30
ANALISIS DAN PERANCANGAN
III.1. Analisis Sistem yang Berjalan
Analisa sistem pada yang berjalan bertujuan untuk mengidentifikasi serta melakukan evaluasi terhadap sistem yang telah ada pada perusahaan. Analisis dilakukan agar dapat menemukan masalah-masalah dalam pengolahan sistem pemasaran yang menjadi kendala dalam mengelolah data pemesanan hingga data penjualan. Pentingnya perhitungan harga PPN terhadap harga penjualan minyak goreng membuat peran pencatatan dan perhitungan PPN pada perusahaan menjadi sangat penting untuk meningkatkan penjualan dan mengurangi tingkat kerugian perusahaan. Pada Smart, Tbk pencatatan PPN dan perhitungan PPN masih membutuhkan waktu yang cukup lama dan data yang diperoleh tidak akurat, hal tersebut dapat meningkatkan kerugian perusahaan karena penerapan harga PPN terhadap penjualan minyak goreng tidak tepat.Adapun analisis sistem ini meliputi input, proses dan output yang dijabarkan sebagai berikut :
III.1.1. Analisis Input
Analisis sistem input yang sedang berjalan pada sistem yang lama adalah surat pemberitahuan masa pajak pertambahan nilai dapat dilihat pada gambar berikut :
Proses yang terjadi pada sistem yang dijelaskan pada gambar FOD (Flow Of Document) berikut :
Gambar III.2. Flow Of Document Sistem Penerapan PPN Pada Penjualan Minyak Goreng
1. Pelanggan melakukan pemesanan langsung kepada administrasi PT. SMART, pelanggan memberikan data pribadi dan data pemesanan minyak goreng kepada administrasi.
2. Pihak administrasi menginput data pelanggan dan data minyak yang akan dipesan, kemudian administrasi mengirim data pemesanan kepada bagian gudang untuk melakukan pemeriksaan ketersediaan barang, setelah pengecekkan selesai data pelanggan dan data pemesanan dikirim kepada bagian kasir untuk melakukan penjumlahan harga penjualan
3. Kasir akan menghitung jumlah PPN dan harga pokok penjualan minyak kemudian akan ditemukan harga penjualan.
4. Kasir menginput data pembayaran dan memberikan kwitansi beserta bukti pemesanan minyak goreng kepada pelanggan.
5. Kemudian data pelanggan dan bukti pemesanan dikirim kepada kurir untuk melakukan pengepakkan barang dan mengirim barang sesuai dengan permintaan pelanggan.
III.1.3. Analisis Output
Analisa Output yang dihasilkan dari sistem adalah informasi-informasi penjualan yang terjadi pada proses pemasaran minyak goreng pada PT. SMART adalah data penjualan yang akan diberikan kepada pimpinan pada periode akhir bulan.
Gambar III.3. Penerapan Harga Penjualan
III.2. Evaluasi Sistem yang Berjalan
Sistem yang sedang berjalan memiliki beberapa kelemahan yang dijabarkan sebagai berikut:
1. Belum berkembang sistem pengolahan data penerapan PPN Terhadap harga penjualan minyak goreng pada PT. Smart tbk.
2. Sulit mendapatkan informasi harga penjualan yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk menunjang kegiatan operasional perusahaan terutama dalam hal penerapan PPN Terhadap harga penjualan minyak goreng.
3. Terdapat masalah perhitungan harga dalam siklus penerapan PPN Terhadap harga penjualan minyak goreng dalam upaya untuk meningkatkan kinerja PT. Smart tbk.
4. Sulit melihat kondisi informasi keuangan perusahaan yang khususnya meliputi pendataan harga PPN Terhadap harga penjualan minyak goreng.
Desain sistem pada penelitian ini dibagi menjadi dua desain, yaitu desain sistem secara global untuk penggambaran model sistem secara garis besar dan desain sistem secara detail untuk membantu dalam pembuatan sistem.
III.3.1. Desain Sistem Secara Global
Desain sistem secara global menggunakan bahasa pemodelan UML yang terdiri dari Usecase Diagram, Class Diagram, Activity Diagram dan Sequence Diagram.
