HARGA LISTRIK PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA PANAS BUMI (PLTP) SKALA KECIL. Hasan Maksum, Charles Lambok, Hari Soekarno, Benny FD

10 

Teks penuh

(1)

Topik Utama

Topik Utama

Topik Utama

Topik Utama

Topik Utama

34

M&E, Vol. 12, No. 1, Maret 2014

HARGA LISTRIK PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA PANAS BUMI

(PLTP) SKALA KECIL

Hasan Maksum, Charles Lambok, Hari Soekarno, Benny FD

Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan, Energi Baru

Terbarukan, dan Konservasi Energi

h_maksum@yahoo.com

S A R I

Pengembangan wilayah kerja pertambangan (WKP) panas bumi yang memiliki potensi besar sudah sangat jarang ditemukan. Sementara itu masih sangat banyak WKP panas bumi dengan potensi kecil yang belum dapat dikembangkan. Hal ini disebabkan oleh belum adanya harga PLTP yang layak untuk pengembangan PLTP skala kecil. Tujuan dari tulisan ini adalah menghitung harga PLTP skala kecil sebagai masukan dalam menentukan harga listrik PLTP agar WKP dengan potensi kecil dapat dikembangkan. Metodologi yang digunakan adalah menghitung harga listrik PLTP skala kecil dengan investasi sumur kapasitas 4 MW. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa harga listrik PLTP skala kecil dengan kapasitas 20 MW dan 30 MW berkisar antara 1360 - 2480 Rp/kWH, harga tersebut masih lebih rendah dari harga BPP wilayah yaitu antara 1000 - 3000 Rp/kWH. Sedangkan untuk kapasitas 10 MW harga listrik PLTP sebesar 3380 RP/kWH. Jika biaya investasi pada tahap identifikasi, eksplorasi dan pemboran sebesar 42% dilakukan oleh pemerintah maka harga PLTP tersebut turun menjadi 2000 RP/kWH.

Kata kunci : biaya investasi, harga listrik, kapasitas daya, PLTP skala kecil

1. PENDAHULUAN a. Latar Belakang

WKP panasbumi yang memiliki potensi besar saat ini sudah sangat jarang ditemukan sementara WKP panas bumi dengan potensi kecil banyak ditemukan. Pengembangan WKP panasbumi yang mempunyai potensi kecil terkendala oleh tingginya biaya untuk memproduksi listrik. Hal ini disebabkan tingginya biaya investasi dibandingkan dengan kapasitasitas daya yang dibangkitkan dan menyebabkan tingginya harga jual listrik untuk lapangan panas bumi yang potensinya kecil. Untuk mendongkrak pengembangan WKP panasbumi, pemerintah melalui kementerian

keuangan menerbitkan Keputusan Menteri Keuangan No.766/KMK.04/1992 tentang perubahan besar pajak panas bumi menjadi 34%. Selain itu Pemerintah juga menerbitkan Permen ESDM No. 02 Tahun 2011 tentang Penugasan kepada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) untuk melakukan pembelian tenaga listrik dari pembangkit listrik tenaga panas bumi dan harga patokan pembelian tenaga listrik oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dari pembangkit listrik tenaga panas bumi. Di mana dikatakan bahwa pembelian listrik dari IPP ditentukan dengan rumusan tertentu. Selain itu harga PLTP juga mengacu pada BPP wilayah yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan KESDM.

(2)
(3)

Topik Utama

Topik Utama

Topik Utama

Topik Utama

Topik Utama

36

M&E, Vol. 12, No. 1, Maret 2014

Gambar 2. Tahapan pengembangan PLTP.

(Sumber : Deloitte Development LLC, 2008)

Tahap identifikasi dimulai dari penentuan wilayah, memperkirakan besaran cadangan sumber daya, memperkirakan perizinan dan model bisnisnya. Pada tahap ini biayanya sekitar 1% dari total biaya dan waktunya sekitar 3-6 bulan. Tahap ekplorasi merupakan lanjutan proses identifikasi yang lebih detail dari besaran cadangan sumberdaya, perizinan dan evaluasi model bisnisnya. Pada tahap ini biayanya sekitar 7% dari total biaya dan waktu 1-1,5 tahun. Tahap pemboran merupakan lanjutan proses eksplorasi yang memperkirakan desain dan biaya pengeboran, melakukan perizinan dan melakukan pemboran. Pada tahap ini biayanya besar yakni sekitar 34% dari biaya total dan waktunya berkisar 1-2 tahun.

