• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PENUAAN ASPAL TERHADAP KARAKTERISTIK ASPHALT CONCRETE WEARING COURSE ( AC WC ) GRADASI KASAR DENGAN ACUAN SPESIFIKASI UMUM BINA MARGA 2010

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGARUH PENUAAN ASPAL TERHADAP KARAKTERISTIK ASPHALT CONCRETE WEARING COURSE ( AC WC ) GRADASI KASAR DENGAN ACUAN SPESIFIKASI UMUM BINA MARGA 2010"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel V.4 Hasil Pengujian Marshall.
Gambar V.6 kadar aspal optimum
Gambar V.7 Hubungan antara kondisi bendaa uji terhadap density
Gambar V.8 Hubungan antara kondisi benda uji terhadap nilai VMA
+2

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil pengujian karakteristik sifat Marshall nilai VFB untuk campuran crumb rubber 7% memiliki nilai yang paling tinggi dibandingkan dengan campuran aspal normal,

menurun, dimana Indeks Kekuatan Marshall Sisa (IKS) yang paling kecil terdapat pada campuran dengan aspal modifikasi AM- 10.Kinerja campuran menunjukkan hasil yang

Sedangkan, nilai VFB/VFA mengalami peningkatan dan hasil bagi Marshall atau Marshall Quotient (MQ) cenderung mengalami penurunan dengan bertambahnya kadar aspal dan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai karakteristik Marshall Test dan uji kuat tarik dari campuran aspal panas Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC)

Pembeda dari mix design pertama dan yang kedua, terletak pada variasi campuran dimana kadar aspal yang digunakan diambil dari mix design pertama dan kadar ijuk diambil dari mix design

Void Filleds/Void Filleds Bitumen VFB Dari hasil pengujian karakteristik sifat Marshall nilai VFB untuk campuran aspal normal pada kadar aspal 5%, 6% dan 6,5% berada di atas campuran

Hasil pengujian untuk kadar aspal optimum KAO pada komposisi 1 Asbuton 6% dengan variasi aspal 5,05% 5,55% 6,05% 6,55% 7,05% dari grafik Marshall tidak ditemukan kadar aspal rencana

Untuk Kadar Aspal Optimum dengan pengujian Marshall Test Sampel yang akan diuji merupakan campuran dari kombinasi agregat kasar CA, agregat sedang MA, agregat halus FA, Filler serbuk