BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
kripsi Subjek Penelitian
Sekolah Tambaharjo terletak di Kecamatan Tambakro A. Des mo di kepalai seorang ala sekolah penjaga. J SD Tambaharjo 02 terdapa aharjo 02
mempu s di gunakan untuk kegiatan siswa diwaktu gai sarana untuk berolahraga.
Jum
I – olah dasar
negeri Tambaharjo 02 dengan subjek penelitian siswa kelas III sebanyak 16
B.
Tambaharjo 02 Kecamatan Tambakromo kelas III dengan jumlah siswa sebanyak 16 terdiri dari 9 perempuan dan 7
penelitian 1 semester, setiap siklus terdiri dari 2
i awal merupakan keadaan siswa sebelum penelitian kan kelas dilakukan. Berdasarkan hasil observasi yang telah i kelas III SD N Tambaharjo 02 Kecamatan Tambakromo
n 2011/2012 yang berjumlah 16 siswa pada pembelajaran asih rendah. Hal ini bisa terlihat evaluasi pada mata pelajaran IPA yang telah di lakukan dimana sebagian besar memperoleh nilai di bawah kriteria ketuntasan. Minimal KKM ≥ 70 dengan demikian di peroleh data hasil
kepala sekolah dan Tenaga pengajar SD Tambaharjo 02. Kep sebagai tanggung jawab dibantu dengan tenaga guru olah raga dan
umlah murid kelas I – VI sebanyak 105 siswa.
t perumahan, balai desa, TK dan lapangan. SD Tamb nyai halaman yang lua
istirahat dan seba
lah murid SD Tambaharjo Kecamatan Tambakromo mulai dari kelas VI mayoritas beragama islam. Penelitian ini dilakukan di sek
siswa.
Pelaksanaan Penelitian
Penelitian dilakukan di SD
anak laki-laki, waktu
pertemuan dengan lokasi 2 x 35 menit. 1 . Kondisi Sebelum Tindakan
Kondis tinda
dilakukan d tahun ajara
IPA, terlihat hasil minat belajar siswa m dari sekunder, hasil
pembelajaran siswa sebelu an tindakan dapat dilihat tabel di bawah i
Tabel 3 mbar observasi
wa sebelum siklus (pra siklus)
Kete Ts = S = Ss =
asi sebelum tindakan observer mengamati indikator-indik sikap se adanya m mata pe siswa ya pembela senang. siswa m
Indikator ke 4 senang dengan guru yang mengajar IPA menunjukkan 13 siswa
No Nama Senang Jumlah m dilakuk ni. Le Tentang minat sis
Terhadap Mapel IPA Perhatian Pembelajaran IPA Suka Materi IPA Suka Guru
IPA Manfaat IPA Fungsi IPA
Ts S Ss Ts S Ss Ts S Ss Ts S Ss Ts S Ss Ts S Ss 1 Hendra 0 1 0 0 0 1 2 2 Lutfia 0 0 0 0 0 1 2 3 Bagus 0 0 0 1 0 0 1 4 Maya 1 0 1 0 1 0 3 5 Dika 0 0 0 0 0 0 - 6 Efendi 0 0 0 0 0 0 - 7 Siti Z 1 0 0 1 0 1 3 8 Siti N 0 1 0 0 0 0 1 9 Cindy M 0 0 0 0 1 0 1 10 Rangga 1 0 0 0 0 0 1 11 Eryk 0 0 0 0 0 1 1 12 Aris S 0 0 0 0 0 1 13 Budi U 0 0 0 0 0 0 - 14 Siti Mae 0 0 0 1 0 0 1 15 Dany 0 1 0 0 0 1 2 16 Ariany 0 0 1 0 0 0 1 Jumlah 13 3 - 13 3 - 14 2 - 13 3 - 12 4 - 11 5 - 20
rangan skoring sebagai berikut : tidak senang dengan skoring 0 senang dengan skoring 1
senang sekali dengan skoring 2
Rata-rata (%) 81 19 0 81 19 - 87 13 81 19 0 75 25 0 69 31 - 20
Pada lembar pengamatan observ
ator minat. Observasi pembelajaran ini meliputi menunjukkan nang, perhatian, ketertarikan kepada guru dan materi dan kesadaran akan
anfaat. Pada observasi ini di peroleh data siswa yang senang terhadap lajaran IPA sebanyak 13 siswa menunjukkan pilihan tidak senang dan ng menunjukkan senang sebanyak 3 siswa, untuk indikator ke 2 perhatian jaran IPA sebanyak 13 siswa menunjukkan tidak senang dan 3 siswa Untuk indikator ke 3 yaitu suka terhadap materi IPA menunjukkan 14 enunjukkan tidak senang dan 2 siswa senang terhadap meteri IPA.
menunju
siswa la njukkan senang terhadap guru IPA. Indikator ke 5 siswa merasa mata pelajaran IPA berma enunjukkan 12 siswa tidak senang
dengan mata pe ata pelajaran IPA
ermanfaat bagi kehidupan. Indikator terakhir yaitu fungsi IPA dalam kehidupan
seha isw n anyak 5 siswa dan
sebanyak 11 siswa m a a i a n i a la a
A et lah me ap an sem a data dari tabel observasi dapat di peroleh rata-ata la se sa 0 bel m siklus.