III.3.1.1. Usecase Diagram
Secara garis besar, bisnis proses sistem yang akan dirancang digambarkan dengan usecase diagram yang terdapat pada Gambar III.4 :
30
Rancangan kelas-kelas yang akan digunakan pada sistem yang akan dirancang dapat dilihat pada gambar III.5 :
buku_besar Kode_BB Tanggal Keterangan Ref Nama_Akun Normal Mutasi kartu Kode_Kartu Tanggal Kode_Barang Jumlah Harga Keterangan dbeli Kode_Beli Kode_Barang Harga Jumlah Sisa laba_rugi Kode_LR Kelompok Nama_Akun Nominal djual Kode_Jual Kode_Barang Harga Jumlah admin Username Password Operator pemasok Kode_Pemasok Nama_Pemasok Alamat Telepon jual Kode_Jual Tanggal Kepada Alamat barang Kode_Barang Nama_Barang Jenis Satuan Beli_Standar Harga_Jual stok Kode_Barang Jumlah jurnal Kode_Jurnal Tanggal Keterangan No_Akun Nama_Akun Laporan Kelompok Normal Debit Kredit beli Kode_Beli Tanggal Kode_Pemasok 1 1..* 1 1..* 1 1..* 1 1..* 1 1..* 1..* 1 bayar No_Bukti Tanggal Keterangan beban Kode_Beban Nama_Beban Keterangan dbayar No_Detail No_Bukti Kode_Beban Besar 1 1..* 1..* 1..*
32
Rangkaian kegiatan pada setiap terjadi event sistem digambarkan pada sequence diagram berikut:
1. Sequence Diagram Login
Serangkaian kerja melakukan login admin dapat terlihat seperti pada gambar III.6 berikut :
Main form Form Admin Proses Login
Tampilkan Fom ()
Menu ()
click form admin
Validasi nama dan password () Login sukses () Invalid () Halaman Administrator Administrator
Serangkaian kerja melakukan pengolahan data Minyak dapat terlihat seperti pada gambar III.7 berikut :
Main form Form Data Kategori minyak Proses
Tampilkan Fom () Menu () click form Data minyak () update data () Administrator Koneksi database () Koneksi database () delete data () Close form ()
Gambar III.7. Sequence Diagram Data Minyak
3. Sequence Diagram Data Gudang Pemasok
Serangkaian kerja melakukan pengolahan data pemasok dapat terlihat seperti pada gambar III.8 berikut :
Main form Form Data pemasok Proses Tampilkan Fom () Menu () click form Data pemasok () update data () Administrator Koneksi database () Koneksi database () delete data () Close form ()
Gambar III.8. Sequence Diagram Data Gudang Pemasok
4. Sequence Diagram Data Beban Usaha
Serangkaian kerja melakukan pengolahan data beban usaha dapat terlihat seperti pada gambar III.9 berikut :
Main form Form Data beban Proses Tampilkan Fom () Menu () click form Data beban () update data () Administrator Koneksi database () Koneksi database () delete data () Close form ()
Gambar III.9. Sequence Diagram Data Beban Usaha
5. Sequence Diagram Data Pembelian Minyak
Serangkaian kerja melakukan pengolahan data pembelian minyak dapat terlihat seperti pada gambar III.10 berikut :
Gambar III.10. Sequence Diagram Data Pembelian Minyak
6. Sequence Diagram Penjualan Minyak
Serangkaian kerja melakukan pengolahan data penjualan minyak dapat terlihat seperti pada gambar III.11 berikut :
Gambar III.11. Sequence Diagram Data Penjualan Minyak
7. Sequence Diagram Pembayaran Beban
Serangkaian kerja melakukan pengolahan data entri pembayaran dapat terlihat seperti pada gambar III.12 berikut :
Main form Form Data pembayaran
beban Proses Tampilkan Fom ()
Menu ()
click form Data pembayaran beban ()
update data () Administrator Koneksi database () Koneksi database () delete data () Close form ()
Gambar III.12. Sequence Diagram Data Entri Pembayaran Beban
8. Sequence Diagram Cetak Bukti Penjualan
Serangkaian kerja melakukan pengolahan data cetak penjualan dapat terlihat seperti pada gambar III.13 berikut :
Main form Form Data bukti Penjualan Proses
Tampilkan Fom ()
Menu ()
click form Data bukti Penjualan ()
Reload data () Administrator Koneksi database () Koneksi database () Print data () Close form ()
Gambar III.13. Sequence Diagram Data Cetak Penjualan
