• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAILY RESEARCH. Market Preview. Jumat, 28 November 2014 IHSG : S S R R2 5175

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAILY RESEARCH. Market Preview. Jumat, 28 November 2014 IHSG : S S R R2 5175"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

• AKRA Investasi USD1,5 Miliar Bangun Power Plant. • Otomotif Lesuh, Penjualan Ban Menurun.

• APLN Akan Buyback Saham.

• AISA Targetkan Pendapatan Rp7,5 Triliun Tahun 2015.

DAILY RESEARCH

Statistics

Highlight

Opening Today Nikkei AORD

Change

Market Preview

P

asar saham kembali bergerak dalam tren konsolidasi. Setelah bergerak dalam rentang tipis 13 poin

IHSG ditutup menguat 12,279 poin (0,24%) di 5145,315. Nilai transaksi di Pasar Reguler hanya Rp3,5 triliun dibawah rata-rata harian sepanjang November yang mencapai Rp3,8 triliun. Aksi beli selektif terutama melanda saham perkebunan, otomotif, semen dan tambang.

Penguatan IHSG seiring dengan tren positif di pasar kawasan Asia dan global. Indeks MSCI Emerging Market kemarin menguat 0,3% di 1015,12. Sedangkan indeks China’s Shanghai Composite naik 1% ke level tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Faktor utama penguatan indeks saham emerging market adalah

membanjirnya dana global yang dipicu kebijakan stimulus yang diambil sejumlah bank sentral dunia seperti Jepang, China, dan Zona Euro. Kencangnya arus dana global ini turut melanda pasar saham Indonesia yang tercermin dari nilai pembelian bersih asing sejak awal November tahun ini hingga kemarin mencapai Rp5,26 triliun termasuk transaksi di Pasar Negosiasi. Sementara tadi malam Wall Street tutup memperingati Thanksgiving Day. Sedangkan indeks sahama utama Zona Euro ditutup di teritori positif. Indeks Eurostocx menguat 0,6% di 3244,92 menyusul optimisme langkah ECB melanjutkan program stimulus. Sedangkan harga komoditas minyak mentah kembali anjlok tadi malam hingga 6,30% di USD69,05/barel terendah sejak Mei 2010 setelah pertemuan OPEC di Viena Austria gagal menyepakati pengurangan produksi. Tren bearish harga minyak mentah dunia ini akan berpengaruh negatif bagi komoditas energi lainnya seperti batubara yang bisa menekan pergerakan harga sahamnya.

Melanjutkan perdagangan akhir November ini, IHSG masih akan bergerak bervariasi dalam rentang konsolidasi. Minimnya insentif positif dan anjloknya harga minyak bisa memicu aksi ambil untung di saham sektoral berbasiskan komoditas energi. Namun IHSG diperkirakan masih berpeluang menguat terbatas dalam rentang konsolidasi, dengan support di 5120 dan resisten di 5175. IHSG : S1 5120 S2 5100 R1 5150 R2 5175 IHSG 5,145.32 Change 12.28 Change (%) 0.24 Change (%/ytd) 19.20 Total Value (IDR triliun) 4.529 Total Volume (miliar saham) 6.447 Net Foreign Buy (IDR miliar) 559.266

Up: 169 Down: 131 Unchange: 101

Top Gainers IDR % Chg

CPRO 78 25.81 16

ERTX 500 25.00 100

TGKA 2,900 20.83 500

BTEK 1,400 11.11 140

NIPS 496 10.22 46

Top Losers IDR % Chg

TRAM 439 (24.96) (146)

FRENW 70 (12.50) (10)

IKAI 100 (9.09) (10)

AHAP 220 (8.33) (20)

BWPT 476 (7.57) (39)

Top Value IDR % (miliar)

BBCA 13,100 (0.95) 200.734

SSMS 1,460 2.82 144.953

BBNI 6,025 2.12 130.898

BBRI 11,500 0.22 128.856

BMRI 10,475 (0.48) 107.183

Top Volume IDR % (juta)

CPRO 78 25.81 1.348.000 SIAP 289 1.76 352.590 CPGT 105 9.38 281.554 SRIL 174 6.10 217.328 ENRG 101 3.06 148.199 Index Last Chg % DJIA* 17827.75 0.00 0.00 S&P 500* 2072.83 0.00 0.00 FTSE 100 6723.42 (5.75) (0.09) CAC 40 4382.34 8.92 0.20 DAX 9974.87 59.31 0.60 NIKKEI 225 17256.25 (75.90) (0.44) HANGSENG 24004.28 (107.70) (0.45) STI 3340.96 (8.70) (0.26) SHENZHEN 1410.21 4.56 0.32 SHANGHAI 2630.49 26.14 1.00 *26/11/1 Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 69.05 (4.49) (6.11) CPO (RM/M.T) 2201.00 (39.00) (1.74) Gold (USD/T.oz) 1190.40 (8.40) (0.70) Nikel (USD/M.T 16375.00 25.00 0.15 Timah (USD/M.T) 20230.00 (45.00) (0.22) Coal (USD/M.T) 65.20 (0.05) (0.08) Exchange Rates Chg % IDR/USD 12175.00 (18.00) (0.15) USD/EUR 1.246 (0.00) (0.31) JPY/USD 117.85 0.32 0.28 IDR/SGD 9361.06 (31.79) (0.34) IDR/AUD 10379.19 (55.58) (0.53) TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE 46.37 2823 0.00 0.00