Ta 4
ist bus etunta n b ja
b rjo 02 ebelum in ka
o il Ketuntasan ebelu t akan
kkan tidak senang dengan cara penyampaian guru pengajar sedangkan 3 innya menu
nfaat m
lajaran IPA sedangkan 4 siswa merasa m b
ri-hari, s a yang me unjukkan sikap senang seb
eny tak nn t dak senang deng n fu gsi dar mat pe jar n IP . S e nd atk u
r ke s be r 2 se u
bel
D ri i k sa ela r
Siswa SDN Tam aha S t da n
N N ai S m ind
J m h u la siswa Presentasi
1 70 < Belum tuntas 11 68,7
2 70 ≥ Tuntas 5 31,3
16 1 0 0
Berdasarkan perbandingan siswa yang mencapai ketuntasan belajar KM) sebanyak 5 siswa, sedangkan 11 belum mencapai ketuntasan belajar dengan
(K
nilai 90. Sedangkan nilai yang terendah adalah 40. Setelah di telusuri lebih lanjut ternyata 5 siswa belum tuntas memiliki kekurangan tidak bisa menangkap materi pelajaran yang di sampaikan guru dengan menggunakan metode ceramah dengan penggunaan metode ceramah mengakibatkan siswa mengantuk.
Diperoleh data belajar siswa masih rendah minat belajar siswa kelas III SDN Tambaharjo Kecamatan Tambakromo semester I tahun ajaran 2011/2012, penulisan akan dilakukan yang telah di uraikan pada bab sebelumnya. Dalam penelitian di SDN Tambaharjo 02 Kecamatan Tambakromo. Penulis akan menggunakan media gambar dan metode diskusi kelompok guna meningkatkan
minat belajar siswa kelas III SDN Tambaharjo 02 Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati yang akan di lakukan 2 siklus.
2. Siklus I
a. Perencanaan tindakan
Perencanaan tindakan pada siklus I terdiri dari 1 pertemuan
¾ Pertemuan I
Berdasarkan hasil observasi yang sudah dilakukan di SDN Tambaharjo 02 Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati, peneliti bekerja sama dengan pembelajaran lingkungan sehat dan tidak sehat. Sebelum kegiatan mengajar pada pertemuan I maka guru
mempersiapkan segala nunjang proses
pembelajaran siswa.
erancang rencana pe rlampir siswa
eng ati gam r lingkungan seh a guru
ng dan egia pembelajaran dengan langkah-gk bel bagai berik :
1. iswa diba i menjadi 4 kelom
2. Siswa memberi tugas dan masing-masing kelompok
ran guru
mengatur suasana kelas kemudian menyampaikan tujuan sesuatu yang dapat me
Guru m mbelajaran (RPP) te
m am ba at dan tidak seh t. Kemudian me ajukan melakukan k tan
lan ah pem ajaran se ut
S g pok
mengerjakan
3. Kelompok berdiskusi
4. Siswa melapor hasil kerja kelompok dan kelompok yang lain menanggapinya
Guru sudah mempersiapkan perlengkapan seperti media gambar lingkungan sehat dan tidak sehat. Pada akhir pembelaja
melakukan evaluasi dengan menggunakan tes objektif dan tes uraian. 1. Pelaksanaan dan observasi tindakan
a. Kegiatan awal
Pelaksanaan pada siklus I guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam perkenalan, berdoa mengabsen siswa
pembelajaran dengan langkah-langkah pembelajaran yang akan dilakukan.
b. Kegiatan inti
Semua siswa mengamati gambar macam macam lingkungan dak sehat, dari pengamatan tersebut siswa
dan tidak bar-gambar yang bisa diamati siswa antara lain
tugas kelompok. Siswa melakukan diskusi
si kelompok yang lain u memberikan konfirmasi
an.
bersama-sama dengan peserta didik
laksanakan siswa secara
s I yang sedang berlangsung , ta bantuan observasi (guru kelas) untuk sehat dan ti
menyebutkan fungsi dan kerugian lingkungan sehat sehat. Gam
gambar pabrik, gambar sampah dan gambar pegunungan, gambar lingkungan hidup, selanjutnya pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan media gambar dan metode diskusi kelompok dengan membagi siswa menjadi 4 kelompok. Siswa dalam kelompok mendengarkan prosedur mengerjakan
tentang lingkunagan sehat dan tidak sehat. Melalui kegiatan diskusi kelompok tentang gambar-gambar lingkungan sehat dan tidak sehat. Guru memanggil salah satu kelompok untuk membacakan laporan disku
menanggapi. Selanjutnya gur
terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peseta didik dalam bentuk tulis
c. Kegiatan penutup
membuat rangkuman pelajaran. Melakukan penilaian terhadap hasil pengamaan yang sudah di
kelompok. Memberi umpan balik tehadap proses hasil pembelajaran menanamkan pesan moral tentang pentingnya lingkungan sehat dan tidak sehat bagi kehidupan makhluk hidup. Tahap pembelajaran siklu
praktik memin
mengamati jalannya pembelajaran lingkungan sehhat dan tidak sehat dari awal hingga akhir pembelajaran dengan cara mmengisi lembar observasi (lihat lampiran). Yang telah di
sediakan oleh praktikan lembar observasi tersebut meliputi point-point yang sesuai dengan praktikan. Dari hasil observasi
di ketahui apa yang menjadi kelemahan dan
2. Refe sela dila pada pem dila
I s kan berdasarkan hasil observasi aktivitas tersebut dapat
kelebihan selama pembelajaran berlangsung. Hanya sebagian siswa yang bisa menjawab soal diskusi hanya sebagian kecil siswa yang mau mempresentasikan hasil diskusi kelompok. sedangkan kelebihan siswa dalam pembelajaran antara lain sebagian siswa sungguh-sungguh dalam mmengikuti pembelajaran. Semua siswa dapat mengerjakan soal evaluasi tanpa menyontek jawaban teman adapun kekurangan/kelemahan dalam siklus I.
leksi
Pembelajaran pada siklus I sudah selesai dilaksanakan, njutnya di adakan refleksi atas rangkaian kegiatan yang kukan berdasarkan pengamatan atau temuan dari observasi
siklus I ini. Observasi mengamati aktivitas siswa selama belajaran siklus I dengan lembar observasi yang telah ksanakan peneliti ( lihat lampiran ). Pembelajaran pada siklus elesai dilaksana
tindakan ( lihat lampiran ). Saat pembelajaran siklus yang di cermati oleh observer ( guru kelas III ).
