• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAS IV BALLET DAN ARSITEKTUR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAS IV BALLET DAN ARSITEKTUR"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

--'-'-,.---""-"

{,.i~ BOGOR INTERNATIONAL BALLET SCHOOL

,~~JJr-.'RNA YULIANY 9 7 5 T Z 036 , 54 ,... '~ .... ~ ..;,.. .. . / 'I'

~l

B A S

IV

BALLET DAN ARSITEKTUR

INTERPREIIITASI NON-LITERAL DANCE DALAM MIRADE KE DALAM DUNIA ARSITEKTUR

Ballet sebuah hasil karya non verbal yang mengandalkan rasa dan lokomotoric dalam pergerakanya. Dari kedua ekspresi tersebut dapat dihasilkan sebuah pemikiran bahwa dibalik pergerakan dalam tari tersebut mengandung arti yang ingin disampaikan, baik hanya sebatas keindahan saja atau cerita di dalamnya.

Antony C.Antonlades melihat gerak tari melalui formasi-formasi gerak di dalam sebuah tari yang

nantinya dapat diinterprestasikan dalam rancangan arsitektural berupa masal bentukan, patternl pola

arsnektural. Sehingga tari dapat sebagai inspirasi bagi arsitek dalam merancang.12

Ballet dan arsitektur memiliki bentukan ruang hidup dalam tiga dimensional yang selalu mengandalkan estetik dan keduanya adalah merupakan wujud dali dunia seni dikarenakan di dalamya terkandung sebuah pesan yang ingin disampaikan.

Gagasan perancangan akan di dasarkan oleh non-literal Dance terbagi berdasarkan konsep tranformasi yang akan dituangkan ke dalam transformasi fungsi dan transformasi bentuk.

IV.1 Jalan Cerlta dalam IIMlrage"

Dalam cerna • Mirage • terdiri dari empat adagan dengan beberapa term di dalamllya. Dalam adegan I

terdapat 3 babak, dalam adegan II terdapat 3 babak, adagan III terdapat 6 babak. Jalan cerna yang ada menjadi alur pergerakan yang dnransformasikan ke dalam banguna berupa alur tata masa bangunan

dalam site yang telah dnentukan berdasarkan pola adagan pada • Mirage·.

Adagan-adegan yang akan dnransformasikan menurut privatisasi fungsi yang ada. Adegan yang ditransformasikan ke dalam sne sebagai berikut ;

12 Anlonlades, PoeUc of ArcMecture

PENDEKATAN KONBEP MELALUI REPREBENTABI GERAK NON" LITERAL DANCE BAS IV BALLET DAN ARSITEKTUR

(2)

;;,11' BOGOR INTERNATIONAL BALLET SCHOOL

,~~,(~/RNA YULIANY 9 7 5 1 2 0 3 6 , SS

... -.! ... J --,1· ./

M

Adegan I ditransformasikan ke dalam bangunan pendidikan dan administrasi berupa sekolahan dan kantor pengelola.

Adegan III ditransforrnasikan ke dalam bangunan hunian dan fasilitas penunjangnya berupa gedung asrama dan perpustakaan.

Adegan II ditransforrnasikan pada bangunan berupa auditorium.

Tata letak masa disusun berdasarkan privatisasai fungsi pada masing-masing bangunan. Karena ketiga bangunan memiliki fungsi yang salimg menunjang, maka pola pergerakanya adalah memillh forrnasi segitiga.

Pola segitiga adalah pola yang efektif dikarenakan kedekatan masing-masing bangunan terhadap bangunan lain akan memperrnudah dalam hal pencapaianya dan akan menunjang peran atau fungsi setiap bangunan.

r~1

A.::.2-J-L

J / ~. ,>.> , fOl<,MAS i' ~b;ITlfA 03f· Pt'IL~,,'iJ(, AL'it<Nr1G:MT

Gambar IV.1 Building alignment ( tata masa )

Altematif desain untuk pola tata masa bangunan dldasarkan atas analogi gerak tari. Analogi gerak tari yang ditransforrnasikan sebagai building alignment memiliki tujuan agar susunan atau pola tata masa bangunan menjadi sesuatu yang jelas.

PENOEKATAN KDNSEP MELALUI REPRESENTASI I3ERAK NDN~ LITERAL DANCE

(3)

h.il'

B0130R INTERNATIONAL BALLET SCHOOL 56 ,~.~,<j)",IRNA YULIANY 97 5 / 2 036 '- ... ,"'\t .... -)

_

.. / ".

