• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH NON PERFORMING LOAN (KREDIT BERMASALAH) TERHADAP LABA BERSIH PERUSAHAAN PADA PT BANK MANDIRI (Persero) Tbk, spasi 1]

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGARUH NON PERFORMING LOAN (KREDIT BERMASALAH) TERHADAP LABA BERSIH PERUSAHAAN PADA PT BANK MANDIRI (Persero) Tbk, spasi 1]"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH NON PERFORMING LOAN

(KREDIT BERMASALAH) TERHADAP

LABA BERSIH PERUSAHAAN PADA

PT BANK MANDIRI (Persero) Tbk

, spasi 1]

TUGAS AKHIR

Ditulis untuk Memenuhi Syarat Menyelesaikan Pendidikan Program Diploma 3

[huruf Times New Roman size 12 Bold, spasi 1]

Oleh

NANCY SITANGGANG NIM 1105072171

PROGRAM STUDI PERBANKAN DAN KEUANGAN

JURUSAN AKUNTANSI

POLITEKNIK NEGERI MEDAN

MEDAN

(2)

ABSTRAK

Salah satu resiko kredit yang dihadapai bank adalah munculnya non performing loan (kredit bermasalah). Hal ini diakibatkan oleh kurangnya pengawasan dan kehati-hatian dalam pemberian kredit. Kredit bermasalah akan berdampak pada kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba. Hal ini disebabkan karena NPL (kredit bermasalah) menyebabkan tunggakan pada pokok kredit dan bunga kredit. PT Bank Mandiri (persero) Tbk adalah salah satu lembaga keuangan bank yang juga mengalami hal yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan NPL, tingkat perkembangan laba bersih, dan pengaruh NPL ( kredit bermasalah) terhadap laba bersih pada PT Bank Mandiri(persero)Tbk dengan menggunakan laporan kualitas aktiva produktif dan laporan laba rugi per triwulan. Dalam Tugas Akhir ini laba bersih digunakan sebagai variabel terikat, sedangkan NPL (kredit bermasalah) sebagai variabel bebas. Teknik pengolahan data yang dilakukan adalah regresi linear sederhana. Dari hasil pengolahan data diketahui bahwa NPL(kredit bermasalah) memiliki korelasi negatif terhadap laba bersih perusahaan yaitu sebesar – 0,32 . Koefisien determinasi yang diperoleh adalah sebesar 10,24 % yang berarti laba bersih yang diperoleh PT Bank Mandiri (persero) Tbk dipengaruhi oleh NPL (kredit bermasalah) sebesar 10,24 % sedangkan 89,76 % dipengaruhi oleh faktor lain.

(3)

ABSTRACT

One risk of the credit bank is the emergence of a non performing loan (bad debt). This is caused by the lack of supervision and caution in granting credit. Bad debt will have an impact on the company’s ability to earn a profit. This is because the Non Performing Loan (bad debt) is causing arrears on principal credit and mortgage interest. PT Bank Mandiri (persero) Tbk is one of the bank's financial institutions which also experienced the same thing. This research aims to know the development of the NPL, the growth rate of net profit, and the influence of the NPL (bad debt) for net profit at PT Bank Mandiri (persero) Tbk with using the report quality of earning assets and income statements quarterly. In this final peoject net income is used as a variable, while the Non Performing Loan (bad debt) as a free vriable. Data processing technique does is simple linear regression. From the results of the processing of the data revealed that the NPL (bad debt) have a negative correlation to the company's net profit amounted -0.32. The coefficient of determination is obtained by 10,24% which means the net income obtained from PT Bank Mandiri (persero) Tbk are influenced by the NPL (bad debt) by 10,24% whereas 89,76% is affected by other factors.

(4)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala berkat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Tugas Akhir ini yang berjudul “Pengaruh Non Performimg Loan (Kredit Bermasalah) Terhadap Laba Bersih perusahaan pada PT Bank Mandiri (persero) Tbk”. Laporan Tugas Akhir ini merupakan syarat untuk menyelesaikan pendidikan Diploma 3 dari Politeknik Negeri Medan Jurusan Akuntansi Program Studi Perbankan dan Keuangan.

