Perancangan E-marketing pada Cemara Ban
berbasis kerangka kerja SOSTAC
Jimmy
Email : [email protected]
Enggal Sriwardiningsih,SE.,M.Si. dan Indra Kusumadi Hartono, SS.,MM
Abstract
This research was conducted with the aim to analyze marketing needs required by
Cemara Ban, then define and design the best e-marketing strategies to support
marketing in Cemara Ban. The analytical method used is the method of internal and
external analysis and SWOT, then the method of designing e-marketing strategies
using SOSTAC framework. Expected results increased promotion by analyzing and
designing e-marketing strategy at Cemara Ban to achieve market share development
with broader-based e-marketing website. Conclusion that the results of an analysis of
the marketing strategies and determining needs and design the best marketing
strategy to promote the development of a market for Cemara Ban.
Keyword : E-marketing strategy, globalization, SOSTAC, market share development.
ABSTRAK
Tujuan Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis kebutuhan pemasaran yang
dibutuhkan oleh Cemara Ban, lalu menetapkan dan merancang strategi e-marketing
terbaik untuk mendukung pemasaran di Cemara Ban. Metode analisis yang digunakan
adalah metode analisis internal dan eksternal perusahaan dan SWOT, kemudian
metode perancangan strategi e-marketing menggunakan kerangka kerja SOSTAC. Hasil
yang diharapkan peningkatan promosi dengan melakukan analisis dan perancangan
strategi e-marketing di Cemara ban untuk mencapai pengembangan pangsa pasar yang
lebih luas dengan e-marketing yang berbasis website. Simpulan bahwa hasil analisis
terhadap kebutuhan strategi pemasaran dan penetapan serta perancangan Strategi
marketing yang terbaik bisa meningkatkan pengembangan pangsa pasar bagi Cemara
Ban.
Kata Kunci : Strategi e-marketing, globalisasi, SOSTAC, pengembangan pangsa pasar
PENDAHULUAN
1.1 Latar BelakangPersaingan pasti selalu ada dalam sebuah pasar terutama dalam dunia bisnis itu sendiri. Dimana banyak aspek bisa menjadi daya saing membuat suatu perusahaan dapat bertahan , berkembang menjadi lebih baik dari pesaing dan menguasai pasar . Mampu atau tidaknya perusahaan untuk memaksimalkan daya saing tersebut yang menjadi kunci utama sebuah perusahaan bisa dapat bersaing , bertahan dan menjadi yang terbaik.
Menjalankan perusahaan dengan membuat suatu inovasi-inovasi dan terobosan , bisa menjadikan perusahaan memiliki nilai lebih dimata pelanggan sehingga menciptakan daya tarik tersendiri. Semua hal-hal tersebut dapat dilakukan jika perusahaan memiliki suatu strategi pemasaran yang baik dan terencana dalam mendukung perusahaan dalam persaingan pasar yang ada.
Meningkatnya teknologi informasi beberapa tahun belakangan yang didukung dengan meningkatkannya penggunanya sendiri bisa menjadi aspek penting yang jika dimanfaatkan dengan baik dapat menjadi daya saing sendiri dan menjadi salah satu aspek lebih dibanding pesaing yang belum menggunakan dengan maksimal. Pengguna internet di Indonesia sendiri berdasarkan data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada tahun 2012 pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 63 juta , bisa dilihat potensi strategi pemasaran yang menggunakan teknologi informasi yang dapat diakses melalui internet masih sangat besar dan terus akan berkembang Salah satu usaha yang dapat dilakukan pelaku usaha adalah dengan melakukan pemasaran yang menarik bagi pelanggan. Pemasaran ini dapat dilakukan dengan menggabungkan teknologi informasi yang sudah berkembang pesat dengan bantuan internet.
Pengguna seluler, berdasarkan data Asosiasi Telekomunikasi Seluer Indonesia (ATSI) pada tahun 2010 telah mencapai 210 juta pelanggan. Tumbuh signifikan dibanding tahun 2006 yang baru sekitar 64 juta pengguna. Sedangkan pada tahun 2011 lembaga riset Nielsen juga mencatat 48 persen pengguna internet Indonesia mengakses internet via mobile phone. (sumber : Nielsen, 2011).