1

~~

l

,\\

~

/-

"

) .. J; IZ~ ('~ ..-/ r~~J

...

;1

,,:::rr~ / , . ' I '

~

. L ;' t:'":'"~:1 r..:?} I·.... '>..•' •..j '< ! ' -'/ - . rI ) :~

\\

t

till

',~ Jd I ! \ Ii ~ '~ 1

"

''-/'­

Gambar IV,2 Analogi gerak tart

Gerak tari tersebut diatas berdasarkan analogi Rudolf Laban, yang rnengartikan gerak ke dalam sebuah istilah bentukan frontal, horizontal atau vertikal. Gerakan ini rnerupakan gerakan yang sangat mendasar pada ballet dan menjadi sesuatu yang relevan apabila dttransformasikan dalam bentukan arsitektur. Transformasi gerakan tersebut akan berupa building alignment pada bangunan.

~~

( ...Y .!.~ ' ) /,/';./\, .:,:) \. <' " • .if, "''<7, '\ . 11!:· un)1<; , / \ '., \:\

'"

'\/

'.: DI$I.l.<;:LJIV OJ..{',+\·

,/~/'\

/-";?"\ \ '\

,.-:.>.

C./~

lAI" IN,ll;.:·XAPS

. /

/)~//;/.

/'>' \//./

.

/ A:J'l'<x....

)0".'>&

( /7

~

...

\~

"'­

''f/

'

''v

r}~ ~?,)'~-',),k J..I~·I~~ .. LJU r.-:.Ef· 1 ~/\r 'p.:."',Il".. .',.1

Gambar IV.3 AltemaUf building alignment

IV.2 Karakter Tokoh Dalam "Miragen

berbagai karakter tokoh muncul dengan membawakan ekspresi dan kesan tersendiri. Karakter tokoh yang ada di dalam Mirage kemudian akan dttransformasikan ke dalam tataran bangunan yang menclptakan ekspresi bangunan yang berbeda dalam desain balk massa atau penciptaan di dalam facade.

PENOEKATAN KONSEP MEL.ALUI REPRESENTASI GERAK NON- LITERAL DANCE BAB IV SAl-LET DAN ARSITEKTUR

(4)

flil' BOGOR INTE:RNATIONAL BALLET SCHOOL

,~U)~ IRNA YULIANY 97 512 03t5 , S7

... -t-.c;~ I

-" . /

~'i.

IV.2.1 Karakter I

Karakter tokoh awal memiliki karakter terhadap tari ballet klasik yang cukup kuat. Penari ini menarikan berbagai gerakan ballet klasik, pada gerakan-gerakan yang dilakukan adalah gerakan yang meliuk-liuk. Transformasi pada bangunannya adalah didominasi oleh elemen lengkung.

Gambar IV.4 Refteksi tart pada adegan I

Pada bangunan administrasl ini hadir elemen air ( kolam ). Elemen air yang hadir disini adalah sebagai suatu bentuk transformasi dari bayang-bayang penari yang sengaja diekspose dalam pertunjukan tarinya. Elemen air dihadirkan sebagai reflektor sehingga bayang-bayang banglJnan dapat direfleksikan dengan baik.

Gambar IV.5 Representasl refteksl pada bangunan

Gambar IV.6 Fasad yang terefteksl pada media air

PENDEKATAN KDNSEP MELALUI REPREBENTASI GERAK NON- LITERAL DANCE BAS IV BALLET DAN ARSITEKTUR

(5)

58

t . i l ' BOGOR INTERNATIONAL BALLET SCHOOL

,~':.J)~/RNA YULIANY 9 7 5 1 2 0 3 6 ... ~'1' .J

--

. /

~l

IV.2.2 Karakter II

Karakter tokoh yang kedua menampilkan adegan dengan berpakaian lengkap ala bangsawan Belanda. Disini menceritakan sebuah masa dahulu. Jenis bangunan yang akan ditampilkan adalah menyesuaikan pada bangunan kolonial belanda disekitamya sebagai kawasan preservasi konservasi.

Gambar IV.7 Seniuk bangunan dgn adopsl unsur kolonlal

Karakter bangunan tersebut berdasarkan atas bangunan-bangunan Kolonial BeJanda. Karakter bangunan yang akan diadopsi adalah jenis-jenis jendela yang ada pada bangunan Kolonial Belanda. Jenls-jenis pintu dan jendela berdasarkan studi olterature bangunan-bangunan kolonial yang sama dengan bangunan yang ada di Bogor.