9. Sequence Diagram Laporan Minyak
Serangkaian kerja melihat laporan daftar Minyak dapat terlihat seperti pada gambar III.14 berikut :
Main form Form Informasi Lap. Daftar minyak Proses Tampilkan Fom () Menu () click form Laporan () Administrator Koneksi database () informasi data () Close form () click form Lap. Daftar minyak()
Gambar III.14. Sequence Diagram Laporan Daftar Minyak
10. Sequence Diagram Laporan Daftar Gudang Pemasok
Serangkaian kerja melihat laporan daftar gudang pemasok dapat terlihat seperti pada gambar III.15 berikut :
Main form Form Informasi Lap. Daftar pemasok Proses Tampilkan Fom () Menu () click form Laporan () Administrator Koneksi database () informasi data () Close form () click form Lap. Daftar pemasoks ()
Gambar III.15. Sequence Diagram Laporan Daftar Gudang Pemasok
11. Sequence Diagram Laporan Daftar Pembelian
Serangkaian kerja melihat laporan daftar pembelian dapat terlihat seperti pada gambar III.16 berikut :
Serangkaian kerja melihat laporan daftar penjualan minyak Produk dapat terlihat seperti pada gambar III.17 berikut :
Gambar III.17. Sequence Diagram Laporan Daftar Penjualan Minyak
13. Sequence Diagram Laporan Rekapitulasi PPN
Serangkaian kegiatan untuk melihat laporan data rekapitulasi ppn dapat terlihat seperti pada gambar III.18 berikut :
Gambar III.18. Sequence Diagram Laporan Rekapitulasi PPN
14. Sequence Diagram Laporan Jurnal Umum
Serangkaian kegiatan untuk melihat laporan data jurnal umum dapat terlihat seperti pada gambar III.19 berikut :
Laporan Form Laporan jurnal umum
Menu ()
click form Laporan jurnal umum () Koneksi database () Admin Tampilkan Menu ()
Click form laporan ()
Gambar III.19. Sequence Diagram Laporan Jurnal Umum
15. Sequence Diagram Laporan Buku Besar
Serangkaian kegiatan untuk melihat laporan data buku besar dapat terlihat seperti pada gambar III.20 berikut :
Laporan Form Laporan buku besar
Menu ()
click form Laporan buku besar () Koneksi database () Admin Tampilkan Menu ()
Click form laporan ()
Gambar III.20. Sequence Diagram Laporan Buku Besar
16. Sequence Diagram Laporan Laba Rugi
Serangkaian kegiatan untuk melihat laporan data laba rugi dapat terlihat seperti pada gambar III.21 berikut :
Laporan Form Laporan laba rugi
Menu ()
click form Laporan laba rugi () Koneksi database () Admin Tampilkan Menu ()
Click form laporan ()
Gambar III.21. Sequence Diagram Laporan Laba Rugi
III.3.1.4. Activity Diagram
Rangkaian kegiatan pada setiap terjadi event sistem digambarkan pada activity diagram berikut:
1. Activity Diagram Login
Aktivitas yang dilakukan untuk melakukan login admin dapat terlihat seperti pada gambar III.22 berikut :
Memasukkan Username
Memasukkan Password
Aktifkan Menu Administrator Menampilkan Pesan Error invalid
Valid
Form Login
Gambar III.22. Activity Diagram Login
2. Activity Diagram Data Minyak
Aktivitas yang dilakukan untuk melakukan pengolahan data Minyak dapat terlihat seperti pada gambar III.23 berikut :
Memilih Pencarian
Mengetik Kata Kunci
Menekan Enter Mengisi Data Menekan Tombol Tambah Menyimpan Data Memilih Data Mengubah Data Menekan Tombol Simpan Memilih Data Konfirmasi Penghapusan Menghapus Data Pencarian Tambah Edit Hapus Tidak Ya Input Data Minyak
Gambar III.23. Activity Diagram Data Minyak
3. Activity Diagram Data Gudang Pemasok
Aktivitas yang dilakukan untuk melakukan pengolahan data gudang pemasok dapat terlihat seperti pada gambar III.24 berikut :
Memilih Pencarian
Mengetik Kata Kunci
Menekan Enter Mengisi Data Menekan Tombol Tambah Menyimpan Data Memilih Data Mengubah Data Menekan Tombol Simpan Memilih Data Konfirmasi Penghapusan Menghapus Data Pencarian Tambah Edit Hapus Tidak Ya Input Data Pemasok
Gambar III.24. Activity Diagram Data Gudang Pemasok
