• Tidak ada hasil yang ditemukan

UNIVERSITAS GUNADARMA FAKULTAS EKONOMI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "UNIVERSITAS GUNADARMA FAKULTAS EKONOMI"

Copied!
32
0
0

Teks penuh

(1)

META ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN

TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN

PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK

INDONESIA

Disusun Oleh : Joko Utomo UNIVERSITAS GUNADARMA 2020

(2)

2

META ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN

TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN

PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK

INDONESIA

ABSTRAK

Harga saham yang berlaku di pasar modal biasanya ditentukan oleh para pelaku pasar yang sedang melangsungkan perdagangan sahamnya. Harga saham juga dapat dipengaruhi oleh faktor fundamental yaitu kinerja keuangan perusahaan dengan indikator rasio keuangan pada suatu perusahaan. Rasio keuangan diantaranya seperti ROA, ROE, EPS, NPM, CAR, LDR, PER, DPS. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur Pengaruh dari Rasio Keuangan Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Dalam menganalis dua belas Jurnal menggunakan metode meta analisis, Sebagian Besar Melalui purposive sampling diperoleh sampel 5-43 Bank dan Data yang dianalisis berdasarkan metode Data Envelopment Analysis (DEA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ROA dan ROE berpengaruh signifikan terhadap harga saham bank umum konvensional. (2) NPM, EPS, dan PER berpengaruh signifikan terhadap harga saham bank umum konvensional. (3) CAR dan LDR berpengaruh signifikan terhadap harga saham bank umum konvensional. Sehingga disimpulkan bahwa Rasio keuangan sebuah perusahaan perbankan mempengaruhi harga saham dengan studi kasus pada saham yang tercatat didalam Bursa Efek Indonesia (BEI) Kata Kunci : Rasio Keuangan, Harga Saham, Perbankan

Daftar Pustaka ; 2015- 2019.

1. Pendahuluan

Pasar modal merupakan salah satu lembaga yang memobilisasi dana masyarakat dengan menyediakan sarana atau tempat untuk mempertemukan pembeli dan penjual. Dalam hal ini, pasar modal memiliki fungsi ekonomi yaitu menyediakan fasilitas atau wahana yang mempertemukan dua kepentingan yaitu pihak yang memiliki dan lebih dan pihak yang memerlukan dana. Dalam melakukan investasi dipasar modal diperlukan pengetahuan yang cukup, pengalaman, serta naluri bisnis untuk menganalisis efek-efek mana yang akan dibeli atau dijual. Sumber informasi mengenai kinerja keuangan suatu perusahaan dapat diperoleh dari laporan keuangan suatu perusahaan.

(3)

3

Menurut Martono dan Harjito (2010) laporan keuangan merupakan ikhtisar mengenai keadaan keuangan suatu perusahaan pada suatu saat tertentu. Laporan keuangan secara garis besar dapat dibedakan menjadi 4 macam, yaitu laporan neraca, laporan laba-rugi, laporan perubahan modal dan laporan aliran kas.

Harga saham adalah harga dari suatu saham yang ditentukan pada saat pasar saham sedang berlangsung dengan berdasarkan kepada permintaan dan penawaran pada saham yang dimaksud. Harga saham yang berlaku di pasar modal biasanya ditentukan oleh para pelaku pasar yang sedang melangsungkan perdagangan sahamnya. Harga saham sangat fluktuatif, dapat dipengaruhi oleh banyak hal. Perubahan harga saham diantaranya dipengaruhi oleh kinerja perusahaan. Apabila kinerja keuangan suatu perusahaan baik, maka calon investor tidak akan segan menanamkan modalnya dipasar modal sedangkan apabila kinerja kondisi keuangan buruk maka para investor enggan menanamkan dananya dipasar modal sehingga akan berakibat buruk pada kesejahteraan perusahaan.

Selain itu, harga saham juga dapat dipengaruhi oleh faktor fundamental yaitu kinerja keuangan perusahaan dengan indikator rasio keuangan pada suatu perusahaan. Rasio adalah perbandingan antara dua elemen laporan keuangan yang menunjukkan indikator kesehatan keuangan pada periode tertentu.

Rasio keuangan diantaranya seperti ROA, ROE, EPS, NPM, CAR, LDR, PER, DPS dan masih banyak lagi lain sebagainya. Rasio-rasio tersebut dapat mempengaruhi harga saham. ROA merupakan rasio yang mengukur kemampuan perusahaan dalam memanfaatkan aset untuk memperoleh laba. ROE merupakan rasio yang mengukur besarnya tingkat pengembalian, semakin tinggi ROA dan ROE akan menarik investor untuk menanamkan modalnya pada bank tersebut sehingga membuat harga sahampun meningkat. CAR adalah rasio kecukupan modal, bank yang memiliki CAR dibawah standart yaitu 8% harus segera memperoleh perhatian dan penanganan yang serius untuk diperbaiki. LDR adalah rasio antara seluruh jumah kredit yang diberikan bank dengan dana yang diterima olah bank, kemampuan bank yang baik dalam membayar hutang-hutangnya memberikan kepercayaan pada masyarakat yang menyebabkan meningkatnya

(4)

4

harga saham. EPS memberikan gambaran mengenai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan bersih dalam setiap lembar saham. Rasio NPM mencerminkan kemampuan perusahaan dalam mengukur seberapa besar laba bersih yang dapat diperoleh dari setiap penjualan. Jadi semakin tinggi NPM, maka akan semakin baik kinerja operasional perusahaan. Rasio PER menunjukan perbandingan harga pasar per saham terhadap laba per saham. Jadi semakin tinggi nilai PER, maka semakin tinggi pula tingkat pertumbuhan laba yang diharapkan, sehingga semakin tinggi tingkat kepercayaan investor terhadap masa depan perusahaan tersebut. DPS adalah dividen yang dibayarkan per saham dari saham perusahaan. DPS ini dapat dihitungkan dengan cara membagikan dividen perusahaan dengan jumlah total lembar saham yang beredar.

