DESA SEJAHTERA MANDIRI
DESA SEJAHTERA MANDIRI
ENTERIAN SOSIAL RI
ENTERIAN SOSIAL RI
PEMBERDAYAAN SOSIAL
PEMBERDAYAAN SOSIAL
BERDAYAAN SOSIAL, PERORANGAN,
BERDAYAAN SOSIAL, PERORANGAN,
AN KELEMBAGAAN MASYARAKAT
AN KELEMBAGAAN MASYARAKAT
TAHUN 2016
TAHUN 2016
Direktor
Direktor
at
at Pemberd
Pemberd
ay
ay
aan Sosial
aan Sosial Peror
Perorangan, Keluarga Dan
angan, Keluarga Dan
Kelembaga
Kelembaga
an Masyarakat
an Masyarakat
Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial
Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial
Kementerian Sosial RI
Kementerian Sosial RI
Oleh:
Oleh:
B B MB MB NG NG MUMU Y DY D DIREKTUR PSPKKM DIREKTUR PSPKKMPENDAHULUAN
PENDAHULUAN
DEFINISI, MODEL DAN PROSES
DEFINISI, MODEL DAN PROSES
A
A
B
B
OUTLINE
OUTLINE
INDIKATOR KEBERHASILAN
INDIKATOR KEBERHASILAN
D
D
SINERGI PROGRAM DSM
SINERGI PROGRAM DSM
C
C
MITRA DAN LOKASI DSM
MITRA DAN LOKASI DSM
D
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
DEFINISI, MODEL DAN PROSES
DEFINISI, MODEL DAN PROSES
A
A
B
B
OUTLINE
OUTLINE
INDIKATOR KEBERHASILAN
INDIKATOR KEBERHASILAN
D
D
SINERGI PROGRAM DSM
SINERGI PROGRAM DSM
C
C
MITRA DAN LOKASI DSM
MITRA DAN LOKASI DSM
D
A.
VISI DAN MISI
Terwujudnya Indonesia yang
B erdaulat, Mandiri, dan
Berkepribadian Berlandaskan
Nilai dan S emang at G otong
Royong
Mewujudkan kualitas hidup
manus ia Indones ia yang
ting g i, maju dan s ejahtera
TUJUAN
Mening katkan Taraf
K esejahteraan S os ial
Penduduk Miskin
dan R entan
Desa Sejahtera Mandiri
Melaks anakan
Renstra Kementerian
Sosial 2015-2019
V I S I
SASARAN STRATEGIS
Berkontribusi
menurunkan jumlah Penduduk Miskin dan Rentan
1
Penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang professional2
ARAH KEBIJAKAN
Penyelenggaraanperlindungan sosial yang komprehensif
Pengembangan penghidupan berkelanjutan
Penguatan kelembagaan dan SDM penyelenggara
kesejahteraan sosial
1
2
Perluasan dan peningkatan akses pelayanan dasar
4
Desa Sejahtera Mandiri Berkontribusi Dalam Pencapaian Sasaran
Strategis Dan Arah Kebijakan Kementerian Sosial 2015-2019
PRIORITAS NASIONAL PADA KEMENTERIAN SOSIAL TAHUN 2018
1
2
3
PENANGGULANGAN KEMISKINAN PRIORITAS NASIONAL KESEHATAN PRIORITAS NASIONALPOLITIK HUKUM DAN PERTAHANAN
KEAMANAN
Penyaluran B antuan
Tunai B ers yarat B ag i
K eluarg a Mis kin secara
Non Tunai
B antuan P ang an
melalui Voucher/
Layanan K euang an
Digital
S DM yang meng ikuti
Pelatihan Pertemuan
Peningkatan
Kemampuan Keluarga
101.362 Anak 10.000.000 KPM 15.600.000 KPM 96.700.000 Jiwa 3.392 Orang1
2
TARGET
3
K esejahteraan
S os ial A nak
Integratif
4
Verifikasi dan
Validasi Data
5
KEGIATAN
TARGET
KEGIATAN
1
Pemberian R ehabilitas iS os ial B agi Penyandang Disabilitas
28.383 Orang
2
Literasi Khusus Bagi Penyandang Disabilitas Netra35 Jenis
3
Pemberian A lat Bantu B ag iPenyandang Disabilitas3.000 Unit
4
Pembarian R ehabilitas i S osialB ag i Lanjut Us ia25.430 Orang
5
Pemberi an Layanan HomeC are bag i Lanjut Usi a14.910 Orang
Bantuan Darurat Korban Bencana Alam
92.000 Jiwa
6
Penyediaan Taruna Siaga Bencana
34.628 Orang
7
Lanjutan ...