Dengan melihat pangsa pasar yang semakin besar dari sisi pengguna internet di indonesia yang sudah hampir mencapai 63juta pengguna serta 48 % mengakses internet menggunakan Smartphone bisa dilihat pemsaran berbasis website selain didukung biaya yang lebih murah dan juga akses yang mudah dan kapan saja bisa dilakukan oleh pelanggan.
Pemasaran yang disebutkan ini adalah E-marketing. E-marketing ini diterapkan menggunakan pemanfaatan website sebagai media penyebaran informasi yang murah, cepat, luas dan dapat diaskes kapanpun dan dimanapun dan dengan dibantu melakukan analisa terhadap faktor internal seperti kekuatan dan kelemahan dan juga faktor eksternal seperti peluang dan ancaman yang akan dipertajam nantinya diharapkan mampu membantu Cemara Ban dalam menentukkan faktor-faktor apa yang bisa menjadi acuan terbaik dalam menerapkan Strategi pemasaran.
Cemara ban ini awalnya adalah perusahaan yang bergerak secara konvensional dan belum menggunakan teknologi maupun E-marketing , biasanya pelanggan hanya dapat mengakses informasi tentang Cemara Ban secara langsung ke toko atau dengan menggunakan telepon, tetapi dengan diterapkannya E-marketing ini diharapkan informasi-informasi yang dibutuhkan oleh pelanggan dapat langsung diakses . dari sisi persaingan Cemara Ban dapat bersaing dan menciptakan suatu strategi pemasaran yang efektif dan efisiensi.
Cemara Ban pada dasarnya kegiatan pemasarannya yang dilakukan masih bersifat konvensional dan masih belum dimaksimalkan dengan baik. Kegiatan pemasaran yang dilakukan hanya menggunakan mulut ke mulut dari pelanggan dan lingkungan sekitar saja.
Diharapkan dengan melakukan analisis pada Cemara ban dapat membantu untuk menetapkan strategi pemasaran terbaik yang cocok dan bermanfaat ketika diterapkan dan pemilihan strategi berdasarkan hasil-hasil analisis yang mendalam. Penerapan strategi diharapkan dapat meningkatkan proses bisnis Cemara Ban baik dalam penjualan, promosi untuk menjadi lebih efektif dan effisien.
Melalui website ini diharapkan pemberian informasi yang dibutuhkan oleh pelanggan bisa langsung dapat diakses oleh pelanggan tanpa harus jauh-jauh datang ke lokasi untuk menanyakan informasi tentang harga maupun produk sendiri, dan bagi pelanggan yang sedang membutuhkan informasi akan ban ketika mengakses
internet itu sendiri dapat langsung mendapati Cemara Ban sendiri sehingga meningkatkan brand awarness bagi pelanggan baru.
1.2 Rumusan Masalah
• Apakah kekuatan , kelemahan , peluang serta ancaman dari Cemara Ban ? • Apakah alternatif strategi pemasaran terbaik yang diperlukan oleh Cemara Ban?
• Bagaimana rancangan terbaik untuk mendukung strategi pemasaran Cemara Ban?
1.3 Ruang Lingkup
Ruang lingkup dari penelitian dan penulisan skripsi ini mencakup : 1. Menganalisis strategi pemasaran yang akan diterapkan di Cemara Ban.
2. Penetapan dan perumusan strategi pemasaran yang berhubungan dengan Cemara Ban.
3. Melakukan perancangan E-marketing berbasis website berdasarkan hasil analisis strategi pemasaran dan perumusan.
4. Perancangan sistem e-marketing difokuskan untuk tujuan meningkatkan sisi promosi dan penyebaran informasi tentang Cemara Ban.