Rasio-rasio inilah yang dapat mempengaruhi harga saham dari bank devisa. Rasio-rasio tersebut dapat diketahui dengan cara melihat pada laporan keuangan perusahaan atau ikhtisar laporan keuangan.

2. Tinjauan Literatur

Tujuan seorang investor dalam melakukan kegiatan investasi dalam berbagai macam aset yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan investor yang telah melakukan investasi. (Tandelilin, 2010). Dalam melakukan investasi seorang investor dapat mendapatkan sumber dana dari berbagai macam aset – aset yang dimiliki seperti tabungan maupun melakukan pinjaman dari pihak lain seperti bank.

Secara lebih khusus alasan investor melakukan suatu kegiatan investasi adalah sebagai berikut :

1. Untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik di masa datang. Seseorang yang bijaksana akan berpikir bagaiman meningkatkan taraf hidupnya dari waktu ke waktu atau setidaknya berusaha bagaimana mempertahankan tingkat pendapatannya yang ada sekarang agar tidak berkurang dimasa yang akan datang.

2. Dorongan untuk menghemat pajak. Beberapa Negara di dunia banyak melakukan kebijakan yang bersifat mendorong tumbuhnya investasi di masyarakat melalui pemberian fasilitas perpajakan kepada masyarakat

(5)

5

yang melakukan investasi pada bidang bidang usaha tertentu (Tandelilin, 2010, p. 8-9)

3. Mengurangi tekanan inflasi. Seseorang dapat mengurangi penurunan nilai kekayaan dengan jalan melakukan investasi dalam kepemilikan suatu usaha pada surat berharga atau obyek lain, dengan cara seperti ini seseorang dapat menghindarkan diri dari resiko penurunan nilai kekayaan atau hak miliknya akibat pengaruh inflasi

Beberapa rasio keuangan yang dapat dijadikan sebagai indikator yang menggambarkan kinerja keuangan bank yang akan mempengaruhi harga saham antara lain :

Earning Per Share (EPS) menurut Kasmir (2008) adalah rasio yang

digunakan untuk mengukur kesuksesan manajemen suatu perusahaan dalam menghasilkan keuntungan bagi para pemegang saham. Bagi para investor, informasi Earning Per Share (EPS) merupakan informasi dasar namun sangat penting dikarenakan bisa memberikan proyeksi akan pendapatan suatu perusahaan di masa yang akan datang.

ROE menurut Brigham dan Houston (2015) “measures the rate of return on common stockholders investment”.(p.110) Menurut Reilly dan Brown (2012)

“Return on Owner’s Equity indicates the rate of return that management has

earned on the capital provided by the owner after accounting for payment to all other capital suppliers”. (p. 288)

Dividend Per Share (DPS) menurut Intan (sebagaimana dikutip dari

Damayanti, Atmadja dan Adiputra, 2014) merupakan total dari dividen tunai yang dibagikan ke pemegang saham dibandingkan dengan jumlah saham beredar suatu perusahaan.

Return On Assets (ROA) menurut Tandelilin (2010) adalah ratio yang

mengambarkan kemampuan aset perusahaan dalam menghasilkan laba bagi perusahaan.

3. Metode Penelitian

Penelitian meta analisis ini menggunakan sebanyak 11 macam jurnal ilmiah dimana bertemakan mengenai “ Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia “

(6)

6 Sumber data

Sebagian besar dari kesebelas jurnal ini menggunakan data sekunder yaitu laporan keuangan berupa neraca periode 2007-2017 yang telah dipublikasikan oleh perusahaan perbankan yang terdaftar di bursa efek Indonesia dan dapat diakses melalui situs web resmi BEI

Serta populasi yang sering digunakan dalam penelitian 11 jurnal ini adalah bank umum konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Teknik pengambilan sampel

Dengan menggunakan teknik purposive sampling digunakan sampel terbesar dari keenam jurnal ini adalah sebesar 43 bank dan sampel terkecil yang digunakan dari keenam jurnal ini adalah 5 bank.

Uji statistik

Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda , dengan alat bantu aplikasi SPSS

Metode pengukuran

Untuk mengukur efisiensi pada usaha-usaha perbankan seluruhnya menggunakan metode DEA yakni data envelopment analysis terdiri dari variabel input dan otput serta di formulasikan dalam dua asumsi yaitu CRS (constant retur to scale) dan VRS (variabel return to scale). Metode DEA ini digunakan karena keunggulan yang didapat menangani banyak input dan banyak output dengan menggunakan alat input yang berbeda tanpa membutuhkan asumsi mengenai hubungan fungsional antara kedua variabel. Oleh sebab itu DEA bisa memungkinkan peneliti untuk menyertakan semua variabel aktiva / input yang berhubungan erat dengan dihasilkanya output

(7)

7 Variabel

Variabel yang sering muncul dalam penelitian dua belas jurnal ini adalah ROA,ROE,NPM,EPS,PER,CAR,LDR.

