NAMA PROGRAM
Pelatihan Jarak Jauh Nilai Pabean dan Klasifikasi Barang
DESKRIPSIPROGRAM
TUJUAN PROGRAM
Membentuk pegawai yang mampu melakukan penelitian dan penetapan nilai pabean dan klasifikasi barang dengan tepat sesuai dengan peraturan yang berlaku
KEBUTUHAN STRATEGIS UNIT PENGGUNA YANG AKAN DICAPAI
Tersedianya Sumber Daya Manusia (SDM) yang menguasai ketentuan penelitian penetapan nilai pabean dan klasifikasi barang sehingga mampu mendukung tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dalam pengamanan penerimaan negara, melindungi masyarakat dan memberi fasilitas pada industri dan perdagangan SASARAN (TARGET LEARNERS)
Pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang akan atau sedang bertugas untuk melakukan penetapan nilai pabean dan klasifikasi barang
MODEL PEMBELAJARAN TATAP MUKA (TM)
NON TATAP MUKA (NTM) E-Learning
Bimbingan di tempat Kerja Pelatihan Jarak Jauh
STANDAR KOMPETENSI Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
a. Menjelaskan gambaran umum (overview) metode-metode penetapan nilai pabean;
b. Menjelaskan deklarasi inisiatif (voluntary declaration) dan inisiatif pembayaran (voluntary payment);
c. Menjelaskan gambaran umum (overview) sistem klasifikasi barang;
d. Menyelesaikan kasus nilai pabean dan klasifikasi barang;
e. Menjelaskan pemanfaatan data DJBC berdasarkan digital analitic.
KOMPETENSI DASAR Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
a. Menjelaskan gambaran umum (overview) metode-metode penetapan nilai pabean:
1) Menjelaskan penetapan nilai pabean metode nilai transaksi:
2) Menjelaskan penetapan nilai pabean metode nilai transaksi barang identik/serupa;
3) Menjelaskan penetapan nilai pabean metode deduktif dan komputatif;
4) Menjelaskan penetapan nilai pabean metode pengulangan (fallback).
b. Menjelaskan deklarasi inisiatif dan pembayaran inisiatif:
1) Menjelaskan deklarasi inisiatif (voluntary declaration);
2) Menjelaskan pembayaran inisiatif (voluntary payment).
√
√
c. Menjelaskan gambaran umum (overview) sistem klasifikasi barang:
1) Menjelaskan HS, AHTN, dan BTKI;
2) Menjelaskan Ketentuan Umum untuk Menginterpretasi Harmonized System (KUMHS);
3) Menjelaskan catatan dalam Harmonized System (HS).
d. Menyelesaikan kasus nilai pabean dan klasifikasi barang:
1) Menyelesaikan kasus nilai pabean;
2) Menyelesaikan kasus klasifikasi barang.
e. Menjelaskan pemanfaatan data DJBC berdasarkan digital analitic:
1) Menjelaskan konsep digital analitic;
2) Menjelaskan proses digital analitic;
3) Menjelaskan proyek digital analitic.
LAMA PELATIHAN EFEKTIF DAN DAFTAR MATA PELAJARAN
No Kegiatan Nama Mata Pelajaran Jam Pelajaran Sekuen
/Urutan Syn Asyn TOTAL
1 Mata Pelajaran Pokok a. Overview Nilai Pabean 3 - 3 1 b. Voluntary declaration
and payment 2 - 2 2
c. Overview Klasifikasi
Barang 3 - 3 3
d. Studi Kasus Nilai Pabean dan Klasifikasi Barang
12 - 12 4
2 Mata Pelajaran Penunjang
Digital Analitic
2 2
TOTAL JP (Non Evaluasi) 22
LAMA WAKTU UJIAN Ujian Komprehensif Bentuk Naskah Soal Ujian:
Pre dan Post Test dengan jumlah 15 soal PG
2
(termasuk waktu pre dan post test)
Total JP + JP Evaluasi 24
DILAKSANAKAN DALAM 3 Hari
Keterangan :
Peserta diharapkan menyiapkan contoh kasus/permasalahan terkait nilai pabean, klasifikasi barang, dan/atau kombinasi dari nilai pabean dan klasifikasi barang yang dihadapi unit kerjanya
JENIS DAN JENJANG PROGRAM Pembelajaran ini berjenjang menengah
PERSYARATAN PESERTA
Untuk mengikuti pelatihan ini, calon peserta pelatihan harus memenuhi syarat:
a. Pejabat struktural/fungsional yang menangani bidang penelitian dan penetapan nilai pabean dan klasifikasi barang;
b. Sehat jasmani dan rohani;
c. Tidak sedang menjalani atau dalam proses penjatuhan hukuman disiplin;
d. Tidak sedang mengikuti pelatihan lain;
e. Ditunjuk oleh Sekretaris DJBC.
KUALIFIKASI PENGAJAR Umum
a. Memiliki kemampuan dalam mentransfer pengetahuan dan keterampilan kepada siswa.
b. Mempunyai pengalaman mengajar/pernah menjadi instruktur.
Khusus
a. Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung materi/mata pelajaran yang diajarkan/diampu.
b. Memiliki pengalaman kerja/pelatihan pada bidang terkait materi yang akan diajarkan.
c. Merupakan narasumber yang direkomendasikan oleh Pusdiklat Bea dan Cukai atau unit teknis terkait (DJBC).
d. Metode pengajaran dapat menggunakan (sepanjang memenuhi ketentuan yang berlaku):
1. Team Teaching
2. Pengajar dapat didampingi oleh asisten pengajar BENTUK EVALUASI EVALUASI LEVEL 1
• Evaluasi penyelenggaraan
• Evaluasi pengajar EVALUASI LEVEL 2 Pre dan Post Test EVALUASI LEVEL 3 -
EVALUASI LEVEL 4 -
FASILITAS 1) Komputer / laptop masing-masing peserta;
2) Jaringan internet;
3) Course di Kemenkeu Learning Center (KLC);
4) Materi dalam bentuk bahan ajar dan/atau bahan tayang; dan 5) Fasilitas lainnya sesuai keperluan dalam pelatihan ini.
Disahkan di Jakarta,
Pada tanggal 27 Januari 2021 Kepala Pusdiklat Bea dan Cukai
Ditandatangani secara elektronik Harry Mulya
A. Rincian Mata Pelajaran
No. Mata Pelajaran Pokok Bahasan
1. Overview Nilai Pabean 1) Metode nilai transaksi;
a. Pengertian nilai transaksi
b. Biaya tidak termasuk nilai transaksi c. Biaya ditambahkan pada nilai transaksi d. Persyaratan nilai transaksi
2) Metode nilai transaksi barang identik/serupa;
a. Pengertian barang identik dan barang serupa
b. Persyaratan penggunaan metode nilai transaksi barang identik dan nilai transaksi barang serupa c. Penetapan nilai pabean berdasarkan metode nilai
transaksi barang identik dan nilai transaksi barang serupa
3) Metode deduktif dan komputatif;
a. Pengertian metode deduktif dan komputatif
b. Persyaratan dan penetapan nilai pabean berdasarkan metode deduktif
c. Persyaratan dan penetapan nilai pabean berdasarkan metode komputatif
4) Metode pengulangan (fallback).
a. Pengertian metode pengulangan (fallback)
b. Persyaratan-persyaratan penggunaan metode pengulangan (fallback)
c. Penetapan nilai pabean berdasarkan metode pengulangan (fallback)
2
Deklarasi inisiatif dan inisiatif pembayaran (voluntary payment)
1) Deklarasi inisiatif (voluntary declaration)
• Konsep deklarasi
• Mekanisme deklarasi inisiatif
2) Inisiatif pembayaran (voluntary payment)
• Inisiatif pembayaran atas nilai pabean (voluntary payment on customs valuation)
• Inisiatif pembayaran atas tarif (voluntary payment on tarif)
• Inisiatif pembayaran atas jumlah (voluntary payment on quantity)
• Inisiatif pembayaran atas nilai transaksi (voluntary payment on transaction value)
3. Overview Klasifikasi Barang
1) HS, AHTN, dan BTKI;
2) KUMHS;
3) Catatan dalam HS
4. Studi Kasus Nilai Pabean dan Klasifikasi Barang
1) Kasus nilai pabean berkaitan dengan:
• Royalty dan proceed
• Komisi penjualan
• Diskon
• Nilai transaksi yang tidak diterima
• Incoterm
• Kasus best practice international
2) Kasus klasifikasi barang yang berkaitan dengan komoditas/produk:
• Pertanian
• Tekstil
• Besi baja
• Otomotif
• Teknologi informasi
5. Digital Analitic 1) Menjelaskan konsep digital analitic;
2) Menjelaskan proses digital analitic;
3) Menjelaskan proyek digital analitic.
4) Menjelaskan hot issue lainnya
B. Program pembelajaran ini meliputi kegiatan sebagai berikut:
1) Sesi Asinkronus
Sesi ini dilaksanakan sesuai dengan pembagian JP dari masing-masing mata pelajaran.
Kegiatan pada sesi Asinkronus ditekankan pada pembelajaran/studi mandiri dari materi yang sudah disiapkan. Materi baik dalam bentuk bahan ajar, modul, bahan tayang, dan/atau video, ataupun dalam bentuk lainnya (termasuk kuis), akan disampaikan melalui media Kemenkeu Learning Center (KLC) atau media lain yang disepakati pada saat rapat persiapan pengajar. Media pembelajaran tersebut dapat diakses oleh peserta pelatihan selama waktu pelaksanaan PJJ (mulai pukul 00.00 WIB pada hari pertama pelatihan dan ditutup pada pukul 23.59 WIB pada hari terakhir pelatihan). Pada sesi asinkronus fasilitator dapat memberikan penugasan kepada peserta pelatihan.
Urutan penyampaian materi pada sesi sinkronus dan asinkronus disepakati pada rapat persiapan pengajar.
2) Sesi Sinkronus
Sesi sinkronus disediakan untuk mata pelajaran yang sudah ditetapkan (tersebut pada halaman mata pelajaran), dimaksudkan untuk tujuan menjelaskan hal-hal yang belum dipahami peserta, mengakomodasi pertanyaan dari peserta pelatihan terhadap materi yang telah dipelajari secara mandiri ataupun sebagai media diskusi, sharing knowledge antara sesama peserta pelatihan dan fasilitator, dan/atau sebagai media presentasi dari suatu penugasan yang sudah diberikan. Sesi ini dilakukan melalui media daring dengan menggunakan aplikasi meeting online (video conference), dan/atau live chat, dan/atau live diskusi atau media lainnya, pada waktu yang telah ditentukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan.
3) Peserta wajib mengisi Formulir Evaluasi Penyelenggaraan melalui KLC.
4) Media Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dapat berupa namun tidak terbatas pada:
a. KLC;
b. Google Classroom;
c. Webex;
d. Microsoft Teams;
e. Zoom;
f. Google Drive;
g. Dropbox;
h. Google Docs;
i. Email;
j. Whatsapp;
k. Line;
l. Telegram;
m. Buku; dan / atau n. CD/DVD.