(2)

News Update

2

 AKRA Siap Investasi USD1,5 Miliar Bangun Power Plant. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) berencana membangun dua pembangkit listrik (power plant) di Gresik Jawa Timur tahun 2015. Pembangkit listrik tersebut menggunakan batubara dan gas bumi dengan kapasitas 2x300 MW. Pembangkit tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan listrik di proyek Java Integrated Industrial Port & Estate milik perseroan. Dana yang dialokasikan untuk membangun pembangkit listrik tersebut mencapai USD1,5 miliar atau setara Rp18,25 triliun. Ditargetkan proyek tersebut selesai dalam tiga tahun. (IQ Plus, 27112014)

 Otomotif Lesu, Penjualan Ban Menurun. Melambatnya pertumbuhan penjualan mobil sepanjang tahun ini mempengaruhi permintaan ban. Beberapa perusahaan ban melaporkan penurunan penjualan ban di pasar domestik khususnya penjualan ban untuk pabrikan (OEM). Namun penurunan tidak terjadi pda seluruh segmen ban OEM. Ada ban OEM yang permintaannya naik, yaitu ban mobil low cost green car (LCGC). Untuk pasar ban pengganti alias replacement cenderung stabil, namun terancam turun karena dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi. Sebagai gambaran, penjualan ban Multistrada sampai Oktober 2014 tercatat US$ 220,8 juta, atau turun 11% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2013 yakni sebesar US$ 249,25 juta. Konstribusi penjualan Multistrada dari domestik tercatat US$ 65,10 juta, turun 12% dari penjualan periode yang sama tahun 2013 senilai US$ 74,25 juta. Sedangkan ekspor turun jadi US$ 155,72 juta, atau turun 11% dari periode yang sama tahun lalu senilai US$ 174,99 juta. Adapun ekspor berkontribusi 70% dari total penjualan MASA, sisanya berasal dari domestik. Jika ekspor MASA turun, namun tidak dengan ekspor PT Gajah Tunggal Tbk. Sampai Oktober 2014, Gajah Tunggal mencatat kenaikan ekspor 33% menjadi Rp 3,1 triliun dari periode yang sama tahun lalu senilai Rp 2,3 triliun. Akan tetapi, di periode yang sama, penjualan domestik turun menjadi Rp 5,94 triliun atau melemah 3% jika dibandingkan periode yang sama tahun 2013 senilai Rp 6,15 triliun. Secara keseluruhan, penjualan GJTL sampai Oktober 2014 tercatat RP 9,68 triliun atau naik 6,3%, jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp 9,10 triliun. Penjualan domestik berkontribusi 61% dari total penjualan, sisanya dari ekspor. (Kontan Online, 27112014)

 CPRO Perbesar Ekspor Olahan. Melalui anak usahanya, PT Centralpertiwi Bahari (CPB), CPRO berniat menembus pasar Asia Tenggara dengan ekspor produk olahan udang di tahun 2015. Direktur Central Proteina Prima Sutanto Surjadjaja mengatakan, saat ini, pihaknya sedang proses untuk masuk ke pasar Filipina dan Myanmar. Kedua negara tersebut menjadi target utama perusahaan setelah sebelumnya Centralpertiwi sukses melakukan ekspor produk olahan udang perdana ke China. Pekan lalu, Centralpertiwi mengirim perdana sebanyak 23,53 ton produk olahan ke Negeri Tirai Bambu. Tahun depan, Sutanto menargetkan Centralpertiwi bisa mengekspor minimal 800 ton produk olahan udang ketiga negara tersebut. Dan jumlahnya akan naik dua kali lipat di tahun berikutnya. CPRO menargetkan penjualan produk makanan olahan di tahun ini bisa mencapai sekitar 1.500 ton. Itu pun hanya untuk memenuhi pasar dalam negeri dan belum menghitung alokasi ekspor ke China. Pengapalan untuk ekspor perdana ke China ini dilakukan melalui Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung. Di bulan November ini, sudah terjadi dua pengiriman. Rencananya batch selanjutnya akan mulai diproduksi pada awal Desember 2014. CPRO saat ini masih melakukan pembangunan pabrik pakan ikan di Jawa Timur. Pabrik ini rencananya dapat beroperasi pada pertengahan 2015 mendatang dengan kapasitas produksi mencapai 40.000 ton per tahun. Investasi pembangunan mencapai Rp 93 miliar. Dana ini masuk anggaran belanja modal alias capital expenditure (capex) perusahaan yang mencapai Rp 364 miliar. (Kontan Online, 27112014)

 APLN Dapat Restu Buyback Rp 620 miliar. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), Kamis (27/11). menyetujui rencana perseroan membeli kembali (buyback) sahamnya. Buyback akan dilakukan secara bertahap dengan waktu maksimal 18 bulan setelah RUPSLB. APLN telah menyiapkan dana Rp 620 miliar untuk buyback sebanyak-banyaknya 2,05 miliar saham atau 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dana untuk buyback itu akan diambil dari saldo laba APLN per September 2014 yang masih sebesar Rp 2,6 triliun. Dengan berasumsi dana buyback tersebut dipakai maksimal, return on equity (ROE) APLN akan naik dari 6,99% menjadi 7,56%. Sementara laba bersih per saham akan naik dari Rp 27,08 per September 2014, menjadi Rp 30,09% setelah buyback. (Kontan Online, 27112014)