Tugas Akhir ini Penulis persembahkan kepada orangtua terkasih Bapak Pahala Sitanggang dan Ibu Esterya Sinaga.

Dalam penulisan Tugas Akhir ini penulis banyak mendapat bimbingan, bantuan dan dukungan dari berbagai pihak baik materi, moral, dan spiritual. Karena itu pada kesempatan ini dengan segala kerendahan hati, penulis mengucapkan yang sebesar besarnya kepada :

1. M.Syahruddin,ST.,M.T., Direktur Politeknik Negeri Medan

2. Darwin Sahat Hamonangan Damanik,S.E.,M.Si., Ketua Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Medan

3. Parjuangan Pardosi,S.E.M.Si., Sekretaris Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Medan

4. Enny Segarahati Barus, S.E.M.Si., Kepala Program Studi Perbankan dan Keuangan Politeknik Negeri Medan

5. Supaino,S.E,M.Si., Dosen Pembimbing I yang telah banyak meluangkan waktu dan pikiran untuk mengarahkan dan membimbing penulis sejak awal sampai selesainya penulisan Tugas Akhir ini.

6. Jantianus Surbakti,S.E.M,kom., Dosen Pembimbing II yang telah membimbing penulis dalam penyusunan Tugas Akhir ini

(5)

7. Sabarita Tarigan,S.E,M.Si., Dosen wali Bk 6F yang selalu memberikan motivasi dalam proses belajar dan penyusunan Tugas Akhir ini

8. Terkhusus kepada abang penulis Pandapotan sitanggang,SP dan kakak ipar Veranika Siska purba,S.Pd, James Sitanggang, Tulus Sitanggang,S.Pd, pardo sitanggang,SH,

9. Terkhusus kepada kakak penulis Novella Sitanggang,Amd.S.E dan abang ipar Marcus Sibarani,SE

10. Teman-teman satu kost di Jln.Pembangunan N0.25A ( adekku Vitri Marbun dan Ervina, Jojo, citra, Maria, Debora )

11. Teman-teman BK 6-F yang selalu memberikan motivasi kepada penulis

Penulis menyadari bahwa Tugas Akhir ini masih belum sempurna. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari para pembaca demi kesempurnaan laporan ini.

Medan, Agustus 2014 Penulis

Nancy Sitanggang NIM 1105072171

(6)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL

LEMBAR PERSETUJUAN

LEMBAR PENGESAHAN

PERNYATAAN

ABSTRAK

KATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ... iii

BAB 1 PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang Pemilihan judul ... 1

1.2 Perumusan Masalah ... 3

1.3 Tujuan Penelitian ... 3

1.4 ManfaatPenelitian ... 3

1.5 Teknik Pengumpulan dan Pengolahan Data ... 4

1.5.1. Teknik Pengumpulan data ... 5

1.5.2. Teknik Pengolahan data ... 5

1.6 Jadwal Kegiatan dan Penulisan Laporan... 8

BAB 2 TINJAUAN UMUM MENGENAI PERUSAHAAN ... 9

2.1 Sejarah PT Bank Mandiri (persero) Tbk ... 9

2.1.1 Visi Misi PT Bank Mandiri (persero) Tbk ... 12

2.1.2 Statement Budaya PT Bank Mandiri (persero) Tbk ... 12

2.1.3 Makna Logo PT Bank mandiri (persero) Tbk ... 14

2.2 Ruang Lingkup Kegiatan Perusahaan ... 15

2.2.1 Kegiatan yang sudah dilakukan ... 15

(7)

2.2.3 Kegiatan yang akan dilakukan ... 24

2.3 Keunggulan Perusahaan ... 25

2.3.1 Export Advisory ... 26

2.3.2 Import Advisory ... 26

2.4 Status dan lokasi Cabang PT Bank Mandiri (persero) Tbk ... 27

BAB 3 TINJAUAN PUSTAKA ... 31

3.1 Bank ... 31

3.1.1 Pengertian bank ... 31

3.1.2 Tugas dan fungsi pokok Bank ... 31

3.1.2.1 Tugas Bank ... 31 3.1.2.2 Fungsi bank ... 32 3.2 Kredit ... 32 3.2.1 Pengertian Kredit ... 32 3.2.2 Jenis-Jenis Kredit ... 33 3.2.3 Unsur-unsur kredit ... 35