4. Hasil Penelitian

Hasil Penelitian Jurnal Ilmiah Pertama yakni Analisis Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Harga Saham Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) oleh Sri Murwanti, SE, MM dan Mulyono (2013) adalah ROA dan ROE tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI tahun 2010 – 2012. Lalu, NPM, EPS dan PER berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI tahun 2010 – 2012 dan ROA, ROE, NPM, EPS dan PER berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI tahun 2010 – 2012

Hasil Penelitian Jurnal Ilmiah Kedua Rasio Keuangan Pengaruhnya Terhadap Harga Saham Pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa yang Go Public di Bursa Efek Indonesia oleh Pryanka J.V Polii, Ivonne Saerang, Yunita Mandagie (2014) adalah CAR dan LDR tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Lalu, ROA dan ROE berpengaruh signifikan terhadap harga saham dan CAR, LDR, ROA dan ROE berpengaruh signifikan terhadap harga saham.

Hasil Penelitian Jurnal Ilmiah Ketiga yakni Pengaruh DPS, EPS, NPM, ROA Terhadap Harga Saham Perusahaan Perbankan di BEI oleh Wiwik Nur Alfiah, Marsudi Lestariningsih (2017) adalah Dividend Per Share dan Return On

Assets berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Sedangkan dari empat

variabel tersebut yang memiliki pengaruh dominan terhadap harga saham adalah

Return On Assets

Hasil Penelitian Jurnal Ilmiah Keempat yakni Pengaruh Return On Asset (ROA), Net Profit Margin (NPM), dan Earning Per Share (EPS) Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Perbankan di Bursa Efek Indonesia Periode

(8)

8

2011-2015 oleh Rosdian Widiawati Watung, Ventje Ilat (2016) adalah Secara parsial, Return On Asset (ROA) berpengaruh signifikan terhadap harga saham di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2015 dengan nilai yang didapat yaitu 0,006. Secara parsial, Net Profit Margin (NPM) berpengaruh signifikan terhadap harga saham di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2015 dengan nilai yang didapat yaitu 0,000. Secara parsial, Earning Per Share (EPS) berpengaruh signifikan terhadap harga saham di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2015 dengan nilai yang didapat yaitu 0,000. Secara bersama atau simultan, Return On Asset (ROA), Net Profit

Margin (NPM) dan Earning Per Share (EPS) berpengaruh signifikan terhadap

harga saham di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2015 dengan nilai yang didapat yaitu 0,000.

Hasil Penelitian Jurnal Ilmiah Kelima yakni Analisa Pengaruh Return On Assets, Return On Equity, Earning Per Share Terhadap Harga Saham (Studi Pada Bank Konvensional di Bursa Efek Indonesia Periode 2008-2017) oleh Ahmad Ulil Albab Al Umar, Anava Salsa Nur Savitri (2018) adalah ROA dan ROE tidak berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham. Lalu, EPS berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham dan ROA, ROE, dan EPS secara simultan berpengaruh signifikan terhadap harga saham.

Hasil Penelitian Jurnal Ilmiah Keenam yakni Pengaruh Return On Assets, Net Profit Margin, Dan Earnings Per Share Terhadap Harga Saham Pada Bank di Indonesia (Survei Pada Bank Konvensional yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2016) oleh Acep Edison, Eddy Winarso, TC.J.Adriandra Edisan, Nunung Nuryani (2017) adalah Return on Assets tidak dapat dilakukan pengujian, sehingga tidak diketahui pengaruhnya ROA terhadap Harga Saham pada Bank Konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2014-2016. Lalu, Net Profit Margin dan Eraning Per Share berpengaruh terhadap tingkat Harga Saham, peningkatan Net Profit Margin mampu menjelaskan variasi Harga Saham pada Bank Konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2014- 2016 dan Return on Assets, Net Profit Margin, Earnings per Share berpengaruh secara simultan terhadap Harga Saham pada Bank Konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2014-2016.

(9)

9

Hasil telaah pada jurnal ke 7 yakni Pengaruh Kinerja Keuangan Perbankan terhadap harga saham yang di tawarkan di BEI ( Studi kasus 10 bank dengan asset terbesar ) menunjukkan bahwa CAR dan NPL tidak berpengaruh terhadap harga saham sementara LDR dan ROA berpengaruh .

Hasil telaah selanjutnya pada jurnal ke 8 yang membahas tentang pengaruh dari kinerja keuangan taerhadap harga saham pada perbankan , menunjukkan bahwa ROA dan DER tidak berpengaruh secara signifikan sementara PER dan EPS berpengaruh secara signifikan.

Hasil telaah selanjutnya pada jurnal ke 9 yang membahas mengenai pengaruh kinerja keuangan terhadap harga saham 10 bank terkemuka di Indonesia menunjukkan bahwa rasio rasio keuangan yang berkaitan langsung dengan tingkat keamanan maupun profitabilitas bank seperti LDR, ROE maupun CAR berpengaruh terhadap harga saham, sementara rasio yang tidak berkaitan langsung dengan kondisi kemanan dari bank seperti NPL tidak mempengaruhi harga saham. Hasil telaah selanjutnya pada jurnal ke 10 yang mengambil BCA sebagai obyek penelitian lagi lagi masih membahas mengenai rasio profitabilitas yaitu Net Profit Margin dan ROE. Dalam pembahasannya kita dapat melihat lagi lagi rasio yang berkaitan langsung dengan profitabilitas seperti ROE berpengaruh secara signifikan dibandingkan dengan rasio yang tidak berkaitan langsung dengan profit seperti Net Profit Margin.