 AISA targetkan pendapatan Rp7,5 triliun di 2015. PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) optimis target kenaikan penjualan hingga 50% di 2015 mendatang. Tahun ini perseroan mempoyeksikan pendapatan mencapai Rp 5 triliun. Berarti, perseroan berharap, tahun depan penjualan dapat mencapai Rp 7,5 triliun. Perseroan berencana mengakuisisi perusahaan minuman. Adapun, di bisnis beras, perseroan akan membangun dua pabrik baru dengan total kapasitas 240.000 ton per tahun di Jawa Timur. Pembangunan pabrik beras di Jawa Timur ini menelan biaya sekitar Rp 400 miliar hingga Rp 500 miliar. Perseroan telah menyiapkan dana sekitar Rp 1 triliun untuk ekspansi tahun depan. (Kontan Online, 27112014)

(3)

Stock Picks

3

LPKR 1145-1185. Harga saham sektor properti dua pekan terakhir bergerak dalam tren bullish. Pasar yang dibanjiri dana global dan prospek positif pertumbuhan sektor properti di tahun depan menyusul spekulasi pasar pemerintah akan mempermudah kepemilikan aset properti bagi investor asing menyambut Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) tahun depan telah memicu spekulasi beli atas saham sektor properti. Padahal di sisi lain secara fundamental pertumbuhan pendapatan dan laba cenderung melambat sejak Bank Indonesia (BI) menerapkan kebijakan uang ketat yang ditandai kenaikan tingkat bunga setahun terakhir. Hal ini juga diperkirakan akan terjadi di tahun depan. Di antara sejumlah emiten properti, pergerakan saham Lippo Karawaci Tbk (LPKR) cenderung tertinggal ketimbang pertumbuhan prospek labanya yang kuat karena didominasi recurring income hingga 55%. Porsi recurring income yang besar tersebut ditopang oleh bisnis rumah sakit, mall, apartemen, perkantoran, dan perhotelan. Sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini (9M14) pendapatan perseroan tumbuh 28% masih lebih tinggi dari pertumbuhan 9M13 25% (yoy). Dari jumlah pendapatan tersebut, porsi recurring income naik 25% mencapai Rp3,4 triliun. Pertumbuhan recurring income terutama berasal dari divisi healthcare yang tumbuh 32% mencapai Rp2,4 triliun. Sisanya dikontribusi dari divisi komersial dan manajemen aset. Laba bersih 9M14 tumbuh 15,41% mencapai Rp1,05 triliun dengan marjin 17,21% turun dari periode yang sama 2013 19,1%. Merujuk pada pencapaian selama 9M14 maka diperkirakan pendapatan tahun ini hanya tumbuh 28,5% mencapai Rp8,6 triliun dari Rp6,67 triliun. Laba bersih juga direvisi turun dari sebelumnya Rp1,54 triliun menjadi Rp1,47 triliun atau tumbuh 20% dengan marjin turun dari 18,4% menjadi 17,20%. EPS tahun ini diperkirakan Rp63,90 naik dari 2013 sebesar Rp53,94. Pada harga saat ini di Rp1160 saham LPKR ditransaksikan dengan PE 17,4x (E/14) dan PBV 1,6x. Saat ini PE industri 20,5x dan PBV 1,9x. Sedangkan berdasarkan NAV saat ini sebesar Rp2591, harga sahamnya ditransaksikan dengan diskon NAV sebesar 55%. Harga saham LPKR untuk target jangka panjang setahun ke depan berpeluang ditransaksikan dengan diskon NAV 40% atau mencapai harga Rp1555. Dengan harga saat ini harga sahamnya berpeluang naik 34%. Secara technical peluang penguatan akan menguji resisten di Rp1185. Sedangkan level support sederhana di Rp1145. Harga saham LPKR bergerak dalam pola bullish continuation. Trading Buy, SL 1120

(4)

