j
KAJ I ANALISA PENGARUH Bl LANGAN REYNOLDS [Re ]Vurnberl TERHADAP KOEFISI EN PERPINDAHAN KALOR T?]KONVEKSI PAKSA PLAT DATAR IV'IESIN PENGERING
N,YO SIA6T DftYER ECP.6 IYPE
[Studi Kasus diPT, Perke[unan.j[usantara Vil Persero Unit Usaha Pagaralam]
'Angky
PusPawan
V'
SISTEM KEAfuIP.NAN JARINGAN KOh,,IPUTER Hviza Diana
SLU il] CIOTl-i -qEBA,3A! i* f iii,s li* il'lu F'J I KASI DATA f'Jl ft f i-f; S$
l{irman
KAJIAN ALIRAN FLt]IEA MELINTASI SILINDER TUNGGAL DENGAN PARAMETER PEI'JELITIAhI
DISTRIBUS.I TTKANAN NI KONTUR PERMUKAAN SILINDER
Helmizar, Nurul lman SuPardi
iNTERAKTIFTiTAS ilETIK$t TIilT}Ai{ PANA VIDHO G,ql\flE
.4 gr;s .5;,:*p lil*&. Sugr:itii ;s i'ieii:; i* j
FEi';[Rl\F},I.i l:tr]'i'i!il LiAi'.* L:,[ii[r]T LrAi,.l*p[ru nAT&B/-\*[ ililNruf"{];lvlTY UhiTl.iFl Si" THh,{
i f'i F *ft i',{.{.S I l'"[: p fi fi .A.WA ! li i',1 l]A il RA f"j l/'AB U PAT tr hl L H EC t\i G
i/:+ryi i,{ljlriii,i:t
*iSTEM iNFllFlfldA$i ltiLA.i i!1Ali,irf,!:l'i'VA STAIN *URLIF BfRBAlilS \i'iilB Gurrtur Gunat,t'an
slsTEM F,{ilrAR DTACNOSA pf;htyAKtT TUBTRCULOSIS (TBC) MTNGGUI"JAKAIIIVISUAL BA$re 6.0
Saprl
ANALISIS P[hiGARUi"{ ARUS LISTRiK, O&i lliilE, DAN AFF Tit\48 PAD,q PROSIS EDM SINKING
Zulian{oni
KEBlJAK4f,i F';RMULASi HUKUtul P!DANA nALAtuILlPAYA PHf iANGGULAI'JGAhI eYBIRFilRt'j Rio Arma*c{*,4gusilarr
B{
l
:
'--Kata
Pengantar
As s al amu'
alaihtm
Warahmatullahi Wab arakatuhPuji
dan syukur
atas kehadiratAllah
SWT,
karena atas Rahmat danHidayahNya
JurnalIlmiah
Volume2 Nomor
4
Bulan
Oktober Tahun 2010ini
dapat diterbitkan. Jurnal
llmiah
ini
bernamaTelematik yang berarti
Teknikti4ttro,
teknik inforrt,qnka,
slstem informasi dan Komputer alcuntansi yangditerbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Bengkulu.
Dengan
diterbitkannya Jurnal
Ilmiah
Telematili
ini
diharapkan
dapatbermanfaat dalam perkembangan
Ilmu
Pengetahuan danTeknologi.
Berkenaandengan harapan tersebut kepada para
peneliti
produktif
dan staf pengajar yaogmemiliki
hasil-hasil penelitian
untuk
dapat kiranya
mengirimkan
naskahringkasannya untuk dimuat pada Jurnal
Ilmiah
Telematikini
dengan mengikutiketentuan sebagaimana yang telah ditetapkan oleh pihak dewan redaksi.
Akhirnya
tak
lupa kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semuapihak yang telah membantu penerbitan Jumal Ilmiah Telematik
ini.
Wasalamu' alailatm War ahmatullahi Wabarakatuh
Bengkuhl
Oktober 2010r-..' :; ..:.. r\'i :.! ' ,: j:.: ,, ' ,.: ,.MiSi
"napaimenyumd,angkaildanineiryelrdrkan U"irpo
-
rtaiil penbtitirii(reibarch)'Maupun hasil kajian,pendapat dan pemikiran dalam bidang tttru Pengetahuan dan Teknologi Pelindung / Penasehat
(Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkuhi) ' tinahgfung:Jawab
Ir. Yukiman Armadi, M.Si
, (Dekan Fakultas Teknik).
P-e.qyunfiqg
$hli
Di. Bahrin, M.Si ' Ir. Z. Hartawan, MM, DM RG. Guntur Alarn, S.Pd, M.KomPimpinan Redaksi
SasJia Hendri Wibowo, S.Kom, M.Komi,. Sekretaris Redaksi
'
',. YuliaDarmi, S.Korr! M:Kodr ..Staf Redaksi
Diana,'s:Kdii' Disirib.risi dai' FeriaSaran
DedyAbdullah, ST
Penerbit Fakultas Teknik
' Ut{versitas Muhainmadilah B6ngkulu
'AhmatRedal$i
'..
