berdasarkan !esar ini dinamakan berdasarkan nama Ibukota !ulaesi Tnama Ibukota !ulaesi Tengah,engah, &alu&alu, di, di pesisir barat !ulaesi dan /uga !ungai <oro, yang terbentu
pesisir barat !ulaesi dan /uga !ungai <oro, yang terbentuk oleh :ona sesar tersebut.k oleh :ona sesar tersebut. !esar !orong merupakan sesar mendatar dekstral utama di bagian timur Indonesia, !esar !orong merupakan sesar mendatar dekstral utama di bagian timur Indonesia, dinamakan
dinamakan berdasarkan nberdasarkan nama dari ama dari <ota<ota !orong!orong.. !esar ini mempunyai orientasi timur6barat !esar ini mempunyai orientasi timur6barat dan tersebar di 5agian utara dari Irian 4aya hingga !ulaesi Timur yakni sekitar 2999 km. dan tersebar di 5agian utara dari Irian 4aya hingga !ulaesi Timur yakni sekitar 2999 km. !tratigrai[
!tratigrai[suntingsunting ' ' sunting sumber sunting sumber ]] !tratigrai
!tratigrai dari ilayah barat Indonesia didominasi oleh ormasi6ormasi dari ilayah barat Indonesia didominasi oleh ormasi6ormasi berumur
berumur keno:oikumkeno:oikum, berkisar dari, berkisar dari &aleogen&aleogen hinggahingga <uarter <uarter . =ormasi6. =ormasi6 ormasi
disana.
disana. 5atugamping5atugamping berumur berumur deondeon ditemukan di !ungai Telen, <alimantan timur, sebagaiditemukan di !ungai Telen, <alimantan timur, sebagai ragmen6ragmen di dalam
ragmen6ragmen di dalam sedimen klastik sedimen klastik paleogen. paleogen.
Wilayah timur Indonesia se3ara umum memiliki stratigrai yang lebih tua bila dibandingkan Wilayah timur Indonesia se3ara umum memiliki stratigrai yang lebih tua bila dibandingkan dengan Indonesia bagian barat. !tratigrainya berkisar dari
dengan Indonesia bagian barat. !tratigrainya berkisar dari &ermian&ermianhinggahingga Tersier Tersier .. =ossil
=ossil I3hthyosaurusI3hthyosaurus ditemukan di ditemukan di5an/ir lumpur panas5an/ir lumpur panas di &ulau kai, mengindikasikan di &ulau kai, mengindikasikan pengendapan meso:oikum di baah p
pengendapan meso:oikum di baah permukaan +>harlton,1882. ;akroosil meso:oikumermukaan +>harlton,1882. ;akroosil meso:oikum telah dipela/ari di &ulau ;isool oleh =au:ie 0asibuan +188?.
telah dipela/ari di &ulau ;isool oleh =au:ie 0asibuan +188?.
!tratigrai $egional
!tratigrai $egional >ekungan 7atuna Timur >ekungan 7atuna Timur
7atuna, <epulauan
7atuna, <epulauan milik negara milik negara Indonesia ini Indonesia ini se3ara se3ara administrati administrati masuk ke masuk ke dalam dalam &roinsi&roinsi <epulauan $iau.
<epulauan $iau.
bahasa gaulnya Kepri. bahasa gaulnya Kepri.
4ika kita perhatiakan di peta +&eta 1, 7atuna berada /auh di arah utara dan berbatasan 4ika kita perhatiakan di peta +&eta 1, 7atuna berada /auh di arah utara dan berbatasan langsung dengan beberapa negara, yaitu sebelah 5arat dan Timur dengan ;alaysia langsung dengan beberapa negara, yaitu sebelah 5arat dan Timur dengan ;alaysia , , dandan sebelah @tara
&eta 1. &osisi 7atuna dalam peta &roinsi <epulauan $iau + sumber: Peta batas wilayah Kepri)
;eskipun /auh di utara Indonesia, /angan lupa baha 7atuna ini adalah tanah air kita. 7egara <esatuan $epublik Indonesia, yang harus selalu kita /aga keutuhannya.
5i3ara 7atuna dari sudut pandang ilmu kebumian, geologi, kita akan teringat dengan sumber daya alam berupa G-! yang sangat besar di sana. !e3ara sederhana kita bisa mebagi 2 3ekungan yang ada di 7atuna, yaitu 7atuna 5arat +West Natuna asin yang masuk kedalam katergorimature basin !#) dan 7atuna Timur + $ast Natuna asin yang masuk kategori semi mature basin !#). &ada tulisan ini, yang akan dibahas adalah >ekungan 7atuna Timur !$ast Natuna asin).
Terbatasnya kegiatan eksplorasi hidrokarbon, terutama pengeboran, di >ekungan 7atuna Timur membuat data6data baah permukaan 3ekungan ini terbatas /uga. !tratigrai 3ekungan ini dikaitkan dengan >ekungan 7atuna 5arat.
5atuan sedimen tertua yang berada di >ekungan 7atuna Timur adalah batupasir !sandstone) dan batuserpih !shale) yang berumur %ate &ligo'ene sampai $arly (io'ene. 4ika dibandingkan dengan >ekungantentangganya yaitu >ekungan 7atuna 5arat, batupasir yang ada disini eBuialen dengan =ormasi pper *abus. )ingkungan pengendapan diinterpretasikan berupa alu+ial plain dan delta plain. !edangkan batuserpihnya, yang terdiri dari serpih laut !marine shale) berarna kehi/auan dan ke abu6abuan, di eBuialen6kan dengan =ormasi 5arat di >ekungan 7atuna 5arat. !ikuen ini menun/ukkan baha pada saat pengendapan ter/adi maimum transgresion.
rus... di bagian atasnya diendapkan batupasir =ormasi )oer -rang, terbentuk pada ase regresi. Tapi ase ini berlangsung sebentar aa, dan dilan/utkan lagi dengan ase transgresi. Nah, batupasir yang dihasilkan pada dua ase tersebut masuk ke dalam batupasir %ower /rang. =ase transgresi berhenti ditandai dengan pengendapan abu6abu sampai 3oklat serpih laut !marine shale). -da ke/adian yang berbeda antra di utara dan di selatan setelah proses pengendapan ini. @tara, !etelah pengendapan =ormasi )oer -rang dilan/utkan dengan pertumbuhan =ormasi Terumbu, sementara itu di bagian selatan dilan/utkan dengan pengendapan batupasir !okang.
&upilli +18C membagi =ormasi Terumbu men/adi 2 bagian, yaitu lower member dan upper member. %ower member terdiri atas karbonat berupa platorm, tersusun oleh pa'kstone, boundstone dan wa'kstone berlapis. !ementra @pper member tersusun oleh batugamping ree0 +terumbu terusun oleh dolomit terdiagenesis dan mengandung banyak
osil.
Daerah6daerah rendahan di antara batugamping terumbu terendapkan serpih laut !marine shale) dan marl. &ertumbuhan terumbu ter/adi antara (id. (io'ene - %ate (io'ene. !ementra di utara ter/adi pertumbuhan batugamping terumbu, di daerah bagian selatan terus diendapkan pper /rang #hale pada periode transgresi. &engendapan serpih ini diikuti batupasir pper /rang, dan meluas hingga ke utara dan menutupi =ormasi Terumbu. Termuda adalah =ormasi ;uda, menutupi ketidakselarasan dan semua batuan yang lebih tua, dan membuat suksesi sedimen transgresi.
!'i'inyulianti.wordpress.'om)
;elihat peta blok 2, banyak sekali blok6blok hidrokarbon yang sedang diusahakan di 7atuna. 5eberapa pengeboran sudah menemukan 3adangan gas. &ermasalahan di daerah 7atuna adalah tingginya karbondioksida hampir diseluruh >ekungan 7atuna. 5ahkan beberapa diantaranya memiliki karbondioksida hingg diatas C% .
#elain itu, kadang ditemukan /uga ell dengan kadar 02! yang tinggi... men3apai %99 ppm. Tentu sa/a ini tidak baik untuk ketahanan alat bor yang digunakan.
CEKUNGAN INDONESIA TIMUR
A. Peninjauan Geologi
beberaa !e"ungan #eso$oi! %ang "ese#uan%a terleta" &i 'ila%a( In&onesia Ti#ur Antara )ain %ang terbagi atas
* Ce"ungan &i erisai sa(ul * +agian Uta#a Irian ja%a * +usur ban&a
terbentu" &i"arena"an rifting seja" $a#an Dinosaurus &ulu ..,a&i "alo seja" Paleo!ene an& %ounger #ere"a u&a( relati-e stabil in t(e for#s of assi-e #argins #a"a #e#ang !o!o" untu" se!on&ar% eloration target /ini "arena to sealsn%a bagus &an a&at.. Itula( #ang"an%a !eba"an 0 tra %ang terbentu" "eban%a"an bu"an bersifat stru"tural "arena #asa1 te"toni" intensif u&a( berlalu sebelu# se&i#en si assi-e #argin teren&a"an.