Stock Picks

4 JPFA 1125-1175. Harga saham emiten pakan ternak termasuk Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) kemarin

berhasil menguat setelah dua pekan terakhir bergerak konsolidasi. Pasar merespon positif dibukanya pasar Jepang sejak 25 November kemarin untuk impor daging ayam olahan asal Indonesia. Tiga perusahaan pakan ternak tersebut telah memperoleh izin ekspor daging ayam olahan ke Jepang. Tahun depan kinerja perusahaan emiten pakan ternak tersebut akan tumbuh signifikan ketimbang tahun ini yang menghadapi sejumlah tantangan seperti pelemahan rupiah atas dolar AS yang meningkatkan biaya impor kedelai dan jagung sebagai bahan baku pakan ternak. Seiring sentimen positif tersebut, harga saham JPFA kemarin berhasil menguat break resisten Rp1125 ditutup di Rp1155. Sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini (9M14) penjualan bersih perseroan hanya tumbuh 18% dibawah estimasi sebelumnya sebesar 20%. Penjualan bersih perseroan mencapai Rp12,19 triliun naik dari Rp10,32 triliun periode yang sama 2013. Sedangkan di bottom line, laba bersih anjlok 57,27% meningkat dibandingkan penurunan laba semester I 2014 yang sebesar 34%. Laba bersih 9M14 mencapai Rp321,79 miliar dengan marjin bersih turun dari 4,8% (9M13) menjadi hanya 1,75%. Penurunan laba ini terutama akibat naiknya beban pokok penjualan 24% dan beban bunga 50%. Merujuk pada pencapaian 9M14, penjualan perseroan tahun ini diperkirakan akan mencapai Rp25,05 triliun atau hanya tumbuh 17% dari 2013 sebesar Rp21,41 triliun. Sedangkan di bottom line, laba diperkirakan hanya mencapai Rp501 miliar turun dari perkiraan sebelumnya Rp771 miliar. Ini mencerminkan penurunan 18,7% dari 2013 sebesar Rp616,31 miliar. EPS 2014 diperkirakan hanya mencapai Rp47. Tahun depan pertumbuhan penjualan bersih dan laba bersih diperkirakan masing-masing tumbuh 18% mencapai Rp29,56 triliun dan Rp591,23 miliar. EPS proyeksi tahun depan diperkirakan Rp55,56. Pada harga saat ini di Rp1155 saham JPFA ditransaksikan dengan PE 24,6x (E/14) dan PE 20,7x (E/15). Harga saham perseroan setahun terakhir ditransaksikan dengan rata-rata PE 21x. Sedangkan PE rata-rata industri saat ini di 22,6x. Dengan asumsi harga saham JPFA berpeluang ditransaksikan dengan PE 22,6x maka harga sahamnya berpeluang mencapai Rp1256, atau punya ruang penguatan 8,7% dari harga saat ini di Rp1155. Secara technical peluang penguatan akan menguji resisten di Rp1175. Sedangkan level support saat ini di Rp1125. Trading Buy, SL 1115

(5)

5

Stock Picks

MAPI 5400-5700. Harga saham Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dalam dua sesi perdagangan terakhir mengalami technical rebound setelah lima sesi perdagangan sebelumnya mengalami koreksi. Pasar yang tengah bergerak bullish dan sentimen akhir tahun membuat emiten ritel perdagangan mendapatkan momen positif. Pasar mengabaikan tekanan biaya akibat kenaikan BBM dan upah tahun depan serta pelemahan rupiah atas dolar AS yang mengikis marjin emiten ritel perdagangan yang sudah terasa sepanjang tahun ini. Pendapatan bersih perseroan sepanjang 9M14 tumbuh 25% mencapai Rp8,66 triliun dari periode yang sama 2013 Rp6,92 triliun. Pertumbuhan pendapatan bersih ini melambat dibandingkan 2013 yang tumbuh 28,33%. Merujuk pada pencapaian 9M14, pendapatan bersih perseroan tahun ini diperkirakan hanya mencapai Rp12,13 triliun tumbuh 24,57% dari 2013 sebesar Rp9,73 triliun. Namun laba bersih diperkirakan akan drop 49% mencapai Rp166,91 miliar dari 2013 sebesar Rp327,79 miliar. EPS tahun ini diperkirakan turun hanya mencapai Rp100,54 dari 2013 sebesar Rp197. Marjin usaha perseroan sepanjang 9M14 terpangkas menjadi hanya 4,13% dari periode yang sama 2013 sebesar 7,46%. Di bottom line marjin bersih hanya 1,28% turun dari 3,29% akibat naiknya beban keuangan hingga 64,81%. Kemarin harga sahamnya ditutup di Rp5525 setelah sempat menyentuh Rp5600. Pada harga saat ini MAPI ditransaksikan dengan PE 54,9x (E/14). Merosotnya ekspektasi laba membuat harga sahamnya saat ini relatif mahal ketimbang industrinya yang saat ini diperdagangkan dengan rata-rata PE 25x. Namun secara technical saat ini peluang penguatan akan menguji level Rp5700. Sedangkan level support saat ini di Rp5400. Buy on Weakness, SL 5300 Jumat, 28 November 2014 Saham Pilihan ASII 6900-7150 TB, SL 6800 BBNI 5950-6125 TB, SL 5875 CPIN 4050-4150 TB, SL 4000 AALI 24250-25000 Buy, SL 23900 INDF 6700-6825 Buy, SL 6650 ASRI 510-540 TB, SL 498 ENRG 97-104 TB, SL 95

(6)

Stock View

6

Jumat, 28 November 2014

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV Q1 2014 G (%) EPS Q1 14 G (%) PE

IHSG

5145.32 5150.92 5156.52 5137.21 5129.10

PERKEBUNAN AALI 24450 24,600.00 24,750.00 24,275.00 24,100.00 3,725,866.00 36.80 485.51 114.55 12.59 BWPT 476 517.33 558.67 447.33 418.67 LSIP 2025 2,046.67 2,068.33 2,011.67 1,998.33 1,279,973.00 40.33 32.78 122.48 15.45 SGRO 2300 2,325.00 2,350.00 2,280.00 2,260.00 649,627.93 10.94 29.32 141.04 19.61 SIMP 760 768.33 776.67 753.33 746.67 3,171,052.00 2.40 12.14 92.44 15.65 UNSP 50 50.00 50.00 50.00 50.00 659,213.38 36.97 21.64 -571.51 0.58