Tabel 5
Data hasil observasi tindakan siklus I pertemuan I
o Kegiatan 1 2 3 4
N
1 Pra pembelajaran
1. Guru menyusun rencana pelaksanaan RPP
2. Media gambar
3. Menyusun instrumen observasi
v v v
2
Kegiatan inti
Guru menjelaskan secara singkat tentang materi pembelajaran
v
v v Pelaksanaan
Kegiatan awal
1. Guru membuka pembelajaran 2. Guru mempreasisakan siswa
3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
4. Guru melakukan apersepsi 5. Guru memotivasi siswa
v v
v v
1.
2. Guru membagi siswa dalam kelompok
3. Anggota kelompok di beri nomor 4. Siswa bergabung dengan kelompok
yang di tentukan.
5. Melakukan diskusi kelompok
6. Menyakinkan tiap anggota mengetahui jawabannya
7. Mempresentasikan hasil diskusi kelompok
8. Menanggapi jawaban adari kelompok lain v v v v v v 3 buat 2. Siswa bersama guru melanjutkan
refleksi
3. Guru memberikan evaluasi v v
v Penutup
1. Siswa dibimbing guru mmem rangkuman
Jumlah 1 7 8 4
Prosentase ( % ) 5 35 40 20
Keterangan
1) Jika pernyataan tersebut dilakukan dalam kategori kurang 2) Jika pernyataan tersebut dilakukan dalam kategori cukup 3) Jika pernyataan tersebut dilakukan dalam kategori baik
4) Jika pernyataan tersebut dilakukan dalam kategori sangat baik :
Tabel 6
No Nama Mapel I
Suka Materi Suka Guru
Manfaat IPA Fungsi IPA Ket
Lembar observasi siklus I
Se Terhadap
nang
PA IPA IPA IPA
Perhatian Pembelajaran Ts S Ss Ts S Ss Ts S Ss Ts S Ss Ts S Ss Ts S Ss 1 Hendra 1 1 0 1 1 0 4 2 Lutfia 0 0 1 1 1 1 4 3 Bagus 0 0 1 1 1 1 4 4 Maya 1 1 1 1 1 1 6 5 Dika 0 1 0 1 1 1 4 6 Efendi 0 0 0 1 1 1 3 7 Siti Z 1 0 0 0 1 1 3 8 Siti N 0 1 0 1 0 1 3 9 Cindy M 0 1 1 1 1 0 4 10 Rangga 1 1 1 1 1 0 5 11 Eryk 1 0 1 1 1 1 5 12 Aris S 1 0 1 1 1 1 5 13 Budi U 1 0 0 0 1 1 3 14 Siti Mae 0 0 0 1 0 1 2 15 Dany 0 1 0 1 1 1 4 16 Ariany 0 1 0 1 1 1 4 Jumlah 9 7 - 8 8 - 9 7 - 2 14 - 2 14 - 3 13 - 63 Rata-rata (%) 56 44 0 50 50 0 56 44 0 12 88 0 12 88 0 19 81 0 63 Keterangan skoring Ts = tidak sena S = senang de Ss = senang sek
Pad pengamatan observasi pada siklus I observer
menga em elajaran ini
meliputi m ika epada guru
dan m anfaat. Pada observasi ini di
peroleh data pada indikator minat ke 1 yaitu siswa yang senang terhadap ak 9 siswa menunjukkan pilihan tidak senang, erhatian , 8 siswa
ng 7 siswa terhadap materi IPA. Indikator ke 4 menunjukkan 2 siswa tidak senang dengan cara penyampaian guru pengajar dan 14 siswa lainnya
sebagai berikut : ng dengan skoring 0 ngan skoring 1
ali dengan skoring 2
r a lemba
mati indikator-indikator minat. Observasi p b enunjukkan sikap senang, perhatian, ketertar n k ateri dan kesadaran akan adanya m
mata pelajaran IPA, sebany
7 siswa menunjukkan senang. Indikator ke 2 yaitu p pembelajaran IPA sebanyak 8 siswa menunjukkan tidak senang senang. Untuk indikator ke 3 yaitu 9 siswa menunjukkan tidak sena
menunjukkan senang terhadap erasa mata pelajaran IPA 2 siswa tidak senang dengan mata pelajaran IPA dan 14 siswa merasa senang terhadap mata pelajaran IP sa t b pan. Indikator terakhir
it u i la u a a s a g e j a
ka se an se ny k 1 si a, 3 s swa e
t h en p an em a d ri be b rva da t p ole a ata el se sa 3 a ikl I.
a el 7
is ibu e nta an laj
es rI N am ah o 2 s lus
o il tu asa Siklus I
guru IPA Indikator ke 5 siswa m bermanfaat menunjukkan
A yang di ra bermanfaa agi kehidu
ya u f ngs IPA da m kehid pan seh ri-h ri, isw yan m nun ukk n si p n g ba a 3 sw i m nyatakan tidak senang. Se ela m da atk s u ata da ta l o se si pa di er h rat -r k as be r 6 pad s us
T b
D tr si k tu s be ar
Siswa kelas III sem te SD T b arj 0 ik I
N N ai Ke nt n
Jumlah siswa P sen seer ta (%)
1 70< Be mlu tuntas 4 25
2 70≥ Tuntas 12 75
ml 16 00
Ju ah 1
Rata - ra ta 7,0
Dengan hasil dari refleksi ini di harapkan praktikan memperbaiki laksanaan pembelajaran berikutnya akan lebih baik.
kekurangan agar dalam pe
Berdasarkan perbandingan siswa yang mencapai ketuntasan belajar (KKM) sebanyak 12 siswa, sedangkan 4 siswa belum mencapai ketuntasan belajar. Dengan nilai 90. Sedangkan nilai yang terendah adalah 50. Setelah di telusuri lebih lanjut ternyata 4 siswa belum tuntas memiliki kekurangan pada materi pelajaran yang di sampaikan guru dengan menggunakan gambar dan diskusi kelompok karena mereka masih merasa malu-malu untuk bertanya atau berpendapat.
