• Tidak ada hasil yang ditemukan

S TE 1002569 Chapter1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S TE 1002569 Chapter1"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

Ratu Firda Sani, 2015

TINGKAT PENYESUAIAN DIRI SISWA BIDANG KEAHLIAN TEKNIK BANGUNAN SMKN 5 BANDUNG DALAM MENGIKUTIPRAKTIK KERJA INDUSTRI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Bandung merupakan sekolah

kejuruan yang di dalamnya terdapat beberapa kompetensi keahlian. Kompetensi

keahlian yang terdapat di SMK Negeri 5 Bandung salah satunya Teknik Gambar

Bangunan (TGB). SMK Negeri 5 Bandung menyelenggarakan kegiatan Praktik

Kerja Industri (Prakerin), dan prakerin ini wajib dilaksanakan oleh seluruh siswa

kelas XI TGB. Waktu yang ditentukan untuk prakerin yaitu tiga bulan.

Praktik Kerja Industri merupakan kegiatan yang dimaksudkan agar siswa

menerapkan antara pengetahuan teori yang diperoleh dari sekolah dengan di

industri. Prakerin juga membekali siswa menguasai kompetensi yang tidak

dipelajari di sekolah. Dalam pelaksanaan prakerin siswa tidak hanya

membutuhkan kompetensi, tetapi siswa juga membutuhkan berinteraksi dengan

pimpinan dan teman kerja di industri.

Pelaksanaan prakerin siswa diharapkan dapat menyerap berbagai

pengalaman, pengetahuan dan berkomunikasi dengan baik. Melalui pelaksanaan

kegiatan prakerin siswa dapat pengalaman kerja sebagai bekal di saat terjun ke

DU/DI. Prakerin memberikan gambaran tentang dunia kerja yang sesungguhnya.

Siswa dapat mengetahui apa yang dibutuhkan oleh DU/DI sehingga hal tersebut

dapat mendorong siswa untuk lebih serius dalam mengikuti kegiatan prakerin.

Kegiatan prakerin adalah kegiatan yang melibatkan dua pihak yaitu pihak

industri dan pihak sekolah. Kegiatan prakerin yang dilaksanakan oleh siswa

dipantau langsung oleh pimpinan industri, oleh karena itu siswa harus merubah

sikap dan menyesuaikan diri saat melaksanakan kegiatan prakerin. Menyesuaikan

diri merupakan hal yang penting untuk melancarkan kegiatan prakerin.

Siswa sulit menyesuaikan diri antara lingkungan industri dengan lingkungan

(2)

2

Ratu Firda Sani, 2015

TINGKAT PENYESUAIAN DIRI SISWA BIDANG KEAHLIAN TEKNIK BANGUNAN SMKN 5 BANDUNG DALAM MENGIKUTIPRAKTIK KERJA INDUSTRI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

menerapkan ilmu saat melaksanakan kegiatan prakerin di industri. Situasi dunia

kerja yang berbeda dengan situasi sekolah mengakibatkan ketidakmampuan

siswa dalam menyesuaikan diri. Ketidakmampuan siswa menyesuaikan diri akan

mengakibatkan kegiatan prakerin terhambat. Hal ini bisa dilihat dari beberapa

siswa yang mengikuti kegiatan prakerin.

Berdasarkan pengamatan, siswa yang telah mengikuti praktik kerja industri

sepenuhnya belum mampu menyesuaikan diri di lingkungan industri. Hal ini

dikarenakan interaksi yang dilakukan oleh siswa belum maksimal.

Berdasarkan uraian di atas, maka penulis tertarik untuk meneliti lebih jauh

mengenai “Tingkat Penyesuaian Diri Siswa Bidang Keahlian Teknik

Bangunan SMKN 5 Bandung Dalam Mengikuti Praktik Kerja Industri”.

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang yang diuraikan di atas, maka dapat di

identifikasikan masalahnya sebagai berikut :

1. Beberapa siswa sulit menyesuaikan diri antara lingkungan sekolah dengan

lingkungan industri.

2. Beberapa siswa kurang berinteraksi dengan pimpinan dan teman kerja.

3. Kurangnya pengalaman yang didapat saat melaksanakan kegiatan Praktik

Kerja Industri.

C. Batasan Masalah

Ruang lingkup permasalahan yang sedang diteliti perlu dibatasi agar tidak

terlalu meluas. Mengingat keterbatasan waktu dan biaya, maka penelitian ini

dibatasi pada permasalahan yaitu tingkat penyesuaian diri siswa saat

melaksanakan prakerin di industri.

D. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang dan identifikasi masalah di atas dapat dirumuskan

(3)

3

Ratu Firda Sani, 2015

TINGKAT PENYESUAIAN DIRI SISWA BIDANG KEAHLIAN TEKNIK BANGUNAN SMKN 5 BANDUNG DALAM MENGIKUTIPRAKTIK KERJA INDUSTRI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Keahlian Teknik Bangunan SMKN 5 Bandung Dalam Mengikuti Praktik Kerja

Industri. Adapun permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah

bagaimana gambaran tingkat penyesuaian diri siswa kelas XI SMK Negeri 5

Bandung dalam mengikuti praktik kerja industri ?

E. Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah yang telah diuraikan di atas, penelitian ini

bertujuan untuk memperoleh gambaran dan menganalisis mengenai hal-hal yaitu

mengetahui seberapa besar tingkat penyesuaian diri siswa kelas XI SMK Negeri

5 Bandung saat melaksanakan Praktik Kerja Industri.

F. Manfaat Penelitian

Hasil penelitian ini tentunya diharapkan dapat bermanfaat bagi semua pihak

secara langsung maupun tidak langsung yang terlibat dalam proses penelitian.

Baik itu lembaga formal dan non formal. Adapun manfaat yang diharapkan

dalam penulisan ini adalah :

1. Manfaat Teoritis

a. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi

penelitian di masa yang akan datang.

b. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah ilmu penyesuaian

diri bagi para pembaca.

2. Manfaat Praktis

a. Bagi Sekolah

Sebagai bahan informasi tentang pentingnya penyesuaian diri siswa

saat melaksanakan Praktik Kerja Industri.

b. Bagi Peneliti

Penelitian ini bermanfaat untuk memperluas wawasan mengenai

(4)

4

Ratu Firda Sani, 2015

TINGKAT PENYESUAIAN DIRI SISWA BIDANG KEAHLIAN TEKNIK BANGUNAN SMKN 5 BANDUNG DALAM MENGIKUTIPRAKTIK KERJA INDUSTRI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

G. Struktur Organisasi Skripsi

Sistematika penulisan disusun untuk memberikan gambaran umum tentang

penulisan dari penelitian yang dilakukan. Sistematika penulisan ini adalah

sebagai berikut:

BAB I Pendahuluan membahas tentang latar belakang, identifikasi

masalah, batasan masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian dan

manfaat penelitian serta struktur organisasi skripsi.

BAB II Kajian Pustaka menguraikan teori yang digunakan sebagai

dasar-dasar pemecahan permasalahan yang ada.

BAB III Metodologi Penelitian membahas lokasi dan subjek

populasi/sampel, variabel dan paradigma penelitian, data dan

sumber data, metode penelitian, definisi operasional, teknik

pengumpulan data, instrumen dan kisi-kisi penelitian, prosedur

pengembangan instrumen dan teknik analisis data.

BAB IV Hasil Penelitian dan Pembahasan, pada bab ini menguraikan

deskripsi data, deskripsi hasil pengujian dan pembahasan hasil

penelitian.

BAB V Simpulan dan Saran, pada bab ini membahas mengenai simpulan

dari hasil penelitian dan pembahasan dari bab sebelumnya.

Daftar Pustaka.

Referensi

Dokumen terkait

IMPLEMENTASI MEDIA VIDEO TUTORIAL PADA PEMBELAJARAN RANGKAIAN RLC DI SMKN 4 BANDUNG.. Universitas Pendidikan Indonesia |

Kenyataan dalam praktek pembelajaran berdasarkan hasil observasi awal pada salah satu kelas X SMKN 4 Bandung dan wawancara dengan guru mata pelajaran Dasar

wirausaha pada mahasiswa DPTM FPTK UPI Bandung dalam bidang otomotif.

Hubungan Keaktifan Siswa Dalam Komunitas Gambar Dengan Penyelesaian Tugas-Tugas Gambar Di Bidang Keahlian Teknik Bangunan SMKN 5 Bandung.. Universitas Pendidikan Indonesia |

Manfaat yang diperoleh bagi JPTE FPTK UPI Bandung yaitu mengetahui hasil implementasi pembelajaran dengan model Blended learning , khususnya menggunakan perangkat

diterapkan sistem manajemen mutu ISO 9001: 2008 pada program keahlian. TKK di SMKN

Penggunaan media ispring presenter7 untuk meningkatkan hasil belajar siswa di SMKN 13 Bandung.. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

Efektivitas penerapan metode bra instorming pada perkuliahan rencana anggaran biaya.. (studi kasus pada program studi pendidikan teknik bangunan jpts