Edisi April 2021 Tahun XLI No.41. Informasi Iklim Bali Terkini. 33m. Stasiun Klimatologi Jembrana Bali-

54 

Teks penuh

(1)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 1

(2)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 2

PENDAHULUAN

PENANGGUNG JAWAB : Aminudin Al-Roniri, S.P, M.Si

REDAKTUR : Sudarti Nur Sa’idah Muhammad Nur

EDITOR :

Kholista Septiani Suprobo, S.P Arie Priyombodo, S.P I Wayan Eka Suparwata, S.P Wahyu Widodo Putranto, S. Tr

I Wayan Andi Yuda, S. Tr Heppy Febriana Abdi Bintari, S. Tr

Sorfian, S. Tr Fia Gulitarianti, S.Tr Rahmat Nugroho, S.Si Muhammad Ardy Saputra, S.Tr

Desy Puspitasari, S.Tr DESAIN GRAFIS : I Made Dwi Wiratmaja, S.Si Firman Adhi Kurniawan, S.Kom

SEKRETARIAT : Agit Setiyoko, S.T, M.Si Kartika Utami Dewi, S.E

Lia Endah Kurnia Venti Kurniawati

I Ketut Nurada

Stasiun Klimatologi Klas II Jembrana - Bali secara berkala menerbitkan buletin analisis hujan dan prakiraan hujan bulanan berdasarkan data hasil pengamatan dari stasiun UPT BMKG dan para pengamat Pos Hujan Kerjasama di Provinsi Bali. Prakiraan hujan selama 3 (tiga) bulan ke depan berdasarkan hasil model iklim berbasis statistik dengan mempertimbangkan kondisi fisis, dinamika atmosfer dan kondisi lokal masing-masing wilayah.

Dalam buletin ini juga berisi informasi indeks kekeringan dan monitoring hari tanpa hujan yang merupakan analisa hujan yang dapat menghasilkan informasi peringatan dini akan terjadinya atau berakhirnya kekeringan secara meteorologis. Buletin Analisis dan Prakiraan Hujan bulanan ini diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu pertimbangan dalam pengambilan kebijakan dalam kegiatan pemerintah daerah maupun swasta di wilayah Bali.

Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada Instansi terkait dan apresiasi kepada para pengamat pos hujan kerjasama yang telah membantu pengiriman data curah hujan selama ini. Dengan demikian publikasi ini diharapkan akan bermanfaat bagi semua pihak yang berkepentingan, dalam rangka peningkatan kualitas kinerja dan publikasi.

Jembrana, Mei 2021

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II Jembrana – Bali

Aminudin Al Roniri

WEBSITE & EMAIL : http://iklim.bali.bmkg.go.id

klimat_negara@yahoo.com GAMBAR SAMPUL : http:// www.chapter3d.com

(3)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 3 KATA PENGANTAR _____________________ 2 DAFTAR ISI _____________________________3 DAFTAR TABEL _________________________4 DAFTAR GAMBAR _______________________5 PENGERTIAN __________________________ 6 RINGKASAN ____________________________11 KONDISI ATMOSFER ___________________ 14 I. Analisis Hujan Bulan April 2021 ____________________________15

A. Analisis Curah Hujan Bulan April 2021 _______________________ 15

B. Analisis Sifat Hujan Bulan April 2021 _______________________ 15

C. Analisis Curah Hujan Maksimum Bulan April 2021 _____________ 20

D. Informasi Banyaknya Hari Hujan Bulan April 2021 _____________ 20

E. Intensitas Hujan Maksimum Bulan April 2021 _________________ 23

F. Informasi Cuaca/Iklim Ekstrim Bulan April 2021 _______________ 24

G. Wind Rose Stasiun Klimatologi Jembrana Bulan April 2021 _______ 25

H. Iklim Mikro Stasiun Klimatologi Jembrana Bulan April 2021 ______ 26

I. Iklim Mikro Stasiun Meteorologi Ngurah Rai Bulan April 2021 ____ 27

J. Iklim Mikro Kantor Balai Wilayah III Bulan April 2021 ___________28

K. Iklim Mikro Stasiun Geofisika Sanglah Bulan April 2021 __________ 29

II. Analisis Tingkat Kekeringan Dan Kebasahan Periode Februari – April 2021 ________________________________________________________30

III. Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut - Turut Update 10 April, 20 April Dan 30 April _____________________________________________34

A. Monitoring HTH Berturut-Turut Update 10 April 2021 _________34

B. Monitoring HTH Berturut-Turut Update 20 April 2021 _________35

C. Monitoring HTH Berturut-Turut Update 30 April 2021 ________ 35

IV. Analisis Tingkat Ketersediaan Air Tanah Bulan April 2021 __________ 38

V. Prakiraan Hujan Bulan Juni, Juli dan Agustus 2021______________39

A. Prakiraan Curah Hujan Bulan Juni 2021 ____________________ 39

1. Prakiraan Curah Hujan Juni 2021 _______________________ 39

2. Prakiraan Sifat Hujan Juni 2021 ________________________ 39

B. Prakiraan Curah Hujan Bulan Juli 2021 ____________________ 43

1. Prakiraan Curah Hujan Juli 2021 _______________________ 43

2. Prakiraan Sifat Hujan Juli 2021_________________________ 43

C. Prakiraan Curah Hujan Bulan Agustus 2021 __________________ 46

1. Prakiraan Curah Hujan Agustus 2021 _____________________ 46

2. Prakiraan Sifat Hujan Agustus 2021 ______________________ 46

VI. Prakiraan Indeks Presipitasi Terstandarisasi (SPI) 3 Bulanan Periode Maret – Mei 2021 ________________________________ 50

(4)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 4

1 Analisis Curah Hujan Bulan April 2021

Tabel 1 Halaman 16

Analisis Sifat Hujan Bulan April 2021 Tabel 2 Halaman 19

2 3 4 5

Analisis Curah Hujan Maksimum Bulan April 2021 Tabel 3 Halaman 21

Jumlah Hari Hujan Bulan April 2021 Tabel 4 Halaman 22

Intensitas Hujan Bulan April 2021 Tabel 5 Halaman 23

Cuaca Ekstrim Bulan April 2021

Tabel 6 Halaman 24 6 7 8 9 Monitoring tingkat Kekeringan Berdasarkan Metode SPI

Tabel 7 Halaman 32 Monitoring tingkat Kebasahan Berdasarkan Metode SPI

Tabel 8 Halaman 33 Prakiraan Curah Hujan Bulan Juni 2021

Tabel 9 Halaman 41

10

Prakiraan sifat Hujan bulan Juni 2021

Tabel 9 Halaman 42

Prakiraan Curah Hujan Bulan Juli 2021

Tabel 11 Halaman 44 11

12

13

14

Prakiraan Sifat Curah Hujan Bulan Juli 2021

Tabel 12 Halaman 45

Prakiraan Curah Hujan Bulan Agustus 2021

Tabel 13 Halaman 47

Prakiraan Sifat Hujan Bulan Agustus 2021

Tabel 14 Halaman 49

15 Prakiraan Indeks Presipitasi Terstandarisasi (SPI) 3 Bulanan Maret – Mei 2021 Tabel 15 Halaman 51

(5)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 5

Gambar 1 : halaman 16

Peta Analisis Curah Hujan Bulan April 2021

Gambar 2 : halaman 19

Peta Analisis Sifat Hujan Bulan April 2021

Gambar 3 : halaman 20

Peta Analisis Curah Hujan Maks. Bulan April 2021

Gambar 4 : halaman 22

Peta Analisis Hari Hujan Bulan April 2021

Gambar 5 : halaman 25

Windrose angin rata-rata Stasiun Klimatologi Jembrana April 2021

Gambar 6 : halaman 31

Indeks Presipitisasi Terstandarisasi (SPI) 3 bulanan Februari – April 2021

Gambar 7 : halaman 36

Peta Monitoring HTH Berturut-turut Update Tanggal 10 April 2021

Gambar 8 : halaman 36

Peta Monitoring HTH Berturut-turut Update Tanggal 20 April 2021

Gambar 9 : halaman 37

Peta Monitoring HTH Berturut-turut Update Tanggal 30 April 2021

Gambar 10 : halaman 38

Peta Analisis Tingkat Ketersediaan Air Tanah Bulan April 2021

Gambar 11 : halaman 40

Peta Prakiraan Curah Hujan Bulan Juni 2021

Gambar 12 : halaman 42

Peta Prakiraan Sifat Hujan Bulan Juni 2021

Gambar 13 : halaman 43

Peta Prakiraan Curah Hujan Bulan Juli 2021

Gambar 14 : halaman 45

Peta Prakiraan Sifat Hujan Bulan Juli 2021

Gambar 15 : halaman 47

Peta Prakiraan Curah Hujan Bulan Agustus 2021

Gambar 16 : halaman 49

Peta Prakiraan Sifat Hujan Bulan Agustus 2021

Gambar 17 : halaman 50

Prakiraan Indeks Presipitasi Terstandarisasi (SPI) 3 Bulanan di Bali Maret – Mei 2021