+. Penjelasan Ce"ungan 2ila%a( Ti#ur In&onesia
Ce"ungan &i Perisai Sa(ul 3&i atas Kera" +enua Australia4. Stratigrafi Ce"ungan ini &itan&ai a&an%a Keti&a"selarasan antara Ce"ungan Pre-Rift 3Paleo$oi"u#4/ Syn- Rift 3,ura A'al4/ Passive margin 3,ura A"(ir*Kaur A"(ir4 &an Continent-arc Collision
related Fore-land Basins &an Strike-Slip related Basins
II. +agian uta#a Irian ,a%a
Merua"an Pinggiran +enua Australia %ang seja" Trias bergera" "e utara &an ini sebenarn%a #erua"an Passive margin, &engan le#eng Sa#u&ra &i &eann%a #e#bentu" sub&u"si ter(a&a le#eng Pasific. Pa&a saat jalur sub&u"si %ang terus #enerus #eng"o#su#si )e#eng Sa#u&ra Australia bertu#bu"an &engan "era" benua Australia a&a A'al Tersier. #enga"ibat"an )e#eng Sa#u&ra Pasifi! terte"u""an "e atas &an #eng(asil"an Ob&u"si/ se&ang laisan*laisan Paleo$oi!* Meso$oi! serta laisan Tersier terliat "uat #e#bentu" sesar nai" &an sung"u "e ara( selatan %ang sering &isebut &engan Papua Foldthrust Belt, Se#entara Foreland-basins terbentu" &i&ean Paaran Australia/ interland basin &ibela"ang Pegunungan liatan tersebut. )aisan se&i#en %ang terliat "etat "arena ertu#bu"an Collision ini &isebut Suture. Masala( &i sini #a"in &iersulit &engan a&an%a sesar geser &i jalur Pegunungan tersebut.
!. Suture related basins
5. Ce"ungan A"i#euga( 3Foreland basins". Di selatan Irian ,a%a 1. Ce"ungan Ma#berano #Foredeep basin". Di utara Irian ,a%a
6. Ce"ungan &i Paaran Australia Utara #$imor %ap"/ #erua"an !e"ungan Rift basin &an Passive margin a&a Pra*Tersier
7. Kea&a +urung Irian ,a%
B. Strike-slip related basin
5. Ce"ungan Sala'ati
Ce"ungan ini ber(ubungan &engan Sesar Geser Sorong/%ang #e#bentu" asi#etri/ a&a &ugaan ba('a Ce"ungan Sala'ati ini #erua"an ba(agian terotong &ari Ce"ungan +anggai. Ce"ungan Sela'ati %ang terleta" &i bagian barat "eala burung Irian ,a%a atau &i &aera( Dobberai 38ogel"o4 Peninsula/ terbentu" a&a "ala
Miosen Atas atau se"itar 59 juta ta(un %l. A"ibat a&an%a :obli;ue sub&u!tion< antara )e#eng Australia &engan )e#eng Pasifi!. Sebelu# itu &aera( ini #erua"an suatu aaran "arbonat %ang &iberi na#a Paaran A%a#aru %ang #erua"an bagian &ari "era" benua Australia.
Sejara( se&i#entasi Ce"ungan sala'ati
Sejara( se&i#entasi %ang tera#ati &i#ulai &ari u#ur 6=*61/= juta ta(un 3Oligosen +a'a(4 &engan terbentu"n%a en&aan "arbonat Ne' Guinea )i#estone 3NG)4 &i ling"ungan Neriti" Dala#*Tenga( 319 > ?9 #eter4 &an roses engen&aann%a berlangsung &ala# fasa trangresi searti %ang terli(at &ari (ubungan antara eustati" &engan aleobato#etri. Ke#u&ian #ulai &ari u#ur 61/=*69 juta ta(un 3Oligosen +a'a(*Atas4 engen&aan en&aan "arbonat NG) #asi( terus berlangsung &ala# fasa regresi 3%ang &ierli(at"an &engan a&an%a :sea le-el &ro< &an en&ang"alan aleobati#etri4 &an "e#u&ian "elo#o" batuga#ing ini terang"at "e er#u"aan a&a u#ur 69 juta ta(un %ang #ana engang"atan 3ulift4 ini &ierli(at"an &engan berta#ba( "e!iln%a laju enurunan te"toni" 3te!toni! subsi&en!e4.
Terja&in%a engang"atan 3ulift4/ ini a&a (ubungann%a &engan terja&in%a :obli;ue !ollision< antara )e#eng Australia &engan :Sei! Ar! :. Dengan &e#i"ian a"ibat &ari tu#bu"an ini selain #enga"ibat"an oengang"atan 38isser &an @er#es/ 5B1 roi&e-au/ 5 +ras( 554 juga #enga"ibat"an terja&in%a :sea )e-el &ro< 3)unt &an Djaafar / 554.
Proses tu#bu"an ini terus berlangsung (ingga u#ur 5= juta ta(un &an #uali &ari 69 juta ta(un (ingga 5= juta ta(un 3Oligosen +a'a(.0Atas*Miosen Tenga( bagian ba'a(4 seluru( Kelo#o" +atuga#ing Ne' Guinea tersing"a &i er#u"aan &an tererosei. Sela#a #asa ini #u"a air laut urba nai" "e#bali.
Mulai &ari u#ur 5=*59 juta ta(un 3Miosen Tanga( bagian ba'a(*Miosen Atas bagian ba'a( 4 terbentu" or#asi Kais tie teru#bu 3Robinson F Soe&ir&ja/ 5B?4 &i ling"ungan Neriti" Dala#*Tenga( 39*6= #eter4 &an or#asi Klasafet serta or#asi Klasa#an bagian &i ling"ungan Neriti" Tenga( 36=*?9 #eter4/ Sela#a ini #u"a air laut #enurun/ "e&ala#an aleobati#etri berta#ba( &an laju enurunan te"toni" #ening"at &an enig"atan in ber(ubungan &engan terja&in%a<obli;ue sub&u!tion<
antara )e#eng Australia &engan )e#eng Pasifi". Dari u#ur 59*1/= juta ta(un 3Miosen Atas bagian ba'a(*Pliosen4 ertu#bu(an or#asi Kais tie teru#bu 3Robinson &an Soe&ir&ja/ 5B?4 &i su#ur PH995 &an e#bentu"an or#asi Klasafet bera"(ir %aitu #asing*#asing a&a u#ur B/ juta ta(un 3Miosen Atas4 &an /? juta ta(un 3 Miosen Atas4 &an &i ganti"an &engan terbentu"n%a or#asi Klasa#an %ang tebal. Sela#a #asa ini #u"a air laut urba nai" u#ur = juta ta(un &an #enurun "e#bali (ingga u#ur 1/=/ juta ta(un &engan "e&ala#an aleobati#etri %ang relatif berta#ba( besar &an terja&in%a ening"atan laju enurunan te"toni".
Dari a&an%a ening"atan laju enurunan te"toni" &isi#ul"an ba('a a'al e#bentu"an Ce"ungan Sala'ati &an juga a"ti-itas Sesar Sorong &i#ulai &ari u#ur 59 juta ta(un (ingga 1/= juta ta(un/ sela#a berlangsungn%a roses obli;ue sub&u!tion< antara )e#eng Australia &engan )e#eng Pasifi".
. Sela#a #asa ini #u"a air laut urba #ening"at "e#bali/ "e&ala#an aleobati#etri ber"urang &an laju enurunan te"toni" juga ber"urang. @al ini #enan&a"an ba('a a"ti-itas Sesar Sorong #asi( terus berlangsung %ang #ana a"ibat &ari a"ti-itas tersebut #eni#bul"an engang"atan &an enrunan searti %ang terli(at &i T+@9. A"ti-itas Sesar Sorong ini &i&uga a&a (ubungann%a &engan terja&in%a :obli;ue !ollision< nantara )e#eng Australia &engan bagian &ari : Sun&a tren!( &an +an&a orear! : %ang berlangsung (ingga se"arang.
1. Ce"ungan +intuni
Pa&a Ce"ungan ini terbu"ti batuan Pra* Tersier #eng(asil"an Gas/ bu"an #erua"an besse#ent/ Gas &ite#u"an a&a batuan u#ur ,ura. Stratigrafi Pra* Tersier . Ce"ungan ini &i&uga terbentu" "arena sesar geser %ang #eng(asil"an Transressional stru"tur sesar sung"u &ari ,a"ur )engguru a&a ena#ang berbentu" asi#etri.
Ce"ungan*!e"ungan %ang terbentu" "arena engaru( Sesar Geser Sorong 3Sorong ault Jone4/ berbentu" alf %raben, Ce"ungan +anggai #erua"an bela(an &ari !e"ungan Sala'ati %ang tela( &itransort beberaa ribu K#/ "e ara( +arat a&a $a#an Tersier . &rutan Pre-Rift, Syn-Rift &an Passive-margin, serta tera"(ir 'rift &aat &i"enali a&a "e&ua !e"ungan ini. $ranspressional a&a a"(ir Tersier tela(
#eng(asil"an ribuan #eter se&i#en "lasti" %ang berotensi untu" #in%a" &an Gasbu#i
III. +usur +an&a
5. Ce"ungan Sera#
Ce"ungan &i atas ini bera&a a&a rag#en Kera" +enua Australia/ (al ini na#a" a&a urutan stratigrafin%a/ tela( #engala#i Rifting Transtension &an transression %ang #eng(asil"an liatan &an sesar sung"u &ala# jalur "o#le"s sesar geser #engiri 3 (eft lateral strike slip )one". Antara Sesar Sorong &i utara &an Sesae Tarera*Ai&una &i selatan/ a&a a"(ir Pliosen. A"tifitas te"toni" tera"(ir #e#bentu" Houng elongate er!(e& t(rust forelan& basins 2a(ai +asin &an +ula +asin beru#ur Pliosen*Pleistosen %ang #enutui urutan laisan*laisan Meso$oi"u#.
1. Ce"ungan Tani#bar
Daera( er!e"ungan ini #eliuti "eulauan Kai &an Tani#bar &i bagian ti#ur +usur +an&a/ Ce"ungan ini (asil intera"si te"toni" tu#bu"an &ari busur*busur +an&a &an te"toni" regangan 3etensional te!toni!s4 &ari alung Aru &an terleta" a&a Pinggiran Pasif +enua Australia*Paaran Arafuru. Urutan Ce"ungan Pre*Rift &i $a#an Paleo$oi"u#/ S%n*Rift $a#an ,ura &an Passi-e Margin &i $a#an Kaur serta Drift a&a $a#an Tersier &aat &i"enali &i sini. A"tifitas te"toni" &isini %ang tera"(ir #eng(asil"an !e"ungan %ang #elan&ai "e ara( ti#ur &an &ibatasi ole( jalur sesar sung"u liatan Dala# !e"ungan ini otensi untu" #in%a" &an gasbu#i sangat "e!il. 3fol&t(rust belt4 &i sebela( barat.