4. Activity Diagram Data Beban Usaha
Aktivitas yang dilakukan untuk melakukan pengolahan data beban usaha dapat terlihat seperti pada gambar III.25 berikut :
Memilih Pencarian
Mengetik Kata Kunci
Menekan Enter Mengisi Data Menekan Tombol Tambah Menyimpan Data Memilih Data Mengubah Data Menekan Tombol Simpan Memilih Data Konfirmasi Penghapusan Menghapus Data Pencarian Tambah Edit Hapus Tidak Ya Input Data beban usaha
Gambar III.25. Activity Diagram Data Beban Usaha
5. Activity Diagram Data Pembelian Minyak
Aktivitas yang dilakukan untuk melakukan pengolahan data pembelian minyak dapat terlihat seperti pada gambar III.26 berikut :
Gambar III.26. Activity Diagram Data Pembelian Minyak
6. Activity Diagram Penjualan Minyak
Aktivitas yang dilakukan untuk melakukan pengolahan data penjualan minyak dapat terlihat seperti pada gambar III.27 berikut :
Gambar III.27. Activity Diagram Data Penjualan Minyak
beban dapat terlihat seperti pada gambar III.28 berikut :
Memilih Pencarian
Mengetik Kata Kunci
Menekan Enter Mengisi Data Menekan Tombol Tambah Menyimpan Data Memilih Data Mengubah Data Menekan Tombol Simpan Memilih Data Konfirmasi Penghapusan Menghapus Data Pencarian Tambah Edit Hapus Tidak Ya
Input Data Pembayaran Beban
Gambar III.28. Activity Diagram Data Pembayaran Beban
8. Activity Diagram Bukti Penjualan
Aktivitas yang dilakukan untuk melakukan pengolahan data bukti penjualan dapat terlihat seperti pada gambar III.29 berikut :
Memilih Pencarian
Mengetik Kata Kunci
Menekan Enter Mengisi Data Menekan Tombol Tambah Menyimpan Data Memilih Data Click print Lihat Informasi penjualan Pencarian Reload Print
Input Data Bukti Penjualan
Gambar III.29. Activity Diagram Data Bukti Penjualan
9. Activity Diagram Laporan Minyak
Aktivitas yang dilakukan untuk melakukan pengolahan data informasi Minyak dapat terlihat seperti pada gambar III.30 berikut :
Halaman Admin
Pilih Form Laporan
Pilih Form Daftar Perangkat
Lihat Informasi
Gambar III.30. Activity Diagram Data Informasi Minyak
terlihat seperti pada gambar III.31 berikut :
Halaman Admin
Pilih Form Laporan
Pilih Form Laporan Daftar Pemasok
Lihat Informasi
Gambar III.31. Activity Diagram Laporan Daftar Gudang Pemasok
11. Activity Diagram Laporan Pembelian Minyak
Aktivitas yang dilakukan untuk melihat laporan pembelian dapat terlihat seperti pada gambar III.32 berikut :
Gambar III.32. Activity Diagram Laporan Pembelian Minyak
terlihat seperti pada gambar III.33 berikut :
Gambar III.33. Activity Diagram Laporan Penjualan Minyak
13. Activity Diagram Laporan Rekapitulasi PPN
Aktivitas yang dilakukan untuk melihat laporan rekapitulasi ppn dapat terlihat seperti pada gambar III.34 berikut :
Gambar III.34. Activity Diagram Laporan Rekapitulasi PPN
14. Activity Diagram Laporan Jurnal Umum
Serangkaian kegiatan untuk melihat laporan data jurnal umum dapat terlihat seperti pada gambar III.35 berikut :
Click Form Laporan Data jurnal umum
Melihat Informasi Data jurnal umum Click Form Laporan
Gambar III.35. Activity Diagram Laporan Jurnal Umum
15. Activity Diagram Laporan Buku Besar
Serangkaian kegiatan untuk melihat laporan data buku besar dapat terlihat seperti pada gambar III.36 berikut :
Halaman Admin
Click Form Laporan Data buku besar
Melihat Informasi Data buku besar Click Form Laporan
Gambar III.36. Activity Diagram Laporan Buku Besar
16. Activity Diagram Laporan Laba Rugi
Serangkaian kegiatan untuk meliha tlaporan data laba rugi dapat terlihat seperti pada gambar III.37 berikut :
Halaman Admin
Click Form Laporan Data laba rugi
Melihat Informasi Data laba rugi Click Form Laporan
Tahap perancangan berikutnya yaitu desain sistem secara detail yang meliputi desain output sistem, desain input sistem, dan desain database.