,i" ,:.
.-;,;:....
.Fakultas Tekuik
Universitas Muhammadiyah Bengkulu Jl- Bali Po- Box
ll8
BengkuluT elp. 07 3 6 -227 6 5, F ax. 07 3 6-26 | 6 I Email : [email protected]
'' :''' ' ':
Frekuensi Terbit"'::"'a6pa*).kgli.setahun
ll-
-l.
DAFTAR
ISI
KAJI ANALISA PENGARUH BILANGAN REYNOLDS IRC NUMbCTI
TERHADAP KOEFISIEN PERPINDAHAN KALOR [E] KO}IVEKSI
PAKSA PLAT DATAR MESIN PENGERING TWO STAGE DRYER ECP-6 TYPE
[Studi Kasus di PT. Perkebunan Nusantara VII Persero Unit Usaha Pagaralaml
Angky Puspawan
SISTEM KEAMANAN JARTNGAN KOMPUTER Elviza Diana
BLUETOOTH SEBAGAI MEDIA KOMLINIKASI DATA WIRELESS Kirman
KAJIAN ALTRAN FLUIDA MELTNTASI SILINDER TIJNGGAL DENGAN PARAMETER PENELITIAN DISTRIBUSI TEKANAN DI
KONTUR PERMUKAAN SILINDER
Helmizar, Nurul Iman Supardi
INTERAKTIFITAS DETEKSI TIUPAN PADA VIDEO GAME
Agus Saepulloh, Eugenius Kau Suni
PENERAPAN ACTIVE DATA OBJECT DAN OPEN DATABASE CONNECTIVITY LINTUK SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN LEBONG
Harry Witriyono
SISTEM INFORMASI NILAI MAHASISWA STAIN CURUP
tsERBASIS WEB Guntur Gunawan
SISTEM PAKAR DIAGNOSA PE}.TYAKIT TUBERCULOSIS (TBC) MENGGUNAKAN VISUAL BASIC 6.0
Sapri
ANALISIS PENGARUH ARUS LISTRIK, ON TIME,DAN OFF TIME PADA PROSES EDM SINKING
Zuliantoni
KEBIJAKAN FORMULASI HUKLTM PIDANA DALAM UPAYA PENANGGULANGAN CYBERPORN
Rio Armanda Agustian 2.
J.
4.
5.
6.
598 - 607
608 - 615
616 -620
621 -628
629 - 634
635 - 643
644 -653
654 - 663
664 - 673
674 - 683 7.
9.
10.
E:
Telematik: Yol2, No 4, OWober 2010
KAJI
ANALISA PENGARI]H BILAIIGAI\I REYNOLDS
[fie NumberlTERIIADAP KOEFISIEN PERPINDAIIAN
KALOR
[,,]
KOI{VEKSI
PAKSA
PLAT
DATAR
MESIN PENGERING
TWO STAGE
DRWR
ECP.6 TYPE[Studi Kasus di PT. Perkebunan Nusantara VII Persero Unit Usaha Pagaralaml
Oleh:
Angky
PuspawanABSTRAC
Drying process is a
part
of step black tea processing. Appliance is usedfor the process of draining is Two Stage Dryer ECP-6 Type, drying process is carriedout
until it got limit
abouti94.
In
the orthodox dryins processof
black tea, theheat transfer process is
forced
convection. Theperception
of
this reseqch
isloodng
for
heat transfer rates coeffcient value and anotysisof
dimension whichjoin
somevariables
into
non
dimensiongroups,
like
Reynolds Number [Re].Relation
Reynolds Numbershow
non
dimensioncofficient
heat transfer
as Reynal ds Numb er functi o n.The Result
of
calculation by mathematicgot
that levelof
rate coefficient value heat transfer[hJ
in
its entiretyfrom
perception three-day is the representidentification turbulence stream.
Keywords
:
Reynolds number, Heat transfer rates coefficicnt value, Turbulence streamLATAR BELAKAI\G
PT.
Perkebunan Nusantara
VII
(Persero)
Unit
Usatra
Pagaralam merupakan produsen teh hitam yang terkemukadi
Indonesia dengan produksi 40ton/hari
pucuk
basahteh
dan menghasilkan+
9.000kg teh kering
yang telahdiolah
sebelumnya-PT.
PerkebunanNusantara
VII
(Persero)
Unit
UsahaPagaralam telah
memiliki
peralatan produksi dengan sistemkontrol
yang sudah cukup canggih dan kompleks.Pada
penelitian
ini
akan
membahas tentang pengunaan bilangan tak berdimensi yang dipergunakan unhrk menentukannilai
dmi koefisien rata-rata danjenis
aliranfluida. Aliran
suatufluida
perlu diamati karena,jenis
aliran tersebutsangat mempengaruhi suatu perpindahan
kalor
ideal. Dalam mendapatkan nilaidari
koefisien rata-rata perpindahankalor
maka perlunya penentuanjenis
atiranfluida unhrk kondisi
operasional mesin pengering. Prosesyang terjadi
adalahproses perpindahan
kalor
secara konveksi paksa pada mesin countinous dryer.Harga koefisien perpindahan
kalor
konveksi pada suatu permukaan umumtryatidak seragam, tergantung pada lokasi atau area dimana alat ukur unfuk mengukur suhu fluida.