TARGET
8
9
K orban B encana Sos ial yang mendapat Pemenuhan
K ebutuhan D asar
137.000 Jiwa
Pembang unan R umah B ag i Warga Komunitas Adat Terpencil (K AT)
2.099 Keluarga
Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni
10.775 Keluarga
Pengembang an S is tem dan
Layanan R ujukan Terpadu (S LR T)
130 Kab/Kota
S is tem Pelayanan S os ial Terpadu melalui Pusat K esejahteraan S os ial (Puskesos)
260 Desa
Tenag a K esejahteraan S osi al (TK S ) / Peker ja S os ial yang telah
mendapatkan sertifikasi
3.000 Orang
Lembaga Kesejahteraan S os ial yang mendapatkan
akreditasi
2.000 LKS
1
0
1
1
1
2
1
3
1
4
KEGIATAN
TARGET
Penyediaan
B antuan
K elompok Us aha
Ekonomi
Poduktif (K UB e)
119.020 Orang
Rehabilitasi
S os ial Orang
dengan
HIV/AIDS
821 Orang
Rehabilitasi
S os ial K orban
Tindak
Kekerasan
750 Orang
KEGIATAN
Desa Sejahtera Mandiri (DSM)
adalah Desa yang masyarakatnya
memiliki
keswadayaan
,
partisipasi
dan
kesetiakawanan sosial
yang
tinggi untuk
memenuhi kebutuhan
dasar
dan
mengembangkan
penghidupan berkelanjutan
serta
menciptakan
nilai tambah
bagi
produktivitas desa.
Mempunyai angka PMKS tinggi
Memiliki lembaga sosial dengan
ikatan sosial sesuai kearifan lokal; Adanya potensi partisipasi dan keswadayaan masyarakat Memiliki potensi ekonomi yang mungkin untuk dikembangkan oleh masyarakat miskin.
2017 2016 2015 Ujicoba pelaksnaan DSM oleh 14 PT di 95 Desa Pengembangan Model DSM oleh 15 PT di104 Desa
Sumber : Dok. Dit. PSPKKM
©MMXVII
Penguatan DSM oleh21 PT di 120
Desa
Catatan DSM hingga Tahun 2017
5/23/2018
•
Desa Wisata
•
Desa Budaya
•
Desa Ekonomi Kreatif
•Desa Pariwisata
•
Desa Industri
•Desa Berseri
DSM
Mekanisme Pengembangan Model Desa Sejahteran Mandiri
DESA
SASARAN
Kajian dan pemetaan potensi sosial, ekonomi
budaya desa secara partisipatif Grand Desain Pengembangan Model DSM • SDA • SDM • Anggaran • Modal sosial • Program • Perundang-undangan • dst
INPUT
a. Sosialisasi dan Penyiapan Kondisi Masyarakat
b. Penanaman nilai-nilai kesetiakawanan sosial
c. Penguatan dan pengembangan institusi lokal dan kelompok perempuan
d. Penguatan dan pengembangan
PUSKESOS sebagai MEDIA LAYANAN Rujukan dan Pelayanan Terpadu e. Pendidikan dan Pelatihan
Ketrampilan
f. Pembentukan unit-unit usaha ekonomi produktif dan penerapan tekhnologi tepat guna
g. Pengembanganintegrated business unit
h. Pengembangan akses pemasaran, dan promosi product unggulan i. Pendampingan sosial
PROSES
Koordinasi, integrasi dan sinergi program dari Lintas
Sektor
OUTPUT
• Terbentuknya 100 Model Desa Sejahtera Mandiri
• Terbentunya PUSKESOS
• Tumbuh dan berkembangnya UEP berbasis individu,
kelompok dan komunitas • Tumbuh dan berkembangnya
institusi lokal
• Meningkatnya akses masy. thdp pemenuhan kebutuhan dasar
OUTCOME
• Terpenuhinya kebutuhan
dasar fakir miskin dan kelompok rentan lainnya
• Meningkatnya usaha /
ekonomi masyarakat
• Berperannya PUSKESOS
sebagai Sistem Layanan & Rujukan Terpadu IMPACT • Menurunnya angka kemiskinan • Meningkatnya Indeks Kebahagiaan
Desa Sebagai Lokus Pemberdayaan Sosial
Potensi dan sumber daya manusia dan alam.