Pembahasan yang dilakukan selanjutnya lewat jurnal ke 11, yang mengambil bank pemerintah yang terdapat di BEI, menunjukkan bahwa harga saham akan dilihat dari seberapa mampu untuk menghasilkan keuntungan dari asset yang dimiliki melalui ROE, berapa pendapatan per lebar saham lewat EPS serta kemapuan menghasilkan laba secara umum.

5. Penutup

Dalam melakukan investasi dipasar modal diperlukan pengetahuan yang cukup, pengalaman, serta naluri bisnis untuk menganalisis efek-efek mana yang akan dibeli atau dijual. Sumber informasi mengenai kinerja keuangan suatu perusahaan dapat diperoleh dari laporan keuangan suatu perusahaan. Menurut

(10)

10

Martono dan Harjito (2010) laporan keuangan merupakan ikhtisar mengenai keadaan keuangan suatu perusahaan pada suatu saat tertentu. Laporan keuangan secara garis besar dapat dibedakan menjadi 4 macam, yaitu laporan neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal dan laporan aliran kas. Perubahan harga saham yang terjadi pada perusahaan perbankan di Indonesia beberapa tahun ini mengalami fluktuasi . Perubahan harga saham ini dipengaruhi oleh kinerja perusahaan. Apabila kinerja keuangan suatu perusahaan baik, maka calon investor tidak akan segan menanamkan modalnya dipasar modal dan apabila kinerja kondisi keuangan buruk maka para investor enggan menanamkan dananya dipasar modal sehingga akan berakibat buruk pada kesejahteraan perusahaan. Untuk pengambilan keputusan ekonomi para pelaku bisnis dan pemerintahan membutuhkan informasi tentang kondisi dan kinerja keuangan perusahaan. Analisis laporan keuangan sangat dibutuhkan untuk memahami informasi laporan keuangan. Analisis keuangan merupakan alternatif untuk menguji apakah informasi keuangan bermanfaat untuk memprediksi harga saham. Apabila kinerja perusahaan meningkat, maka dapat di proyeksikan harga saham akan meningkat, sehingga investor akan memanfaatkan semua informasi dan kinerja keuangan perusahaan sehingga dapat diperkirakan harga saham yang akan ditentukan kemudian. Dengan demikian maka kita dapat melihat bahwa informasimengenai kinerja perusahaan akan mempengaruhi keputusan terhadap harga saham, apakah akan mengambil keputusan beli atau jual sehingga saham sekarang merefleksikan semua informasi yang diketahui.

Secara umum bisa disimpulkan bahwa dari hasil penelitian dalam 11 (sebelas) jurnal , maka dapat disimpulkan bahwa rasio keuangan sebuah perusahaan perbankan mempengaruhi harga saham dengan studi kasus pada saham yang tercatat didalam Bursa Efek Indonesia (BEI), artinya bahwa makin tinggi kinerja perusahaan yang dapat dilihat atau tercermin dari rasio keuangan terutama rasio profitabilitas suatu perusahaan perbankan maka akan menyebabkan harga saham yang semakin tinggi pula selain itu para pemegang saham akan melihat rasio keuangan yang menunjukkan sebuah kontribusi penjualan terhadap laba bersih yang dihasilkan oleh perusahaan perbankan tersebut, semakin besar nilai rasio keuangan maka akan semakin baik harga saham. Rasio keuangan yang digunakan

(11)

11

ini dapat digunakan untuk mengukur efektivitas perusahaan didalam menghasilkan keuntungan dan memanfaatkan aktiva yang dimilikinya. Namun demikian perlu untuk diperhatikan dalam beberapa kasus terutama untuk bank dengan jumlah asset yang besar rasio keuangan yang berkaitan dengank inerja kredit seperti, CAR, NPL dan LDR tidak terlalu berpengaruh terhadap harga saham, dengan demikian rasio rasio profitabilitas seperti, ROA, ROE , EPS, dan DPS tetap menjadi daya tarik bagi investor untuk melakukan investasi pada saham saham perbankan yang kemudian akan mempengaruhi harga dari saham.

Dari hasil kesimpulan dalam 11 jurnal dapat disampaikan beberapa hal yakni :  Hendaknya perusahaan lebih menekan biaya-biaya operasional perusahaan,

hal ini dilakukan dengan harapan agar perusahaan mendapatkan laba yang diharapkan serta terjadi peningkatan laba. Hasil analisa penelitian ini sebaiknya digunakan sebagai bahan informasi tambahan bagi calon investor selain informasi yang berasal dari Bursa Efek.