III.3.2.1. Desain Output
1. Desain Form Laporan Daftar Bukti Penjualan
Desain form untuk melihat laporan daftar bukti penjualan dapat terlihat seperti pada gambar III.38 berikut :
Gambar III.38. Desain Form Laporan Daftar Bukti Penjualan
2. Desain Form Laporan Daftar Minyak
Desain form untuk melihat laporan daftar Minyak dapat terlihat seperti pada gambar III.39 berikut :
Gambar III.39. Desain Form Laporan Daftar Minyak
3. Desain Form Laporan Daftar Gudang Pemasok
Desain form untuk melihat laporan daftar gudang pemasok dapat terlihat seperti pada gambar berikut :
Desain form untuk melihat laporan daftar pembelian dapat terlihat seperti pada gambar berikut :
Gambar III.41. Desain Form Laporan Pembelian
5. Desain Form Laporan Daftar Penjualan Minyak
Desain form untuk melihat laporan daftar penjualan minyak dapat terlihat seperti pada gambar berikut :
Serangkaian kegiatan untuk melihat laporan rekapitulasi PPN dapat terlihat seperti pada gambar III.43 berikut :
Gambar III.43. Desain Form Laporan Rekapitulasi PPN
7. Desain Form Laporan Jurnal Umum
Serangkaian kegiatan untuk melihat laporan data jurnal umum dapat terlihat seperti pada gambar III.44 berikut :
Gambar III.44. Desain Form Laporan Jurnal Umum
8. Desain Form Laporan Buku Besar
Serangkaian kegiatan untuk melihat laporan data buku besar dapat terlihat seperti pada gambar III.45 berikut :
Serangkaian kegiatan untuk melihat laporan data laba rugi dengan HPP dapat terlihat seperti pada gambar III.46 berikut :
Gambar III.46. Desain Form Laporan Laba Rugi Keterangan :
Harga HPP yang tertera pada laporan laba rugi diperoleh sebagai berikut : Harga beli Produk x Jumlah beli Produk = HPP
Contoh :
Berikut ini adalah rancangan tampilan desain form yang akan dihasilkan oleh sistem:
1. Desain Form Login
Desain form untuk melakukan login admin dapat terlihat seperti pada gambar III.47 berikut :
Gambar III.47. Desain Form Login
2. Desain Form Data Minyak
Desain form untuk melakukan pengolahan data Minyak dapat terlihat seperti pada gambar III.48 berikut :
Gambar III.48. Desain Form Data Minyak
Tampilan dari view diatas adalah sebagai berikut :
Gambar III.49. Desain Form View Data Minyak
terlihat seperti pada gambar III.50 berikut :
Gambar III.50. Desain Form Data Gudang Pemasok
4. Desain Form Beban Usaha
Desain form untuk melakukan pengolahan data beban usaha dapat terlihat seperti pada gambar berikut :
Gambar III.51. Desain Form Data Beban Usaha
5. Desain Form Pembelian
Desain form untuk melakukan pengolahan data pembelian dapat terlihat seperti pada gambar berikut :
Gambar III.52. Desain Form Data Pembelian
Tampilan dari view diatas adalah sebagai berikut
Desain form untuk melakukan pengolahan data penjualan minyak dapat terlihat seperti pada gambar berikut :
Gambar III.54. Desain Form Data Penjualan Minyak
Gambar III.55. Desain Form View Data Penjualan Minyak
7. Desain Form Pembayaran Beban
Desain form untuk melakukan pengolahan data pembayaran beban dapat terlihat seperti pada gambar berikut :
Gambar III.56. Desain Form Data Pembayaran Beban III.3.2.3. Desain Basis Data
Desain basis data terdiri dari tahap merancang kamus data, melakukan normalisasi tabel, merancang struktur tabel, dan membangun Entity Relationship Diagram (ERD).