(6)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 6

P

engertian

Secara geografis Pulau Bali terletak pada : 08o 03’ 40” Lintang Selatan; 114o 25’ 59” Bujur

Timur; sebelah utara berbatasan dengan laut Jawa, sebelah timur berbatasan dengan Pulau Lombok, Samudera Indonesia di Selatan dan pulau Jawa di sebelah Barat. Pulau Bali yang dikelilingi oleh laut memiliki topografi yang bervariasi, umumnya bagian pinggir merupakan dataran rendah/ pantai sedangkan bagian tengah memiliki topografi yang lebih tinggi dengan beberapa perbukitan dan pegunungan. Kondisi ini merupakan faktor lokal yang dapat mempengaruhi kondisi cuaca dan iklim setempat. ksi Laut-Atmosfer, DKAT (Daerah Konvergensi Antar Tropik) atau ITCZ.

Analisis dan Prakiraan Hujan setiap bulan di dasarkan atas pantauan data curah hujan yang berada pada pos-pos hujan utama yang tersebar di 15 ZOM (Zona Musim) Propinsi Bali. Pengamatan curah hujan dilakukan dengan menggunakan penakar hujan (biasa / obs dan otomatis) serta diukur dalam satuan millimeter (mm).

Dalam analisis ini disampaikan pula beberapa pengertian dan istilah yang sudah dibakukan sebagai acuan teknis maupun aplikasi yang dikaitkan dengan curah hujan.

A. Sifat Hujan

Sifat Hujan merupakan perbandingan antara jumlah curah hujan yang terjadi selama

(7)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 7

dengan luas wilayah administrasi pemerintahan. Dengan demikian, satu kabupaten/ kota dapat saja terdiri dari beberapa ZOM, dan sebaliknya satu ZOM dapat terdiri dari beberapa kabupaten. Berdasarkan nilai rata-rata curah hujan standar periode yang ditetapkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, maka di tahun 2011 wilayah Propinsi Bali dibagi 15 (Lima belas) ZOM.

Sedangkan daerah-daerah yang pola hujan rata-ratanya tidak memiliki perbedaaan yang jelas antara kriteria musim kemarau dan musim hujan disebut Luar Zona Musim (non ZOM).

D. Dasarian

a. Dasarian adalah masa selama 10 (sepuluh) hari.

b. Dalam satu bulan dibagi menjadi 3 (tiga) dasarian yaitu :

• Dasarian I : masa dari tanggal 1 sampai dengan 10

• Dasarian II : masa dari tanggal 11 sampai dengan 20

• Dasarian III : masa dari tanggal 21 sampai dengan akhir bulan.

periode tertentu (sebulan), dengan nilai rata-rata atau normal dari periode yang sama (bulan) di suatu tempat.

Sifat Hujan dibagi menjadi 3 kriteria, yaitu : 1. Atas Normal (AN), jika nilai

perbandingan terhadap rata-ratanya lebih besar dari 115 %.

2. Normal (N), jika nilai perbandingan terhadap rata-ratanya antara 85% -115%. 3. Bawah Normal (BN), jika nilai

perbandingan terhadap rata-ratanya kurang dari 85%.

B. Istilah

1. Rata-rata Curah Hujan Bulanan :Nilai

rata-rata curah hujan masing-masing bulan dengan periode minimal 10 tahun.

2. Normal Curah Hujan Bulanan : Nilai

rata-rata curah hujan masing-masing bulan selama periode 30 tahun.

3. Standard Normal Curah Hujan Bulanan : Nilai rata-rata curah hujan

pada masing-masing bulan selama periode 30 tahun dimulai dari 1 Maret 1901 s/d 31 Desember 1930, 1 Maret 1931 s/d 31 Desember 1960, 1 Maret 1961 s/d 31 Desember 1990 dan seterusnya.

C. Zona Musim (ZOM)

Zona Musim (ZOM) adalah daerah yang pola hujan rata-ratanya memiliki perbedaan yang jelas antara periode musim kemarau dan periode musim hujan. Wilayah ZOM tidak selalu sama

(8)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 8

a. Tingkat Kekeringan

▪ Sangat Kering : Jika nilai SPI ≤ - 2,00 ▪ Kering : Jika nilai SPI - 1,50 s/d -1,99 ▪ Agak Kering : Jika nilai SPI - 1,00 s/d -1,49

b. Normal : Jika nilai SPI - 0,99 s/d 0,99 c. Tingkat Kebasahan

▪ Sangat Basah : Jika nilai SPI ≥ 2,00 ▪ Basah : Jika nilai SPI 1,50 s/d 1,99 ▪ Agak Basah : Jika nilai 1,00 s/d 1,49

Kekeringan Meteorologis adalah

berkurangnya curah hujan dari keadaan normalnya dalam jangka waktu yang panjang (bulanan, dua bulanan, tiga bulanan, dst).

Curah Hujan Tiga Bulanan adalah

jumlah curah hujan selama tiga bulan, yang digunakan sebagai dasar untuk menghitung nilai SPI.

Normal Curah Hujan Bulanan adalah

nilai rata-rata curah hujan masing-masing bulan selama periode 30 tahun.

Contoh :

• Permulaan musim hujan berkisar : November I – November II

= Tanggal 01 November sampai dengan 20 November.

• Permulaan musim kemarau berkisar : Juni I – Juni III

= Tanggal 01 Juni sampai dengan 30 Juni

E. Kriteria Intensitas Curah Hujan

• Hujan sangat ringan adalah hujan dengan Intensitas < 5 mm dalam 24 jam

• Hujan ringan adalah hujan dengan Intensitas 5 – 20 mm dalam 24 jam • Hujan sedang adalah hujan dengan

Intensitas 20 – 50 mm dalam 24 jam • Hujan lebat adalah hujan dengan

Intensitas 50 – 100 mm dalam 24 jam

• Hujan sangat lebat adalah hujan dengan Intensitas > 100 mm

F. Standardized Precipitation Index (SPI)

adalah indeks yang digunakan untuk menentukan penyimpangan curah hujan terhadap normalnya, dalam suatu periode waktu yang panjang (bulanan, dua bulanan, tiga bulanan dst). Nilai SPI dihitung menggunakan metoda statistik probabilistic distribusi gamma. Berdasarkan nilai SPI ditentukan tingkat kekeringan dan kebasahan dengan kategori sebagai berikut :

(9)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 9

d) Panjang : Jika jumlah hari tanpa hujan 21 - 30 hari

e) Sangat Panjang : Jika jumlah hari tanpa hujan 31 - 60 hari

f) Kekeringan Ekstrim : Jika jumlah hari tanpa hujan > 60 hari

H. Tingkat Ketersediaan Air Tanah

Tingkat ketersediaan air tanah di suatu wilayah dihitung berdasarkan neraca air lahan, yang merupakan selisih antara jumlah air yang diterima lahan dan kehilangan air dari lahan melalui proses evapotranpirasi. Asumsi dalam perhitungan neraca air adalah bahwa air yang diterima lahan hanya berasal dari curah hujan dan kedalaman tinjau tanah adalah 1 meter dengan kondisi tanah homogen.