Penyangga kota sebagai pemasok utama produksi pertanian.
Masalah kemiskinan didesa akan berdampak pada kompleksitas
masalah sosial di kota.
Adopsi tehnologi dan produktivitas rendah Keterisolasian desa Ke-Swadaya-an, Produk-tivitas Partisipasi Kesetia-kawanan sosial Terpenuhi kebutuhan dasar Terwujudny penghidupa berkelanjuta Adanya nilai tambah bagi produktivitas desa.
Potensi Desa
Kondisi Desa
Kondisi
18 Memenuhi kebutuhan dasar bagi warganya
Memenuhi hak dasar bagi warganya
Melindungi warganya dari berbagai resiko sosial dan ekonomi yang dirasakan
Memelihara kearifan lokal
Mengendalikan konflik sosial yang terjadi di
lingkungannya
Menjadi bantalan sosial bagi warganya yang
mengalami berbagai masalah kesejahteraan sosial yang dilandasi oleh potensi dan sumber yang dimiliki DESA
SEJAHTERA MANDIRI
1. Masyarakat memiliki
kemampuan untuk mencegah warganya dari berbagai ancaman dan resiko sosial
2. Masyarakat memiliki
kemampuan untuk menangani nmasalah sosial berdasarkan kemampuan dan kekuatannya sendiri
3. Masyarakat mampu memobilisasi warganya untuk berperan aktif dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial. 4. Masyarakat memiliki kemampuan untuk mengendalikan konflik 5. Masyarakat memiliki
kemampuan untuk memelihara kearifan lokal yang digunakan sebagai pusat layanan sosial pada tingkat komunitas 19
Puskesos
One stop
services
system
Pelayanan
Sosial
Berbasis
Komunitas
Program
KEMSOS
PERGURUAN TINGGI - Dunia Usaha - Forum CSR -LKS/NGO -Pihak LainDesa
Sejahtera
Mandiri
K/L Terkait- Kemendagri - Kemen PU&PR - Kemendes - Kemen PPA - Kemenag - Kemenkes - Kemenkop - Kementan - BKKBN - Kemendikbud - Provinsi - Kabupaten/Kota Transfer teknologi dan Pendampingan, serta pengembangan inovasi
Dukungan Program Kementerian Sosial: - PKH, - KUBE - RUTILAHU - Rehabilitasi Sosial Dukungan Program Daerah
KEMENTERIAN
SOSIAL RI
PERGURUAN TINGGI
STAKEHOLDER
PEMDA/LKS
P
endidikan Pengabdian MasyarakatPenelitian
DESA
Pendamping
Mekanisme Pelaksanaan Desa Sejahtera Mandiri
Memiliki SDM yang berkompetensi tinggi.
Pengembangan dan penerapan teknologi tepat guna. Memiliki kemampuan
melakukan advokasi dan social marketing.
Memberi masukan dalam perumusan kebijakan, program dan kegiatan.
Pengawasan, evaluasi dan memelihara
keberlanjutan program.
Potensi Perguruan Tinggi Dalam Penyelenggaraan
Kesejahteraan Sosial melalui Desa Sejahtera Mandiri
Pengabdian
Masyarakat
Pendidikan
dan
Pengajaran
Penelitian dan
Pengembangan
22Kriteria dan
Tipologi DSM
DSM
23
Kebutuhan dasar warga terpenuhi
Warga mampu menyelesaikan masalah berdasarkan kekuatan dan
kemampuannya sendiri
Terdapat pelayanan sosial dalam satu atap yang dikelola dari, oleh
dan untuk masyarakat
Tumbuhnya kelompok Usaha Inti Plasma di Daerah yang
melibatkan kelompok usaha dan kelompok mitra
Seluruh warga miskin terakses pelayanan sosial dasar
D. Mitra dan Lokasi DSM
No.