Gambar IV.8 Model plntu dan jendela pade bangunan kololal

PENOEKATAN KCNSEP MELALUI REPRESENTASI GERAK NON- LITERAL DANCE BAB IV BALLET DAN ARSITE: KTUR

(6)

,

~'!I'

BOGOR INTERNATIONAL BALLET SCHOOL

,~!.3))...,IRNA YULIANY 97 512 036 , S9

... ..;: . .~ .." .. J

~ .. /

"

~1.

Pada bangunan ini akan mengadopsi berbagal macam hal tentang bangunan kolonial Belanda. Lobby adalah salah satu hal yang memilikl chi khas yang kuat sehingga nuansa pada bangunan akan sangat terasa apabila berada di dalam gedubg tersebut. Ketinggian dan kolom-kolom yang yang ada pada bangunan ini merupakan cirri yang akan diadopsi ke dalam International ballet school khususnya pada bangunan administrasi.

Gambar IV,9 Janis lobby pada bangunan kolonlal

Selasar yang memiliki karakter kuat bercirikan kolonial Belanda akan diadopsi sebagai elemen yang memperkuat kesan terhadap bangunan Belanda. Selasar in; terbuat darl batu alam yang memperkuat kesan nature pada bangunan.

Gambar IV.11 Jenls selasar pada bangunan kalonlal

PENOEKATAN KONSEP MELALUI REPRESENTABI GERAK NON- LITERAL DANCE BAS IV BALLET DAN AR51TEKTUR

(7)

60

,/ . " ­

-_.:.----'---~ --- - ---.­

6'!" BOGOR INTERNATIONAL BALLET SCHOOL

,:~";~ /RNA YULIANY 97 512 0 3 6

... /

1\1 ~.

IV. 2.3 Karakter III

Karakter III memiliki kesan sebagai tokoh yang memainkan gerakan-gerakan yang lebih kaku sehlngga menarik kesan sebuah kekokohan. Tokoh ini menceritakan segala tentang kehidupan di masa kini, serba praktis, efisien, dan kuat mendominasi kehidupan. Karakter kuat dan praktis akan ditransformasikan ke dalam bangunan berupa bentuk bangunan yang kokoh dengan sagala fasilitas yang memadai di dalamnya.

ol~iN6 1'!5iR13OAT OAR! KACA

~I t:::X,>

~JI'!' II I~

"

Gambar IV.12 Seniuk bangunan berdasar karakter III

Bangunan akan menggunakan dari baja dan kaca, namun masih sedikit mengadopsi unsur-unsur klasik sehlngga keselarasan yang ada pada bangunan awal masik terasa.

IV.3 Tataran Site

Bangunan diwadahi dalam sebuah site yang direncanakan berdasarkan kepentingan sebuah fungsi secara garis besar menurut tingkat privatisasi menjadi tiga kelompok :

Fungsi sebagai Sekolah. Fungsi sebagai Asrama.

. Fungsi sebagai Gedung Pertunjukan.

IV.3.1 Setting Lokasl

Site terpilih berdekatan dengan dan kawasan praservasi konservasi yang memiliki ciri kuat terhadap bangunan kolonial Belanda. Bogor. Sehingga keberadaan site memiliki potensi tersendlri dalam hal pengolahannya.

PENOEKATAN KDNBEP MELALUI REPRESENTASI t3ERAK NON" LITERAL DANCE BAS IV BALLET DAN ARSITEKTUR

(8)

_l':"._~_ ~ .__._~_

f!,~.'.'.~

BOGOR INTERNATIONAL BALLET SCHOOL 61

,~Y)jJ-, IRNA YUI_'ANY 9 7 S 72 G36

.... ~ . ..t ... ;,) -~ , ; / " I\t

1

0::. IV.3.2 Sirkulasl

Sirkulasi pada stte mengikuti pola adegan-adegan yang terdapat dalam Mirage, pola adegan yang

terdapat dalam mirage adalah sebuah susunan atau pola yang sudah jelas sebagai urutan jalan

cerita sehingga sirkulasi stte adalah linear.

r-ll

Al_\Jt'. -'=!RKVlA'

Lf±

/'Jil "',,,",,,.-'

,{? '....

o ..-:~ .;)/

.

~:'

.,x~>//

~?

.

~f#'

/;,J.;3/'. ./:-­ j/ " ,/ I. " 1'./;/) 1, I

,,'

/!