5. Perancangan sistem e-marketing yang diterapkan tidak mencakup pemesanan dan pembayaran online.
1.4 Tujuan dan Manfaat
Tujuan yang ingin dicapai adalah :
1. Menganalisa dan menetapkan kekuatan , kelemahan , peluang serta ancaman Cemara Ban sebagai dasar untuk menganalisa strategi pemasaran .
2. Menganalisa dan menetapkan strategi pemasaran yang dapat digunakan oleh Cemara Ban dalam menghadapi persaingan yang kompetitif.
3. Merancang sistem E-marketing berbasis website yang dapat memberikan nilai informatif, efektif dan menarik bagi customer.
Manfaat :
1. Memperluas pangsa pasar yang bisa dicapai oleh Cemara ban.
2. Memenuhi kebutuhan infomasi bagi pelanggan Cemara Ban itu sendiri. 3. Meningkatkan brand awarness dari Cemara ban di lingkungan yang lebih luas. 4. Memilih strategi pemasaran terbaik yang diterapkan oleh Cemara ban.
METODE PENELITIAN / PERANCANGAN
1.5.1 Metode Pengumpulan Data Observasi
Melakukan pengamatan secara langsung terhadap kegiatan bisnis yang dilakukan didalam perusahaan dalam jangka waktu tertentu.
Wawancara
Pengumpulan data yang dibutuhkan dalam analisis dilakukan dengan cara tanya jawab dengan pihak-pihak terkait didalam perusahaan.
Studi Pustaka
Studi pustaka dilakukan dengan mempelajari data dan informasi untuk landasan teori dari buku-buku referensi atau pun dari internet dan hasil peneltian sejenis , yang sebelumnya dilakukan oleh orang lain.
1.5.2 Metode Analisis
• Metode analisis
Analisis yang digunakan di Cemara ban menggunakan SOSTAC tahapan internet E-marketing yaitu :
1. situation Analysis (Analisis Situasi)
• Analisis SWOT
• Tahap input
(ii) Matriks IFE (Internal Factor Evaluation) (iii)Matriks CPM (Competitive Profile Matriks)
• Tahap Pencocokan
(i) Matriks SWOT
(ii) Matriks IE (Internal – Eksternal) (iii) Matriks Grand Strategy
• Tahap Keputusan
(i) Matriks QSPM (Quantitive Strategic Planning Matriks) 2. Objectives • Sell • Serve • Speak • Save • Sizzle 3. Strategy • Segmentation • Targetting • Positioning 4. Tactics • Product • Price • Place • Promotion • People • Process • Physical Evidence. 5. Action
• Design wireframe interface user and admin • Design database
6. Control
• Balanced Scorecard
HASIL DAN BAHASAN
3.1 Situation Analysis (Analisis Situasi)
Tabel 3.6 Matriks QSPM Cemara Ban
Faktor Kunci Bobot Alternatif Strategi
Opportunities (Peluang) Pengembangan Pasar Penetrasi Pasar AS TAS AS TAS Meningkatnya pengguna internet (O1). 0,0528 3 0,1584 3 0,1584 Meningkatnya penjualaan
kendaraan roda empat
setiap tahun (O2).
0,1463 4 0,5852 3 0,4389
Munculnya
perusahaan-perusahaan baru yang bisa dijadikan rekanan bisnis (O3).
0,2159 4 0,8636 3 0,6477
Murahnyapemasaran
menggunakan website
(O4).
Threads (Ancaman)
Masuknya kompetitor
baru (T1).
0,1119 4 0,4476 3 0,3357
Kenaikan harga ban yang terjadi setiap tahun (T2).
0,1924 3 0,5772 2 0,3848
Persaingan yang ketat
akan toko-toko yang
sudah lama beroperasi
(T3).
0,1566 3 0,4698 3 0,4698
Masuknya ban-ban impor (T4).
0,0737 2 0,1474 3 0,2211
Strength (Kekuatan)
Kualitas barang yang
terjaga dan terjamin (S1).
0,1342 4 0,5368 4 0,5368
Hubungan yang baik
dengan distributor ban (S2).
