• Tidak ada hasil yang ditemukan

Minggu ke. Media Tugas Referensi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Minggu ke. Media Tugas Referensi"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

definisi serta penalaran Minggu

ke

Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan dan Sasaran Belajar Cara Pengajaran

Media Tugas Referensi 1 Pendahuluan A. Definisi Filsafat Ilmu

: memahami dan menjelaskan definisi filsafat ilmu yang meliputi

• definisi Nominalis

• definisi Realis B. Obyek Filsafat Ilmu

: memahami dan menjelaskan objek dalam filsafat ilmu yang meliputi

• objek Materialis

• objek formal

C. Perbedaan Filsafat Ilmu dan ilmu-ilmu lain

: memahami dan mampu membedakan filsafat ilmu dan ilmu-ilmu lain ditinjau dari

• filsafat ilmu vs sejarah ilmu

• filsafat ilmu vs psikologi ilmu

• filsafat ilmu vs sosiologi ilmu

Tatap Muka OHP Barker,

Beerling

2 Pendahuluan D. Manfaat belajar filsafat ilmu

: memahami dan menjelaskan manfaat belajar filsafat ilmu ditinjau dari

• manfaat filsafat ilmu dari aspek strategi

• manfaat filsafat ilmu dari aspek kebudayaan

• manfaat filsafat ilmu dari aspek pendidikan E. Rangkuman

: memahami dan menjelaskan

• inti definisi

• inti obyek

• inti kegunaan filsafat ilmu

Tatap Muka OHP Barker,

Beerling

3 Pengetahuan A. Arti pengetahuan : memahami dan menjelaskan

• arti pengetahuan menurut John Dewey

Tatap Muka OHP Barker,

Beerling

(2)

• arti pengetahuan menurut Plato

• apa yang ingin diketahui manusia B. Gejala tahu / pengalaman

: memahami dan menjelaskan empat gejala pengetahuan menurut Prof. Poedjawijatma

4 Pengetahuan C. apa arti tahu

: memahami dan menjelaskan apa arti tahu berdasarkan

• pertemuan subyek dan obyek

• pengetahuan sebagai kegiatan perspektif

• pandangan Thomas Aquinas D. unsur-unsur pengetahuan

: memahami dan menjelaskan unsur-unsur pengetahuan berdasarkan keaktifan pada subyek dan obyek yang meliputi

• knowing subyek

• known objek

• knowing activity

Tatap Muka OHP Poedjawijat

a, Barker, Beerling

5 Asal-usul

pengetahuan A. Empirisme

: memahami dan menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan empirisme yang meliputi

• apa itu Empirisme

• tokoh-tokoh empirisme

• pandangan empirisme

• tabularasa

• sensasionalisme B. Rasionalisme

: memahami dan menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan rasionalisme yang meliputi

• apa itu rasionalisme

• tokoh-tokoh rasionalisme

• pandangan rasionalisme

• intelektualisme

Tatap Muka OHP Barker,

Beerling

(3)

6 Asal usul

pengetahuan C. Intuisionisme

: memahami dan menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan intuisionisme yang meliputi

• apa itu intuisionisme

• tokoh-tokoh intuisionisme

• Henri Bergson

• pengetahuan diskarsif dan intuitif D. Fenomenalisme Kant

: memahami dan menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan fenomenalisme Kant yang meliputi

• neumenon dan fenomenon

• apa itu fenomenalisme

• pengetahuan apriori dan aposteriori

• upaya mendamaikan rasionalisme dan empirisme

Tatap Muka OHP Makalah individual tentang asal-usul pengetahua n

Barker, Beerling

7 Asal usul pengetahuan

E. Metode ilmiah

: memahami dan menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan metode ilmiah yang meliputi

• unsur-unsur metode ilmiah : pengamatan, hipotesis, eksperimentasi

• hukum dan teori ilmiah

Tatap Muka OHP Barker,

Beerling

8 Ilmu (Science) A. Kritik terhadap istilah ilmu pengetahuan

: memahami dan menjelaskan kritik terhadap istilah ilmu pengetahuan

B. Pengertian ilmu

: memahami dan menjelaskan pengertian

• ilmu

• pengetahuan

• pleonasme C. Ilmu dan teknologi

: memahami dan menjelaskan

• pengertian hubungan ilmu dan teknologi

• dampak teknologi

Tatap Muka OHP Barker,

Beerling, Pearson

(4)

9 Ilmu (Science) D. Tiga wujud ilmu

: memahami dan menjelaskan tiga wujud ilmu yang meliputi

• ilmu sebagai proses, ilmu sebagai aktivitas rasional, ilmu sebagai aktivitas kognitif, ilmu sebagai aktivitas teologis.

• ilmu sebagai prosedur : pengamatan, percobaan, pengukuran, survei, deduksi, induksi, analisa

• ilmu sebagai produk : ciri empiris, ciri sistematis, ciri obyektif, ciri analitis, ciri verifikatif

Tatap Muka OHP Barker,

Beerling, Pearson

10 Kebenaran A. Definisi kebenaran

: memahami dan menjelaskan definisi kebenaran B. Jenis-jenis kebenaran

: memahami dan menjelaskan jenis-jenis kebenaran yang meliputi

• kebenaran epistemologis

• kebenaran ontologis

• kebenaran semantik C. Teori-teori kebenaran

: memahami dan menjelaskan beberapa teori kebenaran yang meliputi

• teori korespondensi

• teori koherensi

• teori pragmatis D. Sifat kebenaran

: memahami dan menjelaskan sifat kebenaran yang meliputi objektivitas dan universalitas dan mampu membedakan antara dua konsep tersebut

Tatap Muka OHP Barker,

Beerling, Pearson

11. UJIAN TENGAH SEMESTER

12 Definisi A. Apa itu definisi

: memahami dan menjelaskan definisi dari definisi serta bagian-bagian dari definisi yang terdiri dari defendum, definiens dan kata penghubung

B. Hukum definisi

Tatap Muka OHP Barker,

Beerling, Pearson, Lanur, Mudhofir

(5)

: memahami dan menjelaskan hukum definisi yang meliputi

hukum definisis nominalis

hukum definisi realis C. Jenis-jenis definisi

: memahami dan menjelaskan jenis-jenis definisi yang meliputi

• definisi nominalis : sinonim, definisi simbolik

• definisi etimologis 13 Definisi C. Jenis-jenis definisi (lanjutan)

: memahami dan menjelaskan jenis-jenis definisi yang meliputi

• definisi realis : definisi esensial, definisi deskriptif, definisi kausal

• definisi pragmatis : definisis operasional, definisi fungsional

Tatap Muka OHP Barker,

Beerling, Pearson, Lanur, Mudhofir

14 Penalaran A. Arti penalaran

: memahami dan menjelaskan arti penalaran B. Silogisme

: memahami dan menjelaskan tentang silogisme yang berkaitan dengan

• proposisi

• logika formal

• hukum penyimpulan

Tatap Muka OHP Quiz : Silogisme

Barker, Beerling, Pearson, Lanur, Mudhofir

15 Penalaran C. Kesesatan

: memahami dan menjelaskan kesesatan karena bahasa : aksen, term, ekuivok, arti kiasan, antiboli

Tatap Muka OHP Quiz : Silogisme

Barker, Beerling, Pearson, Lanur, Mudhofir

16 UJIAN AKHIR SEMESTER

(6)

Daftar Referensi

1. Abel, Renbern. 1976. Man is the Measure. New York : the Free Press 2. Barker, Stephen. 1989. The Element of Logic. New York :McGraw-Hill 3. Beerling, dkk. 1986. Pengantar Filsafat Ilmu. Yogyakarta :Tiara Wacana 4. Black, Max. 1952. Critical Thinking. New Jersey : Prentice-Hall

5. Kattsoff, Lonis. 1994. Pengantar Filsafat. Yogyakarta : Tiara Wacana 6. Lanur, Alex. 1994. Logika Selayang Pandang. Yogyakarta : Kanisius 7. Mudhotir, Ali; dkk. 1996. Filsafat Ilmu. Yogyakarta : Liberty

8. Pearsen, Van CA. 1989. Filsafat Ilmu Pengetahuan. Jakarta : Gramedia 9. Poedjawijata, IR. 1991. Tahu dan Pengetahuan. Jakarta : Rineka Cipta

10. Pranarka, AMW. 1987. Epistemologi Dasar. Jakarta : Centre for Strategies Int. Studies 11. Shah, AB. 1986. Metodologi Ilmu Pengetahuan. Yayasan Obor Indonesia

12. Soekadjo, RG. 1985. Logika Dasar. Jakarta : Gramedia

13. Suharto, Heru. 1994. Kesesatan-kesesatan dalam Penalaran. Jakarta : Ghalia Indonesia

14. Suriasumantri, JS. 1988. Filsafat Ilmu : Sebuah Pengantar Populer. Jakarta : Pustaka Sinar Harapan

Referensi

Dokumen terkait

Atxagaren kasuan itzulpengintza ikasketen eta lite- ratura konparatuaren arteko lotura ondo ikus daiteke, harentzat hain justu itzulpena delako literatura nazionalaren eredu

•Salah memilih obat •Salah dosis/cara pemberian obat •Komplikasi •Reaksi obat •Kuman resisten terhadap obat •Kuman patogen yang lain •Bakteri (mikobak- teria

Hal ini kemudian menimbulkan berbagai perlawanan yang muncul dari elemen kompleks dalam masyarakat yang disebut sebagai The Modern Prince oleh Gramsci yang memiliki

Tulisan ini mencoba mengurai dinamika alam dan sosial ekonomi, baik pada daerah pemasok air banjir (daerah tangkapan air atau daerah aliran sungai) maupun daerah

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dipaparkan, maka rumusan penelitian ini adalah Apakah ada hubungan antara kecanduan gadget (handphone) terhadap rasa empati pada

Kak Johan membungkus adonan sagu waku komo-komo dengan daun woka. Makanan ini terbuat dari

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(Lembaran Negara

Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang pembuatan tepung wortel serta untuk mengetahui kadar protein dan lemak dalam tepung wortel, selain itu