3.
m melakukan tindakan mengajar pada siklus II ini, guru akan kan segala sesuatu yang menunjang pros
Perencanaan pembelajaran pada siklus I sebagai tindak lanjut dari belaj n adanya an atau kelemahan pada
uan I. Perencanaan siklus I m
guru mengajar, guru mempersiapkan enunjang proses belajaran siswa kelas III mata
Selanjutnya guru mengiplementasikan Rencana Pelaksanaan Pemb
:
1. iswa dibagi 4 kelompok dan guru memberikan tugas pada asing-masing kelompok
2. elompok mendiskusikan terhadap permasalahan yang harus di ecahkan bersama
Siklus II
¾ Perencanaan tindakan
Berdasarkan hasil siklus I adanya kekurangan dan keberhasilan dalam siklus perencanaan pembelajaran pada siklus II ini dilakukan sebagai penyempurnaan tindak lanjut dari kekurangan yang terjadi pada siklus I. Kegiatan pembelajaran pada siklus II masih sama dengan siklus I tapi yang membedakan adalah kegiatan pembelajaran pada siklus II dan materi pembelajaran yang sama . Sebelu
menyiap es pembelajaran.
hasil ar siswa da kekurang
pertem endiskusikan lingkungan sehat dan lingkungan tidak sehat. Sebelum
segala sesuatu yang m pem pelajaran IPA.
elajaran ( lihat lampiran ) dengan pokok bahasan lingkungan sehat dan lingkungan tidak sehat. Dengan tujuan pembelajaran :
1. Siswa dapat mengetahui pencemaran
2. Siswa dapat menentukan faktor penyebab pencemaran
3. Setelah siswa dapat menentukan faktor penyebab pencemaran, siswa dapat menentukan cara mengurangi pencemaran
Kemudian guru merencanakan menyajikan pengalaman belajar yang bersifat memotivasi siswa yaitu pembelajaran media gambar dan metode diskusi kelompok dengan langkah - langkah sebagai berikut
S m K p
3. Guru menunjuk salah satu kelompok untuk mempresentasikan iskusi.
dan pemantapan pada siklus I. 1.
inti
pelaksanaan model pembelajaran media ok
masing-an tugas
tar peserta
gkungan tidak sehat. Setelah
bab pencemaran dan cara mencegah pencemaran. Guru memanggil salah satu kelompok untuk
jawaban dari hasil d
Pertemuan ini mempelajari tentang pengertian pencemaran dan faktor penyebab pencemaran dan cara menanggulangi pencemaran. Pada akhir pembelajaran guru melakukan evaluasi dengan menggunakan tes uraian.
Pelaksanaan dan observasi tindakan
Pada pelaksanaan tindakan siklus II ini digunakan sebagi tindak lanjut, penyempurnaan
Kegiatan awal
Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam, berdoa, mengabsen siswa, mengatur suasana kelas dan menanyakan keadaan siswa. Kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran dan langkah-langkah pembelajaran yang akan dilakukan.
2. Kegiatan
Siswa membaca materi tentang perubahan lingkungan. Setelah membaca materi dari sumber belajar siswa melakukan tanya jawab tentang materi yang telah si pelajari. Selanjutnya
pembelajaran dengan menggunakan
gambar dengan membagi siswa menjadi 4 kelomp
masing kelompok beranggota 4 siswa. Setiap siswa berhak untuk mengeluarkan ide dan gagasan untuk menngerjak
kelompok. siswa melakukan diskusi tentang pengertian pencemaran, penyebab pencemaran dan cara mencegah pencemaran. Guru mengfasilitasi terjadinya interaksi an
didik dan sumber belajarnya melalui kegiatan diskusi kelompok tentang lingkungan sehat dan lin
semua kelompok mediskusikan tentang tentang pengertian pencemaran, penye
membacakan hasil diskusinya kemudian guru memberikan kesempatan kelompok lain untuk bertanya atau berpendapat
3 Kegiatan akhir
pulkan hasil pembelajaran dan
ebagai tolak ukur petensi.
Tabel 8
No
berdasarkan hasil kelompoknya sendiri. Dan setelah selesai guru memberikan eksplorasi dan elaborasi peserta didik dalam bentuk tulisan.
.
Guru dan siswa menyim
pemanntapan cara mendorong siswa untuk menenntukan cara menjaga lingkungan. Membagikan evakuasi s
pencapaian kom
Kegiatan pembelajaran siklus II praktikan meminta bantuan observer (guru kelas III) untuk mengamati jalannya pembelajaran dari awal hingga akhir pembelajaran dengan cara mengisi lembar observasi ( lihat lampiran ) yang telah di sediakan.
Data hasil observasi tindakan siklus II
Kegiatan 1 2 3 4
1 Pra pembelajaran
1. Guru menyusun rencana pelaksanaan RPP
2. Media gambar
3. Menyusun instrumen observasi
v
v v 2 Pelaksanaan
Kegiatan awal
1. Guru membuka pembelajaran 2. Guru mengapreasisakan siswa
3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
4. Guru melakukan apersepsi 5. Guru memotivasi siswa Kegiatan inti
1. Guru menjelaskan secara singkat tentang materi pembelajaran
2. Guru membagi siswa dalam kelompok
v
v v
v v
3. Anggota kelompok di beri nomor 4. Siswa bergabung dengan kelompok
yang di tentukan.