0,1026 3 0,3078 4 0,4104
Pelayanan yang ramah
dan memuaskan
pelanggan (S3).
0,1820 4 0,7280 4 0,7280
Menawarkan semua
macam jenis produk ban (S4).
0,0825 2 0,1650 3 0,2475
Weaknesses
(Kelemahan)
Proses bisnis yang
dilakukan masih bersifat manual (W1).
0,0925 2 0,1850 2 0,1850
Strategi Pemasaran yang dilakukan masih belum dapat dioptimalkan (W2).
0,0611 3 0,1833 3 0,1833
Cemara Ban masih kurang terkenal (W3).
0,0705 4 0,2820 2 0,1410
Lahan parkir yang masih kurang (W4).
0,2746 3 0,8238 2 0,5492
TOTAL 6,6121 5,7888
Sumber :hasil wawancara dengan pemilik Cemara Ban
Kesimpulan :
Dari hasil pengolahan data menggunakan matriks QSPM didapatkan hasil dari strategi alternatif pengembangan pasar sebesar 6.6121 dan strategi alternatif penetrasi pasar sebesar 5.8416 . dari hasil tersebut bisa dilihat bahwa yang menjadi strategi alternatif yang cocok untuk Cemara Ban adalah pengembangan pasar.
Pengembangan pasar yang dilakukan oleh Cemara Ban adalah tidak melaupakan pelanggan-pelanggan lama yang sudah bekerjasama dan melakukan proses transaksi dengan Cemara Ban dan kemudian menjaring atau menjangkau pelanggan-pelanggan baru yang belum pernah mengenal Cemara Ban dengan menerapakan e-marketing berbasis website diharapkan pangsa pasar Cemara Ban yang awalnya hanya berada disekitar lingkungan dapat bertambah besar lagi tidak terbatas oleh cakupan wilayah. Disamping itu e-marketing berbasis website ini diharapkan bisa menambah brand awarness yang diharapkan secara bertahap dalam bertambah dan terus bertambah sehingga menjadi suatu nilai jual perusahaan nantinya.
Diharapkan dengan penerapan strategi pengembangan pasar berbabis website ini dapat mencapai visi dari Cemara Ban sendiri yaitu menjadi perusahaan penyedia ban handal ,terdepan dan terpercaya dengan mengedepankan kepuasaan pelanggan sebagai tolak ukur kinerja sehingga menjadi perusahaan yang terbaik . dan penerapan misi yang tepat sasaran seperti kehendak Cemara ban yaitu
Memberikan pelayanan yang baik , ramah dan nyaman kepada setiap pelanggan. Memberikan informasi kepada pelanggan akan kebutuhan ban secara cermat dan akurat.
Penerapan e-marketing berbasis website yang dipilih dibanding pemasaran konvensional karena penerapan website mampu menjangkau lebih luas pangsa pasar yang ada, mampu diakses oleh pelanggan kapanpun dan dimanapun, berikut gambaran perbandingan pemasaran konvensional dengan pemasaran berbasis website.
Tabel 3.7 Prediksi Biaya Pemasaran Konvensional Kegiatan
Pemasaran Konvensional
Jumlah Biaya Biaya Per 1
Tahun Pembuatan Spanduk 2 PCS ukuran : 5m x 1.15 m x Rp. 30.000 = Rp. 172.500,- Rp. 345.000,- Izin pemasangan Spanduk 2PCS Rp 100.000 / Bulan Rp.2.400.000,-
Pembuatan Brosur 50PCS Rp 2000 / PCS / Bulan Rp.1.200.000,-
Total Rp.3.945.000,-
Sumber : prediksi dan perhitungan manual
Tabel 3.8 Prediksi Biaya Pemasaran Berbasis Website Kegiatan Pemasaran
berbasis Website
Harga Biaya Per 1 Tahun
Membeli Domain Rp. 100.000 Rp. 100.000,-
Biaya Hosting Rp. 60.000 Rp. 60.000,-
Total Rp. 160.000
Sumber : prediksi dan perhitungan manual
Pengguna seluler, berdasarkan data Asosiasi Telekomunikasi Seluer Indonesia (ATSI) pada tahun 2010 telah mencapai 210 juta pelanggan. Tumbuh signifikan dibanding tahun 2006 yang baru sekitar 64 juta pengguna. Sedangkan pada tahun 2011 lembaga riset Nielsen juga mencatat 48 persen pengguna internet Indonesia mengakses internet via mobile phone. (sumber : Nielsen, 2011).