 Bagi perusahaan dapat lebih meperhatikan dan meningkatkan kinerja keuangan terutama kinerja yang berkiatan dengan profitabilitas perusahaan agar dapat menarik dan meningkatkan kepercayaan investor untuk berinvestasi

(12)

12

Berikut Lampiran dari Sebelas Jurnal mengenai “Pengaruh Rasio Keuangan terhadap Harga Saham Sektor Perbankan” yang telah saya telaah :

No Sumber Judul Penulis Tujuan Objek Variabel Unit Analisis Hipotesis Alat

Analisis Hasil 1. BENEFIT Jurnal Manajemen dan Bisnis Analisis Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Harga Saham Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI Tahun 2010-2012) Sri Murwanti, SE, MM dan Mulyono Menguji kinerja fundamental emiten terhadap harga saham pada perusahaan perbankan di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan Perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Variabel-variabel yang digunakan adalah Rasio Return on Asset (ROA), Return On Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), Earning per Share (EPS), dan Price Earning Ratio (PER) Kinerja Fundamental Emiten (Perusahaan Perbankan) H1: Return on Asset (ROA) berperngaruh terhadap Harga Saham. H2: Return On Equity (ROE) berperngaruh terhadap Harga Saham. H3: Net Profit Margin (NPM) berperngaruh terhadap Harga Saham. H4: Earning Per Share (EPS) berperngaruh terhadap Harga Saham. H5: Price Earning Ratio (PER) berperngaruh terhadap Harga Saham. H6: ROA, ROE, NPM, EPS dan PER

berperngaruh terhadap Harga Saham. Analisis Regresi Linear Berganda Berdasarkan hasil penelitian tentang Analisis Pengaruh Rasio Keuangan

Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2010-2012, dapat disimpulkan bahwa:

1. ROA tidak

berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan perbankan yang

terdaftar di BEI periode th 2010 – 2012,

(13)

13

sehingga H1 tidak terbukti kebenarannya. 2. ROE tidak

berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan perbankan yang

terdaftar di BEI periode th 2010 – 2012,

sehingga H2 tidak terbukti kebenarannya. 3. NPM berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI periode th 2010 – 2012, sehingga H3 terbukti kebenarannya. 4. EPS berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada

(14)

14

perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI periode th 2010 – 2012, sehingga H4 terbukti kebenarannya. 5. PER tidak

berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan perbankan yang

terdaftar di BEI periode th 2010 – 2012,

sehingga H5 tidak terbukti kebenarannya. 6. ROA, ROE, NPM, EPS dan PER

berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan perbankan yang

terdaftar di BEI periode th 2010 – 2012,

(15)

15

sehingga H6 terbukti kebenarannya. 2. Jurnal EMBA Rasio

Keuangan Pengaruhnya Terhadap Harga Saham Pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa yang Go Public di Bursa Efek Indonesia Pryanka J.V Polii, Ivonne Saerang, Yunita Mandagie Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh: 1. CAR, LDR, ROA, ROE terhadap harga saham pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa di BEI. 2. CAR terhadap harga saham pada Bank Bank Umum Swasta Nasional Devisa yang Go Public di Bursa Efek Indonesia Variabel-variabel yang digunakan adalah Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR), Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE) dan Harga Saham Kinerja Fundamental Emiten (Bank Umum Swasta Nasional Devisa) H1: CAR, LDR, ROA dan ROE diduga berpengaruh terhadap harga saham. H2: CAR diduga berpengaruh terhadap harga saham. H3: LDR diduga berpengaruh terhadap harga saham. H4: ROA diduga berpengaruh terhadap harga saham. H5: ROE diduga berpengaruh terhadap harga saham. Analisis Regresi Linear Berganda Kesimpulan dari penelitian ini adalah: 1. CAR, LDR, ROA dan ROE berpengaruh signifikan terhadap harga saham. 2. CAR tidak

berpengaruh signifikan terhadap harga saham. 3. LDR tidak

berpengaruh signifikan terhadap harga saham. 4. ROA berpengaruh signifikan terhadap harga saham. 5. ROE berpengaruh signifikan terhadap harga saham.

(16)

16 Umum Swasta Nasional Devisa di BEI. 3. LDR terhadap hargasaham pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa di BEI. 4. ROA terhadap hargasaham pada Bank Umum Swasta Nasional

(17)

17 Devisa di BEI. 5. ROE terhadap hargasaham pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa di BEI. 3. Jurnal Ilmu dan

Riset Manajemen Pengaruh DPS, EPS, NPM, ROA Terhadap Harga Saham Perusahaan Perbankan di BEI Wiwik Nur Alfiah, Marsudi Lestariningsih Tujuan penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui apakah Dividend Per Share (DPS), Earning Per Share (EPS), Perusahaan Perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Variabel Independen (Dividend Per Share, Earning Per Share, Net Profit Margin dan Return On Assets) Terhadap Variabel Kinerja Fundamental Emiten (Perusahaan Perbankan)

H1: Dividend Per Share, Earning Per Share, Net Profit Margin Dan Return On Assets masing- masing berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia H2: Dividend Per Share, Earning Per Share, Net

Analisis Regresi Linear Berganda

Hasil penelitian bahwa pengujian

menunjukkan bahwa variabel Dividend Per Share dan Return On Assets berpengaruh signifikan terhadap harga saham.

Sedangkan dari empat variabel tersebut yang memiliki pengaruh

(18)

18 Net Profit Margin (NPM) dan Return On Assets (ROA) masing-masing berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. 2. Untuk mengetahui diantara Dividend Dependen (Harga Saham)

Profit Margin Dan Return On Assets berpengaruh secara dominan terhadap harga saham pada sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

dominan terhadap harga saham adalah Return On Assets.