6. Ce"ungan Ti#ur
Per!e"ungan Ti#or #erua"an "elanjutan &ari +usur +an&a/ #e#erli(at"an "esesuaian &engan Ce"ungan Tani#bar/ na#un lebi( "o#le"s "arena &isini "era" benua Australia &engan ujung assi-e #arginn%a bertu#bu"an se!ara frontal &engan jalur sub&u"si +usur +an&a. Urutan Stratigrafi Australia juga &aat &i"enali &isini &an
na#a" &ala# sesar sung"u %ang sangat "o#le"s. Ke!il se"ali &i"ete#u"an #in%a" &an gasbu#i &isini.
7. Ce"ungan Nusa Tenggara
Sulit untu" &aat #engata"an a&an%a !e"ungan se&i#en &i &aera( ini/ "e!uali a&a laut &ala# &i bela"ang #auun &i#u"a "eulauan #ulai &ari +ali sa#ai
Su#ba. +usur "eulauan ini #erua"an jalur Mag#atis#e &engan "e!il "e#ung"inan &i&aat"ann%a #in%a" &an gasbu#i.
5@!@$ I7DE7*!I- 5-GI-7 TI;@$ +I$I-7
Wilayah Indonesia se3ara geograis terletak diantara dua benua yaitu -sia dan -ustralia serta terletak diantara dua samudra yaitu &asiik dan 0india. Indonesia sebagai negara kepulauan merupakan salah satu ilayah yang mempunyai tatanan geologi dan pola tektonik yang komplek dimuka 5umi ini. !e3ara tektonik lempeng, Indonesia merupakan lokasi benturan antara tiga lempeng utama litosir yaitu 0india6-ustralia di bagian selatan, &asiik di sebelah timur laut dan *urasia di barat laut. <arena interaksi antara lempeng6 lempeng tersebut, ter/adi berbagai ge/ala6ge/ala tektonik yang berkaitan dengan pembentukan busur kepulauan, kegunungapian, kegempaan, 3ekungan, dan struktur geologi yang
kompleks.
!e3ara isiograis ilayah Indonesia dibatasi di sebelah selatan oleh suatu palung laut dalam yang meman/ang dan dapat diikuti mulai dari 5urma6-ndaman6!umatra64aa hingga ke <epulauan 5anda di bagian Timur Indonesia, yang merupakan /alur penekukan dan penyusupan lempeng 0india6-ustralia ke baah lempeng -sia Tenggara. -ntara Indonesia bagian timur dan barat, terdapat perbedaan isiograis yang men3olok.
Daerah busur tengah Irian 4aya meman/ang dari kepala burung hingga &apua 7ugini. 0al ini berkaitan dengan pergerakan sabuk 7e Guinea, sebuah :ona sabuk metamorik dan pembentukan ophiolit. 5usur diikuti /uga dengan subduksi di selatan dan diikuti penumbukan. <egiatan ulkanisme yang mengikuti adalah bersiat andesitik. 5usur tengah Irian 4aya terbentuk di lempeng akti &asiik. Deormasi yang terus ter/adi mengakibatkan pembentukan deposit pada daerah benua pasi yang terbentuk sebelumnya dengan dasar berupa batugamping /alur 7e Guinea. ;ineralisasi yang ter/adi berupa poriri yang kaya
akan emas, badan bi/ih skarn.
<eberadaan ketu/uh busur mayor ini berkaitan dengan mineralisasi akti di Indonesia, terutama terhadap emas dan tembaga. 4umlah endapan per km pan/ang busur tergantung pada
masing 6 masing busur dan kontrol lain yang berkaitan dengan mineralisasi. &ada gambar di atas ditun/ukkan daerah mineralisasi akti sepan/ang busur magmatik di Indonesia.
5usur mayor ini /uga diikuti dengan keberadaan busur minor di sekitar. 5usur minor tersebut terdiri atas (
1. 5usur !3haner mountain +est <alimantan, tonaliti3 6 granodioriti3 batholiths, early 3reta3eous
2. 5usur !unda shel +<arimata island, graniti3, late 3reta3eous
. 5usur ;oon utaa +northern head o Irian 4aya, andesiti3 6 sedimentary ro3ks 6 intruded dioriti3, middle mio3ene
#. 5usur West sulaesi +estern !ulaesi, graniti3, late mio3ene 6 plio3ene %. 5usur 7orthest 5orneo +andesiti3, middle mio3ene
?. 5usur !umba Timor +andesiti3 6 andesite porphyry intrusions, palaeogene C. 5usur >oastal Irian 4aya +;amberamo, diorites, neogene possibly
F. 5usur Talaud +7ortheast !ulaesi, andesiti36andesite blo3ks in melange, neogene
Di Indonesia bagian barat terdapat busur6busur kepulauan, yang dibatasi oleh lautan dengan kedalaman rata6rata berkisar antara 299 meter dan membentuk suatu paparan yang luas yang dikenal dengan #undaland . Di Indonesia bagian timur, busur6busur kepulauannya dibatasi oleh lautan dengan kedalaman men3apai ribuan meter, dengan palung6palung dalam yang terdapat di antara busur lengkung yang ta/am dan beda relie yang sangat ta/am. <edua isiograi yang berbeda tersebut dibatasi oleh suatu garis ima/iner yang membentang di atara &ulau 5ali dan &ulau )ombok di selatan dan menerus ke utara melalui !elat ;akasar. Garis tersebut dikenal sebagai garis Walla3e yang aalnya merupakan garis pembatas yang memisahkan keragaman lora dan auna antara Indonesia bagian barat dengan Indonesia bagian timur. =isiograi pada dasarnya merupakan pen3erminan dari kondisi geologi dan
struktur suatu ilayah.
-danya perbedaan tersebut menun/ukan adanya perbedaan perkembangan tektonik yang menon/ol antara Indonesia bagian barat dan bagian timur. &ada 4urasi3 -khir diperkitakan 5lok 5anda yang sebelumnya bergabung dengan Gondaa terpisah dan
men/auhi !ula !pur. 5lok -rgo lalu terpisah kemudian melalui proses pemekaran + spreading .
&emekaran berkembang ke barat menerus sampai pada margin dari *reater ndia 2. 5usur kepulauan dan ragmen6ragmen benua bergerak men/auh dari Gondaa sebagai hasil dari rollba'k dari subduksi. )alu 1% /uta tahun yang lalu, India mulai terpisah dari -ustralia dan &apua yang masih bergabung dengan -ntartika. &emekaran di >eno Tethys memiliki orientasi rata6rata 7W6!*. 5lok -rgo dan 5usur Woyla bergerak ke -sia Tenggara. !ekitar 2% /uta tahun kemudian India terpisah dari -ustralia. 5lok -rgo mendekati #undaland dan pemekaran pada 1eno-ethys yang berarah 7W6!* berhenti. &usat pemekaran antara India6 -ustralia berkembang ke arah utara. Ter/adi subduksi di bagian selatan !umatra dan tenggara <alimantan. &ada 89 /uta tahun yang lalu, 5lok -rgo mendekati <alimantan sebelah barat laut <alimantan dan 5usur Woyla mendekati tepian !umatra. <oalisi6koalisi tersebut menyebabkan subduksi yang berlangsung sebelumnya berhenti. India terus bergerak ke utara melalui subduksi pada 5usur In3ertus. -ustralia dan &apua mulai bergerak perlahan men/auhi -ntartika. &ada <apur -khir, India bergerak 3epat ke utara dikarenakan pemekaran yang 3epat di bagian selatan dan terbentuk sesar6sesar tranorm.
Tidak ada pergerakan yang signiikan antara -ustralia dengan #undaland serta tidak ter/adi subduksi di baah pulau !umatra dan 4aa. !ekitar %% /uta tahun yang lalu, pergerakan -ustralia6#undaland menyebabkan terbentuknya subduksi sepan/ang barat tepi !undaland, di baah &ulau !umba dan !ulaesi 5arat, dan mungkin menerus ke utara. 5atas antara lempeng -ustralia6#undaland pada bagian selatan 4aa merupakan :ona strike6slip sedangkan pada selatan !umatra berupa :ona strike-slip tangensional. 5usur In3ertus dan batas utara dari Greater India bergabung dan terus bergerak ke utara. &ada #% /uta tahun yang lalu, -ustralia dan &apua mulai bergerak dengan 3epat men/auhi -ntartika. Terbentuk 3ekungan di sekitar daerah >elebes dan =ilipina serta /alur subduksi yang mengarah ke selatan pada proto area )aut >ina !elatan. &ada % /uta tahun yang lalu, daerah !undaland mulai berotasi berlaanan dengan arah /arum /am, bagian timur <alimantan dan 4aa se3ara relati bergerak ke utara. $otasi tersebut berlangsung disebabkan karena adanya interaksi lempeng India ke -sia. )alu pada 1% /uta tahun yang lalu, bagian kerak samudra pada 5lok 5anda yang berumur lebih tua dari 129 /uta tahun yang lalu men3apai /alur subduksi pada selatan 4aa. &alung berkembang ke arah timur sepan/ang batas lempeng sampai bagian
selatan dari !ula !pur. -ustralia dan &apua mendekat ke posisi sekarang ini dan lengan6 lengan dari !ulaesi mulai bergabung. )alu % /uta tahun yang lalu /alur6/alur subduksi dan gunung berapi berkembang hampir mendekati keadaan saat ini. -ustralia dan &apua terus bergerak ke utara.
