STUDI ZONA MINERALISASI EMAS MENGGUNAKAN METODE GEOMAGNET DI DESA SILIWANGA KECAMATAN LORE PEORE KABUPATEN POSO
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Dari hasil pemodelan lintasan AA’ (Gambar 6) diperoleh nilai error anomali magnetik total sebesar 4,99 %, diperoleh 3 distribusi batuan yang memiliki nilai
Dari model penampang, diperlihatkan adanya intrusi batuan gabro menerobos batuan basalt.Dimana salah satu terobosan gabro juga terdapat sesar Panggo (dari informasi
Peta kontur anomali medan magnet total yang diperoleh dari hasil koreksi adalah gabungan dari anomali medan magnet regional dan anomali medan magnet
Dari model penampang, diperlihatkan adanya intrusi batuan gabro menerobos batuan basalt.Dimana salah satu terobosan gabro juga terdapat sesar Panggo (dari informasi
Hasil penelitian, diperoleh bahwa penyusun batuan bawah permukaan penelitian terdiri atas batu lempung, granite dan konglomerat, serta unsur mineral pembawa
maka dengan melakukan kalibrasi antara singkapan batuan dengan penampang resistivity hasil pengukuran geolistrik, nilai rho dalam penampang resistivity ini dapat
Berdasarkan distribusi nilai suseptibilitas batuan di daerah potensial tersebut diduga terdapat empat lokasi pengendapan batu besi
Hasil yang diperoleh menunjukkan posisi sebaran batuan megalit pada bagian arah utara, timur laut, selatan, selatan ke utara dan tenggara dari lokasi penelitian dengan