Ketersediaan air tanah (KAT) bagi tanaman adalah banyaknya air dalam tanah yang tersedia bagi tanaman yaitu berada pada kisaran antara kapasitas lapang dan titik layu permanen (TLP)

G. Monitoring Hari Tanpa Hujan

Informasi monitoring hari tanpa hujan disajikan dalam bentuk peta dan data yang digunakan adalah data hujan harian dalam satuan milimeter (mm). Data yang digunakan untuk perhitungan monitoring hari tanpa hujan ini adalah data hujan berturut-turut dihitung ke belakang dari tanggal updating.

Update data dilakukan setiap dasarian (10 hari), yaitu tanggal 10, 20 dan 30 (sesuai jumlah hari dalam bulan tersebut).

Contoh :

• Untuk update peta monitoring hari tanpa hujan berturut-turut tanggal 31 Desember 2015 maka data yang digunakan :

= Data Tanggal 1 Oktober 2015 sampai dengan 31 Desember 2015. Hari tanpa hujan berturut-turut dihitung dari hari terakhir pengamatan, jika hari terakhir tidak terjadi hujan (CH < 1 mm, sesuai definisi

Consecutive Dry Days dari WMO) maka

dihitung sesuai dengan kriteria. Sedangkan jika hari terakhir perngamatn ada hujan (>=1 mm) langsung dikategorikan Hari Hujan (HH). Kriteria yang digunakan sebagai berikut :

a) Sangat Pendek : Jika jumlah hari tanpa hujan 0 - 5 hari

b) Pendek : Jika jumlah hari tanpa hujan 6 - 10 hari

c) Menengah : Jika jumlah hari tanpa hujan 11 - 20 hari

d) e)

(10)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 10

PRA BENCANA

Kapasitas lapang (KL) adalah kedaan tanah dalam kondisi jenuh, menunjukkan jumlah air maksimum yang dapat ditahan oleh tanah terhadap gaya tarik gravitasi. Titik layu permanen (TLP) merupakan batas bawah ketersediaan air dalam tanah untuk tanaman, dimana akar tanaman tidak mampu lagi menyerap air untuk pertumbuhannya.

Tingkat ketersediaan air tanah dihitung dengan persamaan :

(KAT-TLP/KL-TLP) x 100%, dengan kriteria sebagai berikut :

a. Cukup : Jika kadar air sedalam jelajah akar tanaman > 60 %

b. Sedang : Jika kadar air sedalam jelajah akar tanaman antara 40 % - 60 %

c. Kurang : Jika kadar air sedalam jelajah akar tanaman < 40 %

Sumber : bnpb.go.id

Sekedar Tahu

(11)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 11

R

ingkasan

2. Prakiraan Curah Hujan dan Sifat Hujan Bulan Juni, Juli dan Agustus 2021 Provinsi Bali

A. Prakiraan curah hujan bulan Juni 2021 pada umumnya 21 - 150 mm, sedangkan curah hujan > 150 mm terjadi di sebagian wilayah Gianyar bagian tengah.

Bulan Juli 2021 pada umumnya 0 - 100 mm, sedangkan curah hujan > 100 mm terjadi di sebagian wilayah Gianyar bagian tengah, Bangli bagian tengah, Karangasem bagian tengah dan Klungkung bagian selatan.

Bulan Agustus 2021 pada umumnya 0 - 50 mm, sedangkan curah hujan > 50 mm terjadi di sebagian wilayah Tabanan bagian utara, Bangli bagian tengah dan Karangasem bagian tengah.

B. Prakiraan Sifat Hujan pada umumnya adalah Bawah Normal (BN) untuk bulan Juni dan Agustus 2021 sedangkan Bawah Normal (BN) hingga Normal

1. Analisis Curah Hujan dan Sifat Hujan Bulan April 2021 Provinsi Bali

A. Analisis curah hujan bulan April 2021 pada umumnya adalah 21 - 300 mm, sedangkan jumlah curah hujan tertinggi sebesar 261 mm/bulan dengan 9 hari hujan terjadi di Kabupaten Tabanan bagian utara (Kecamatan Pupuan) dan hari hujan terbanyak selama 17 hari terjadi di Kabupaten Buleleng bagian utara (Kecamatan Sukasada).

B. Analisis sifat hujan Bulan April 2021 adalah Bawah Normal (BN).

(12)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 12 hujan yang muncul dengan kriteria Masih Ada Hujan yaitu di Pos Hujan Batungsel (Pupuan), Lalang Linggah (Selemadeg Barat), Pelaga (Petang), Abianbase (Gianyar), Pengotan (Bangli), Penelokan (Kintamani).

Pada dasarian II April 2021 hujan sudah semakin berkurang di beberapa wilayah di Bali, sehingga pos hujan dengan kriteria Pendek (6 - 10 Hari Tanpa Hujan) dan Menengah (11 - 20 Hari Tanpa Hujan) terlihat mulai muncul. Beberapa titik dengan kriteria Menengah (11 - 20 Hari Tanpa Hujan) terpantau di pos hujan Sumberkima, Banyupoh, Sambirenteng, Kubu, Tianyar.

Pada dasarian III di bulan April 2021 hujan semakin berkurang hampir diseluruh wilayah Bali, sehingga kriteria Menengah (11 - 20 Hari Tanpa Hujan) terlihat sangat mendominasi. Bahkan sudah ada beberapa titik yang muncul dengan Kriteria Panjang (21 - 30 Hari Tanpa Hujan), yaitu di pos hujan Sumberkima, Banyupoh, Sambirenteng, Kubu, Tianyar.

5. Analisis Tingkat Ketersediaan Air Tanah (KAT) Bulan April 2021 Provinsi Bali

Analisis Tingkat Ketersediaan Air Tanah bulan April 2021 pada umumnya

Kurang dan Cukup. Daerah dengan tingkat

ketersediaan air tanah Sedang, meliputi sebagian kecil wilayah Melaya, Negara, Mendoyo, Abang, Gianyar dan Denpasar Barat. Curah hujan pada daerah tersebut mulai berkurang sehingga menurunkan tingkat ketersediaan air tanahnya berada di sekitar 50%.

B. Prakiraan Sifat Hujan pada umumnya adalah Bawah Normal (BN) untuk bulan Juni dan Agustus 2021 sedangkan Bawah Normal (BN) hingga Normal (N) diprakirakan untuk bulan Juli 2021, dapat dilihat di (tabel 10, 12, 14).

3. Analisis Tingkat Kekeringan dan

Kebasahan Provinsi Bali Periode Februari – April 2021 dan Prakiraan Indeks Kekeringan dan Kebasahan Periode Maret – Mei 2021 Provinsi Bali

A. Analisis tingkat kekeringan dan kebasahan dengan menggunakan indeks SPI untuk akumulasi curah hujan tiga bulanan (Februari - April 2021) di wilayah Provinsi Bali pada umumnya dalam kondisi Normal – Agak Basah. B. Analisis prakiraan tingkat kekeringan dan

kebasahan dengan menggunakan indeks SPI untuk akumulasi curah hujan tiga bulanan (Maret - Mei 2021) di wilayah Provinsi Bali pada umumnya diprakirakan dalam kondisi Normal.

4. Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut - Turut Update 10 April, 20 April Dan 30 April 2021

Hari Tanpa Hujan berturut-turut pada bulan April 2021 bervariasi dari kriteria Masih Ada Hujan hingga kriteria Panjang (21 - 30 Hari Tanpa Hujan). Pada dasarian I April 2021 hujan terlihat mulai berkurang hampir di seluruh wilayah Bali, sehingga kriteria Sangat Pendek (1 - 5 Hari Tanpa Hujan) terlihat sangat mendominasi. Masih terdapat pos hujan yang muncul dengan kriteria Masih Ada Hujan yaitu di Pos Hujan Batungsel (Pupuan), Lalang Linggah (Selemadeg Barat), Pelaga (Petang), Abianbase (Gianyar), Pengotan

(13)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 13

K

ondisi

D

inamis

A

tmosfer

1. Anomali Suhu Permukaan Laut (SPL) dasarian III April 2021 di Nino 3.4 bernilai -0.48oC

(Netral). Sedangkan anomali suhu permukaan laut di perairan wilayah Bali bernilai -0.25oC

s/d 0.25oC. Hal ini memberikan indikasi

bahwa pada umumnya suplai uap air di wilayah Bali relatif sama dengan klimatologisnya. Untuk bulan Juni hingga Agustus 2021 suhu muka laut di wilayah Bali diprakirakan menghangat, sehingga masih ada peluang hujan.

menghangat, sehingga masih ada peluang hujan.

2. Pola angin yang melintas di wilayah Indonesia, khususnya di wilayah Bali sampai akhir April 2021 menunjukkan arah angin Tenggara - Selatan, yang mencirikan beberapa wilayah di Bali akan memasuki musim kemarau.

Anomali Suhu Muka Laut Dasarian III April 2020 (Sumber: JRA/JDAS)

( °C )

Sumber : NCEP/ CDAS

(14)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 14

A

nalisis

H

ujan

A

pril

2

021

B. Analisis Sifat Hujan Bulan April 2021

Untuk mengetahui sifat hujan bulan April 2021 berdasarkan data curah hujan dari stasiun-stasiun BMKG dan pos pengamatan hujan kerjasama terpilih dari 15 Zona Musim (ZOM) di wilayah Bali, dengan mempertimbangkan perbandingan terhadap normalnya, maka sifat hujan daerah Bali secara umum menunjukkan Bawah Normal (BN). Hal ini berarti bahwa nilai perbandingan antara jumlah curah hujan yang terjadi selama bulan April 2021 terhadap rata-rata atau normalnya berkisar kurang dari 85%. Hasil analisis sifat hujan bulan April 2021 dapat disajikan dalam bentuk peta Analisis Sifat Hujan Bulan April 2021 di Provinsi Bali pada Gambar 2 dan Tabel 2 sebagai berikut:

A. Analisis Curah Hujan Bulan April 2021

Berdasarkan hasil analisis data curah hujan bulan April 2021 dari stasiun-stasiun BMKG dan pos-pos hujan kerjasama terpilih pada 15 Zona Musim (ZOM) dapat disajikan dalam bentuk peta Analisis Curah Hujan Bulan April 2021, dimana curah hujan dalam kategori rendah hingga menengah. Curah hujan tertinggi dalam bulan April 2021 adalah 261 mm dengan 9 hari hujan terjadi di Kabupaten Tabanan bagian utara (Kecamatan Pupuan). Informasi terkait dengan analisis curah hujan bulan April 2021 di Provinsi Bali selengkapnya di tampilkan pada Gambar 1 dan Tabel 1.

(15)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 15

Peta Analisis Curah Hujan Bulan April 2021

(16)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 16

Analisis Curah Hujan Bulan April 2021

CURAH HUJAN (mm)

KABUPATEN KECAMATAN DESA/ BAGIAN DARI KECAMATAN

0 - 20 mm - - 21 - 50 mm Jembrana Buleleng Tabanan Karangasem Gianyar Klungkung Badung Sebagian Melaya.

Sebagian Gerokgak dan Seririt. Selemadeg dan Kerambitan. Kubu.

Gianyar.

Banjarangkan, Klungkung dan Sebagian Nusa Penida. Kuta Selatan. 51 - 100 mm Jembrana Buleleng Tabanan Bangli Karangasem Kota Denpasar Gianyar Badung Klungkung

Sebagian Melaya, Negara, Mendoyo dan Pekutatan. Sebagian Gerokgak, Kubutambahan dan Tejakula. Selemadeg Barat.

Sebagian Bangli.

Sidemen, Abang dan Manggis.

Denpasar Timur dan Denpasar Barat. Sukawati.

Kuta.

Sebagian Nusa Penida dan Dawan.

101 - 150 mm Jembrana Buleleng Tabanan Badung Karangasem Bangli

Sebagian Melaya dan Mendoyo. Sebagian Gerokgak.

Baturiti dan Penebel. Abiansemal dan Mengwi.

Sebagian Rendang, Abang dan Karangasem. Sebagian Kintamani. 151 - 200 mm Buleleng Badung Gianyar Bangli Tabanan

Sebagian Buleleng, Busungbiu, Sukasada dan Kubutambahan. Sebagian Petang.

Payangan dan Tampaksiring. Sebagian Bangli. Baturiti. 201 - 300 mm Badung Tabanan Bangli Buleleng Karangasem Sebagian Petang. Pupuan. Sebagian Kintamani. Sebagian Sukasada. Sebagian Rendang. 301 - 400 mm - - 401 - 500 mm - - > 500 - -

* Jumlah curah hujan tertinggi dalam bulan April 2021 adalah 261 mm dengan 9 hari hujan terjadi di Kabupaten Tabanan bagian utara (Kecamatan Pupuan).

(17)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 17

I

nfografis

A

nalisis

C

urah

H

ujan

A

pril

2

021

(18)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 18

Peta Analisis Sifat Hujan Bulan April 2021

Analisis Sifat Hujan Bulan April 2021

SIFAT HUJAN KABUPATEN KECAMATAN DESA/ BAGIAN DARI KECAMATAN Atas Normal (AN) Jembrana Buleleng Gianyar Badung Sebagian Melaya.

Buleleng, Sukasada dan Kubutambahan. Payangan. Mengwi. Normal (N) Buleleng Jembrana Badung Gianyar Bangli Karangasem

Sebagian Gerokgak dan Tejakula. Mendoyo.

Sebagian Petang. Tampaksiring. Kintamani.

Rendang dan Karangasem. Bawah Normal

(BN) Provinsi Bali Sebagian besar kecamatan di Provinsi Bali.

Tabel 2 : Analisis Sifat Hujan Bulan April 2021

(19)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 19

Peta Analisis Curah Hujan Maksimum Bulan April 2021

C. Analisis Curah Hujan Maksimum Bulan April 2021

Berdasarkan data curah hujan bulan April 2021 dari stasiun-stasiun BMKG dan pos-pos hujan kerjasama terpilih pada 15 Zona Musim (ZOM) di Bali dapat disajikan dalam bentuk peta Analisis Curah Hujan Maksimum Bulan April 2021 di Provinsi Bali, dimana secara umum curah hujan maksimum pada bulan April 2021 berkisar antara 0 - 150 mm, sementara tercatat jumlah curah hujan Maksimum tertinggi dalam satu hari pada bulan April 2021 adalah 123.5 mm terjadi di Kabupaten Buleleng bagian barat (Kecamatan Buleleng). Selengkapnya terkait dengan Analisis Curah Hujan Maksimum bulan April 2021 dapat dilihat pada Gambar 3 dan Tabel 3.

Gambar 3. Peta analisis curah hujan maksimum bulan April 2021 di Provinsi Bali

D. Informasi Banyaknya Hari Hujan Bulan April 2021

Hasil pengamatan tingkat keseringan hujan yang terjadi selama bulan April 2021 mencakup 15 Zona Musim (ZOM) di Bali, dapat disajikan dalam bentuk peta Analisis Hari Hujan Bulan April 2021 di Provinsi Bali, dimana secara umum banyaknya hari hujan bulan April 2021 terpantau kurang dari 10 hari hingga 20 hari, dengan Tingkat keseringan hujan tertinggi adalah selama 17 hari/bulan terjadi di Kabupaten Buleleng bagian utara (Kecamatan Sukasada). Selengkapnya terkait dengan informasi banyaknya hari hujan bulan April 2021 dapat dilihat pada Gambar 4 dan Tabel 4.