Dengan melihat pangsa pasar yang semakin besar dari sisi pengguna internet di indonesia yang sudah hampir mencapai 63juta pengguna serta 48 % mengakses internet menggunakan Smartphone bisa dilihat pemsaran berbasis website selain didukung biaya yang lebih murah dan juga akses yang mudah dan kapan saja bisa dilakukan oleh pelanggan.
3.5 Objectives (Tujuan yang akan dicapai)
Setelah melakukan analisis akan perusahaan bisa diketahui tujuan yang akan sebenarnya ingin dicapai adalah pengembangan pasar melalui e-marketing. Manfaat dalam penerapan e-marketing dirangkum menjadi 5S, yaitu
3.5.1 Sell
Cemara Ban ingin mengembangkan pasar yang ingin dicapainya yang semula hanya mencakup bagian sekitar perusahaan. Tetapi dengan e-marketing yang berbasis website diharapkan dapat meningkatkan jangkuan pelanggan tidak hanya dari sekitar perusahaan. Tetapi juga dari wilayah-wilayah yang tidak terjangkau oleh perusahaan secara manual dapat terjangkau sekarang setelah penerapan e-marketing berbasis website ini.
3.5.2 Serve
Dengan adanya e-marketing berbasis website ini diharapkan bisa membantu dan memudahkan pelanggan yang ingin mencari informasi tentang ban yang sedang dicari melalui produk dalam website serta informasi lebih bisa langsung menghubungi toko dengan kontak langsung melalui telepon yang informasi akan no telp toko dapat dicari dalam website.
3.5.3 Speak
Dengan diterapkan nya e-marketing berbasis website ini diharapkan bisa menjadi salah satu upaya komunikasi secara tidak langsung terhadap pelanggan . melalui website tersebut akan diberikan informasi-informasi yang berhubungan seputar ban ,yang bagi pelanggan awam akan menjadi informasi yang cukup berharga.
3.5.4 Save
Cemara Ban awalnya adalah toko ban yang beroperasi dengan sistem yang bersifat manual, mulai dari proses bisnis dan pemasaran yang dilakukan. Untuk memasuki zaman teknologi dan informasi sudah bisa hampir bisa diakses dengan mudah melalui internet. Dengan kecanggihan teknologi yang ada diharapkan dengan penerapan E-marketing bisa berbanding lurus dengan peningkatan penjualan. Sehingga biaya e-marketing yang diterapkan bisa dihitung sebagai bagian dari penghematan atau effisiensi dibanding harus melakukan promosi dengan brosur atau yang lain nya yang bersifat konvensional.
3.5.5 Sizzle
Dengan diterapkannya e-marketing yang berbasis website diharapkan dapat meningkatkan Brand atau nama dari toko menjadi lebih dikenal dan lebih mudah diakses dengan bantuan search engine.
3.6 Strategy
Pada tabel matriks SWOT telah didapat Strategi-strategi yang dapat digunakan oleh Cemara Ban sebagai berikut :
Strategi SO :
• Mencapai pasar pelanggan baru menbangun sistem e-marketing berbasis website. (S4,O1,O2,O4) • Menjangkau pelaku usaha baru yang bisa diajak bekerja sama. (O3,S3,S4).
Strategi WO :
• Melakukan proses pemasaran yang baru melalui e-marketing berbasis untuk menjangkau pelanggan
baru maupun lama. (W1,W2, O1,O4).
