i
UPAYA MITIGASI BAGI SMALL ISLAND DEVELOPING STATES (SIDS) BERBASIS RENEWABLE ENERGY MELALUI KERANGKA UNFCCC
UNTUK MENEKAN DAMPAK PERUBAHAN IKLIM
Penulisan Hukum
(Skripsi)
Disusun dan Diajukan untuk
Melengkapi Persyaratan guna Meraih Derajat Sarjana S1 dalam Ilmu Hukum pada Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta
Oleh: Dodi Roikardi NIM. E0013143
FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
ii
PERSETUJUAN PEMBIMBING
Penulisan Hukum (Skripsi)
UPAYA MITIGASI BAGI SMALL ISLAND DEVELOPING STATES (SIDS) BERBASIS RENEWABLE ENERGY MELALUI KERANGKA UNFCCC
UNTUK MENEKAN DAMPAK PERUBAHAN IKLIM
Disusun oleh:
DODI ROIKARDI E 0013143
Disetujui untuk dipertahankan di hadapan Dewan Penguji Penulisan Hukum (Skripsi) Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta
Surakarta, Oktober 2017
Pembimbing I Pembimbing II
iii
PENGESAHAN PENGUJI
Penulisan Hukum (Skripsi)
UPAYA MITIGASI BAGI SMALL ISLAND DEVELOPING STATES (SIDS) BERBASIS RENEWABLE ENERGY MELALUI KERANGKA UNFCCC
UNTUK MENEKAN DAMPAK PERUBAHAN IKLIM
Oleh:
Dodi Roikardi
NIM. E 0013143
Telah diterima dan dipertahankan dihadapan Dewan Penguji Penulisan Hukum (Skripsi)
Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Pada Hari / Tanggal : Selasa / 14 November 2017
DEWAN PENGUJI
1. Dr. Emmy Latifah, S.H., M.H NIP. 198008192005012002 Ketua
: (………)
2. Diah Apriani Atika Sari, S.H., L.LM NIP. 198204242008122001
Sekretaris
: (………)
3. Siti Muslimah, S.H., M.H NIP. 197009261994032001 Anggota
: (………)
Mengetahui Dekan
iv
PERNYATAAN
Nama : Dodi Roikardi NIM : E0013143
Dengan ini menyatakan dengan sesungguhnya bahwa Penulisan Hukum (skripsi) berjudul UPAYA MITIGASI BAGI SMALL ISLAND DEVELOPING STATES (SIDS) BERBASIS RENEWABLE ENERGY MELALUI KERANGKA UNFCCC UNTUK MENEKAN DAMPAK PERUBAHAN IKLIM merupakan murni hasil karya saya sendiri. Hal-hal yang bukan karya saya dalam penulisan hukum (skripsi) ini diberi tanda citasi dan ditunjukkan dalam daftar pustaka. Apabila kemudian hari terbukti pernyataan saya tidak benar, maka saya bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutan penulisan hukum (skripsi) dan gelar yang saya peroleh dari penulisan hukum (skripsi) ini.
Surakarta, Oktober 2017 Yang membuat pernyataan
v
ABSTRAK
Dodi Roikardi, E0013143. 2017. UPAYA MITIGASI BAGI SMALL ISLAND DEVELOPING STATES (SIDS) BERBASIS RENEWABLE ENERGY MELALUI KERANGKA UNFCCC UNTUK MENEKAN DAMPAK PERUBAHAN IKLIM. Penulisan Hukum (Skripsi). Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kewajiban Small Island Developing States (SIDS) untuk melakukan upaya mitigasi berbasis renewable energy berdasarkan instrumen internasional dan upaya mitigasi yang telah dilakukan oleh SIDS guna menekan dampak perubahan iklim. Penulisan hukum ini termasuk penelitian hukum normatif bersifat preskriptif. Jenis pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan dan pendekatan komparasi. Bahan hukum penelitian ini mencakup bahan hukum primer dan sekunder dengan menggunakan teknik studi kepustakaan. Teknik analisis menggunakan metode penalaran deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan instrumen internasional terkait perubahan iklim, SIDS berkewajiban untuk melakukan upaya mitigasi perubahan iklim yang dapat melalui pemanfatan renewable energy. SIDS Regional Karibia dan Pasifik telah melakukan upaya mitigasi berbasis renewable energy berdasarkan instrumen internasional yang ada, akan tetapi masih terdapat beberapa kelemahan.
vi
ABSTRACT
Dodi Roikardi, E0013143. 2017. Small Island Developing States Mitigation Based on Renewable Energy According to UNFCCC Legal Framework for Eliminating Climate Change Impacts. Legal Writing. Law Faculty of Sebelas Maret University.