-I

Gambar IV.13 Sirkulasl delam bangunan

IV.4 Tataran Bangunan

Bangun8n Asram8

Bentuk bangunan didasarkan pada esensl Adegan " ( bentuk kelabilan )

Interprestasi tentang kelabilan ini adalah konsep dasar dari tari "Miragen

yang bercerita tentang

kelabilan dlmana masa ini adalah imbas dari adanya adegan I. MengintEnprestasikan bangunan

sebagai bentuk kelabilan adalah berangkat dali bangunan "Nunotani Offlce Buildingn

, Bangunan

tersebut adalah sebuah contoh akan adanya kelabilan.

Kelabilan dapat diartikan dengan kata lain Goyah, goyah sendiri merupakan suatu artian bentuk

yang akan mengalami pergeseran atau jatuh. Dimana di pada bangunan "Nunotani Offlce building"

ini menggambarkan bahwa bangunan ini seaksn ingin runtuh. Dari sinilah konsep bentukan pade bangunan II direncanakan.

PENDEt(ATAN t(CNSEP MELALU' REPRESENTASI GERAK NON'" LITERAL DANe E BAS IV BALL.ET 'OAN ARSITEKTU R

(9)

- - - - -

---62 ,

~

"~\\ BOGDR INTERNATIONAL BALLET SCHOOL

,~~_()~/RNA YUL/ANY 97 512 0 3 6 , ... '\.t 'Il~ _) - ' ' /

~I

":::4 {;Ol'lro N f., 1'l-.­.... \VINl;l>t,IAU Rf,i'LN<: ''ft; I>I/3tlA.o'tV>t<rr· . l-WMPt.·kl\',)/lT.· ,,~~~j.·i;;Q-r""f1 " ' ) I i ' .

Gambar N.14 Seniuk bangunan dengan karoklor labll

Bangunan memiliki lokasl stte yang berdekatan dengan sungal keeil, sehingga memiliki keadaan site yang berkontur. Kontur dengan ketingglan 20 m dari permukaan sungai ke JI. Malabar ujung dapat digunakan sebagai media yang yang membantu memperkuat kesan dari bangunan II sebagai bangunan yang labil karena diletakkan dipinggiran kontur tersebut.

fln;.lj( \1; Mbl"!Vf:P/(I)A1 I\f.&<lM I. Atl;;

"1­

~---'jr----r~

----..;:L;:~Ll ~*"

AI'V'oti

lO~lC(lI'~I,rr:<'\

- .. ~... t'AA1;I.>NJ\JJ ,I """-'" ..,~ lA E kAII "ON 1 1)01,

Gambar IV.15 Seniuk asrama dengan karaklerlabll

Bangunan Gedung Pertun}ukan ( Theater)

Bentuk bangunan didasarkan pada esensi adegan III ( kekaeauan I chaos ). Pada bangunan ini adalah interprestasi dari suatu bentuk kekaeauan.

Kekaeauan dalam «Mirage «ditimbulkan oleh adanya kegaduhan yang oleh penari. Dari tarl ini sendiri kekaeauan yang dimainkan adalah sebuah perpecahan dalam din seseorang yang dimana suatu saat dihadapkan dengan berbagai maeam pilihan, sedangkan kita harus memilih salah satu dari sekian pilihan.

PENDEKATAN KDNSEP MELALUI REPRESENTA51 BERAK NON- LITERAL DANCE

(10)

63 ,

---,--~._.

("9,,,

BOGOR INTERNATIONAL BALLET SCHOOL ,\.l\,,~"(.)~ IRNA YUL/ANY 97 512 0 3 6

~'.. ~ ..

... ~" .., ' /

~~

Dalam kaitanya pada bangunan hal ini akan ditransformasikan dalam bentuk sirkulasi dl dalam

bangunan yang mana keadaan orang be~alan adalah bergerak pada satu jalur yang jelas dan

apabila dihadapkan dengan dua atau lebih pilihan, maka harus memilih satu diantaranya.

-o-~) £:"TAt'£: /

',11'(11\1'1\';1

-rHl;7"AT-F..R.

i,

\"/"

Gambar IV.16 Sirkulasl dgn representasi adagan III (kacau I

IV.5 Formasl tar!

Formasi tari dalam bangunan akan berpengaruh pada sirkulasi balk di luar maupun di dalam bangunan.

IV.5.1 Formasl Linear

Formasl Inl terdapat pada awal adegan yang ditransformasikan pada bangunan berupa sirkulasl masuk ke dalam bangunan. Pada adegan I hamya terdapat formasl-formasl yang berbentuk linear sehlngga pada penerapan ke dalam bangunan dengan memilih bentuk sirkulasi linear.