• Menggunakan E-marketing berbasis website untuk meningkatkan brand awareness bagi perusahaan
terhadapat pelanggan baru. (W3,O1,O3,O4). Strategi ST :
• Menjaga hubungan baik dengan pelanggan yang sudah ada.(S1,S3,T1).
• Mencoba untuk dapat memberikan harga terbaik demi mempertahankan dan memperoleh pelanggan
baru (T2,T3,T4,S2). Strategi WT :
• Menerapkan e-marketing dalam proses pemasaran sehingga dapat meningkatkan persaingan. (T1,T3,W1,W2).
• Berusaha untuk menawarkan berbagai macam jenis produk ban yang dibutuhkan oleh pelanggan.
(T4,T3,W3).
Pada pembahasan sebelumnya telah ditentukan Objectives perusahaan , dibutuhkan sebuah strategi yang bisa mendukung untuk tercapainya Objectives . dalam hal ini penentuan strategi akan menggunakan STOP yang digabungkan dengan Strategi matriks SWOT dan Strategi yang diutamakan adalah Strategi SO Pengembangan Pasar sesuai dengan hasil matriks IE dan matriks Grand strategy . strategi STOP ini terbagi dari Segmentation , Targeting , Objectives, dan Positioning. Diharapkan dengan analisa strategi ini bisa membantu perusahaan untuk mencapai Objectives yang telah ditentukan.
3.6.1 Segmentation
Dengan menerapkan E-marketing berbasis website ini jenis pasar yang dicapai oleh Cemara ban sendiri tidak berubah yaitu mobil-mobil pribadi dan juga bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang sudah ada. Tetapi pangsa pasar dengan pengembangan pasar yang dilakukan diharapkan cakupan pelanggan yang ingin dicapai oleh Cemara Ban tidak hanya sebatas wilayah jakarta barat sekitar toko. Tetapi bisa menjangkau jakarta timur,selatan,utara dan pusat yang awalnya tidak terjangkau oleh pemasaran yang bersifat manual dan konvensional.
3.6.2 Targeting
Awalnya Cemara Ban hanya berfokus pada pelanggan yang sudah ada dan berada disekitar toko . tetapi dengan diterapkannya e-marketing berbasis website ini bisa menjangkau pelanggan – pelanggan baru yang mampu memanfaatkan teknologi informasi untuk mencari informasi akan ban tanpa terbatas akan waktu dan tempat. Dimana diharapkan tergeting ini dapat mempertahankan pelanggan lama sambil membuka peluang baru untuk menjaring pelanggan-pelanggan baru yang sebelumnya belum mampu didapat oleh Cemara Ban melalui website ini.
3.6.3 Positioning
Cemara Ban ingin e-marketing ini dapat meningkatkan pelayanan yang diberikan kepada pelanggan yaitu kemudahan akses akan informasi akan hal-hal yang berhubungan dengan kebutuhan pelanggan akan service dan juga untuk meningkatkan brand awareness yang lebih luas lagi bagi pelanggan yang belum pernah mengenal ataupun mengetahui informasi akan Cemara Ban.
3.7 Tactics
Tactics adalah bagian dari penerapan strategi dalam jangka pendek untuk mencapai tujuan yang telah dibuat sebelumnya. Dalam hal ini penerapan taktik akan menggunakan kerangka marketing mix 7P yang terdiri dari Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical Evidence.
3.7.1 Product
Jenis-jenis ban beserta informasi yang akan diberikan kepada pelanggan akan dimasukan secara online . dan secara offline Pelanggan untuk mendapatkan informasi yang lebih jika masih kurang mengerti disarankan untuk langsung menghubungi langsung ketoko yang nantinya akan dilayani secara langsung melalui telepon jika kurang memahami informasi yang telah diberikan.
3.7.2 Price
Selain informasi akan ban-ban yang dijual akan disediakan juga harga price list ban yang ditawarkan secara langsung kedalam website. Untuk mendapatkan harga yang real pelanggan dapat langsung menghubungi Cemara Ban melalui telepon dengan informasi yang telah diberikan didalam website.