!truktur Geologi Wilayah Indonesia Timur dihasilkan sebagai akibat interaksi # buah lempeng lithoser +*urasia, )aut &hilipina, India dan &asii3. Di ilayah laut ;aluku, :ona 5enio meman/ang berlaanan arah, yaitu ke arah barat dan timur, dan busur ulkanik yangberkembang, yaitu busur !angihe +;orri3e, dkk. , 18F1. ona 5enio meman/ang #%o sepan/ang 29 km di baah lempeng laut &hilipina dibagian timur, tetapi pena/aman
+%%o 6 ?%o sedalam ?F9 km bagian tenggara lempeng -sia yang terletak di atas busur !angihe
+>ardell, dkk., 18F9. &erbedaan pan/ang:ona seismik antara busur bagian barat dan timur, mungkin berhubungan denganlamanya tumbukan atau ke3epatan tumbukan dari pena/aman ke arah barat di baah busur !angihe. 5usur !angihe relati lurus berarah utara H selatan sepan/ang 99 km menun/ukkan busur khusus. Deretan ulkanik depan +Tongkoko H 5anua Wuhu terletak 199 6 299km di atas :ona 5enio, dan gunungapi6gunungapi tumbuh meluas sampai C9 km dibelakang deretan ulkanik depan, dengan demikian busur ulkanik berada 199 6 1F9km di atas sumber gempa. Di kepulauan !angir terdapat # buah gunungapi akti +-u, 5anua Wuhu, -pi !iau,$aung, yang terletak pada garis sepan/ang %9 km. Disamping itu ada tiga pulaulainnya +<alama, ;akalehi, Tagulandang yang memiliki morologi ulkanik muda. G. -u merupakan gunungapi akti di u/ung utara busur !angir, dan berada dibagianutara pulau !angihe. !truktur geologi yang berkembang di daerah G. -udan sekitarnya, terdiri dari kaldera, kaah, sesar dan kelurusan ulkanik.
Geologi &apua merupakan priode endapan sedimentasi dengan masa yang pan/ang pada tepi @tara <raton -ustralia yang pasi yang beraal pada aman <arbon sampai Tersier
-khir. )ingkungan pengendapan berluktuasi dari lingkungan air taar, laut dangkal sampai laut dalam dan mengendapkan batuan klatik kuarsa, termasuk lapisan batuan merah karbonan, dan berbagai batuan karbonat yang ditutupi oleh <elompok 5atugamping 7e Guinea yang berumur ;iosen. <etebalan urutan sedimentasi ini men3apai 12.999 meter. &ada <ala Eligosen ter/adi aktiitas tektonik besar pertama di &apua, yang merupakan akibat dari tumbukan )empeng -ustralia dengan busur kepulauan berumur *osen pada )empeng
&asiik. 0al ini menyebabkan deormasi dan metamorosa asies sekis hi/au berbutir halus, turbidit karbonan pada sisii benua membentuk 4alur J;etamor $ouaeK yang dikenal sebagai J;etamor Doreo" -kibat lebih lan/ut tektonik ini adalah ter/adinya sekresi +pen3iutan )empeng &asiik ke tas /alur malihan dan membentuk 4alur Eiolit &apua &ada <ala Eligosen ter/adi aktiitas tektonik besar pertama di &apua, yang merupakan akibat dari tumbukan )empeng -ustralia dengan busur kepulauan berumur *osen pada )empeng &asiik. 0al ini menyebabkan deormasi dan metamorosa asies sekis hi/au berbutir halus, turbidit karbonan pada sisii benua membentuk 4alur J;etamor $ouaeK yang dikenal sebagai J;etamor DoreoK. -kibat lebih lan/ut tektonik ini adalah ter/adinya sekresi +pen3iutan )empeng &asiik ke tas /alur malihan dan membentuk 4alur Eiolit &apua. &eristia tektonik penting kedua yang melibatkan &apua adalah Erogenesa ;elanesia yang beraal dipertengahan ;iosen yang diakibatkan oleh adanya tumbukan <raton -ustralia dengan )empeng &asiik. 0al ini mengakibatkan deormasi dan pengangkatan kuat batuan sedimen <arbon6;iosen +>T, dan membentuk 4alur -kti &apua. <elompok 5atugamping 7e Guinea kini terletak pada &egunungan Tengah. 4alur ini di3irikan oleh sistem yang komplek dengan kemiringan ke arah utara, sesar naik yang mengarah ke !elatan, lipatan kuat atau rebah dengan kemiringan sayap ke arah selatan Erogenesa ;elanesia ini diperkirakan men3apai pun3aknya pada &liosen Tengah. Dari pertengahan ;iosen sampai &listosen, 3ekungan molase berkembang baik ke @tara maupun !elatan. *rosi yang kuat dalam pembentukan pegunungan menghasilkan detritus yang diendapkan di 3ekungan63ekungan sehingga men3apai ketebalan .999 L 12.999 meter. &emetaan $egional yang dilakukan oleh &T =reeport, menemukan paling tidak pernah ter/adi tiga ase magmatisme di daerah &egunungan Tengah. !e3ara umum, umur magmatisme diperkirakan berkurang ke arah selatan dani utara dengan pola yang dikenali oleh Daies +1889 di &apua 7ugini. =ase magmatisme tertua terdiri dari terobosan gabroik sampai dioritik, diperkirakan berumur Eligosen dan terdapat dalam lingkungan ;etamorik Dereo. =ase kedua magmatisme berupa diorit berkomposisi alkalin terlokalisir dalam <elompok <embelangan pada sisi !elatan &atahan Erogenesa ;elanesia Dereo yang berumur ;iosen -khir sampai ;iosen -al. ;agmatisme termuda dan terpenting berupa instrusi dioritik sampai mon:onitik yang dikontrol oleh suatu patahan yang akti mulai &liosen Tengah sampai kini. 5atuan65atuan intrusi tersebut menerobos hingga men3apai <elompok 5atugamping 7e Guinea, dimana endapan porphiri >u6-u dapat terbentuk seperti Tembagapura dan E< Tedi di &apua 7ugini. 0asil &enelitian yang dilakukan oleh 7abire 5hakti ;ining terhadap % 3ontoh batuan intrusi di Distrik <omopa menghasilkan umur antara 2,8 /uta tahun sampai ,8 /uta tahun. !elama
&liosen +C L 1 /uta tahun yang lalu 4alur lipatan papua dipengaruhi oleh tipe magma I L suatu tipe magma yang kaya akan komposisi potasium kalk alkali yang men/adi sumber mineralisasi >u6-u yang bernilai ekonomi di *rsberg dan Ek Tedi. !elama pliosen +,% L 2,% 4T) intrusi pada :ona tektonik dispersi di kepala burung ter/adi pada bagian pemekaran sepan/ang batas graben. 5atas graben ini terbentuk sebagai respon dari peningkatan beban tektonik di bagian tepi utara lempeng -ustralia yang diakibatkan oleh adanya pelenturan dan pengangkatan dari bagian depan 3ekungan sedimen yang menutupi landasan dari 5lok
<emum. ;enurut !mith +1889, !ebagai akibat benturan lempeng -ustralia dan &asiik adalah ter/adinya penerobosan batuan beku dengan komposisi sedang kedalam batuan sedimen diatasnya yang sebelumnya telah mengalami patahan dan perlipatan. 0asil penerobosan itu selan/utnya mengubah batuan sedimen dan mineralisasi dengan tambaga
yang berasosiasi dengan emas dan perak.
!tratigrai
6 5atuan malihan tak terpisahkan berumur &aleo:oikum +&:
;erupakan batuan tertua di daerah penyelidikan, terdiri dari batu lempung, batupasir arkosa dan batugamping lapukan. Termasuk dalam kelompok ini adalah batuan sedimen klastika laut termalihkan rendah, termalihkan menengah dan termalihkan tinggi. 5eberapa batugamping dan marmer yang terhablur ulang, berlapis terlipat. !ebaran batuan malihan ini menempati bagian tengah, bagian timur dan bagian tenggara daerah penyelidikan, membentuk morologi pegunungan.
6 5atuan &lutonik berumur &aleo:oikum6;eso:oikum +&T$
;enerobos batuan malihan tak terpisahkan berumur &aleo:oikum +&:. 5atuan ini terdiri dari granit urat dan retas pegmatite mengandung turmalin, granodiorit, mon:onit kuarsa dan granit porir merah /ambu. !ebaran batuan plutonik ini mengikuti arah dan !istim !esar !orong dan !istim !esar $ansiki, terdapat di <ota !orong, sebelah barat ;anokari dan daerah $ansiki, membentuk morologi pegunungan.
6 5atuan sedimen klastika laut berumur &aleo:oikum +>&
!e3ara tidak selaras menutupi batuan malihan tak terpisahkan berumur &aleo:oikum +&:. 5atuan ini berbutir halus sampai menengah, beberapa konglomerat dan batubara,
gampingan, membentuk morologi pegunungan. Mang termasuk dalam kelompok batuan ini adalah lapisan merah bukan endapan laut kebanyakan berbutir halus pada pun3aknya gunungapi. !ebaran batuan ini di bagian tengah daerah <epala 5urung. 5atuan ini membentuk morologi pegunungan.
6 5atuan terobosan ultramaik berumur 4ura 5aah +;
Terdiri dari serpentin, peridotit, piroksenit dan gabro menempati bagian utara &ulau Waigeo +merupakan batuan tertua di pulau tersebut dengan morologi perbukitan sampai pegunungan.