LAI\IDASAI\I
TEORI
A.
Mesin Pengering Sistim ConfinuousDryer
Kqi Aruliw Pengaruh Bilangqn Reyolds [Re Number] Terhadap KoeJisien Perpitdahan,Kalor IHJ Korweksi Pafu Ptot
Daur Mesin Pengering Tuto Stage Dryr Eq-6 Type
fStudi Kasus Di PT. Perkebunan Nusantara VII Persero lJnit l]saha PagaralamJ Angky Puspvan
f--Telematik: Yol2, N 4, Oktober 2010
Sistim continuous dryer tidak seperti pada
trry
dryer lainnya dimana ovenharus dipanaskan kembali dan
di
dinginkan kembali secara berulangkali.
Padaalat
pengeringkontinu
ini
bahan yang akan dikeringkan dapat diletakan padasuatu sistem pemakarun yang berjalan seperti konveyor yang tray-nya berputar
secara
rotasi. Suplai
udara panas dapatberasal dan burner
secara langsungGambar
l.
Mesin Pengering Two Stage Dryer ECP-6 TypeyangMengunakan,, .
'
,
,.:
Sistim Continuous DryerMesin
PengeringTwo
StageDryer
ECP-6,
sepertiterlihat pada
(gambart)
merupakap|uatu,gregin
pengeringyang
mempunyaidua tahap
pengeringan.Udara panas dengan suhu
+
98
0C dihembuskan dari bawahmelalui
lapisan tehdiatas rantai terbawah kemudian
keluar melalui
lapisanteh
diatasrantai
bakip4ing
atas. Suhu udara yang keluar dari mesin pengering ada sekitar 49 oC kuranglebih 20 menit
diperlukanuntuk
mngeringkanteh
bubuk hinggakadar
aimyaPerpindahan
kalor
(I{eat
Transfer) dapat didefinisikan
sebagai suatuproses berpindahnya,s.uatu energi
(kalor).dari
satu penda.ke
benda.,lain:akibatadanya perbedaan temperatur pada daerah torsebut.
IImu perpindahan kalor tidak hanya mencoba rneqielaskan bag4ir4pna energr kalor
itu
berpindah darisuatu
benda ke benda lain, tetapi juga dapat meramalkan lajuTe
pr d, K
d
.perpindahan kalor. padp
(ogdisiikondisi
tertentu. Jenis-jenis proses perpindatran kalor, yaitu1.
Perpindahank{or
s.ecarakonduksi2.
Perpindatran kalor secara konveksi3.
Perpindahaq.kplor secara r-adiasiPerpindahankalorsecarakonveksi.
.., ,, : . .
:.
,....:.,l
Perpindahan kalor secara konveksi adalah proses perpindahan energi dengan
kerja
gabungan
derl
konduksi
lalor,
penyimpanan.energi
d4n
gerakanmencampur.
Konveksi
sangatpenting sebalai
mekanisme perpindahan energiantara permukaan benda padat"
caii
dan gas. Perpindahankalor
secara konveksidari qWtg perlllukaaqyang suhunya
di
atas suhufluida
disekitarnya berlangsung dalam beberapa tahap.Kqii Atwlka Pengaruh Bilangqt Refiotds [Re Number] Terhadap Koqlisien Perptudahan Kator [H] Korueksi Pokx Pht [Studi Kasus Di PT- Perkebunan Nusantara VII Persero tlnit {Isala Pagaralam]
Ang*y Puspowan
r
599
-X*r-
: Yot 2, No 4, okober 2oto 600)ven
Pada
pada
utar
ilng
,..;.
Pertama,
kalor
akanmengalir
dengan cara konduksi-dari
permukaan kepartil<er+artitel
fluida
yang
belbatasan..Elergi
yang,berpindah
dengan carademikian akan menaikkan
rrtro
d*
energi dalam partiket-partikelfluidatersebut-["J*
p*Okel-partikel
tersebut akan beigerak ke daerah suhu yang lebih rendahJi,"*"'p"nit"1
iersebut akan bercamprn dengan partikel-partikel fluidalainnya
rl)
gan.teh
baki
"ng
nyaratu
ibat
alqr
laju
gan kan
rgt
,,,ksi
:lng 1.,
ii;,
iif
iii
tr -
t':l
I'
Gambar 2. Perpindahan kalor secara konveksi pada suatu plat
g.a
Cengel'1998)Perpindatran kal,or secara konveksi dapat diketompokkan menurut ge-rakan
alirannyi
yaitu konveksi
bebas$ree
convection) dankonveksi
paksa (forced,onurriionj.Apabila
gerakan fluida tersebut terjadi sebagai akibat dari perbedaandensitas (kerapatan massa)
yang
disebabkanoleh
gradien suhumaka
disebutkonveksi bebas atau konveksi alamiah
(natural
canvection).Bila
gerakan fluidatersebut disebabkan
oleh
penggunaanalat dari luar,
seperti pompa atau kipas (fan), maka prosesnya disebut konveksi paksa.Laju perpindahan kalor antara suatu permukaan plat dan suatu
fluida
dapatdihitung dengan hubungan :
e":
hc.A.T..