5. Melakukan diskusi kelompok
6. Menyakinkan tiap anggota mengetahui jawabannya 7. Mem kelom v v v v v presentasikan hasil diskusi
pok
8. Menanggapi jawaban adari kelompok
v v lain 3 evaluasi v Penutup
1. Siswa dibimbing guru mmembuat rangkuman
2. Siswa bersama guru melanjutkan refleksi 3. Guru memberikan v v Jumlah 6 14 Prosentase ( % ) 30 70 Keteran
1) Jika pernyataan tersebut dilakukan dalam kategori kurang 2) Jika pernyataan tersebut dilakukan dalam kategori cukup
3) Jika pernya aik
Jika pernyataan tersebut dilakukan dalam kategori sangat baik
Pem elajaran m dia gambar
dan dis k di peroleh penilaian oleh observer denga kategori
sang cukup 0% dan k eg buruk
0%. Dalam kegiatan ini yang dilaksanakan peneliti pada siklus I. Kegiatan mbelajaran berjalan dengan sangat baik.
gan:
taan tersebut dilakukan dalam kategori b 4)
belajaran dengan menggunakan model pemb kusi kelompo
e
at baik 70%, kategori baik 30%, kategori at ori
Tabel 9
Lembar observasi pada siklus II
No Nama
Senang Terhadap
Mapel IPA IPA M nfaat IPA Fungsi IPA Ket
Perhatian Pembelajaran IPA Suka Materi IPA Suka Guru a Ts S Ss Ts S Ss Ts S Ss Ts S Ss Ts S Ss Ts S Ss 1 Hendra 1 2 2 2 1 1 9 2 Lutfia 2 1 2 1 1 2 9 3 Bagus 2 1 2 2 1 1 9 4 Maya 1 2 2 2 2 2 12 5 Dika 1 2 1 1 2 2 9 6 Efendi 1 2 2 2 1 2 10 7 Siti Z 2 1 1 2 2 1 8 8 Siti N 2 1 2 2 2 2 17 9 Cindy M 2 1 1 1 1 1 7 10 Rangga 2 2 2 2 2 2 12 11 Eryk 2 2 2 2 2 2 12 12 Aris S 2 1 1 2 1 1 8 13 Budi U 2 2 2 2 2 2 12 14 Siti Mae 2 2 1 2 2 2 11 15 Dany 2 1 2 2 1 2 10 16 Ariany 2 2 2 1 2 2 2 11 Jumlah - 4 24 - 7 18 - 5 22 - 4 24 - 7 18 - 5 22 100 Rata-rata (%) 0 25 75 0 44 56 0 31 69 0 25 75 0 44 56 0 31 69 100 Ketera Ts = ti
S = senang dengan skoring 1 Ss = senang sekali dengan skoring 2
vasi ini di peroleh data pada indikator minat ke 1 yaitu siswa yang senang terhadap mata pelajaran IPA sebanyak 4 siswa menujukkan senang dan 12 siswa menunjukkan minat sangat senang. Untuk indikator ke 2 adalah perhatian pada pembelajaran IPA sebanyak 7 siswa senang dan 9 siswa menunjukkan minat sangat senang. Untuk indikator ke 3 yaitu suka terhadap materi IPA menunjukkan 5 siswa senang dan 11 siswa menunjukkan sangat senang terhadap meteri IPA. Indikator ke 4 senang dengan guru yang mengajar IPA menunjukkan 4 siswa menunjukkan senang terhadap guru IPA dan 12 siswa menunjukkan
ngan skoring sebagai berikut : dak senang dengan skoring 0
Pada lembar pengamatan observasi pada siklus II observer mengamati indikator-indikator minat. Observasi pembelajaran ini meliputi sikap senang, perhatian, ketertarikan kepada guru, materi dan kesadaran akan adanya manfaat belajar IPA. Pada obser
sangat senang. Indikator ke 5 sisw mata pelajaran IPA bermanfaat
bagi kehidupan menu pada mata pelajaran
IPA yang berm gi kehidupan dan 9 siswa menunjukkan minat sangat senang dengan manfaat dari pelajaran . Indi ir fungsi IPA dalam k hid an eh i-h , 5 siswa m y aka id k s an dan 11 siswa menunjukkan minat sangat senang dengan fungsi dari mata pe jar I A. etelah m nd at n u da
di ro ta ta las b r 0 p a klu I.
Dengan hasil penelitian diatas terbukti peningkatan min t b ja IP r k d a any pe ing ata at be siklus I, pada siklus I sampai siklus II.
Berdasark hasil evalu i y g l t da k s I e el ara u h ite k n d n d k an eh guru dengan katego sa at ai Hasil evalu i rsebut p el ba i b rik
Ta l 1
e esterI SDN i
asan Siklus II
a merasa
njukkan 7 siswa merasa senang anfaat ba
IPA kator terakh yaitu e up s ar ari en at n t a en g
la an P S e ap ka sem a ta dari tabel observasi dapat pe leh ra -ra ke se esa 10 ad si s I
a ela r A te bu ti ari d a n k n min se lum
an as an di iha pa si lu I p mb aj n
s da d rap a a ila uk ol ri ng b k.
as te ada tab se ga e ut. be 0
Distribusi ketuntasan belajar
Siswa kelas III s m Tambaharjo 02 s klus II
No Nilai Ketunt
Jumlah siswa Persentase (%)
1 < 70 Belum tuntas 0 0
2 ≥ 70 Tuntas 16 100
Jumlah 16 100
Rata - rata 81,25
Berdasarkan observasi yang dilakukan oleh observer terjadi peningkatan keakktifan siswa dari siklus I ke siklus II. Dari sini dapat disimpulkan ada kenaikan proses pembelajaran dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I kegiatan pembelajaran media gambar dan diskusi kelompok sudah diterapkan minimal dengan kategori cukup dari keseluruhan pembelajaran media gambar di terapkan dengan sebaik-baiknya sebesar 100% dari keseluruhan kegiatan pembelajaran media gambar. Berarti indikator kinerja penerapan model model pembelajarn media gabar siklus I
dan siklus II sudah tercapai dan mengalami peningkatan sesuai tujuan yang di rencanakan.