(20)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 20

Analisis Curah Hujan Maksimum Bulan April 2021

CURAH HUJAN (mm)

KABUPATEN KECAMATAN DESA/ BAGIAN DARI KECAMATAN

0 - 20 mm Jembrana Buleleng Tabanan Gianyar Klungkung Badung

Sebagian Melaya dan Negara. Sebagian Gerokgak.

Selemadeg dan Kerambitan. Gianyar.

Banjarangkan, Klungkung, Sebagian Nusa Penida dan Dawan. Kuta Selatan. 21 - 50 mm Jembrana Buleleng Tabanan Badung Bangli Karangasem Gianyar Kota Denpasar Klungkung

Sebagian Melaya, Mendoyo dan Pekutatan.

Sebagian Gerokgak, Seririt, Kubutambahan dan Tejakula. Selemadeg Barat, Baturiti dan Penebel.

Abiansemal dan Kuta.

Sebagian Bangli dan Kintamani.

Sebagian Rendang, Kubu, Sidemen, Abang dan Manggis. Sukawati.

Denpasar Timur dan Denpasar Barat. Sebagian Nusa Penida.

51 - 100 mm Jembrana Buleleng Badung Tabanan Gianyar Bangli Karangasem Sebagian Melaya.

Sebagian Busungbiu, Sukasada dan Kubutambahan. Petang dan Mengwi.

Pupuan dan Baturiti.

Payangan dan Tampaksiring. Sebagian Bangli dan Kintamani.

Sebagian Rendang, Abang dan Karangasem.

101 - 150 mm Buleleng Bangli

Sebagian Buleleng dan Sukasada. Sebagian Kintamani.

151 - 200 mm - -

201 - 300 mm - -

301 – 400 mm - -

* Jumlah curah hujan Maksimum tertinggi dalam satu hari pada bulan April 2021 adalah 123.5 mm terjadi di Kabupaten Buleleng bagian barat (Kecamatan Buleleng).

(21)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 21

Peta Analisis Hari Hujan Bulan April 2021

+

Jumlah Hari Hujan Bulan April 2021

KRITERIA KABUPATEN KECAMATAN DESA/BAGIAN DARI KECAMATAN

<10 hari Provinsi Bali Sebagian besar kecamatan di Provinsi Bali.

10 - 20 hari Jembrana Buleleng Badung Tabanan Gianyar Bangli Karangasem

Melaya, Negara dan Mendoyo. Gerokgak, Busungbiu dan Sukasada. Petang, Abiansemal dan Kuta. Baturiti.

Payangan.

Bangli dan Kintamani. Rendang.

> 20 hari - -

*Tingkat keseringan hujan tertinggi adalah selama 17 hari/bulan terjadi di Kabupaten Buleleng bagian utara (Kecamatan Sukasada).

Tabel 4 : Jumlah Hari Hujan Bulan April 2021

(22)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 22

E. Intensitas Hujan Maksimum Bulan April 2021

Berdasarkan data curah hujan per satuan waktu yang terjadi di wilayah Bali selama bulan April 2021, maka data intensitas curah hujannya disajikan sebagai berikut:

Intensitas Hujan Maksimum Bulan April 2021

NO STASIUN 5

menit menit 15 menit 30 jam 1 jam 2 jam 6 jam 12 jam 24 1 Stasiun Klimatologi Klas II

Jembrana 6.2 13.4 13.6 13.6 13.9 17.4 17.4 17.4

2 Stasiun Meteorologi Klas I

Ngurah Rai 10.0 15.3 21.3 21.6 21.7 21.7 21.7 21.7

3 Stasiun Geofisika Klas II

(23)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 23

I

nformasi

C

uaca/

I

klim

E

kstrim

B

ulan

A

pril

2

021

Tabel 6. Cuaca Ekstrim Bulan April 2021

KRITERIA KABUPATEN / BAGIAN DARI KABUPATEN

Angin dengan kecepatan

> 45 Km/jam Tidak Ada

Suhu udara > 350 C Tidak Ada Suhu udara < 150 C Tidak Ada Kelembaban Udara < 40% Tidak Ada Hujan > 100 mm / hari

• Kabupaten Buleleng yaitu kecamatan Buleleng dengan Ch = 123.5 mm dan kecamatan Sukasada dengan Ch = 104.5 mm pada tanggal 9 April 2021.

• Kabupaten Bangli yaitu kecamatan Kintamani dengan Ch = 109.5 mm pada tanggal 2 April 2021.

Tabel 6 : Tabel Cuaca Ekstrim Bulan April 2021

Berdasarkan data Klimatologi yang terhimpun dari Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan pos pengamatan hujan di Provinsi Bali selama bulan April 2021, disampaikan informasi cuaca ekstrim sebagai berikut:

Kriteria cuaca/iklim ekstrim diantaranya angin dengan kecepatan >45 km/jam, suhu udara diatas 350C, suhu udara dibawah 15oC, kelembaban udara dibawah 40%, serta hujan lebih besar dari 100

(24)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 24

W

ind

R

ose

S

tasiun

K

limatologi

J

embrana

B

ulan

A

pril

2

021

-Arah angin Selatan dengan kecepatan 1 - 4 knots (2.3%), kecepatan 4 - 7 knots (1.0%), kecepatan 7 - 11 knots (0.6%).

- Arah angin Barat Daya dengan kecepatan 1 - 4 knots (2.1%), kecepatan 4 - 7 knots (1.0%), kecepatan 7 - 11 knots (0.8%), kecepatan 11 - 17 knots (0.2%).

- Arah angin Barat dengan kecepatan 4 - 7 knots (0.4%), kecepatan 7 - 11 knots (0.4%), kecepatan 11 - 17 knots (0.2%).

- Arah angin Barat Laut dengan kecepatan 1 - 4 knots (0.8%), kecepatan 4 - 7 knots (0.4%), kecepatan 11 - 17 knots (0.2%).

Sedangkan frekuensi terjadinya angin calm selama satu bulan sebesar 37.9 % dengan kecepatan angin rata-rata dalam satu bulan sebesar 3.6 knots.

Dari gambar Analisa windrose pada bulan April 2021 di Stasiun Klimatologi Jembrana Bali dapat dijelaskan sebagai berikut :

- Arah angin Utara dengan kecepatan 1 - 4 knots (1.9%), kecepatan 4 - 7 knots (0.6%). - Arah angin Timur Laut dengan kecepatan 1 -

4 knots (4.8%), kecepatan 4 - 7 knots (1.0%), kecepatan 7 - 11 knots (0.4%), kecepatan 11 - 17 knots (0.2%).

- Arah angin Timur dengan kecepatan 1 - 4 knots (4.8%), kecepatan 4 - 7 knots (4.6%), kecepatan 7 - 11 knots (1.7%), kecepatan 11 - 17 knots (0.4%).

- Arah angin Tenggara dengan kecepatan 1 - 4 knots (6.7%), kecepatan 4 - 7 knots (11.7%), kecepatan 7 - 11 knots (11.5%), kecepatan 11 - 17 knots (1.3%).