Tahap produksi dilakukan proses pembiayaan, perizinan dan konstruksi pembangkit. Pada tahap ini biaya besar yakni sekitar 58% dan waktunya berkisar 1-2 tahun.

Keberhasilan dari pengembangan PLTP sangat ditentukan oleh besarnya kapasitas produksi dari sumur. Sumur panas bumi yang pernah dibor dari seluruh lapangan panas bumi yang ada di Indonesia memiliki kapasitas antara 2 - 40 MW (Gambar 3).

Gambar di atas menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan untuk mendapatkan sumur dengan kapasitas besar (di atas 20 MW) adalah kurang dari 10%. Tingkat keberhasilan untuk mendapatkan sumur dengan kapasitas sedang (7-10 MW) kurang dari 60%. Sedangkan untuk mendapatkan kapasitas sumur kecil (di bawah 4 MW) tingkat keberhasilannya sebesar 80%.

(4)

Topik Utama

Topik Utama

Topik Utama

Topik Utama

Topik Utama

Tingkat keberhasilan pemboran untuk mendapatkan kapasitas 4 MW per sumur sebesar 80% juga sesuai dengan data kapasitas sumur yang sudah dibor dari lapangan panas bumi di Indonesia (Gambar 4).

Gambar 3. Frekuensi kapasitas sumur di Indonesia.

(Sumber : PPIAF, 2010)

Gambar 4 di atas menunjukkan bahwa dari seluruh sumur panas bumi di Indonesia memiliki kapasitas rata-rata sebesar 4-5 MW per sumur sehingga dapat diasumsikan adalah tipikal sumur panas bumi di Indonesia.

(5)

Topik Utama

Topik Utama

Topik Utama

Topik Utama

Topik Utama

38

M&E, Vol. 12, No. 1, Maret 2014

3. HASIL PERHITUNGAN

Perhitungan biaya investasi PLTP dan harga jual listrik PLTP dalam tulisan ini dilakukan dengan menggunakan beberapa asumsi yaitu :

a. Biaya Investasi PLTP

Hasil perhitungan biaya investasi PLTP skala kecil disajikan pada Tabel 1, sedangkan biaya investasi selama tahapan kegiatan yang dilakukan pada

• Project Type : Total Project

• Kapasitas Pembangkit : 30 MW, 20 MW, 10 MW (PC)

• Excess Supply : 10% (SE) • Capacity Factor : 90% (CF)

• Pre-production period : 5 years (higher than 20 MW) • Production period : 30 years

• Success Ratio: • Exploration wells : 50% (SRE) • Production wells : 80% (SRP) • Make up wells : 80% • Re-injection wells : 100% • Steam Production: • Exploration well : 4 MW (QE)

• Production well : 4 MW (QP) Big hole • Steam required/MW : 8 Ton/hour for <55 MW • Water fraction : 70% (WF)

• Water condensation : 30% (WC)

• Average water reinjection : 250 Ton/hour/well (AWR) • Decline Rate : 3% per year (DR)

• Corporate Income Tax Rate : 34% • Investment Tax Credit : 5%

• Royalty Rate : 2,5% revenue

• Wells Intangible Portion : 70%

• Depreciation Life, Year : 8 years (DDB)

• Depreciation Rate : 25%

• Operation Cost Up Stream : 0,4 cent/kWh • Operation Cost Down Stream : 0,7 cent/kWh • Exploration Wells : US$ 6.000.000 • Production Wells (Standar) : US$ 5.000.000 • Injection Well : US$ 6.000.000 • Tangible Well : 30% of Well Cost

(6)

Topik Utama

Topik Utama

Topik Utama

Topik Utama

Topik Utama

pengembangan PLTP dapat dilihat pada Tabel 2. Tabel 1 terlihat bahwa biaya investasi PLTP skala kecil kapasitas 10 MW, 20 MW, dan 30 MW memerlukan biaya investasi sebesar 115 juta USD, 167 juta USD, dan 233 juta USD. Biaya investasi tersebut dikeluarkan selama tahapan pengembangan PLTP dengan rincian: (1) tahun pertama dilakukan tahapan identifikasi dengan biaya sebesar 1% dari total investasi, (2) tahun kedua dilakukan tahapan eksplorasi dengan biaya 7% dari total investasi, (3) tahun ketiga dan ke empat dilakukan tahapan pemboran dengan