III.3.2.3.1. Kamus Data
Kamus data merupakan sebuah Data yang terorganisasi dari elemen data yang berhubungan dengan sistem, dengan definisi yang tepat dan teliti sehingga pemakai dan analis sistem akan memiliki pemahaman yang umum mengenai input, output, dan komponen penyimpan. Kamus data penyimpanan sistem yang akan dirancang dapat dilihat sebagai berikut :
Tabel III.1. Kamus Data
No Tabel Field
1 admin = Username + Password + Operator 2 Bayar = no_bukti + tanggal + keterangan
3 Beban = kode_beban + nama_beban + keterangan
4 barang = Kode_Barang + Nama_Barang + Jenis + Satuan + Beli_Standar + Harga_Jual
5 Dbayar = no_detail + no_bukti + kode_beban + besar 6 beli = Kode_Beli + Tanggal + Kode_Pemasok
7 buku_besar = Kode_BB + Tanggal + Keterangan + Ref + Nama_Akun + Normal + Mutasi
8 dbeli = Kode_Beli + Kode_Barang + Harga + Jumlah + Sisa 9 djual = Kode_Jual + Kode_Barang + Harga + Jumlah
10 jual = Kode_Jual + Tanggal + Kepada + Alamat 11 jurnal =
Kode_Jurnal + Tanggal + Keterangan + No_Akun + Nama_Akun + Laporan + Kelompok + Normal + Debit + Kredit
12 kartu = Kode_Kartu + Tanggal + Kode_Barang + Jumlah + Harga + Keterangan
13 laba_rugi = Kode_LR + Kelompok + Nama_Akun + Nominal 14 pemasok = Kode_Pemasok + Nama_Pemasok + Alamat + Telepon 15 stok = kode_Barang + Jumlah
III.3.2.3.2. Normalisasi
Tahap normalisasi ini bertujuan untuk menghilangkan masalah berupa ketidak konsistenan apabila dilakukannya proses manipulasi data seperti penghapusan, perubahan dan penambahan data sehingga data tidak ambigu.
III.3.2.3.2.1. Normalisasi Data Minyak
Normalisasi data produk dilakukan dengan beberapa tahap normalisasi sampai data produk ini masuk ke tahap normal di mana tidak ada lagi redundansi data. Berikut ini adalah tahapan normalisasinya:
Bentuk tidak normal dari data pemesanan ditandai dengan adanya baris yang satu atau lebih atributnya tidak terisi, bentuk ini dapat dilihat pada tabel III.2 dibawah ini:
Tabel III.2 Data Pemesanan Tidak Normal
2. Bentuk Normal Pertama (1NF)
Bentuk normal pertama dari data order merupakan bentuk tidak normal yang atribut kosongnya diisi sesuai dengan atribut induk dari record-nya, bentuk ini dapat dilihat pada tabel III.3 di bawah ini:
Tabel III.3 Data Pemesanan 1NF
3. Bentuk Normal Kedua (2NF)
Bentuk normal kedua dari data pemesanan merupakan bentuk normal pertama, dimana telah dilakukan pemisahan data sehingga tidak adanya ketergantungan parsial. Setiap data memiliki kunci primer untuk membuat relasi antar data, bentuk ini dapat dilihat pada berikut ini:
Pada data pemesanan bentuk normal kedua terdapat atribut yang saling ketergantungan pada data tersebut yaitu data pelanggan dan data barang, maka perlu diadakan pemisahan antar data, bentuk data pelanggan dan data barang dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel III.5 Data Pelanggan 2NF
Tabel III.6 Data Barang 2NF
III.3.2.3.3. Desain Tabel
Setelah melakukan tahap normalisasi, maka tahap selanjutnya yang dikerjakan yaitu merancang struktur tabel pada basis data sistem yang akan dibuat, berikut ini merupakan rancangan struktur tabel tersebut:
1. Struktur Tabel Admin
Tabel admin digunakan untuk menyimpan data Username, Password, Operator, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.7 berikut:
Nama Database mimi_smart
Nama Tabel Admin
No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci
1. Username varchar(25) Tidak Primary Key
2. Password varchar(25) Tidak -