(19)

19 Per Share (DPS), Earning Per Share (EPS), Net Profit Margin (NPM) dan Return On Assets (ROA) manakah yang berpengaruh secara dominan terhadap harga saham pada sektor perbankan yang terdaftar di

(20)

20 Bursa Efek

Indonesia. 4. Jurnal EMBA Pengaruh

Return On Asset (ROA), Net Profit Margin (NPM), dan Earning Per Share (EPS) Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Perbankan di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2015 Rosdian Widiawati Watung, Ventje Ilat Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh: 1. Return On Asset (ROA) terhadap harga saham pada perusahaan perbankan di Bursa Efek Indonesia periode 2011-2015. 2. Net Profit Margin (NPM) terhadap Perusahaan Perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Variabel-variabel yang digunakan adalah Return On Asset (ROA), Net profit margin (NPM), dan Earning Per Share (EPS) Kinerja Fundamental Emiten (Perusahaan Perbankan) H1: Return On Asset (ROA) berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan perbankan di Bursa Efek Indonesia.

H2: Net Profit Margin (NPM) berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan perbankan di Bursa Efek Indonesia.

H3: Earning Per Share (EPS) berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan perbankan di Bursa Efek Indonesia.

H4: Secara simultan Return On Asset (ROA),

Analisis Regresi Linear Berganda

Kesimpulan dari penelitian ini adalah: 1. Secara parsial, Return On Asset (ROA) berpengaruh signifikan terhadap harga saham di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2015 dengan nilai yang didapat yaitu 0,006.

2. Secara parsial, Net Profit Margin (NPM) berpengaruh signifikan terhadap harga saham di Bursa Efek

Indonesia Periode 2011-2015 dengan nilai yang didapat yaitu 0,000.

(21)

21 harga saham pada perusahaan perbankan di Bursa Efek Indonesia periode 2011-2015. 3. Earning Per Share (EPS) terhadap harga saham pada perusahaan perbankan di Bursa Efek Indonesia periode 2011-2015. 4. Return On Asset

Net Profit Margin (NPM), dan Earning Per Share (EPS) berpengaruh terhadap harga saham pada perusahaan

perbankan di Bursa Efek Indonesia.

3. Secara parsial, Earning Per Share (EPS) berpengaruh signifikan terhadap harga saham di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2015 dengan nilai yang didapat yaitu 0,000.

4. Secara bersama atau simultan, Return On Asset (ROA), Net Profit Margin (NPM) dan Earning Per Share (EPS) berpengaruh signifikan terhadap harga saham di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2015 dengan nilai yang didapat yaitu 0,000.

(22)

22 (ROA), Net Profit Margin (NPM), dan Earning Per Share (EPS) terhadap harga saham pada perusahaan perbankan di Bursa Efek Indonesia periode 2011-2015. 5. Jurnal Analisa Akuntansi dan Perpajakan Analisa Pengaruh Return On Assets, Return On Equity, Earning Per Share Ahmad Ulil Albab Al Umar, Anava Salsa Nur

Savitri Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membuktika n pengaruh Return on Bank Konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Variabel-variabel yang digunakan adalah Return On Assets (ROA), Return On Equity Kinerja Fundamental Emiten (Bank Konvensional) H1: Ada pengaruh signifikan antara Return On Assets (ROA) terhadap harga saham di Bank Konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Analisis Regresi Linear Sederhan a dan Analisis Regresi Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. ROA tidak berpengaruh secara

(23)

23 Terhadap Harga Saham (Studi Pada Bank Konvensional di Bursa Efek Indonesia Periode 2008-2017) Asset (ROA), Return On Equity (ROE), dan Earning Per Share (EPS) terhadap Harga Saham, serta untuk menguji dan membuktika n pengaruh Return on Asset (ROA), Return of Equity (ROE) dan Earning Per Share (EPS) (ROE), dan Earning Per Share (EPS) H2: Ada pengaruh signifikan antara Return On Equity (ROE) terhadap harga saham di Bank Konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

H3: Ada pengaruh signifikan antara Earning Per Share (EPS) terhadap harga saham di Bank Konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

H4: Ada pengaruh signifikan antara Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE),

Earning Per Share (EPS) terhadap harga saham di Bank Konvensional yang

Linear Berganda signifikan terhadap harga saham. 2. ROE tidak berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham. 3. EPS berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham. 4. ROA, ROE, dan EPS secara simultan

berpengaruh signifikan terhadap harga saham.

(24)

24 terhadap Harga Saham pada Bank Konvension al di Bursa Efek Indonesia.

terdaftar di Bursa Efek Indonesia. 6. Jurnal Ilmiah Bisnis, Pasar Modal, dan UMKM Pengaruh Return On Assets, Net Profit Margin, Dan Earnings Per Share Terhadap Harga Saham Pada Bank di Indonesia (Survei Pada Bank Konvensional yang Acep Edison, Eddy Winarso, TC.J.Adriandra Edisan, Nunung Nuryani Penelitian ini bertujuan untuk menguji variabel Return On Assets, Net Profit Margin, Earnings per Share, dan Harga Saham pada Bank Bank Konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Variabel-variabel yang digunakan adalah Return On Asset (ROA), Net Profit Margin (NPM), dan Earnings per Share (EPS) Kinerja Fundamental Emiten (Bank Konvensional) H1: Return on Assets berpengaruh terhadap harga saham.

H2: Net Profit Margin berpengaruh terhadap harga saham.

H3: Earning Per Share berpengaruh terhadap harga saham.