6 5atuan sedimen klastika laut berumur ;eso:oikum +</
!e3ara tidak selaras menutupi batuan sedimen klastika laut &ale:oikum +>&. 5atuan ini bersiat gampingan, dengan sebaran batuan dibagian utara tengah <abupaten !orong +!ausapor, bagian tengah <epala 5urung +sebelah barat $ansiki dileher <epala 5urung +sebelah barat Wassior membentuk morologi perbukitan ter/al sampai pegunungan.
6 5atuan sedimen klastika laut berumur Tersier +Tm
5ersiat gampingan yang se3ara tidak selaras menutupi batuan klastika laut berumur ;eso:oikum +</. <elompok batuan ini adalah batuan sedimen klastika laut umumnya berbutir halus dan gunungapi, batupasir kuarsa, setempat konglomerat, dengan serpih pasiran dan batulanau. !ebarannya menempati bagian tengah &ulau ;isool, bagian baratdaya &ulau Waigeo, bagian utara &ulau 5atanta, bagian tengah daerah <epala 5urung +sekitar -yamaru dan bagian leher <epala 5urung +Teluk Wandamen, membentuk morologi perbukitan landai sampai ter/al, dengan topograi karst.
6 5atuan beku berumur *osen 5aah sampai ;iosen 5aah +TelTml
5erupa laa basalan hingga andesitan, umumnya terubah, aglomerat, breksi laa, tua laa bantal, stok dan retas diorit, andesit dan porir basalkan gabro. !ebaran batuan ini terdapat dibagian tengah dan timur &ulau Waigeo, sebagian besar &ulau 5atanta, bagian baratlaut &ulau !alaati, bagian utara <epala 5urung +Warmare dan bagian timur <epala
5urung +sebelah utara $ansiki, membentuk morologi perbukitan sampai pegunungan. 6 5atuan beku berumur ;iosen Tengah +Tmm
5erupa batuan gunungapi andesit, sedikit dasit dan tua basal, aglomerat, laa dan tua padu, sedimen klastika gunungapi tuaan, retas dan stok diorit, andesit, porir dasit dan dolesit beberapa sisipan batugamping. !ebaran batuan ini dibagian utara +daerah !aukorem dan sebelah tenggara ;anokari +&egunungan -rak, membentuk morologi pegunungan. 6 5an3uh berumur ;iosen -tas +TuN
!erpihan tektonik dengan sedimen klastika laut asies laut dalam, serpih karbonan, kalkarenit, batupasir, sedikit batupasir koral6gampingan dan napal. !ebaran satuan batuan ini mengikuti !istim !esar !orong +dimulai dari bagian timur laut &ulau !alaati, menerus ke <ota !orong dan sebelah timur kota !orong, membentuk morologi perbukitan.
6 5atuan sedimen klastika laut dan darat berumur ;iosen -tas sampai &listosen +TmuOp, @mumnya berbutir halus dan batubara. !ebaran batuan ini menempati bagian tenggara barat <epala 5urung +<lomosin, sekitar Teminabuan, 5intuni dan 5abo, membentuk morologi perbukitan landai sampai dataran, se3ara tidak selaras menutupi kelompok batuan sedimen klastika laut berumur Tersier +Tm.
6 5atugamping terumbu, batulanau, batupasir dan lignit, berumur <uarter +Om,
;enempati bagian utara &ulau ;isool dan bagian timur ;anokari, membentuk morologi perbukitan.
6 *ndapan permukaan berupa endapan sungai, endapan danau dan endapan pantai, berumur <uarter +O,
;erupakan batuan termuda di daerah <epala 5urung, se3ara tidak selaras menutupi batuan yang lebih tua, membentuk morologi dataran. !ebaran endapan permukaan ini
menempati bagian selatan &ulau !alaati dan bagian selatan daerah <epala 5urung dan sebelah barat ;anokari, membentuk morologi dataran. !tratigrai )embar ;isool se3ara umum dapat dikelompokkan atas batuan sedimen, batuan malihan dan batuan piroklastik dengan kisaran umur mulai dari &aleo:oikum hingga 0olosen. 5atuan &ra Tersier berumur mulai &ra Trias L <apur -khir terdiri atas 5atuan ;alihan )igu, =ormasi <eskain, 5atugamping 5ogal, 5atunapal )ios, !erpih Mebi, =ormasi Demu, !erpih )elinta, <elompok =ageo, 5atugamping =a3et dan =ormasi =aanlap. 5atuan Tersier terdiri atas =ormasi Daram, 5atugamping aag, 5atunapal <asim, 5atugamping Epenta dan 5atugamping -tkari. *ndapan <uarter adalah -luium yang merupakan endapan permukaan yang tersebar di
sepan/ang pantai dan aliran sungai utama. =okus penyelidikan pada kegiatan ini adalah 5atugamping -tkari dan 5atunapal <asim berumur &lio6&listosen yang berdasarkan pemerian litologinya di/elaskan mengandung endapan batubara dari /enis lignit +$usmana,
dkk., 18F8
!truktur Geologi Dari tatanan tektonik Irian 4aya <epulauan ;isool terletak pada ;isool L Enin 0igh yang berbatasan dengan >ekungan !alaati di utaranya. !truktur geologi <epulauan ;isool membentuk la/ur antiklin yang tersesarkan, dan diduga merupakan suatu antiklinorium dengan arah sumbu se/a/ar dengan pantai selatan pulau ;isool +-rah 5arat L Timur. 5erdasarkan penasiran tersebut &. ;isool diperkirakan merupakan sayap utara antiklinorium dengan sayap selatannya ditempati oleh pulau L pulau ke3il di sebelah selatan dan tenggara dari &. ;isool. -ntiklinorium ini dipotong oleh beberapa sesar turun dan sesar geser yang berarah Timurlaut dan Timur L Tenggara. Disamping itu terdapat kelurusan6kelurusan berarah Timurlaut dan @tara L Timurlaut di bagian utara.
1. Diastroisme
-dalah proses pergerakan lempeng muka bumi yang satu terhadap yang lainnya, mengakibatkan adanya berbagai bentuk di permukaan bumi. 5entuk bentuk tersebut adalah ( 6 !esar
5iasanya ter/adi pada batuan beku atau batuan lainnya seperti batuan metamorosa. 5agian patahan yang rendah disebut palung +graben. 5agian yang terangkat istilahnya horst. 6 <ekar
<ekar adalah retakan pada batuan yang dibentuk oleh tekanan yang dihasilkan oleh ke/adian6ke/adian tektonik, pendinginan, atau pantulan isostasi. &an/angnya berariasi mulai dari milimeter hingga kilometer. &ada singkapan batuan kekar dapat berupa retakan ke3il seukuran rambut yang pan/angnya hanya beberapa millimeter atau rekahan terbuka sepan/ang satu meter atau lebih. <ekar dapat terisi atau bisa /uga tidak terisi, bila terisi biasanya diisi oleh tanah atau tanah liat. ;ereka dibedakan dari sesar melalui sedikitnya pergerakan antara dua sisi kekar.
)ipatan adalah struktur yang tadinya datar namun telah dibengkokkan oleh gaya6gaya hori:ontal dan ertikal pada kerak bumi. )ipatan dapat ? dihasilkan dari berbagai proses( kompresi kerak bumi, pengangkatan balok di baah selimut yang terdiri dari batuan sedimen sehingga selimut tersebut tersampir di atas balok yang terangkat, dan lun3uran graitasional serta pelipatan di mana batuan berlapis melun3ur ke baah sisi6sisi balok yang terangkat lalu remuk. 5entang alam lipatan adalah(
1. -ntiklin 2. !inklin . ;onoklin #. -symmetri3 old %. $e3umbent old 6 >embungan +Dome
&roses ter/adinya seperti lipatan namun bentuk yang dihasilkan bukan meman/ang melainkan seperti mangkuk terbalik.
6 >ekungan +5asin
&roses ter/adinya sama dengan 3embungan, hanya sa/a berlaanan dengan 3embungan kulit bumi melentur ke baah seperti sinklinal. 5entuknya seperti mangkuk yang badannya terkubur.
6 &lateau
&ermukaan bumi yang datar dan 3ukup luas dengan tepiannya ter/al. Garis tinggi di permukaan plateau ber/arak /auh, tetapi rapat di tepinya yang ter/al.
6 Aolkanisme
Aolkanisme adalah bentuk6bentuk di alam yang dihasilkan oleh aktiitas magma dan gunung api. 5entang alam ulkanisme digolongkan men/adi dua golongan besar yaitu intrusi dan ekstrusi.
C )ipatan memiliki dampak yang besar terhadap sistem sungai. -pabila ter/adi pengangkatan muka bumi se3ara bertahap dan pelan6pelan di tempat kikisan sungai ber/alan
lebih 3epat dari proses pengangkatan sehingga kenampakan yang ter/adi seakan6akan sungai tersebut mengalir ke arah muka bumi yang lebih tinggi, maka pengangkatan akan membentuk teras atau undak6undak dengan tebing sungai yang ter/al.
6 -tol
-tol umumnya adalah 3in3in setengah lingkaran tersusun dari batu karang mengelilingi sebuah laguna tanpa ada daratan kering ke3uali beberapa pulau +disebut motu yang terbuat dari pasir dan detritus berukuran kerikil terlempar ke atas karang selama badai. 2. Denudasi
Denudasi adalah semua kegiatan yang ter/adi di atas muka bumi yang mengakibatkan terkikisnya lapisan batuan di muka bumi baik se3ara mekanik ataupun kimia, baik berupa pengikisan ataupun pelapukan. &eneplain adalah suatu istilah yang diberikan oleh W.;.