3. Operator varchar(25) Tidak -
2. Struktur Tabel Bayar
Tabel bayar digunakan untuk menyimpan data No_Bukti, Tanggal, Keterangan, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.8 berikut:
Tabel III.8 Rancangan Tabel Bayar
Nama Database mimi_smart
Nama Tabel Bayar
No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci
1. No_Bukti varchar(5) Tidak Primary Key
2. Tanggal Date Tidak -
3. Keterangan Text Tidak -
3. Struktur Tabel Beban
Tabel beban digunakan untuk menyimpan data Kode_Beban, Nama_Beban, Keterangan, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.9 berikut:
Tabel III.9 Rancangan Tabel Beban
Nama Database mimi_smart
Nama Tabel Beban
No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci
1. Kode_Beban varchar(4) Tidak Primary Key
2. Nama_Beban varchar(25) Tidak -
4. Struktur Tabel Dbayar
Tabel dbayar digunakan untuk menyimpan data No_Detail, No_Bukti, Kode_Beban, Besar, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.10 berikut:
Tabel III.10 Rancangan Tabel Dbayar
Nama Database mimi_smart
Nama Tabel Dbayar
No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci
1. No_Detail int(5) Tidak Primary Key
2. No_Bukti varchar(5) Tidak Foreign Key
3. Kode_Beban varchar(4) Tidak Foreign Key
4. Besar int(11) Tidak -
5. Struktur Tabel Barang
Tabel barang digunakan untuk menyimpan data Kode_Barang, Nama_Barang, Jenis, Satuan, Beli_Standar, Harga_Jual, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.11 berikut:
Tabel III.11 Rancangan Tabel Barang
Nama Database mimi_smart
Nama Tabel Barang
No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci
1. Kode_Barang varchar(5) Tidak Primary Key
2. Nama_Barang varchar(25) Tidak -
3. Jenis varchar(20) Tidak -
4. Satuan varchar(15) Tidak -
5. Beli_Standar int(11) Tidak -
6. Harga_Jual int(11) Tidak -
6. Struktur Tabel Beli
Tabel beli digunakan untuk menyimpan data Kode_Beli, Tanggal, Kode_Pemasok, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.12 berikut:
Tabel III.12 Rancangan Tabel Beli
Nama Database mimi_smart
Nama Tabel Beli
No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci
1. Kode_Beli varchar(5) Tidak Primary Key
2. Tanggal Date Tidak -
3. Kode_Pemasok varchar(5) Tidak Foreign Key
7. Struktur Tabel Buku_besar
Tabel buku_besar digunakan untuk menyimpan data Kode_BB, Tanggal, Keterangan, Ref, Nama_Akun, Normal, Mutasi, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.13 berikut:
Tabel III.13 Rancangan Tabel Buku_besar
Nama Database mimi_smart
Nama Tabel buku_besar
No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci
1. Kode_BB int(11) Tidak Primary Key
2. Tanggal Date Tidak -
3. Keterangan Text Boleh -
4. Ref int(11) Tidak Foreign Key
5. Nama_Akun Text Tidak -
6. Normal varchar(20) Tidak -
7. Mutasi Double Boleh -
8. Struktur Tabel Dbeli
Tabel dbeli digunakan untuk menyimpan data Kode_Beli, Kode_Barang, Harga, Jumlah, Sisa, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.14 berikut:
Tabel III.14 Rancangan Tabel Dbeli
Nama Database mimi_smart
Nama Tabel Dbeli
No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci
1. Kode_Beli varchar(5) Tidak Foreign Key
2. Kode_Barang varchar(5) Tidak Foreign Key
5. Sisa int(11) Tidak -
9. Struktur Tabel Djual
Tabel djual digunakan untuk menyimpan data Kode_Jual, Kode_Barang, Harga, Jumlah, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.15 berikut:
Tabel III.15 Rancangan Tabel Djual
Nama Database mimi_smart