This research purposes to analyze the obligation of Small Island Developing States (SIDS) to take mitigation measures based on renewable energy under international instrument and mitigation measures that have been taken by SIDS to eliminate climate change impacts. This study is a legal research viewed from prescriptive nature. The research use statute and comparative approach. The research uses primary and secondary law materials. The data was collected by library research and analyzed with deductive methods. The results show that there is an obligation of SIDS to take mitigation measures under international instrument. Either SIDS in Pacific and Caribbean have taken mitigation measures based on deployment of renewable energy, but there are still weaknesses
vii MOTTO
“Living like a lotus, raise up from the dirt one to become the shining one. The dirtier the mud is, the more shining you’ll become.”
– Penulis–
“Never be afraid to dream and give your bestest work to make it happens.”
-Penulis-
viii
PERSEMBAHAN
Dengan mengucap syukur Alhamdulillah yang tak terhingga, penulis mempersembahkan karya (skripsi) ini kepada :
Allah SWT yang maha pengasih lagi maha penyayang yang telah memberikan
nikmat dan pertolongan-Nya yang begitu nyata kepada penulis.
Nabi Muhammad SAW yang menjadi suri tauladan untuk seluruh umatnya,
termasuk penulis.
Kedua orang tuaku tersayang yang selalu mengiringi langkah penulis, yang tak
pernah lelah memberikan doa restu, semangat dan kasih sayangnya yang tak
terhingga.
Keluarga besarku yang selalu memberikan dukungan serta doa kepada penulis.
ix
KATA PENGANTAR
Puji syukur dan terima kasih Penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan segala berkat dan kasih-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan hukum ini dengan judul “UPAYA MITIGASI BAGI SMALL ISLAND DEVELOPING STATES (SIDS) BERBASIS RENEWABLE ENERGY MELALUI KERANGKA UNFCCC UNTUK MENEKAN DAMPAK PERUBAHAN IKLIM”.
Penulis menyadari bahwa terselesaikannya seluruh penulisan hukum atau
skripsi ini tidak lepas dari bantuan, bimbingan serta dukungan, baik materiil
maupun moril yang diberikan oleh berbagai pihak. Oleh karena itu, dalam
kesempatan ini dengan rendah hati Penulis ingin mengucapkan terima kasih yang
tulus kepada:
1. Bapak Prof. Dr. Supanto, S.H., M.Hum. selaku Dekan Fakultas Hukum
Universitas Sebelas Maret Surakarta.
2. Ibu Dr. Emmy Latifah, S.H., M.H., selaku Ketua Bagian Hukum
Internasional.
3. Ibu Siti Muslimah, S.H., M.H., selaku Pembimbing I yang dengan penuh
kesabaran membimbing serta mengarahkan penulis dari awal hingga akhir
Penulisan Hukum (skripsi) ini.
4. Ibu Diah Apriani Atika Sari, S.H., LLM, selaku Pembimbing II yang
dengan penuh kesabaran membimbing serta mengarahkan penulis dari
awal hingga akhir Penulisan Hukum (skripsi) ini.
5. Bapak Budi Setiyanto, S.H., M.H., selaku Pembimbing Akademik yang
telah mendampingi penulis dalam proses awal hingga akhir masa studi
perkuliahan.
6. Bapak dan Ibu Dosen Bagian Hukum Internasional Fakultas Hukum
Universitas Sebelas Maret yang telah memberikan ilmu pengetahuan
khususnya di bidang hukum internasional selama penulis menempuh studi.
7. Pengelola Penulisan Hukum Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret
x
8. Keluarga besar penulis yang turut menyemangati dan selalu mendoakan
penulis.
9. Civitas Akademik Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret.
10.Sahabat-sahabat penulis yang selalu memberikan semangat dan dukungan
selama perkuliahan hingga proses penulisan.
11.Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah
memberikan bantuannya untuk penulis dalam menyelesaikan Penulisan
Hukum (skripsi) ini.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan hukum ini masih sangat jauh
dari kesempurnaan, maka dari itu dengan lapang dada seluruh saran dan kritikan
yang bersifat membangun akan Penulis terima.
Demikian semoga penulisan hukum ini dapat memberikan manfaat kepada
semua pihak, akademisi, praktisi serta masyarakat umum.