Dais untuk menyatakan suatu permukaan dengan relie rendah yang terkikis hingga men3apai permukaan laut dan terbentuk melalui erosi pada /angka aktu yang lama. Degradasi !e3ara keseluruhan, muka bumi yang dapat dilihat saat ini merupakan hasil degradasi atau perusakan yang diakibatkan oleh tenaga destrukti. Tenaga destrukti utama adalah air yang menyebabkan kerusakan karena mengalir dan karena larutnya berbagai :at di air yang /uga mengakibatkan ter/adinya peristia kimia merusak batuan tertentu. Di ilayah 7abire yang memiliki egetasi padat +dengan hampir seluruh ilayahnya didominasi oleh hutan dan aliran sungai yang banyak dan ber3abang63abang, pengikisan yang ter/adi dapat dipastikan dilakukan oleh agen destrukti air. Eleh karena itu, pengikisan mekanik disini adalah pengikisan oleh aliran air dan pengikisan kimia adalah pengikisan yang diakibatkan oleh :at6:at yang terlarut dalam air. ;eskipun demikian, perlu diingat baha pengikisan dapat dilakukan pula oleh angin atau gletser.
&engikisan mekanik pada patahan F &ola pengairan yang dihasilkan bentuknya bersudut siku6siku dinamakan re3tangular. 7amun, apabila topograinya tua +berarti mengalami pengikisan lebih lan/ut pola pengairannya dendritik yaitu menyerupai tulang daun. 4enis sungainya subsekuen atau insekuen. &engikisan mekanik pada lipatan &ola pengairan yang dihasilkan la:imnya trelis. 4enis sungainya konsekuen pada topograi muda,
&engikisan mekanik pada 3embungan +dome &ola pengairannya anular atau melingkar untuk kemudian berlan/ut men/adi radial sementara anak6anak sungainya berpola trelis. 4enis sungai pada aalnya subekuen. -pabila sungai pada 3embungan yang kikisannya sudah lan/ut, sungai yang mengalir ke arah pusat 3embungan adalah sungai obsekuen. !edangkan sungai6sungai yang mengalir ke arah men/auhi pusat 3embungan adalah sungai sungai resekuen. &engikisan mekanik pada 3ekungan &ola pengairannya seperti pada lipatan karena dia menyerupai sinklinal. 4enis sungainya aalnya sungai konsekuen pada dasar 3ekungan. -pabila pengikisannya telah lan/ut, sungai men/adi obsekuen, atau resekuen dan subsekuen. &engikisan mekanik pada plateau ;engingat baha plateau ter/adi sebagai akibat proses pengangkatan bagian dari muka bumi yang 3ukup luas, dapat dipastikan baha plateau itu sendiri terdiri dari lapisan yang agak keras di permukaannya sedangkan lapisan6 lapisan yang di baah permukaannya itu memiliki batuan yang siatnya kurang keras. &ola pengairannya beragam yaitu(
a. &lateau terangkat tinggi, tata airnya berupa sungai6sungai yang dalam dan bertebing ter/al. b. &lateau yang tidak terangkat tinggi, pengikisan dasar sungai terhambat oleh ambang erosi.
3. &lateau di daerah kering, pengikisan membentuk sudut6sudut ta/am.
d. &lateau di daerah basah, sudut6sudut kikisan tumpul diakibatkan lebatnya egetasi atau tumupukan tanah akibat pelapukan. &lateau yang banyak terkikis meninggalkan bentuk mesa dan bila pengikisan berlan/ut, bentuk mesa menyempit men/adi butte.
. -gradasi
-gradasi, atau pengendapan yang dilakukan oleh agen6agen pengerosi seperti angin, air, dan es. Eleh karena di ilayah Indonesia agradasi akti dilakukan oleh air dan khususnya di ilayah 7abire, tidak ter/adi agradasi selain yang dilakukan air, maka hanya akan dipaparkan mengenai agradasi yang dilakukan oleh air. -gradasi oleh air ter/adi apabila daya angkutnya menurun. &enurunan daya angkut air diakibatkan oleh menurunnya olume air atau menurunnya gradien lereng.
Tektonik Geologi Papua
Tektonik &ulau &apua pada saat ini berada pada bagian tepi utara )empeng Indo6-ustralia, yang berkembang akibat adanya pertemuan antara )empeng -ustralia yang bergerak ke utara dengan )empeng &asiik yang bergerak ke barat. Dua lempeng utama ini mempunyai se/arah eolusi yang diidentiikasi yang berkaitan erat dengan perkembangan sari proses magmatik dan pembentukan busur gunung api yang berasoisasi dengan mineralisasi emas phorpir dan emas epithermal. ;enurut !mith +1889, perkembangan Tektonik &ulau &apua dapat dipaparkan sebagai berikut(
Gambar 1. Tektonik &apua dan &7G Periode *ligosen sampai Pertengahan +iosen # /$("
&ada bagian belakang busur )empeng kontinental -ustralia ter/adi pemekaran yang mengontrol proses sedimentasi dari <elompok 5atugamping &apua 7ugini selama Eligosen L -al ;iosen dan pergerakan lempeng ke arah utara berlangsung 3epat dan menerus.
Gambar 1. <eadaan &ulau &apua &ada 9 ma ;idle Eligo3ene
&ada bagian tepi utara )empeng !amudera !olomon ter/adi aktiitas penun/aman, membentuk perkembangan 5usur ;elanesia pada bagian dasar kerak samudera selama periode ## L 2# 4uta Tahun yang lalu +4T). <e/adian ini seiring kedudukannya dengan komplek intrusi yang ter/adi pada Eligosen L -al ;iosen seperti yang ter/adi di <epatusan 5a3an, <omplek &orphir West Delta L <ali !ute di <epala 5urung &apua.
!elan/utnya pada &ertengahan ;iosen ter/adi pembentukan ophiolit pada bagian tepi selatan )empeng !amudera !olomon dan pada bagian utara dan Timur )aut )empeng Indo6 -ustralia. <e/adian ini membentuk !abuk Eiolit &apua dan pada bagian kepala 5urung &apua diekspresikan oleh adanya =ormasi Tamrau.
&ada -khir ;iosen ter/adi aktiitas penun/aman pada )empeng !amudera !olomon ke arah utara, membentuk 5usur ;elanesia dan ke arah selatan masuk ke lempeng Indo6-ustralia membentuk busur <ontinen >al3 -lkali ;oon L @taa dan busur ;aramuni di &apua 7ugini.
Periode +iosen !khir Plistosen #0 1 /$("
;ulai dari ;iosen Tengah bagian tepi utara )empeng Indo6-ustralia di &apua 7ugini sangat dipengerahui oleh karakteristik penun/aman dari )empeng !olomon. &elelehan sebagian ini mengakibatkan pembentukan 5usur ;aramuni dan ;oon6@taa yang diperkirakan berusia
1F L C 4uta Tahun yang lalu. 5usur Aulkanik ;oon ini merupakan tempat ter/adinya prospek emas sulida ephitermal dan logam dasar seperti di daerah -pha dan @nigol, sedangkan ;aramuni di utara, )empeng !amudera !olomon menun/am terus di baah 5usur ;elanesia mengakibatkan adanya pen3iutan ukuran selama ;iosen -khir.
Gambar 2. <eadaan &ulau &apua pada 1% ma ;idle ;io3ene
&ada 19 /uta tahun yang lalu, pergerakan lempeng Indo6-ustralia terus berlan/ut dan pengrusakan pada )empeng !amudra !olomon terus berlangsung mengakibatkan tumbukan di perbatasan bagian utara dengan 5usur ;elanesia. 5usur tersebut terdiri dari gundukan tebal busur kepulauan Gunung -pi dan sedimen depan busur membentuk bagian J)andasan !ayap ;iosenK seperti yang diekspresikan oleh Gunung -pi ;andi di 5lok Tosem dan Gunung -pi 5atanta dan 5lok -rak.
<emiringan tumbukan ini mengakibatkan kenampakan berbentuk sutur antara 5usur ;elanesia dan bagian tepi utara )empeng -ustralia yang diduduki oleh 5usur Gunung -pi ;andi dan -rak terus berlangsung hingga 19 /uta tahun yang lalu dan merupakan akhir dan penun/aman dan perkembangan dari busur ;oon L @taa. <enampakan seperti /ahitan
ditasirkan dari bentukan tertutup dari barat ke timur mulai dari !orong, <oor, $ansiki, Mapen, dan $amu L ona &atahan ;arkam. &as3a tumbukan gerakan mengiri searah kemiringan ditasirkan ter/adi sepan/ang !orong, Mapen, 5intuni dan ona &atahan -iduna,
membentuk kerangka tektonik di daerah <epala 5urung. 0al ini diakibatkan oleh pergerakan men3ukur dari kepala tepi utara dari )empeng -ustralia.
Gambar . <eadaan &ulau &apua &ada % ma *arly &lio3ene
<e/adian yang berasosiasi dengan tumbukan busur ;elanesia ini menggambarkan baha pada -khir ;iosen usia bagian barat lebih muda dibanding dengan bagian timur. Intensitas perubahan ke arah kemiringan tumbukan semakin bertambah ke arah timur.
-kibat tumbukan tersebut memberikan perubahan yang sangat signiikan di bagian 3ekungan paparan di bagian selatan dan mengarahkan mekanisme perkembangan 4alur !esar 7aik
&apua. ona !elatan tumbukan yang berasosiasi dengan sesar serarah kemiringan konergensi antara pergerakan ke utara lempeng Indo6-ustralia dan pergerakan ke barat lempeng &asiik mengakibatkan ter/adinya resultante 7*6!W tekanan deormasi. 0al itu mengakibatkan pergerakan eolusi tektonik &apua 3enderung ke arah @tara L 5arat sampai sekarang.