Nama Tabel Djual
No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci
1. Kode_Jual varchar(5) Tidak Foreign Key
2. Kode_Barang varchar(5) Tidak Foreign Key
3. Harga int(11) Tidak -
4. Jumlah int(11) Tidak -
10.Struktur Tabel Jual
Tabel jual digunakan untuk menyimpan data Kode_Jual, Tanggal, Kepada, Alamat, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.16 berikut:
Tabel III.16 Rancangan Tabel Jual
Nama Database mimi_smart
Nama Tabel Jual
No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci
1. Kode_Jual varchar(5) Tidak Primary Key
2. Tanggal Date Tidak -
3. Kepada varchar(25) Tidak -
4. Alamat Text Tidak -
11.Struktur Tabel Jurnal
Tabel jurnal digunakan untuk menyimpan data Kode_Jurnal, Tanggal, Keterangan, No_Akun, Nama_Akun, Laporan, Kelompok, Normal, Debit, Kredit, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.17 berikut:
Nama Database mimi_smart
Nama Tabel Jurnal
No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci
1. Kode_Jurnal varchar(10) Tidak -
2. Tanggal Date Tidak -
3. Keterangan Text Boleh -
4. No_Akun varchar(5) Tidak -
5. Nama_Akun Text Tidak -
6. Laporan varchar(5) Boleh -
7. Kelompok Text Boleh -
8. Normal varchar(20) Tidak -
9. Debit Double Boleh -
10. Kredit Double Boleh -
12.Struktur Tabel Kartu
Tabel kartu digunakan untuk menyimpan data Kode_Kartu, Tanggal, Kode_Barang, Jumlah, Harga, Keterangan, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.18 berikut:
Tabel III.18 Rancangan Tabel Kartu
Nama Database mimi_smart
Nama Tabel Kartu
No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci
1. Kode_Kartu int(11) Tidak Primary Key
2. Tanggal Date Tidak -
3. Kode_Barang varchar(5) Tidak Foreign Key
4. Jumlah int(11) Tidak -
5. Harga int(11) Tidak -
6. Keterangan Text Tidak -
13.Struktur Tabel Laba_rugi
Tabel laba_rugi digunakan untuk menyimpan data Kode_LR, Kelompok, Nama_Akun, Nominal, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.19 berikut:
Tabel III.19 Rancangan Tabel Laba_rugi
No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci
1. Kode_LR int(11) Tidak Primary Key
2. Kelompok varchar(20) Tidak -
3. Nama_Akun varchar(30) Tidak -
4. Nominal Double Tidak -
14.Struktur Tabel Pemasok
Tabel pemasok digunakan untuk menyimpan data Kode_Pemasok, Nama_Pemasok, Alamat, Telepon, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.20 berikut:
Tabel III.20 Rancangan Tabel Pemasok
Nama Database mimi_smart
Nama Tabel Pemasok
No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci
1. Kode_Pemasok varchar(5) Tidak Primary Key
2. Nama_Pemasok varchar(25) Tidak -
3. Alamat Text Tidak -
4. Telepon varchar(12) Tidak -
15.Struktur Tabel Stok
Tabel stok digunakan untuk menyimpan data Kode_Barang, Jumlah, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.21 berikut:
Tabel III.21 Rancangan Tabel Stok
Nama Database mimi_smart
Nama Tabel Stok
No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci
1. Kode_Barang varchar(5) Tidak Primary Key
2. Jumlah int(11) Tidak -
III.3.2.3.4. ERD (Entity Relationship Diagram)
Tahap selanjutnya pada penelitian ini yaitu merancang ERD untuk mengetahui hubungan antar tabel yang telah didesain sebelumnya, ERD tersebut dapat dilihat pada gambar III.57 :
Pemasok Nama_Pemasok Alamat Telepon menyuplai 1 Stok Kode_Barang Jumlah barang M Kode_Barang Nama_Barang Jenis Satuan memiliki M M Memiliki 1 Kartu 1 Beli_Standar Harga_Jual Kode_Kartu Tanggal Kode_Barang Jumlah Harga Keterangan