Berdasarkan hasil evaluasi didapatkan hasil belajar siswa meningkat, terbukti dari perolehan nilai siswa setelah penggunaan pembelajaran media gambar yang mencapai kriteria ketuntasan bbelajar sebanyak 16 siswa atau 100% yang belum mencapai kriteria ketuntasan belajar sebanyak 0 siswa atau tidak ada, dengan nilai rata-rata 81,25 dan nilai tertinggi 100 sedangkan terendah adalah 50.
C. H
Siswa kelas III semeste ambaharjo 02 siklus I
No N
asil Analisis Data 1. Siklus I
Analisis penelitian menggunakan model pembelajaran media gambar dan diskusi kelompok di peroleh hasil belajar seperti di bawah ini:
Tabel 11
Distribusi ketuntasan belajar rI SDN T
ilai Ketuntasan Siklus I
Jumlah siswa Persentase (%)
1 70< Belum untas t 4 25
2 70≥ Tuntas 12 75
Jumlah 16 100
Rata - rata 70
Berdasarkan pada tabel dengan menggunakan model pembelajaran media gambar dan diskusi kelompok siswa yang belum tuntas (KKM = 70) adalah sebanyak 4 siswa atau 25%. Sedangkan siswa yang tuntas dalam belajarnya sebanyak 12 siswa atau 75%.
Tabel 12
Data hasil observasi tindakan siklus I pertemuan I
No Kegiatan 1 2 3 4
1 Pra pembelajaran
1. Guru menyusun rencana pelaksanaan RPP
2. Media gambar
3. Menyusun instrumen observasi
v v v
2 Pelaksanaan Kegiatan awal
4. Guru membuka pembelajaran 5. Guru mempreasisakan siswa
6. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
7. Guru melakukan apersepsi 8. Guru memotivasi siswa
10. Guru mem dalam kelompok
11. r
13. skusi kelompok
14. menge
jawabannya
15. Mempresentasikan hasil diskusi 16. Menanggapi jawaban adari kelompok
lain v v v v v v v v v Kegiatan inti
9. Guru menjelaskan secara singkat tentang materi pembelajaran
v bagi siswa
Anggota kelompok di beri nomo
12. Siswa bergabung dengan kelompok yang di tentukan.
v Melakukan di
Menyakinkan tiap anggota tahui
kelompok
v v
3 Penutup
17. Siswa dibimbing guru mmembuat r
18. Siswa bersama guru melanjutkan v
v angkuman
refleksi
19. Guru memberikan evaluasi
v
Jumlah 1 7 8 4
Prosentase ( % ) 5 35 40 20
Keterangan:
1) Jika pernyataan tersebut dilakukan dalam kategori kurang 2) Jika pernyataan tersebut dilakukan dalam kategori cukup 3) Jika pernyataan tersebut dilakukan dalam kategori baik
Sedangkan pada observasi yang telah dilakukan di peroleh data pada
indikat mata pelajaran
IPA, sebanyak 9 siswa menunjukkan pilihan tidak senang, 7 siswa
m unjuk b laja n A
sebanyak senang, 8 siswa senang. Untuk
indik senang 7 siswa hadap
m enunjukkan 2 siswa tidak senang dengan
cara swa lainnya enunjukkan
senan ta aj n
IPA berm n 2 siswa tidak senang d ng mata pelajaran IP ng terhadap mata pelajaran IPA yang di ra
IPA dalam menunjukkan ika sen ng
seban sen g. et ah
mend per h ata ta
kelas
2. Siklus II
A bela n edia
gambar dan diskusi kelompok diperoleh hasil belajar sebagai berikut:
S
No Ni Ketuntasan Siklus II
or minat ke 1 yaitu siswa yang senang terhadap
en kan senang. Indikator ke 2 yaitu perhatian pem 8 siswa menunjukkan tidak
e ra IP
ator ke 3 yaitu 9 siswa menunjukkan tidak ter ateri IPA. Indikator ke 4 m
penyampaian guru pengajar dan 14 si m g terhadap guru IPA Indikator ke 5 siswa merasa m
anfaat menunjukka
a pel ara e an A dan 14 siswa merasa sena
sa bermanfaat bagi kehidupan. Indikator terakhir yaitu fungsi kehidupan sehari-hari, siswa yang s p a yak 13 siswa, 3 siswa menyatakan tidak an S el apatkan semua data dari tabel observasi dapat di ole r -ra sebesar 63 pada siklus I.
nalisis penelitian setela menggunakan model pem jara m
Tabel 13
Distribusi ketuntasan belajar
iswa kelas III semesterI SDN Tambaharjo 02 siklus II
lai
Jumlah siswa Pe sent se (%) r a
1 70< Belum tuntas 0 0
2 70≥ Tuntas 16 100
Jumlah 16 100
Pada siklus ke II ini hasil dari peningkatan minat siswa berdampak pada ketuntasan belajar pada pembelajaran siklus II. Hasilnya dapat di peroleh ketuntasan 100% dari 16 siswa. Hal ini tidak terlepas juga dari pengukuran indikator minat pada lembar observasi.
Pada observasi ini di peroleh data pada indikator minat ke 1 yaitu siswa yang senang terhadap mata pelajaran IPA sebanyak 4 siswa menujukkan senang dan 12 siswa menunjukkan minat sangat senang. Untuk indikator ke 2 adalah perhatian pada pembelajaran IPA sebanyak 7 siswa senang dan 9 siswa menunjukkan minat sangat senang. Untuk indikator ke 3 yaitu suka terhadap materi IPA menunjukkan 5 siswa senang dan 11 siswa menunjukkan sangat senang terhadap meteri IPA. Indikator ke 4 senang dengan guru yang mengajar IPA menunjukkan 4 siswa menunjukkan senang terhadap guru IPA dan 12 siswa menunjukkan sangat senang. Indikator ke 5 siswa merasa mata pelajaran IPA bermanfaat bagi kehidupan menunjukkan 7 siswa merasa senang pada mata pelajaran IPA yang bermanfaat bagi kehidupan dan 9 siswa menunjukkan minat sangat senang dengan manfaat dari pelajaran IPA. erakhir yaitu fungsi IPA dalam kehidupan sehari-hari, 5 siswa
men t
an semua data dari tabel obse t di peroleh rata-rata kelas sebesar 100 pada siklus II
Indikator t
yatakan tidak senang dan 11 siswa menunjukkan minat sanga senang dengan fungsi dari mata pelajaran IPA. Setelah mendapatk
rvasi dapa .