<e/adian tektonik singkat yang penting adalah peristia pengangkatan yang diakibatkan oleh tumbukan dari busur kepulauan ;elanesia. 0al ini digambarkan oleh irisan stratigrai di bagian mulai dari batuan dasar yang ditutupi suatu sekuen dari bagian sisi utara )empeng Indo6-ustralia yang membentuk 4alur !esar 7aik &apua. 5agian tepi utara dari /alur sesar naik ini dibatasi oleh batuan metamor dan teras ophilite yang menandai ke/adian pada ;iosen -al.
&erbatasan bagian selatan dari sesar naik ini ditandai oleh adanya batuan dasar &re3ambrian yang terpotong di sepan/ang 4alur !esar 7aik. 4e/ak mineral apatit memberikan gambaran baha ter/adi peristia pengangkatan dan peruntuhan se3ara 3epat pada # L ,% /uta tahun
yang lalu +Weiland, 188.
!elama &liosen +C L 1 /uta tahun yang lalu 4alur lipatan papua dipengaruhi oleh tipe magma I, yaitu suatu tipe magma yang kaya akan komposisi potasium kalk alkali yang men/adi sumber mineralisasi >u6-u yang bernilai ekonomi di *rsberg dan Ek Tedi.
!elama pliosen +,% L 2,% 4T) intrusi pada :ona tektonik dispersi di kepala burung ter/adi pada bagian pemekaran sepan/ang batas graben. 5atas graben ini terbentuk sebagai respon
dari peningkatan beban tektonik di bagian tepi utara lempeng Indo6-ustralia yang diakibatkan oleh adanya pelenturan dan pengangkatan dari bagian depan 3ekungan sedimen yang menutupi landasan dari 5lok <emum. ;enurut !mith +1889, sebagai akibat benturan lempeng Indo6-ustralia dan &asiik adalah ter/adinya penerobosan batuan beku dengan komposisi sedang kedalam batuan sedimen diatasnya yang sebelumnya telah mengalami patahan dan perlipatan.
Gambar #. <eadaan &ulau &apua &ada aman $e3en +!ekarang
0asil penerobosan itu selan/utnya mengubah batuan sedimen dan mineralisasi dengan tembaga yang berasosiasi dengan emas dan perak.
Tempat L tempat konsentrasi 3ebakan logam yang berkadar tinggi diperkirakan terdapat pada la/ur &egunungan Tengah &apua mulai dari komplek Tembagapura +*rstberg, Grasberg , DE;, ;ata <u3ing, dll, !etaka, ;amoa, Wabu, <omopa L Daagu, ;ogo ;ogo L Ebano, <atehaa, 0aiura, <emabu, ;agoda, Degedai, Gokodimi, !elatan Dabera, Tiom, !oba6Tagma, <upai, *tna &aririm Ilaga. !ementara di daerah <epala 5urung terdapat di
-isi/ur dan <ali !ute. !ementara itu dengan adanya busur kepulauan gunungapi +-ea Aolkanik Group yang terdiri dari ( Waigeo Island +=.$umai 5atanta Island +=.5atanta, @tara <epala 5urung +;andi P -rak Aol3, Mapen Island +Mapen Aol3, Wayland Eerhrust +Topo Aol3, ;emungkinkan terdapatnya logam, emas dalam bentuk nugget.
isiografi &an Stratigrafi &i Paua 5. isiografi
=isiograi &apua se3ara umum dapat dibedakan men/adi tiga bagian, yaitu bagian <epala 5urung, )eher dan 5adan. 5agian utara <epala 5urung merupakan pegunungan dengan relie kasar, ter/al, sampai sangat ter/al. 5atuan yang tersusun berupa batuan gunung api, batuan ubahan, dan batuan intrusi asam sampai menengah. ;orologi ini berangsur berubah ke arah barat sampai selatan berupa dataran rendah aluial, raa dan plateau batugamping.
5agian 5adan didominasi oleh &egunungan Tengah, dataran pegunungan tinggi dengan lereng di utara dan di selatan berupa dataran dan raa pada permukaan dekat laut. Dataran di utara terdiri dari 3ekungan luar antar bukit dikenal sebagai dataran danau yang dibatasi di bagian utaranya oleh medan kasar dengan relie rendah sampai sedang.
&ulau 7e Guinea telah diakui sebagai hasil dari tumbukan )empeng -ustralia dengan )empeng &asiik. ;enurut &igram dan Daies +18FC, <onergensi dan deormasi bagian tepi utara lempeng -ustralia yang berada di bagian timur &apua 7e Guinea dimulai se/ak *osen hingga sekarang.
0al itu mengakibatkan kenampakan geologi dan isiograi &ulau 7e Guinea dapat dibagi ke dalam proinsi tektonik yaitu (
1. Dataran 5agian !elatan +!authern &lains 2. 7e Guinea ;obile 5elt +7G;5
. 5agian Tepi )empeng &asiik +!abuk Ephiolite &apua
<enampakan isiograi dari &apua ini merupakan kenampakan dari keadaan geologi dan tektonik yang pernah ter/adi di tempat tersebut. <erak kontinen )empeng -ustralia yang berada di baah laut -raura dan meluas ke arah utara merupakan dasar bagian selatan dari
&egunungan Tengah &apua, batuan dasarnya tersusun oleh batuan sedimen paparan berumur &aleo:oik sampai <uarter Tengah +Aisser dan 0ermes, 18?2 Do dan !ukamto, 18F#.
&roinsi Tektonik Dataran selatan terdiri dari dataran dan raa6raa didasari oleh batuan sedimen klastis yang mempunyai ketebalan lebih dari 2 km berumur *osen sampai ;iosenTengah ditutupi oleh batugamping berumur &liosen L &listisen +Do dan !ukamto, 18F#. )ebar dataran ini membentang sepan/ang 99 km.
;asuk lebih kedalam lagi di/umpai adanya ormasi6ormasi batuan yang terlipat kuat dan mengalami persesaran intensi yang dikenal dengan sebutan 7e Guinea ;obile 5elt +Do, 18CC. <erak <ontinen )empeng -ustralia yang ditutupi oleh sedimen paparan yang berada pada bagian ini telah mengalami pengangkatan dan terdeormasi selebar 199 km berupa perlipatan dan persesaran ini menempati bagian ketiga dari ;obile 5elt.
<ompresi, deormasi dan pengangkatan dari &egunungan Tengah disebut oleh Do dan !ukamto +18F# sebagai Erogenesa ;elanesia. &roses orogenesa dimulai pada aal ;iosen hingga ;iosen -khir dan men3apai pun3aknya selama &liosen -khir hingga -al &listosen. Geometri struktur /alur lipatan ini mengarah ke 5arat )aut +;inster dan 4ordan, 18CF, selan/utnya Do dan !ukamto +18F# memperkirakan mengarah %%Q dari selatan ke arah barat dan relati konstan sepan/ang orogenesa berlangsung. 5atuan dasar dan sedimen paparan terangkat se3ara bersamaan sepa/ang komplek sistem struktur yang mengarah ke barat laut tersebut. !ebagai akibatnya bagian sedimen yang ada pada daerah tersebut mengalami persesaran dan terkoyakan, perlipatan yang kuat pada bagian selatan dari antiklin sering mengalami pembalikkan sepan/ang struktur utama yang mengalami pergeseran mendatar mengiri +Do dan !ukamto, 18F#.
Di &apua bagian utara atau bagian ke dua dari ;obile 5elt 7e Guinea tersusun oleh batuan ulkanik aanitik yang merupakan bagian tepi utara lempeng -ustralia yang ter/adi selama periode tumbukan kontinen dengan busur kepulauan pada aktu Eligosen +4aBues dan $obinson, 188C Do, 18CC. 5agian dari ;obile 5elt ini tersusun oleh batuan ultramaik ;eso:oik sampai Tersier dan mendasari batuan intrusi dari !abuk Ephiolit &apua dibagian utara yang dibatasi oleh suatu endapan gunung api baah laut yang berumur Tersier. *ndapan Gunung -pi baah laut ini tumpang tindih dengan sedimen klastik hasil erosi selama pengangkatan pegunungan tengah yang diendapkan di 3ekungan &antai @tara +Aisser dan 0ermes, 18?2. !abuk Ephiolite ini dibagian selatan dibatasi oleh suatu seri dari komplek patahan terbalikkan sehingga mendekatkan sabuk ophiolit untuk berhadapan dengan sedimen
dari 4alur &egunungan Tengah. &ergerakan dari kerak samudera &asiik sekarang mempunyai batas di sebelah utara pantai &ulau 7e Gunea. =ormasi stratigrai yang menyusun daerah ini
diterobos oleh suatu grup magma intermediate berumur &liosen berupa kalk alkali sto3k dan batholit yang menempati sepan/ang /alur struktur regional utama.
1. Stratigrafi
!tratigrai ilayah &apua terdiri atas (
0. Paleo)oic Basement #Pre-2ambium Paleo)oicum"
Di daerah 5adan 5urung atau sekitar &egunungan Tengah tersingkap =ormasi -igatoh sebagai batuan tertua di &apua yang berumur pre6<ambium. =ormasi ini /uga disebut =ormasi 7ereip oleh &arris +188# di dalam lembar &eta Timika. =ormasi ini terdiri dari batuan
=ormasi -igatoh ini ditindih se3ara tidak selaras oleh =ormasi <ariem. =ormasi <ariem tersusun oleh perulangan batupasir kuarsa berbutir halus dengan batuserpih dan batulempung. @mur ormasi ini diperkirakan sekitar -al &aleo:oikum atau pre6<ambium yang didasarkan pada posisi stratigrainya yang berada di baah =ormasi ;odio yang berumur ilur Deon.
Didaerah Gunung 5i/ih ;ining -33ess +G5;- di/umpai singkapan =ormasi <ariem yang ditutupi se3ara dis3onormable oleh =ormasi Tuaba. =ormasi Tuaba tersusun oleh batupasir kuarsa berlapis sedang dengan sisipan konglomerat dan batuserpih yang diperkirakan berumur -al &aleo:oikum atau pre6<ambrium.