3.7.3 Place
Dengan diterapkannya e-marketing berbasis website dalam Cemara Ban pelanggan bisa mengakses informasi-informasi dasar yang perlu diketahui secara umum didalam website tanpa perlu harus langsung mendatangi toko atau menelpon terlebih dahulu. Kemudahan akses informasi akan pelanggan dalam hal mencari segala sesuatu yang dibutuhkan dalam dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun karena e-marketing yang sudah berbasis website telah online.
3.7.4 Promotion
Website bisa menjadi sarana pemasaran dari Cemara Ban yang bisa membagikan informasi produk ban baik dari ukuran dan jenis ban ,dan juga memberikan informasi akan jenis-jenis service yang ditawarkan didalam Cemara Ban ,selain itu didalam website akan dibagikan bagaimana mengetahui informasi yang akurat akan ban itu sendiri serta informasi akan promosi-promosi yang akan dilakukan.
3.7.5 People
Untuk saat ini staff yang khusus menangani e-marketing dalam bentuk website belum ada , setelah diterapkannya e-marketing maka staff akan dilatih untuk melakukan proses mengelola website dan database perusahaan. dari cara memasukan data-data akan produk baik dari gambar,harga maupun detial ban. Dan pengelolan informasi yang akan diberikan kepada pelanggan agar pelayanan yang berikan kepada pelanggan dapat maksimal.
3.7.6 Process
Penerapan e-marketing berbasis website ini diharapkan bisa membantu proses bisnis dari Cemara Ban dalam hal meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam hal memberikan informasi-informasi yang dibutuhkan oleh pelanggan secara online tanpa harus menghubungi Cemara Ban secara manual melalui telepon yang sebelumnya tidak terjangkau oleh pelanggan dari proses yang masih bersifat manual dan konvensional.
3.7.7 Physical evidence
Segala hal yang berhubungan dengan perusahaan yang membantu memberikan penilaian terhadap perusahaan serta menarik perhatian customer terhadap perusahaan itu sendiri dalam hal ini website yang ditawarkan oleh Cemara Ban memberikan foto-foto akan alat yang digunakan dalam perusahaan seperti alat-alat spooring bluetooth dan 3D . foto-foto produk ban yang ditawarkan kepada pelanggan menjadi salah satu atribut yang menjadi penarik minat pelanggan.
SIMPULAN DAN SARAN
Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan pada Cemara Ban , maka dapat ditarik kesimpulan bahwa :
• Berdasarkan hasil analisis Cemara Ban memiliki kekuatan sebagai berikut: Kualitas barang yang terjaga dan terjamin, Hubungan yang baik dengan distributor ban, Pelayanan yang ramah dan
memuaskan pelanggan, Menawarkan semua macam jenis produk ban . Kelemahan Cemara Ban sebagai berikut : Proses bisnis yang dilakukan masih bersifat manual, Strategi Pemasaran yang dilakukan masih belum dapat dioptimalkan, Cemara Ban masih kurang terkenal, Lahan parkir yang masih kurang . Peluang yang bisa diambil oleh Cemara Ban sebagai berikut : Meningkatnya pengguna internet, Meningkatnya penjualaan kendaraan roda empat setiap tahun, Munculnya perusahaan-perusahaan baru yang bisa dijadikan rekanan bisnis, Murahnya pemasaran menggunakan website . dan Ancaman bagi Cemara Ban sebagai berikut : Masuknya kompetitor baru, Kenaikan harga ban yang terjadi setiap tahun, Persaingan yang ketat akan toko-toko yang sudah lama beroperasi, Masuknya ban-ban impor • Hasil analisis strategi pemasaran menggunakan SWOT terhadap Cemara Ban didapati bahwa strategi
yang tepat untuk Cemara Ban adalah pengembangan pasar . Pengembangan pasar yang ingin digunakan setelah dilakukan analisa dilakukan strategi e-marketing berbasis website ini didasari atas peluang-peluang yang dilihat bisa berkembang lebih besar dan kelebihan-kelebihan strategi e-marketing berbasis website dibanding strategi pemasaran yang lainnya.