PERTAMBANGAN BATU BARA

ADRO 1100 1,110.00 1,120.00 1,090.00 1,080.00 9,632,947.40 33.83 45.68 269.20 6.02 BORN 50 50.67 51.33 49.67 49.33 BRAU 80 81.67 83.33 78.67 77.33 BUMI 92 95.00 98.00 90.00 88.00 9,572,406.53 4.50 191.78 -751.57 0.12 DEWA 50 50.00 50.00 50.00 50.00 631,292.51 8.52 -0.52 -77.95 -23.93 HRUM 1680 1,700.00 1,720.00 1,650.00 1,620.00 1,460,386.97 -32.82 45.54 81.61 9.22 ITMG 19000 19,250.00 19,500.00 18,725.00 18,450.00 5,742,974.57 5.02 968.54 -299.21 4.90 PTBA 13375 13,500.00 13,625.00 13,250.00 13,125.00 3,093,648.00 11.39 232.76 8.74 14.37 PTRO 1045 1,075.00 1,105.00 1,010.00 975.00 929,699.70 5.15 23.76 -67.39 11.00

PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI

BIPI 125 127.00 129.00 124.00 123.00 999,850.63 1,185.87 4.39 5,114.26 7.11 ELSA 675 685.00 695.00 665.00 655.00 918,296.00 -12.25 7.42 56.06 22.74 ENRG 101 104.00 107.00 97.00 93.00 2,210,590.04 27.13 4.86 2,610.69 5.19 ESSA 3000 3,040.00 3,080.00 2,930.00 2,860.00 126,590.83 22.89 42.71 28.12 17.56 MEDC 3820 3,860.00 3,900.00 3,740.00 3,660.00 2,303,371.50 7.08 122.83 131.12 7.77

PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA

ANTM 980 985.00 990.00 975.00 970.00 INCO 4045 4,068.33 4,091.67 4,008.33 3,971.67 2,430,306.44 -3.23 20.62 -33.11 49.05 TINS 1245 1,258.33 1,271.67 1,238.33 1,231.67 SEMEN INTP 24925 25,000.00 25,075.00 24,825.00 24,725.00 4,499,774.00 6.65 289.47 -7.03 21.53 SMCB 2240 2,246.67 2,253.33 2,236.67 2,233.33 2,356,126.00 9.11 42.23 75.57 13.26 SMGR 16050 16,100.00 16,150.00 16,000.00 15,950.00 6,177,992.74 11.44 219.66 5.39 18.27

LOGAM DAN SEJENISNYA

GDST 87 91.33 95.67 82.33 77.67 333,609.60 28.88 2.97 59.01 7.32 JPRS 244 244.33 244.67 243.33 242.67 158,603.63 98.78 6.50 -0.37 9.38 KRAS 458 460.33 462.67 456.33 454.67 5,240,035.36 -12.47 -33.57 -698.77 -3.41 PAKAN TERNAK CPIN 4100 4,143.33 4,186.67 4,043.33 3,986.67 6,719,521.00 19.02 40.34 -7.84 25.41 JPFA 1155 1,173.33 1,191.67 1,128.33 1,101.67 5,674,518.00 14.33 4.97 -72.07 58.14

OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA

ASII 7100 7,125.00 7,150.00 7,050.00 7,000.00 49,821,000.00 6.73 116.76 9.68 15.20 GJTL 1320 1,335.00 1,350.00 1,305.00 1,290.00 3,199,668.00 5.32 96.23 -2.66 3.43

INDUSTRI BARANG KONSUMSI

ICBP 11375 11,408.33 11,441.67 11,308.33 11,241.67 7,355,089.00 21.44 0.12 6.96 24.94 INDF 6725 6,775.00 6,825.00 6,675.00 6,625.00 16,365,578.00 27.30 156.42 90.13 10.75 MYOR 25350 25,475.00 25,600.00 25,250.00 25,150.00 3,498,158.85 30.25 133.69 -45.72 47.40 ROTI 1205 1,213.33 1,221.67 1,198.33 1,191.67 464,595.48 27.03 12.10 9.45 24.90 GGRM 60600 61,050.00 61,500.00 60,350.00 60,100.00 15,670,252.00 23.99 736.58 35.34 20.57 INAF 291 302.00 313.00 278.00 265.00 155,073.95 25.62 -12.39 250.04 -5.87 KAEF 1375 1,386.67 1,398.33 1,366.67 1,358.33 867,027.74 8.45 4.21 -4.38 81.70 KLBF 1740 1,756.67 1,773.33 1,731.67 1,723.33 4,066,502.64 16.52 10.52 11.04 41.35

KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA

(7)

7

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV Q1 2014 G (%) EPS Q1 14 G (%) PE

