• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

$2ninarNasionalHasilPendidikanM\PA&Pendidikan'MIPA-Anbarubno2002

uPAYA

PENINGKATAN

PRESTASI BELAJAR

KAI,SIJrnj]

rL

-_

.

- -

]

idiar,ur

PEMBELAJARAI{

DENGAN METODE'

P Ro B

LEM

P

os

rNG

PADA

ililTT,TSTSWA

PROGRAM STUDI

PENDIDIKAN MATEMATIKA FMIPA

T]I{Y

ierux

AKAD EIvIr

K

zoa t

noo2

otetr:

Enddi6mMitdan

Ali

Mahmudi

iurr.unliffiiaii6n

matematika FM IPA UNY

ABSTRAK

Tujuan penelitian

ini

adalah mendiskripsikan prestasi belajar mahasiswa dan untuk

,n"ngr,ut

ii

uputut

mahasiswa berminat terhadap kegiatan pembelajaran dengan metode nem6erian tugas pengajuan soal (problem

posing)'

*"'"-'p";;liri",

i"i"dilukukun-melalui

tindakan

kelas

(

classroom

action

research).

Tindakan

dilakukan

melalui dua siklus

dan

dikenakan pada mahasiswa pesefta kuliah

K;ii;il,

It

tahun akademik

zootlzooz.

Tindakan yang diberikan pada

tiap

siklus berupa

nembelaiaran dengan mbtode pemberian tugas pengajuan soal beserta penyelesaiannya' Tugas

i;iil;tk.n

puai

setiap akhir pembahasan suatu pokok bahasan, dikerjakan

di

kelas atau

,i.6*ri

tugas rumah. Beberapa

ioal

dan penyelesaiannya didiskusikan dengan pembuat soal

sebagai pemrasaran.Irgllll4J4r qr.

frasil

evaluasi pada akhir siklus

I

menunjukkan bahwa mahasiswa berminat terhadap

metode pembelajaran ini, tetapi frekuensi pemberian tugas perlu dikurangi- Pada ek*rir siklus

I

ini aiulutun

,iiun

sisipan'L

Dalam siklus

II,

pemberian

tugas

dan diskusi

sebagai

pertanggungju*ubun atas tugas itu dilakukan setelah beberapa pokok bahasan dibicarakan.

r

-

-ifurii

penelitian men-unjukkan bahwa 79%o mahasiswa telah tuntas belajar berdasarkan

kiteria ketuntasan yang telah iitentukan, mahasiswa berminat terhadap pembelajaran dengan metode pemberian iugas penga.luan soal. dan mahasiswa terlatih untuk menyusun soal dengan

baik.

.r

Kata kunci: Kalkulus

ll,

problem posing, minat'

PENDAHI'LUAN

Latar Belakang

Mata kuliah

Kalukulus

Il

merupakan salah satu mata

kuliah

wajib

temPuh bagi mahasiswa

prodi

pendidikan Matematika.

Melalui

mata

kuliah

ini,

mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan kemampuan

berpikir abstra(

analisis,

penalaran,

dan

pemecahan

masalah sebagai bekal untuk menempuh mata

kuliah lain

yang memerlukan mata kuliah'

kalkulus sebagai prasyaratnya.

Untuk

mencapai

hal itu,

diperlukan adahya sarana yang mendukung, pimilihan metode atau pendekatan yang sesuai, dan penciptaan suasana kondusif

yng *"*ungkinkan

mahasiswa secara mandiri dapat menumbuhkembangkan kemampuan-kemampuan tersebut.

Dalam

pembelajaran matematika

dituntut

adanya keserasian antara pengajaran yang menekankan pada pemahaman konsep dan pengajaran yang menekankan pada keterampilan pemecahan masalah. Sebatas pengamatan peneliti, kemampuan-kemampuan yang dituntut dalam mata kuliah Kalukulus

II

seperti dikemukakan

di

atas belum dapat terwujud dengan baik. Mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam memahami materi Kalukulus

II

dengan baik,

baik

secara konseptual maupun dalam

hal

pemecahan masalah. Padahal pemecahan masalah merupakan cara terbaik

untuk

meningkatkan kemampuan matematika seseorang

Referensi

Dokumen terkait

Mahasiswa memahami arti Metode penelitian kebudayaan sebagai bekal mengajarkan puisi di sekolah, sejarah pemunculan Metode penelitian kebudayaan, menghayati metode pembelajarna

memahami konsep yang berkaitan dengan SBM Hörverstehen, Leseverstehen, Sprechfertigkeit, Schreibfertigkeit, Strukturen und Wortschatz. c)Mahasiswa mampu menyusun RPP untuk

memahami konsep yang berkaitan dengan SBM Hörverstehen, Leseverstehen, Sprechfertigkeit, Schreibfertigkeit, Strukturen und Wortschatz. c)Mahasiswa mampu menyusun RPP untuk

memahami konsep yang berkaitan dengan SBM Hörverstehen, Leseverstehen, Sprechfertigkeit, Schreibfertigkeit, Strukturen und Wortschatz. c)Mahasiswa mampu menyusun RPP untuk

memahami konsep yang berkaitan dengan SBM Hörverstehen, Leseverstehen, Sprechfertigkeit, Schreibfertigkeit, Strukturen und Wortschatz. c)Mahasiswa mampu menyusun RPP untuk

Kompetensi Dasar : Mahasiswa mampu menggunakan Metode Naskah Jamak. Indikator Ketercapaian : Mahasiswa mampu menggunakan salah satu metode naskah jamak, yaitu

Ketuntasan Belajar : adalah Tingkat/Batas Standar Kompetensi Yang Harus Dicapai oleh Siswa per mata pelajaran. Nilai ketuntasan belajar maksimum

 Otot-otot yang terlatih : trutama otot bahu dan pundak,.. trpezius, serratusaterior, deltoid dan