H4: Return on Assets, Net Profit Margin, dan Earnings per Share berpengaruh terhadap harga saham. Analisis Deskripti f, Analisis Verifikati f dan Analisis Regresi Linear Berganda Kesimpulan penelitian sebagai berikut: 1. Return on Assets tidak dapat dilakukan pengujian, sehingga tidak diketahui pengaruhnya ROA terhadap Harga Saham pada Bank

Konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2014-2016. 2. Net Profit Margin

(25)

25 Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2016) Konvension al di Indonesia. berpengaruh terhadap tingkat Harga Saham, peningkatan Net Profit Margin mampu

menjelaskan variasi Harga Saham pada Bank Konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2014- 2016. 3. Earnings per Share berpengaruh terhadap tingkat Harga Saham, peningkatan dapat meningkatan variasi Harga Saham pada Bank Konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2014- 2016. 4. Return on Assets, Net Profit Margin, Earnings

(26)

26

per Share berpengaruh secara simultan

terhadap Harga Saham pada Bank

Konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2014-2016. 7. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi vol 16 no 02 2016 Pengaruh Kinerja keuangan perbankan terhadap harga saham yang di tewarkan di BEI ( Studi kasus 10 bank dengan asset terbesar ) Sando Heston Sambul, Sri Murni dan Johan

R Tumiwa Menguji pengaruh CAR, NPL, LDR dan ROA terhadap harga saham 10 bank dengan asset terbesar CAR, NPL, LDR , ROA dan harga saham Harga saham dari 10 bank dengan asset terbesar Kinerja keuangan 10 bank dengan asset terbesar. H1: Return on Asset (ROA) berperngaruh terhadap Harga Saham. H2: CAR berperngaruh terhadap Harga Saham. H3: Non Performing Loan

( NPL ) berpengaruh terhadap Harga Saham. H4: Loan Deposit Ratio ( LDR ) berperngaruh terhadap Harga Saham. H5: ROA, CAR, NPL dan LDR secara simultan

Regresi Linier Berganda

CAR dan NPL tidak berpengaruh terhadap harga saham secara parsial sedangkan LDR dan ROA berpengaruh secara parsial. Adapun secara simultan ke 4 variabel berpengaruh terhadap harga saham.

(27)

27 berpengaruh terhadap Harga Saham. 8. E Journal Apresiasi Ekonomi Volume 4 No 02 Maret 2016 p 151-156 Analisis pengaruh kinerja keuangan terhadap harga saham pada perbankan

Nailal Husna Menguji pengaruh kinerja keuangan terhadap harga saham bank ROA, DER, PER dan EPS

sebagai variable independent dan variable harga saham sebagai variable dependen Harga saham dari bank yang tercatat di BEI 2011 -2014 Kinerja keuangan bank yang tercatat di BEI tahun 2011- 2014 H1: Return on Asset (ROA) berperngaruh terhadap Harga Saham. H2: DER berperngaruh terhadap Harga Saham. H3: Price Earning Ratio ( PER ) berpengaruh terhadap Harga Saham. H4: Earning Per Share ( EPS ) berperngaruh terhadap Harga Saham. H5: ROA, DER,PER dan EPS secara simultan berpengaruh terhadap Harga Saham. Regresi Linier Berganda Diantara kekempat variable independent , maka PER dan EPS berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap harga

saham.sementara ROA dan PER tidak

berpengaruh terhadap harga saham 9. Jurnal Akuntansi Vol Pengaruh kinerja keuangan

Indra Satria , Ika Haryani Hatta Menguji pengaruh kinerja LDR, NPL, CAR dan ROE sebagai Harga saham dari 10 bank Kinerja keuangan dari 10 bank

H1: Loan Deposit Ratio ( LDR ) berpengaruh terhadap Harga Saham.

Regresi linier berganda Diantara ke empat variable independent, tiga variable

(28)

28 XIX No 02 Mei 2015 p179-189 terhadap harga saham 10 bank terkemuka di Indonesia keuangan terhadap harga saham 10 bank terkemuka di Indonesia variable independent an Harga saham sebagai variable dependen terkemuka di Indonesia 2013 – 20114 terkemuka di Indonesia H2: NPL berperngaruh terhadap Harga Saham. H3: CAR berpengaruh terhadap Harga Saham. H4: Return on Equity ( ROE ) berperngaruh terhadap Harga Saham. H5: ROE, LDR,NPLdan CAR secara simultan berpengaruh terhadap Harga Saham.

berpengaruh terhadap harga saham yaitu LDR, CAR dan ROE sedangkan variable NPL tidak berpengaruh terhadap harga saham.

10. Business Management and entrepreunership Journal Vol 1 No 2 Juni 2019 Pengaruh NPM dan ROE terhadap harga saham ( studi kasus Bank BCA Tbk yang terdaftar di BEI 2007-2017 ) Popy Ambarwati, Enas, Marlina Nur Lestari Menguji pengaruh NPM dan ROE terhadap harga saham NPM dan ROE sebagai variable independent dan Harga saham sebagai variable dependen Harga saham Bank BCA, Tbk 2007- 2017 Kinerja Bank BCA , Tbk 2007-2017

H1: Diduga Net Profit Margin ( NPM ) berpengaruh terhadap Harga Saham. H2: Diduga Return on Equity ( ROE ) berpengaruh terhadap Harga Saham. H3: Diduga NPM dan ROE secara simultan

Regresi Linier Berganda

NPM secara parsial tidak berpengaruh terhadap harga saham, sementara ROE berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap harga saham.