...(2.1)Keterangan:
{"
:
lqii
perpindatran kalorsecara
konveksi (W)h"
= koefisien perpindahan kalor konveksi(Wm:
' K)
A
:
luasp"rpioautr*
kalor (m2)T
:
beda antara suhu permukaanT*
dar,suhu fluidaf."
('C, atauK)
Dasar-dasar
Konveksi
PaksaDalam
bidang
teknik
korelasi antara
perpindahankalor
konveksi
danpenurunan tekanan
aliran
di
dalam pipa, atau gaya tahanaliran
yang melintasibenda atau permukaan.
Aliran
fluida
mempengaruhi perurrunan tekanan, gayatahan
(dragforce),
dan perpindahan kalor. Untuk menentukan penurunan tekananatau gaya tahan, medan
aliran
yang dekat dengan permukaan harus diketahuikarena kecepatan terlibat dalam persamaan energi. Penyelesaian persamaal energt akan menghasilkan distribusi temperatur.
A.
Peruamaan dasar konveksiKaji Analisa Pengaruh Bilangan Reytotds [Re NumherJ Terh&p Koqfisien Perpitdahan Kalor [H] Koweksi Psksla Pht
Datar Mesin Pmgering Tto Stage Dryer Ecp-6 Tlpe '
[Studi Kans Di PT. Perkebanan Nusantara VII Persero Unit Usaha Pagaralam] Angky PusPwan
Vu:l<city
Telematik: Yol2, No 4, Oktobq 2010 601
,:
,.)
_+
----i
-->
::
' Perpindahan adalah:Gambar 3. Perpindahan kalor konveksi pada elemen dr
kalor
konveksiper
satuan pada suatu efemendx
(garnbar 3)Q"
:
h*(T s -I*)...
..
Q.2)(Prajitno.2005 hal;2)
Keterangan:
-
r
."
,"
:
perpindahan konveksi per safuan luas, (Watt)ft*
:=
koefisien perpindahan kalor konveksi pada jarakx
dari linger.depari,(wm,
'oc)
[.
:
temperatur perrnukaan, (PC)7L
:
temperatur aliran hebas,fC)
Perpindahan kalor total pada seluruh
luasanl"
uauiut, ,t""...
q
:IA
s q"d4,s...
..
(2.3)Iika h merupakan koefisien perpindahan kalor konveksi rerata untuk seluruh
permukaan,
maka
perpindatran.kalor
total
juga
dapat dinyatakan
denganpersirmaan:
q:hA,(Tr-7t)(Watr)
.e.S)
.''.,'.'
Dari
persamaanuntuk
mendapatkannilai
perpindahankalor total
padakeseluruhan
l,
persamaan (2.5) dan (2.6)di
atas maka koefisien perpindahannyah
-*!A,
h,dA,
{#)
...Q.6):
Mekanisme
perpindahan kalor
konveksi
; .,Mekanisme perpindahan kalor konveksi (gambar 4) adalah kombinasi antara
q"{pTl{$
ka{oq kouduksjda4
peapindalri}n massa atau paxrikqlfluida.
.pada daerali aliran yang sangat dekat dengan permukaan terdapat daerah aliran
d;
luas I
:l
l
I
I
i
s trr*
iiiKaii Analisa Pengruh Bilangan
R!w,{ru.
tiatberJ Terhadq Koelisien Perpbdalun Kalor IHJ Korweks! lakm plat Datat MesinPengeringTwoStageDtyerEq4$pr' ::l'-
,l
I[Studi Kasus Di PT. P*lehoan Nusantara Vil Pers""o tinit Usila
fagamlaiiJ
'
It\hgfu Puspawon
I
.:.
t, :
Telematik: Yol2, No 4, O6ober 2010
601
-)ar 3)
Wmz
:luruh ]ngan
ts Plot pada mnya
dipeirgruhi
oleh perubahan kbcepatrur yang"disebut d[erah lapis batru'(b'o*ndr'ylayer). Dalam daerah
ini
terdapat lapisan partikel-partikel yang mengmpel diampadu', permukaan' '(diasurhsikan
tidak
' terjadi'
slip),
:sehiriggti ''ak€iit" tedadiperpindahan
kalor
secara konduksi dan mengakibatkan kenaikantingkat
energi'p*iit
t
tersbbut.,Di.dtas lapisanpartikel,ytlng'diam
ini
terdapat lapisan;partkelpurtit"t
yang bergerak menurutgaris
lintasanalirannya-d"lqg
kecepatan U1karenaada perbedaan titigltrit en0rgi terhddap partikel-pertikelrdi'bawdhnyaimaka
akan
terjadi
perpindahankalor
konduksi, dan tingkat
energinya merdadi Ez.Dengan
demikian'partikel.fiiutikel
fluida ini'sambil
bbrgemk:,alian membar+aenergi. Karena partikel-partikel pada lapisan di atasnya mempunyai tingkat enrcrgi
y*g
tuUift rendah,maka
berlangsungjuga
perpindahankalor
konduksi yanginengakitiatkan
partikel-partikel fluida
mempunyaitingkat
energiEr.