(25)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 25

I

klim

M

ikro

S

tasiun

K

limatologi

J

embrana

A

pril

2

021

22.0 27.0 32.0 37.0 42.0 0 Cm 2 Cm 5 Cm 10 Cm 20 Cm 50 Cm 100 Cm TE MP ER A TUR ( oC) KEDALAMAN TANAH (Cm)

TEMPERATUR TANAH RUMPUT DAN GUNDUL

R 07.30 R 13.30 R 17.30 G 07.30 G 13.30 G 17.30 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 LA MA PE N YI N A RA N MA TA H A RI ( %) TANGGAL

LAMA PENYINARAN MATAHARI

0 10 20 30 40 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 C U R A H HU JA N (mm) TANGGAL Grafik Curah Hujan Harian

Bulan April 2021 di Stasiun Klimatologi Jembrana

0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 K EL EM B A B A N U D A R A (% ) TANGGAL KELEMBABAN UDARA 20.0 22.0 24.0 26.0 28.0 30.0 32.0 34.0 36.0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 TE M P ER A TU R (o C ) TANGGAL TEMPERATUR UDARA RATA2 MAX MIN

(26)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 26

I

klim

M

ikro

S

tasiun

M

eteorologi

N

gurah

R

ai

A

pril

2

021

0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 K EL EMBA BA N U D A RA ( %) TANGGAL KELEMBABAN UDARA 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 LA MA PE N YI N A RA N MA TA H A RI ( %) TANGGAL

LAMA PENYINARAN MATAHARI

0 20 40 60 80 100 120 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 C U R A H HU JA N ( mm) TANGGAL Grafik Curah Hujan Harian

Bulan April 2021 di Stasiun Meteorologi Ngurah Rai

1001.0 1002.0 1003.0 1004.0 1005.0 1006.0 1007.0 1008.0 1009.0 1010.0 1011.0 1012.0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 TE K A K A N U D A R A (mb ) TANGGAL TEKANAN UDARA 20.0 22.0 24.0 26.0 28.0 30.0 32.0 34.0 36.0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 TE M P ER A TU R (o C ) TANGGAL TEMPERATUR UDARA RATA2 MAX MIN

(27)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 27

I

klim

M

ikro

K

antor

B

alai

W

ilayah III

D

enpasar

A

pril

2

021

0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 K EL EMBA BA N U D A RA ( %) TANGGAL KELEMBABAN UDARA 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 LA MA PE N YI N A RA N MA TA H A RI ( %) TANGGAL

LAMA PENYINARAN MATAHARI

0 20 40 60 80 100 120 140 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 C U R A H HU JA N ( mm) TANGGAL

Grafik Curah Hujan Harian

Bulan April 2021 di Kantor Balai Wilayah III Denpasar

0.0 2.0 4.0 6.0 8.0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 P EN G U A P A N ( mm) Tanggal PENGUAPAN PANCI TERBUKA

20.0 22.0 24.0 26.0 28.0 30.0 32.0 34.0 36.0 38.0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 TE M P ER A TU R (o C ) TANGGAL SUHU UDARA RATA2 MAX MIN

(28)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 28

I

klim

M

ikro

S

tasiun

G

eofisika

S

anglah

D

enpasar

A

pril

2

021

0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 K EL EMBA BA N U D A RA ( %) TANGGAL KELEMBABAN UDARA 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 LA MA PE N YI N A RA N MA TA H A RI ( %) TANGGAL LAMA PENYINARAN MATAHARI

0 10 20 30 40 50 60 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 C U R A H HU JA N ( mm) TANGGAL

Grafik Curah Hujan Harian Bulan April 2021 di Stasiun Geofisika Sanglah

1001.0 1002.0 1003.0 1004.0 1005.0 1006.0 1007.0 1008.0 1009.0 1010.0 1011.0 1012.0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 TE K A K A N U D A R A (mb) Tanggal TEKANAN UDARA 20.0 22.0 24.0 26.0 28.0 30.0 32.0 34.0 36.0 38.0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 SU HU (o C ) TANGGAL SUHU UDARA RATA2 MAX MIN

(29)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 29

A

nalisis

T

ingkat

K

ekeringan &

K

ebasahan

P

eriode

F

ebruari –

A

pril

2

021

Analisis tingkat kekeringan dan kebasahan periode tiga bulanan (Februari - April 2021) Provinsi Bali menggunakan indeks SPI disajikan pada Gambar 6. Detail analisis tiap wilayah dapat dilihat pada Tabel 7 dan Tabel 8 yang menunjukan daerah kecamatan.

Hasil analisis didasarkan pada pengamatan curah hujan periode Februari - April 2021 di Provinsi Bali.

Monitoring Tingkat Kekeringan berdasarkan Metode SPI menunjukkan bahwa secara keseluruhan daerah di Provinsi Bali memiliki tingkat kekeringan Normal hingga Sangat Basah.

(30)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 30

(31)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 31

Monitoring Tingkat Kekeringan berdasarkan Metode SPI

KABUPATEN TINGKAT KEKERINGAN SANGAT KERING KERING AGAK KERING NORMAL

Jembrana - - - Kabupaten Jembrana. Sebagian besar

Tabanan - - - Kabupaten Tabanan.

Badung - - - Kabupaten Badung. Sebagian kecil

Kota Denpasar - - - Sebagian besar Kota

Denpasar.

Gianyar - - - Kabupaten Gianyar. Sebagian kecil

Bangli - - - Sebagian Kabupaten Bangli.

Klungkung - - - Kabupaten Klungkung. Sebagian besar

Karangasem - - -

Sebagian besar Kabupaten Karangasem

Buleleng - - - Sebagian Kabupaten Buleleng.

(32)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 32

Monitoring Tingkat Kebasahan berdasarkan Metode SPI

KABUPATEN

TINGKAT KEBASAHAN

SANGAT BASAH BASAH AGAK BASAH

Jembrana - Melaya. Pekutatan dan Mendoyo.

Tabanan - - -

Badung Abiansemal. Petang. Mengwi dan Kuta.

Kota Denpasar - - Denpasar Timur.

Gianyar - Sukawati dan Gianyar Tampaksiring.

Bangli - Sebagian Bangli Kintamani dan Sebagian Bangli.

Klungkung - - Banjarangkan dan Nusa Penida.

Karangasem - - Abang.

Buleleng Sebagian Gerokgak. Sebagian Gerokgak. Busungbiu dan Tejakula. Sebagian Gerokgak,

(33)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 33

A. Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut-turut Update 10 April 2021

Berdasarkan Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut-turut update 10 April 2021 di Provinsi Bali, disajikan pada Gambar 8 berikut:

Peta Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut-turut Update Tanggal 10 April 2021

M

onitoring

H

ari

T

anpa

H

ujan

B

erturut -

T

urut

U

pdate

10, 20, 30 A

pril

2

021

Berdasarkan update data terakhir tanggal 10 April 2021, pada dasarian I April 2021 hujan terlihat mulai berkurang hampir di seluruh wilayah Bali, sehingga kriteria Sangat Pendek (1 - 5 Hari Tanpa Hujan) terlihat sangat mendominasi. Masih terdapat pos hujan yang muncul dengan kriteria Masih Ada Hujan yaitu di Pos Hujan Batungsel (Pupuan), Lalang Linggah (Selemadeg Barat), Pelaga (Petang), Abianbase (Gianyar), Pengotan (Bangli), Penelokan (Kintamani).

(34)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 34

C. Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut-turut Update 30 April 2021

Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut-turut update 30 April 2021 di Provinsi Bali, disajikan pada Gambar 10 sebagai berikut:

Berdasarkan update data terakhir tanggal 30 April 2021, pada dasarian III di bulan April 2021 hujan semakin berkurang hampir diseluruh wilayah Bali, sehingga kriteria Menengah (11 - 20 Hari Tanpa Hujan) terlihat sangat mendominasi. Bahkan sudah ada beberapa titik yang muncul dengan Kriteria Panjang (21 - 30 Hari Tanpa Hujan), yaitu di pos hujan Sumberkima, Banyupoh, Sambirenteng, Kubu, Tianyar.

B. Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut-turut Update 20 April 2021

Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut-turut update 20 April 2021 di Provinsi Bali, disajikan pada Gambar 9 sebagai berikut:

Berdasarkan update data terakhir tanggal 20 April 2021, pada dasarian II April 2021 hujan sudah semakin berkurang di beberapa wilayah di Bali, sehingga pos hujan dengan kriteria Pendek (6 - 10 Hari Tanpa Hujan) dan Menengah (11 - 20 Hari Tanpa Hujan) terlihat mulai muncul. Beberapa titik dengan kriteria Menengah (11 - 20 Hari Tanpa Hujan) terpantau di pos hujan Sumberkima, Banyupoh, Sambirenteng, Kubu, Tianyar.