--~·~~·.:~:~~;;;TI ":")~"~!••j j W\~J~ III VIti ~/~'::\o\\'\(/' -:.-:;. /;; .f!­ ...;' , / .f'i"

""'\.,//

Gambar IV.17 Sirkulasi dalam bangunan

PENDEKATAN KDNBEP MELALUI REPRESENTASI GERAK NON- LITERAL DANCE BAD IV BALLET DAN ARSITEKTUR

(11)

6 4

- - ~..

~-f/2"

BOGOR INTERNATIONAL BALLET SCHOOL ,~~J)~ IRNA YULJANY 97 5 T 2 0 3 6

'-... -'!...

,I

- ' /

~'i

.;;~

IV.5.2

Formasi Segltlga

Pada awal adegan II terlihat tiga penari yang memainkan formasi-formasi segi tiga. Formasi ini akan ditransformasikan pada bangunan berupa plaza yang memiliki bentuk path mengikuti formasi yang terbentuk dalam tari tersebut.

Formasi tari yang akan d~ransformasikan.

c~;--·-·-· ---- ..~ , / .... " / -... -,t> .~ ..:.;.-. - ....:~.:)~-. -. "l!..~:r

"

/ ~, ~--,

.

'''''.-'' -/

/-"'-

.

-

•... " ':"'.' <..• :::(: ' • . .

/:"/}2~'

, '.",;>',

Gambar IV, 18 Formasl pada adegan II

Bentuk path pada plaza yang terbentuk dari formasi tari tersebut.

~

~.

lV

I.

Gambar IV,19 Representasl formasl segitiga

IV.5.3

Formasl Zig-zag

Pada adegan Inl juga dltampilkan seorang penari yang memperagakan ekspresi dalam sebuah kebingungan. Hal ini akan ditransformasikan dalam bentuk slrkulasi di dalam bangunan.

PENDEKATAN KON6EP MELALUI REPRESENTASI GERAK NON· LITERAL DANCE BAS IV BALLET DAN ARSITEKTUR

(12)

65

6'~J\\

BOGOR INTERNATIONAL BALLET SCHOOL

,=~.;~IRNA YULJANY 97 51 Z 0 3 6

~ ..- - /

i~t

":::' ..

Gambar IV.20 Gerakan penart dalam poolsl zig-zag

C3

r--:L... . J\. gANf,KU

·~·~2~

.••..

~MASi

?

... ... . &'OlAK' !!AUII:

1

~

Gambar IV.21 Gerak digambarllan dart atas &analoginya

Formasi zig-zag ini dttransformasikan ke dalam bangunan berupa sirkulasi dalam asrama yang memiliki alur yang tidak seragam ( linear) seperti asrama pada umumnya.

I<AMAR -"'....1'1AA ACir'V'\HA .•

Gambar IV.22 SlrlIulasl zig-zag dim bangunan

PENDEKATAN KDNSEP MELALUI REPRESENTASI DERAK NON" LITERAL DANCE

(13)

,.

. - - , _._-­

fill( BOGOR INTERNATIONAL BALLET SCHOOL

66

,~"t:.,(~ IRNA YUL/ANY 97 5 T Z 03t5

>.;'" "'tt.~ J

-.j, ./

M

IV.5.4 .

Fonnasl Memusat

Fonnasi ini terdapat pada adegan III yang pada bangunan dnransfonnasikan pada theater out door, disini yang menjadi pusat adalah tempat pertunjukanl stage.

.1.­

rt='~:'~·-?l'G:Q~,.~~~=~ll

I

Lt;'i!t·,~·",:~-'-~"\

i

I

~~ki~\'7

KU!li

II

ik/'·>~j1/1.11 '.~

..

J..

}-:::~

..,

1 1"4.1 ".../ .

!...

..

!r.:_:~:~~?~.~~:;~:~:J_

. .

'I'

/;.:1"'<";~~)t,..A ~.i·

Gamber IV.23 Sirkulasl pads open stage

IV.6

Gerak Dalam Tari

IV.6.1

Grand Jete

Adalah sebuah gerakan yang melambangkan atau memiliki arti terbang dalam tari balet. Transfonnasi ke da/am bangunan adalah berupa Jenls path yang dibuat sebagCli stimulasi bagi pemakai untuk melompat yang secara tidak langsung mengajarkan gerakan grand jete.