Demikianseterusnya
sehingga
dapat
disimpulkan bahwa terdapat kombinasi
antaraperpindahan kaloi-secara konduksi dan perpindahan
"*rti
melatui massa yatrgbergerak.
'
:Pada
aliran
laminer, partikel
bergerak menurut lintasannya,
dengan 'kecepatan yrihg rendati. Oletl'karena'itu, kontribusi konduksi-'lebih dominan darikontribusi oleh aliran massa.
'
'
'
Pada aliran yang turbulen partikel-partikel bergerak dengan kecepatan yangrelatif tinggi dan bergerak dengan lintasan yang tidak teratur, sehingga
kontibusi
aliiari mdssh lebih dominiin dari pada konduksi:antar
partikel. '
'
':l':
"
,'
..'
Gambar4.,Mekanismeperpindahanlsalor'konveksl(Prajlbro,2005)..t,.,:
.,.:','Ifqgqa
fluida padaqm+qsya
mempgnyai sifat-sifat thermal yaqg,rqndah, m;t<aatiran dibuat turbulen atau
dipercepat gerakannyaunhrk
meningkatkan lqiu P,etpinjahankafgr- Namun gpyaham-batan pliran akan meningkqt sehiqgga-eryryr yang diperlukan untuk mengalirkan fluida menjadi semakin besar.Bilaagan'Nusselt
Didalam
perpindahankalor kita pelajari
tentang bilangantak
berdimensi.brhp$ue persam&m
dan
kombinasi variabel. Angka-angka tersebut
dapatmenguiarigi beberapa variabel., bilangan Nusselt
ini
juga dapat menentukandlai
KsliA,nak*aPlngaruhpitansanw\[x,!;#l#'ffi!"[w[ff;ffEn*',:tH]
{qv?I"iF.awptot [Sttrdi Kasus Di PT. Perlcebunan Nusantara VII Persero Unit {lsalu PogaralamJ
AngkyPuspwan
,,.
mtara
Yang
:r.::.
.
.*:t1i
-
{-dari
koefisien perpindahan kalarh
dengan persamaan"*u*
bilangan' Nusseltsebagai
berikut.
'
:N*
=E...::
...Q.7)
:
Keterangan:
Nu
:
Bilangan NussehH
-
Koefisien perpindahan kalor (Wm2."C1L
:Panjang
(m)K
:
fondultivitas
termal(W-'
'
"C)Dimana,
ft
merupakankonduktivius
telmal daru
suatu
fluida
dan /,
merupakan
karakterisrik dari
panjang.Bilarigan
Nusseltdinamai oleh
WilhomNuss)b:
Dia
memberikan
solusi
dalam
penyelesaian
dimensi
koefisienperpindahan
kalor
secarakonveksi. Untuk
lebih
memahamibentuk
fisik
dari.fil*Sun
Nusselt,perlu mempertimbangkq
trytu
lryipn
{luida
yang mengalir'sepanjang
L
danperbedaantemperatur
AT =Tz'*
Tt.'
.rr-r:
r;
-t'
Gambar 5. Perpindahan kalor dari koriveksi ke konduksi
Seperti
terlihat
pada gambar5
perpihdahan kalor
secara korrveksi kemudian melewati fluida perpindahan kalor berubah menjadi konduksi, fluks kalor (tingkatperpindatran kalor'per satuan waktu persatuan luas suatu permukaan).
Q*xr.:
hAT,...
..,,...(2.8)
. ar
Qconi!:
I(;...
...Q.9)
Dari kedua pemamaan (2.8) dan persamaan
(2.9)
menjadi perbandingan sebagaiberilnrt:
q.Pilg
=
i*L:
I!=
i\ru...(2.10)
. Qrorri . ; .kl.t
lL
kDimana angka Nusselt memberikan informasi tentang peningkatan kalor melalui
suatu lapisan fluida sebagai hasil dari perpindahan kalor secara konveksi terhadap .pgrpindahan
kalor
secara kpnduksi. Yang memberikan angka,lfrasselt:
f, untuksuatu
lapisan
fluida
terhadap perpindatran
kalor yang
dipengaruhi
oleh.perpindatran kalor secqra
konveksi.
:
Metodologi,Rise!
Mesin pengering dua tatrap
ini
memilil<rtray
yang tersusun seperti rantaiyang bergerak secara rotasi. Teh yang ditabur.pada bagian atas akaq dibawa oleh
troy
dan dikeringkan dengan udara panasyang
sebelumnya berasal dalir buinteryang di bawa
olehfan.
Telematik : Yol2, No 4, Oktober 2010 603
Kaji Arulix Petwruh Bilaugan Reynolds [Re NumherJ Terhodap Koefisien Perpirfultan Kalor [HJ Kowelcsi Palsa Pht
Dator Mesin Pengering Two Stage hyer EW6
W
Telematik: Yol2, No 4, Oktober 2010
.-603 I
welt
nL
ham sien
dari
;alir
€at
E
?ht
lian
gkat
Data
Teknis
o
Panjangnya
: 8062 mmo Lebar
:2142 rwn
o
Tingginya
:
1445 mm Kapasitas pengeringano
225-250 kg/hr bubuk teh basahBoiler
Dalam proses pengeringarq
boiler
merupakan komponen penting dimana Br,,ir:rmemproduksi udara panas sehingga akan mengeringkan daun
teh.
Pemasri.:irckalor yang terjadi didalam
fluida
terjadi dalam ruang burner yang disuplay , l,:ircangkang kelapa
sawit. PT.
Perkebunan NusantaraVII
(Persero)Unit
U'*fla
Pagaralan
memiliki
empat buah boiler yang
menghasilkanuap
kering ',,:ig
berasal dari pembakaran cangkang sawit yang dibakar didalam ruang pembalu,'.i*..
Tipe
:
sirkulasi alamiah denganventilator
dan temperatur udarakering
10,,'fl
(bahanbakar cangkang)f,'an
Fan adatah komponen yang menunjang proses pengeringan. Fan
memiliki
fi.i,:d
sebagai pembawa dan pengarah uap
kering
yang berasaldari boiler ke
darlrmrmesin pengering melalui sebuah pipa.Speed 1440 rpm Cara Memperoleh
Data
a.
Pengukuran dimensi mesin pengeringData yang
didapatkan
telah
melalui
p.rosespengukuran
dimana
ter',:r,,fuperbandingan
kuantitatif
antara standartyang
ditentukan sebelumnyaterh'
.:yang
diukur.
Pengukuran
tidak
ada
yang
sempuma. Metode
penguk'
-irperbandingan langsung'yang dilakukan dengan mengukur suatu besaran
der
;:lmenggunakan alat
ukur
meteran, seperti dimensi panjang dan lebardari
rr,
irpengering tehTwo Stage Dryer ECP-6 di PT. Perkebunan Nusantara
VII
(Pen
l!
Unit
Usaha Pagaralarn sperti padadatateknis mesin pengering yang terdapatl.
i*
tin$auan khusus.Pembacaan alat ukur temperatur udara panas{Jdara panas yang berasat dai- bu-,,,:r'
di hisap oleh fan, kemudian fan menyalurkan udara panas tersebut ke dalam n:. .;,a
peagering
di
ukur dengan terrnometer payung maknetik .Di
tepi awal masui., ';*udara panas tersebut terdapat sensor
dari
termometerpayung magnetik
3
igberfirngsi
sebagai
temperatur udara panas yang masuk(rp)
begitur
:n pada bagian keluaran daun teh juga terdapat sensor termometer payung magr:...i1; yang mengukur temporatur udara panas yang terbuangkelingkungan.
Data 3,; -"gdi
dapatkan baik dari masuknya udara panas dan ketuamya padq mesin p€rgei r:1{dapat
kita
tihat
pada
inlet
maupun-outlet
dalam
staa
1'c1. Dapat
;iirtl.i],itemperatur saat pengoperasian mesin pengering
untuk
mengeringkanteh
h;itrnseperti pada gambar
a.
Pembacaan alat ukur laju aliranfluida
Anemometer dipergunakan untuk mengukur laju aliran fluidayang berasal dari i';:rx
yang akan diteruskan
ke
mesin pengering teh Two StageDryer
ECP-6. Se.,..,.rrKqii Analiso Pengaruh Bilorgot Reynolds [Re NunberJ lerhadap Koefuien Perphdala4 Kalor IHJ Koweksi Paks: !'!,t Datar Mesln PengeringTwo Sage Drler 8ry6 Type
[Stttdi Kasus Di PT. Perlebman Nu.sntra VII Persero Llnit [Jsaha PagarulailJ Angty Puspwan
alui dap ,tuk 'leh
$ai leh
Telematik: Vol2, No 4, Oklober 2010
dari anemometer dimasukan ke dalam saluran udara yang menghubungkan antara
mesin pengering dan
fan.
Data yangdi
dapatdari fan
kemudiantampil
dalambentuk digital, yang sebelunnya data tersebut diolah agar dapat diterima
di
outp*
dengan pengeluaran dari pengindraan sebagai angka digital.
Cara mengolah data
Sebelum mendapatkan
nilai
koefisien perpindatran kalorrata-ratayangmelewati
plat
datar
kita
harus mengetahuinilai
sifat-sifat fluida
pada suhufilm
padatemperatur
Tl,
T2, T3, T+, dan Ts. Setelah mendapatkannilai
dari sifat-sifat fluidamaka kita dapat mentukan
nilai
dari bilangan Reynolds (Re), bilangat Nusselt darrkoefisien rata-rata perpindahan kalor (h).
HASIL
DANPEMBAHASAN
q'Hasil
n
-,R
fi
P tt
v
.\it.vsel
t
.\iurrD
ef
336 334 332 330
)fo Jao
326 324
1Z
12,5
13Re.1'nolr/s.\itnrber
Gambar 6. Grafik Hubrrngan Bilangan Reynoldtdradap Bilangan Nussek
Secara
garis
besar
Gambar
6,
memperlihatkangrafik
hubungan
bilanganReynolds terhadap
bilangan
Nusselt berbandinglurus
danmemiliki trend atat
keadaan yang saling
berimpit.
Semakin besar bilanganReytolds
yang diperolehmaka akan
diikuti
juga
oleh bilangan Nusselt
hal
tersebut dipengaruhi olehtemperatur
film
(D,
dengan
diperolehnilai
bilangan Reynloals yang terbesaradalah 12,854 dengan bilangan Nusselt adalah 333,978 dan bilangan Reynolds
terkecil
adalah 12,148 dengan bilangan
Nusselt
324,595.
Dari
data
yangsebelumnya
telah diolah
dengan
menggunakan perszrmaan-persamaan datammencari koefisien rata-rata perpindahan kalor secara konveksi paksq menunjukan bahwa kenaikan bilangan Reynolds
(non
dimension) akandiikuti
oleh kenaikanbilangan Nusselt
(non dimension). Menurut
pengamatan dilapangan kenaikannilai
bilangan Reynolds yangdiikuti
oleh kenaikan bilangan Nusselt dipengaruhioleh temperatur
film
(4 )
dimana temperatur yang masuk(Ti")
dan temperatur yang keluar([,1)
setiapjam
pengamatannya berbeda. Menurunnyanilai
bilanganKaji Analisa Pengaruh Bilangan Reynolds [Re NumherJ Terhadop Koq/isien Perpindahan Kalor [H] Kowelcsi Pal#s Pht
Dator Mesin Pmgering Two Stage Dryer Ecp-6 \pe
[Studi Kasus Di PT. Perkebunon Nusantara VII Persero Unit Usaha Pagaralam]
Angky Puspawan
ii:r
Telematik: Yol2, No 4' Oktober 2010 605
-tara lam tput Anati ,ada dda danReynolds dan bilangan Nusselt pada tanggal 19 Agustus
2009
dipengaruhi olehfaktor
temperaturlingkungan, dimana pada tanggal
tersebut dikawasan PT-Perkebtfuran'NusantaraVII
@'ersero)Turun
hujan'
dan
berkabut,
sehingga temperatur yang masuk dinaikkan untuk mendapatkhan kinerja mesin pengeringyang optimal dan teh akan kering duigan
baik-2,34
1 t't
2,3 2,ZB
2,26 2,24
12
L2,2
t2,4gan
tau
,,leh
:Ieh $ar ,lds
am
i:'.:.
ftn
a! {i.(ann
;:
(an
h;uhi
ii
tur
i:,,1,',
Ian
*
ffi
s
rii.:
-tl
Pht
i
rfel'ltolu:tt\,tilrut:t
Iti
L_
_
-- -,J
. Gambar,T..crlnt.Huuungart x"efrsGn-raa-raq, P.eryindah.an Katoitr
twl#
''ci
dan Bilangan Reynolds (non dimension)Secara garis besar Gambar 7 memperlihatkan grafik hubungan bilangan Reynolds terhadap koefisien rata-rata perpindahan
kalor
berbandingterbalik
dan memiliki kecendrungan(*end)
yang
sama. BerdasarkanGambar
4.2
diperoleh
nilai koefisien ratanata perpindahankalor
yang teibesar adalah 2,3184(W/rf
'
'C)
de4gan
nitai
biJangan Reynoldsadalah
12,148 dan^nilai
koefisien
rata-rataperpi"aaUan
kalor yang terkecil
adalah '2,2544(Wrn2
'
oC)
dengan bilairganReynolds
adalah
12,854.Dari
data yang
telah diolah
dengan menggunakan persamaan-persamaan dalam mencariioefisien
rata-rataperpi"aun*
kalor secaiakonveksi paksq
jika
koefisien rata-rata perpindahankalor nilainya lebih
besarmaka
niUi
Aari
bilangan Reynolds
akan
kecil. Nilai
'koefisieo
rata-rataperpindahan
kalor
terhadap bilangantak
berdimensi Reynolds selalu mengikqti.Nilai
koefisein pada tanggal 19 Agustus 2009 merupakannitai
yang besar selamapepgamatan"
hal
ini
dikarenakan padapagi
itu
lingkungan
PT.
PerkebunanNusantara
VII
(Perbero)
Unit
Usaha Pagarulan
sedanghujan,
tempoaturlingkungan me4iadi
merurur
sehingga operatordi
bagpanburner
menaikan temperatur dengan menarnbahkan Subsidi bahan bakar lebih dari normal, agar teh dapat kering dengan baik.BerdasarkaR hasit perhi
il}Hffifl"
koefisien perpindatran p"r,melalui plat: datar
padamesin pengering
Two Stage
Dryer
ECP-6
di
PT.Perkebunan Nusantara
vII
(persero)Unit
Usaha pagaralamyang
dilalarkanirengariratlan padatanggal 17 agustus
iOOg,l9
agustus ZOOq dan ZOusutt*
2009. Didapatkan data yang'tidak seragam, halini
dikarenakan variabel temperahr yangKqii Analtsa Pengaruh Bilangan Reynolds [Re NunberJ Terhafup Koefisien Perpitdalwp Kator IHJ Koweksi Pafu Ptat
'
i
fular MesinPengenngTwoSlageDrrvrEcp-6T1ry[Studi Kasus Di PT. Perkebunan Nusontara VII Persero flnit Usala Pagaralam] Anglg Puspawan
i.
i.
$
$
-t'
12,6
12,8Telematik: Yol 2, No 4, OUober 2010 607
a.
Analisa
dimensional mrnggabungkan beberapa
variabet
ke
dalamkelompok=kelompoli tat-uerainiJrisi;'
-;;*rr,
-uri"le*
Riynotds
yangmemungki-nkan penafsiran serta memperluas daerah penerapan
jenis
atiranfluida
Kenaikah bilangan
k;ynotds
adakdiikuti
oleh kenaiitan'dariniiai
koefosienrata-rata perpindahan
kalor,
begitupun sebaliknya kenaikannilai
dari
koefisienrata-yta
ngr,pin$lan
kalor tidakdiikuti
oleh kenaikan bilangan Reynolds.b,
:
Perryolesaian terhadap persam&m-persamann lapisan batas yang dilakukanuntuk mendapatkan
nilai
/{asselr (Nu), Reynolds (Re) akan menAapa*in nilai dari koefisi.en perpindahankalor
rut3-rata(r,]
d*
perpindahankalor
padaplat
datar(a).
Gambar4.t
memperlihatkanhal'tersebut dimana
rireningkafirya bilanganR1,ry1ltu
3ta3
fi
itcuti glehbilangyr
Nussett yangakan
niempengaruhi terhadap rular dan koetisien rata-rata perpindahan kalor..IJ.
:'
KESIMPULAN
-
..-.,
. Sgtelah dilakukan perhitungan dan analisa terhadap koefisien pemindatrankalor
iladaplat
datar konveksipaksq
makadapat'diambil beberapa*k.ri*put*
diantaranya:
a'
Jenis
aliran
fluida
Yarrrg
didapat setelah me[ahrkan peiicarian
sebara}atematika
yang.berdasar data yang didapatdi lapang*
uaarh jenis
aliranfluida
turbulen dikarenakan bahwauitang*
Reyioldi
tak
berdimensi yangb'
Nilai
koefisien
perpindahankalor
rata-rataterhadap bilangan
Reynolds
takberdimensi
saling
berbanding
terbalik,
jika
nilai
dari
koefisien perpindatran
rata-rati
besar;;"
nilai
bilangan
Reyrcld,mya
kecil
danaqlbila
bilangan
-koefisiennya
kecil
maka
nitai
uilangan
'niiot*
takberdimensi akan besar.
DAFTA.R
PUSTAKA
l.
'lnb,USAceqgel
Y.A., Heat
Tranfer
A putical
Approach, McGraw-Hill Book
co,second edition.,
i99g
2.
HolmaruJack
p-.,.*at
Tmnsfer, Edisi ke-6, McGraw-Hill Book co,
rnc,^
lingapgre, Penerbit Erlangg4 iakarta., tggO'3.
Jdrncse
y-"lty
and
sons:,tFundamentarsof
Momentum,Heat,
and Massllontfr,
4mEdition translation copyright,
uyp."iuit
Erlangga.,2004
4.
.I.Ielth,
Frank.,
Prjyi4{insip
rirpinaahai
panas
Edisi
ke-3. penerbitErlangga Jakarta.,
fg85
-5'
Prajitno,
h.,
PerpindatranKalor
Lanjutan
Edisi ke-2.
ltruversitas
GadjahMugl
Yogyakarta-,. 2095ry.t.ltatiu fey.arun B,ilansq.n Rgyol!1tRe Nymberl rerh&r Koefuiea perpindatun
Kator IHJ Koweksi pakm pht
' ..:
DatoMesinpengrygfya*ageibyerfq-Oiype.: '- .."-:"-'r
.,.