Provinsi
tugas
1. Jawa Barat 1. STKS Bandung
2. Jawa Tengah 2. Universitas Islam Sultan Agung Semarang 3. D.I Yogyakarta 3. Universitas Gajah Mada
4. Jawa Timur 4. Universitas Ciputra Surabaya 5. Universitas Islam Malang
6. Universitas Muhammadiyah Malang 7. Universitas Negeri Malang
8. Universitas Negeri Jember
9. Universitas Trunojoyo Madura, Bangkalan 10. Universita Airlangga, Surabaya
5. Kalimantan Selatan 11. IAIN Antasari Banjarmasin
6. Kalimantan Timur 12. Universitas Mulawarman Samarinda 7. Sulawesi Selatan 13. Universitas Hasanuddin Makassar
14. Universitas Muslim Indonesia 15. Universitas Islam Makassar (2016) 8. Sumatera Barat 16. Universitas Andalas
9. Jambi 17. Universitas Jambi
10. Maluku 18. Universitas Kristen Indonesia Maluku 19. Universitas Pattimura, Ambon
11. Sulawesi Tenggara 20. Universitas Islam Negeri Kendari
NO. PROVINSI PERGURUAN TINGGI KAB./KOTA KECAMATAN DESA 1 Jawa Barat 1 STKS Bandung 1 Bandung 1 Cimenyan 1 Ciburial
2 Pangalengan 2 Margamukti 3 Pacet 3 Maruyung 4 Cileunyi 4 Cibiru Wetan 5 Ciwidey 5 Rawabogo 2 Bandung Barat 6 Cihampelas 6 Cihampelas 3 Cianjur 7 Gekbrong 7 Sukaratu
4 Sukabumi 8 Kadudampit 8 Gede Pangrango 2 Jawa Tengah 2 Universitas Sultan
Agung Semarang 5 Kendal 9 Rowosari 9 Rowosari 10 Gempol Sewu 6 Semarang 10 Getasan 11 Ngrawan
12 Manggihan 13 Sumogawe 7 Jepara 11 Mayong 14 Buaran 8 Kudus 12 Mejobo 15 Jojo 9 Demak 13 Guntur 16 Krandon
17 Gaji
14 S ayung 18 Sido Gemah
26
NO. PROVINSI PERGURUAN TINGGI KAB./KOTA KECAMATAN DESA
3 D.I.
Yogyakarta 3
Universitas Gajah
Mada 10 Kulon Progo 16 Kokap 20 Hargowilis
17 Kalibawang 21 Banjararum 18 Temon 22 Kulur 19 Girimulyo 23 Giripurwo 20 Sentolo 24 Kaliagung Sentolo 25 Tuksono 21 Kokap 26 Hargotirto 22 Samigaluh 27 Gerbosari
4 Jawa Timur 4 Universitas
Ciputra Surabaya 11 Pamekasan 23 Kadur 28 Pamaroh 12 Kediri 24 Kandangan 29 Medowo
25 Ngancar 30 Sempu 13 Jombang 26 Ploso 31 Daditunggal
5Universitas Islam
Malang 14 Malang 27 Jabung 32 Slamparejo
33 Kemiri 34 Sidorejo 35 Jabung 36 Argosari 15 Blitar 31 Srengat 37 Ngaglek*
NO. PROVINSI PERGURUAN TINGGI KAB./KOTA KECAMATAN DESA 6 Universitas Negeri
Malang Malang 28 Dau 40 Kucur
41 Sumbersekar 42 Kalisongo 43 Gading Kulon 44 Tegalweru 45 Petungsewu 29 Gedangan 46 Gajahrejo 47 Sidodadi 30 Kasembon 48 Wonoagung 49 Pait 7 Universitas Muhammadiyah Malang
Malang 32 Donomulyo 50 Tempursari 51 Sumberoto 33 Wonosari 52 Plandi 53 Kluwut 34 Pagak 54 Sumberkerto 55 Tlogorejo 35 Wajak 56 Dadapan 36 Poncokusumo 57 Jambesari
28
NO. PROVINSI PERGURUAN TINGGI KAB./KOTA KECAMATAN DESA
8 Universitas Negeri
Jember 16 Jember 37 Gumukmas 58 Kepanjen
38 Mayang 59 Sumberkejayan 39 Sukowono 60 Dawuhan Mangli 40 Panti 61 Pakis
41 Jelbuk 62 Sukowiryo 17 Bondowoso 42 Wringin 63 Glingseran*
64 Bukor* 43 Cermee 65 Bercak* 5 Kalimantan Timur 9 Universitas Mulawarman Samarinda
17Paser 44 Tanah Gerogot 66 Sungai Tuak 67 Tepian Batang 18Penajam Paser
Utara 45 Babulu 68 Babulu
69 Labangka
19Kutai Barat 46 Linggang Bigung 70 Linggang Mapan 20Kutai
Kertanegara 47
Tenggarong
Seberang 71 Manunggal Jaya 72 Karang Tunggal 73 Bangun Rejo
NO. PROVINSI PERGURUAN TINGGI KAB./KOTA KECAMATAN DESA 6 Kalimantan Selatan 10 Institut Agama Islam Negeri Antasari Banjarmasin
21 Tapin 48 Bakarangan 74 Gadung
49 Tapin Tengah 75 Hiyung 76 Pandahan 22Barito Kuala 50 Mekar Sari 77 Tinggiran Baru
51 Tamban 78 Tamban Kecil 52 Anjir Pasar 79 Mentaren 23Hulu Sungai
Selatan 53 Angkinang 80 Kayu Abang
54 Telaga Langsat 81 Gumbil
7 Sulawesi
Selatan 11
Universitas Hasanuddin
Makasar
23 Bantaeng 55 Ulu Ere 82 Bonto Lojong 56 Tompobulu 83 Labbo
57 Pajukukang 84 Baruga 58 Pajukukang 85 Borong Loe 59 Bantaeng 86 Kayu Loe 60 Eremerasa 87 Lonrong 61 Bissappu 88 Bonto Jai
62 Sinoa 89 Bonto Maccini 90 Bonto Mate’ne
NO. PROVINSI PERGURUAN TINGGI KAB./KOTA KECAMATAN DESA 12Universitas
Muslim Indonesia 24 Gowa 64 Parangloe 92 Borisallo 93 Bontokassi 25 Takalar 65 Sanrobone 94 Sanrobone 95 Paddinging 26Jeneponto 66 Bangkala 96 Gunung Silanu
13Universitas Islam
Makasar 27 Pangkep 67 Labakkang 97 Bontomanai
98 Barabatu 99 Batara 100 Taraweang 101 Tanauangan 68 Bungoro 102 Bulucindea 28 Sidrap 69 Baranti 103 Duampanua
104 Passeno 8 Jambi 14Universitas Jambi 29 Muaro Jambi 70 Sekernan 105 Kedotan
106 Rantau Majo 71 Mestong 107 Nyogan
NO. PROVINSI PERGURUAN TINGGI KAB./KOTA KECAMATAN DESA 9 Sumatera
Barat 15
Universitas
Andalas 30 Mentawai 73 Sipora Utara 109 Sipora Jaya 110 Sidomakmur 31 Solok Selatan 74 Sangir Jujuan 111 Padang Limau
Sundai 32 Tanah Datar 75 Lintau Buo
Utara 112 Tapi Selo 33 Pasaman 76 Simpang
Alahan 113 Simpang 34 Pasaman
Barat 77 Luhak Nan Duo 114 Kapar 10 Maluku 16
Universitas
Kristen Indonesia Maluku
35
Ambon 78 Leitimur 115 Hukurila 79 Sirimau 116 Hative Kecil Maluku
Tengah
80
Salahutu 117 Negeri Waai 36 81 118 Liang
82 Leihitu 119 Negeri Lima 120 Morela
NO. PROVINSI PERGURUAN TINGGI KAB./KOTA KECAMATAN DESA 17 Universitas Pattimura 121 122 123 124 11 Sulawesi
Barat 18 IAI DDI Polman 125
Lembang-Lembang 126 Katumbangan 127 Nepo
128 Kuajang
12 Jawa Timur 19 Universitas
Trunojoyo 129
130 131 132 13 Sulawesi
Tenggara 20 UIN Kendari 134
135 136 137
14 DKI Jakarta 21 UIN Syarif
Hidayatullah 138
139 140