!elan/utnya di atas =ormasi Tuaba di/umpai =ormasi ;odio yang dibagi men/adi 2 bagian yaitu bagian baah -nggota - yang didominasi oleh batuan karbonat yaitu stromatolitik dolostone yang berlapis baik. !edangkan di bagian atasnya ditempati oleh -nggota 5 yang terdiri dari batupasir berbutir halus dengan internal struktur seperti planar dan silang siur, serta laminasi se/a/ar.
@mur ormasi ini ditentukan berdasarkan kandungan koral dan ission tra3k yang menghasilkan !ilur6Deon. <ontak ormasi ini dengan =ormasi -iduna yang terletak di atasnya ditasirkan sebagai kantak dis3onormable +@ord, 188?.
=ormasi -iduna di3irikan oleh batuan silisiklastik berlapis baik dengan sisipan batubara, dan ditasirkan sebagai endapan luial sampai lingkungan delta, dan se3ara stratigrai ormasi ini ditindih se3ara selaras oleh =ormasi Tipuma. @mur ormasi ini ditentukan berdasarkan kandungan osil bra3hiopoda yaitu &erm.
Di daerah <epala 5urung atau !alaati65intuni, batuan dasar yang berumur &aleo:oikum terutama tersingkap di sebelah timur kepala 5urung yang dikenal sebagai Tinggian <emum, serta disekitar Gunung 5i/ih ;ining -33ess +G5;- yaitu di sebelah barat daya &egunungan Tengah. 5atuan dasar tersebut disebut =ormasi <emum yang tersusun oleh batusabak, ilit dan kuarsit.
=ormasi ini di sekitar <epala 5urung dintrusi oleh bitit Granit yang berumur <arbon yang disebut sebagai -nggi Granit pada Trias. Eleh sebab itu =ormasi <emum ditasirkan terbentuk pada sekitar Deon sampai -al <arbon +&igram dkk, 18F2.
!elan/utnya =ormasi <emum ditindih se3ara tidak selaras oleh Group -iam. Di sekitar <epala 5urung group ini dibagi men/adi =ormasi yaitu =ormasi -imau, -iat dan -inim. Group ini terdiri dari suatu seri batuan sedimen yang taktermalihkan dan terbentuk di lingkungan laut dangkal sampai luio6delataik. !atuan ini di daerah 5intuni ditutupi se3ara tidak selaras oleh =ormasi Tipuma yang berumur Trias +5intoro P )uthi, 1888.
1. Sedimentasi +eso)oikum hingga Senosoik
=ormasi Tipuma tersebar luas di &apua, mulai dari &apua 5arat hingga dekat perbatasan di sebelah Timur. =ormasi ini di3irikan oleh batuan berarna merah terang dengan sedikit ber3ak hi/au muda. =ormasi ini terdiri dari batulempung dan batupasir kasar sampai halus
yang berarna abu6abu kehi/auan dengan ketebalan sekitar %%9 meter. @mur ormasi ini diperkirakan sekitar Trias Tengah sampai -tas dan diendapkan di l ingkungan supratidal.
b. =ormasi <elompok <embelangan
Di daerah <epala 5urung, =ormasi Tipuma ditutupi se3ara tidak selaras oleh <embelangan Grup +<elompok <embelangan yang tak terpisahkan. <elompok ini diketahui terbentang mulai dari &apua 5arat hingga -raura &latorm.
<elompok <embelangan terdiri atas lapis batudebu dan batulumpur karbonierus pada lapisan baah batupasir kuarsa glaukonitik butiran6halus serta sedikit shale pada lapisan atas, dimana pada bagian atasnya di sebut =ormasi 4ass terdiri dari batupasir kuarsa dan batulempung karbonatan sedangkan di daerah )eher dan 5adan 5urung <embelangan Grup
dapat dibagi men/adi # ormasi yaitu dari baah ke atas adalah =ormasi <opai +batupasir dengan sisipan batulempung, =ormasi +batupasir, =ormsi &aniya +batulempung dan =ormasi *ksmai +batupasir. <elompok ini berhubungan dengan ormasi Waripi dari kelompok 5atuan Gamping 7e Guinea atau 7e Guinea )imestone Group +7G)G.
3. =ormasi 5atu Gamping 7e Guinea
!elama masa >eno:oik, kurang lebih pada batas >reta3eous dan >eno:oik.
&ulau 7e Guinea di3irikan oleh pengendapan +deposisi karbonat yang dikenal sebagai <elompok 5atu Gamping 7e Guinea +7G)G. <elompok ini berada di atas <elompok <embelangan dan terdiri atas empat ormasi, yaitu +1. =ormasi Waripi &aleosen hingga *osen +2. =ormasi =umai *osen + =ormasi !irga *osin -al +. =ormasi Imskin dan +#. =ormasi <ais ;iosen &ertengahan hingga Eligosen.
. Sedimentasi Senosoik !khir
!edimentasi !enosoik -khir dalam basement kontinental -ustralia di3irikan oleh sekuensi silisiklastik yang tebalnya berkilometer, berada di atas strata karbonat ;iosen &ertengahan. Di &apua dikenal +tiga ormasi utama, dua di antaranya di/umpai di &apua 5arat, yaitu ormasi <lasaman dan !teenkool. =ormasi <lasaman dan !teenkool berturut6turut di/umpai di >ekungan !alaati dan 5intuni.
3. 2eno)oikum
Grup 5atugamping 7e Guinea, Grup ini dibagi men/adi # ormasi dari tua ke muada adalah sebagai berikut ( =ormasi Waripi, =ormasi =aumai, =ormasi !irga dan =ormasi <ais.
=ormasi Waripi terutama tersusun oleh karbonat dolomitik, dan batupasir kuarsa diendapkan di lingkungan laut dangkal yang berumur &aleosen sampai *osen. Di atas ormasi ini diendapkan =ormasi =aumai se3ara selaras dan terdiri dari batugamping berlapis tebal +sampai 1% meter yang kaya osil oraminiera, batugamping lanauan dan perlapisan batupasir kuarsa dengan ketebalan sampai % meter, tebal seluruh ormasi ini sekitar %99
meter.
=ormasi =aumai terletak se3ara selaras di atas =ormasi Waripi yang /uga merupakan sedimen yang diendapkan di lingkungan laut dangkal. =ormasi ini terdiri dari batuan karbonat berbutir halus atau kalsilutit dan kaya akan osil oraminiera +miliolid yang menun/ukkan umur *osen.
=ormasi !irga di/umpai terletak se3ara selaras di atas =ormasi =aumai, terdiri dari batupasir kuarsa berbutir kasar sampai sedang mengandung osil oraminiera, dan batuserpih yang setempat kerikilan. =ormasi !irga ditasirkan sebagai endapan luial sampai laut dangkal dan berumur Eligosen -al.
=ormasi <ais terletak se3ara selaras di atas =ormasi !irga. =ormasi <ais terutama tersusun oleh batugamping yang kaya oraminiera yang berselingan dengan lanau, batuserpih karbonatan dan batubara. @mur ormasi ini berkisar antara -al ;iosen sampai &ertengahan ;iosen dengan ketebalan sekitar #99 sampai %99 meter.
. +iosen sampai sekarang
&ada ;iosen sampai sekarang, di &apua di/umpai adanya ormasi yang dikenal sebagai =ormasi <lasaman, !teenkool dan 5uru yang hampir seumur dan mempunyai kesamaan litologi, yaitu batuan silisiklastik dengan ketebalan sekitar 1999 meter. <etiga ormasi tersebut di atas mempunyai hubungan men/ari, 7amun =ormasi 5uru yang di/umpai di daerah 5adan 5urung pada bagian baahnya men/emari dengan =ormasi <lasaat. =ormasi <lasaat yang berumur ;io6&liosen dan terdiri dari batupasir lempungan dan batulanau se3ara selaras ditindih oleh =ormasi <lasaman dan !teenkool.
*ndapan aluial di/umpai terutama di sekitar sungai besar sebagai endapan ba/ir, terutama terdiri dari bongkah, kerakal, kerikil, pasir dan lempung dari rombakan batuan yang lebih tua.
4. Stratigrafi (empeng Pasifik
&ada umumnya batuan )empeng &asiik terdiri atas batuan asal penutup +mantle deried ro3k, island6ar3 ol3anis dan sedimen laut dangkal. Di &apua, batuan asal penutup banyak di/umpai luas sepan/ang sabuk Ephiolite &apua, &egunungan >y3loop, &ulau Waigeo, @tara &egunungan Gauttier dan sepan/ang :ona sesar !orong dan Mapen pada umumnya terbentuk oleh batuan ultramaik, plutonil basik, dan mutu6tinggi metamorik. !edimen dalam )empeng &asiik di3irikan pula oleh karbonat laut6dangkal yang berasal dari pulau6ar3. !atuan ini
disebut =ormasi 0ollandia dan tersebar luas di Waigeo, 5iak, &ulau Mapen dan &egunungan >y3loop. @mur kelompok ini berkisar dari ;iosen -al hingga &liosen.
5. Stratigrafi 6ona $ransisi
<onergensi antara lempeng -ustralia dan &asiik menghasilkan batuan dalam :ona deormasi. <elompok batuan ini diklasiikasikan sebagai :ona transisi atau peralihan, yang terutama terdiri atas batuan metamorik. 5atuan metamorik ini membentuk sabuk kontinyu +R1999 km dari &apua hingga &apua 7e Guinea.
Gambar 2. !tratigrai ilayah &apua Te"toni" Paua &an Sesar %ang a&a &i Paua se"arang