• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 4 PEMODELAN metolit budiyono

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BAB 4 PEMODELAN metolit budiyono"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

RANCANGAN PERCOBAAN :

RANCANGAN PERCOBAAN :

PEMODELAN

PEMODELAN

••

Dari faktorial designDari faktorial design

-- variabel mana yang berpengaruh sertavariabel mana yang berpengaruh serta kemungkinan interaksi antar variabel kemungkinan interaksi antar variabel kemungkinan interaksi antar variabel kemungkinan interaksi antar variabel

=

=

è

è

bagaimana hubungan antar variabel ????bagaimana hubungan antar variabel ????

=

(2)

PEMODELAN

PEMODELAN

••

Untuk memperkirakan bagaimana hubungan Untuk memperkirakan bagaimana hubungan antar variabel X, Y, Z dsb

antar variabel X, Y, Z dsb

2 macam model 2 macam model

1.

1.

Model teoritis / MEKANI STI SModel teoritis / MEKANI STI S

--àà disusun berdasarkan pada teoridisusun berdasarkan pada teori--teori yang teori yang telah ada

telah ada

2.

2. Model empiris Model empiris

--àà disusun berdasarkan pada datadisusun berdasarkan pada data--data yang data yang telah diperoleh sebelumnya

(3)

PEMODELAN

PEMODELAN

CONTOH MODEL EMPI RI S CONTOH MODEL EMPI RI S

---àà menyusun model dengan bantuanmenyusun model dengan bantuan data yang sudah diperoleh

data yang sudah diperoleh

Data pengamatan penunjukan jarum jam sebagai Data pengamatan penunjukan jarum jam sebagai fungsi waktu

fungsi waktu

----àà penunjukan jarum jam diamati setiap 12penunjukan jarum jam diamati setiap 12 jam

jam

----àà bagaimana hubungan antara penunjukan jarum bagaimana hubungan antara penunjukan jarum jam (misal Y) sebagai fungsi waktu (misal X)

(4)

PEMODELAN

PEMODELAN

••

DATA PENGAMATANDATA PENGAMATAN Y

Y 66 66 66 66

X

X 00 1212 2424 3636

X

X 00 1212 2424 3636

(5)

PEMODELAN

PEMODELAN

Penyusunan model

1. Y = 6

Kesimpulan :

Y

Kesimpulan :

jam mati/ rusak

X

6

(6)

PEMODELAN

PEMODELAN

Penyusunan model

2. Y = (C + X)12

Kesimpulan :

Y

X

6

0 12 24 36 48

Kesimpulan :

Jarum jam kembali ke posisi semula setiap 12 jam, tetapi jam terlalu cepat 6 jam

Bisa juga :

(7)

PEMODELAN

PEMODELAN

Penyusunan model

Y

4. Y = (C + X)12

Y

X

6

0 12 24 36 48

Kesimpulan :

-Jarum jam kembali ke posisi semula setiap 12 jam, tetapi jam terlalu

cepat 6 jam

- tetapi jarum jam berputar kekiri

(8)

••

CONTOH MODEL MEKANI STI SCONTOH MODEL MEKANI STI S =

=

è

è

penyusunan persamaan kecepatan penyusunan persamaan kecepatan reaksi =

reaksi =

è

è

bisa menentukan konstanta bisa menentukan konstanta reaksi =

reaksi =

è

è

bisa menentukan konstanta bisa menentukan konstanta kecepatan reaksi

(9)

PEMODELAN

PEMODELAN

••

CatatanCatatan pentingpenting pemodelanpemodelan

Di

Di dalamdalam penyusunanpenyusunan model, model, tidaktidak hanya

hanya memperhatikanmemperhatikan data yang data yang adaada hanya

hanya memperhatikanmemperhatikan data yang data yang adaada tetapi

tetapi jugajuga harusharus ditinjauditinjau fenfenoomenamena fisisfisis yang

(10)

PEMODELAN

PEMODELAN

••

PertanyaanPertanyaan

1.

1.

ApaApa yang yang dimaksuddimaksud model model empirisempiris

2.

2.

ApaApa yang yang dimaksuddimaksud model model teoritisteoritis atauatau

2.

2.

ApaApa yang yang dimaksuddimaksud model model teoritisteoritis atauatau mekanistik

mekanistik

3.

(11)

PEMODELAN SEDERHANA PEMODELAN SEDERHANA

DENGAN REGRESI DENGAN REGRESI

••

Dengan pemodelan Dengan pemodelan

•• ---àà bisa memperkirakan bagaimana hubungan bisa memperkirakan bagaimana hubungan antara variabel yang ada

antara variabel yang ada

•• ---àà pertanyaan : seberapa cocok model yang pertanyaan : seberapa cocok model yang

•• ---àà pertanyaan : seberapa cocok model yang pertanyaan : seberapa cocok model yang disusun terhadap data yang diperoleh ???

disusun terhadap data yang diperoleh ???

•• = = == = = èè perlu topik mengenai ANALI SI S perlu topik mengenai ANALI SI S HUBUNGAN

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian yang dilakukan oleh Kasmiati ini menunjukkan bahwa pesan dakwah yang disampaikan oleh Susuhunan Paku Buwono I terbagi dalam dua garis besar permasalahan

Berdasarkan definisi tersebut, sistem musyarakah yang dijalankan oleh LKMA Pincuran Bonjo sudah sesuai, dimana LKMA Pincuran Bonjo bekerja sama dengan pengguna

Secara umum, Gambar 4.a menunjukan bahwa semakin besar muatan total yang bekerja, maka nilai koefisien tahanan gulir yang bekerja semakin besar, kecenderungan ini

Akibat perkawinan terhadap harta kekayaan bersama yang diperoleh suami dan isteri selama perkawinan adalah milik bersama. Suami dan isteri selaku pemilik yang sah

Ukuran nominal pipa yang dipilih adalah ukuran pipa nominal yang memenuhi syarat kecepatan alir dan penurunan tekanan fluida seperti diatas, dan schedule pipa Nomor 40

Miturut urut-urutan ing dhuwur, wayang digawe saka .... Tembung disungging ing dhuwur padha tegese karo tembung ..... Carane gawe lenga klentik yaiku klapa sing

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan penerimaan retribusi parkir di Kabupaten Seruyan dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2013, untuk mengetahui

Whistle blowing merupakan tindakan yang dilakukan oleh seseorang atau beberapa orang karyawan untuk membocorkan kecurangan baik yang dilakukan oleh perusahaan atau atasannya