• Dengan menggunakan Framework SOSTAC dalam penerapan strategi e-marketing berbasis website diharapkan tujuan-tujuan yang ingin dicapai oleh Cemara Ban dapat terangkum didalam Objectives kemudian penetapan Strategy dan Tactics dan diterapkan dalam Action yaitu memberikan kemudahan akses akan informasi terhadap pelanggan tanpa harus langsung mendatangi Cemara Ban ataupun melalui telepon dapat diakses melalui website, kemudian dimana dengan menggunakan website ini diharapkan dapat menjaring pelanggan baru yang tadinya ruang lingkup pemasaran hanya berada disekitar Cemara Ban bisa bertambah besar dan luas dengan ruang lingkup yang tidak terbatas dengan penggunaan website .
5.2 Saran
Untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas serta pemasaran dari Cemara ban, maka beberapa saran yang bisa diusulkan adalah :
• Evaluasi yang telah dilakukan diharapkan bisa menjadi tolak ukur perubahan-perubahan website menjadi lebih baik lagi.
• Pengembangan website yang tidak berhenti hanya pada e-marketing tetapi juga pada tahap e-commerce untuk kedepannya .
• Melakukan update dan maintance terhadap informasi-informasi didalam website secara berkala . • Untuk kedepannya website diharapkan dapat menjadi komunikasi dua arah Menambah staff IT yang
bekerja untuk memantau website, melayani pertanyaan pelanggan melalui website maupun berkembang membuat sebuah forum komunitas didalam website.
REFERENSI
Chaffey, D. (2009). E-Business and E-Commerce Management (4th Edition). New Jersey: Pearson Prentince Hall.
Chaffey, Dave; Smith, PR;. (2008). E-Marketing Excellence Planning and optimizing your digital marketing (3th edition). Oxford: Butterworth-Heinemann.
David, F. R. (2011). Strategic Management (13th edition). New Jersey: Pearson Education , Inc.
Henderson, Lanelle;. (2013). Social SEO Tips For Small Businesses. The Atlanta Tribune (Online) , 49. Sumber
(http://search.proquest.com/docview/1357541823/13F8F77FB2E3B87B61D/7?accountid=315 32)
Kotler, Philip; Amstrong, Gary. (2010). Principles Of Marketing (13th Edition). New Jersey: Pearson Prentice Hall.
Kotler, Philip; Keller, Kevin Lane. (2012). Marketing Management (14th Edition). New Jersey: Pearson Education.
Laudon, Kenneth C.; Laudon, P. Jane;. (2010). Management Information Systems (11th Edition). New Jersey: Pearson Prentice Hall.
Marek, Kate;. (2011). Installign and Configuring Google Analytics. American Library Association
(Online) , 17-25,2.. Sumber
(http://search.proquest.com/docview/880109225/13F8F81549C63FF1AB7/9?accountid=31532 #)
O'Brien, James A.; Marakas, Goerge M.;. (2008). Management Information System. New York: McGraw-Hill Irwin.
Plaza, Beatriz;. (2010). Google Analytics : Intelligence For Information Professionals. Information Today,
Inc. (Online) , 33-37. Sumber
(http://search.proquest.com/docview/749938954/13F8F81549C63FF1AB7/4?accountid=31532
)
Strauss, Judy; Frost, Raymond. (2009). E-Marketing (5th edition). New Jersey: Pearson Prentice Hall. Strauss, Judy; Frost, Raymond;. (2012). E-marketing(8th edition). New Jersey: Pearson Prentice Hall. Voorbij, Henk;. (2010). The use of web statistics in cultural heritage institutions. Performance
Measurement and Metrics (Online) , 266-279.Sumber
(http://search.proquest.com/docview/814792816/13F901FA2B22CD7DCF1/18?accountid=315 32)
Wheelen, Thomas L.; Hunger, David L.;. (2008). Strategic Management and Business Policy (11th Edition). New jersey: Prentice Hall.