PROPERTI DAN REAL ESTAT

APLN 344 346.33 348.67 341.33 338.67 1,165,134.03 1.99 14.43 20.67 5.96 ASRI 520 525.00 530.00 510.00 500.00 871,134.65 -3.40 15.77 -23.45 8.24 BKSL 106 107.33 108.67 104.33 102.67 BSDE 1735 1,746.67 1,758.33 1,716.67 1,698.33 1,254,119.10 -39.62 27.93 -60.73 15.53 COWL 555 560.00 565.00 550.00 545.00 64,709.78 -6.38 1.59 -30.99 87.03 CTRA 1315 1,336.67 1,358.33 1,301.67 1,288.33 1,202,303.51 -10.35 15.01 5.45 21.90 CTRP 820 830.00 840.00 810.00 800.00 251,211.60 -58.80 4.89 -84.29 41.91 CTRS 2800 2,853.33 2,906.67 2,773.33 2,746.67 347,893.21 27.73 66.20 25.74 10.57 ELTY 50 50.00 50.00 50.00 50.00 KIJA 314 317.67 321.33 307.67 301.33 725,835.40 -3.64 15.03 51.33 5.22 MDLN 525 531.67 538.33 516.67 508.33 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 2760 2,775.00 2,790.00 2,750.00 2,740.00 1,439,602.33 5.83 9.01 40.67 76.55 DGIK 173 174.33 175.67 171.33 169.67 480,924.22 52.77 1.81 -44.42 23.90 PTPP 3000 3,028.33 3,056.67 2,983.33 2,966.67 1,999,368.48 55.72 12.69 44.39 59.12 SSIA 950 966.67 983.33 926.67 903.33 918,070.21 -17.06 2.64 -93.80 90.02 TOTL 975 991.67 1,008.33 966.67 958.33 547,807.36 -6.30 11.12 -20.80 21.92 WIKA 3000 3,023.33 3,046.67 2,983.33 2,966.67 2,791,666.54 6.24 27.28 6.78 27.49

INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI

PGAS 6000 6,075.00 6,150.00 5,950.00 5,900.00

JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA

CMNP 3130 3,155.00 3,180.00 3,115.00 3,100.00 262,850.17 17.13 53.83 8.63 14.54 JSMR 6750 6,783.33 6,816.67 6,708.33 6,666.67 2,079,705.80 -13.14 55.30 16.71 30.51 TELEKOMUNIKASI BTEL 50 50.00 50.00 50.00 50.00 471,133.26 -31.12 6.89 -316.19 1.81 EXCL 5175 5,233.33 5,291.67 5,058.33 4,941.67 5,512,751.00 9.78 44.41 20.12 29.13 ISAT 3510 3,578.33 3,646.67 3,433.33 3,356.67 5,773,177.00 -0.26 147.24 -1,224.62 5.96 TLKM 2810 2,826.67 2,843.33 2,791.67 2,773.33 21,250,000.00 8.71 36.20 4.95 19.41 TRANSPORTASI GIAA 465 470.00 475.00 460.00 455.00 9,206,681.81 17.35 -82.55 469.78 -1.41 MBSS 1070 1,075.00 1,080.00 1,065.00 1,060.00 435,871.55 21.78 59.94 3.87 4.46 WINS 1130 1,146.67 1,163.33 1,101.67 1,073.33 518,942.64 36.32 23.63 53.05 11.96

KONSTRUKSI NON BANGUNAN

INDY 575 580.00 585.00 570.00 565.00 2,753,426.38 52.84 17.64 3.30 8.15 BANK BBCA 13100 13,266.67 13,433.33 12,991.67 12,883.33 10,261,849.00 32.93 148.65 26.73 22.03 BBKP 765 770.00 775.00 760.00 755.00 1,641,517.00 15.99 27.33 9.08 7.00 BBNI 6025 6,125.00 6,225.00 5,900.00 5,775.00 7,526,634.00 26.65 128.30 15.63 11.74 BBRI 11500 11,541.67 11,583.33 11,441.67 11,383.33 17,099,293.00 28.06 240.57 16.71 11.95 BBTN 1125 1,138.33 1,151.67 1,113.33 1,101.67 3,123,112.00 28.06 32.29 2.24 8.71 BDMN 4190 4,211.67 4,233.33 4,151.67 4,113.33 5,612,922.00 17.40 91.25 -13.01 11.48 BJBR 805 815.00 825.00 795.00 785.00 2,124,681.00 12.48 33.55 -12.29 6.00 BMRI 10475 10,516.67 10,558.33 10,441.67 10,408.33 14,313,290.00 25.54 211.05 10.27 12.41 BNGA 915 920.00 925.00 910.00 905.00 4,883,839.00 15.02 43.71 4.22 5.23

PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI

AKRA 4650 4,686.67 4,723.33 4,601.67 4,553.33 5,630,170.96 3.52 46.44 14.36 25.03 INTA 296 305.33 314.67 278.33 260.67 398,931.00 -48.89 37.27 87.86 1.99 UNTR 18450 18,550.00 18,650.00 18,325.00 18,200.00 13,901,385.00 11.66 42.26 39.66 109.14 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 5525 5,583.33 5,641.67 5,483.33 5,441.67 2,675,101.00 26.32 27.42 -27.88 50.38 RALS 845 858.33 871.67 838.33 831.67 1,184,904.00 9.45 5.73 -2.88 36.89

ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA

MNCN 2480 2,501.67 2,523.33 2,466.67 2,453.33 1,496,466.00 9.55 27.61 -7.99 22.46 PERUSAHAAN INVESTASI

BRMS 357 363.33 369.67 345.33 333.67 55,860.54 -9.06 -5.88 94.31 -15.19 BNBR 50 50.00 50.00 50.00 50.00 2,503,679.10 190.79 7.10 1,526.00 1.76

(8)

Corporate Action

8

RUPS EMITEN JENIS TANGGAL TEMPAT

BBNI Bank Negara Indonesia

(Persero) Tbk. AGM 06/03/2014 The Ballroom - Four Season Hotel Jakarta MTFN Capitalinc Investment Tbk. EGM 10/03/2014

SRIL Sri Rejeki Isman Tbk EGM 10/03/2014 Gd. Serbaguna - Diamond Hotel, Jl. Slamet Riyadi No. 392 Solo

BNII Bank Internasional Indonesia

Tbk. EGM 12/03/2014

Function Room - Sentral Senayan III Lt. 28, Jl. Asia Afrika No. 8 Senayan Gelora Bung Karno Jakarta 10270

ADHI Adhi Karya (Persero) Tbk. AGM 14/03/2014 Ruang Rapat PT. Adhi Karya Tbk, Jl. Raya Pasar Minggu Km. 18, Jakarta selatan

ARNA Arwana Citramulia Tbk. AGM 14/03/2014 Plant 2 - PT Arwana Citramulia Tbk., Jl. Raya Gorda RT 004 RW 003 Kibin - Cikande, Serang 42186

WSKT Waskita Karya (Persero) Tbk AGM 18/03/2014 Ruang Serbaguna Gd. Waskita Lt. 11, Jl. MT Haryono Kav. 10 Jakarta

CNKO Exploitasi Energi Indonesia

Tbk EGM 19/03/2014 Hotel Redtop - Pecenongan

BLTA Berlian Laju Tanker Tbk AGM 19/03/2014 Ruang Seminar I-II, Gedung BEI Tower II Lantai I, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta

BTPN Bank Tabungan Pensiunan

Nasional Tbk. AGM 20/03/2014

GIAA Garuda Indonesia (Persero)

Tbk EGM 24/03/2014

MITI Mitra Investindo Tbk. EGM 24/03/2014 Ruang Serbaguna BEI

BBRM Pelayarang Nasional Bina

Buana Raya Tbk AGM 25/03/2014

BBRM Pelayarang Nasional Bina

Buana Raya Tbk EGM 25/03/2014

BJBR Bank Pembangunan Daerah

Jawa Barat dan B AGM 26/03/2014

Ballroom Hotel Hilton, Jl. HOS Tjokroaminoto No. 41-43 Bandung

BJBR Bank Pembangunan Daerah

Jawa Barat dan B EGM 26/03/2014

Ballroom Hotel Hilton, Jl. HOS Tjokroaminoto No. 41-43 Bandung

BJTM Bank Pembangunan Daerah

Jawa Timur Tbk AGM 26/03/2014 Isyana Ballroom Hotel Bumi Surabaya

BBRI Bank Rakyat Indonesia

(Persero) Tbk. AGM 26/03/2014

INAF Indofarma Tbk. AGM 26/03/2014

ITMA Sumber Energi Andalan Tbk EGM 27/03/2014

WIKA Wijaya Karya (Persero) Tbk. AGM 27/03/2014 Gd. WIKA - Ruang Serbaguna Lt. 11, Jl. DI Panjaitan Kav. 9 Jakarta Timur

BNGA Bank CIMB Niaga Tbk AGM 27/03/2014 Soehanna Hall - The Energy Building Lt. 2, Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53 SCBD Lot 11 A, Jakarta

AGRO Bank Rakyat Indonesia

Agroniaga Tbk AGM 27/03/2014

DEWA Darma Henwa Tbk AGM 28/03/2014 Ballroom 2 Lt. 1 - JS Luwansa Hotel, Jl. HR Rasuna Said Kav. C -22 Jakarta 12940

DEWA Darma Henwa Tbk EGM 28/03/2014 Ballroom 2 Lt. 1 - JS Luwansa Hotel, Jl. HR Rasuna Said Kav. C -22 Jakarta 12940

IGAR Champion Pacific Indonesia

Tbk AGM 28/03/2014 Gd. Pasadenia, Jl. Pacuan Kuda Raya No. 27 Jakarta Jumat, 28 November 2014

(9)

Corporate Action

9

EMITEN JUMLAH

DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE

PEMBAYARAN DIVIDEN KETERANGAN NELLY 4 01/09/2014 02/09/2014 18/09/2014 ACST 40 29/08/2014 01/09/2014 17/09/2014 JAWA 2 29/08/2014 01/09/2014 17/09/2014 RDTX 105 22/08/2014 25/08/2014 10/09/2014 DGIK 3 12/08/2014 15/08/2014 22/08/2014 RUIS 8 12/08/2014 13/08/2014 29/08/2014 KIAS 2 12/08/2014 13/08/2014 29/08/2014 SMAR 5 08/08/2014 11/08/2014 27/08/2014 TPMA 11 07/08/2014 08/08/2014 26/08/2014 GGRM 800 06/08/2014 07/08/2014 25/08/2014 LMSH 200 06/08/2014 07/08/2014 25/08/2014 LION 400 06/08/2014 07/08/2014 25/08/2014 DART 28 06/08/2014 07/08/2014 25/08/2014 MDRN 2 04/08/2014 05/08/2014 21/08/2014 ETWA 2 04/08/2014 05/08/2014 21/08/2014 GEMA 7 04/08/2014 05/08/2014 21/08/2014 DPNS 20 04/08/2014 05/08/2014 21/08/2014 PANR 8 04/08/2014 05/08/2014 21/08/2014 MASA 1 25/07/2014 04/08/2014 20/08/2014 BFIN 0 02/07/2014 02/07/2014 02/07/2014