3.2.4 Prinsip-prinsip Pemberian Kredit ... 36

3.3 Kolektibilitas Kredit ... 39

3.4 kredit Bermasalah (Non Performing Loan) ... 40

3.5 Pengertian Laba ... 42

3.5.1 jenis-jenis Laba ... 43

3.5.2 Tujuan Laba ... 44

BAB 4 HASIL PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA ... 45

4.1 Pengumpulan Data ... 45

4.1.1 Data Jumlah Kredit yang disalurkan ... 45

4.1.2 Data laba Bersih ... 49

4.2 Pengolahan data ... 50

4.2.1 Perhitungan NPL ... 50

(8)

BAB 5 PEMBAHASAN ... 59

5.1 Pertumbuhan NPL periode 2009-2013 ... 59

5.2 Pertumbuhan laba bersih periode 2009-2013 ... 63

5.3 Pengaruh NPL terhadap Laba Bersih peroide 2009-2013 ... 66

BAB 6 SIMPULAN DAN SARAN ... 69

6.1 Simpulan ... 69

6.2 Saran ... 69

(9)

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Pemilihan Judul

Pertumbuhan ekonomi dewasa ini mengalami perkembangan yang sangat pesat terutama di bidang perbankan. Bank adalah suatu lembaga keuangan, yaitu suatu badan yang berfungsi sebagai lembaga perantara keuangan dari dua pihak yaitu pihak yang kelebihan dana dan pihak yang kekurangan dana . Sumber dana bank berasal dari dana pihak pertama, pihak kedua dan pihak ketiga. Sumber dari pihak pertama berasal dari modal sendiri seperti modal disetor, cadangan-cadangan, laba tahunan, laba ditahan dan agio saham. Dana dari pihak kedua berasal dari pinjaman pihak luar yaitu lembaga keuangan bank maupun lembaga keuangan bukan bank. Sedangkan dana pihak ketiga berasal dari masyarakat luas seperti tabungan, deposito, dan giro.

Dari berbagai sumber dana yang berhasil dihimpun oleh bank, kemudian bank menyalurkan kembali dana tersebut kepada masyarakat secara efektif dan efisien. Pengaloksian dana dapat diwujudkan dalam bentuk pinjaman atau kredit. Aloksi dana disini maksudnya adalah menjual kembali dana yang telah dihimpun dalam bentuk kredit. Penjualan dana ini tidak lain agar perbankan memperoleh keuntungan seoptimal mungkin.

Penyaluran kredit merupakan rangkaian kegiatan utama suatu bank, namun dalam penyaluran nya tidak jarang mengalami masalah seperti kredit yang tidak tertagih atau tidak lancarnya pemberian kredit. Kredit yang bermasalah tersebut dikenal dengan non performing loan.

Non performing loan merupakan kegagalan pihak debitur memenuhi kewajibannya untuk membayar angsuran (cicilan) pokok kredit beserta bunga yang telah disepakati kedua belah pihak dalam perjanjian kredit (Dendawijaya, 2005:8). Semakin tinggi tingkat NPL akan mengakibatkan tunggakan pada bunga kredit dan pokok kredit yang telah disalurkan oleh bank yang kemudian

(10)

berpotensi menurunkan pendapatan bunga serta menurunkan laba bersih perusahaan. Kegiatan penyaluran kredit oleh bank pada dasarnya untuk mendapatkan keuntungan atau laba. Sehingga semakin besar kredit yang disalurkan oleh bank maka akan semakin besar pula keuntungan yang diperoleh oleh bank tersebut dan begitu juga sebaliknya.

Salah satu resiko kredit yang harus dihadapi oleh bank adalah kredit bermasalah

(non performing loan ). Keberadaan kredit bermasalah dalam dunia perbankan

merupakan suatu kondisi yang sangat mengganggu dan mengancam sistem perbankan Indonesia. Hal ini merupakan kondisi yang harus diantisipasi oleh semua pihak, terlebih lagi keberadaan bank mempunyai peranan strategis dalam perekonomian Indonesia.

Menurut As.Mahmoedin (111:2002), “kredit bermasalah akan berdampak pada daya tahan perusahaan antara lain profitabilitas”. Profitabilitas adalah kemampuan perusahaan untuk memperoleh keuntungan. Dalam penelitian ini laba bersih digunakan sebagai ukuran kinerja perbankan. Semakin besar laba bersih yang diperoleh perusahaan, maka tingkat kinerja keuangan yang dilakukan oleh perusahaan semakin efektif.

Berikut adalah data umum tentang jumlah kredit, tingkat NPL dan laba bersih pada PT Bank Mandiri (persero) Tbk per triwulan tahun 2009.

Bulan Jumlah kredit yang disalurkan Tingkat NPL ( % ) Laba Bersih Maret 160.072.261 6,57 1.400.395 Juni 164.535.342 5,34 2.926.657 September 170.715.069 4,09 4.619.712 Desember 179.687.845 2,99 7.155.464 Sumber : www.bi.go.id

Dari uraian diatas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang “Pengaruh Non Performing Loan ( Kredit Bermasalah ) terhadap Laba Bersih Perusahaan pada PT Bank Mandiri(Persero) Tbk”

(11)

1.2 Perumusan Masalah

Berdasarkan pemikiran diatas, maka penulis membuat rumusan masalah yaitu sebagai berikut :

1. Bagaimana pertumbuhan NPL( Kredit Bermasalah) pada PT Bank Madiri(Persero) Tbk periode 2009-2013?

2. Bagaimana tingkat pertumbuhan laba bersih pada PT Bank Mandiri(Persero) Tbk periode 2009-2013?

3. Bagaimana pengaruh NPL terhadap laba bersih pada PT Bank Mandiri(Persero) Tbk periode 2009-2013?

1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian ini adalah :

1. Untuk mengetahui pertumbuhan NPL( kedit bermasalah) pada PT Bank Madiri(Persero) Tbk periode 2009-2013

2. Untuk mengetahui tingkat pertumbuhan laba bersih pada PT Bank Mandiri(Persero) Tbk periode 2009-2013

3. Untuk mengetahui pengaruh NPL(kredit bermasalah) terhadap laba bersih pada PT Bank Mandiri(Persero)Tbk

1.4 Manfaat Penelitian

Manfaat penelitian adalah sebagai berikut: 1. Bagi Penulis

a. Untuk memperluas wawasan dan ilmu tentang menghitung NPL serta mengukur pengaruhnya terhadap laba bersih pada PT Bank Mandiri(Persero) Tbk periode 2009-2013

b. Menguji dan melatih penulis dalam menganalisa laporan keuangan bank dalam menilai kondisi keuangan suatu bank.

2. Bagi Perusahaan

a. Memberi masukan kepada perusahaan untuk meningkan kredit serta menjaga stabilitas NPL agar selalu bernilai sehat.

(12)

b. Sebagai media pertimbangan yang memadai dalam mengukur kemampuan bank dalam meningkatkan kinerjanya.

3. Bagi Masyarakat

Sebagai bahan informasi dan pengetahuan tentang NPL dan kaitannya terhadap Laba bersih.

1.5 Teknik Pengumpulan dan Pengolahan Data 1.5.1 Teknik Pengumpulan Data

Untuk memperoleh data atau informasi dalam studi kasus tentu perlu dilakukan kegiatan pengumpulan data. Dalam proses pengumpulan data tentu diperlukan sebuah alat atau instrument pengumpul data.

Adapun teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah:

a. Dokumentasi, yaitu mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen rapat, agenda dan sebagainya (Arikunto,2006:197).

Data seperti kualitas aktiva produktif, total kredit yang disalurkan, laba rugi pada PT Bank Mandiri(Persero) Tbk periode 2009-2013 yang diperoleh dari website Bank Indonesia (www.bi.go.id).

b. Kepustakaan, yaitu pengumpulan sejumlah informasi dengan teori- teori Non Performing Loan, laba bersih dan teori lain yang mendukung.

1. Sumber Data

Sumber data yang digunakan adalah data sekunder.

Data sekunder merupakan data yang tersedia dan dikumpulkan oleh pihak lain (Sanusi, 2011:104). Jenis data sekunder yang digunakan dalam penelitian tugas akhir ini adalah dana pihak ketiga, kredit yang disalurkan, laba dan total aktiva pada PT Bank Mandiri(Persero) Tbk periode 2009-2013 yang telah dipublikasikan oleh website Bank Indonesia (www.bi.go.id) .

(13)

2. Populasi dan Sampel

Menurut Fathoni, “Populasi adalah keseluruhan unit elementer yang parameternya akan diduga melalui stastistika hasil yang dilakukan terhadap sampel penelitian”.

Yang menjadi populasi dalam penelitian ini Tugas akhir ini adalah laporan kualitas aktiva produktif dan laporan keuangan PT. Bank Mandiri(Persero) Tbk.

Sample adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut.

Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian Tugas Akhir ini adalah data aktiva produktif, total kredit yg disalurkan dan laba bersih pada PT Bank Mandiri(Persero) Tbk.

1.5.2 Teknik Pengolahan Data

1. Variabel Penelitian terdiri dari

a. Menurut Sugiyono, “Variabel independen atau variabel bebas (variabel x) adalah merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel independen”. Dalam Tugas Akhir ini variabel bebas (variabel independen) adalah Non Performing Loan.

b. Menurut Sugiyono, “Variabel terikat (variabel y) adalah merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat karena adanya variabel bebas”. Dalam Penulisan Tugas Akhir ini variabel terikat adalah tingkat laba bersih perusahaan.

2. Metode Pengolahan Data

Untuk mengolah data yang terkumpul, metode yang digunakan adalah metode Analisis Statistik Deskriptif. Metode Analisis Deskriptif adalah bagian dari statistik yang membicarakan mengenai penyusunan data

(14)

kedalam daftar-daftar atau jadawal, pembuatan gragik-grafik, dan lain lain yang sama sekali tidak menyangkut penarikan kesimpulan.

Untuk menganalisis data yang telah terkumpul penulis menggunakan metode :

(1). Analisis regresi sederhana

Jika kita mempunyai data yang terdiri atas dua atau lebih variabel, sudah sewajarnya kita mencarari hubungan antara variabel-variabel tersebut. Hubungan yang didapat pada umumnya dinyatakan dalam bentuk persamaan matematik yang menyatakan hubungan fungsional antara variabel-variabel. Studi yang menyangkut hal ini dikenal dengan analisis regresi ( Husein Umar, 2003:140) dengan rumus :

Y= a + Bx Keterangan :

Y = variabel terikat ( Laba bersih) a = Intersept

b = Koefisien regresi X = Variabel bebas ( NPL)

Untuk mencari nilai a dan b maka dapat digunakan rumus sebagai berikut ini : a = (∑ 𝒀) (∑ 𝑿 𝟐)−(∑ 𝑿)((∑ 𝑿𝒀) 𝒏 ∑ 𝑿𝟐−( ∑ 𝑿)𝟐 b = ∑ 𝑿𝒊𝒀𝒊−(∑ 𝑿𝒊)(∑ 𝒀𝒊) 𝒏 ∑ 𝑿𝒊𝟐−(∑ 𝑿𝒊)𝟐

(15)

(2). Analisis Koefisien Korelasi

Koefisien korelasi merupakan alat untuk mengetahui apakah variabel X dan variabel Y mempunyai suatu hubungan atau tidak ( Husein umar, 2003:155)

Adapun rumus koefisien korelasi dapat dilihat dibawah ini : 𝒓= 𝒏 ∑ 𝒙𝒚 − (∑ 𝒙)(∑ 𝒚)

√[𝒏 ∑ 𝟐 − (∑ 𝑿)𝟐][𝒏 ∑ 𝒀𝟐− (∑ 𝒀)𝟐] 𝑿

Dimana :

a. Jika r = mendekati 0, maka hubungan antara kedua variabel ada tetapi sangat lemah dan jika 0 tidak terdapat hubungan sama sekali. b. Jika r = mendekati 1, maka hubungan antara kedua variabel dikatakan positif dan jika 1 maka hubungan antara kedua variabel sangat kuat sekali.

c. Jika r = -1 atau mendekati -1 maka hubungan antara variabel X dan variabel Y ada tetapi bersifat negatif.

(3). Koefisien Penentu / Determinasi (KP)

Koefisien penentu atau determinasi merupakan suatu nilai untuk mengukur besarnya sumbangan dari beberapa variabel X terhadap variasi ( naik/turunnya) Y. Jika Y = 𝑏0 + 𝑏1𝑋1, koefisien penentu mengukur besarnya sumbangan 𝑋1 terhadap variasi ( naik turunnya) Y, yaitu rumus :

(16)

1.6 Jadwal Kegiatan Penulisan Tugas Akhir

Tugas Akhir ini diperkirakan membutuhkan waktu selama 3 ( tiga ) bulan dengan alokasi waktu sebagai berikut :

Tabel 1.1.

Jadwal Kegiatan Penulisan Tugas Akhir

Sumber : Pedoman Penulisan Tugas Akhir Prodi Perbankan dan Keuangan Jurusan Akuntansi 2013/2014

Keterangan :

1. Tahap Persiapan Tugas Akhir ini dilakukan pada minggu ketiga di bulan April. Pada tahap ini penulis melakukan pengajuan judul, serta pengajuan proposal dan menunggu sampai proposal disetujui.

(17)

2. Tahap Pengumpulan Data Tugas Akhir dilakukan pada minggu keempat bulan April hingga minggu pertama di bulan Mei. Pada tahap ini penulis melakukan pengumpulan data untuk kebutuhan Tugas Akhir baik data yang berasal dari perusahaan maupun data pendukung dari sumber lainnya.

3. Tahap Tabulasi dan Analisis Data Tugas Akhir dilakukan di minggu kedua dan ketiga di bulan Mei. Pada tahap ini penulis menganalisis data yang telah diperoleh dari berbagai sumber.

4. Tahap Penyususnan Konsep Laporan Tugas Akhir pada minggu keempat bulan Mei sampai minggu kedua di bulan Juni. Pada tahap ini penulis mengerjakan dan menyusun konsep laporan Tugas Akhir yang akan disidangkan.

5. Tahap Konsultasi pada pembimbing Tugas Akhir sudah dilakukan dari minggu pertama bulan Juni sampai minggu pertama bulan Agustus. Pada tahap ini penulis melakukan bimbingan dan konsultasi sampai Tugas Akhir selesai disetujui.

6. Tahap Sidang Tugas Akhir direncanakan akan dilakukan di minggu pertam bulan Agustus.

7. Tahap Perbaikan Laporan Tugas Akhir direncanakan pada minggu ketiga di bulan Agustus.

8. Tahap Penggandaan laporan Tugas Akhir pada minggu keempat di bulan Agustus.

Referensi

Dokumen terkait

Karakteristik sosial budaya masyarakat di daerah Kabupaten Maros seperti halnya masyarakat sulawesi lainnya umumnya termasuk klasifikasi masyarakat homogen ditandai

This research aims to know and explain the influence of servant leadership towards employee productivity (a case study on employee at Pabrik Gula Tjoekir Jombang).. The type

Penelitian sebelumnya tentang estimasi parameter model regresi data panel random effect dengan metode generalized least squares ( GLS) yang dilakukan oleh Novi Aulia

Mengutip dari Jurnal Wiyatmi (2010), berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Mahlenfeld yang dimuat di harian de Locomotief pada awal abad XX di Pulau Jawa rata-rata

Korelasi antara perkiraan kadar warfarin dalam darah dengan nilai INR tidak bermakna dengan nilai p = 0,180 (p > 0,05), sedangkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,146

Memahami sifat-sifat bilangan berpangkat dan bentuk akar serta penggunaannya dalam pemecahan masalah sederhana.. 5.1 Mengidentifikasi

Pada PPI 8255 terdapat port untuk set dan reset sebuah bit, di mana jika terjadi Set atau Reset hanya salah satu port yang dipakai pada Port C. Dengan menggunakan

Tujuan laporan keuangan adalah memberikan informasi tentang posisi keuangan, kinerja keuangan, dan arus kas entitas yang bermanfaat bagi sebagian besar kalangan