:~ 1

~ .

~

PENDEKATAN KCNSEP MELALUI R:EPRESENTASI GERAK NON- LITERAL DANCe: BAS IV BALLET DAN ARSITEKTUR

(14)

67

."~--- --"

6'!"

BOGOR INTERNATIONAL BALLET SCHOOL

,.~~3~/RNA YULIANY 97 5 1 2 036

\ " ~ .... . J

--

. /

1\1 ~.

'< \)( i:::;} Ai"

Gambar IV.24 Path sebagal stfmulasl gerak grand jete

Path yang dibuat bukan merupakan jalan satu-satunya untuk menuju ke suatu tempat. Mengantisipasi bagaimana kalau dilalui orang banyak, maka akan dibuat dua jenis path yang berbeda. Salah satunya

dibuat sebagaimana sikap be~alan biasa.

IV.6.2 On Pointe

Konsep struktur bangunan adalah menghadirkan kolom jamur. Kolom jamur sendiri tidak hanya sebagal analogi dari bentukan on pointe, tetapi fungslnya sebagai pembentuk ruang. Ruang yang diciptakan akan rnemiliki kesan parabol. 8ecara fungslonal sebagai penerus beban akan sangat efektif dengan fungsinya sebagai penyangga beban karena memiliki bentuk yang melebar pada bagian atasnya.

~e~

Gamber IV.25 On Pointe

PENOEKATAN KONSEP MELALUI REPRESENTASt BERAK NON- LITERAL DANCE BAS IV BALLET DAN ARSITEKTUR

(15)

6,i,>

BOGOR INTERNATIONAL. BAL.L.ET SCHOOL. 68 ,,~,})}....IRNA YULIANY 97 512 0 3 6 '~-S-.}:;"

~1

"::~

i'C(;;r)'::'<· '

t

aJ~-) ~·~,izc.

Gambar IV.26 Representasi on pointe ke dalam bangunan

IV.6.3

Manage

Manage adalah sebuah gerakan dalam ballet yang menciptakan formasl dalam gerakan kaki, pada

bangunan akan ditransformasikan pada sirkulasi yang menuntun orang berjalan dengan mengikuti formasi yang telah diciptakan menurut gerakan tersebut.

Gambar N.27 Manage ,. ,. Plr-lDI1J6 KCWt1 ~<:A PlI'IDI~ l<AGo6,

Gambar IV.28 Representasl manage ke dim bangunan

Pola ini dibuat agar si pemakai sadar bahwa paslsi berjalan adalah melewati kolom-kolom dengan mengitarinya setengah Iingkaran.

PENDEKATAN KCNSEP MELALUI REPRESENTABI GERAK NON" LITERAL DANCE BAH IV BAL.L.ET OAN ARSITEKTUR

Gambar

Gambar IV.1  Building alignment (  tata  masa )
Gambar IV.3 AltemaUf building alignment
Gambar IV.4  Refteksi tart pada adegan I
Gambar IV.8 Model plntu dan jendela pade bangunan kololal
+7

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan masyarakat yang kerap mendapatkan palayanan dalam proses persalinan menyatakan bahwa bersyukur dengan adanya kerjasama antara bidan dan dukun bayi dalam

%atu ini mungkin terbentuk di di ginjal kemudian turun ke saluran kemih bagian baah atau terbentuk di di ginjal kemudian turun ke saluran kemih bagian baah atau memang terbentuk

Hasil uji statistik uji t untuk variabel latar belakang pendidikan diperoleh T hitung sebesar 0,832 &lt; dari nilai T tabel sebesar 2,365 dan untuk variabel

Penggunaan publik wifi sangat rentan terhadap attacker. Salah satu cara yang dapat dimanfaatkan oleh attacker untuk melakukan eksploitasi dan menyebarkan malware

2) Secondary Intention Healing (penyembuhan luka sekunder) yaitu luka yang tidak mengalami penyembuhan primer. Tipe ini dikarakteristikkan oleh adanya luka yang.. luas dan

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada guru dan murid di SDN dengan UKGS memiliki persentase yang lebih tinggi

Dalam pengemasan kembali informasi, guru tidak menulis sendiri dari awal (from nothing atau from scratch), tetapi guru memanfaatkan buku – buku teks dan informasi yang

Pengaruh Nilai Keagamaan Islam terhadap Minat Siswa Memilih PTAI Penghitungan data pengaruh nilai keagamaan islam yang dilihat dari Nilai mata pelajaran Fiqih,