Tabel 2. Persentase biaya investasi PLTP skala kecil selama masa pengembangan Tabel 1. Biaya investasi PLTP skala kecil

biaya 34% dari total investasi, dan (4) tahun ke lima dilakukan tahapan produksi dengan biaya 58% dari total investasi.

b. Harga PLTP skala kecil

Hasil perhitungan harga jual tenaga listrik PLTP dan Internal Rate of Return (IRR) kapasitas 30 MW, 20 MW, dan 10 MW dapat dilihat pada Tabel 3. Dari Tabel-3 terlihat bahwa harga jual tenaga listrik PLTP kapasitas 30 MW adalah sebesar 21,7 cent USD/kWh, PLTP kapasitas 20 MW

Pembangkit MW 30 20 10

Exess Supply MW 33 22 11

Kapasitas per Sumur MW 4 4 4

Konsumsi Uap ton/jam per MW 8 8 8

Fraksi Air 0,7 0,7 0,7

Fraksi Uap 0,3 0,3 0,3

Jumlah Uap per Sumur ton/jam 32 32 32

Jumlah Uap per Sumur ton/jam per sumur 46 46 46

Explorasi Gagal 2 2 2

Explorasi Berhasil 1 1 1

Sumur Pengembangan 11 7 4

Infil, 3%/tahun 10 7 4

Sumur Produksi 22 15 9

Jumlah Air dari Total Sumur ton/jam 1.006 686 411

Sumur Reinjeksi 6 4 3

Total Sumur 30 21 14

Uap ke Pembangkit ton/jam 264 176 88

Air ke Pembangkit ton/jam 377 251 126

Investasi Sumur juta USD 180 126 84

Investasi Power Plant juta USD 53 41 31

Total investasi juta USD 233 167 115

Pembangkit MW 30 20 10

1. Investasi Tahap Identifikasi, 1% juta USD 2.325 1.666 1.148 2. Investasi Tahap Eksplorasi, 7% juta USD 16.275 11.662 8.036 3. Investasi Tahap Pemboran,34% juta USD 79,05 56.644 39.032 4. Investasi Tahap Produksi,58% juta USD 134,85 96.628 66.584

(7)

Topik Utama

Topik Utama

Topik Utama

Topik Utama

Topik Utama

40

M&E, Vol. 12, No. 1, Maret 2014

adalah 24,8 cent USD/kWh, dan PLTP kapasitas 10 MW adalah 33,8 cent USD/kWh. Terlihat semakin rendah kapasitas PLTP maka harga jual tenaga listrik semakin tinggi.

Harga jual tenaga listrik PLTP di atas masih dapat diturunkan apabila biaya tahap identifikasi, tahap eksplorasi, dan tahap drilling pada tahun pertama, kedua dan ketiga sebesar (42%) dilakukan oleh Pemerintah, sedangkan biaya investasi produksi sebesar (58%) dilakukan oleh swasta. Hasilnya dapat dilihat pada Tabel 4. Dari Tabel 4 terlihat bahwa harga jual tenaga listrik PLTP kapasitas 30 MW, 20 MW, dan 10 MW adalah sebesar 13,6 cent USD/kWh, 14,8 cent USD/kWh, dan 20 cent USD/kWh.

Perlu disampaikan bahwa perhitungan harga jual PLTP skala kecil ini telah memperhitungkan net

operation income (NOI) sebesar 34% sesuai

dengan Kepmen Keuangan No 766/KMK Tahun 1992 tentang perubahan besar pajak panas bumi.

Tabel 3. Harga jual listrik PLTP skala kecil (100% biaya investasi oleh swasta)

Tabel 4. Harga jual listrik PLTP skala kecil (biaya investasi 42% pemerintah,

58% swasta

3. ANALISA

Mengacu kepada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 02 Tahun 2011 tentang Penugasan kepada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) untuk melakukan pembelian tenaga listrik dari pembangkit listrik tenaga panas bumi dan harga patokan pembelian tenaga listrik oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dari pembangkit listrik tenaga panas bumi, mengatakan bahwa harga patokan tertinggi sebesar 9,70 sen US$/kWh untuk pembelian tenaga listrik oleh PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero).

Apababila mengacu pada harga patokan tertinggi sebesar 9,7 sen USD/kWh maka PLTP skala kecil tidak dapat dikembangkan karena hasil perhitungan menunjukkan harga PLTP skala kecil berkisar antara 13,6 - 33,8 sen USD/kWH. Untuk itu penentuan harga PLTP skala kecil digunakan acuan harga listrik berdasarkan BPP wilayah seperti ditunjukkan pada Gambar 5.