Tabel 14 Perbandingan hasil observasi
Siswa kelas III semester I SDN Tambaharjo 02 Pada siklus I dan siklus II
Indikator Siklus I Siklus II Indikator Siklus I Siklus II
1. Senang mapel IPA 4. Suka guru IPA
• Tidak senang 9 - • Tidak senang 2 -
• Senang 7 4 • Senang 14 4
• Sangat senang - 12 • Sangat senang - 12 2. Perhatian mapel IPA 5. Manfaat IPA
• Tidak senang 8 - • Tidak senang 2 -
• Senang 8 7 • Senang 14 7
• Sangat senang - 9 • Sangat senang - 9 3. Suka materi IPA 6. Fungsi IPA
• Tidak senang 9 - • Tidak senang 3 -
• Senang 7 5 • Senang 13 5
• Sangat senang - 11 • Sangat senang - 11
RATA-RATA 63 100
Pada lembar observasi di peroleh data indikator minat seperti diatas yang terdiri dari enam aspek pada siklus I dan siklus II. Setelah di analisa pada siklus I meng laa mi peningkatan minat pada siswa kelas III di SD Tam aharjo 02 Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati. Bukti ini dapat dilih t hasil data pada observasi siklus II dengan rata-rata 100 dari 63 pada siklus I. Selain itu peningkatan jumlah siswa yang tidak senang terhadap mata pelajaran IPA pada siklus II menunjukkkan pengurangan bahkan dapat di pastikan tidak ada siswa yang tidak senang pada mata pelajaran IPA pada siklus II. Bahkan siswa senang atau siswa sangat senang mengalami peningkatan yang signifikan. Kita lihat pada siklus I pada penilaian observasi ke enam indikator menunjukkan tidak ada siswa yang sangat suka pada pelajaran IPA tetapi pada siklus II menunjukkan
b a
siswa yang sangat senang pada pelajaran IPA meningkat. Peningkatan minat ini dampak yaitu media gambar dan
diskusi an kelas di SD
Tambaharjo 02 Kelas III Semester I Kecamatan Tambakromo paten Pati.
Sedangkan pembahasan mengenai perbandingan ketuntasan hasil swa pada saat sebelum tindakan, pada siklus I dan pada siklus II
gai be ut.
Tabel 15 i k untasa emester I SDN Ta daka iklus a
Nilai aka i Silus II
dari metode yang digunakan
kelompok yang di nilai cocok dengan keada
Kabu
belajar si
dapat di tunjukkan seba rik
Distribus
Siswa kelas III s et n belajar mbaharjo 02 Sebelum tin n, s I d n siklus II
No Sebelum tind n S klus I
Jumlah P siswa ersen (%) Jum siswa Jumlah lah Persen siswa Persen (%) (%) 1 Tuntas 5 31,3 12 75 16 100 2 Belum tuntas 11 68,7 4 25 0 0 16 100 16 100 16 100 Keterang el diatas dap an:
Dari tab at diklasifikasikan menjadi: 1. Klasifikasi A nilai ≥70 artinya tunt
2. Klasifikasi B nilai <70 artinya belum tuntas as
Berdasarkan tabel rekapitulasi pengelompokan nilai pada tabel dapat dilihat adanya peningkatan jumlah siswa dari yang tuntas sebelum diadakan tindakan dari 16 siswa yang tuntas hanya 5 orang yang 11 siswa belum tuntas. Setelah dilaksanakan siklus I dan II, jumlah siswa yang sama 16 siswa pada siklus I siswa yang tuntas 12 siswa dan 4 siswa belum tuntas oleh karena itu siklus II menunjukkan siswa yang tuntas 16 siswa atau 100% tuntas. Hal ini membuktikan bahwa pembelajaran menggunakan media gambar dan diskusi kelompok di SDN Tambaharjo 02 dapat meninggkatkan minat dan hasil belajar.hal ini bisa di tunjukkan
ketuntasan sebelum tindakan, siklus I dan siklus II melalui diagram tabel di bawah ini:
Diagram
Ket dakan, siklus I, siklus II
Skor mi seb sik kem n se mela n
siklus ilai m m siswa mengal peningkkatan m i kan elah d kan tin kan kelas sklus II skor mini m me alami pen kkatan nilai simal sebelum siklus sebesar 90 ngkan pada siklus I dan II adalah 100. Peneliti memerlukan
ajar agar nilai maksimum dapat lum tindakan kelas 60 dan mmengala
D. Pembahasan Hasil Pen
Tambaharjo 02 Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati menyatakan tingkat
0 20 40 60 80 100 120 sblm tindak siklus II siklus I sblm tindakan an siklus I siklus II tabel 1 untasan sebelum tin
nimum elum lus 40 udia telah kuka
tindakan I n inimu ami enjad
50. Sedang set ilaku da mu
ng ing 70, mak
seda
peningkatan dalam proses belajar meng naik pada siklus II. Nilai rata- rata sebe
mi peningkatan menjadi 70 setelahdilakukan tindakan siklus I. Dalam tindakan siklus II yang di lakukan nilai rata-rata mengalami peningkatan menjadi 8,5
elitian
pem bela Min pen
pem lum tindakan nmenunjukkan hasil belajar yang rendah yaitu siswa yang nilainya memenuhi KKM sebanyak 12 siswa atau 75% dan nilai tertinggi 90 dan nilai terendah 40.