Peta Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut-turut Update Tanggal 20 April 2021

Peta Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut-turut Update Tanggal 30 April 2021

(35)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 35

Gambar 7. Peta Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut-turut Update Tanggal 10 April 2021

(36)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 36

(37)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 37

A

nalisis

T

ingkat

K

etersediaan

A

ir

T

anah

B

ulan

A

pril

2

021

D

i

P

rovinsi

B

ali

Berdasarkan kondisi ketersediaan air tanah pada bulan April 2021 di Provinsi Bali, dibuat peta analisis tingkat ketersediaan air tanah untuk tanaman periode bulan April 2021 yang disajikan pada Gambar 10.

Hasil analisis tingkat ketersediaan air tanah Provinsi Bali pada bulan April 2021, secara umum berada dalam tingkat Kurang

dan Cukup.

Gambar 10 Peta Analisis Tingkat Ketersediaan Air Tanah Provinsi Bali

Daerah dengan tingkat ketersediaan air tanah Sedang, meliputi sebagian kecil wilayah Melaya, Negara, Mendoyo, Abang, Gianyar dan Denpasar Barat. Curah hujan pada daerah tersebut mulai berkurang sehingga menurunkan tingkat ketersediaan air tanahnya berada di sekitar 50%.

(38)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 38

A. PRAKIRAAN JUNI 2021

1. Prakiraan Curah Hujan Juni 2021

Berdasarkan hasil perhitungan statistik dan analisis kondisi fisis dan dinamis atmosfer di wilayah Bali dan sekitarnya serta kondisi lokal masing-masing Zona Musim (ZOM) terutama topografi daerah Bali, maka prakiraan curah hujan daerah Bali untuk bulan Juni 2021 disajikan pada Gambar 11 dan Tabel 9 sebagai berikut:

P

rakiraan

H

ujan

J

uni

,

J

uli

D

an

A

gustus

2

021

2. Prakiraan Sifat Hujan Juni 2021

Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis serta mempertimbangkan kondisi dinamika atmosfer di wilayah Bali dan sekitarnya serta kondisi lokal masing-masing Zona Musim (ZOM) terutama topografi daerah Bali, maka secara umum Sifat Hujan bulan Juni 2021 untuk daerah Bali diprakirakan Bawah Normal (BN). Disajikan pada Gambar 12 dan Tabel 10 sebagai berikut:

Peta Prakiraan Curah Hujan bulan Juni 2021 Provinsi Bali

(39)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 39

(40)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 40

Prakiraan Curah Hujan Bulan Juni 2021

CURAH HUJAN

(mm) KABUPATEN KECAMATAN DESA/ BAGIAN DARI KECAMATAN

0 - 20 mm Buleleng

Klungkung

Sebagian Gerokgak, Buleleng, Seririt, Kubutambahan dan Tejakula.

Sebagian Nusa Penida.

21 - 50 mm Jembrana Buleleng Tabanan Bangli Karangasem Gianyar Kota Denpasar Badung Klungkung

Sebagian Melaya, Negara dan Mendoyo.

Sebagian Gerokgak, Sukasada dan Kubutambahan. Pupuan dan Baturiti.

Sebagian Kintamani dan Bangli. Abang, Karangasem dan Manggis. Sukawati.

Denpasar Timur dan Denpasar Barat. Kuta dan Kuta Selatan.

Sebagian Nusa Penida.

51 - 100 mm Jembrana Buleleng Tabanan Karangasem Badung Gianyar Klungkung

Sebagian Melaya dan Pekutatan. Busungbiu.

Selemadeg Barat, Selemadeg, Kerambitan dan Baturiti. Rendang, Kubu dan Abang.

Petang dan Mengwi. Gianyar.

Banjarangkan, Klungkung dan Dawan.

101 - 150 mm Tabanan Badung Bangli Karangasem Penebel. Abiansemal. Sebagian Bangli. Sidemen.

151 - 200 mm Gianyar Payangan dan Tampaksiring.

201 - 300 mm - -

301 - 400 mm - -

401 - 500 mm - -

> 500 - -

(41)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 41

Gambar 12. Peta Prakiraan Sifat Hujan bulan November 2018 di Provinsi Bali

(42)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 42

Prakiraan Sifat Hujan Bulan Juni 2021

SIFAT HUJAN KABUPATEN KECAMATAN DESA/ BAGIAN DARI KECAMATAN

Atas Normal (AN) Tabanan Gianyar Badung Bangli Karangasem

Kerambitan dan Penebel. Payangan dan Tampaksiring. Abiansemal.

Sebagian Bangli dan Kintamani. Kubu. Normal (N) Jembrana Buleleng Badung Bangli Karangasem Klungkung Sebagian Melaya.

Busungbiu, Kubutambahan dan Sukasada. Sebagian Petang dan Mengwi.

Sebagian Bangli.

Rendang, Abang dan Sidemen.

Sebagian Nusa Penida, Klungkung dan Dawan.

Bawah Normal

(BN) Provinsi Bali Sebagian besar kecamatan di Provonsi Bali.

(43)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 43

B. PRAKIRAAN HUJAN JULI 2021 1. Prakiraan Curah Hujan Juli 2021

Berdasarkan hasil perhitungan statistik dan analisis kondisi fisis dan dinamis atmosfer di wilayah Bali dan sekitarnya serta kondisi lokal masing-masing Zona Musim (ZOM) terutama topografi daerah Bali, maka prakiraan curah hujan daerah Bali untuk bulan Juli 2021 disajikan pada Gambar 13 dan Tabel 11 sebagai berikut:

Peta Prakiraan Curah Hujan bulan Juli 2021 di Provinsi Bali

2. Prakiraan Sifat Hujan Juli 2021

Berdasarkan hasil perhitungan statistik dan analisis kondisi fisis dan dinamis atmosfer di wilayah Bali dan sekitarnya serta kondisi lokal masing-masing Zona Musim (ZOM) terutama topografi daerah Bali, maka secara umum Sifat Hujan bulan Juli 2021 untuk daerah Bali diprakirakan Bawah Normal (BN) - Normal

(N). Disajikan pada Gambar 14 dan Tabel 12

sebagai berikut:

(44)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 44

(45)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 45

Prakiraan Curah Hujan Bulan Juli 2021

CURAH HUJAN

(mm) KABUPATEN KECAMATAN DESA/ BAGIAN DARI KECAMATAN

0 - 20 mm Jembrana Buleleng Bangli Karangasem Klungkung Sebagian Melaya

Gerokgak, Buleleng, Seririt, Sukasada, Kubutambahan dan Tejakula.

Sebagian Kintamani dan Bangli. Kubu. Nusa Penida. 21 - 50 mm Jembrana Buleleng Badung Karangasem Gianyar Kota Denpasar

Sebagian Melaya, Negara dan Mendoyo. Busungbiu dan Sukasada.

Petang, Mengwi, Kuta dan Kuta Selatan. Abang dan Karangasem.

Sukawati.

Denpasar Timur dan Denpasar Barat.

51 - 100 mm Jembrana Tabanan Gianyar Badung Bangli Karangasem Klungkung Pekutatan.

Selemadeg Barat, Selemadeg, Kerambitan, Baturiti, Pupuan dan Penebel.

Payangan dan Gianyar. Abiansemal.

Sebagian Bangli.

Sebagian Rendang dan Manggis. Dawan. 101 - 150 mm Gianyar Bangli Karangasem Klungkung Tampaksiring. Sebagian Bangli.

Sebagian Rendang dan Sidemen. Banjarangkan dan Klungkung.

151 - 200 mm - -

201 - 300 mm - -

301 - 400 mm - -

401 - 500 mm - -

> 500 - -

(46)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 46

Gambar 14. Peta Prakiraan Sifat Hujan bulan Juli 2021 di Provinsi Bali

Prakiraan Sifat Hujan Bulan Juli 2021

SIFAT HUJAN KABUPATEN KECAMATAN DESA/ BAGIAN DARI KECAMATAN Atas Normal (AN) Jembrana Tabanan Badung Gianyar Sebagian Melaya.