(8)

Topik Utama

Topik Utama

Topik Utama

Topik Utama

Topik Utama

Tabel 5. Contoh perhitungan cashflow PL TP skala kecil To ta l P ro jec t Co st (T PC ) PE N DA PA TA N D EB T S ER V IC E Bi ay a Pe ny us ut an Fa kt or es ka la si bi ay a O&M Bi ay a Op er as i Up St re am Bi ay a Op er as i Do w n St re am Bi ay a Ba ha n Ba ka r Pe nd ap at an Ro ya lt i Pe nda pat an Se te la h Ro ya lt i Ca sh F lo w Pa ja k ( 34 % ) Pe nda pa ta n Se te la h P aja k To ta l L oa n Equi ty En er gi P ro duk si (k W h) En er gi Ju al (k Wh) Pe nd ap at an Br ut to (Cbr ut to ) Ut an g Po ko k (U P) Bung a (I UP ) To ta l C ic ila n Ut an g fd O ut flo w (R p) In fl ow (R p) Net (U S$ ) Pa ja k (3 4% ) (2) (3 ) (4) (5 ) (7) =( 5) × (6) (8 ) (9 ) (1 0) = (8 ) + (9 ) (1 1) = T PC /n (1 2) (13) = Ko m p. B× (4 )× (1 2) (1 4) = Ko m p.D ×(4 )× (1 2) (1 5) = Ko m p.C ×( 5) (1 6) = (7 )-(9 )-(11) -( 13) -(1 4) -( 15) (1 7) = (1 6) ×T ax (1 8) = (1 6) -(1 7) (19) = (3 ) (2 0) = (7 )-(10) -( 13 )-(14) -( 15 )-(1 7) (2 1) 0 2. 325. 00 0 2. 32 5. 000 -2 .325 .0 00 34 % 0 -2 .3 25 .000 0 16 .2 75. 00 0 16 .2 75. 00 0 -1 6. 275 .0 00 34 % 0 -16. 27 5. 000 0 39 .5 25. 00 0 39 .5 25. 00 0 -3 9. 525 .0 00 34 % 0 -39. 52 5. 000 32 .8 95. 84 4 11 .8 57. 50 0 11 .8 57. 50 0 -1 1. 857 .5 00 34 % 0 -11. 85 7. 500 99 .1 14. 75 0 40 .4 55. 00 0 40 .4 55. 00 0 -4 0. 455 .0 00 34 % 0 -40. 45 5. 000 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 16. 50 1. 324 6. 60 0. 530 23 .101 .8 54 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 31. 58 7. 092 789 .6 77 30 .7 97. 41 5 22 .3 77 .694 22 .377 .6 94 34 % 0 22. 37 7. 694 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 16. 50 1. 324 5. 77 5. 463 22 .276 .7 88 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 32. 41 2. 158 810 .3 04 31 .6 01. 85 4 23 .1 82 .133 23 .182 .1 33 34 % 0 23. 18 2. 133 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 16. 50 1. 324 4. 95 0. 397 21 .451 .7 21 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 33. 23 7. 225 830 .9 31 32 .4 06. 29 4 23 .9 86 .573 23 .986 .5 73 34 % 8. 155. 43 5 15. 83 1. 138 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 16. 50 1. 324 4. 12 5. 331 20 .626 .6 55 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 34. 06 2. 291 851 .5 57 33 .2 10. 73 4 24 .7 91 .012 24 .791 .0 12 34 % 8. 428. 94 4 16. 36 2. 068 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 16. 50 1. 324 3. 30 0. 265 19 .801 .5 89 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 34. 88 7. 357 872 .1 84 34 .0 15. 17 3 25 .5 95 .452 25 .595 .4 52 34 % 8. 702. 45 4 16. 89 2. 998 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 16. 50 1. 324 2. 47 5. 199 18 .976 .5 23 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 35. 71 2. 423 892 .8 11 34 .8 19. 61 3 26 .3 99 .892 26 .399 .8 92 34 % 8. 975. 96 3 17. 42 3. 928 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 16. 50 1. 324 1. 65 0. 132 18 .151 .4 57 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 36. 53 7. 489 913 .4 37 35 .6 24. 05 2 27 .2 04 .331 27 .204 .3 31 34 % 9. 249. 47 3 17. 95 4. 859 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 16. 50 1. 324 82 5. 066 17 .326 .3 90 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 37. 36 2. 556 934 .0 64 36 .4 28. 49 2 28. 00 8. 771 28 .008 .7 71 34 % 9. 522. 98 2 18. 48 5. 789 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 0 0 0 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 38. 18 7. 622 954 .6 91 37 .2 32. 93 1 45. 31 4. 534 45 .314 .5 34 34 % 15 .4 06. 94 2 29. 90 7. 593 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 0 0 0 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 38. 18 7. 622 954 .6 91 37 .2 32. 93 1 45. 31 4. 534 45 .314 .5 34 34 % 15 .4 06. 94 2 29. 90 7. 593 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 0 0 0 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 38. 18 7. 622 954 .6 91 37 .2 32. 93 1 45. 31 4. 534 45 .314 .5 34 34 % 15 .4 06. 94 2 29. 90 7. 593 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 0 0 0 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 38. 18 7. 