Adanya perbandingan antara jumlah siswa yang tuntas dan belum tuntas karena siswa yang sudah menncapai ketuntasan dan telah mampu menangkap materi yang di sajikan guru walau hanya dengan ceramah sedangkan 6 siswa yang belum bisa menangkap materi oleh guru dengan ceramah karena daya tangkap mereka kurang bisa menangkap materi ajar dalam bentuk ceramah.
Peningkatan pemahaman belajar siswa didapatkan dari hasil nilai siklus I dan siklus II
Siklus I
Dengan menggunakan model pembelajaran media gambar dan diskusi kelompok siswa yang mendapat nilai 50dibawah KKM sebanyak 5 siswa dan yan mendapat nilai memenuhi KKM sebanyak 11 siswa. Dengan nilai tertinggi 100. Setelah siklus I, minat siswa terhadap mata
pelajaran 5% siswa tuntas
dari jumlah keseluruhan siswa y lah 16 orang. Sedangkan 25% masih s b t y i s s 2
senang, 9 siswa senang dan 8 siswa menunjukkan minat sangat senang. ahaman siswa kelas II khususnya mata pelajaran IPA masih rendah, hasil jar siswa masih banyak yang belum memenuhi Kriteria ketuntasan imal (KKM). Hal inii salah satu penyebabnya adalah kaena guru dalam ampaian pembelajaran masih menggunakan metode ceramah, proses
belajaran sebe
IPA meningkat dan hal ini di tunjukkan dengan 7 ang berjum
belum tuntas. Peningkatan minat belajar siswa ini di liat juga dari enang, perhatian, suka terhadap guru dan materi IPAterlihat siswa mulai erani mempresentasikan hasil diskusinya meskipun sedikit malu- malu api siswa sedikit demi sedikit mampu beradaptasi dan mengikuti metode ang di terapkan oleh guru. Pada observasi siklus I di peroleh data pada ndikator minat ke 1 yaitu siswa yang senang terhadap mata pelajaran IPA ebanyak 9 siswa menunjukkan pilihan tidak senang, 8 siswa menunjukkan enang dan 10 siswa menunjukkan minat sangat senang, untuk indikator ke perhatian pembelajaran IPA sebanyak 3 siswa menunjukkan tidak
Untuk indikator ke 3 yaitu suka terhadap materi IPA menunjukkan 4 siswa 9 siswa senang dan 6 siswa menunjukkan san
hari, siswa yang menunjukkan sikap s
lompok siswa yang mendapat nilai yang memenuhi KKM 16 siswa atau 100%. Dengan nilai tertinggi 100. Berdasarkan perole
menunjukkan tidak senang
gat senang terhadap meteri IPA. Indikator ke 4 senang dengan guru yang mengajar IPA menunjukkan 1 siswa menunjukkan tidak senang dengan cara penyampaian guru pengajar 12 siswa lainnya menunjukkan senang terhadap guru IPA dan 6 siswa menunjukkan minat sangat senang. Indikator ke 5 siswa merasa mata pelajaran IPA bermanfaat menunjukkan 1 siswa tidak senang dengan mata pelajaran IPA, 13 siswa merasa mata pelajaran IPA bermanfaat bagi kehidupan dan 4 siswa menunjukkan mina sangat senang dengan manfaat dari pelajaran IPA. Indikator terakhir yaitu fungsi IPA dalam kehidupan
sehari-enang sebanyak 11 siswa , 3 siswa menyatakan tidak ssehari-enang dan 4 siswa menunjukkan minat sangat senang dengan fungsi dari mata pelajaran IPA. Setelah mendapatkan semua data dari tabel observasi dapat di peroleh rata-rata kelas sebesar 6,25% pada siklus I.
Siklus II
Dengan menggunakan model pembelajaran media gambar dan diskusi ke
sebanyak
han nilai yang di dapat pada siklus I dan siklus II didapatkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran media gambar dan diskusi kelompok pada pembahasan lingkungan sehat dan lingkungan tidak sehat pada kelas II semester I di SDN Tambaharjo Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati berhasih dengan menunjukkan hasil dan minat belajar siswa yang meningkat. Pada lembar pengamatan observasi pada siklus II observer mengamati indikator-indikator minat. Observasi pembelajaran ini meliputi menunjukkan sikap senang, perhatian, ketertarikan kepada guru dan materi dan kesadaran akan adanya manfaat. Pada observasi ini di peroleh data pada indikator minat ke 1 yaitu siswa yang senang terhadap mata pelajaran IPA sebanyak 4 siswa menjukkan senang dan 24 siswa menunjukkan minat sangat senang, untuk indikator ke
2 perhatian pembelajaran IPA sebanyak 7 siswa senang dan 18 siswa menunjukkan minat sangat senang. Untuk indikator ke 3 yaitu suka terhadap materi IPA menunjukkan 5 siswa senang dan 22 siswa menunjukkan sangat senang terhadap meteri IPA. Indikator ke 4 senang dengan guru yang mengajar IPA menunjukkan 4 siswa lainnya menunjukkan senang terhadap guru IPA dan 24 siswa menunjukkan minat sangat senang. Indikator ke 5 siswa merasa mata pelajaran IPA bermanfaat menunjukkan 7 siswa merasa mata pelajaran IPA bermanfaat bagi kehidupan dan 18 siswa menunjukkan minat sangat senang dengan manfaat dari pelajaran IPA. Indikator terakhir yaitu fungsi IPA dalam kehidupan sehari-hari, 5 siswa menyatakan tidak senang dan 22 siswa menunjukkan minat sangat senang dengan fungsi dari mata pelajaran IPA. Setelah mendapatkan semua data dari tabel observasi dapat di peroleh rata-rata kelas sebesar 10% pada siklus II.