(29)

29 berpengaruh terhadap Harga Saham. 11. JOM Fisip Vol 3 No 02 Oktober 2016 Pengaruh ratio profitabilitas terhadap harga saham pada bank milik pemerintah ( BUMN ) yang terdaftar di BEI 2007-2014

Lola Devita Sari Melihat pengaruh ratio probabilitas terhadap harga saham perbankan ROA, ROE, NPM dan EPS sebagai variable independent dan Harga Saham sebagai variable dependen Saham BUMN perbankan di BEI 2007-2014 Ratio probabilitas dari saham BUMN Perbankan di BEI H1: Diduga Return on Asset ( ROA ) berpengaruh terhadap Harga Saham. H2: Diduga Retur on Equity ( ROE ) berpengaruh terhadap Harga Saham. H3: Diduga NPM berpengaruh terhadap Harga Saham.

H4 : Diduga Earning Per Share ( EPS )

berpengaruh terhadap harga saham

H5 : Diduga ROA, ROE. EPS dan NPM secara

Regresi Linier Berganda

Dari keempat ratio profitabilitas tiga variable yaitu ROE, NPM, dan EPS berpengaruh terhadap harga saham,

sedangkan 1 varibel yaitu variable ROA tidak berpengaruh terhadap harga saham.

(30)

30

simultan berpengaruh terhadap harga saham

(31)

31

Daftar Pustaka

Alfiah, W. N., dan Marsudi Lestariningsih. 2017. Pengaruh DPS, EPS, NPM, ROA

terhadap Harga Saham Perusahaan Perbankan di BEI. Sekolah Tinggi

Ilmu Ekonomi Indonesia Surabaya (STIESIA).

Al Umar A. U. A., dan Anava Salsa Nur Savitri. 2020. Analisis Pengaruh ROA,

ROE, EPS terhadap Harga Saham. IAIN Salatiga.

Ambarwati, Popy, Enas, dan Marlina Nur Lestari, 2019, Pengaruh NPM dan ROE

terhadap harga saham (studi kasus Bank BCA Tbk yang terdaftar di BEI 2007-2017), Business Management and Entrepreunership Journal Vol 1 No 2 Juni 2019

Heston, Sando Sambul, Sri Murni, dan Johan R Tumiwa, 2016, Pengaruh Kinerja keuangan perbankan terhadap harga saham yang di tewarkan di BEI ( Studi kasus

10 bank dengan asset terbesar ), Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 16 No 02

Husna , Nailal, 2016, Analisis pengaruh kinerja keuangan terhadap harga saham

perbankan , E Journal Apresiasi Ekonomi Volume 4 No 02 Maret 2016 p 151-156

Murwanti, Sri dan Mulyono. 2015. Analisis Pengaruh Rasio Keuangan terhadap

Harga Saham Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI Th 2010-2012). Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Poli, P. J. V., dkk. 2014. Rasio Keuangan Pengaruhnya terhadap Harga Saham

pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa yang Go Public di Bursa Efek Indonesia. Universitas Sam Ratulangi Manado.

Satria ,Indra dan Ika Haryani Hatta, 2016 , Pengaruh kinerja keuangan terhadap harga saham 10 bank terkemuka di Indonesia, Jurnal Akuntansi Vol XIX No 02 Mei 2015 p179-189

Sari , Lola Devita , 2016, Pengaruh ratio profitabilitas terhadap harga saham pada

bank milik pemerintah ( BUMN ) yang terdaftar di BEI 2007-2014, JOM Fisip Vol

(32)

32

Watung, R. W. dan Ventje Ilat. 2016. Pengaruh Return On Asset (ROA), Net Profit

Margin (NPM), Dan Earning Per Share (EPS) Terhadap Harga Saham pada Perusahaan Perbankan di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2015.

Universitas Sam Ratulangi Manado.

Ilmu Manajemen Industri. (22 Januari 2019). Pengertian Dividend per Share (DPS)

atau Dividen per Saham dan Cara Menghitungnya. Diakses pada 09 Juni

2020, dari https://ilmumanajemenindustri.com/pengertian-dividend-per-share-dps-

dividen-per-saham-cara-menghitung-dps/#:~:text=Dividen%20per%20Saham%20atau%20Dividend%20per%20Share %20yang%20disingkat%20dengan,total%20lembar%20saham%20yang%20bered ar.

Referensi

Dokumen terkait

Secara simultan, hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari Earning Per Share, Price Earnings Ratio, Return On Assets, Net Profit Margin, dan Debt to Equity

(ROA) , Return On Equity (ROE) , Net Profit Margin (NPM) dan Earnings Per Share (EPS) berpengaruh secara simultan dan parsial terhadap Harga Saham pada perusahaan

pengaruh Return On Assets , Return On Equity , Net Profit Margin , dan Earning Per Share terhadap Harga Saham (studi pada perusahaan food dan beverages yang terdaftar

Pengaruh Net Profit Margin (NPM), Debt to Equity Ratio (DER), dan Return On Equity (ROE) secara parsial terhadap return saham pada perusahaan sub sektor

Penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa besar pengaruh Earning Per Share (EPS), Net Profit Margin (NPM), Return On Assets (ROA), dan Price Earnings Ratio (PER)

Pengaruh Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), dan Earning Per Share (EPS) terhadap Harga Saham pada Perusahaan yang

Pengaruh Return On Assets, Return On Equity, Net Profit Margin dan Earning Per Share Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Industri Dasar dan Kimia Yang Terdaftar

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Net Profit Margin NPM, Return On Asset ROA Dan Return On Equity ROE Terhadap Profit Growth Pada Perusahaan Subsektor Makanan Dan