622 954 .6 91 37 .2 32. 93 1 45. 31 4. 534 45 .314 .5 34 34 % 15 .4 06. 94 2 29. 90 7. 593 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 0 0 0 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 38. 18 7. 622 954 .6 91 37 .2 32. 93 1 45. 31 4. 534 45 .314 .5 34 34 % 15 .4 06. 94 2 29. 90 7. 593 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 0 0 0 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 38. 18 7. 622 954 .6 91 37 .2 32. 93 1 45. 31 4. 534 45 .314 .5 34 34 % 15 .4 06. 94 2 29. 90 7. 593 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 0 0 0 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 38. 18 7. 622 954 .6 91 37 .2 32. 93 1 45. 31 4. 534 45 .314 .5 34 34 % 15 .4 06. 94 2 29. 90 7. 593 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 0 0 0 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 38. 18 7. 622 954 .6 91 37 .2 32. 93 1 45. 31 4. 534 45 .314 .5 34 34 % 15 .4 06. 94 2 29. 90 7. 593 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 0 0 0 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 38. 18 7. 622 954 .6 91 37 .2 32. 93 1 45. 31 4. 534 45 .314 .5 34 34 % 15 .4 06. 94 2 29. 90 7. 593 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 0 0 0 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 38. 18 7. 622 954 .6 91 37 .2 32. 93 1 45. 31 4. 534 45 .314 .5 34 34 % 15 .4 06. 94 2 29. 90 7. 593 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 0 0 0 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 38. 18 7. 622 954 .6 91 37 .2 32. 93 1 45. 31 4. 534 45 .314 .5 34 34 % 15 .4 06. 94 2 29. 90 7. 593 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 0 0 0 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 38. 18 7. 622 954 .6 91 37 .2 32. 93 1 45. 31 4. 534 45 .314 .5 34 34 % 15 .4 06. 94 2 29. 90 7. 593 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 0 0 0 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 38. 18 7. 622 954 .6 91 37 .2 32. 93 1 45. 31 4. 534 45 .314 .5 34 34 % 15 .4 06. 94 2 29. 90 7. 593 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 0 0 0 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 38. 18 7. 622 954 .6 91 37 .2 32. 93 1 45. 31 4. 534 45 .314 .5 34 34 % 15 .4 06. 94 2 29. 90 7. 593 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 0 0 0 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 38. 18 7. 622 954 .6 91 37 .2 32. 93 1 45. 31 4. 534 45 .314 .5 34 34 % 15 .4 06. 94 2 29. 90 7. 593 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 0 0 0 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 38. 18 7. 622 954 .6 91 37 .2 32. 93 1 45. 31 4. 534 45 .314 .5 34 34 % 15 .4 06. 94 2 29. 90 7. 593 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 0 0 0 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 38. 18 7. 622 954 .6 91 37 .2 32. 93 1 45. 31 4. 534 45 .314 .5 34 34 % 15 .4 06. 94 2 29. 90 7. 593 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 0 0 0 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 38. 18 7. 622 954 .6 91 37 .2 32. 93 1 45. 31 4. 534 45 .314 .5 34 34 % 15 .4 06. 94 2 29. 90 7. 593 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 0 0 0 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 38. 18 7. 622 954 .6 91 37 .2 32. 93 1 45. 31 4. 534 45 .314 .5 34 34 % 15 .4 06. 94 2 29. 90 7. 593 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 0 0 0 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 38. 18 7. 622 954 .6 91 37 .2 32. 93 1 45. 31 4. 534 45 .314 .5 34 34 % 15 .4 06. 94 2 29. 90 7. 593 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 0 0 0 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 38. 18 7. 622 954 .6 91 37 .2 32. 93 1 45. 31 4. 534 45 .314 .5 34 34 % 15 .4 06. 94 2 29. 90 7. 593 236 .5 20. 00 0 22 4. 694 .0 00 48. 87 0. 945 0 0 0 8. 081. 60 3 1, 0000 946 .0 80 1. 65 5. 640 0 38. 18 7. 622 954 .6 91 37 .2 32. 93 1 45. 31 4. 534 45 .314 .5 34 34 % 15 .4 06. 94 2 29. 90 7. 593 13 2. 010 .5 94 110 .4 37. 50 0 7. 095 .6 00. 00 0 6. 74 0. 820 .0 00 16 1. 712 .9 77 242 .4 48. 09 4 28. 382 .4 00 49. 66 9. 200 0 391 .9 87. 96 8 435. 54 2 IR R 16, 06 % N PV 696. 04 0. 148