Surakarta, Oktober 2017
Penulis
xi DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ... i
HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ... ii
HALAMAN PENGESAHAN PENGUJI ... iii
PERNYATAAN ... iv
ABSTRAK ... v
ABSTRACT ... vi
HALAMAN MOTTO ... vii
HALAMAN PERSEMBAHAN ... viii
KATA PENGANTAR ... ix
DAFTAR ISI ... xi
DAFTAR GAMBAR ... xiv
DAFTAR TABEL ... xv
DAFTAR ISTILAH ... xvi
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ... 1
B. Rumusan Masalah ... 5
C. Tujuan Penelitian ... 5
D. Manfaat Penelitian ... 6
E. Metode Penelitian... 7
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Kerangka Teori ... 11
1. Perubahan iklim sebagai ancaman terhadap lingkungan ... 11
2. Small Island Developing States sebagai pihak yang rentan terhadap dampak perubahan iklim ... 18
3. United Nations Framework Convention on Climate Change sebagai instrumen hukum internasional perubahan iklim ... 21
4. Renewable energy sebagai energi alternatif ramah lingkungan ... 29
xii
perubahan iklim bagi para pihak ... 30
B. Kerangka Pemikiran ... 32
BAB III HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Kewajiban Small Island Developing States Untuk Melakukan Upaya Mitigasi Dalam Menekan Dampak Perubahan Iklim Berdasarkan Instrumen Internasional Terkait Perubahan Iklim ... 35
1. United Nations Framework Convention on Climate Change 1992 ... 35
a. Protokol Kyoto 1997 sebagai hasil COP ke-3 ... 41
b. Keputusan 1/CP.16 (Cancun Agreement) sebagai hasil COP ke-16 ... 50
c. Keputusan 1/CP.19 (Warsawa Agreement) sebagai hasil COP ke-19 ... 51
d. Keputusan 1/CP.20 sebagai hasil COP ke-20 ... 52
e. Paris Agreement 2015 sebagai hasil COP ke-21 ... 53
2. SAMOA Pathway ... 59
B. Upaya Mitigasi Small Island Developing States Berbasis Renewable Energy Untuk Menekan Dampak Perubahan Iklim ... 62
1. Upaya mitigasi small island developing states berbasis renewable energy dalam kerangka regional ... 64
b. Upaya mitigasi small island developing states Regional Karibia berbasis renewable energy ... 68
c. Upaya mitigasi small island developing states Regional Pasifik berbasis renewable energy ... 77
2. Hambatan upaya mitigasi small island developing states Berbasis renewable energy ... 87
3. Langkah yang dapat ditempuh oleh small island developing states untuk mengatasi hambatan yang ada .... 93
xiii
A. Kesimpulan ... 100
B. Saran ... 101
DAFTAR PUSTAKA ... 102
xiv
DAFTAR GAMBAR
xv
DAFTAR TABEL
Tabel 3.1 Upaya mitigasi berbasis renewable energy
di beberapa regional SIDS ... 65
Tabel 3.2 Upaya mitigasi renewable energy SIDS Regional Karibia ... 71
Tabel 3.3 Potensi renewable energy dan penggunaan saat ini
di SIDS Regional Pasifik ... 80
xvi
DAFTAR ISTILAH
Biomassa : Limbah yang berasal dari makhluk hidup yang
dapat dikonversikan menjadi energy
CARICOM : Caribbean Community
CCREEE : Caribbean Centre for Renewable Energy and
Energy Efficiency
CDM : Clean Development Mechanism
COP : Conference of Parties United Nations
Framework Convention on Climate Change
FIT : Feed-in Tariff (Suatu kebijakan yang
mengharuskan penghasil energi untuk membayar
energi yang mereka hasilkan terlebih dahulu,
kemudian akan dikembalikan oleh pemerintah di
kemudian hari)
Gas Rumah Kaca : Zat-zat yang memberikan kontribusi terhadap
terjadinya perubahan iklim, seperti karbon
dioksida (CO2), metana (CH4), nitrous oksida
(N2O), dan gas chloroflourocarbon (CFC).
GWh : Gigawatt per hour (satuan yang menunjukkan
besarnya daya yang dihasilkan per jam)
INDC : Intended Nationally Determined Contributions
(Target nasional negara pihak konvensi
UNFCCC 1992 untuk menurunkan emisi).
IPCC : Intergovernmental Panel on Climate Change
IRENA : International Renewable Energy Agency
pH : Satuan untuk menunjukkan tingkat keasaman
Low emission
development
: Metode pembangunan berbasis emisi rendah
Mitigasi Perubahan Iklim : Suatu usaha untuk mengurangi atau mencegah
xvii
beserta energi yang dapat diperbaharui
(renewable energy), memperbaharui peralatan
lama dengan energi yang efisien, atau dengan
merubah manajemen praktik ataupun perilaku
manusia
MW : Megawatt (Satuan untuk menunjukkan suatu
energy atau daya listrik)
PCREEE : Pacific Centre for Renewable Energy and
Energy Efficiency
Ppmv : Parts per million by volume (satuan untuk
membandingkan tingkat suatu gas dengan
lainnya)
Renewable energy : Energi ramah lingkungan (beremisi rendah)
SBSTA : Subsidiary Body for Scientific and Technological
SIDS : Small Island Developing States (Negara-negara
Berkembang yang terdiri dari pulau kecil)
Solar Photovoltaic : Metode pemanfaatan energi surya guna
menghasilkan listrik
UNCED : United Nations Conference on Environment and
Development
UNDP : United Nations Development Program
UNEP : United Nations Environment Programme
UNFCCC : United Nations Framework Convention on
Climate Change
UN-OHRLLS : United Nations Office of The High
Representative for The Least Developed
Countries, Landlocked Developing Countries,