Selemadeg Barat dan Selemadeg. Sebagian Petang. Payangan. Normal (N) Jembrana Buleleng Tabanan Badung Gianyar Bangli Karangasem Klungkung

Sebagian Melaya, Negara, Sebagian Mendoyo dan Pekutatan. Sebagian Sukasada.

Kerambitan, Baturiti, Pupuan dan Penebel. Sebagian Petang dan Abiansemal.

Tampaksiring.

Sebagian Bangli dan Kintamani.

Rendang, Sidemen, Sebagian Abang dan Manggis. Banjarangkan, Klungkung dan Dawan.

Bawah Normal (BN) Buleleng Karangasem Jembrana Bangli Gianyar Kota Denpasar Badung Klungkung

Gerokgak, Buleleng, Seririt, Busungbiu, Sebagian Sukasada, Kubutambahan dan Tejakula.

Kubu, Sebagian Abang dan Karangasem. Sebagian Mendoyo.

Sebagian Kintamani dan Bangli. Sukawati dan Gianyar.

Denpasar Timur dan Denpasar Barat. Mengwi, Kuta dan Kuta Selatan. Nusa Penida.

(47)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 47

Gambar 15. Peta Prakiraan Curah Hujan bulan Agustus 2021 di Provinsi Bali

C. C. PRAKIRAAN HUJAN AGUSTUS 2021

1. Prakiraan Curah Hujan Agustus 2021

Berdasarkan hasil perhitungan statistik dan analisis kondisi fisis dan dinamis atmosfer di wilayah Bali dan sekitarnya serta kondisi lokal masing-masing Zona Musim (ZOM) terutama topografi daerah Bali, maka prakiraan curah hujan daerah Bali untuk bulan Agustus 2021 disajikan pada Gambar 15 dan Tabel 13 sebagai berikut:

Peta Prakiraan Curah Hujan bulan Agustus 2021 di Provinsi Bali

2. Prakiraan Sifat Hujan Agustus 2021

Berdasarkan hasil perhitungan statistik dan analisis kondisi fisis dan dinamis atmosfer di wilayah Bali dan sekitarnya serta kondisi lokal masing-masing Zona Musim (ZOM) terutama topografi daerah Bali, maka secara umum Sifat Hujan bulan Agustus 2021 untuk daerah Bali diprakirakan Bawah Normal (BN). Disajikan pada Gambar 16 dan Tabel 14 sebagai berikut:

(48)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 48

Prakiraan Curah Hujan Bulan Agustus 2021

CURAH HUJAN

(mm) KABUPATEN KECAMATAN DESA/ BAGIAN DARI KECAMATAN

0 - 20 mm Jembrana Buleleng Tabanan Gianyar Badung Bangli Karangasem Kota Denpasar Klungkung

Melaya dan Mendoyo.

Gerokgak, Buleleng, Seririt, Busungbiu, Sukasada, Kubutambahan dan Tejakula.

Selemadeg Barat. Payangan dan Sukawati.

Mengwi, Kuta dan Kuta Selatan. Sebagian Kintamani dan Bangli. Abang dan Karangasem.

Denpasar Barat dan Denpasar Timur. Nusa Penida. 21 - 50 mm Jembrana Tabanan Badung Gianyar Bangli Karangasem Klungkung

Negara dan Pekutatan.

Selemadeg, Kerambitan, Pupuan, Penebel dan Baturiti. Petang dan Abiansemal.

Tampaksiring dan Gianyar. Sebagian Bangli.

Manggis.

Banjarangkan, Klungkung dan Dawan.

51 - 100 mm Tabanan Bangli Karangasem

Baturiti.

Sebagian Bangli. Rendang dan Sidemen.

101 - 150 mm - - 151 - 200 mm - - 201 - 300 mm - - 301 - 400 mm - - 401 - 500 mm - - > 500 - -

(49)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 49

Gambar 16. Peta Prakiraan Sifat Hujan bulan Agustus 2021 di Provinsi Bali

Prakiraan Sifat Hujan Bulan Agustus 2021

SIFAT HUJAN KABUPATEN KECAMATAN DESA/ BAGIAN DARI KECAMATAN

Atas Normal

(AN) Klungkung Banjarangkan.

Normal (N) Jembrana Buleleng Tabanan Gianyar

Melaya dan Negara. Gerokgak.

Selemadeg Barat dan Selemadeg. Payangan dan Gianyar.

Bawah Normal (BN) Provinsi Bali Sebagian besar kecamatan di Provinsi Bali.

(50)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 50

P

rakiraan

I

ndeks

P

resipitasi

T

erstandarisasi (SPI)

3 B

ulanan

P

eriode

M

aret -

M

ei

2

021

D

i

P

rovinsi

B

ali

Prakiraan SPI 3 bulanan periode Maret – Mei 2021 menggunakan data prakiraan curah hujan bulan Mei 2021 disajikan

dalam Gambar 17. Wilayah yang diprakirakan akan mengalami kondisi kering dapat dilihat pada Tabel 15.

(51)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 51

Tabel 15. Prakiraan Tingkat Kekeringan Indeks Presipitasi Terstandarisasi (SPI) 3 Bulanan Maret – Mei 2021

KABUPATEN TINGKAT KEKERINGAN

SANGAT KERING KERING AGAK KERING

Jembrana - - - Tabanan - - - Badung - - - Denpasar - - - Gianyar - - - Bangli - - - Klungkung - - - Karangasem - - - Buleleng - - Sukasada.

Tabel 16. Prakiraan Tingkat Kebasahan Indeks Presipitasi Terstandarisasi (SPI) 3 Bulanan Maret – Mei 2021

KABUPATEN TINGKAT KEBASAHAN

SANGAT BASAH BASAH AGAK BASAH

Jembrana - - -

Tabanan - - -

Badung - - Abiansemal, Kuta dan Petang.

Denpasar - - - Gianyar - - - Bangli - - - Klungkung - - - Karangasem - - - Buleleng - - -

(52)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 52

LAMPIRAN

Lampiran 1. Data Indeks SPI Tiga Bulanan (Februari – April 2021) di Provinsi Bali

NO NAMA STASIUN INDEKS SPI

1 Abang 0.64 2 Abiansemal 2.1 3 Bajera -0.023 4 Bangli 1.7 5 Banjarangkan 1.2 6 Banyupoh 0.57 7 Batununggal -0.58 8 Baturiti 1.4 9 Bengkala -0.52 10 Besakih 0.2 11 Buruan 0.9 12 Busungbiu 0.88 13 Candi Kuning 1.2 14 Catur -0.5 15 Celuk 1.2 16 Celukan Bawang 1.7 17 Cempaga 1.9 18 Dawan 0.15 19 Ekasari 0.78 20 Gianyar 0.52 21 Gilimanuk 1.8 22 Grokgak 1.7 23 Kahang-Kahang 1.1 24 Kapal 1.5 25 Kembangsari 1.3 26 Kerambitan 0.068 27 Kintamani 1.1 28 Klungkung 0.83 29 Kubutambahan -0.35

(53)

Stasiun Klimatologi Jembrana Bali- http://iklim.bali.bmkg.go.id 53 30 Lalanglinggah 0.68 31 Melaya 0.1 32 Negara 0.66 33 Ngurah Rai 1.3 34 Patas 1.3 35 Payangan 0.97 36 Pejeng Kaja 1.2 37 Pelaga 0.58 38 Pengotan -0.66 39 Penida 1 1.4 40 Petang 1.8 41 Pohsanten 0.74 42 Pulukan 1.2 43 Pupuan 0.91 44 Sanglah 1.2 45 Singarata 0.07 46 Sukasada 0.39 47 Sumber Klampok 2.8 48 Sumberkime 1.4 49 Sumerta 1.2 50 Tangguwisia -0.19 51 Tejakula 1.2 52 Tetelan 0.44 53 Tukad Mungga 0.74 54 Ulakan 0.95 55 Wanagiri -0.3

(54)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :