• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN"

Copied!
55
0
0

Teks penuh

(1)

30

ANALISIS DAN PERANCANGAN

III.1. Analisis Sistem yang Berjalan

Analisa sistem pada yang berjalan bertujuan untuk mengidentifikasi serta melakukan evaluasi terhadap sistem yang telah ada pada perusahaan. Analisis dilakukan agar dapat menemukan masalah-masalah dalam pengolahan sistem pemasaran yang menjadi kendala dalam mengelolah data pemesanan hingga data penjualan. Pentingnya perhitungan harga PPN terhadap harga penjualan minyak goreng membuat peran pencatatan dan perhitungan PPN pada perusahaan menjadi sangat penting untuk meningkatkan penjualan dan mengurangi tingkat kerugian perusahaan. Pada Smart, Tbk pencatatan PPN dan perhitungan PPN masih membutuhkan waktu yang cukup lama dan data yang diperoleh tidak akurat, hal tersebut dapat meningkatkan kerugian perusahaan karena penerapan harga PPN terhadap penjualan minyak goreng tidak tepat.Adapun analisis sistem ini meliputi input, proses dan output yang dijabarkan sebagai berikut :

III.1.1. Analisis Input

Analisis sistem input yang sedang berjalan pada sistem yang lama adalah surat pemberitahuan masa pajak pertambahan nilai dapat dilihat pada gambar berikut :

(2)
(3)

Proses yang terjadi pada sistem yang dijelaskan pada gambar FOD (Flow Of Document) berikut :

Gambar III.2. Flow Of Document Sistem Penerapan PPN Pada Penjualan Minyak Goreng

(4)

1. Pelanggan melakukan pemesanan langsung kepada administrasi PT. SMART, pelanggan memberikan data pribadi dan data pemesanan minyak goreng kepada administrasi.

2. Pihak administrasi menginput data pelanggan dan data minyak yang akan dipesan, kemudian administrasi mengirim data pemesanan kepada bagian gudang untuk melakukan pemeriksaan ketersediaan barang, setelah pengecekkan selesai data pelanggan dan data pemesanan dikirim kepada bagian kasir untuk melakukan penjumlahan harga penjualan

3. Kasir akan menghitung jumlah PPN dan harga pokok penjualan minyak kemudian akan ditemukan harga penjualan.

4. Kasir menginput data pembayaran dan memberikan kwitansi beserta bukti pemesanan minyak goreng kepada pelanggan.

5. Kemudian data pelanggan dan bukti pemesanan dikirim kepada kurir untuk melakukan pengepakkan barang dan mengirim barang sesuai dengan permintaan pelanggan.

III.1.3. Analisis Output

Analisa Output yang dihasilkan dari sistem adalah informasi-informasi penjualan yang terjadi pada proses pemasaran minyak goreng pada PT. SMART adalah data penjualan yang akan diberikan kepada pimpinan pada periode akhir bulan.

(5)

Gambar III.3. Penerapan Harga Penjualan

III.2. Evaluasi Sistem yang Berjalan

Sistem yang sedang berjalan memiliki beberapa kelemahan yang dijabarkan sebagai berikut:

1. Belum berkembang sistem pengolahan data penerapan PPN Terhadap harga penjualan minyak goreng pada PT. Smart tbk.

2. Sulit mendapatkan informasi harga penjualan yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk menunjang kegiatan operasional perusahaan terutama dalam hal penerapan PPN Terhadap harga penjualan minyak goreng.

3. Terdapat masalah perhitungan harga dalam siklus penerapan PPN Terhadap harga penjualan minyak goreng dalam upaya untuk meningkatkan kinerja PT. Smart tbk.

4. Sulit melihat kondisi informasi keuangan perusahaan yang khususnya meliputi pendataan harga PPN Terhadap harga penjualan minyak goreng.

(6)

Desain sistem pada penelitian ini dibagi menjadi dua desain, yaitu desain sistem secara global untuk penggambaran model sistem secara garis besar dan desain sistem secara detail untuk membantu dalam pembuatan sistem.

III.3.1. Desain Sistem Secara Global

Desain sistem secara global menggunakan bahasa pemodelan UML yang terdiri dari Usecase Diagram, Class Diagram, Activity Diagram dan Sequence Diagram.

III.3.1.1. Usecase Diagram

Secara garis besar, bisnis proses sistem yang akan dirancang digambarkan dengan usecase diagram yang terdapat pada Gambar III.4 :

(7)

(8)

30

Rancangan kelas-kelas yang akan digunakan pada sistem yang akan dirancang dapat dilihat pada gambar III.5 :

buku_besar Kode_BB Tanggal Keterangan Ref Nama_Akun Normal Mutasi kartu Kode_Kartu Tanggal Kode_Barang Jumlah Harga Keterangan dbeli Kode_Beli Kode_Barang Harga Jumlah Sisa laba_rugi Kode_LR Kelompok Nama_Akun Nominal djual Kode_Jual Kode_Barang Harga Jumlah admin Username Password Operator pemasok Kode_Pemasok Nama_Pemasok Alamat Telepon jual Kode_Jual Tanggal Kepada Alamat barang Kode_Barang Nama_Barang Jenis Satuan Beli_Standar Harga_Jual stok Kode_Barang Jumlah jurnal Kode_Jurnal Tanggal Keterangan No_Akun Nama_Akun Laporan Kelompok Normal Debit Kredit beli Kode_Beli Tanggal Kode_Pemasok 1 1..* 1 1..* 1 1..* 1 1..* 1 1..* 1..* 1 bayar No_Bukti Tanggal Keterangan beban Kode_Beban Nama_Beban Keterangan dbayar No_Detail No_Bukti Kode_Beban Besar 1 1..* 1..* 1..*

(9)

32

Rangkaian kegiatan pada setiap terjadi event sistem digambarkan pada sequence diagram berikut:

1. Sequence Diagram Login

Serangkaian kerja melakukan login admin dapat terlihat seperti pada gambar III.6 berikut :

Main form Form Admin Proses Login

Tampilkan Fom ()

Menu ()

click form admin

Validasi nama dan password () Login sukses () Invalid () Halaman Administrator Administrator

(10)

Serangkaian kerja melakukan pengolahan data Minyak dapat terlihat seperti pada gambar III.7 berikut :

Main form Form Data Kategori minyak Proses

Tampilkan Fom () Menu () click form Data minyak () update data () Administrator Koneksi database () Koneksi database () delete data () Close form ()

Gambar III.7. Sequence Diagram Data Minyak

3. Sequence Diagram Data Gudang Pemasok

Serangkaian kerja melakukan pengolahan data pemasok dapat terlihat seperti pada gambar III.8 berikut :

(11)

Main form Form Data pemasok Proses Tampilkan Fom () Menu () click form Data pemasok () update data () Administrator Koneksi database () Koneksi database () delete data () Close form ()

Gambar III.8. Sequence Diagram Data Gudang Pemasok

4. Sequence Diagram Data Beban Usaha

Serangkaian kerja melakukan pengolahan data beban usaha dapat terlihat seperti pada gambar III.9 berikut :

(12)

Main form Form Data beban Proses Tampilkan Fom () Menu () click form Data beban () update data () Administrator Koneksi database () Koneksi database () delete data () Close form ()

Gambar III.9. Sequence Diagram Data Beban Usaha

5. Sequence Diagram Data Pembelian Minyak

Serangkaian kerja melakukan pengolahan data pembelian minyak dapat terlihat seperti pada gambar III.10 berikut :

(13)

Gambar III.10. Sequence Diagram Data Pembelian Minyak

6. Sequence Diagram Penjualan Minyak

Serangkaian kerja melakukan pengolahan data penjualan minyak dapat terlihat seperti pada gambar III.11 berikut :

(14)

Gambar III.11. Sequence Diagram Data Penjualan Minyak

7. Sequence Diagram Pembayaran Beban

Serangkaian kerja melakukan pengolahan data entri pembayaran dapat terlihat seperti pada gambar III.12 berikut :

(15)

Main form Form Data pembayaran

beban Proses Tampilkan Fom ()

Menu ()

click form Data pembayaran beban ()

update data () Administrator Koneksi database () Koneksi database () delete data () Close form ()

Gambar III.12. Sequence Diagram Data Entri Pembayaran Beban

8. Sequence Diagram Cetak Bukti Penjualan

Serangkaian kerja melakukan pengolahan data cetak penjualan dapat terlihat seperti pada gambar III.13 berikut :

(16)

Main form Form Data bukti Penjualan Proses

Tampilkan Fom ()

Menu ()

click form Data bukti Penjualan ()

Reload data () Administrator Koneksi database () Koneksi database () Print data () Close form ()

Gambar III.13. Sequence Diagram Data Cetak Penjualan

9. Sequence Diagram Laporan Minyak

Serangkaian kerja melihat laporan daftar Minyak dapat terlihat seperti pada gambar III.14 berikut :

(17)

Main form Form Informasi Lap. Daftar minyak Proses Tampilkan Fom () Menu () click form Laporan () Administrator Koneksi database () informasi data () Close form () click form Lap. Daftar minyak()

Gambar III.14. Sequence Diagram Laporan Daftar Minyak

10. Sequence Diagram Laporan Daftar Gudang Pemasok

Serangkaian kerja melihat laporan daftar gudang pemasok dapat terlihat seperti pada gambar III.15 berikut :

(18)

Main form Form Informasi Lap. Daftar pemasok Proses Tampilkan Fom () Menu () click form Laporan () Administrator Koneksi database () informasi data () Close form () click form Lap. Daftar pemasoks ()

Gambar III.15. Sequence Diagram Laporan Daftar Gudang Pemasok

11. Sequence Diagram Laporan Daftar Pembelian

Serangkaian kerja melihat laporan daftar pembelian dapat terlihat seperti pada gambar III.16 berikut :

(19)

Serangkaian kerja melihat laporan daftar penjualan minyak Produk dapat terlihat seperti pada gambar III.17 berikut :

Gambar III.17. Sequence Diagram Laporan Daftar Penjualan Minyak

13. Sequence Diagram Laporan Rekapitulasi PPN

Serangkaian kegiatan untuk melihat laporan data rekapitulasi ppn dapat terlihat seperti pada gambar III.18 berikut :

(20)

Gambar III.18. Sequence Diagram Laporan Rekapitulasi PPN

14. Sequence Diagram Laporan Jurnal Umum

Serangkaian kegiatan untuk melihat laporan data jurnal umum dapat terlihat seperti pada gambar III.19 berikut :

(21)

Laporan Form Laporan jurnal umum

Menu ()

click form Laporan jurnal umum () Koneksi database () Admin Tampilkan Menu ()

Click form laporan ()

Gambar III.19. Sequence Diagram Laporan Jurnal Umum

15. Sequence Diagram Laporan Buku Besar

Serangkaian kegiatan untuk melihat laporan data buku besar dapat terlihat seperti pada gambar III.20 berikut :

(22)

Laporan Form Laporan buku besar

Menu ()

click form Laporan buku besar () Koneksi database () Admin Tampilkan Menu ()

Click form laporan ()

Gambar III.20. Sequence Diagram Laporan Buku Besar

16. Sequence Diagram Laporan Laba Rugi

Serangkaian kegiatan untuk melihat laporan data laba rugi dapat terlihat seperti pada gambar III.21 berikut :

(23)

Laporan Form Laporan laba rugi

Menu ()

click form Laporan laba rugi () Koneksi database () Admin Tampilkan Menu ()

Click form laporan ()

Gambar III.21. Sequence Diagram Laporan Laba Rugi

III.3.1.4. Activity Diagram

Rangkaian kegiatan pada setiap terjadi event sistem digambarkan pada activity diagram berikut:

1. Activity Diagram Login

Aktivitas yang dilakukan untuk melakukan login admin dapat terlihat seperti pada gambar III.22 berikut :

(24)

Memasukkan Username

Memasukkan Password

Aktifkan Menu Administrator Menampilkan Pesan Error invalid

Valid

Form Login

Gambar III.22. Activity Diagram Login

2. Activity Diagram Data Minyak

Aktivitas yang dilakukan untuk melakukan pengolahan data Minyak dapat terlihat seperti pada gambar III.23 berikut :

Memilih Pencarian

Mengetik Kata Kunci

Menekan Enter Mengisi Data Menekan Tombol Tambah Menyimpan Data Memilih Data Mengubah Data Menekan Tombol Simpan Memilih Data Konfirmasi Penghapusan Menghapus Data Pencarian Tambah Edit Hapus Tidak Ya Input Data Minyak

Gambar III.23. Activity Diagram Data Minyak

3. Activity Diagram Data Gudang Pemasok

Aktivitas yang dilakukan untuk melakukan pengolahan data gudang pemasok dapat terlihat seperti pada gambar III.24 berikut :

(25)

Memilih Pencarian

Mengetik Kata Kunci

Menekan Enter Mengisi Data Menekan Tombol Tambah Menyimpan Data Memilih Data Mengubah Data Menekan Tombol Simpan Memilih Data Konfirmasi Penghapusan Menghapus Data Pencarian Tambah Edit Hapus Tidak Ya Input Data Pemasok

Gambar III.24. Activity Diagram Data Gudang Pemasok

4. Activity Diagram Data Beban Usaha

Aktivitas yang dilakukan untuk melakukan pengolahan data beban usaha dapat terlihat seperti pada gambar III.25 berikut :

Memilih Pencarian

Mengetik Kata Kunci

Menekan Enter Mengisi Data Menekan Tombol Tambah Menyimpan Data Memilih Data Mengubah Data Menekan Tombol Simpan Memilih Data Konfirmasi Penghapusan Menghapus Data Pencarian Tambah Edit Hapus Tidak Ya Input Data beban usaha

Gambar III.25. Activity Diagram Data Beban Usaha

5. Activity Diagram Data Pembelian Minyak

Aktivitas yang dilakukan untuk melakukan pengolahan data pembelian minyak dapat terlihat seperti pada gambar III.26 berikut :

(26)

Gambar III.26. Activity Diagram Data Pembelian Minyak

6. Activity Diagram Penjualan Minyak

Aktivitas yang dilakukan untuk melakukan pengolahan data penjualan minyak dapat terlihat seperti pada gambar III.27 berikut :

Gambar III.27. Activity Diagram Data Penjualan Minyak

(27)

beban dapat terlihat seperti pada gambar III.28 berikut :

Memilih Pencarian

Mengetik Kata Kunci

Menekan Enter Mengisi Data Menekan Tombol Tambah Menyimpan Data Memilih Data Mengubah Data Menekan Tombol Simpan Memilih Data Konfirmasi Penghapusan Menghapus Data Pencarian Tambah Edit Hapus Tidak Ya

Input Data Pembayaran Beban

Gambar III.28. Activity Diagram Data Pembayaran Beban

8. Activity Diagram Bukti Penjualan

Aktivitas yang dilakukan untuk melakukan pengolahan data bukti penjualan dapat terlihat seperti pada gambar III.29 berikut :

(28)

Memilih Pencarian

Mengetik Kata Kunci

Menekan Enter Mengisi Data Menekan Tombol Tambah Menyimpan Data Memilih Data Click print Lihat Informasi penjualan Pencarian Reload Print

Input Data Bukti Penjualan

Gambar III.29. Activity Diagram Data Bukti Penjualan

9. Activity Diagram Laporan Minyak

Aktivitas yang dilakukan untuk melakukan pengolahan data informasi Minyak dapat terlihat seperti pada gambar III.30 berikut :

Halaman Admin

Pilih Form Laporan

Pilih Form Daftar Perangkat

Lihat Informasi

Gambar III.30. Activity Diagram Data Informasi Minyak

(29)

terlihat seperti pada gambar III.31 berikut :

Halaman Admin

Pilih Form Laporan

Pilih Form Laporan Daftar Pemasok

Lihat Informasi

Gambar III.31. Activity Diagram Laporan Daftar Gudang Pemasok

11. Activity Diagram Laporan Pembelian Minyak

Aktivitas yang dilakukan untuk melihat laporan pembelian dapat terlihat seperti pada gambar III.32 berikut :

Gambar III.32. Activity Diagram Laporan Pembelian Minyak

(30)

terlihat seperti pada gambar III.33 berikut :

Gambar III.33. Activity Diagram Laporan Penjualan Minyak

13. Activity Diagram Laporan Rekapitulasi PPN

Aktivitas yang dilakukan untuk melihat laporan rekapitulasi ppn dapat terlihat seperti pada gambar III.34 berikut :

Gambar III.34. Activity Diagram Laporan Rekapitulasi PPN

14. Activity Diagram Laporan Jurnal Umum

Serangkaian kegiatan untuk melihat laporan data jurnal umum dapat terlihat seperti pada gambar III.35 berikut :

(31)

Click Form Laporan Data jurnal umum

Melihat Informasi Data jurnal umum Click Form Laporan

Gambar III.35. Activity Diagram Laporan Jurnal Umum

15. Activity Diagram Laporan Buku Besar

Serangkaian kegiatan untuk melihat laporan data buku besar dapat terlihat seperti pada gambar III.36 berikut :

Halaman Admin

Click Form Laporan Data buku besar

Melihat Informasi Data buku besar Click Form Laporan

Gambar III.36. Activity Diagram Laporan Buku Besar

16. Activity Diagram Laporan Laba Rugi

Serangkaian kegiatan untuk meliha tlaporan data laba rugi dapat terlihat seperti pada gambar III.37 berikut :

Halaman Admin

Click Form Laporan Data laba rugi

Melihat Informasi Data laba rugi Click Form Laporan

(32)

Tahap perancangan berikutnya yaitu desain sistem secara detail yang meliputi desain output sistem, desain input sistem, dan desain database.

III.3.2.1. Desain Output

1. Desain Form Laporan Daftar Bukti Penjualan

Desain form untuk melihat laporan daftar bukti penjualan dapat terlihat seperti pada gambar III.38 berikut :

Gambar III.38. Desain Form Laporan Daftar Bukti Penjualan

2. Desain Form Laporan Daftar Minyak

Desain form untuk melihat laporan daftar Minyak dapat terlihat seperti pada gambar III.39 berikut :

(33)

Gambar III.39. Desain Form Laporan Daftar Minyak

3. Desain Form Laporan Daftar Gudang Pemasok

Desain form untuk melihat laporan daftar gudang pemasok dapat terlihat seperti pada gambar berikut :

(34)

Desain form untuk melihat laporan daftar pembelian dapat terlihat seperti pada gambar berikut :

Gambar III.41. Desain Form Laporan Pembelian

5. Desain Form Laporan Daftar Penjualan Minyak

Desain form untuk melihat laporan daftar penjualan minyak dapat terlihat seperti pada gambar berikut :

(35)

Serangkaian kegiatan untuk melihat laporan rekapitulasi PPN dapat terlihat seperti pada gambar III.43 berikut :

Gambar III.43. Desain Form Laporan Rekapitulasi PPN

7. Desain Form Laporan Jurnal Umum

Serangkaian kegiatan untuk melihat laporan data jurnal umum dapat terlihat seperti pada gambar III.44 berikut :

(36)

Gambar III.44. Desain Form Laporan Jurnal Umum

8. Desain Form Laporan Buku Besar

Serangkaian kegiatan untuk melihat laporan data buku besar dapat terlihat seperti pada gambar III.45 berikut :

(37)

Serangkaian kegiatan untuk melihat laporan data laba rugi dengan HPP dapat terlihat seperti pada gambar III.46 berikut :

Gambar III.46. Desain Form Laporan Laba Rugi Keterangan :

Harga HPP yang tertera pada laporan laba rugi diperoleh sebagai berikut : Harga beli Produk x Jumlah beli Produk = HPP

Contoh :

(38)

Berikut ini adalah rancangan tampilan desain form yang akan dihasilkan oleh sistem:

1. Desain Form Login

Desain form untuk melakukan login admin dapat terlihat seperti pada gambar III.47 berikut :

Gambar III.47. Desain Form Login

2. Desain Form Data Minyak

Desain form untuk melakukan pengolahan data Minyak dapat terlihat seperti pada gambar III.48 berikut :

(39)

Gambar III.48. Desain Form Data Minyak

Tampilan dari view diatas adalah sebagai berikut :

Gambar III.49. Desain Form View Data Minyak

(40)

terlihat seperti pada gambar III.50 berikut :

Gambar III.50. Desain Form Data Gudang Pemasok

4. Desain Form Beban Usaha

Desain form untuk melakukan pengolahan data beban usaha dapat terlihat seperti pada gambar berikut :

(41)

Gambar III.51. Desain Form Data Beban Usaha

5. Desain Form Pembelian

Desain form untuk melakukan pengolahan data pembelian dapat terlihat seperti pada gambar berikut :

(42)

Gambar III.52. Desain Form Data Pembelian

Tampilan dari view diatas adalah sebagai berikut

(43)

Desain form untuk melakukan pengolahan data penjualan minyak dapat terlihat seperti pada gambar berikut :

Gambar III.54. Desain Form Data Penjualan Minyak

(44)

Gambar III.55. Desain Form View Data Penjualan Minyak

7. Desain Form Pembayaran Beban

Desain form untuk melakukan pengolahan data pembayaran beban dapat terlihat seperti pada gambar berikut :

(45)

Gambar III.56. Desain Form Data Pembayaran Beban III.3.2.3. Desain Basis Data

Desain basis data terdiri dari tahap merancang kamus data, melakukan normalisasi tabel, merancang struktur tabel, dan membangun Entity Relationship Diagram (ERD).

III.3.2.3.1. Kamus Data

Kamus data merupakan sebuah Data yang terorganisasi dari elemen data yang berhubungan dengan sistem, dengan definisi yang tepat dan teliti sehingga pemakai dan analis sistem akan memiliki pemahaman yang umum mengenai input, output, dan komponen penyimpan. Kamus data penyimpanan sistem yang akan dirancang dapat dilihat sebagai berikut :

Tabel III.1. Kamus Data

No Tabel Field

1 admin = Username + Password + Operator 2 Bayar = no_bukti + tanggal + keterangan

(46)

3 Beban = kode_beban + nama_beban + keterangan

4 barang = Kode_Barang + Nama_Barang + Jenis + Satuan + Beli_Standar + Harga_Jual

5 Dbayar = no_detail + no_bukti + kode_beban + besar 6 beli = Kode_Beli + Tanggal + Kode_Pemasok

7 buku_besar = Kode_BB + Tanggal + Keterangan + Ref + Nama_Akun + Normal + Mutasi

8 dbeli = Kode_Beli + Kode_Barang + Harga + Jumlah + Sisa 9 djual = Kode_Jual + Kode_Barang + Harga + Jumlah

10 jual = Kode_Jual + Tanggal + Kepada + Alamat 11 jurnal =

Kode_Jurnal + Tanggal + Keterangan + No_Akun + Nama_Akun + Laporan + Kelompok + Normal + Debit + Kredit

12 kartu = Kode_Kartu + Tanggal + Kode_Barang + Jumlah + Harga + Keterangan

13 laba_rugi = Kode_LR + Kelompok + Nama_Akun + Nominal 14 pemasok = Kode_Pemasok + Nama_Pemasok + Alamat + Telepon 15 stok = kode_Barang + Jumlah

III.3.2.3.2. Normalisasi

Tahap normalisasi ini bertujuan untuk menghilangkan masalah berupa ketidak konsistenan apabila dilakukannya proses manipulasi data seperti penghapusan, perubahan dan penambahan data sehingga data tidak ambigu.

III.3.2.3.2.1. Normalisasi Data Minyak

Normalisasi data produk dilakukan dengan beberapa tahap normalisasi sampai data produk ini masuk ke tahap normal di mana tidak ada lagi redundansi data. Berikut ini adalah tahapan normalisasinya:

(47)

Bentuk tidak normal dari data pemesanan ditandai dengan adanya baris yang satu atau lebih atributnya tidak terisi, bentuk ini dapat dilihat pada tabel III.2 dibawah ini:

Tabel III.2 Data Pemesanan Tidak Normal

2. Bentuk Normal Pertama (1NF)

Bentuk normal pertama dari data order merupakan bentuk tidak normal yang atribut kosongnya diisi sesuai dengan atribut induk dari record-nya, bentuk ini dapat dilihat pada tabel III.3 di bawah ini:

Tabel III.3 Data Pemesanan 1NF

3. Bentuk Normal Kedua (2NF)

Bentuk normal kedua dari data pemesanan merupakan bentuk normal pertama, dimana telah dilakukan pemisahan data sehingga tidak adanya ketergantungan parsial. Setiap data memiliki kunci primer untuk membuat relasi antar data, bentuk ini dapat dilihat pada berikut ini:

(48)

Pada data pemesanan bentuk normal kedua terdapat atribut yang saling ketergantungan pada data tersebut yaitu data pelanggan dan data barang, maka perlu diadakan pemisahan antar data, bentuk data pelanggan dan data barang dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel III.5 Data Pelanggan 2NF

Tabel III.6 Data Barang 2NF

III.3.2.3.3. Desain Tabel

Setelah melakukan tahap normalisasi, maka tahap selanjutnya yang dikerjakan yaitu merancang struktur tabel pada basis data sistem yang akan dibuat, berikut ini merupakan rancangan struktur tabel tersebut:

1. Struktur Tabel Admin

Tabel admin digunakan untuk menyimpan data Username, Password, Operator, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.7 berikut:

(49)

Nama Database mimi_smart

Nama Tabel Admin

No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci

1. Username varchar(25) Tidak Primary Key

2. Password varchar(25) Tidak -

3. Operator varchar(25) Tidak -

2. Struktur Tabel Bayar

Tabel bayar digunakan untuk menyimpan data No_Bukti, Tanggal, Keterangan, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.8 berikut:

Tabel III.8 Rancangan Tabel Bayar

Nama Database mimi_smart

Nama Tabel Bayar

No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci

1. No_Bukti varchar(5) Tidak Primary Key

2. Tanggal Date Tidak -

3. Keterangan Text Tidak -

3. Struktur Tabel Beban

Tabel beban digunakan untuk menyimpan data Kode_Beban, Nama_Beban, Keterangan, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.9 berikut:

Tabel III.9 Rancangan Tabel Beban

Nama Database mimi_smart

Nama Tabel Beban

No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci

1. Kode_Beban varchar(4) Tidak Primary Key

2. Nama_Beban varchar(25) Tidak -

(50)

4. Struktur Tabel Dbayar

Tabel dbayar digunakan untuk menyimpan data No_Detail, No_Bukti, Kode_Beban, Besar, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.10 berikut:

Tabel III.10 Rancangan Tabel Dbayar

Nama Database mimi_smart

Nama Tabel Dbayar

No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci

1. No_Detail int(5) Tidak Primary Key

2. No_Bukti varchar(5) Tidak Foreign Key

3. Kode_Beban varchar(4) Tidak Foreign Key

4. Besar int(11) Tidak -

5. Struktur Tabel Barang

Tabel barang digunakan untuk menyimpan data Kode_Barang, Nama_Barang, Jenis, Satuan, Beli_Standar, Harga_Jual, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.11 berikut:

Tabel III.11 Rancangan Tabel Barang

Nama Database mimi_smart

Nama Tabel Barang

No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci

1. Kode_Barang varchar(5) Tidak Primary Key

2. Nama_Barang varchar(25) Tidak -

3. Jenis varchar(20) Tidak -

4. Satuan varchar(15) Tidak -

5. Beli_Standar int(11) Tidak -

6. Harga_Jual int(11) Tidak -

6. Struktur Tabel Beli

Tabel beli digunakan untuk menyimpan data Kode_Beli, Tanggal, Kode_Pemasok, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.12 berikut:

(51)

Tabel III.12 Rancangan Tabel Beli

Nama Database mimi_smart

Nama Tabel Beli

No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci

1. Kode_Beli varchar(5) Tidak Primary Key

2. Tanggal Date Tidak -

3. Kode_Pemasok varchar(5) Tidak Foreign Key

7. Struktur Tabel Buku_besar

Tabel buku_besar digunakan untuk menyimpan data Kode_BB, Tanggal, Keterangan, Ref, Nama_Akun, Normal, Mutasi, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.13 berikut:

Tabel III.13 Rancangan Tabel Buku_besar

Nama Database mimi_smart

Nama Tabel buku_besar

No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci

1. Kode_BB int(11) Tidak Primary Key

2. Tanggal Date Tidak -

3. Keterangan Text Boleh -

4. Ref int(11) Tidak Foreign Key

5. Nama_Akun Text Tidak -

6. Normal varchar(20) Tidak -

7. Mutasi Double Boleh -

8. Struktur Tabel Dbeli

Tabel dbeli digunakan untuk menyimpan data Kode_Beli, Kode_Barang, Harga, Jumlah, Sisa, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.14 berikut:

Tabel III.14 Rancangan Tabel Dbeli

Nama Database mimi_smart

Nama Tabel Dbeli

No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci

1. Kode_Beli varchar(5) Tidak Foreign Key

2. Kode_Barang varchar(5) Tidak Foreign Key

(52)

5. Sisa int(11) Tidak -

9. Struktur Tabel Djual

Tabel djual digunakan untuk menyimpan data Kode_Jual, Kode_Barang, Harga, Jumlah, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.15 berikut:

Tabel III.15 Rancangan Tabel Djual

Nama Database mimi_smart

Nama Tabel Djual

No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci

1. Kode_Jual varchar(5) Tidak Foreign Key

2. Kode_Barang varchar(5) Tidak Foreign Key

3. Harga int(11) Tidak -

4. Jumlah int(11) Tidak -

10.Struktur Tabel Jual

Tabel jual digunakan untuk menyimpan data Kode_Jual, Tanggal, Kepada, Alamat, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.16 berikut:

Tabel III.16 Rancangan Tabel Jual

Nama Database mimi_smart

Nama Tabel Jual

No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci

1. Kode_Jual varchar(5) Tidak Primary Key

2. Tanggal Date Tidak -

3. Kepada varchar(25) Tidak -

4. Alamat Text Tidak -

11.Struktur Tabel Jurnal

Tabel jurnal digunakan untuk menyimpan data Kode_Jurnal, Tanggal, Keterangan, No_Akun, Nama_Akun, Laporan, Kelompok, Normal, Debit, Kredit, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.17 berikut:

(53)

Nama Database mimi_smart

Nama Tabel Jurnal

No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci

1. Kode_Jurnal varchar(10) Tidak -

2. Tanggal Date Tidak -

3. Keterangan Text Boleh -

4. No_Akun varchar(5) Tidak -

5. Nama_Akun Text Tidak -

6. Laporan varchar(5) Boleh -

7. Kelompok Text Boleh -

8. Normal varchar(20) Tidak -

9. Debit Double Boleh -

10. Kredit Double Boleh -

12.Struktur Tabel Kartu

Tabel kartu digunakan untuk menyimpan data Kode_Kartu, Tanggal, Kode_Barang, Jumlah, Harga, Keterangan, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.18 berikut:

Tabel III.18 Rancangan Tabel Kartu

Nama Database mimi_smart

Nama Tabel Kartu

No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci

1. Kode_Kartu int(11) Tidak Primary Key

2. Tanggal Date Tidak -

3. Kode_Barang varchar(5) Tidak Foreign Key

4. Jumlah int(11) Tidak -

5. Harga int(11) Tidak -

6. Keterangan Text Tidak -

13.Struktur Tabel Laba_rugi

Tabel laba_rugi digunakan untuk menyimpan data Kode_LR, Kelompok, Nama_Akun, Nominal, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.19 berikut:

Tabel III.19 Rancangan Tabel Laba_rugi

(54)

No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci

1. Kode_LR int(11) Tidak Primary Key

2. Kelompok varchar(20) Tidak -

3. Nama_Akun varchar(30) Tidak -

4. Nominal Double Tidak -

14.Struktur Tabel Pemasok

Tabel pemasok digunakan untuk menyimpan data Kode_Pemasok, Nama_Pemasok, Alamat, Telepon, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.20 berikut:

Tabel III.20 Rancangan Tabel Pemasok

Nama Database mimi_smart

Nama Tabel Pemasok

No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci

1. Kode_Pemasok varchar(5) Tidak Primary Key

2. Nama_Pemasok varchar(25) Tidak -

3. Alamat Text Tidak -

4. Telepon varchar(12) Tidak -

15.Struktur Tabel Stok

Tabel stok digunakan untuk menyimpan data Kode_Barang, Jumlah, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.21 berikut:

Tabel III.21 Rancangan Tabel Stok

Nama Database mimi_smart

Nama Tabel Stok

No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci

1. Kode_Barang varchar(5) Tidak Primary Key

2. Jumlah int(11) Tidak -

III.3.2.3.4. ERD (Entity Relationship Diagram)

Tahap selanjutnya pada penelitian ini yaitu merancang ERD untuk mengetahui hubungan antar tabel yang telah didesain sebelumnya, ERD tersebut dapat dilihat pada gambar III.57 :

(55)

Pemasok Nama_Pemasok Alamat Telepon menyuplai 1 Stok Kode_Barang Jumlah barang M Kode_Barang Nama_Barang Jenis Satuan memiliki M M Memiliki 1 Kartu 1 Beli_Standar Harga_Jual Kode_Kartu Tanggal Kode_Barang Jumlah Harga Keterangan

Gambar

Gambar III.2. Flow Of Document Sistem Penerapan PPN Pada Penjualan  Minyak Goreng
Gambar III.10. Sequence Diagram Data Pembelian Minyak
Gambar III.14. Sequence Diagram Laporan Daftar Minyak
Gambar III.15. Sequence Diagram Laporan Daftar Gudang Pemasok
+7

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Keterbatasan analisis data sekunder dari analisis hasil Riskesdas 2007, adalah tidak bisa menilai secara optimal semua faktor risiko terhadap status kekebalan

Hasil telitian didapatkan rerata jumlah platelet di penderita pre-eklampsia lebih rendah dibandingkan dengan kelompok pembanding, tetapi secara statistik tidak mempunyai perbedaan

Geçmiş günlerde insan ve hayvan melezi yaratıklar olmalıydı. Geçmişin resmi ve edebiyatı bu konuda kuşku bırakmayacak kadar açıktır. Kanatlı, insan başlı hayvanların,

Penghentian pengakuan atas suatu aset keuangan (atau, apabila dapat diterapkan untuk bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan sejenis)

Untuk menjadi poros maritim dunia, beberapa tantangan yang mungkin muncul bagi negara Indonesia yaitu :.. Ancaman Bencana Pangan Global Penduduk bumi bertumbuh

kualitas pembelajaran mata kuliah di Prodi D-IV Keperawatan Banda Aceh Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Aceh yang dapat digunakan sebagai sarana yang menunja

Manggabarani (2020) yang menyatakan bahwa Risiko Likuiditas (LDR) berpengaruh positif terhadap return saham. Artinya good corporate governance tidak berpengaruh terhadap return

Sektor yang paling rendah pencapaian nilai efisiensinya adalah sektor industri mesin dan peralatannya (kode 29) yaitu 48,20 persen, namun pada tahun 2004