1(satu) saham akan memperoleh Rp.122.21 Rasio Final akan di

informa-sikan pada saat Recording Date

TSPC 75 24/07/2014 25/07/2014 19/08/2014 ASBI 25 23/07/2014 24/07/2014 19/08/2014 PEGE 10 22/07/2014 23/07/2014 15/08/2014 ASDM 57 18/07/2014 21/07/2014 12/08/2014 ULTJ 12 18/07/2014 02/07/2014 02/07/2014 ALDO 2 17/07/2014 18/07/2014 12/08/2014 FORU 10 17/07/2014 18/07/2014 12/08/2014 PWON 5 17/08/2014 18/07/2014 22/08/2014 CLPI 0 17/07/2014 18/07/2014 12/08/2014 USD0.0018 GPRA 2 17/07/2014 18/07/2014 12/08/2014 FAST 30 15/07/2014 16/07/2014 05/08/2014 INDF 142 14/07/2014 15/07/2014 07/08/2014 MFIN 20 14/07/2014 15/07/2014 07/08/2014 DYAN 3 14/07/2014 15/07/2014 06/08/2014 AMFG 80 11/07/2014 14/07/2014 24/07/2014 KBLI 4 10/07/2014 11/07/2014 25/07/2014

(10)

Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.

Branch Office

Jakarta:

Thamrin

Gedung Jaya Lt. 2 Suite L02-05 Jl. M. H. Thamrin No. 12

Jakarta 10340 Phone : +62 21 3193 1811

Taman Palem

Ruko Mall Taman Palem No.32 Jl. Kamal Raya, Outer Ring Road Cengkareng

Jakarta 11730 Phone : +62 21 5437 6266

Latumenten

Jl.Terusan Bandengan Utara No.89F Jakarta 14450

Phone : +62 21 662 9496 Pantai Indah Kapuk The Centro Metro Broadway

Blok A No. 28 Lt. 2 Jl. Pantai Indah Utara 2

Jakarta 14460 Phone : +62 21 3001 0315 Serpong: Ruko Golden 8 Blok F No.6 Jl. Ki Hadjar Dewantara Gading Serpong - Tangerang

Banten 15810 Phone : +62 21 2923 8930

Yogyakarta:

Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta Jl. Kusumanegara 121 - Yogyakarta 55165 Phone : 0274-543944 Solo: Jl. Dr. Radjiman No. 314 Q Surakarta 57141 Phone : +62 271 743 498 Makasar :

Jl. Gunung Bawakareng No. 71 Makassar 90157 Phone : +62 411 361 3122

Sampit :

Universitas Darwan Ali Jl. Batu Berlian No. 10 Kalimantan Tengah 74322

Phone : +62 531 31992

Panin Bank Centre

3rd Floor Jl. Jend. Sudirman No. 1

Jakarta 10270, Indonesia

Phone

: +62 21 726 3969

Fax

: +62 21 571 0895

CS

: +62 21 726 2757

Web

: www.firstasiacapital.com

E-mail

: [email protected]

First Asia Research Team :

Ivan Kurniawan ([email protected])

David Nathanael ([email protected])

Referensi

Dokumen terkait

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj.IP) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan Tahun 2017 merupakan wujud akuntabilitas pencapaian kinerja

NLM : QX 515 Yuyun Srikandi, Yusran Udin, Risti, Hasrida Mustafa, Malonda Maksud, Ade Kurniawan (Balai Litbang P2B2 Donggala, Badan Litbang Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI )

Desa Simpang Agung memiliki ekstrak dengan kadar sari larut air dan kadar sari larut etanol yang lebih tinggi dibandingkan ekstrak dari Desa Rengas Bandung

2005 Memeriksa karakteristik pemerintah daerah yang mempengaruhi pengungkapan sukarela laporan keuangan di internet Variabel Dependen Pelaporan keuangan di internet

2.4.1 Pengaruh Tipe Pemerintahan Daerah terhadap Pelaporan Keuangan di Internet secara Sukarela oleh Pemerintah Daerah Pemilih individu memiliki kemampuan yang terbatas dalam

SUMBER INFORMASI SERTA PELIMPAHAN HAK CIPTA Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi berjudul Prevalensi Koksidiosis pada Sapi Perah di Kelompok Ternak Tirta Kencana

Salah satu bentuk hubungan antara benda mati dan makhluk hidup adalah jenis tanah, suhu, dan curah hujan di suatu tempat dapat memengaruhi jenis tanaman yang

Allah telah memberikan karunia kepada Rasulullah Jawaami’ul kalim (perkataan.. ringkas memiliki makna yang padat dan luas).Salah satu Pembahasan kitab ini mengandung