(9)

Topik Utama

Topik Utama

Topik Utama

Topik Utama

Topik Utama

42

M&E, Vol. 12, No. 1, Maret 2014

0 1.000 2.000 3.000 4.000 N A D Sum u t Ri au Sumb ar S2 JB L ampung Ba b e l Ka lb ar Kal tim Mal u ku Pa pu a NT B NT T Ba li Ja ti m BPP…

BPP Pelanggan 2012

Gambar 5. Kurva BPP wilayah. (Sumber : Ditjen Ketenagalistrikan KESDM, 2013)

Gambar 5 menunjukkan bahwa harga listrik dari BPP wilayah berkisar antara 1000 - 3000 Rp/ kWH. Sementara itu hasil perhitungan harga listrik PLTP skala kecil untuk kasus biaya investasi 100% dilakukan oleh swasta berkisar antara 2170 - 3380 Rp/kWH. Sedangkan hasil perhitungan harga listrik PLTP skala kecil untuk kasus biaya investasi 42% dilakukan oleh pemerintah dan 58% dilakukan oleh swasta harga listrik berkisar antara 1360 - 2000 Rp/kWh.

5. KESIMPULAN DAN SARAN a. Kesimpulan

1) Data pemboran lapangan panas bumi di In-donesia menunjukkan bahwa kapasitas sumur adalah sebesar 4-5 MW dengan tingkat keberhasilan 80%.

2) Dengan Kapasitas sumur sebesar 4-5 MW, maka pengembangan PLTP yang paling sesuai adalah Pengembangan PLTP skala kecil yaitu : 10 MW, 20 MW dan 30 MW. 3) PLTP skala kecil kapasitas 20 MW dan 30

MW dengan harga berkisar antara 1360 -2480 Rp/kWh layak untuk dikembangkan karena harga masih lebih rendah dari BPP wilayah.

4) PLTP skala kecil kapasitas 10 MW layak dikembangkan dengan catatan biaya investasi tahap identifikasi, eksplorasi dan pemboran sebesar 42% dibebankan kepada pemerintah.

b. Saran

1) Untuk percepatan pengembangkan PLTP skala kecil sebaiknya investasi tahap identifikasi, eksplorasi dan pemboran dilakukan oleh pemerintah dengan penugasan kepada Pertamina atau PLN, sedangkan investasi pada tahap produksi dilakukan oleh swasta.

2) Untuk percepatan pengembangkan PLTP Skala Kecil sebaiknya pemerintah melalui penugasan kepada Badan Litbang ESDM membuat proyek percontohan PLTP Skala Kecil.

DAFTAR PUSTAKA

Deloitte, 2008,Geothermal Risk Mitigation

Strategies Report, Department of Energy Office of Energy Efficiency and Renewable Energy Geothermal Program.

PPIAF, 2010, An Assessment of Geothermal

Resource Risk In Indonesia, Geothermex,

Inc, Richmond, California, USA, prepared for The World Bank, support by Ministry of Energy and Mineral Resources and Goverment of Indonesia.

Delly, 2014, Presentasi pada Acara Pertemuan

Progress Report Studi Penentuan Harga PLTP oleh World Bank, DJEBTKE, Jakarta.

(10)

Topik Utama

Topik Utama

Topik Utama

Topik Utama

Topik Utama

DJK KESDM, 2013, Harga BPP Wilayah Tahun 2013, Bahan Presentasi Asumsi Makro

APBNP.

Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 02 Tahun 2011 Tentang Penugasan Kepada PT Perusahaan Listrik

Negara (Persero) Untuk Melakukan Pembelian Tenaga Listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi dan Harga Patokan Pembelian Tenaga Listrik oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :